Software Requirements Specification
Aplikasi Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
Di susun oleh:
Syahrizal Komarudin (1000764)
1. Pendahuluan
1.1 Tujuan Dokumen Persyaratan.
Dokumen ini menjelaskan tentang spesifikasi persyaratan perangkat lunak
untuk mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Dokumen ini ditujukan pada
pelanggan dan pengembang (desainer, penguji, pengelola). Pembaca
diasumsikan memiliki pengetahuan dasar tentang rekening perbankan dan
layanan akun. Pengetahuan dan pemahaman tentang Unified Modeling
Language (UML) diagram juga diperlukan. Dokumen ini juga diharapkan
dapat menjadi langkah awal untuk fase design.
1.2 Cakupan Produk.
Perangkat lunak ini mendukung jaringan perbankan yang
terkomputerisasi.Jaringan ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan
transaksi perbankan sederhana melalui Anjungan Tunai Mandiri
(ATM).Transaksi perbankan sederhana yang dimaksud yaitu: penarikan
tunai, transfer, Informasi saldo, serta pembayaran tagihan (listrik, telepon,
telepon selular, dan kartu kredit). Mesin ATM ini akan mengidentifikasi
pelanggan dengan kartu dan password. Perangkat lunak ini mampu
menyimpan tiap transaksi dan memiliki ketentuan persyaratan. Selain itu
perangkat lunak harus dapat menangani terjadinya akses yang bersamaan
terhadapakun yang sama secara benar.
1.3 Definisi, Akronim, dan Singkatan.
Nasabah : pelanggan dari bank yang akan melakukan
transaksi menggunakan mesin ATM.
PIN : Personal Identification Number, merupakan
serangkaian angka yang dapat digunakan untuk
mengidentifikasi dan memvalidasi login ATM
pengguna.
Informasi tambahan, bahwa Jaringan ATM tidak bekerja secara independen
bersama-sama.Ia bekerja dengan system dari beberapa bank.
1.4 Referensi.
DOKUMEN1: menjelaskan tentang database system dan database
bank.DOKUMEN2: daftar Bank, Provider, dan jenis kartu kredit yang
tergabung dalam System ATM ini. DOKUMEN3: format keluhan standar.
1.5 Tinjauan Bagian Dokumen Berikutnya.
Bagian 2 dari dokumen ini akan memberikan gambaran umum dari
system perangkat lunak pada mesin ATM. Pada bagian 3 akan dibahas
persyaratan-persyaratan yang lebih spesifik mengenai fungsi dan
kegunaan system.
2. Deskripsi Umum
2.1. Prespektif Produk.
Mesin ATM adalah perangkat telekomunikasi terkomputerisasi yang
menyediakan akses bagi nasabah utuk melakukan transaksi keuangan di
ruang publik tanpa harus berhubungan langsung dengan petugas teller
bank. Pada ATM paling modern, pelanggan diidentifikasi dengan
memasukkan kartu ATM yang memiliki pita magnetik atau smartcard
plastik dengan chip, yang berisi nomor kartu yang unik dan beberapa
informasi keamanan, seperti tanggal kedaluwarsa atau CVC (CVV).
System keamanan diberikan kepada pelanggan dengan memasukkan PIN
atau nomor identifikasi pribadi.
2.2. Fungsi Produk.
Mesin ATM memungkinkan nasabah dapat mengakses rekening bank
mereka. Fungsi-sungsi dari mesin ATM ini adalah:
2.2.1 Login
2.2.2 Informasi saldo
2.2.3 Penarikan Tunai
2.2.4 Transfer
2.2.5 Pembayaran Tagihan
Fungsi-fungsi ini akan dijelaskan lebih lanjut pada bagian 3.2 pada dokumen ini
2.3. Karakteristik User.
User bersifat terbuka untuk semua yang memiliki akses atau pengguna
resmi.Nasabah hanyalah anggota masyarakat tanpa pelatihan khusus dan
hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang system automatisasi.Oleh
karena itu bahasa yang digunakan harus singkat, jelas, dan tidak ambigu
sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh nasabah.Petugas keamanan
bank tidak perlu memiliki pendidikan dan pengalaman khusus. Pengelola
(maintainers) haruslah seorang administrator jaringan, yang dapat
menghubungkan mesin ATM baru pada jaringan.
