Mugni Sulaeman
1213.02.027
Spermatogenesis
Wildan yatim, 1990. Peralihan dari bakal sel
 kelamin yang aktif membelah ke sperma
 yang masak serta menyangkut berbagai
 macam perubahan struktur yang
 berlangsung secara
 berurutan.Spermatogenesis berlangsung
 pada tubulus seminiferus dan diatur oleh
 hormone gonadtotropin dan testosterone
Tahap pembentukan spermatozoa dibagi
  atas tiga tahap yaitu :
1. Spermatocytogenesis
  Merupakan spermatogonia yang
  mengalami mitosis berkali-kali yang akan
  menjadi spermatosit primer.
  Spermatogonia merupakan struktur primitif
  dan dapat melakukan reproduksi
  (membelah) dengan cara mitosis.
2. Tahapan Meiois

Spermatosit I (primer) menjauh dari lamina
 basalis, sitoplasma makin banyak dan segera
 mengalami meiosis I yang kemudian diikuti
 dengan meiosis II.
Sitokenesis pada meiosis I dan II ternyata tidak
 membagi sel benih yang lengkap
 terpisah, tapi masih berhubungan sesame
 lewat suatu jembatan (Interceluler
 bridge).Dibandingkan dengan spermatosit
 I, spermatosit II memiliki inti yang gelap.
3. Tahapan Spermiogenesis

Merupakan transformasi spermatid menjadi
 spermatozoa yang meliputi 4 fase yaitu fase
 golgi, fase tutup, fase akrosom dan fase
 pematangan. Hasil akhir berupa empat
 spermatozoa masak. Dua spermatozoa akan
 membawa kromosom penentu jenis kelamin
 wanita “X”. Apabila salah satu dari
 spermatozoa ini bersatu dengan ovum, maka
 pola sel somatik manusia yang 23 pasang
 kromosom itu akan dipertahankan.
• Kepala (caput), tidak hanya mengandung inti
  (nukleus) dengan kromosom dan bahan
  genetiknya, tetapi juga ditutup oleh akrosom yang
  mengandung enzim hialuronidase yang
  mempermudah fertilisasi ovum.
• Leher (servix), menghubungkan kepala dengan
  badan.
• Badan (corpus), bertanggungjawab untuk
  memproduksi tenaga yang dibutuhkan untuk
  motilitas.
• Ekor (cauda), berfungsi untuk mendorong
  spermatozoa masak ke dalam vas defern dan
  ductus ejakulotorius.
 Sel-Sel  Kelamin Primordial
Sel-sel kelamin primordial mula-mula terlihat di
 dalam ektoderm embrional dari saccus
 vitellinus, dan mengadakan migrasi ke
 epitelium germinativum kira-kira pada minggu
 ke 6 kehidupan intrauteri.Masing-masing sel
 kelamin primordial (oogonium) dikelilingi oleh
 sel-sel pregranulosa yang melindungi dan
 memberi nutrien oogonium dan secara
 bersama-sama membentuk folikel primordial.
   Folikel Primordial
Folikel primordial mengadakan migrasi ke stroma
 cortex ovarium dan folikel ini dihasilkan sebanyak
 200.000.Sejumlah folikel primordial berupaya
 berkembang selama kehidupan intrauteri dan
 selama masa kanak-kanak, tetapi tidak satupun
 mencapai pemasakan. Pada waktu pubertas satu
 folikel dapat menyelesaikan proses pemasakan
 dan disebut folikel de Graaf dimana didalamnya
 terdapat sel kelamin yang disebut oosit primer.
 Oosit   Primer

Inti (nukleus) oosit primer mengandung 23
  pasang kromosom (2n).Satu pasang
  kromosom merupakan kromosom yang
  menentukan jenis kelamin, dan disebut
  kromosom XX. Kromosom-kromosom yang
  lain disebut autosom. Satu kromosom terdiri
  dari dua kromatin.Kromatin membawa gen-
  gen yang disebut DNA.
   Pembelahan Meiosis Pertama
Meiosis terjadi di dalam ovarium ketika folikel de
 Graaf mengalami pemasakan dan selesai sebelum
 terjadi ovulasi. Inti oosit atau ovum membelah
 sehingga kromosom terpisah dan terbentuk dua
 set yang masing-masing mengandung 23
 kromosom. Satu set tetap lebih besar dibanding
 yang lain karena mengandung seluruh
 sitoplasma, sel ini disebut oosit sekunder. Sel yang
 lebih kecil disebut badan polar pertama. Kadang-
 kadang badan polar primer ini dapat membelah diri
 dan secara normal akan mengalami degenerasi.
