Disusun oleh : Dra. Ratna NirmalaDisusun oleh : Dra. Ratna Nirmala
SMA Negeri 1 JakartaSMA Negeri 1 Jakarta
Disusun Oleh :
Ahmad Musthofa
M. Daqiqun Naja
Nurlia Safitri
Nur Syaidah
Qoyyimatul Fuadah
Saidatul Ulyah
Supriyanto IM
PengeluaranPengeluaran
 D E F E K A S ID E F E K A S I
 E K S K R E S IE K S K R E S I
 S E K R E S IS E K R E S I
Alat Ekskresi Pada ManusiaAlat Ekskresi Pada Manusia
1.1. Metabolisme KarbohidratMetabolisme Karbohidrat
Karbohidrat (monosakarida)Karbohidrat (monosakarida) →→ energi + COenergi + CO22 ++
HH22OO
2.2. Metabolisme ProteinMetabolisme Protein
ProteinProtein →→ energi + COenergi + CO22 + H+ H22O + NHO + NH44OH + NHOH + NH33
proses pembentukan urea:proses pembentukan urea:
NHNH33 + ornitin (AA+ ornitin (AA11) + CO) + CO22 →→ sitrulin (AAsitrulin (AA22))
NHNH33 + sitrulin (AA+ sitrulin (AA22)) →→ arginin (AAarginin (AA33))
Arginin (AAArginin (AA33) + enzim arginase) + enzim arginase →→ AAAA11 + urea+ urea
3.3. Metabolisme Lipid (lemak)Metabolisme Lipid (lemak)
LipidLipid →→ energi + COenergi + CO22 + H+ H22OO
A. Alat-Alat EkskresiA. Alat-Alat Ekskresi
Paru-paruParu-paru
mengeluarkan zat-zat sisa berbentuk gas (COmengeluarkan zat-zat sisa berbentuk gas (CO22
dan uap air)dan uap air)
HatiHati
-- menyimpan gula dalam bentuk glikogenmenyimpan gula dalam bentuk glikogen
- sbg tempat pembongkaran & pembentukan- sbg tempat pembongkaran & pembentukan
proteinprotein
- menawarkan racun- menawarkan racun
-- tempat pembentukan & pembongkaran eritrosittempat pembentukan & pembongkaran eritrosit
- mengeluarkan bilirubin dan biliverdin- mengeluarkan bilirubin dan biliverdin
Pelindung tubuh thd kerusakan-Pelindung tubuh thd kerusakan-
kerusakan fisikkerusakan fisik
Mengurangi kehilangan airMengurangi kehilangan air
Mengatur suhu badanMengatur suhu badan
Mengekskresikan zat-zat sisaMengekskresikan zat-zat sisa
berupa keringatberupa keringat
Menerima rangsang dari luarMenerima rangsang dari luar
♦ KulitKulit
Disusun oleh : Dra. Ratna NirmalaDisusun oleh : Dra. Ratna Nirmala
SMA Negeri 1 JakartaSMA Negeri 1 Jakarta
Apr 19, 2016Apr 19, 2016
♦ STRUKTUR KULITSTRUKTUR KULIT
Ginjal (Ren)Ginjal (Ren)
Mengeluarkan zat sisa berupa
urea (sisa pembongkaran
protein) dan zat-zat sisa yang
berupa racun, misal sisa obat-
obatan
Apr 19, 2016Apr 19, 2016
♦ GinjalGinjal
♦ Struktur GinjalStruktur Ginjal
Ginjal mengandung jutaan unit penyaring
darah yang disebut nefron.
Ginjal tersusun atas 2 lapisan yaitu :
1.Korteks, mengandung badan malpighi
dan tubulus. Badan malpighi terdiri dari
glomerulus dan simpai Bowman
2.Medulla (sumsum ginjal). Mengandung
tubulus. Tubulus bermuara pada pelvis
renis (ruang ginjal)
