Dalam ruang lingkup pendidikan,
negara Perancis merupakan negara
yang menggunakan sistem sentralistik
yakni pendidikan yang dipusatkan
sepenuhnya kepada pemerintah. Jadi,
kementerian pendidikan (biasa disebut
Ministry of National Education) memiliki
peran urgent dalam kemajuan
pendidikan secara keseluruhan
Tujuan utama pendidikan Prancis pada mulanya adalah
meningkatkan nasionalisme
Tujuan pendidikan yang sebenarnya ialah menciptakan
warga negara yang berguna bagi masyarakat.
A. PENDIDIKAN DASAR PERANCIS
1. PRA SEKOLAH
”ecoles maternelles” atau sekolah ibu, mulai umur 2 tahun.
Pusat perhatian pendidikan pra-sekolah ini, adalah perkembangan fisik,
intelek dan moral anak
kurikulumnya terdiri atas gerak badan, bermain-main, bernyanyi,
menggambar dan melukis serta membuat barang-barang dengan tangan;
dan diadakan latihan observasi terhadap benda-benda yang ada
disekitar lingkungan anak
2. PENDIDIKAN RENDAH
Pendidikan rendah dibagi atas 3 bagian, yaitu:
1. Persiapan, bagi anak yang berumur 6 sampai 7 tahun.
2. Elementer, bagi anak yang berumur 7 sampai 9 tahun.
3. Pertengahan, bagi anak yang berumur 9 sampai 11 tahun.
Kurikulum : bahasa Perancis, membaca dan menulis,
berhitung, sejarah dan ilmu bumi, pelajaran budi pekerti dan
kewarganegaraan, dasar-dasar ilmu pasti dan alam, dasar-
dasar menggambar, pekerjaan tangan, bernyanyi dan gerak
bada
B. PENDIDIKAN MENENGAH
Pendidikan menengah di Perancis, dimulai dengan memasuki kelas
percobaan (cycle d’observation).
Setelah anak menyelesaikan cycle d’observation yang lamanya 2
tahun ini, terbukalah 5 jenis pendidikan bagi anak sesuai dengan
bakat dan kemampuannya.
1. Pendidikan Penutupan
2. Pendidikan Umum Pendek
3. Pendidikan Kejuruan Panjang
4. Pendidikan Kejuruan Pendek
5. Pendidikan Umum Panjang,
B. PENDIDIKAN TINGGI
Jenjang pendidikan tinggi, diberikan di universitas-
universitas. Universitas Sarbonne di Paris adalah
Universitas Pusat
Pendidikan Tinggi (universitas), dibagi dalam 3 cycle,
masing-masing 2 tahun lamanya dan diakhiri dengan
ujian.
1. Cycle pertama mengenai ”science”
2. Cycle kedua mengenai kesenian
3. Cycle ketiga, ditujukan untuk menghasilkan para
peneliti dengan gelar ”maitreise
SISTEM UJIAN
Sistem ujian sepenuhnya berada di tangan guru.
Tidak ada sertifikat yang diberikan kepada murid
sampai menyelesaikan pendidikan pada siklus
pertama pendidikan menengah, yaitu setelah
mendapat pendidikan selama sembilan tahun.
Pada pendidikan dasar, kenaikan kelas
ditentukan hanya oleh para guru pada akhir
tahun ajaran.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN PRANCIS DAN INDONESIA
INDONESIA PRANCIS
PENDIDIKAN DASAR
SD, SMP (7-15)
PENDIDIKAN MENENGAH
3 TAHUN ( SMU-SMK)
PENDIDIKAN TINGGI
KURIKULUM DIKEMBANGKAN OLEH
PERGURUAN TINGGI YANG MENGACU
PADA STANDART NASIONAL
INDONESIA
PENDIDIKAN DASAR
3 TINGKATAN (6-11)
PENDIDIKAN MENENGAH
5 JENIS PENDIDIKAN SESUAI DENGAN
BAKAT DAN KEMAMPUAN
PENDIDIKAN TINGGI
KURIKULUM BERSIFAT SENTRALISASI
YANG DIATUR OLEH KOMISI NASIONAL
PENDIDIKAN
SISTEM PENDIDIKAN PRANCIS & INDONESIA

SISTEM PENDIDIKAN PRANCIS & INDONESIA

  • 2.