   Oosit Sekunder

Pembelahan meiosis kedua biasanya terjadi hanya
 apabila kepala spermatozoa menembus zona
 pellucida oosit (ovum).Oosit sekunder membelah
 membentuk ovum masak dan satu badan polar
 lagi, sehingga terbentuk dua atau tiga badan polar
 dan satu ovum matur, semua mengandung bahan
 genetik yang berbeda.Ketiga badan polar tersebut
 secara normal mengalami degenerasi.Ovum yang
 masak yang telah mengalami fertilisasi mulai
 mengalami perkembangan embrional.
 Menurut    Sri Sudarwati (1990) fertilisasi
  merupakan proses peleburan dua macam
  gamet sehingga terbentuk suatu individu
  baru dengan sifat genetic yang berasal
  dari kedua parentalnya.
 Sedangkan menurut Wildan Yatim (1990)
  fertilisasi merupakan masuknya
  spermatozoa kedalam ovum.Setelah
  spermatozoa masuk, ovum dapat tumbuh
  menjadi individu baru.
 Proseskehamilan adalah proses dimana
 bertemunya sel telur dengan sel sperma
 hingga terjadi pembuahan. Proses kehamilan
 (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau
 280 hari dihitung dari hari pertama
 menstruasi terakhir. Usia kehamilan sendiri
 adalah 38 minggu, karena dihitung mulai dari
 tanggal konsepsi (tanggal bersatunya sperma
 dengan telur), yang terjadi dua minggu
 setelahnya.
Dalam dunia kedokteran, proses kehamilan
  dibagi menjadi tiga fase sesuai dengan
   pertumbuhan fisik bayi.Masing-masing
       fase tersebut disebut trimester.
Dalam fase ini ada tiga periode penting
pertumbuhan mulai dari periode
germinal sampai periode terbentuknya
fetus.
Periode Germinal (Minggu 0 – 3)
Periode Embrio (Minggu 3 – 8 )
Periode Fetus (Minggu 9 – 12)
Pada trimester kedua ini terjadi peningkatan
 perkembangan janin.Pada minggu ke-18 kita bisa
 melakukan pemeriksaan dengan ultrasongrafi
 (USG) untuk mengecek kesempurnaan
 janin, posisi plasenta dan kemungkinan bayi
 kembar.Jaringan kuku, kulit dan rambut
 berkembang dan mengeras pada minggu ke 20 –
 21.Indera penglihatan dan pendengaran janin
 mulai berfungsi.Kelopak mata sudah dapat
 membuka dan menutup.Janin (fetus) mulai tampak
 sebagai sosok manusia dengan panjang 30 cm.
Dalam trimester ini semua organ tubuh tumbuh
 dengan sempurna.Janin menunjukkan
 aktivitas motorik yang terkoordinasi seperti
 menendang atau menonjok serta dia sudah
 memiliki periode tidur dan bangun.Masa
 tidurnya jauh lebih lama dibandingkan masa
 bangun.Paru-paru berkembang pesat
 menjadi sempurna.Pada bulan ke-9 ini , janin
 mengambil posisi kepala di bawah dan siap
 untuk dilahirkan. Berat bayi lahir berkisar
 antara 3 -3,5 kg dengan panjang 50 cm.
 Kelahiran   bayi dibagi dalam beberapa
  tahap:
1. Tahap pertama, proses persiapan
   persalinan.
2. Tahap kedua adalah kelahiran bayi yang
   keluar dengan selamat.
3. Tahap ketiga, pengeluaran plasenta.
4. Tahap keempat adalah observasi
   terhadap ibu selama satu jam usai
   plasenta keluar.
   Tahap awal pembentukan individu baru, dimulai dengan
    pematangan sel-sel gonad pada jantan dan betina.
    Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma dan
    oogenesis adalah proses pembentukan ovum.
   Fertilisasi merupakan proses peleburan dua macam gamet
    sehingga terbentuk suatu individu baru dengan sifat genetic
    yang berasal dari kedua parentalnya.
   Proses kehamilan adalah proses dimana bertemunya sel telur
    dengan sel sperma hingga terjadi pembuahan. Proses
    kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau 280
    hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir.
   Kelahiran bayi dibagi dalam beberapa tahap. Tahap
    pertama, proses persiapan persalinan. Dalam tahap ini terjadi
    pembukaan (dilatasi) mulut rahim sampai penuh.
