Kas
 Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai
kegiatan umum perusahaan
• Kas merupakan aktiva lancar yang paling likuid,merupakan media pertukaran standar dan
dasar pengukuran serta akuntansi untuk semua pos-pos lainnya.
• Instrumen Keuangan- Suatu kontrak yang menambah nilai aset atau liabilitas keuangan.
Aset Keuangan Non-Aset Keuangan
Kas
Pinjaman dan Piutang
Investasi pada Sekuritas Utang
Investasu pada Sekutitas Ekuitas
Persediaan
Beban Dibayar Dimuka
Aset Tetap (Properti, Pabrik dan Peralatan)
Aset Tidak Berwujud
Pelaporan Kas
Restrictif Cash (Pembatasan Kas)
• Contoh kas yang disisihkan : kas kecil, penggajian, dan dana deviden.
• Jika jumlah kas yang disisihkan tidak material, maka ketika dilaporkan dalam lap keuangan
tidak dipisah dengan kas reguler.
• Jika jumlahnya material, maka harus dipisahkan dengan kas reguler.
• Kas yang dibatasi diklasifikasikan dalam kelompok aktiva lancar atau aktiva jk panjang
tergantung periode pemakaiannya.
Overdraft Bank
• Overdraft bank terjadi apabila suatu cek ditulis dalam jumlah yang melebihi rekening kas.
• Overdraft bank harus dikelompokkan dalam kelompok kewajiban lancar (utang usaha).
• Jika jumlahnya material maka harus diungkapkan dalam catatan atas lap keuangan.
Ekuivalen Kas
• Merupakan investasi jangka pendek yang sangat likuid, yang (1) segera dapat dikonversi
menjadi kas, (2) begitu dekat dengan jatuh temponya (3 bulan atau kurang).
• Contoh ekuivalen kas : treasury bill, kertas komersial, dan dana pasar uang.
KAS KECIL
Dana kas kecil adalah uang kas yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang
jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek.
Metode pencatatan kas kecil :
a. Metode Imprest
Di dalamsistemini jumlahdalamrekeningkaskecilselalu tetap,yaitusebesaryangdiserahkankepada
kasir kas kecil pada waktu pembentukan kas kecil.
Dalam sistem imprest pencatatan terhadap pengeluaran-pengeluaran kas kecil dilakukan pada saat
pengisian kembali
b. Metode Fluktuasi
Dalammetode ini saldorekening kaskecilselaluberubahsesuaidenganjumlahpengisiankembalidan
pengeluaran-pengeluaran dari kas kecil.
Pada metode ini pencatatan terhadap pengeluaran kas kecil dilakukan setiap terjadi pengeluaran.
Contoh
Pada tanggal 1 April 2008, Perusahaan Carolyn membentuk dana kas kecil dengan jumlah $ 200.
Ikhtisar pengeluaran kas kecil selama April 2008, adalah sebagai berikut :
Apr 2 Biaya pengiriman $ 60
5 Biaya perlengkapan $ 25
8 Biaya perangko $ 33
10 Biaya koran $ 17
14 Biayarupa-rupa $ 36
Dana kas kecil diisi kembali pada tanggal 15 April 2008.
Metode Imprest Metode Fluktuasi
Apr 1 Kas kecil $ 200
Kas $ 200
Apr 1 Kas kecil $ 200
Kas $ 200
tidak ada jurnal 2 By pengiriman $ 60
Kas kecil $ 60
5 By perlengkapan $ 25
Kas kecil $ 25
8 By perangko $ 33
Kas kecil $ 33
10 By koran $ 17
Kas kecil $ 17
14 By rupa-rupa $ 36
Kas kecil $ 36
15 By pengiriman $ 60
By perlengkapan $ 25
By perangko $ 33
By koran $ 17
By rupa-rupa $ 36
Kas $ 171
15 Kas kecil $ 200
Kas $ 200
Rekonsiliasi Bank
Hal-hal yg menimbulkan perbedaan antara saldo kas di bank dan di perusahaan:
• Deposito dalam perjalanan (deposit in transit), yaitu deposito kas akhir bulan yang telah
dicatatdalampembukuanperusahaanuntuksuatubulanbaruditerimadandicatatolehbank
pada bulan berikutnya.
• Cek-cekyangberedar(outstanding check),yaitucek-cekyangditulisolehperusahaandicatat
ketika penulisan cek, akan tetapi belum dicatat oleh bank sampai bulan berikutnya.
• Beban bank. Beban yang sudah dicatat oleh bank thd saldo perusahaan, tetapi perusahaan
belum mengetahui beban-beban ini. Contoh: beban administrasi bulanan, cek kosong (not-
sufficient- funds).
• Kreditbank.Penagihanataudepositoolehbankatas nama perusahaanyangmungkinbelum
diketahui oleh perusahaan. Contoh : penagihan wesel untuk perusahaan dan bunga yang
dihasilkan perusahaan.
