SISTIM MANAJEMEN
LINGKUNGAN
ISO 14001: 2000
ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM
AUDIT
INTERNAL
4.5.5
• Internal audit dilaksanakan pada interval yang
direncanakan:
 Menetapkan apakah SML:
4.5.5 AUDIT INTERNAL
 Sesuai dengan pengaturan yang direncanakan
(Misal: Kebijakan, tujuan, sasaran, prosedur), termasuk standar ISO 14001.
 Telah diterapkan dan dipelihara dengan baik
 Memberikan informasi mengenai hasil-hasil audit
kepada manajemen
• Program audit mempertimbangkan pentingnya
faktor lingkungan dalam operasional serta hasil audit
sebelumnya.
4.5.5 AUDIT INTERNAL
• Prosedur audit harus berisi:
 Tanggung jawab dan persyaratan untuk:
 Perencanaan dan pelaksanaan audit
 Pelaporan audit dan penyimpanan catatan audit
 Ketentuan mengenai kriteria, ruang lingkup,
frekuensi dan metoda audit:
• Menjamin objektifitas dan netral pada saat memilih
auditor dan melaksanakan audit
4.5.5 AUDIT INTERNAL
INTERNAL AUDIT
Tanggung jawab
Auditor
Audit manajemen
Pelatihan auditor
Aspek & hukum
ISO 14001
Proses/ sektor
Kecakapan audit
Program audit
Kepentingan lingkungan
Perubahan organisasi
Hasil audit sebelumnya
Apakah SML diterapkan/ dipelihara serta effektif?
Susunan perencanaan diikuti? Persyaratan ISO 14001 ditujukkan?
Pelaporan hasil
Pada manajemen
Masukan tinjauan Manajemen
Ketidaksesuaian
Manajemen
Prosedur audit
ruang lingkup
frekwensi
metodologi
Program audit:
4.5.5 AUDIT INTERNAL
• direncanakan, ditetapkan, diterapkan
dan dipelihara
• mengambil pertimbangan pentingnya
faktor lingkungan dalam operasi
• hasil audit sebelumnya
Prosedur audit harus ditetapkan, diterapkan dan
dipelihara
 Isi prosedur menjelaskan:
4.5.5 AUDIT INTERNAL
 Tanggung jawab dan persyaratan guna perencanaan
dan pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit dan
pemeliharaan catatannya
 Menetapkan kriteria audit, ruang lingkup, frekuensi dan
metodenya.
Pemilihan auditor dan pelaksanaan
audit harus menjamin objektifitas dan
ketidakberpihakan dalam proses audit
4.5.5 AUDIT INTERNAL
PROSEDUR
INTERNAL AUDIT
TANGGUNG JAWAB:
QEP-LIT-037 INTERNAL AUDIT
• MR merencanakan, melaksanakan dan memantau audit
internal dilaksanakan dengan baik oleh aditor yang
ditunjuk
• Auditor melakukan audit berdasarkan jadwal dan
menyiapkan laporan audit serta menyampaikan ke MR
• MR menyediakan checklist audit untuk melaksanakan
audit berdasarkan sistim lingkungan dan
pemenuhan persyaratannya
PERSIAPAN AUDIT:
MR
(WAKIL MANAJEMEN)
Menyiapkan jadwal
audit selama setahun
Internal QE Audit Plan
Audit Schedule
Perencanaan setahun &
audit dilakukan 3 bln sekali
Menyebutkan divisi,
tanggal & waktu audit
Memastikan auditor bebas dari prasangka atau pengaruh yang bisa
berakibat pada keobjectivan audit
Auditor yg ditunjuk adalah orang dengan pelatihan khusus atau
kemampuan audit internal
Membagikan “Audit Schedule” pada semua pihak (auditee & auditor) ±
1 minggu sebelum audit
PELAKSANAAN AUDIT:
AUDITOR
Melakukan audit dgn memeriksa records/prosedur/mengamati operasional vs
dokumen yg relevan untuk melihat kecocokan ketentuan dokumen sistim manajemen
Menggunakan “Internal Audit Checklist” (LIT-QEF-009) selama audit untuk
menstandarkan dan membantu jalannya audit serta mencatat temuan-temuannya
pada checklist tersebut
Segera memberitahu dan mengkonfirmasi pada auditee bila ditemukan ketidak
sesuaian/ ketidakpuasan selama audit berlangsung serta menyebutkan record/
catatan sebagaibukti
Memberi alasan
temuan audit
MAJOR NC
MINOR NC
Ketidaksesuaian kritikal & biasanya mempunyai
dampak yang luas.(Temuan sepenuhnya tidak
sesuai sistem/ prosedur tidak diterapkan)
Ketidaksesuaian standar/ prosedur tapi tidak
kritikal/ tidak berdampak luas.