2.4. Batasan-Batasan Umum.
Nasabah hanya dapat melakukan transaksi-transaksi yang telah
disebutkan pada bagian 2.2.System ini dibuat khusus untuk penarikan
pecahan Rp. 50.000.
2.5. Asumsi dan Ketergantungan.
2.5.1 Tidak ada kerusakan pada hardware.
2.5.2 Ketersediaan uang tunai.
2.5.3 Ketersediaan kertas yang digunakan untuk mencatat transaksi
keuangan.
3. Persyaratan Khusus
3.1. Persyaratan Interface Eksternal.
3.1.1. User Interface.
User interface nasabah harus intuitif, seperti bahwa 99% dari
nasabah yang baru menggunakan ATM dapat menyelesaikan
transaksi perbankannya tanpa bantuan orang lain.
3.1.2. Interface Perangkat Keras.
Perangkat keras yang digunakan harus memiliki spesifikasi
sebagai berikut:
3.1.2.1 Kemampuan untuk membaca kartu ATM
3.1.2.2 Kemampuan untuk menghitung catatan mata uang
3.1.2.3 Touch screen for convenience Layar sentuh (touchpad)
untuk kenyamanan
3.1.2.4 Tombol (dalam kasus touchpad gagal)
3.1.2.5 Continuous power supply
3.1.2.6 Kemampuan untuk terhubung ke jaringan bank-bank
3.1.2.7 Ability to take input from user Kemampuan
3.1.2.8 Ability to validate usern untuk memvalidasi user.
3.1.2.9 Aliran listrik stabil
3.1.3. Interface Perangkat Lunak.
Interface dengan database system dan database bank akan
dijelaskan pada DOKUMEN1.
3.1.4. Interface untuk Berkomunikasi.
Tidak diterapkan pada system ini.
3.2. Persyaratan Fungsional
3.2.1. Fungsi Login. Nasabah akan diminta untuk memasukkan kartu
ATM. Ini akan menjadi tampilan default pada saat mesin ATM
tidak digunakan. Pada saat kartu nasabah telah dimasukkan
system akan melakukan beberapa validasi, yaitu:
 Validasi kartu ATM
Dilakukan untuk memvalidasi waktu kadaluarsa kartu ATM.
Kartu ATM dinyatakan kadaluarsa jika tanggal hari ini lebih
dari tanggal kadaluarsa kartu. Jika kartu ATM yang
dimasukkan ternyata kadaluarsa, maka akan muncul pesan
‘kartu tidak dapat digunakan karena kadaluarsa dan nasabah
diminta untuk menghubungi pihak Bank’
 Validasi kartu yang telah dilaporkan hilang atau dicuri
Validasi kartu yang tidak terdaftar dalam list hilang atau
dicuri. Jika kartu ATM tersebut telah dilaporkan hilang, maka
akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan karena telah
dilaporkan hilang’. Jika kartu ATM tersebut telah dilaporkan
dicuri, maka akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan
karena telah dilaporkan dicuri’.Jika tidak lolos validasi kartu
ini secara otomatis kartu ATM tidak dapat diambil kembali
oleh Nasabah yang bersangkutan.
 Validasi kartu cacat
Validasi kartu yang dapat digunakan. Jika kartu cacat, maka
akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan karena cacat
dan nasabah diharap untuk menghubungi pihak Bank’.
 Validasi akun dibekukan
Validasi kartu untuk akun yang masih aktif.Jika tidak,
muncul pesan bahwa ‘akun terkunci’
Untuk kartu ATM yang telah divalidasi, nasabah akan diminta
untuk memilih bahasa. Bahasa yang tersedia hanya dua, yaitu
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Selain itu akan muncul
juga pesan agar nasabah menutup jarinya ketika memasukkan
PIN. Pada dokumen ini hanya akan dijelaskan untuk system
berbahasa Indonesia saja.