• Kesalahan bank atau perusahaan. Kesalahan baik yang dilakukan bank maupun perusahaan
yang dapat menyebabkan saldo bank berbeda dengan saldo perusahaan.
Piutang (Receivable)
Klaim atas uang, barang, atau jasa kepada pelanggan atau pihak-pihak lainnya.
Piutang dagang (trade receivables) jumlahyangterutangolehpelangganuntukbarangdanjasayang
telah diberikan sebagai bagian dari operasi bisnis normal.
Piutang Non-Dagang (Non-trade Receivables)
1. Uang muka kepada karyawan dan staf.
2. Uang muka kepada anak perusahaan.
3. Deposito untuk menutup kemungkinan kerugian dan kerusakan.
4. Deposito sebagai jaminan penyediaan jasa atau pembayaran.
5. Piutang deviden dan bunga.
Pengakuan Piutang Usaha
 Piutang diakui sebesar harga pertukaran.
 Harga pertukaran adalah jumlah yang terutang dari debitor (pelanggan), yang dibuktikan
dengan dokumen bisnis yaitu faktur (invoice).
 Dua faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan harga pertukaran, yaitu :
- diskon dagang
- diskon tunai (diskon penjualan)
Diskon Dagang
 Untuk menghindari perubahan yang sering terjadi dalam katalog;
 Tidak dicatat dalam pembukuan;
 Pembeli ditagih harga bersih.
Diskon Tunai
 Agar pembeli melakukan pembayaran secepatnya;
Perbedaan Metode Kotor & Metode Bersih (Gross Method & Net Method)
Metode Kotor Metode Bersih
Penjualan senilai $10.000, syarat 2/10, n/30;
Piutang usaha
Penjualan
10.000
10.000
Piutang Usaha
Penjualan
9.800
9.800
Pembayaran sebesar $4.000 diterima dalam periode diskon;
Kas
Diskon penjualan
Piutang usaha
3.920
80
4.000
Kas
Piutang usaha
3.920
3.920
Pembayaran sebesar $6.000 diterima setelah periode diskon;
Kas
Piutang usaha
6.000
6.000
Piutang usaha
Diskon penj yg hlg
Kas
Piutang usaha
120
6.000
120
6.000
Penilaian Piutang Usaha
 Piutangdinilaidandilaporkanpadanilairealisasibersih,yaitujumlahbersihyangdiperkirakan
akan diterima dalam bentuk kas.
 Piutang yg jelas-jelas tidak dapat ditagih karena debiturnya lari, meninggal,bangkrut, atau
sebab-sebab lain harus dihapuskan dari rek piutang.
 Penghapusan piutang ini merupakan suatu kerugian.
Metode Pencatatan Piutang Tak Tertagih
1. Metode Penghapusan Langsung
Metode ini biasanyadigunakandalamperusahaan-perusahaankecil,atauperusahaanyg tidakdapat
menaksir kerugian piutang dengan tepat. Tidak ada taksiran kerugian piutang yang dibebankan.
Kerugian piutang diakui pada saat piutang benar-benar tidak dapat ditagih. Piutang yg tidak dapat
ditagih dibebankan pada rekening kerugian piutang.
Jurnal Penghapusan piutang:
Kerugian Piutang tak tertagih xxx
Piutang Usaha xxx
2. Metode Penyisihan
Metode ini digunakan oleh perusahaan yang dapat memperkirakan jumlah piutang yang tidak
tertagih. Setiap periode perusahaan mencadangkan berapa persen dari piutang yang kemungkinan
tidak dapat ditagih. Ketikaterdapatpiutangyang benar-benartidakdapat ditagih,makadibebankan
pada penyisihan yang telah dianggarkan.
Jurnal Pembentukan Cadangan:
Kerugian piutang tak tertagih xxx
Penyisihan Piutang tak tertagih xxx
Jurnal Penghapusan Piutang Tak Tertagih:
Penyisihan Piutang tak tertagihxxx
Piutang usaha xxx
Dasar estimasi penyisihan:
Persentase Penjualan
Menandingkan
Sales --- Bad Debt Expense
Persentase Piutang
Nilai Realisasi Bersih
Receivables - Allowance for Bad Debt
Keterangan Metode
Langsung
Metode Penyisihan
Pembentukan Cadangan - Kerugian piut tak tertagih
(Bad Debt Exp.)
Cad kerug piut tak tertagih
(Allowance for DoubtfullAcc)
Catatan:
1. Pendekatan laba/rugi  % tak
tertagih x saldo pejualan.
2. Pendekatan neraca  a. % tak
tertagih x saldo piutang, b.
Skedul umur piutang
Penghapusan piutang Kerugian piutang tak
tertagih
(Bad Debt Exp.)