    Dalam ruang lingkuppendidikan, negara Perancis merupakan negara yang menggunakan sistem sentralistik yakni pendidikan yang dipusatkan sepenuhnya kepada pemerintah. Jadi, kementerian pendidikan (biasa disebut Ministry of National Education) memiliki peran urgent dalam kemajuan pendidikan secara keseluruhan
  • 3.
    Tujuan utama pendidikanPrancis pada mulanya adalah meningkatkan nasionalisme Tujuan pendidikan yang sebenarnya ialah menciptakan warga negara yang berguna bagi masyarakat.
  • 4.
    A. PENDIDIKAN DASARPERANCIS 1. PRA SEKOLAH ”ecoles maternelles” atau sekolah ibu, mulai umur 2 tahun. Pusat perhatian pendidikan pra-sekolah ini, adalah perkembangan fisik, intelek dan moral anak kurikulumnya terdiri atas gerak badan, bermain-main, bernyanyi, menggambar dan melukis serta membuat barang-barang dengan tangan; dan diadakan latihan observasi terhadap benda-benda yang ada disekitar lingkungan anak
  • 5.
    2. PENDIDIKAN RENDAH Pendidikanrendah dibagi atas 3 bagian, yaitu: 1. Persiapan, bagi anak yang berumur 6 sampai 7 tahun. 2. Elementer, bagi anak yang berumur 7 sampai 9 tahun. 3. Pertengahan, bagi anak yang berumur 9 sampai 11 tahun. Kurikulum : bahasa Perancis, membaca dan menulis, berhitung, sejarah dan ilmu bumi, pelajaran budi pekerti dan kewarganegaraan, dasar-dasar ilmu pasti dan alam, dasar- dasar menggambar, pekerjaan tangan, bernyanyi dan gerak bada
  • 6.
    B. PENDIDIKAN MENENGAH Pendidikanmenengah di Perancis, dimulai dengan memasuki kelas percobaan (cycle d’observation). Setelah anak menyelesaikan cycle d’observation yang lamanya 2 tahun ini, terbukalah 5 jenis pendidikan bagi anak sesuai dengan bakat dan kemampuannya. 1. Pendidikan Penutupan 2. Pendidikan Umum Pendek 3. Pendidikan Kejuruan Panjang 4. Pendidikan Kejuruan Pendek 5. Pendidikan Umum Panjang,
  • 7.
    B. PENDIDIKAN TINGGI Jenjangpendidikan tinggi, diberikan di universitas- universitas. Universitas Sarbonne di Paris adalah Universitas Pusat Pendidikan Tinggi (universitas), dibagi dalam 3 cycle, masing-masing 2 tahun lamanya dan diakhiri dengan ujian. 1. Cycle pertama mengenai ”science” 2. Cycle kedua mengenai kesenian 3. Cycle ketiga, ditujukan untuk menghasilkan para peneliti dengan gelar ”maitreise
  • 8.
    SISTEM UJIAN Sistem ujiansepenuhnya berada di tangan guru. Tidak ada sertifikat yang diberikan kepada murid sampai menyelesaikan pendidikan pada siklus pertama pendidikan menengah, yaitu setelah mendapat pendidikan selama sembilan tahun. Pada pendidikan dasar, kenaikan kelas ditentukan hanya oleh para guru pada akhir tahun ajaran.
  • 9.
    PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKANPRANCIS DAN INDONESIA INDONESIA PRANCIS PENDIDIKAN DASAR SD, SMP (7-15) PENDIDIKAN MENENGAH 3 TAHUN ( SMU-SMK) PENDIDIKAN TINGGI KURIKULUM DIKEMBANGKAN OLEH PERGURUAN TINGGI YANG MENGACU PADA STANDART NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN DASAR 3 TINGKATAN (6-11) PENDIDIKAN MENENGAH 5 JENIS PENDIDIKAN SESUAI DENGAN BAKAT DAN KEMAMPUAN PENDIDIKAN TINGGI KURIKULUM BERSIFAT SENTRALISASI YANG DIATUR OLEH KOMISI NASIONAL PENDIDIKAN