SISTEM DATABASE MENGGUNAKAN
MODEL REA
Mata Kuliah : Sistem Informasi Akuntans
Dosen : Della Hilla Anriva SE.M.Ak., CA
Kelompok 3 :
Rizka Sri Rahmita (170301244)
Indah Permata Sari (180301003)
Aisyah Aulia Putri (180301017)
Sherli Nofriani (180301025)
Olga Chesa (180301026)
Ayunita Sari (180301038)
DATABASE
Pengertian Database :
Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat
keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak.
PROSES DESIGN DATABASE
1. Perencanaan
2. Analisis Persyaratan dan Tahap Design
3. Tahap Pengkodean
4. Tahap Impementasi
5. Tahap Operasional dan Pemeliharaan
1. Tahap Perencanaan
Tahap ini merupakan tahapan dimana akuntan menyediakan informasi yang
digunakan untuk mengevaluasi kelayakan proyek yang diajukan, dan terlibat
dalam membuat keputusan mengenai hal tersebut.
2. Tahap Analisis Persyaratan dan Tahap Design
Tahap ini merupakan tahapan dimana akuntan berpartisipasi dalam
mengidentifikasi kebutuhan informasi pemakai, mengembangkan skema logis,
mendesain kamus data serta menentukan pengendalian.
3. Tahap Pengkodean
Tahap ini merupakan tahapan dimana pengkodeannya dilakukan oleh seorang
akuntan dengan keahlian sistem informasi akuntansi.
4. Tahap Implementasi
Tahap ini merupakan tahapan dimana akuntan membantu menguji keakuratan
database yang baru dan program aplikasi yang akan digunakan.
5. Tahap Operasional dan Pemeliharaan
Tahap ini merupakan tahapan dimana akuntan menggunakan sistem database
untuk memproses transaksi dan membantu mengelolanya.
DIAGRAM HUBUNGAN ENTITAS
Pengertian Diagram Hubungan Entitas (ERD)
Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010) :
Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan
untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya
oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek
pengembangan system.
Pembentukan Entity Relationship Diagram
Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk,yaitu :
1. Entitas , Entitas ini bianya dalam diagram berbentuk persegi panjang ( )
2. Hubungan (relasi) , relasi biasanya digambarkan dengan simbol belah ketupat ( )
Hubungan terbagi menjadi 3, yaitu : a. One to One
b. One to Money
c. Many to Many
3. Atribut , Etribut ini digambarkan dengan bentuk elips ( )
Atribut terbagai beberapa jenis, yaitu :
a. Atribut Key b. Atribut simple c. Atribut Multivalue d. Atribut Composite e. Atribut
Derivatif
CONTOH ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM
Keterangan :
Entitas = Mahasiswa, Mata kuliah
Atribut = Mahasiswa (NIM, Nama mahasiswa, Alamat), Matakuliah
(Nm_MK, NM, Kd_MK)
Relasi = mengambil
DIAGRAM REA ( RESOURCE, EVENT, AGENT)
• Model REA
Model REA adalah kerangka kerja akuntansi alternatif untuk pemodelan Sumber
Daya(Resource), Peristiwa( event), Pelaku(Agent) perusahaan yang sangat
penting dalam hubungan diantara mereka. Model REA membutuhkan fenomena
yang dicirikan dalam cara yang sama dengan pengembangan tampilan banyak
pengguna. Pada model ini data perusahaan tidak boleh diformat terlebih dahulu
dan harus mencerminkan semua aspek yang relevan dari peritiwa ekonomi yang
membatasinya.
Pemodela data REA tidak meliputi berbagai elemen akuntansi tradisional seperti jurnal,
buku besar, daftar akun dan akuntansi pembukuan berpasangan (D/K),walaupun dapat
digunakan u/ menciptakansalah satu atau semua elemen tersebut jika dibutuhkan
• ELEMEN- ELEMEN DALAM MODEL REA
Resource (Sumber Daya)
Sumber daya (resource) adalah aset perusahaan. Didefenisikan sebagai objek
yang jarangdan dibawah objek pengendalian perusahaan.