Piutang usaha
(Account
Receivable)
Cad kerug piut tak tertagih
(Allowance for Doubtful Acc)
Piutang usaha
(Account Receivable)
Penerimaan Kembali Piutang yang
sudah dihapus:
1. Debitur langsung
membayar
2. Debitur memberitahu
terlebih dahulu kemudian
membayar
Kas (Cash)
Kerug piut tak
tertagih
(Bad Debt Exp.)
Saat menerima
informasi:
Piutang usaha (Acc
Receiv)
kerugian
piutang tak
tertagih
Kas (Cash)
Cad kerug piut tak tertagih
(Allowance for Doubtful Acc.)
Saat menerima informasi:
Piutang usaha (Acc Receiv)
Cad Kerug piut tak tertagih
(Allowance for Doubful Acc)
Saat menerima pelunasan:
Kas (Cash)
Piutang (Acc Receivable)
(Bad Dab Exp.)
Saat menerima
pelunasan:
Kas (Cash)
Piutang (Acc
Receivable)
Piutang Wesel (Wesel Tagih)
 Instrumen yang dapat dinegosiasi;
 Ditandatangani oleh pembuat (maker) dan penerima (payee);
 Wesel berbunga (memiliki suku bunga ditetapkan);
 Wesel tanpa bunga/bunga nol (suku bunga sudah termasuk dalam nilai nominal wesel)
1. Wesel Berbunga (interest bearing note)
Sebuahwesel tertanggal 5Juni 2011 dengannilai nominal Rp.3.000.000,- jangkawaktu3 bulan,
didiskontokankepadaBankpadatanggal 14 Juli 2011 denganbungadiskonto8%.
Dari contohsoal diatas,misalnyawesel tsbberbungasebesar10% setahun.Makajumlahuangyang
akan diterimaperusahaanpadasaatpendiskontoanwesel adalah:
Nilai nominal = Rp. 3.000.000,-
Bunga = Rp. 3.000.000,- x 10% x 3/12 = Rp. 75.000,-
Nilai pd saat JT = Rp. 3.075.000,-
Diskonto = Rp. 3.075.000,- x 8% x 53/360 = (Rp. 36.216,67)
Uang yang diterima = Rp.3.038.783,33
Jurnal :
Kas 3.038.783,33
Piutang wesel 3.000.000
(piutang wesel didiskontokan)
Pendapatan bunga 38.783,33
2. Wesel Tidak Berbunga (zero interest bearing note)
Sebuahwesel tertanggal 5Juni 2011 dengannilai nominal Rp.3.000.000,- jangkawaktu3 bulan,
didiskontokankepadaBankpadatanggal 14 Juli 2011 denganbungadiskonto8%.
Dari contoh soal diatas,maka jumlahuang yang akan diterimaperusahaanpada saat pendiskontoan
wesel adalah:
Nilai pada saat JT = Rp. 3.000.000,-
Diskonto = Rp. 3.000.000,- x 8% x 53/360 = (Rp. 35.333,33)
Uang yang diterima = Rp. 2.964.666,67
Jurnal :
Kas 2.964.666,67
Biaya Bunga 35.333,33
Piutang wesel 3.000.000
(piutang wesel didiskontokan)
Penggunaan Piutang untuk Memenuhi Kebutuhan Kas yg Segera
1. Piutang dipakai sebagai Jaminan
Ketika perusahaan memerlukan uang yang sifatnya segera dapat meminjam ke bank atau lembaga
keuangan lain dengan menjaminkan piutang dagang. Meskipun telah dijaminkan, perusahaan harus
tetap berusaha untuk menagih piutang ke langganan. Hasil dari penagihan tsb digunakan untuk
melunasi pinjaman ke bank.
2. Penjualan Piutang (Factoring) / Anjak Piutang
 Factoring adalah penjualan piutang usaha oleh perusahaan kepada Bank atau lembaga
keuangan lain.
 Factor adalah lembaga keuangan atau bank yang membeli piutang dari perusahaan untuk
mendapatkan fee dan kemudian menagih piutang secara langsung kepada pelanggana.
 Piutang dapat dijual atas dasar tanggung renteng atau tanpa tanggung renteng.
Penjualan tanpa tanggung renteng
 Pembeli piutang menanggung resiko ketertagihan piutang dan setiap kerugian kredit.
 Pada saat penjualan, penjual menjurnal debet kas dan kredit piutang usaha, sedangkanjika
ada diskon, retur, potongan penjualan, biaya pembiayaan dan sebagainya diakui sebagai
kerugian atas penjualan piutang.
Penjualan dengan tanggung renteng
 Jika piutang dijual dengan tanggung renteng, maka penjual piutang menjamin pembayaran
kepada pembeli seandainya debitor tidak mampu membayar utangnya.