(menerapkan sistem/ prosedur tetapi kurang tepat
& ditemukan record yang tidak wajar
OBSERVASI/
REKOMENDASI
Kemungkinan besar mempunyai dampak
ketidaksesuaian dimasa yang akan datang
PELAKSANAAN AUDIT:
AUDITOR
Mengeluarkan “Internal QE Audit Non-conformity Report”
setelah mendiskusikan dengan auditee termasuk tanggung
penyelesaian beserta tindakan koreksi
Memberikan pada auditee setelah disetujui &
ditandatangani, kemudian yang asli dikirim ke MR
Memberikan “General Observation” pada auditee dengan
tujuan perbaikan dan memberikan salinannya ke MR
TINDAKAN KOREKSI & VERIFIKASI AUDIT:
AUDITEE
(PIHAK YG DIAUDIT)
Menganalisa penyebab temuan audit
Memutuskan tindakan koreksi serta pencegahan yang
diperlukan secara tepat dalam menanggapi ketidaksesuaian
Memastikan untuk menyelesaikan dan menerapkan tindakan
koreksi yang telah diambil sesuai tanggal penyelesaian
Memberitahukan dan mengirimkan salinan “LIT-QEF-010” yang
telah selesai pada MR setelah ketidaksesuaian (NC) berakhir
TINDAKAN KOREKSI & VERIFIKASI AUDIT:
memeliksa dan mengakhiri tindakan koreksi yang telah
diselesaikan beserta buktinya, bila perlu
Penutupan ketidak sesuaian akan ditunda bila tindakan
koreksi yang diambil tidak bisa dibuktikan keefektifannya
Memeriksa laporan audit, meringkas temuan
ketidaksesuain/ NC & tindakan perbaikan/ observation untuk
dipresentasikan pada “Tinjauan Manajemen” (MR)
MR/
AUDITOR
TINDAKAN LANJUTAN AUDIT:
Melaporkan bila ada tindakan koreksi serta pencegahan
yang tidak diterapkan pada manajemen
Membawa masalah tersebut pada rapat tinjauan manajemen
untuk didiskusikan tindak lanjut yang diperlukan
MR
RECORD/FORMAT
(CATATAN/ REKAMAN)
(INTERNAL AUDIT PLAN)
(INTERNAL AUDIT SCHEDULE)
(INTERNAL AUDIT CHECKLIST)
(NON-CONFORMANCE REPORT)
(GENERAL OBSERVATIONS)
DOKUMEN YANG
BERHUBUNGAN
SOP DOCUMENT CONTROL
(PENGENDALIAN DOKUMEN)
SOP RECORD CONTROL
(PENGENDALIAN REKAMAN)
SOP OBJECTIVES, TARGETS & PROGRAMME(S
(TUJUAN, SASARAN & PROGRAM)
SOP MANAGEMENT REVIEW
(TINJAUAN MANAJEMEN)
SOP ATTENDING NON-CONFORMITY)
(KETIDAKSESUAIAN)
SOP CORRECTIVE & PREVENTIVE ACTION
(TINDKAN KOREKSI & PENCEGAHAN)

Sistim manajemen lingkungan

  • 1.
