Present by :
♫ Aan Zainuddin
♫ Angga Pramu S
♫ Chindell A
♫ Sandiva Sani AL – K.H
♫Siti Fakhriyah
♫ Zehan Novianty N
Pengeluaran
Defikasi
proses pengeluaran sisa-sisa
makanan dalam bentuk
feses dan dikeluarkan
melalui anus.
Sekresi
proses pengeluaran
substansi kimia berbentuk
lendir (enzim dan hormon)
oleh sel dan kelenjar.
Ekskresi
proses pengeluaran bahan-
bahan yang tidak berguna
yang merupakan sisa
metabolisme atau bahan
yang berlebihan dari sel
atau suatu organisme
GINJAL
 Ginjal terletak di sebelah kanan dan kiri ruas - ruas tulang
punggung. Berbentuk seperti kacang ercis dan berjumlah
sepasang. Ginjal Berfungsi mengeluarkan zat sisa berupa
urine.
 Ginjal terdiri atas tiga bagian yaitu:
a. Kulit Ginjal (korteks)
b. Sumsum ginjal (medula)
c. Rongga ginjal (pelris)
 Ginjal memiliki fungsi:
- Menyaring darah sehingga menghasilkan urine
- Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat)
- Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula)
- Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler
- Mempertahankan keseimbangan asam dan basa
Filtrasi Reabsorsi Augmentasi Urine
1. Filtrasi
Merupakan proses penyaringan zat sisa metabolisme yang dapat menjadi racun bagi
tubuh. Filtrasi terjadi di dalam Glomerulus. Zat berukuran kecil seperti Glukosa, ion
(Ca2+,PO4
3-) dan limbah nitrogen mengalami penyaringan dan masuk ke Kapsul Bowman.
Sedangkan molekul besar seperti protein dan sel darah tertahan di dalam plasma darah dan
mengalir meninggalkan glomerulus melalui Erteriol Eferen. Hasil Filtrasi disebut Filtrat
Golmerulus atau Kapsul Bowman.
2. Reabsorpsi
Merupakan proses penyerapan kembali filtrat Glomerulus yang masih mengandung
zat – zat berguna bagi tubuh. Beberapa zat yang diserap kembali antara lain glukosa, garam –
garam, ion anorganik, dan asam amino. Reabsorpsi terjadi dalam Tubulus Kontortus
Proksimal. Hasil Reabsorpsi disebut Filtrat Tubulus atau Urine Sekunder.
3. Augmentasi
Merupakan proses pengeluaran zat sisa yang sudah tidak diperlukan lagi oleh
tubuh. Pada proses ini, pembuluh darah melepaskan zat – zat yang tak berguna sepeti ion
hidrogen, kalium, dan amonium ke urine sekudnerpada Tubulus ontortus Distal yang
kemudian dialirkan ke Tubulus Kontortus kolektivus lalu menuju Saluran Pengumpul. Di
saluran pengumpul berlangsung penyerapan air sehingga terbentuk urine sesungguhnya. Lalu
urine dialirkan ke rongga ginjal. Dari rongga ginjal urine mengalir melalui uretra menuju
kantong kemih untuk disimpan sementara. Bila kantong kemih penuh, urine akan
dikeluarkan melalui Uretra.
KULIT
STRUKTUR KULIT
Kulit
Epidermis
Stratum korneum: lapisan tanduk yang terdiri atas
sel – sel mati
Stratum lusidum: lapisan di bawah stratum korneum
yang berwarna bening
Stratum granulosum: lapisan kulit yang
mengandung pigmen
Stratum germinativum: lapisan kulit yang selalu
tumbuh membentuk sel – sel baru ke arah luar
Dermis
Akar rambut
Pembuluh darah
Kelenjar keringat (glandula sudorifera), terletak
tersebar di seluruh permukaan tubuh
Kelenjar minyak (glandula sebasea), terletak di dekat
akar rambut. Berfungsi menghasilkan minyak untuk
mencegah kekeringan pada kulit dan rambut.
Lapisan Lemak, terletak di bawah dermis. Berfungsi
sebagai sumber cadangan energi dan membantu
mempertahankan suhu tubuh.
MEKANISME PENGELUARAN
KERINGAT
Proses pengeluaran keringat diatur oleh hipotalamus (otak). Hipotalamus dapat
menghasilkan enzim bradikinin yang bekerja mempengaruhi kegiatan kelenjar
keringat. Jika hipotalamus mendapat rangsangan, misalnya berupa perubahan suhu
pada pembuluh darah, maka rangsangan tersebut diteruskan oleh saraf simpatetik ke
kelenjar keringat. Selanjutnya kelenjar keringat akan menyerap air garam dan sedikit
urea dari kapiler darah dan kemudian mengirimnya ke permukaan kulit dalam
bentuk keringat.