 Dalampendekatanini,setiappihakyangterlibatmengakuiaktivadankewajibanyangmereka
kendalikan setelah penjualan.
Terdapat 3 (tiga) isu khusus terkait akuntansi dan pelaporan piutang, yaitu:
1.Fair Value Option; Perusahaan memiliki pilihanuntukmencatatnilai wajardalamrekeningmereka
untuk sebagian besar aset dan kewajiban, termasuk piutang. [6]
The IASB percaya bahwa pengukuran nilai wajar untuk instrumen keuangan memberikan informasi
yanglebihrelevandanmudahdipahamidaripadabiayahistoriskarenamencerminkanarusnilaisetara
kas dari instrumen keuangan.
2.Derecognition of receivables; Perusahaan dapat mengalihkan (misalnya, menjual) piutang kepada
perusahaan lain untuk memperoleh kas. Alasan-alasannya:
 Kompetisi.
 Menjual piutang karena kekurangan kas.
 Penagihan yang memakan waktu dan biaya yang mahal.
3.Presentation and analysis.
1. Mengidentifikasi dalam laporan posisi keuangan atau dalam catatan setiap jenis utama
piutang.
2. Melaporkan piutang jangka pendek di aset lancar.
3. Melaporkan nilai bruto piutang dan penyisihan piutang tak tertagih.
4. Melaporkan beban piutang tak tertagih dan beban imbalan jasa sebagai beban penjualan.
5. Melaporkan pendapatan bunga pada bagian lain-lain non operasional.
Contoh Soal
Balance Bar Co. memberikan pinjaman kepada Bio Foods dan menerima wesel bernilai $100,000
berjangkawaktu5tahun,berbunga8%pertahun.Bungaefektifuntukwesel yangserupaadalah10%.
Bagaimana jurnal penerimaan wesel yang harus dibuat?
Jawab:
Present value pokok:
$100,000 (PVF5, 10%) = $100,000 x .62092 = $ 62,092
Present value bunga:
$8,000 (PVF5, 10%) = $8,000 x 3.79079 = 30,326
Present value wesel $ 92,418
10% nilai
Kas yg Pendptn Amortisasi buku
diterima bunga diskonto wesel
Tanggal Penerbitan 92,418$
Akhir tahun 1 8,000 9,242$ 1,242$ 93,660
Akhir tahun 2 8,000 9,366 1,366 95,026
Akhir tahun 3 8,000 9,503 1,503 96,529
Akhir tahun 4 8,000 9,653 1,653 98,182
Akhir tahun 5 8,000 9,818 1,818 100,000
40,000 47,582 7,582
Tanggal Keterangan Debit Credit
Jan. th. 1 Wesel tagih 100,000
Diskonto atas wesel tagih 7,582
Kas 92,418
Des. th. 1 Kas 8,000
Diskonto atas wesel tagih 1,242
Pendapatan bunga 9,242
($92,418 x 10%)
Contoh
Saldo piutang PT SI per 1 Januari 2015 sebesar 85.000.000 dengan saldo allowance for Uncollectible
sebesar 5.000.000 (Kredit). Berikut adalah transaksi terkait piutang selama tahun 2015:
10 Jan Menerima piutang yang sudah dihapukan tahun 2012 sebesar 6.500.000
20 Jan Melakukan penjualan senilai 40.000.000 dengan syarat 1/20, n/60
5 Feb Menerima pelunasan setengah piutang dari penjualan tanggal 20 Januari
20 Feb Menghapuskan piutang sebesar 3.500.000
21 Mar Sebagian piutang dari penjualan tanggal 20 Januari, dilunasi dengan Note Receivable:
a. Note Receivable 12%,120 hari nominal 10.000.000
b. Note Receivable 6%,60 hari nominal 4.000.000
c. Note Receivable 10%,90hari nominal 6.000.000
21 Apr Note Receivable 10%, 90 hari didiskontokan ke bank dengan tarif diskonto 15%
18 Agus Menerima pelunasan 10.000.000, Note Receivable 12%, 60 hari
Diminta: Buatlah jurnal yang diperlukan untuk mencatat transaksi tersebut !
Jawab:
Tanggal Keterangan Debit Kredit
Jan 10 Accounts Receiv. 6.500.000
Allow. For BD 6.500.000
Cash 6.500.000
Accounts Receiv. 6.500.000
Jan 20 Accounts receiv. 40.000.000
Sales 40.000.000
Feb 5 Cash 19.800.000
Sales Discount 200.000
Accounts Receiv. 20.000.000
Feb 20 Allow. For BD 3.500.000
Accounts Receiv. 3.500.000
Mar 21 Notes Receivabl. 20.000.000
Accounts Receiv. 20.000.000
April 21 Cash 5.898.750
Interest Expense 101.250
Notes Receiv. 6.000.000
Agust 18 Cash 10.000.000
Interest Revenue 200.000
Notes Receiv. 9.800.000
Rangkuman Materi Akuntansi Keuangan Menengah Kas dan Piutang (Cash and Receivables) Disusun oleh: Muhammad Rafi Kambara

Rangkuman Materi Akuntansi Keuangan Menengah Kas dan Piutang (Cash and Receivables) Disusun oleh: Muhammad Rafi Kambara

  • 1.