Agent (Pelaku)
Berbagai individu yang terlibat dalam sebuah peristiwa ekonomi, baik dari dalam ataupun luar perusahaan
yang memiliki kemampuan sendiri untuk menggunakan atau membuang sumber daya eknomi
Event (Peristiwa)
Dapat berupa hasil dari berbagai aktivitas yang mempengaruhi berbagai sumber daya,seperti
produksi,perdagangan,konsumsi, dan distribusi. Dalam model REA ada 3 macam : peristiwa
operasi, peristiwa
• KEUNTUNGAN MODEL REA
Operasional
yang lebih
efisien
Keunggulan
Kompetitif
Peningkatan
Produktivitas
•ANALISIS RANTAI NILAI
Keunggulan kompetitif dari aplikasi REA dapat dilihat dari perspektif rantai
nilai (value chain). Rantai nlai adalah aktivitas - aktivitas yang dapat
menambah nilai atau kegunaan bagi produk dan jasa perusahaan. Untuk
dapat tetap bersaing, perusahaan harus membedakan berbagai aktivitas
bisnisnya untuk membuat prioritas atas berbagai aktivitas tersebut
berdasarkan nilainya dalam mencapai tujuan perusahaan.
KETERBATASAN
MODEL REA
Sistem ini berbasis transaksi (transaction
based), sehingga memungkinkan
pengguna untuk menangkap banyak sekali
informasi yang berkaitan dengan peristiwa
ekonomi, seperti penjualan ke pelanggan
dan pembelian dari pemasok.
Untuk Siklus Pendapatan terbagi menjadi table yaitu :
1
2 5
4
3
TABLE
PELANGGAN
TABLE
FAKTUR
PENJUALAN
TABLE
PERSEDIAAN
TABLE
BARANG
YANG DIJUAL
TABLE DAFTAR
PENGIRIMAN
Informasi Penting Secara Tradisional didalam Catatan
Akuntansi Formal :
Record dari berbagai
cek yang dibuat untuk
membayar berbagai
akun usaha untuk
periode terkait
Jumlah dari berbagai
barang yang masih
terbuka (voucher yang
belum dibayar) pada
pemasok tertentu sama
dengan buku pembantu
utang usaha untuk
pemasok tersebut.
Total dari semua
voucher yang belum
dibayar dalam tabel
tersebut merupakan
saldo buku besar utang
perusahaan tersebut.
TABLE
PERSEDIAAN
TABLE
LAPORAN
PENERIMAA
N
TABLE
PESANAN
PEMBELIAN
TABLE
PESANAN
PEMBELIAN
BARANG
DAGANG
TABLE
VOUCHER
PENGELUAR
AN
mari kenali lagi apa itu MODEL REA ???
Model REA
Model REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk
melengkapi struktur dalam perancangan database SIA. Dalam model REA ditentukan: entity apa
yang harus disertakan dalam database SIA dan bagaimana susunan relationship antara entity
dalam database SIA.
Mengembangkan Model Diagram REA
mengembang kan model diagram REA maksudnya menambah kan atau meluaskan
diagram yang sebelum dengan cara menambah kan garis atau kolom nama.
1. Sebelum mengembangkan model REA, berbagai peristiwa harus diklasifikasikan sebagai
berikut :
 Peristiwa Operasi.
 Peristiwa informasi.
 Peristiwa keputusan/manajemen.
2. Peristiwa informasi menghasilkan informasi yang memungkinkan keputusan dibuat. ,
Peristiwa ini meliputi tindakan pencatatan, perbaikan, pembaruan atau pemeliharaan.
Berikut ini adalah contoh dari peristiwa informasi :
• Mencatat data pelanggan baru.
• Memperbarui record persediaan setalah adanya penjualan.
• Memperbaiki rincian pelanggan yang berubah alamatnya.
• Membuat perkiraan biaya untuk produk baru.
• Membuat laporan peringkat kredit atas berbagai pelanggan yang berpotensi.
• Membuat analisis data pelamar kerja dalam perusahaan.
• Membuat faktur penjualan.
• Membuat pesanan pembelian
• Membuat laporan kinerja per divisi.