Paru-Paru
♣ Pada proses pernafasan dihasilkan zat sisa berupa karbondioksida dan uap
air
yang akan keluar melalui lubang hidung, zat sisa itu harus dikeluarkan
karena
dapat mengganggu fungsi tubuh.
♣ Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada.
♣ Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen
dan
mengeluarkan CO2 + uap air.
♣ Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan
melalui
lubang hidung.
HATI
FUNGSI HATI
 Hati menghasilkan empedu (bilus) yang mengandung
zat sisa dari perombakan eritosit di dalam limpa
 Hati berfungsi:
- Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
- Mengatur kadar gula darah
- Tempat pembentukan urea dari amonia
- Menawarkan racun
- Membentuk vitamin A dari provitamin A
- Tempat pembentukan fibrinogen protrombin
PROSES DI DALAM HATI
Hb Fe
Globin
Hemin
hati Sumsum tulang
Metabolis
me protein
Pembentukan Hb baru
bilirubin
urobilin
sterkobilin
urine
feses
USUS
HATI (LIVER)
Hati adalah organ terbesar dalam
tubuh kita
Hatijuga rentanterkenapenyakit,seperti:
Hepatitis atau Radang Hati
Sirosis atau Pengerasan Hati
HEPATITIS
Hepatitis adalah penyakit yang
disebabkan oleh beberapa jenis virus
yang menyerang bagian hati (liver)
dan menyebabkan peradangan serta
merusak sel-sel organ hati manusia.
FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB PENYAKIT
HEPATITIS
1. Hepatitis akibat infeksi virus
2. Hepatitis akibat komplikasi penyakit lain
3. Hepatitis akibat pengkonsumsian alkohol
4. Hepatitis akibat konsumsi obat atau zat
kimia
5. Hepatitis akibat penyakit autoimun
GEJALA –GEJALA PENDERITA HEPATITIS
Gejala Fisik
1. Demam ringan
2. Nyeri otot atau sendi
3. Mual disertai muntah
4. Hilangnya nafsu makan
5. Sedikit sakit Perut
6. Diare
7. Kelelahan
Gejala Lainnya
1. Penyakit kuning
2. Urine berwarna gelap
3. Feses berwarna putih
4. Gatal
5. Limpa membesar
6. Hives
7. Sakit kepala
8. Pusing
9. Kantuk
10. Masalah sirkulasi
PENCEGAHAN PENYAKIT HEPATITIS
Hepatitis A
Cuci tangan dengan baik setelah menggu
kamar kecil apapun.
Hanya makan makanan yang baru dima
Hanya minum air botolan atau air direb
komersial.
Hepatitis B
eritahu partner seks anda
ntuk melakukan seks sehat
Praktek Seks yang aman
Jangan berbagi jarum,
pisau cukur, sikat gigi, atau item
lain yang terkontaminasi darah.
Dapatkan seri vaksinasi
hepatitis B
angan memakai peralatan
yang tidak steril
HEPATITIS C
Jangan berbagi
peralatan apapun
yang
terkontaminasi
darah
Jangan
menggunakkan
peralatan yang
tidak steril
Batasi
Konsumsi
Alkohol
Jika ada luka,
jangan meminjamkan
alat cukur
atau apapun
Praktek seks
yang Aman
Jangan berbagi
Obat – obatan IV
Atau peralatan
lainnya
Jangan berbagi
peralatan apapun
yang terkontaminasi
darah
Jangan
menggunakkan
peralatan yang
tidak steril
PENGOBATAN PENYAKIT
HEPATITIS
Hepatitis….
Sangat jarang untuk dapat
disembuhkan, tapi ada beberapa cara
yang bisa dilakukan untuk
memperlambat perkembangan virus
hepatitis….
PENGOBATAN YANG DIBERIKAN UNTUK PENDERITA
HEPATITIS
Tindakan Medis
 Istirahat ditempat
tidur
 Kurangi segala
aktivitas
 Pola makan sehat
 Pemberian obat
Antivirus
Tindakan non Medis
 Akupunktur
 Akupresure
 Reflesiologi
 Pengobatan herbal
PENYAKIT HEPATITIS DI INDONESIA
Kasus hepatitis
di
Indonesia cukup
banyak
dan menjadi perhatian
khusus pemerintah.