Nasabah diminta untuk memasukkan nomor PIN. Nasabah juga
diingatkan untuk tidak memberitahukan PIN kepada orang lain.
Validasi PIN yang sama dengan PIN yang terdapat pada
database system. Jika PIN yang dimasukkan tidak cocok, maka
system akan meminta nasabah untuk memasukkan kembali PIN
yang benar. Jika nasabah memasukkan PIN yang salah sebanyak
3 kali berturut-turut pada hari yang sama, maka kartu ATM
tersebut tidak dapat dikeluarkan lagi dari mesin ATM.
Setelah validasi kartu ATM dan PIN sukses, Nasabah diminta
memilih jenis transaksi perbankan yang diinginkan.Jenis-jenis
transaksi itu akan dijelaskan pada bagian 3.2.2, 3.2.3, 3.2.4, dan
3.2.5 dari dokumen ini. menu ini disebut menu utama.
Setiap menu yang meminta nasabah untuk memasukkan nilai,
terdapat opsi salah dan benar. Jika opsi salah dipilih atau nilai
yang dimasukkan salah maka system akan kembali
menampilkan menu tersebut.
3.2.2. Fungsi Informasi Saldo.System akan menampilkan informasi
saldo nasabah yang bersangkutan.
3.2.3. Fungsi Penarikan Tunai. System akan menampilkan opsi
nominal rupiah yang bisa ditarik oleh Nasabah. Nominal rupiah
yang ditampilkan yaitu:
 Rp. 100.000
 Rp. 300.000
 Rp. 500.000
 Rp. 1.000.000
 Rp. 1.250.000
 Lainnya, (nasabah dimungkinkan untuk memasukkan
nominal yang diinginkan. Apabila nilai yang dimasukan >Rp.
1.250.000 maka system akan memunculkan kembali form
input nominal yang ingin ditarik.
3.2.4. Fungsi Transfer. System akan menampilkan bank-bank yang
tergabung dengan Sistem ATM ini, dan meminta kepada
Nasabah untuk memilih bank yang dituju. Bank yang tergabung
dalam system ini terdapat pada DOKUMEN2. Setelah itu
nasabah akan diminta memasukkan nomor rekening yang dituju.
Selanjutnya nasabah juga diminta memasukkan nominal rupiah
yang akan ditransfer. System kemudian akan mengkonfirmasi
nomor rekening, pemilik rekening, dan nominal rupiah yang
akan dikirim. Jika Nasabah sudah membenarkan data tersebut
maka transaksi akan dilakukan, jika tidak system akan kembali
meminta memasukkan nomor rekening seperti di atas.
3.2.5. Fungsi Pembayaran Tagihan.System akan menampilkan jenis-
jenis pembayaran yang bisa dipilih oleh Nasabah. Pembayaran
yang dimaksud yaitu:
 Listrik/PLN
 Telepon/HP
 Kartu Kredit
3.2.5.1. Fungsi Pembayaran Listrik/PLN. System meminta
nasabah untuk memasukkan nomor pelanggan PLN-
nya.System kemudian akan menampilkan ID
pelanggan, Nama Pelanggan, dan jumlah tagihan,
serta periode pembayaran. Jika nasabah telah
mengkonfirm, system akan melakukan pembayaran
Listrik/PLN sesuai dengan ID tesebut.
3.2.5.2. Fungsi Pembayaran Telepon/HP. System meminta
nasabah untuk memilih provider yang digunakan.
Untuk list provider ada pada DOKUMEN2. System
kemudian akan meminta nasabah untuk memasukkan
nomor teleponnya. System kemudian akan
menampilkan Nomor telepon pelanggan, Nama
Pelanggan, dan jumlah tagihan, serta periode
pembayaran. Jika nasabah telah mengkonfirm, system
akan melakukan pembayaran Telepon/HP sesuai
dengan ID tesebut.