3. Tahapan dalam Mengembangkan Model REA :
• Tahapan 1
• Tahapan 2
• Tahapan 3
• Tahapan 4
• Tahapan 5
Berikut sebagian diagram REA untuk siklus pendapatan Fred's
Train Shop:
Berikut simbol grafis untuk merepresentasikan informasi:
Berikut contoh jenis hubungan yang berbeda:
MODEL REA vs DIAGRAM ER
model REA lebih sederhana dari pada diagram ER, model ini memberikan
informasi yang lebih relevan. Pendekatan REA memungkinkan desainer sistem
untuk fokus pada berbagai peristiwa penting yang memfasilitasi desain serta
penenmpatan pengendalian. Diagram ER adalah alat pemodelan data yang
memungkinkan perusahaan memastikan adanya keselarasan antara berbagai
proses bisnis serta tabel basis data tempat data yang berkaitan dengan berbagai
proses bisnis tersebut disimpan. Tujuan utama adalah untuk mengidentifikasi
berbagai atribut data yang mewakili tampilan konseptual pengguna yang harus
didukung oleh tabel-tabel dasar.
Perbedaan antara diagram ER dan
REA
Diagram ER dan REA sevara visual berbeda sangat signifikan. Entitas-entitas pada
diagram ER hanya terdiri dari satu klas saja (tidak ada penggolongan), dan kedekatan
antar entitas ditentukan oleh kardinalitasnya dan oleh apa yang secara visual
diagramnya mudah dibaca. Namun dalam diagram REA, entitas-entitas dibagi
kedalam tiga klas (resources, events, agents) dan konstelasi dalam diagram tersebut
diatur oleh klas.
Perbedaan kedua dari diagram ER dan REA adalah tentang urutan events
(aktivitas/transaksi). Diagram ER menyajikan gambaran statis terhadap fenomena
bisnis yang mendasari. Hubungan antar data ditunjukkan melalui kardinalitas dan
asosiasi, tetapi urutan aktivitas yang menentukan kardinalitas dan asosiasi tidak
disajikan secara jelas. Namun demikian, diagram REA secara khas diatur dari atas ke
bawah dalam konstelasi yang berfokus pada urutan aktivitas. Keuntungannya adalah
bahwa selama pengembangan sistem, manajemen dan pengguna lain yang nonteknis
lebih bagus dalam memahami diagram REA.
Diagram Hubungan –Entitas (Entity-Relationship Diagram)
- Suatu tehnik grafis yang menggambarkan skema database yang menunjukkan
berbagai entitas yang dimodelkan dan hubungan antar entitas tersebut. Disamping
itu juga secara grafis merupakan model suatu organisasi.
Entitas :
- segala sesuatu yang informasinya ingin dikumpulkan dan disimpan dalam
organisasi. Dalam diagram E-R digambarkan dalam bentuk persegi panjang
- model data yang digunakan untuk mendesain database secara konseptual dengan
cara mengidentifikasikan entitas apa saja yang seharusnya dimasukkan kedalam
database dan menentukan bagaimana membuat struktur antar entitas dalam
database tersebut.
Jenis-jenis entitas :
1.R = Resources(sumber daya)
- adalah hal-hal yang memiliki nilai ekonomi bagi organisasi.
2. E = Event(kegiatan)
- adalah berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan yang informasinya ingin dikumpulkan
perush untuk tujuan perencanaan dan pengendalian
3. A = Agent(pelaku)
- adalah orang-orang yangn terlibat dalam kegiatan yang informasinya ingin didapatkan
untuk tujuan perencanaan, pengendalian dan evaluasi.
Di dalam kegiatan terdapat dua kategori hubungan yaitu:
a.Dualitas ekonomi (pertukaran ekonomi) :
- hubungan kegiatan yang jika perusahaan ingin memperoleh suatu sumberdaya maka
harus memberi sumberdaya yang lain dan sebaliknya.
b. Komitmen :
- janji yang diberikan perusahaan kepada pihak lain untuk melakukan pertukaran
ekonomi dimasa datang.
Contoh ERD:
Diagram REA :
- adalah diagram E-R(ERD) yang menggambarkan entitas sumber daya,
kegiatan dan pelaku dan menunjukkan hubungan antar entitas-entitas
tersebut.
Penggunaan Diagram REA
1.Untuk Dokumentasi praktik bisnis
- Berkaitan dengan keperluan dokumentasi SIA yang menggunakan
database dan
mencerminkan operasi bisnis perusahaan
2. Untuk Pengambilan informasi dari SIA khususnya untuk keperluan :
a. menghasilkan jurnl dan buku besar
b. menyediakan informasi laporan keuangan lainnya
c. Menyiapkan laporan manajerial

Sistem Database menggunakan Model REA

  • 1.