Penyakit hepatitis juga menjadi
masalah besar di Indonesia
mengingat jumlah penduduk
Indonesia yang juga besar.
Jumlah penduduk yang besar ini
membawa konsekuensi yang
besar pula.
KELAINAN DAN PENYAKIT
 Albuminuria
Tanda: urine banyak mengandung albumin
Penyebab : kekurangan protein, penyakit ginjal dan hati
Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan
tidak keluar dari darah
 Hematuria
Tanda: urine mengandung darah
Penyebab: peradangan ginjal, batu ginjal dan kanker
kandung kemih
 Nefrolitiasis (batu ginjal)
Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal,
saluran ginjal atau kandung kemih
Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi
dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran
ureter
Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah
KELAINAN DAN PENYAKIT
 Nefritis
Tanda: radang ginjal bagian nefron yang diawali
peradangan glomerulus
 Gagal ginjal
Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah
Penyebab : nefritis (radang ginjal)
Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal
tertumpuk dalam darah
Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal
Diabetes Insipidus
Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat)
Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH)
Akibat : sering buang urine
Pengobatan : pemberian ADH sintetik
KELAINAN DAN PENYAKIT
Diabetes Melitus
Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal
Penyebab : kekurangan hormon insulin
Akibat : luka sulit sembuh
Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin
dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan
pemberian obat penurun kadar glukosa darah
KELAINAN DAN PENYAKIT
Hepatitis
Tanda : perubahan warna kulit dan putih mata
menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan
seperti air teh
Penyebab : virus
Akibat : hati meradang dan kerja hati
terganggu
Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan,
menghindari kontak langsung atau
penggunaan barang bersama-sama dengan
penderita hepatitis, gunakan jarum suntik
untuk sekali pakai.
KELAINAN DAN PENYAKIT
Sirosis Hati
Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel
pada hati
Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi
bakteri, komplikasi hati
Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian
Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati
dan transplantasi hati
Kencing Batu
Tanda: sulit buang urine
Penyebab: pengendapan zat kapur dalam ginjal
Pengobatan: pembedahan, obat-obatan dan penembakan
dengan sinar laser
KELAINAN DAN PENYAKIT
Gangren
Tanda: kematian jaringan lunak pada kaki
atau tangan diawali dengan kebiruan pada
kulit dan terasa dingin jika disentuh,
kemudian menghitam dan berbau busuk
Penyebab: gangguan pengaliran darah
kejaringan tersebut. Sering terjadi pada
penderita diabetes melitus dan aterosklerosis
Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan
antibiotik, bagian terkena gangren harus
diamputasi.
SEKIAN

Sistem Sekresi.ppt

  • 1.
    Present by : ♫Aan Zainuddin ♫ Angga Pramu S ♫ Chindell A ♫ Sandiva Sani AL – K.H ♫Siti Fakhriyah ♫ Zehan Novianty N
  • 2.
    Pengeluaran Defikasi proses pengeluaran sisa-sisa makanandalam bentuk feses dan dikeluarkan melalui anus. Sekresi proses pengeluaran substansi kimia berbentuk lendir (enzim dan hormon) oleh sel dan kelenjar. Ekskresi proses pengeluaran bahan- bahan yang tidak berguna yang merupakan sisa metabolisme atau bahan yang berlebihan dari sel atau suatu organisme
  • 5.
    GINJAL  Ginjal terletakdi sebelah kanan dan kiri ruas - ruas tulang punggung. Berbentuk seperti kacang ercis dan berjumlah sepasang. Ginjal Berfungsi mengeluarkan zat sisa berupa urine.  Ginjal terdiri atas tiga bagian yaitu: a. Kulit Ginjal (korteks) b. Sumsum ginjal (medula) c. Rongga ginjal (pelris)  Ginjal memiliki fungsi: - Menyaring darah sehingga menghasilkan urine - Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat) - Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula) - Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler - Mempertahankan keseimbangan asam dan basa
  • 7.
