CIRI CIRI AMPHIBI
Menurut Jasin (1984), Ciri-ciri khusus Amphibi adalah sebagai berikut:
• Bagian tubuhnya terdiri atas kepala(cepal) badan (truncus), dan anggota badan
(extremitas)
• Memiliki dua buah nares (lubang hidung sebelah luar) yang menghubungkan dengan
cavum ori. Padanya terdapat klep untuk menolak air.
• Mata berkelopak yang dapat digerakan: membran timpani terletak disebelah luar.
Mulut bergigi dan berlidah yang dapat dijulurkan ke muka.
• Alat gerak: 2 pasang kaki dan pada beberapa amphibi setiap celah jari kakinya
terdapat selaput renang
Amphibi merupakan tetrapoda atau vertebrata darat yang paling
rendah.Amphibi tidak diragukan lagi berasal dari satu nenek moyang
dengan ikan. Hal ini terjadi pada zaman Davon, transisi dari air ke darat
tampak pada:
• Modifikasi tubuh untuk berjalan didarat, disamping masih memiliki
kemampuan berenang dalam air.
• Tumbuhnya kaki sebagai pengganti beberapa pasang sirip
• Penggantian ingsang oleh paru-paru.
• Merubah sistem sirkulasi untuk keperluan respirasi dengan paru-paru
dan kulit.
• Alat sensorisnya memiliki kemampuan berfungsi baik diudara
maupun di air
Perbedaan dari segi Katak ( Rana sp) Kodok (Bufo sp)
Ukuran Ukuran badan lebih kecil Ukuran badan lebih besar
Bentuk tubuh Langsing memanjang bulat
Permukaan Kulit kulit basah (lembab), tipis, dan halus kulit kering, tebal, dan kasar
Pundi hawa Tidak mempunyai pundi hawa Mempunyai pundi hawa
Penebalan kulit Tidak mengalami penebalan pada kulit Mengalami penebalan oleh zat keratin
Bentuk lidah Lidahnya bercabang Lidahnya tidak bercabang
Selaput renang Selaput renang tidak terlalu jelas Selaput renang tidak terlalu jelas
warna mempunyai warna yang mencolok warnanya kecoklatan
Kelenjar racun
(Granula mucosa)
Tidak semua katak memiliki kelenjar racun Semua kodok memiliki kelenjar racun
Pigmen kulit Kromatofor dan melanophora yang
mengandung pigmen hitam dan coklat serta
liphopora yang mengandung pigmen merah
Hanya memiliki pigmen melanophora
Habitat Hidup didaerah basah dan berair Hidup didaerah kering
Ukuran kaki Lebih panjang ehingga dapat membuat
lompatan yang jauh
Lebih pendek yang menjadikan lompatannya
hanya berjarak pendek
Sistem Sirkulasi (Peredaran Darah)
1. Jantung
2.Antrium Kanan
3. Ventrikal
4.Antrium Kiri
VentrikelAtrium Kanan
Atrium Kiri
Vena pulmonal kiri
Vena pulmonal
kanan
Aorta
Vena cava anterior
kiri Vena cava anterior
kanan
Atrium Kiri
Atrium Kanan
Ventrikel
Sistem Respirasi (Pernapasan)
1. Laring
2. Trakea
3. Bronkus
4. Alveolus
5. Paru-paru
Sistem Digestivus (Pencernaan)
1. Mulut
2. Faring
3. Esophagus
4. Lambung ( gosfer )
5. Usus Halus
6. Usus Besar
7. Retum
8. Kloaka
Usus Halus
Usus Besar
Lambung
Kloaka
Kerongkongan
Hati
Pankreas
Alat Reproduksi dan Eksresi
Jantan
1. CorpusAdiposum
2. Testis
3. Vesika Seminalis
4. Kloaka
5. Ureter
6. Ginjal
Betina
1. Ovum
2. Kloaka
3. Uterus
4. Saluran telur
5. Ovarium
AMPHIBIA - MORPHOLOGY AND ANATOMY
AMPHIBIA - MORPHOLOGY AND ANATOMY
AMPHIBIA - MORPHOLOGY AND ANATOMY

AMPHIBIA - MORPHOLOGY AND ANATOMY

  • 3.