    Kas  Kas merupakanalat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum perusahaan • Kas merupakan aktiva lancar yang paling likuid,merupakan media pertukaran standar dan dasar pengukuran serta akuntansi untuk semua pos-pos lainnya. • Instrumen Keuangan- Suatu kontrak yang menambah nilai aset atau liabilitas keuangan. Aset Keuangan Non-Aset Keuangan Kas Pinjaman dan Piutang Investasi pada Sekuritas Utang Investasu pada Sekutitas Ekuitas Persediaan Beban Dibayar Dimuka Aset Tetap (Properti, Pabrik dan Peralatan) Aset Tidak Berwujud Pelaporan Kas Restrictif Cash (Pembatasan Kas) • Contoh kas yang disisihkan : kas kecil, penggajian, dan dana deviden. • Jika jumlah kas yang disisihkan tidak material, maka ketika dilaporkan dalam lap keuangan tidak dipisah dengan kas reguler. • Jika jumlahnya material, maka harus dipisahkan dengan kas reguler. • Kas yang dibatasi diklasifikasikan dalam kelompok aktiva lancar atau aktiva jk panjang tergantung periode pemakaiannya. Overdraft Bank • Overdraft bank terjadi apabila suatu cek ditulis dalam jumlah yang melebihi rekening kas. • Overdraft bank harus dikelompokkan dalam kelompok kewajiban lancar (utang usaha). • Jika jumlahnya material maka harus diungkapkan dalam catatan atas lap keuangan. Ekuivalen Kas • Merupakan investasi jangka pendek yang sangat likuid, yang (1) segera dapat dikonversi menjadi kas, (2) begitu dekat dengan jatuh temponya (3 bulan atau kurang). • Contoh ekuivalen kas : treasury bill, kertas komersial, dan dana pasar uang. KAS KECIL Dana kas kecil adalah uang kas yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek. Metode pencatatan kas kecil : a. Metode Imprest Di dalamsistemini jumlahdalamrekeningkaskecilselalu tetap,yaitusebesaryangdiserahkankepada kasir kas kecil pada waktu pembentukan kas kecil. Dalam sistem imprest pencatatan terhadap pengeluaran-pengeluaran kas kecil dilakukan pada saat pengisian kembali b. Metode Fluktuasi Dalammetode ini saldorekening kaskecilselaluberubahsesuaidenganjumlahpengisiankembalidan pengeluaran-pengeluaran dari kas kecil.
  • 2.
    Pada metode inipencatatan terhadap pengeluaran kas kecil dilakukan setiap terjadi pengeluaran. Contoh Pada tanggal 1 April 2008, Perusahaan Carolyn membentuk dana kas kecil dengan jumlah $ 200. Ikhtisar pengeluaran kas kecil selama April 2008, adalah sebagai berikut : Apr 2 Biaya pengiriman $ 60 5 Biaya perlengkapan $ 25 8 Biaya perangko $ 33 10 Biaya koran $ 17 14 Biayarupa-rupa $ 36 Dana kas kecil diisi kembali pada tanggal 15 April 2008. Metode Imprest Metode Fluktuasi Apr 1 Kas kecil $ 200 Kas $ 200 Apr 1 Kas kecil $ 200 Kas $ 200 tidak ada jurnal 2 By pengiriman $ 60 Kas kecil $ 60 5 By perlengkapan $ 25 Kas kecil $ 25 8 By perangko $ 33 Kas kecil $ 33 10 By koran $ 17 Kas kecil $ 17 14 By rupa-rupa $ 36 Kas kecil $ 36 15 By pengiriman $ 60 By perlengkapan $ 25 By perangko $ 33 By koran $ 17 By rupa-rupa $ 36 Kas $ 171 15 Kas kecil $ 200 Kas $ 200 Rekonsiliasi Bank Hal-hal yg menimbulkan perbedaan antara saldo kas di bank dan di perusahaan: • Deposito dalam perjalanan (deposit in transit), yaitu deposito kas akhir bulan yang telah dicatatdalampembukuanperusahaanuntuksuatubulanbaruditerimadandicatatolehbank pada bulan berikutnya. • Cek-cekyangberedar(outstanding check),yaitucek-cekyangditulisolehperusahaandicatat ketika penulisan cek, akan tetapi belum dicatat oleh bank sampai bulan berikutnya. • Beban bank. Beban yang sudah dicatat oleh bank thd saldo perusahaan, tetapi perusahaan belum mengetahui beban-beban ini. Contoh: beban administrasi bulanan, cek kosong (not- sufficient- funds).