    Filtrasi Reabsorsi AugmentasiUrine 1. Filtrasi Merupakan proses penyaringan zat sisa metabolisme yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Filtrasi terjadi di dalam Glomerulus. Zat berukuran kecil seperti Glukosa, ion (Ca2+,PO4 3-) dan limbah nitrogen mengalami penyaringan dan masuk ke Kapsul Bowman. Sedangkan molekul besar seperti protein dan sel darah tertahan di dalam plasma darah dan mengalir meninggalkan glomerulus melalui Erteriol Eferen. Hasil Filtrasi disebut Filtrat Golmerulus atau Kapsul Bowman. 2. Reabsorpsi Merupakan proses penyerapan kembali filtrat Glomerulus yang masih mengandung zat – zat berguna bagi tubuh. Beberapa zat yang diserap kembali antara lain glukosa, garam – garam, ion anorganik, dan asam amino. Reabsorpsi terjadi dalam Tubulus Kontortus Proksimal. Hasil Reabsorpsi disebut Filtrat Tubulus atau Urine Sekunder. 3. Augmentasi Merupakan proses pengeluaran zat sisa yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Pada proses ini, pembuluh darah melepaskan zat – zat yang tak berguna sepeti ion hidrogen, kalium, dan amonium ke urine sekudnerpada Tubulus ontortus Distal yang kemudian dialirkan ke Tubulus Kontortus kolektivus lalu menuju Saluran Pengumpul. Di saluran pengumpul berlangsung penyerapan air sehingga terbentuk urine sesungguhnya. Lalu urine dialirkan ke rongga ginjal. Dari rongga ginjal urine mengalir melalui uretra menuju kantong kemih untuk disimpan sementara. Bila kantong kemih penuh, urine akan dikeluarkan melalui Uretra.
  • 8.
  • 9.
    STRUKTUR KULIT Kulit Epidermis Stratum korneum:lapisan tanduk yang terdiri atas sel – sel mati Stratum lusidum: lapisan di bawah stratum korneum yang berwarna bening Stratum granulosum: lapisan kulit yang mengandung pigmen Stratum germinativum: lapisan kulit yang selalu tumbuh membentuk sel – sel baru ke arah luar Dermis Akar rambut Pembuluh darah Kelenjar keringat (glandula sudorifera), terletak tersebar di seluruh permukaan tubuh Kelenjar minyak (glandula sebasea), terletak di dekat akar rambut. Berfungsi menghasilkan minyak untuk mencegah kekeringan pada kulit dan rambut. Lapisan Lemak, terletak di bawah dermis. Berfungsi sebagai sumber cadangan energi dan membantu mempertahankan suhu tubuh.
  • 10.
    MEKANISME PENGELUARAN KERINGAT Proses pengeluarankeringat diatur oleh hipotalamus (otak). Hipotalamus dapat menghasilkan enzim bradikinin yang bekerja mempengaruhi kegiatan kelenjar keringat. Jika hipotalamus mendapat rangsangan, misalnya berupa perubahan suhu pada pembuluh darah, maka rangsangan tersebut diteruskan oleh saraf simpatetik ke kelenjar keringat. Selanjutnya kelenjar keringat akan menyerap air garam dan sedikit urea dari kapiler darah dan kemudian mengirimnya ke permukaan kulit dalam bentuk keringat.
  • 11.
    Paru-Paru ♣ Pada prosespernafasan dihasilkan zat sisa berupa karbondioksida dan uap air yang akan keluar melalui lubang hidung, zat sisa itu harus dikeluarkan karena dapat mengganggu fungsi tubuh. ♣ Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada. ♣ Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan CO2 + uap air. ♣ Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan melalui lubang hidung.
  • 12.
  • 13.
    FUNGSI HATI  Hatimenghasilkan empedu (bilus) yang mengandung zat sisa dari perombakan eritosit di dalam limpa  Hati berfungsi: - Menyimpan gula dalam bentuk glikogen - Mengatur kadar gula darah - Tempat pembentukan urea dari amonia - Menawarkan racun - Membentuk vitamin A dari provitamin A - Tempat pembentukan fibrinogen protrombin
  • 14.
    PROSES DI DALAMHATI Hb Fe Globin Hemin hati Sumsum tulang Metabolis me protein Pembentukan Hb baru bilirubin urobilin sterkobilin urine feses USUS
  • 15.
    HATI (LIVER) Hati adalahorgan terbesar dalam tubuh kita
  • 16.
    Hatijuga rentanterkenapenyakit,seperti: Hepatitis atauRadang Hati Sirosis atau Pengerasan Hati
  • 17.
    HEPATITIS Hepatitis adalah penyakityang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang bagian hati (liver) dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia.
  • 18.
    FAKTOR - FAKTORPENYEBAB PENYAKIT HEPATITIS 1. Hepatitis akibat infeksi virus 2. Hepatitis akibat komplikasi penyakit lain 3. Hepatitis akibat pengkonsumsian alkohol 4. Hepatitis akibat konsumsi obat atau zat kimia 5. Hepatitis akibat penyakit autoimun
  • 19.