    SISTIM MANAJEMEN LINGKUNGAN ISO 14001:2000 ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM
  • 2.
  • 3.
    • Internal auditdilaksanakan pada interval yang direncanakan:  Menetapkan apakah SML: 4.5.5 AUDIT INTERNAL  Sesuai dengan pengaturan yang direncanakan (Misal: Kebijakan, tujuan, sasaran, prosedur), termasuk standar ISO 14001.  Telah diterapkan dan dipelihara dengan baik  Memberikan informasi mengenai hasil-hasil audit kepada manajemen
  • 4.
    • Program auditmempertimbangkan pentingnya faktor lingkungan dalam operasional serta hasil audit sebelumnya. 4.5.5 AUDIT INTERNAL • Prosedur audit harus berisi:  Tanggung jawab dan persyaratan untuk:  Perencanaan dan pelaksanaan audit  Pelaporan audit dan penyimpanan catatan audit  Ketentuan mengenai kriteria, ruang lingkup, frekuensi dan metoda audit: • Menjamin objektifitas dan netral pada saat memilih auditor dan melaksanakan audit
  • 5.
    4.5.5 AUDIT INTERNAL INTERNALAUDIT Tanggung jawab Auditor Audit manajemen Pelatihan auditor Aspek & hukum ISO 14001 Proses/ sektor Kecakapan audit Program audit Kepentingan lingkungan Perubahan organisasi Hasil audit sebelumnya Apakah SML diterapkan/ dipelihara serta effektif? Susunan perencanaan diikuti? Persyaratan ISO 14001 ditujukkan? Pelaporan hasil Pada manajemen Masukan tinjauan Manajemen Ketidaksesuaian Manajemen Prosedur audit ruang lingkup frekwensi metodologi
  • 6.
    Program audit: 4.5.5 AUDITINTERNAL • direncanakan, ditetapkan, diterapkan dan dipelihara • mengambil pertimbangan pentingnya faktor lingkungan dalam operasi • hasil audit sebelumnya
  • 7.
    Prosedur audit harusditetapkan, diterapkan dan dipelihara  Isi prosedur menjelaskan: 4.5.5 AUDIT INTERNAL  Tanggung jawab dan persyaratan guna perencanaan dan pelaksanaan audit, pelaporan hasil audit dan pemeliharaan catatannya  Menetapkan kriteria audit, ruang lingkup, frekuensi dan metodenya.
  • 8.
    Pemilihan auditor danpelaksanaan audit harus menjamin objektifitas dan ketidakberpihakan dalam proses audit 4.5.5 AUDIT INTERNAL
  • 9.
  • 10.
    TANGGUNG JAWAB: QEP-LIT-037 INTERNALAUDIT • MR merencanakan, melaksanakan dan memantau audit internal dilaksanakan dengan baik oleh aditor yang ditunjuk • Auditor melakukan audit berdasarkan jadwal dan menyiapkan laporan audit serta menyampaikan ke MR • MR menyediakan checklist audit untuk melaksanakan audit berdasarkan sistim lingkungan dan pemenuhan persyaratannya
  • 11.
    PERSIAPAN AUDIT: MR (WAKIL MANAJEMEN) Menyiapkanjadwal audit selama setahun Internal QE Audit Plan Audit Schedule Perencanaan setahun & audit dilakukan 3 bln sekali Menyebutkan divisi, tanggal & waktu audit Memastikan auditor bebas dari prasangka atau pengaruh yang bisa berakibat pada keobjectivan audit Auditor yg ditunjuk adalah orang dengan pelatihan khusus atau kemampuan audit internal Membagikan “Audit Schedule” pada semua pihak (auditee & auditor) ± 1 minggu sebelum audit
  • 12.