♦ Struktur GinjalStruktur Ginjal
Disusun oleh : Dra. Ratna NirmalaDisusun oleh : Dra. Ratna Nirmala
SMA Negeri 1 JakartaSMA Negeri 1 Jakarta
Apr 19, 2016Apr 19, 2016
Proses pembentukan urinProses pembentukan urin
1.1. Filtrasi (penyaringan)Filtrasi (penyaringan) zat sisa metabolisme.zat sisa metabolisme.
Terjadi di Simpai Bowman. Hasilnya : Urin primerTerjadi di Simpai Bowman. Hasilnya : Urin primer
(filtrat glomerulus)(filtrat glomerulus)
2.2. Reabsorbsi (penyerapan kembali)Reabsorbsi (penyerapan kembali) zat yang masihzat yang masih
berguna bagi tubuh. Terjadi di tubulus kontortusberguna bagi tubuh. Terjadi di tubulus kontortus
proksimal sampai gelung Henle. Hasilnya : Urinproksimal sampai gelung Henle. Hasilnya : Urin
sekunder (filtrat tubulus)sekunder (filtrat tubulus)
3.3. Augmentasi, penambahan zat yang tidakAugmentasi, penambahan zat yang tidak
diperlukan.diperlukan. Terjadi di tubulus kontortis distalTerjadi di tubulus kontortis distal
sampai tubulus kolektifus. Hasilnya : Urinsampai tubulus kolektifus. Hasilnya : Urin
sesungguhnyasesungguhnya
Kerja GINJALKerja GINJAL
Faktor yang mempengaruhi jumlah urineFaktor yang mempengaruhi jumlah urine
Jumlah air yang diminumJumlah air yang diminum
Stimulus saraf renalisStimulus saraf renalis
Hormon antidiuretika (ADH)Hormon antidiuretika (ADH)
Garam yang dikeluarkan dari darahGaram yang dikeluarkan dari darah
Pengeluaran glukosaPengeluaran glukosa
Gangguan pada Sistem EkskresiGangguan pada Sistem Ekskresi
1.1. Gangguan Fungsi GinjalGangguan Fungsi Ginjal
- Albuminuria- Albuminuria
- Nefritis- Nefritis
- Polyuria- Polyuria
- Oligouria- Oligouria
2.2. Gangguan HormonGangguan Hormon
- Diabetes Mellitus- Diabetes Mellitus
- Kelainan produk ADH- Kelainan produk ADH
3.3. Gangguan pada KulitGangguan pada Kulit
- Jerawat- Jerawat
- Eksim- Eksim
- Pruvitus kutanea- Pruvitus kutanea
- Kudis (scabies)- Kudis (scabies)
Sistem Ekskresi pada HewanSistem Ekskresi pada Hewan
1.1. Hewan sel satuHewan sel satu
 Cacing pipihCacing pipih
 Cacing TanahCacing Tanah
 SeranggaSerangga
 VertebrataVertebrata
a.a. Ikan masIkan mas
b. Amfibi dan Reptil
c. Burung dan Mamalia
SEKIANSEKIAN

Sist ekskresi

  • 1.
    Disusun oleh :Dra. Ratna NirmalaDisusun oleh : Dra. Ratna Nirmala SMA Negeri 1 JakartaSMA Negeri 1 Jakarta Disusun Oleh : Ahmad Musthofa M. Daqiqun Naja Nurlia Safitri Nur Syaidah Qoyyimatul Fuadah Saidatul Ulyah Supriyanto IM
  • 2.
    PengeluaranPengeluaran  D EF E K A S ID E F E K A S I  E K S K R E S IE K S K R E S I  S E K R E S IS E K R E S I
  • 3.
    Alat Ekskresi PadaManusiaAlat Ekskresi Pada Manusia
  • 4.
    1.1. Metabolisme KarbohidratMetabolismeKarbohidrat Karbohidrat (monosakarida)Karbohidrat (monosakarida) →→ energi + COenergi + CO22 ++ HH22OO 2.2. Metabolisme ProteinMetabolisme Protein ProteinProtein →→ energi + COenergi + CO22 + H+ H22O + NHO + NH44OH + NHOH + NH33 proses pembentukan urea:proses pembentukan urea: NHNH33 + ornitin (AA+ ornitin (AA11) + CO) + CO22 →→ sitrulin (AAsitrulin (AA22)) NHNH33 + sitrulin (AA+ sitrulin (AA22)) →→ arginin (AAarginin (AA33)) Arginin (AAArginin (AA33) + enzim arginase) + enzim arginase →→ AAAA11 + urea+ urea 3.3. Metabolisme Lipid (lemak)Metabolisme Lipid (lemak) LipidLipid →→ energi + COenergi + CO22 + H+ H22OO
  • 5.
    A. Alat-Alat EkskresiA.Alat-Alat Ekskresi Paru-paruParu-paru mengeluarkan zat-zat sisa berbentuk gas (COmengeluarkan zat-zat sisa berbentuk gas (CO22 dan uap air)dan uap air) HatiHati -- menyimpan gula dalam bentuk glikogenmenyimpan gula dalam bentuk glikogen - sbg tempat pembongkaran & pembentukan- sbg tempat pembongkaran & pembentukan proteinprotein - menawarkan racun- menawarkan racun -- tempat pembentukan & pembongkaran eritrosittempat pembentukan & pembongkaran eritrosit - mengeluarkan bilirubin dan biliverdin- mengeluarkan bilirubin dan biliverdin
  • 6.