    GEJALA –GEJALA PENDERITAHEPATITIS Gejala Fisik 1. Demam ringan 2. Nyeri otot atau sendi 3. Mual disertai muntah 4. Hilangnya nafsu makan 5. Sedikit sakit Perut 6. Diare 7. Kelelahan Gejala Lainnya 1. Penyakit kuning 2. Urine berwarna gelap 3. Feses berwarna putih 4. Gatal 5. Limpa membesar 6. Hives 7. Sakit kepala 8. Pusing 9. Kantuk 10. Masalah sirkulasi
  • 20.
    PENCEGAHAN PENYAKIT HEPATITIS HepatitisA Cuci tangan dengan baik setelah menggu kamar kecil apapun. Hanya makan makanan yang baru dima Hanya minum air botolan atau air direb komersial.
  • 21.
    Hepatitis B eritahu partnerseks anda ntuk melakukan seks sehat Praktek Seks yang aman Jangan berbagi jarum, pisau cukur, sikat gigi, atau item lain yang terkontaminasi darah. Dapatkan seri vaksinasi hepatitis B angan memakai peralatan yang tidak steril
  • 22.
    HEPATITIS C Jangan berbagi peralatanapapun yang terkontaminasi darah Jangan menggunakkan peralatan yang tidak steril Batasi Konsumsi Alkohol Jika ada luka, jangan meminjamkan alat cukur atau apapun Praktek seks yang Aman Jangan berbagi Obat – obatan IV Atau peralatan lainnya Jangan berbagi peralatan apapun yang terkontaminasi darah Jangan menggunakkan peralatan yang tidak steril
  • 23.
    PENGOBATAN PENYAKIT HEPATITIS Hepatitis…. Sangat jaranguntuk dapat disembuhkan, tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperlambat perkembangan virus hepatitis….
  • 24.
    PENGOBATAN YANG DIBERIKANUNTUK PENDERITA HEPATITIS Tindakan Medis  Istirahat ditempat tidur  Kurangi segala aktivitas  Pola makan sehat  Pemberian obat Antivirus Tindakan non Medis  Akupunktur  Akupresure  Reflesiologi  Pengobatan herbal
  • 25.
    PENYAKIT HEPATITIS DIINDONESIA Kasus hepatitis di Indonesia cukup banyak dan menjadi perhatian khusus pemerintah.
  • 26.
    Penyakit hepatitis jugamenjadi masalah besar di Indonesia mengingat jumlah penduduk Indonesia yang juga besar. Jumlah penduduk yang besar ini membawa konsekuensi yang besar pula.
  • 27.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Albuminuria Tanda: urine banyak mengandung albumin Penyebab : kekurangan protein, penyakit ginjal dan hati Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan tidak keluar dari darah  Hematuria Tanda: urine mengandung darah Penyebab: peradangan ginjal, batu ginjal dan kanker kandung kemih  Nefrolitiasis (batu ginjal) Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran ureter Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah
  • 28.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Nefritis Tanda: radang ginjal bagian nefron yang diawali peradangan glomerulus  Gagal ginjal Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah Penyebab : nefritis (radang ginjal) Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam darah Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal Diabetes Insipidus Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat) Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH) Akibat : sering buang urine Pengobatan : pemberian ADH sintetik
  • 29.
    KELAINAN DAN PENYAKIT DiabetesMelitus Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal Penyebab : kekurangan hormon insulin Akibat : luka sulit sembuh Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan pemberian obat penurun kadar glukosa darah
  • 30.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Hepatitis Tanda: perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan seperti air teh Penyebab : virus Akibat : hati meradang dan kerja hati terganggu Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung atau penggunaan barang bersama-sama dengan penderita hepatitis, gunakan jarum suntik untuk sekali pakai.
  • 31.
    KELAINAN DAN PENYAKIT SirosisHati Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati Kencing Batu Tanda: sulit buang urine Penyebab: pengendapan zat kapur dalam ginjal Pengobatan: pembedahan, obat-obatan dan penembakan dengan sinar laser
  • 32.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Gangren Tanda:kematian jaringan lunak pada kaki atau tangan diawali dengan kebiruan pada kulit dan terasa dingin jika disentuh, kemudian menghitam dan berbau busuk Penyebab: gangguan pengaliran darah kejaringan tersebut. Sering terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik, bagian terkena gangren harus diamputasi.
  • 33.