    SISTEM DATABASE MENGGUNAKAN MODELREA Mata Kuliah : Sistem Informasi Akuntans Dosen : Della Hilla Anriva SE.M.Ak., CA Kelompok 3 : Rizka Sri Rahmita (170301244) Indah Permata Sari (180301003) Aisyah Aulia Putri (180301017) Sherli Nofriani (180301025) Olga Chesa (180301026) Ayunita Sari (180301038)
  • 2.
    DATABASE Pengertian Database : Basisdata (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak.
  • 3.
    PROSES DESIGN DATABASE 1.Perencanaan 2. Analisis Persyaratan dan Tahap Design 3. Tahap Pengkodean 4. Tahap Impementasi 5. Tahap Operasional dan Pemeliharaan
  • 4.
    1. Tahap Perencanaan Tahapini merupakan tahapan dimana akuntan menyediakan informasi yang digunakan untuk mengevaluasi kelayakan proyek yang diajukan, dan terlibat dalam membuat keputusan mengenai hal tersebut. 2. Tahap Analisis Persyaratan dan Tahap Design Tahap ini merupakan tahapan dimana akuntan berpartisipasi dalam mengidentifikasi kebutuhan informasi pemakai, mengembangkan skema logis, mendesain kamus data serta menentukan pengendalian. 3. Tahap Pengkodean Tahap ini merupakan tahapan dimana pengkodeannya dilakukan oleh seorang akuntan dengan keahlian sistem informasi akuntansi.
  • 5.
    4. Tahap Implementasi Tahapini merupakan tahapan dimana akuntan membantu menguji keakuratan database yang baru dan program aplikasi yang akan digunakan. 5. Tahap Operasional dan Pemeliharaan Tahap ini merupakan tahapan dimana akuntan menggunakan sistem database untuk memproses transaksi dan membantu mengelolanya.
  • 6.
    DIAGRAM HUBUNGAN ENTITAS PengertianDiagram Hubungan Entitas (ERD) Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010) : Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Pembentukan Entity Relationship Diagram Dalam pembentukan ERD terdapat 3 komponen yang akan dibentuk,yaitu : 1. Entitas , Entitas ini bianya dalam diagram berbentuk persegi panjang ( ) 2. Hubungan (relasi) , relasi biasanya digambarkan dengan simbol belah ketupat ( ) Hubungan terbagi menjadi 3, yaitu : a. One to One b. One to Money c. Many to Many 3. Atribut , Etribut ini digambarkan dengan bentuk elips ( ) Atribut terbagai beberapa jenis, yaitu : a. Atribut Key b. Atribut simple c. Atribut Multivalue d. Atribut Composite e. Atribut Derivatif
  • 7.
    CONTOH ENTITY RELATIONSHIPDIAGRAM Keterangan : Entitas = Mahasiswa, Mata kuliah Atribut = Mahasiswa (NIM, Nama mahasiswa, Alamat), Matakuliah (Nm_MK, NM, Kd_MK) Relasi = mengambil
  • 8.
    DIAGRAM REA (RESOURCE, EVENT, AGENT) • Model REA Model REA adalah kerangka kerja akuntansi alternatif untuk pemodelan Sumber Daya(Resource), Peristiwa( event), Pelaku(Agent) perusahaan yang sangat penting dalam hubungan diantara mereka. Model REA membutuhkan fenomena yang dicirikan dalam cara yang sama dengan pengembangan tampilan banyak pengguna. Pada model ini data perusahaan tidak boleh diformat terlebih dahulu dan harus mencerminkan semua aspek yang relevan dari peritiwa ekonomi yang membatasinya. Pemodela data REA tidak meliputi berbagai elemen akuntansi tradisional seperti jurnal, buku besar, daftar akun dan akuntansi pembukuan berpasangan (D/K),walaupun dapat digunakan u/ menciptakansalah satu atau semua elemen tersebut jika dibutuhkan
  • 9.
