Junedi (148110078)
Khairunnisa (148110053)
Mira Susanti (148110048)
Suci Maharani Putri (148110195)
PERKEMBANGAN MORAL
Perkembangan moral adalah perkembangan yang berkaitan
aturan dan konvensi mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh
manusia dalam interaksinya dengan orang lain. Dalam perkembangan
moral dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal yang meliputi
faktor genetika (hereditas) dan faktor eksternal yang meliputi
lingkungan sosial masyarakat, kultural, edukatif, dan religius. Sering kali
pada anak terjadi kesenjangan antara pengetahuan moralnya dengan
perilaku moral yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu
kebingungan, faktor emosi, dan faktor motivasi. Pada kenyataanya,
terjadi beberapa pelanggaran moral yang dilakukan oleh anak antara
lain berbohong, kecurangan, mencuri, merusak, dan membolos.
Adapun upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan
moral anak agar perkembangan moral anak menjadi lebih baik adalah
dengan menciptakan komunikasi yang baik yaitu komunikasi yang aktif
antara orang dewasa dengan anak serta menciptakan iklim lingkungan
yang serasi
Faktor Yang Menunjukkan Karakteristik
Perkembangan Moral Anak
Faktor Internal
Faktor Internal yaitu
faktor yang ada dalam diri
anak itu sendiriyang
meliputi pembawaan dan
potensi psikologis tertentu
yang berturut
mengembangkan diri
sendiri
Faktor Eksternal
Faktor eksternal yaitu
hal-hal yang datang atau
ada diluar diri anak yang
meliputi
lingkungan(khususnya
pendidikan) dan
pengalaman berinteraksi
siswa tersebut dengan
lingkungan
Pola Perkembangan Moral
Fase Absolut
• Anak menghayati peraturan
sebagai sesuatu hal yang
mutlak, tidak dapat diubah,
karena berasal dari otoritas
yang dihormati(orang tua,
guru, anak yang lebih
berkuasa).
Fase Realitas
• Anak menyesuaikan diri
untuk menghidari
penolakan orang lain.
Dalam permainan, anak
menaati aturan yang
disepakati bersama sebagai
suatu kenyataan/realitas
yang dapat diubah asal
disetujui bersama
Fase Subjektif
Anak memperhatikan motif atau kesengajaan dalam
memahami aturan dan gembira mengambangkan serta
menerapkan
Pola Asuh Pengembangan Moral
Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan
moral adalah:
• Menciptakan Komunikasi yang Harmonis antara Orang Tua
dan Anak
• Menciptakan Iklim Lingkungan yang Serasi
Pelanggaran moral yang umum terjadi
pada anak
– Berbohong
Anak kecil yang berbohong biasanya tidak menipu, melaikan sedang
mengkhayal. Pada anak yang lebih besar berbohong karena rasa takut akan
hukuman atau diejek.
– Kecurangan
Kecurangan dalam bermain umumnya terjadi pada anak dari semua usia
karena kemenangan mempunyai nilai sosial yang tinggi.
– Mencuri
Biasanya dilakukan anak kalau mereka tidak dapat memperoleh sesuatu
yang dilakukan dengan cara lain.
– Merusak
Biasanya tidak dilakukan anak kecil, kecuali jika dilakukan secara
pembalasan. Pada anak yang lebih besar merusak sudah mulai dilakukan. Kalau
terjadi kegiatan merusak biasanya dilakukan oleh kelompok sebagai ekspresi
kemarahan.
– Membolos
Pada anak kecil, membolos biasanya karena takut masuk sekolah. Pada anak
yang sudah besar membolos karena tidak suka.
Oleh karena itu, agar tidak terjadi hal
seperti itu sudah menjadi kewajiban orang tau
membina interaksi komunikasi yang baik
dengan sang buah hati supaya di masa
mendatang ketika mereka memiliki masalah
akan meminta jalan keluar atau saran kepada
orang tuanya.