  • 3.
    • Kreditbank.Penagihanataudepositoolehbankatas namaperusahaanyangmungkinbelum diketahui oleh perusahaan. Contoh : penagihan wesel untuk perusahaan dan bunga yang dihasilkan perusahaan. • Kesalahan bank atau perusahaan. Kesalahan baik yang dilakukan bank maupun perusahaan yang dapat menyebabkan saldo bank berbeda dengan saldo perusahaan. Piutang (Receivable) Klaim atas uang, barang, atau jasa kepada pelanggan atau pihak-pihak lainnya. Piutang dagang (trade receivables) jumlahyangterutangolehpelangganuntukbarangdanjasayang telah diberikan sebagai bagian dari operasi bisnis normal. Piutang Non-Dagang (Non-trade Receivables) 1. Uang muka kepada karyawan dan staf. 2. Uang muka kepada anak perusahaan. 3. Deposito untuk menutup kemungkinan kerugian dan kerusakan. 4. Deposito sebagai jaminan penyediaan jasa atau pembayaran. 5. Piutang deviden dan bunga. Pengakuan Piutang Usaha  Piutang diakui sebesar harga pertukaran.  Harga pertukaran adalah jumlah yang terutang dari debitor (pelanggan), yang dibuktikan dengan dokumen bisnis yaitu faktur (invoice).  Dua faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan harga pertukaran, yaitu : - diskon dagang - diskon tunai (diskon penjualan) Diskon Dagang  Untuk menghindari perubahan yang sering terjadi dalam katalog;  Tidak dicatat dalam pembukuan;  Pembeli ditagih harga bersih. Diskon Tunai  Agar pembeli melakukan pembayaran secepatnya;
  • 4.
    Perbedaan Metode Kotor& Metode Bersih (Gross Method & Net Method) Metode Kotor Metode Bersih Penjualan senilai $10.000, syarat 2/10, n/30; Piutang usaha Penjualan 10.000 10.000 Piutang Usaha Penjualan 9.800 9.800 Pembayaran sebesar $4.000 diterima dalam periode diskon; Kas Diskon penjualan Piutang usaha 3.920 80 4.000 Kas Piutang usaha 3.920 3.920 Pembayaran sebesar $6.000 diterima setelah periode diskon; Kas Piutang usaha 6.000 6.000 Piutang usaha Diskon penj yg hlg Kas Piutang usaha 120 6.000 120 6.000 Penilaian Piutang Usaha  Piutangdinilaidandilaporkanpadanilairealisasibersih,yaitujumlahbersihyangdiperkirakan akan diterima dalam bentuk kas.  Piutang yg jelas-jelas tidak dapat ditagih karena debiturnya lari, meninggal,bangkrut, atau sebab-sebab lain harus dihapuskan dari rek piutang.  Penghapusan piutang ini merupakan suatu kerugian. Metode Pencatatan Piutang Tak Tertagih 1. Metode Penghapusan Langsung Metode ini biasanyadigunakandalamperusahaan-perusahaankecil,atauperusahaanyg tidakdapat menaksir kerugian piutang dengan tepat. Tidak ada taksiran kerugian piutang yang dibebankan. Kerugian piutang diakui pada saat piutang benar-benar tidak dapat ditagih. Piutang yg tidak dapat ditagih dibebankan pada rekening kerugian piutang. Jurnal Penghapusan piutang: Kerugian Piutang tak tertagih xxx Piutang Usaha xxx 2. Metode Penyisihan
  • 5.
    Metode ini digunakanoleh perusahaan yang dapat memperkirakan jumlah piutang yang tidak tertagih. Setiap periode perusahaan mencadangkan berapa persen dari piutang yang kemungkinan tidak dapat ditagih. Ketikaterdapatpiutangyang benar-benartidakdapat ditagih,makadibebankan pada penyisihan yang telah dianggarkan. Jurnal Pembentukan Cadangan: Kerugian piutang tak tertagih xxx Penyisihan Piutang tak tertagih xxx Jurnal Penghapusan Piutang Tak Tertagih: Penyisihan Piutang tak tertagihxxx Piutang usaha xxx Dasar estimasi penyisihan: Persentase Penjualan Menandingkan Sales --- Bad Debt Expense Persentase Piutang Nilai Realisasi Bersih Receivables - Allowance for Bad Debt Keterangan Metode Langsung Metode Penyisihan Pembentukan Cadangan - Kerugian piut tak tertagih (Bad Debt Exp.) Cad kerug piut tak tertagih (Allowance for DoubtfullAcc) Catatan: 1. Pendekatan laba/rugi  % tak tertagih x saldo pejualan. 2. Pendekatan neraca  a. % tak tertagih x saldo piutang, b. Skedul umur piutang Penghapusan piutang Kerugian piutang tak tertagih (Bad Debt Exp.) Piutang usaha (Account Receivable) Cad kerug piut tak tertagih (Allowance for Doubtful Acc) Piutang usaha (Account Receivable) Penerimaan Kembali Piutang yang sudah dihapus: 1. Debitur langsung membayar 2. Debitur memberitahu terlebih dahulu kemudian membayar Kas (Cash) Kerug piut tak tertagih (Bad Debt Exp.) Saat menerima informasi: Piutang usaha (Acc Receiv) kerugian piutang tak tertagih Kas (Cash) Cad kerug piut tak tertagih (Allowance for Doubtful Acc.) Saat menerima informasi: Piutang usaha (Acc Receiv) Cad Kerug piut tak tertagih (Allowance for Doubful Acc) Saat menerima pelunasan: Kas (Cash) Piutang (Acc Receivable)
  • 6.