3.2.5.3. Fungsi Pembayaran Kartu Kredit. System meminta
nasabah untuk memilih jenis kartu kredit yang
digunakan. Untuk list jenis kartu kredit ada pada
DOKUMEN2. System kemudian akan meminta nasabah
untuk memasukkan nomor kartu kreditnya. System akan
meminta pelanggan untuk memasukkan jumlah
pembayarannya. System kemudian akan
mengkonfirmasi data yang dimasukan dengan
menampilkan nomor kartu kredit pelanggan, Nama
Pelanggan, dan jumlah tagihan pelanggan. Jika
nasabah telah mengkonfirm, system akan melakukan
pembayaran Kartu Kredit sesuai dengan ID tesebut.
3.2.6. Fungsi Logout.Setiap menu, terdapat opsi batal. Jika opsi itu
dipilih maka system akan logout dan kartu akan otomatis keluar
dari mesin. Setiap selesai melakukan transaksi perbankan, jika
nasabah memilih opsi ingin melakukan transaksi lainnya, akan
kembali ke menu utama. Jika tidak, system akan otomatis logout
dan kartu akan secara otomatis keluar dari mesin.
3.3. Persyaratan Performa. Sistem ini tetap dapat bekerja dalam kondisi cuaca
yang buruk sekalipun (misalnya: pada suhu yang terlalu panas atau terlalu
dingin). System ini harus memiliki kecepatan transfer data tinggi.
3.4. Batasan Desain.
3.4.1. Standar Keluhan. Daftar keluhan harus diarahkan sesuai dengan
format yang terdapat pada DOKUMEN3.
3.4.2. Keterbatasan Perangkat Keras. Dapat dilihat pada 3.1.2. pada
dokumen ini.
3.5. Atribut Sistem Perangkat Lunak.
3.5.1. Kemampuan. Sistem ini bekerja 24 jam tiap hari. 7 hari dalam
seminggu.
3.5.2. Keamanan.
3.5.2.1 Nasabah disarankan untuk mengubah PIN-nya pada
pemakaian pertama.
3.5.2.2 Nasabah diminta untuk tidak memberikan nomor PIN-
nya kepada siapapun
3.5.2.3 Sistem akan otomatis menelan Kartu ATM jika PIN yang
dimasukkan salah tiga kali berturut-turut dalam sehari.
3.5.3. Perawatan.Akan ada pemberitahuan ke system utama, jika uang
dan kertas yang digunakan untuk mencatat transaksi dalam
mesin ATM habis.

Software requirements specification atm ijal

  • 1.
    Software Requirements Specification AplikasiAnjungan Tunai Mandiri (ATM) Di susun oleh: Syahrizal Komarudin (1000764)
  • 2.
    1. Pendahuluan 1.1 TujuanDokumen Persyaratan. Dokumen ini menjelaskan tentang spesifikasi persyaratan perangkat lunak untuk mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Dokumen ini ditujukan pada pelanggan dan pengembang (desainer, penguji, pengelola). Pembaca diasumsikan memiliki pengetahuan dasar tentang rekening perbankan dan layanan akun. Pengetahuan dan pemahaman tentang Unified Modeling Language (UML) diagram juga diperlukan. Dokumen ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk fase design. 1.2 Cakupan Produk. Perangkat lunak ini mendukung jaringan perbankan yang terkomputerisasi.Jaringan ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan transaksi perbankan sederhana melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM).Transaksi perbankan sederhana yang dimaksud yaitu: penarikan tunai, transfer, Informasi saldo, serta pembayaran tagihan (listrik, telepon, telepon selular, dan kartu kredit). Mesin ATM ini akan mengidentifikasi pelanggan dengan kartu dan password. Perangkat lunak ini mampu menyimpan tiap transaksi dan memiliki ketentuan persyaratan. Selain itu perangkat lunak harus dapat menangani terjadinya akses yang bersamaan terhadapakun yang sama secara benar. 1.3 Definisi, Akronim, dan Singkatan. Nasabah : pelanggan dari bank yang akan melakukan transaksi menggunakan mesin ATM. PIN : Personal Identification Number, merupakan serangkaian angka yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan memvalidasi login ATM pengguna. Informasi tambahan, bahwa Jaringan ATM tidak bekerja secara independen bersama-sama.Ia bekerja dengan system dari beberapa bank.