    PELAKSANAAN AUDIT: AUDITOR Melakukan auditdgn memeriksa records/prosedur/mengamati operasional vs dokumen yg relevan untuk melihat kecocokan ketentuan dokumen sistim manajemen Menggunakan “Internal Audit Checklist” (LIT-QEF-009) selama audit untuk menstandarkan dan membantu jalannya audit serta mencatat temuan-temuannya pada checklist tersebut Segera memberitahu dan mengkonfirmasi pada auditee bila ditemukan ketidak sesuaian/ ketidakpuasan selama audit berlangsung serta menyebutkan record/ catatan sebagaibukti Memberi alasan temuan audit MAJOR NC MINOR NC Ketidaksesuaian kritikal & biasanya mempunyai dampak yang luas.(Temuan sepenuhnya tidak sesuai sistem/ prosedur tidak diterapkan) Ketidaksesuaian standar/ prosedur tapi tidak kritikal/ tidak berdampak luas. (menerapkan sistem/ prosedur tetapi kurang tepat & ditemukan record yang tidak wajar OBSERVASI/ REKOMENDASI Kemungkinan besar mempunyai dampak ketidaksesuaian dimasa yang akan datang
  • 13.
    PELAKSANAAN AUDIT: AUDITOR Mengeluarkan “InternalQE Audit Non-conformity Report” setelah mendiskusikan dengan auditee termasuk tanggung penyelesaian beserta tindakan koreksi Memberikan pada auditee setelah disetujui & ditandatangani, kemudian yang asli dikirim ke MR Memberikan “General Observation” pada auditee dengan tujuan perbaikan dan memberikan salinannya ke MR
  • 14.
    TINDAKAN KOREKSI &VERIFIKASI AUDIT: AUDITEE (PIHAK YG DIAUDIT) Menganalisa penyebab temuan audit Memutuskan tindakan koreksi serta pencegahan yang diperlukan secara tepat dalam menanggapi ketidaksesuaian Memastikan untuk menyelesaikan dan menerapkan tindakan koreksi yang telah diambil sesuai tanggal penyelesaian Memberitahukan dan mengirimkan salinan “LIT-QEF-010” yang telah selesai pada MR setelah ketidaksesuaian (NC) berakhir
  • 15.
    TINDAKAN KOREKSI &VERIFIKASI AUDIT: memeliksa dan mengakhiri tindakan koreksi yang telah diselesaikan beserta buktinya, bila perlu Penutupan ketidak sesuaian akan ditunda bila tindakan koreksi yang diambil tidak bisa dibuktikan keefektifannya Memeriksa laporan audit, meringkas temuan ketidaksesuain/ NC & tindakan perbaikan/ observation untuk dipresentasikan pada “Tinjauan Manajemen” (MR) MR/ AUDITOR
  • 16.
    TINDAKAN LANJUTAN AUDIT: Melaporkanbila ada tindakan koreksi serta pencegahan yang tidak diterapkan pada manajemen Membawa masalah tersebut pada rapat tinjauan manajemen untuk didiskusikan tindak lanjut yang diperlukan MR
  • 17.
    RECORD/FORMAT (CATATAN/ REKAMAN) (INTERNAL AUDITPLAN) (INTERNAL AUDIT SCHEDULE) (INTERNAL AUDIT CHECKLIST) (NON-CONFORMANCE REPORT) (GENERAL OBSERVATIONS)
  • 18.
    DOKUMEN YANG BERHUBUNGAN SOP DOCUMENTCONTROL (PENGENDALIAN DOKUMEN) SOP RECORD CONTROL (PENGENDALIAN REKAMAN) SOP OBJECTIVES, TARGETS & PROGRAMME(S (TUJUAN, SASARAN & PROGRAM) SOP MANAGEMENT REVIEW (TINJAUAN MANAJEMEN) SOP ATTENDING NON-CONFORMITY) (KETIDAKSESUAIAN) SOP CORRECTIVE & PREVENTIVE ACTION (TINDKAN KOREKSI & PENCEGAHAN)