    Selanjutnya, tahap kedua adalah kelahiran bayi yang keluar
    dengan selamat. Tahap ketiga, pengeluaran plasenta. Tahap
    berikutnya adalah observasi terhadap ibu selama satu jam
    usai plasenta keluar.
Proses terjadinya manusia berdasarkan IPTEK

Proses terjadinya manusia berdasarkan IPTEK

  • 1.
  • 2.
    Spermatogenesis Wildan yatim, 1990.Peralihan dari bakal sel kelamin yang aktif membelah ke sperma yang masak serta menyangkut berbagai macam perubahan struktur yang berlangsung secara berurutan.Spermatogenesis berlangsung pada tubulus seminiferus dan diatur oleh hormone gonadtotropin dan testosterone
  • 3.
    Tahap pembentukan spermatozoadibagi atas tiga tahap yaitu : 1. Spermatocytogenesis Merupakan spermatogonia yang mengalami mitosis berkali-kali yang akan menjadi spermatosit primer. Spermatogonia merupakan struktur primitif dan dapat melakukan reproduksi (membelah) dengan cara mitosis.
  • 4.
    2. Tahapan Meiois SpermatositI (primer) menjauh dari lamina basalis, sitoplasma makin banyak dan segera mengalami meiosis I yang kemudian diikuti dengan meiosis II. Sitokenesis pada meiosis I dan II ternyata tidak membagi sel benih yang lengkap terpisah, tapi masih berhubungan sesame lewat suatu jembatan (Interceluler bridge).Dibandingkan dengan spermatosit I, spermatosit II memiliki inti yang gelap.
  • 5.
    3. Tahapan Spermiogenesis Merupakantransformasi spermatid menjadi spermatozoa yang meliputi 4 fase yaitu fase golgi, fase tutup, fase akrosom dan fase pematangan. Hasil akhir berupa empat spermatozoa masak. Dua spermatozoa akan membawa kromosom penentu jenis kelamin wanita “X”. Apabila salah satu dari spermatozoa ini bersatu dengan ovum, maka pola sel somatik manusia yang 23 pasang kromosom itu akan dipertahankan.
  • 6.
    • Kepala (caput),tidak hanya mengandung inti (nukleus) dengan kromosom dan bahan genetiknya, tetapi juga ditutup oleh akrosom yang mengandung enzim hialuronidase yang mempermudah fertilisasi ovum. • Leher (servix), menghubungkan kepala dengan badan. • Badan (corpus), bertanggungjawab untuk memproduksi tenaga yang dibutuhkan untuk motilitas. • Ekor (cauda), berfungsi untuk mendorong spermatozoa masak ke dalam vas defern dan ductus ejakulotorius.
  • 7.
     Sel-Sel Kelamin Primordial Sel-sel kelamin primordial mula-mula terlihat di dalam ektoderm embrional dari saccus vitellinus, dan mengadakan migrasi ke epitelium germinativum kira-kira pada minggu ke 6 kehidupan intrauteri.Masing-masing sel kelamin primordial (oogonium) dikelilingi oleh sel-sel pregranulosa yang melindungi dan memberi nutrien oogonium dan secara bersama-sama membentuk folikel primordial.
  • 8.
    Folikel Primordial Folikel primordial mengadakan migrasi ke stroma cortex ovarium dan folikel ini dihasilkan sebanyak 200.000.Sejumlah folikel primordial berupaya berkembang selama kehidupan intrauteri dan selama masa kanak-kanak, tetapi tidak satupun mencapai pemasakan. Pada waktu pubertas satu folikel dapat menyelesaikan proses pemasakan dan disebut folikel de Graaf dimana didalamnya terdapat sel kelamin yang disebut oosit primer.
  • 9.
     Oosit Primer Inti (nukleus) oosit primer mengandung 23 pasang kromosom (2n).Satu pasang kromosom merupakan kromosom yang menentukan jenis kelamin, dan disebut kromosom XX. Kromosom-kromosom yang lain disebut autosom. Satu kromosom terdiri dari dua kromatin.Kromatin membawa gen- gen yang disebut DNA.
  • 10.
    Pembelahan Meiosis Pertama Meiosis terjadi di dalam ovarium ketika folikel de Graaf mengalami pemasakan dan selesai sebelum terjadi ovulasi. Inti oosit atau ovum membelah sehingga kromosom terpisah dan terbentuk dua set yang masing-masing mengandung 23 kromosom. Satu set tetap lebih besar dibanding yang lain karena mengandung seluruh sitoplasma, sel ini disebut oosit sekunder. Sel yang lebih kecil disebut badan polar pertama. Kadang- kadang badan polar primer ini dapat membelah diri dan secara normal akan mengalami degenerasi.