  • 3.
    1.4 Referensi. DOKUMEN1: menjelaskantentang database system dan database bank.DOKUMEN2: daftar Bank, Provider, dan jenis kartu kredit yang tergabung dalam System ATM ini. DOKUMEN3: format keluhan standar. 1.5 Tinjauan Bagian Dokumen Berikutnya. Bagian 2 dari dokumen ini akan memberikan gambaran umum dari system perangkat lunak pada mesin ATM. Pada bagian 3 akan dibahas persyaratan-persyaratan yang lebih spesifik mengenai fungsi dan kegunaan system. 2. Deskripsi Umum 2.1. Prespektif Produk. Mesin ATM adalah perangkat telekomunikasi terkomputerisasi yang menyediakan akses bagi nasabah utuk melakukan transaksi keuangan di ruang publik tanpa harus berhubungan langsung dengan petugas teller bank. Pada ATM paling modern, pelanggan diidentifikasi dengan memasukkan kartu ATM yang memiliki pita magnetik atau smartcard plastik dengan chip, yang berisi nomor kartu yang unik dan beberapa informasi keamanan, seperti tanggal kedaluwarsa atau CVC (CVV). System keamanan diberikan kepada pelanggan dengan memasukkan PIN atau nomor identifikasi pribadi. 2.2. Fungsi Produk. Mesin ATM memungkinkan nasabah dapat mengakses rekening bank mereka. Fungsi-sungsi dari mesin ATM ini adalah: 2.2.1 Login 2.2.2 Informasi saldo 2.2.3 Penarikan Tunai 2.2.4 Transfer 2.2.5 Pembayaran Tagihan Fungsi-fungsi ini akan dijelaskan lebih lanjut pada bagian 3.2 pada dokumen ini
  • 4.
    2.3. Karakteristik User. Userbersifat terbuka untuk semua yang memiliki akses atau pengguna resmi.Nasabah hanyalah anggota masyarakat tanpa pelatihan khusus dan hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang system automatisasi.Oleh karena itu bahasa yang digunakan harus singkat, jelas, dan tidak ambigu sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh nasabah.Petugas keamanan bank tidak perlu memiliki pendidikan dan pengalaman khusus. Pengelola (maintainers) haruslah seorang administrator jaringan, yang dapat menghubungkan mesin ATM baru pada jaringan. 2.4. Batasan-Batasan Umum. Nasabah hanya dapat melakukan transaksi-transaksi yang telah disebutkan pada bagian 2.2.System ini dibuat khusus untuk penarikan pecahan Rp. 50.000. 2.5. Asumsi dan Ketergantungan. 2.5.1 Tidak ada kerusakan pada hardware. 2.5.2 Ketersediaan uang tunai. 2.5.3 Ketersediaan kertas yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan. 3. Persyaratan Khusus 3.1. Persyaratan Interface Eksternal. 3.1.1. User Interface. User interface nasabah harus intuitif, seperti bahwa 99% dari nasabah yang baru menggunakan ATM dapat menyelesaikan transaksi perbankannya tanpa bantuan orang lain. 3.1.2. Interface Perangkat Keras. Perangkat keras yang digunakan harus memiliki spesifikasi sebagai berikut: 3.1.2.1 Kemampuan untuk membaca kartu ATM 3.1.2.2 Kemampuan untuk menghitung catatan mata uang 3.1.2.3 Touch screen for convenience Layar sentuh (touchpad) untuk kenyamanan
  • 5.