    (Bad Dab Exp.) Saatmenerima pelunasan: Kas (Cash) Piutang (Acc Receivable) Piutang Wesel (Wesel Tagih)  Instrumen yang dapat dinegosiasi;  Ditandatangani oleh pembuat (maker) dan penerima (payee);  Wesel berbunga (memiliki suku bunga ditetapkan);  Wesel tanpa bunga/bunga nol (suku bunga sudah termasuk dalam nilai nominal wesel) 1. Wesel Berbunga (interest bearing note) Sebuahwesel tertanggal 5Juni 2011 dengannilai nominal Rp.3.000.000,- jangkawaktu3 bulan, didiskontokankepadaBankpadatanggal 14 Juli 2011 denganbungadiskonto8%. Dari contohsoal diatas,misalnyawesel tsbberbungasebesar10% setahun.Makajumlahuangyang akan diterimaperusahaanpadasaatpendiskontoanwesel adalah: Nilai nominal = Rp. 3.000.000,- Bunga = Rp. 3.000.000,- x 10% x 3/12 = Rp. 75.000,- Nilai pd saat JT = Rp. 3.075.000,- Diskonto = Rp. 3.075.000,- x 8% x 53/360 = (Rp. 36.216,67) Uang yang diterima = Rp.3.038.783,33 Jurnal : Kas 3.038.783,33 Piutang wesel 3.000.000 (piutang wesel didiskontokan) Pendapatan bunga 38.783,33 2. Wesel Tidak Berbunga (zero interest bearing note) Sebuahwesel tertanggal 5Juni 2011 dengannilai nominal Rp.3.000.000,- jangkawaktu3 bulan, didiskontokankepadaBankpadatanggal 14 Juli 2011 denganbungadiskonto8%. Dari contoh soal diatas,maka jumlahuang yang akan diterimaperusahaanpada saat pendiskontoan wesel adalah: Nilai pada saat JT = Rp. 3.000.000,- Diskonto = Rp. 3.000.000,- x 8% x 53/360 = (Rp. 35.333,33) Uang yang diterima = Rp. 2.964.666,67 Jurnal : Kas 2.964.666,67 Biaya Bunga 35.333,33 Piutang wesel 3.000.000 (piutang wesel didiskontokan) Penggunaan Piutang untuk Memenuhi Kebutuhan Kas yg Segera 1. Piutang dipakai sebagai Jaminan Ketika perusahaan memerlukan uang yang sifatnya segera dapat meminjam ke bank atau lembaga keuangan lain dengan menjaminkan piutang dagang. Meskipun telah dijaminkan, perusahaan harus tetap berusaha untuk menagih piutang ke langganan. Hasil dari penagihan tsb digunakan untuk melunasi pinjaman ke bank.
  • 7.
