Assalamu’alaikum Wr. Wb
Nama : Aulia Rahmah Jelita Putri
Kelas : IXE
No. Absen : 06
Materi : Sel Saraf (Neuron)
Identitas
Sel Saraf (Neuron)
Pengertian
Sel Saraf
(Neuron)
Struktur
Sel Saraf
(Neuron)
Macam-
macam Sel
Saraf
(Neuron)
PENGERTIAN NEURON
Unit terkecil penyusun sistem saraf adalah
sel saraf yang biasa disebut neuron. Sel
saraf atau neuron merupakan satuan kerja
utama dari sistem saraf yang berfungsi
menghantarkan impuls listrik yang
terbentuk akibat adanya suatu stimulus
(rangsang). Jutaan sel saraf ini membentuk
suatu sistem saraf.
STRUKTUR SEL SARAF
(NEURON)
Badan Sel Dendrit Akson
Badan Sel Saraf
Setiap neuron terdiri dari
satu badan sel yang di dalamnya
terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari
badan sel keluar dua macam serabut
saraf, yaitu dendrit dan akson.
Badan sel saraf merupakan
bagian yang paling besar dari sel saraf.
Badan sel berfungsi untuk menerima
rangsangan dari dendrit dan
meneruskannya ke akson. Pada badan sel
saraf terdapat inti sel, sitoplasma,
mitokondria, sentrosom, badan golgi,
lisosom, dan badan sel.
Dendrit
Dendrit adalah serabut-
serabut yang merupakam
tonjolan sitoplasma dan
berfungsi untuk menjalarkan
implus saraf menuju ke
badan sel saraf. Dendrit
merupakan percabangan dari
badan sel saraf yang
biasanya berjumlah lebih dari
satu pada setiap neuron.
Akson (Neurit)
Akson merupakan tonjolan
sitoplasma yang panjang dan lebih panjang
daripada dendrit. Akson disebut juga dengan
Neurit. Akson berfungsi untuk menjalarkan
impuls saraf meninggalkan badan sel saraf ke
neuron atau jaringan lainnya. Jumlah akson
biasanya hanya satu pada setiap neuron.
Didalamnya terdapat benang-benang halus
yang disebut neurofibril. Di bagian ujung
yang jauh dari badan sel saraf terdapat
cabang-cabang yang berhubungan dengan
dendrit dari sel saraf yang lain.
Akson terbungkus oleh beberapa
lapis selaput mielin yang banyak mengandung
lemak. Selaput mielin disusun oleh sel – sel
schwann. Lapisan mielin yang paling luar
disebut nerilema. Lapisan tersebut berfungsi
melindungi akson dari kerusakan.
Lanjutan
Sel Schwann membentuk jaringan yang membantu
menyediakan makanan untuk neurit dan membantu regenerasi neurit.
Selubung mielin memiliki segmen. Lekukan diantara dua segmen
disebut nodus ranvier. Nodus ranvier berfungsi mempercepat transmisi
implus saraf. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan implus
saraf meloncat dari satu nodus ke nodus lainnya, sehingga implus lebih
cepat sampai pada tujuan.
Lanjutan
Pertemuan antara serabut saraf dari sel saraf yang satu dengan serabut
sel saraf yang lain disebut sinapsis. Pada setiap sinapsis terdapa celah sinapsis yang
juga sebagai penghubung antara ujung akson salah satu saraf dengan ujung dendrit
sel saraf yang lain.
Lanjutan
Pada bagian ujung Akson terdapat kantong yang disebut bulbus
akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter
dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam
penyampaian implus saraf pada sinapsis.
Macam – macam Sel Saraf
(Neuron)
Macam – macam
sel saraf
berdasarkan
fungsinya.
Macam-macam
sel saraf
berdasarkan
strukturnya.
Macam – macam Sel Saraf Berdasarkan
Strukturnya
Berdasarkan strukturnya, Sel Saraf dibagi menjadi tiga, yaitu Sel
Saraf Unipolar, Sel Saraf Biopolar, dan Sel Saraf Multipolar.
A. Sel Saraf Unipolar
Neuron unipolar yaitu neuron yang
memiliki satu buah akson yang bercabang.
Neuron unipolar hanya memiliki satu uluran
yang timbul dari badan sel. Misalnya neuron
sensorik unipolar yang terdapat pada hewan
tingkat rendah.