  • 11.
    Oosit Sekunder Pembelahan meiosis kedua biasanya terjadi hanya apabila kepala spermatozoa menembus zona pellucida oosit (ovum).Oosit sekunder membelah membentuk ovum masak dan satu badan polar lagi, sehingga terbentuk dua atau tiga badan polar dan satu ovum matur, semua mengandung bahan genetik yang berbeda.Ketiga badan polar tersebut secara normal mengalami degenerasi.Ovum yang masak yang telah mengalami fertilisasi mulai mengalami perkembangan embrional.
  • 12.
     Menurut Sri Sudarwati (1990) fertilisasi merupakan proses peleburan dua macam gamet sehingga terbentuk suatu individu baru dengan sifat genetic yang berasal dari kedua parentalnya.  Sedangkan menurut Wildan Yatim (1990) fertilisasi merupakan masuknya spermatozoa kedalam ovum.Setelah spermatozoa masuk, ovum dapat tumbuh menjadi individu baru.
  • 13.
     Proseskehamilan adalahproses dimana bertemunya sel telur dengan sel sperma hingga terjadi pembuahan. Proses kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir. Usia kehamilan sendiri adalah 38 minggu, karena dihitung mulai dari tanggal konsepsi (tanggal bersatunya sperma dengan telur), yang terjadi dua minggu setelahnya.
  • 14.
    Dalam dunia kedokteran,proses kehamilan dibagi menjadi tiga fase sesuai dengan pertumbuhan fisik bayi.Masing-masing fase tersebut disebut trimester.
  • 15.
    Dalam fase iniada tiga periode penting pertumbuhan mulai dari periode germinal sampai periode terbentuknya fetus. Periode Germinal (Minggu 0 – 3) Periode Embrio (Minggu 3 – 8 ) Periode Fetus (Minggu 9 – 12)
  • 16.
    Pada trimester keduaini terjadi peningkatan perkembangan janin.Pada minggu ke-18 kita bisa melakukan pemeriksaan dengan ultrasongrafi (USG) untuk mengecek kesempurnaan janin, posisi plasenta dan kemungkinan bayi kembar.Jaringan kuku, kulit dan rambut berkembang dan mengeras pada minggu ke 20 – 21.Indera penglihatan dan pendengaran janin mulai berfungsi.Kelopak mata sudah dapat membuka dan menutup.Janin (fetus) mulai tampak sebagai sosok manusia dengan panjang 30 cm.
  • 17.
    Dalam trimester inisemua organ tubuh tumbuh dengan sempurna.Janin menunjukkan aktivitas motorik yang terkoordinasi seperti menendang atau menonjok serta dia sudah memiliki periode tidur dan bangun.Masa tidurnya jauh lebih lama dibandingkan masa bangun.Paru-paru berkembang pesat menjadi sempurna.Pada bulan ke-9 ini , janin mengambil posisi kepala di bawah dan siap untuk dilahirkan. Berat bayi lahir berkisar antara 3 -3,5 kg dengan panjang 50 cm.
  • 18.
     Kelahiran bayi dibagi dalam beberapa tahap: 1. Tahap pertama, proses persiapan persalinan. 2. Tahap kedua adalah kelahiran bayi yang keluar dengan selamat. 3. Tahap ketiga, pengeluaran plasenta. 4. Tahap keempat adalah observasi terhadap ibu selama satu jam usai plasenta keluar.
  • 19.
    Tahap awal pembentukan individu baru, dimulai dengan pematangan sel-sel gonad pada jantan dan betina. Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma dan oogenesis adalah proses pembentukan ovum.  Fertilisasi merupakan proses peleburan dua macam gamet sehingga terbentuk suatu individu baru dengan sifat genetic yang berasal dari kedua parentalnya.  Proses kehamilan adalah proses dimana bertemunya sel telur dengan sel sperma hingga terjadi pembuahan. Proses kehamilan (gestasi) berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir.  Kelahiran bayi dibagi dalam beberapa tahap. Tahap pertama, proses persiapan persalinan. Dalam tahap ini terjadi pembukaan (dilatasi) mulut rahim sampai penuh. Selanjutnya, tahap kedua adalah kelahiran bayi yang keluar dengan selamat. Tahap ketiga, pengeluaran plasenta. Tahap berikutnya adalah observasi terhadap ibu selama satu jam usai plasenta keluar.