    3.1.2.4 Tombol (dalamkasus touchpad gagal) 3.1.2.5 Continuous power supply 3.1.2.6 Kemampuan untuk terhubung ke jaringan bank-bank 3.1.2.7 Ability to take input from user Kemampuan 3.1.2.8 Ability to validate usern untuk memvalidasi user. 3.1.2.9 Aliran listrik stabil 3.1.3. Interface Perangkat Lunak. Interface dengan database system dan database bank akan dijelaskan pada DOKUMEN1. 3.1.4. Interface untuk Berkomunikasi. Tidak diterapkan pada system ini. 3.2. Persyaratan Fungsional 3.2.1. Fungsi Login. Nasabah akan diminta untuk memasukkan kartu ATM. Ini akan menjadi tampilan default pada saat mesin ATM tidak digunakan. Pada saat kartu nasabah telah dimasukkan system akan melakukan beberapa validasi, yaitu:  Validasi kartu ATM Dilakukan untuk memvalidasi waktu kadaluarsa kartu ATM. Kartu ATM dinyatakan kadaluarsa jika tanggal hari ini lebih dari tanggal kadaluarsa kartu. Jika kartu ATM yang dimasukkan ternyata kadaluarsa, maka akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan karena kadaluarsa dan nasabah diminta untuk menghubungi pihak Bank’  Validasi kartu yang telah dilaporkan hilang atau dicuri Validasi kartu yang tidak terdaftar dalam list hilang atau dicuri. Jika kartu ATM tersebut telah dilaporkan hilang, maka akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan karena telah dilaporkan hilang’. Jika kartu ATM tersebut telah dilaporkan dicuri, maka akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan karena telah dilaporkan dicuri’.Jika tidak lolos validasi kartu ini secara otomatis kartu ATM tidak dapat diambil kembali oleh Nasabah yang bersangkutan.  Validasi kartu cacat
  • 6.
    Validasi kartu yangdapat digunakan. Jika kartu cacat, maka akan muncul pesan ‘kartu tidak dapat digunakan karena cacat dan nasabah diharap untuk menghubungi pihak Bank’.  Validasi akun dibekukan Validasi kartu untuk akun yang masih aktif.Jika tidak, muncul pesan bahwa ‘akun terkunci’ Untuk kartu ATM yang telah divalidasi, nasabah akan diminta untuk memilih bahasa. Bahasa yang tersedia hanya dua, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Selain itu akan muncul juga pesan agar nasabah menutup jarinya ketika memasukkan PIN. Pada dokumen ini hanya akan dijelaskan untuk system berbahasa Indonesia saja. Nasabah diminta untuk memasukkan nomor PIN. Nasabah juga diingatkan untuk tidak memberitahukan PIN kepada orang lain. Validasi PIN yang sama dengan PIN yang terdapat pada database system. Jika PIN yang dimasukkan tidak cocok, maka system akan meminta nasabah untuk memasukkan kembali PIN yang benar. Jika nasabah memasukkan PIN yang salah sebanyak 3 kali berturut-turut pada hari yang sama, maka kartu ATM tersebut tidak dapat dikeluarkan lagi dari mesin ATM. Setelah validasi kartu ATM dan PIN sukses, Nasabah diminta memilih jenis transaksi perbankan yang diinginkan.Jenis-jenis transaksi itu akan dijelaskan pada bagian 3.2.2, 3.2.3, 3.2.4, dan 3.2.5 dari dokumen ini. menu ini disebut menu utama. Setiap menu yang meminta nasabah untuk memasukkan nilai, terdapat opsi salah dan benar. Jika opsi salah dipilih atau nilai yang dimasukkan salah maka system akan kembali menampilkan menu tersebut. 3.2.2. Fungsi Informasi Saldo.System akan menampilkan informasi saldo nasabah yang bersangkutan. 3.2.3. Fungsi Penarikan Tunai. System akan menampilkan opsi nominal rupiah yang bisa ditarik oleh Nasabah. Nominal rupiah yang ditampilkan yaitu:  Rp. 100.000  Rp. 300.000  Rp. 500.000  Rp. 1.000.000
  • 7.