    Pelindung tubuh thdkerusakan-Pelindung tubuh thd kerusakan- kerusakan fisikkerusakan fisik Mengurangi kehilangan airMengurangi kehilangan air Mengatur suhu badanMengatur suhu badan Mengekskresikan zat-zat sisaMengekskresikan zat-zat sisa berupa keringatberupa keringat Menerima rangsang dari luarMenerima rangsang dari luar ♦ KulitKulit
  • 7.
    Disusun oleh :Dra. Ratna NirmalaDisusun oleh : Dra. Ratna Nirmala SMA Negeri 1 JakartaSMA Negeri 1 Jakarta Apr 19, 2016Apr 19, 2016 ♦ STRUKTUR KULITSTRUKTUR KULIT
  • 8.
    Ginjal (Ren)Ginjal (Ren) Mengeluarkanzat sisa berupa urea (sisa pembongkaran protein) dan zat-zat sisa yang berupa racun, misal sisa obat- obatan
  • 9.
    Apr 19, 2016Apr19, 2016 ♦ GinjalGinjal
  • 10.
    ♦ Struktur GinjalStrukturGinjal Ginjal mengandung jutaan unit penyaring darah yang disebut nefron. Ginjal tersusun atas 2 lapisan yaitu : 1.Korteks, mengandung badan malpighi dan tubulus. Badan malpighi terdiri dari glomerulus dan simpai Bowman 2.Medulla (sumsum ginjal). Mengandung tubulus. Tubulus bermuara pada pelvis renis (ruang ginjal)
  • 11.
  • 12.
    Disusun oleh :Dra. Ratna NirmalaDisusun oleh : Dra. Ratna Nirmala SMA Negeri 1 JakartaSMA Negeri 1 Jakarta
  • 13.
  • 15.
    Proses pembentukan urinProsespembentukan urin 1.1. Filtrasi (penyaringan)Filtrasi (penyaringan) zat sisa metabolisme.zat sisa metabolisme. Terjadi di Simpai Bowman. Hasilnya : Urin primerTerjadi di Simpai Bowman. Hasilnya : Urin primer (filtrat glomerulus)(filtrat glomerulus) 2.2. Reabsorbsi (penyerapan kembali)Reabsorbsi (penyerapan kembali) zat yang masihzat yang masih berguna bagi tubuh. Terjadi di tubulus kontortusberguna bagi tubuh. Terjadi di tubulus kontortus proksimal sampai gelung Henle. Hasilnya : Urinproksimal sampai gelung Henle. Hasilnya : Urin sekunder (filtrat tubulus)sekunder (filtrat tubulus) 3.3. Augmentasi, penambahan zat yang tidakAugmentasi, penambahan zat yang tidak diperlukan.diperlukan. Terjadi di tubulus kontortis distalTerjadi di tubulus kontortis distal sampai tubulus kolektifus. Hasilnya : Urinsampai tubulus kolektifus. Hasilnya : Urin sesungguhnyasesungguhnya
  • 16.
  • 17.
    Faktor yang mempengaruhijumlah urineFaktor yang mempengaruhi jumlah urine Jumlah air yang diminumJumlah air yang diminum Stimulus saraf renalisStimulus saraf renalis Hormon antidiuretika (ADH)Hormon antidiuretika (ADH) Garam yang dikeluarkan dari darahGaram yang dikeluarkan dari darah Pengeluaran glukosaPengeluaran glukosa
  • 18.
    Gangguan pada SistemEkskresiGangguan pada Sistem Ekskresi 1.1. Gangguan Fungsi GinjalGangguan Fungsi Ginjal - Albuminuria- Albuminuria - Nefritis- Nefritis - Polyuria- Polyuria - Oligouria- Oligouria 2.2. Gangguan HormonGangguan Hormon - Diabetes Mellitus- Diabetes Mellitus - Kelainan produk ADH- Kelainan produk ADH 3.3. Gangguan pada KulitGangguan pada Kulit - Jerawat- Jerawat - Eksim- Eksim - Pruvitus kutanea- Pruvitus kutanea - Kudis (scabies)- Kudis (scabies)
  • 19.
    Sistem Ekskresi padaHewanSistem Ekskresi pada Hewan 1.1. Hewan sel satuHewan sel satu
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
     VertebrataVertebrata a.a. IkanmasIkan mas b. Amfibi dan Reptil c. Burung dan Mamalia
  • 24.