    CIRI CIRI AMPHIBI MenurutJasin (1984), Ciri-ciri khusus Amphibi adalah sebagai berikut: • Bagian tubuhnya terdiri atas kepala(cepal) badan (truncus), dan anggota badan (extremitas) • Memiliki dua buah nares (lubang hidung sebelah luar) yang menghubungkan dengan cavum ori. Padanya terdapat klep untuk menolak air. • Mata berkelopak yang dapat digerakan: membran timpani terletak disebelah luar. Mulut bergigi dan berlidah yang dapat dijulurkan ke muka. • Alat gerak: 2 pasang kaki dan pada beberapa amphibi setiap celah jari kakinya terdapat selaput renang
  • 4.
    Amphibi merupakan tetrapodaatau vertebrata darat yang paling rendah.Amphibi tidak diragukan lagi berasal dari satu nenek moyang dengan ikan. Hal ini terjadi pada zaman Davon, transisi dari air ke darat tampak pada: • Modifikasi tubuh untuk berjalan didarat, disamping masih memiliki kemampuan berenang dalam air. • Tumbuhnya kaki sebagai pengganti beberapa pasang sirip • Penggantian ingsang oleh paru-paru. • Merubah sistem sirkulasi untuk keperluan respirasi dengan paru-paru dan kulit. • Alat sensorisnya memiliki kemampuan berfungsi baik diudara maupun di air
  • 5.
    Perbedaan dari segiKatak ( Rana sp) Kodok (Bufo sp) Ukuran Ukuran badan lebih kecil Ukuran badan lebih besar Bentuk tubuh Langsing memanjang bulat Permukaan Kulit kulit basah (lembab), tipis, dan halus kulit kering, tebal, dan kasar Pundi hawa Tidak mempunyai pundi hawa Mempunyai pundi hawa Penebalan kulit Tidak mengalami penebalan pada kulit Mengalami penebalan oleh zat keratin Bentuk lidah Lidahnya bercabang Lidahnya tidak bercabang Selaput renang Selaput renang tidak terlalu jelas Selaput renang tidak terlalu jelas warna mempunyai warna yang mencolok warnanya kecoklatan Kelenjar racun (Granula mucosa) Tidak semua katak memiliki kelenjar racun Semua kodok memiliki kelenjar racun Pigmen kulit Kromatofor dan melanophora yang mengandung pigmen hitam dan coklat serta liphopora yang mengandung pigmen merah Hanya memiliki pigmen melanophora Habitat Hidup didaerah basah dan berair Hidup didaerah kering Ukuran kaki Lebih panjang ehingga dapat membuat lompatan yang jauh Lebih pendek yang menjadikan lompatannya hanya berjarak pendek
  • 13.
    Sistem Sirkulasi (PeredaranDarah) 1. Jantung 2.Antrium Kanan 3. Ventrikal 4.Antrium Kiri
  • 14.
  • 15.
    Vena pulmonal kiri Venapulmonal kanan Aorta Vena cava anterior kiri Vena cava anterior kanan Atrium Kiri Atrium Kanan Ventrikel
  • 16.
    Sistem Respirasi (Pernapasan) 1.Laring 2. Trakea 3. Bronkus 4. Alveolus 5. Paru-paru
  • 18.
    Sistem Digestivus (Pencernaan) 1.Mulut 2. Faring 3. Esophagus 4. Lambung ( gosfer ) 5. Usus Halus 6. Usus Besar 7. Retum 8. Kloaka
  • 19.
  • 21.
    Alat Reproduksi danEksresi Jantan 1. CorpusAdiposum 2. Testis 3. Vesika Seminalis 4. Kloaka 5. Ureter 6. Ginjal Betina 1. Ovum 2. Kloaka 3. Uterus 4. Saluran telur 5. Ovarium