    2. Penjualan Piutang(Factoring) / Anjak Piutang  Factoring adalah penjualan piutang usaha oleh perusahaan kepada Bank atau lembaga keuangan lain.  Factor adalah lembaga keuangan atau bank yang membeli piutang dari perusahaan untuk mendapatkan fee dan kemudian menagih piutang secara langsung kepada pelanggana.  Piutang dapat dijual atas dasar tanggung renteng atau tanpa tanggung renteng. Penjualan tanpa tanggung renteng  Pembeli piutang menanggung resiko ketertagihan piutang dan setiap kerugian kredit.  Pada saat penjualan, penjual menjurnal debet kas dan kredit piutang usaha, sedangkanjika ada diskon, retur, potongan penjualan, biaya pembiayaan dan sebagainya diakui sebagai kerugian atas penjualan piutang. Penjualan dengan tanggung renteng  Jika piutang dijual dengan tanggung renteng, maka penjual piutang menjamin pembayaran kepada pembeli seandainya debitor tidak mampu membayar utangnya.  Dalampendekatanini,setiappihakyangterlibatmengakuiaktivadankewajibanyangmereka kendalikan setelah penjualan. Terdapat 3 (tiga) isu khusus terkait akuntansi dan pelaporan piutang, yaitu: 1.Fair Value Option; Perusahaan memiliki pilihanuntukmencatatnilai wajardalamrekeningmereka untuk sebagian besar aset dan kewajiban, termasuk piutang. [6] The IASB percaya bahwa pengukuran nilai wajar untuk instrumen keuangan memberikan informasi yanglebihrelevandanmudahdipahamidaripadabiayahistoriskarenamencerminkanarusnilaisetara kas dari instrumen keuangan. 2.Derecognition of receivables; Perusahaan dapat mengalihkan (misalnya, menjual) piutang kepada perusahaan lain untuk memperoleh kas. Alasan-alasannya:  Kompetisi.  Menjual piutang karena kekurangan kas.  Penagihan yang memakan waktu dan biaya yang mahal. 3.Presentation and analysis. 1. Mengidentifikasi dalam laporan posisi keuangan atau dalam catatan setiap jenis utama piutang. 2. Melaporkan piutang jangka pendek di aset lancar. 3. Melaporkan nilai bruto piutang dan penyisihan piutang tak tertagih. 4. Melaporkan beban piutang tak tertagih dan beban imbalan jasa sebagai beban penjualan. 5. Melaporkan pendapatan bunga pada bagian lain-lain non operasional. Contoh Soal Balance Bar Co. memberikan pinjaman kepada Bio Foods dan menerima wesel bernilai $100,000 berjangkawaktu5tahun,berbunga8%pertahun.Bungaefektifuntukwesel yangserupaadalah10%. Bagaimana jurnal penerimaan wesel yang harus dibuat? Jawab: Present value pokok: $100,000 (PVF5, 10%) = $100,000 x .62092 = $ 62,092 Present value bunga: $8,000 (PVF5, 10%) = $8,000 x 3.79079 = 30,326
  • 8.
    Present value wesel$ 92,418 10% nilai Kas yg Pendptn Amortisasi buku diterima bunga diskonto wesel Tanggal Penerbitan 92,418$ Akhir tahun 1 8,000 9,242$ 1,242$ 93,660 Akhir tahun 2 8,000 9,366 1,366 95,026 Akhir tahun 3 8,000 9,503 1,503 96,529 Akhir tahun 4 8,000 9,653 1,653 98,182 Akhir tahun 5 8,000 9,818 1,818 100,000 40,000 47,582 7,582 Tanggal Keterangan Debit Credit Jan. th. 1 Wesel tagih 100,000 Diskonto atas wesel tagih 7,582 Kas 92,418 Des. th. 1 Kas 8,000 Diskonto atas wesel tagih 1,242 Pendapatan bunga 9,242 ($92,418 x 10%)
  • 9.
    Contoh Saldo piutang PTSI per 1 Januari 2015 sebesar 85.000.000 dengan saldo allowance for Uncollectible sebesar 5.000.000 (Kredit). Berikut adalah transaksi terkait piutang selama tahun 2015: 10 Jan Menerima piutang yang sudah dihapukan tahun 2012 sebesar 6.500.000 20 Jan Melakukan penjualan senilai 40.000.000 dengan syarat 1/20, n/60 5 Feb Menerima pelunasan setengah piutang dari penjualan tanggal 20 Januari 20 Feb Menghapuskan piutang sebesar 3.500.000 21 Mar Sebagian piutang dari penjualan tanggal 20 Januari, dilunasi dengan Note Receivable: a. Note Receivable 12%,120 hari nominal 10.000.000 b. Note Receivable 6%,60 hari nominal 4.000.000 c. Note Receivable 10%,90hari nominal 6.000.000 21 Apr Note Receivable 10%, 90 hari didiskontokan ke bank dengan tarif diskonto 15% 18 Agus Menerima pelunasan 10.000.000, Note Receivable 12%, 60 hari Diminta: Buatlah jurnal yang diperlukan untuk mencatat transaksi tersebut ! Jawab: Tanggal Keterangan Debit Kredit Jan 10 Accounts Receiv. 6.500.000 Allow. For BD 6.500.000 Cash 6.500.000 Accounts Receiv. 6.500.000 Jan 20 Accounts receiv. 40.000.000 Sales 40.000.000 Feb 5 Cash 19.800.000 Sales Discount 200.000 Accounts Receiv. 20.000.000 Feb 20 Allow. For BD 3.500.000 Accounts Receiv. 3.500.000 Mar 21 Notes Receivabl. 20.000.000 Accounts Receiv. 20.000.000 April 21 Cash 5.898.750 Interest Expense 101.250 Notes Receiv. 6.000.000 Agust 18 Cash 10.000.000 Interest Revenue 200.000 Notes Receiv. 9.800.000