     Rp. 1.250.000 Lainnya, (nasabah dimungkinkan untuk memasukkan nominal yang diinginkan. Apabila nilai yang dimasukan >Rp. 1.250.000 maka system akan memunculkan kembali form input nominal yang ingin ditarik. 3.2.4. Fungsi Transfer. System akan menampilkan bank-bank yang tergabung dengan Sistem ATM ini, dan meminta kepada Nasabah untuk memilih bank yang dituju. Bank yang tergabung dalam system ini terdapat pada DOKUMEN2. Setelah itu nasabah akan diminta memasukkan nomor rekening yang dituju. Selanjutnya nasabah juga diminta memasukkan nominal rupiah yang akan ditransfer. System kemudian akan mengkonfirmasi nomor rekening, pemilik rekening, dan nominal rupiah yang akan dikirim. Jika Nasabah sudah membenarkan data tersebut maka transaksi akan dilakukan, jika tidak system akan kembali meminta memasukkan nomor rekening seperti di atas. 3.2.5. Fungsi Pembayaran Tagihan.System akan menampilkan jenis- jenis pembayaran yang bisa dipilih oleh Nasabah. Pembayaran yang dimaksud yaitu:  Listrik/PLN  Telepon/HP  Kartu Kredit 3.2.5.1. Fungsi Pembayaran Listrik/PLN. System meminta nasabah untuk memasukkan nomor pelanggan PLN- nya.System kemudian akan menampilkan ID pelanggan, Nama Pelanggan, dan jumlah tagihan, serta periode pembayaran. Jika nasabah telah mengkonfirm, system akan melakukan pembayaran Listrik/PLN sesuai dengan ID tesebut. 3.2.5.2. Fungsi Pembayaran Telepon/HP. System meminta nasabah untuk memilih provider yang digunakan.
  • 8.
    Untuk list providerada pada DOKUMEN2. System kemudian akan meminta nasabah untuk memasukkan nomor teleponnya. System kemudian akan menampilkan Nomor telepon pelanggan, Nama Pelanggan, dan jumlah tagihan, serta periode pembayaran. Jika nasabah telah mengkonfirm, system akan melakukan pembayaran Telepon/HP sesuai dengan ID tesebut. 3.2.5.3. Fungsi Pembayaran Kartu Kredit. System meminta nasabah untuk memilih jenis kartu kredit yang digunakan. Untuk list jenis kartu kredit ada pada DOKUMEN2. System kemudian akan meminta nasabah untuk memasukkan nomor kartu kreditnya. System akan meminta pelanggan untuk memasukkan jumlah pembayarannya. System kemudian akan mengkonfirmasi data yang dimasukan dengan menampilkan nomor kartu kredit pelanggan, Nama Pelanggan, dan jumlah tagihan pelanggan. Jika nasabah telah mengkonfirm, system akan melakukan pembayaran Kartu Kredit sesuai dengan ID tesebut. 3.2.6. Fungsi Logout.Setiap menu, terdapat opsi batal. Jika opsi itu dipilih maka system akan logout dan kartu akan otomatis keluar dari mesin. Setiap selesai melakukan transaksi perbankan, jika nasabah memilih opsi ingin melakukan transaksi lainnya, akan kembali ke menu utama. Jika tidak, system akan otomatis logout dan kartu akan secara otomatis keluar dari mesin. 3.3. Persyaratan Performa. Sistem ini tetap dapat bekerja dalam kondisi cuaca yang buruk sekalipun (misalnya: pada suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin). System ini harus memiliki kecepatan transfer data tinggi. 3.4. Batasan Desain.
  • 9.
    3.4.1. Standar Keluhan.Daftar keluhan harus diarahkan sesuai dengan format yang terdapat pada DOKUMEN3. 3.4.2. Keterbatasan Perangkat Keras. Dapat dilihat pada 3.1.2. pada dokumen ini. 3.5. Atribut Sistem Perangkat Lunak. 3.5.1. Kemampuan. Sistem ini bekerja 24 jam tiap hari. 7 hari dalam seminggu. 3.5.2. Keamanan. 3.5.2.1 Nasabah disarankan untuk mengubah PIN-nya pada pemakaian pertama. 3.5.2.2 Nasabah diminta untuk tidak memberikan nomor PIN- nya kepada siapapun 3.5.2.3 Sistem akan otomatis menelan Kartu ATM jika PIN yang dimasukkan salah tiga kali berturut-turut dalam sehari. 3.5.3. Perawatan.Akan ada pemberitahuan ke system utama, jika uang dan kertas yang digunakan untuk mencatat transaksi dalam mesin ATM habis.