    • ELEMEN- ELEMENDALAM MODEL REA Resource (Sumber Daya) Sumber daya (resource) adalah aset perusahaan. Didefenisikan sebagai objek yang jarangdan dibawah objek pengendalian perusahaan. Agent (Pelaku) Berbagai individu yang terlibat dalam sebuah peristiwa ekonomi, baik dari dalam ataupun luar perusahaan yang memiliki kemampuan sendiri untuk menggunakan atau membuang sumber daya eknomi Event (Peristiwa) Dapat berupa hasil dari berbagai aktivitas yang mempengaruhi berbagai sumber daya,seperti produksi,perdagangan,konsumsi, dan distribusi. Dalam model REA ada 3 macam : peristiwa operasi, peristiwa
  • 10.
    • KEUNTUNGAN MODELREA Operasional yang lebih efisien Keunggulan Kompetitif Peningkatan Produktivitas
  • 11.
    •ANALISIS RANTAI NILAI Keunggulankompetitif dari aplikasi REA dapat dilihat dari perspektif rantai nilai (value chain). Rantai nlai adalah aktivitas - aktivitas yang dapat menambah nilai atau kegunaan bagi produk dan jasa perusahaan. Untuk dapat tetap bersaing, perusahaan harus membedakan berbagai aktivitas bisnisnya untuk membuat prioritas atas berbagai aktivitas tersebut berdasarkan nilainya dalam mencapai tujuan perusahaan.
  • 12.
    KETERBATASAN MODEL REA Sistem iniberbasis transaksi (transaction based), sehingga memungkinkan pengguna untuk menangkap banyak sekali informasi yang berkaitan dengan peristiwa ekonomi, seperti penjualan ke pelanggan dan pembelian dari pemasok.
  • 13.
    Untuk Siklus Pendapatanterbagi menjadi table yaitu : 1 2 5 4 3 TABLE PELANGGAN TABLE FAKTUR PENJUALAN TABLE PERSEDIAAN TABLE BARANG YANG DIJUAL TABLE DAFTAR PENGIRIMAN
  • 14.
    Informasi Penting SecaraTradisional didalam Catatan Akuntansi Formal : Record dari berbagai cek yang dibuat untuk membayar berbagai akun usaha untuk periode terkait Jumlah dari berbagai barang yang masih terbuka (voucher yang belum dibayar) pada pemasok tertentu sama dengan buku pembantu utang usaha untuk pemasok tersebut. Total dari semua voucher yang belum dibayar dalam tabel tersebut merupakan saldo buku besar utang perusahaan tersebut. TABLE PERSEDIAAN TABLE LAPORAN PENERIMAA N TABLE PESANAN PEMBELIAN TABLE PESANAN PEMBELIAN BARANG DAGANG TABLE VOUCHER PENGELUAR AN
  • 15.
    mari kenali lagiapa itu MODEL REA ??? Model REA Model REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA. Dalam model REA ditentukan: entity apa yang harus disertakan dalam database SIA dan bagaimana susunan relationship antara entity dalam database SIA. Mengembangkan Model Diagram REA mengembang kan model diagram REA maksudnya menambah kan atau meluaskan diagram yang sebelum dengan cara menambah kan garis atau kolom nama. 1. Sebelum mengembangkan model REA, berbagai peristiwa harus diklasifikasikan sebagai berikut :  Peristiwa Operasi.  Peristiwa informasi.  Peristiwa keputusan/manajemen.
  • 16.
    2. Peristiwa informasimenghasilkan informasi yang memungkinkan keputusan dibuat. , Peristiwa ini meliputi tindakan pencatatan, perbaikan, pembaruan atau pemeliharaan. Berikut ini adalah contoh dari peristiwa informasi : • Mencatat data pelanggan baru. • Memperbarui record persediaan setalah adanya penjualan. • Memperbaiki rincian pelanggan yang berubah alamatnya. • Membuat perkiraan biaya untuk produk baru. • Membuat laporan peringkat kredit atas berbagai pelanggan yang berpotensi. • Membuat analisis data pelamar kerja dalam perusahaan. • Membuat faktur penjualan. • Membuat pesanan pembelian • Membuat laporan kinerja per divisi. 3. Tahapan dalam Mengembangkan Model REA : • Tahapan 1 • Tahapan 2 • Tahapan 3 • Tahapan 4 • Tahapan 5
  • 17.
    Berikut sebagian diagramREA untuk siklus pendapatan Fred's Train Shop:
  • 18.
    Berikut simbol grafisuntuk merepresentasikan informasi:
  • 19.