Presentation1 perkembangan moral

  • 1.
    Junedi (148110078) Khairunnisa (148110053) MiraSusanti (148110048) Suci Maharani Putri (148110195)
  • 2.
  • 3.
    Perkembangan moral adalahperkembangan yang berkaitan aturan dan konvensi mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia dalam interaksinya dengan orang lain. Dalam perkembangan moral dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal yang meliputi faktor genetika (hereditas) dan faktor eksternal yang meliputi lingkungan sosial masyarakat, kultural, edukatif, dan religius. Sering kali pada anak terjadi kesenjangan antara pengetahuan moralnya dengan perilaku moral yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kebingungan, faktor emosi, dan faktor motivasi. Pada kenyataanya, terjadi beberapa pelanggaran moral yang dilakukan oleh anak antara lain berbohong, kecurangan, mencuri, merusak, dan membolos. Adapun upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan moral anak agar perkembangan moral anak menjadi lebih baik adalah dengan menciptakan komunikasi yang baik yaitu komunikasi yang aktif antara orang dewasa dengan anak serta menciptakan iklim lingkungan yang serasi
  • 4.
    Faktor Yang MenunjukkanKarakteristik Perkembangan Moral Anak Faktor Internal Faktor Internal yaitu faktor yang ada dalam diri anak itu sendiriyang meliputi pembawaan dan potensi psikologis tertentu yang berturut mengembangkan diri sendiri Faktor Eksternal Faktor eksternal yaitu hal-hal yang datang atau ada diluar diri anak yang meliputi lingkungan(khususnya pendidikan) dan pengalaman berinteraksi siswa tersebut dengan lingkungan
  • 5.
    Pola Perkembangan Moral FaseAbsolut • Anak menghayati peraturan sebagai sesuatu hal yang mutlak, tidak dapat diubah, karena berasal dari otoritas yang dihormati(orang tua, guru, anak yang lebih berkuasa). Fase Realitas • Anak menyesuaikan diri untuk menghidari penolakan orang lain. Dalam permainan, anak menaati aturan yang disepakati bersama sebagai suatu kenyataan/realitas yang dapat diubah asal disetujui bersama
  • 6.
    Fase Subjektif Anak memperhatikanmotif atau kesengajaan dalam memahami aturan dan gembira mengambangkan serta menerapkan
  • 7.
    Pola Asuh PengembanganMoral Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam mengembangkan moral adalah: • Menciptakan Komunikasi yang Harmonis antara Orang Tua dan Anak • Menciptakan Iklim Lingkungan yang Serasi
  • 8.
    Pelanggaran moral yangumum terjadi pada anak – Berbohong Anak kecil yang berbohong biasanya tidak menipu, melaikan sedang mengkhayal. Pada anak yang lebih besar berbohong karena rasa takut akan hukuman atau diejek. – Kecurangan Kecurangan dalam bermain umumnya terjadi pada anak dari semua usia karena kemenangan mempunyai nilai sosial yang tinggi. – Mencuri Biasanya dilakukan anak kalau mereka tidak dapat memperoleh sesuatu yang dilakukan dengan cara lain. – Merusak Biasanya tidak dilakukan anak kecil, kecuali jika dilakukan secara pembalasan. Pada anak yang lebih besar merusak sudah mulai dilakukan. Kalau terjadi kegiatan merusak biasanya dilakukan oleh kelompok sebagai ekspresi kemarahan. – Membolos Pada anak kecil, membolos biasanya karena takut masuk sekolah. Pada anak yang sudah besar membolos karena tidak suka.
  • 9.
    Oleh karena itu,agar tidak terjadi hal seperti itu sudah menjadi kewajiban orang tau membina interaksi komunikasi yang baik dengan sang buah hati supaya di masa mendatang ketika mereka memiliki masalah akan meminta jalan keluar atau saran kepada orang tuanya.