B. Sel Saraf Biopolar
Neuron bipolar yaitu neuron yang
memiliki satu akson dan satu dendrit. Neuron
bipolar memiliki dua uluran, yaitu akson dan
dendrit. Badan selnya berbentuk lonjong dan
ulurannya timbul dari dua ujung badan sel.
Neuron ini terdapat pada retina (mata), koklea
(telinga), dan epitel olfaktori (hidung).
C. Sel Saraf Multipolar
Neuron multipolar adalah neuron yang
memiliki satu akson dan beberapa dendrit.
Penyebaran neuron multipolar ini paling banyak
terdapat di dalam tubuh dibandingkan dengan
neuron unipolar atau bipolar. Contoh neuron
multipolar adalah neuron motorik yang keluar
dari sumsum tulang belakang.
Macam – macam Sel Saraf Berdasarkan
Fungsinya
Berdasarkan fungsinya, neuron dapat dikelompokkan
menjadi tiga, yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan
neuron Konektor (Asosiasi).
A.Neuron Sensorik
Neuron sensorik Neuron sensorik merupakan neuron
yang badan selnya bergerombol membentuk ganglia, aksonnya
pendek, tetapi dendritnya panjang. Neuron sensorik berhubungan
dengan alat indera untuk menerima rangsangan. Sel saraf ini
berfungsi menghantar impuls saraf dari alat indera menuju ke
otak atau sumsum tulang belakang, sehingga sering dikenal
sebagai neuron indera.
B. Neuron Motorik
Neuron motorik merupakan neuron yang memiliki
dendrit yang pendek dan akson yang panjang. Dendrit
berhubungan dengan akson lain, sedangkan akson berhubungan
dengan efektor yang berupa otot atau kelenjar. Neuron motorik
berfungsi membawa impuls dari otak atau sumsum tulang
belakang menuju ke otot kelenjar tubuh. Oleh karena itu,
neuron ini sering disebut sebagai neuron penggerak.
C. Neuron Konektor (Asosiasi)
Neuron konektor merupakan neuron multipolar
yang memiliki dendrit yang pendek, tapi berjumlah
banyak, serta akson ada yang panjang dan ada yang
pendek. Ujung dendrit dari saraf yang satu
berhubungan dengan ujung akson dari saraf yang lain
membentuk sinaps. Neuron ini banyak terdapat di
sumsum tulang belakang dan otak yang berfungsi
meneruskan rangsangan dari neuron sensorik ke neuron
motorik.
Sel saraf (neuron)
Sel saraf (neuron)

Sel saraf (neuron)

  • 1.
  • 2.
    Nama : AuliaRahmah Jelita Putri Kelas : IXE No. Absen : 06 Materi : Sel Saraf (Neuron) Identitas
  • 3.
    Sel Saraf (Neuron) Pengertian SelSaraf (Neuron) Struktur Sel Saraf (Neuron) Macam- macam Sel Saraf (Neuron)
  • 4.
    PENGERTIAN NEURON Unit terkecilpenyusun sistem saraf adalah sel saraf yang biasa disebut neuron. Sel saraf atau neuron merupakan satuan kerja utama dari sistem saraf yang berfungsi menghantarkan impuls listrik yang terbentuk akibat adanya suatu stimulus (rangsang). Jutaan sel saraf ini membentuk suatu sistem saraf.
  • 5.
  • 6.
    Badan Sel Saraf Setiapneuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitu dendrit dan akson. Badan sel saraf merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf. Badan sel berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sel saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan sel.
  • 7.
    Dendrit Dendrit adalah serabut- serabutyang merupakam tonjolan sitoplasma dan berfungsi untuk menjalarkan implus saraf menuju ke badan sel saraf. Dendrit merupakan percabangan dari badan sel saraf yang biasanya berjumlah lebih dari satu pada setiap neuron.
  • 8.
    Akson (Neurit) Akson merupakantonjolan sitoplasma yang panjang dan lebih panjang daripada dendrit. Akson disebut juga dengan Neurit. Akson berfungsi untuk menjalarkan impuls saraf meninggalkan badan sel saraf ke neuron atau jaringan lainnya. Jumlah akson biasanya hanya satu pada setiap neuron. Didalamnya terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Di bagian ujung yang jauh dari badan sel saraf terdapat cabang-cabang yang berhubungan dengan dendrit dari sel saraf yang lain. Akson terbungkus oleh beberapa lapis selaput mielin yang banyak mengandung lemak. Selaput mielin disusun oleh sel – sel schwann. Lapisan mielin yang paling luar disebut nerilema. Lapisan tersebut berfungsi melindungi akson dari kerusakan.