    Berikut contoh jenishubungan yang berbeda:
  • 20.
    MODEL REA vsDIAGRAM ER model REA lebih sederhana dari pada diagram ER, model ini memberikan informasi yang lebih relevan. Pendekatan REA memungkinkan desainer sistem untuk fokus pada berbagai peristiwa penting yang memfasilitasi desain serta penenmpatan pengendalian. Diagram ER adalah alat pemodelan data yang memungkinkan perusahaan memastikan adanya keselarasan antara berbagai proses bisnis serta tabel basis data tempat data yang berkaitan dengan berbagai proses bisnis tersebut disimpan. Tujuan utama adalah untuk mengidentifikasi berbagai atribut data yang mewakili tampilan konseptual pengguna yang harus didukung oleh tabel-tabel dasar.
  • 21.
    Perbedaan antara diagramER dan REA Diagram ER dan REA sevara visual berbeda sangat signifikan. Entitas-entitas pada diagram ER hanya terdiri dari satu klas saja (tidak ada penggolongan), dan kedekatan antar entitas ditentukan oleh kardinalitasnya dan oleh apa yang secara visual diagramnya mudah dibaca. Namun dalam diagram REA, entitas-entitas dibagi kedalam tiga klas (resources, events, agents) dan konstelasi dalam diagram tersebut diatur oleh klas. Perbedaan kedua dari diagram ER dan REA adalah tentang urutan events (aktivitas/transaksi). Diagram ER menyajikan gambaran statis terhadap fenomena bisnis yang mendasari. Hubungan antar data ditunjukkan melalui kardinalitas dan asosiasi, tetapi urutan aktivitas yang menentukan kardinalitas dan asosiasi tidak disajikan secara jelas. Namun demikian, diagram REA secara khas diatur dari atas ke bawah dalam konstelasi yang berfokus pada urutan aktivitas. Keuntungannya adalah bahwa selama pengembangan sistem, manajemen dan pengguna lain yang nonteknis lebih bagus dalam memahami diagram REA.
  • 22.
    Diagram Hubungan –Entitas(Entity-Relationship Diagram) - Suatu tehnik grafis yang menggambarkan skema database yang menunjukkan berbagai entitas yang dimodelkan dan hubungan antar entitas tersebut. Disamping itu juga secara grafis merupakan model suatu organisasi. Entitas : - segala sesuatu yang informasinya ingin dikumpulkan dan disimpan dalam organisasi. Dalam diagram E-R digambarkan dalam bentuk persegi panjang - model data yang digunakan untuk mendesain database secara konseptual dengan cara mengidentifikasikan entitas apa saja yang seharusnya dimasukkan kedalam database dan menentukan bagaimana membuat struktur antar entitas dalam database tersebut. Jenis-jenis entitas : 1.R = Resources(sumber daya) - adalah hal-hal yang memiliki nilai ekonomi bagi organisasi. 2. E = Event(kegiatan) - adalah berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan yang informasinya ingin dikumpulkan perush untuk tujuan perencanaan dan pengendalian 3. A = Agent(pelaku) - adalah orang-orang yangn terlibat dalam kegiatan yang informasinya ingin didapatkan untuk tujuan perencanaan, pengendalian dan evaluasi. Di dalam kegiatan terdapat dua kategori hubungan yaitu: a.Dualitas ekonomi (pertukaran ekonomi) : - hubungan kegiatan yang jika perusahaan ingin memperoleh suatu sumberdaya maka harus memberi sumberdaya yang lain dan sebaliknya. b. Komitmen : - janji yang diberikan perusahaan kepada pihak lain untuk melakukan pertukaran ekonomi dimasa datang.
  • 23.
  • 24.
    Diagram REA : -adalah diagram E-R(ERD) yang menggambarkan entitas sumber daya, kegiatan dan pelaku dan menunjukkan hubungan antar entitas-entitas tersebut.
  • 25.
    Penggunaan Diagram REA 1.UntukDokumentasi praktik bisnis - Berkaitan dengan keperluan dokumentasi SIA yang menggunakan database dan mencerminkan operasi bisnis perusahaan 2. Untuk Pengambilan informasi dari SIA khususnya untuk keperluan : a. menghasilkan jurnl dan buku besar b. menyediakan informasi laporan keuangan lainnya c. Menyiapkan laporan manajerial