  • 9.
    Lanjutan Sel Schwann membentukjaringan yang membantu menyediakan makanan untuk neurit dan membantu regenerasi neurit. Selubung mielin memiliki segmen. Lekukan diantara dua segmen disebut nodus ranvier. Nodus ranvier berfungsi mempercepat transmisi implus saraf. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan implus saraf meloncat dari satu nodus ke nodus lainnya, sehingga implus lebih cepat sampai pada tujuan.
  • 10.
    Lanjutan Pertemuan antara serabutsaraf dari sel saraf yang satu dengan serabut sel saraf yang lain disebut sinapsis. Pada setiap sinapsis terdapa celah sinapsis yang juga sebagai penghubung antara ujung akson salah satu saraf dengan ujung dendrit sel saraf yang lain.
  • 11.
    Lanjutan Pada bagian ujungAkson terdapat kantong yang disebut bulbus akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam penyampaian implus saraf pada sinapsis.
  • 12.
    Macam – macamSel Saraf (Neuron) Macam – macam sel saraf berdasarkan fungsinya. Macam-macam sel saraf berdasarkan strukturnya.
  • 13.
    Macam – macamSel Saraf Berdasarkan Strukturnya Berdasarkan strukturnya, Sel Saraf dibagi menjadi tiga, yaitu Sel Saraf Unipolar, Sel Saraf Biopolar, dan Sel Saraf Multipolar.
  • 14.
    A. Sel SarafUnipolar Neuron unipolar yaitu neuron yang memiliki satu buah akson yang bercabang. Neuron unipolar hanya memiliki satu uluran yang timbul dari badan sel. Misalnya neuron sensorik unipolar yang terdapat pada hewan tingkat rendah.
  • 15.
    B. Sel SarafBiopolar Neuron bipolar yaitu neuron yang memiliki satu akson dan satu dendrit. Neuron bipolar memiliki dua uluran, yaitu akson dan dendrit. Badan selnya berbentuk lonjong dan ulurannya timbul dari dua ujung badan sel. Neuron ini terdapat pada retina (mata), koklea (telinga), dan epitel olfaktori (hidung).
  • 16.
    C. Sel SarafMultipolar Neuron multipolar adalah neuron yang memiliki satu akson dan beberapa dendrit. Penyebaran neuron multipolar ini paling banyak terdapat di dalam tubuh dibandingkan dengan neuron unipolar atau bipolar. Contoh neuron multipolar adalah neuron motorik yang keluar dari sumsum tulang belakang.
  • 17.
    Macam – macamSel Saraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan fungsinya, neuron dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron Konektor (Asosiasi).
  • 18.
    A.Neuron Sensorik Neuron sensorikNeuron sensorik merupakan neuron yang badan selnya bergerombol membentuk ganglia, aksonnya pendek, tetapi dendritnya panjang. Neuron sensorik berhubungan dengan alat indera untuk menerima rangsangan. Sel saraf ini berfungsi menghantar impuls saraf dari alat indera menuju ke otak atau sumsum tulang belakang, sehingga sering dikenal sebagai neuron indera.
  • 19.
    B. Neuron Motorik Neuronmotorik merupakan neuron yang memiliki dendrit yang pendek dan akson yang panjang. Dendrit berhubungan dengan akson lain, sedangkan akson berhubungan dengan efektor yang berupa otot atau kelenjar. Neuron motorik berfungsi membawa impuls dari otak atau sumsum tulang belakang menuju ke otot kelenjar tubuh. Oleh karena itu, neuron ini sering disebut sebagai neuron penggerak.
  • 20.
    C. Neuron Konektor(Asosiasi) Neuron konektor merupakan neuron multipolar yang memiliki dendrit yang pendek, tapi berjumlah banyak, serta akson ada yang panjang dan ada yang pendek. Ujung dendrit dari saraf yang satu berhubungan dengan ujung akson dari saraf yang lain membentuk sinaps. Neuron ini banyak terdapat di sumsum tulang belakang dan otak yang berfungsi meneruskan rangsangan dari neuron sensorik ke neuron motorik.