SEMINAR PKK FISIOLOGI I
ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU
LAHIR

KELOMPOK IV
KELOMPOK IV
1. RSIA SITTI KHADIJAH III, MAKASSAR
2. RSIA SITTI KHADIJAH I, MAKASSAR
3. PKM BARA-BARAYYA, MAKASSAR
4. PKM KASSI-KASSI, MAKASSAR
5. BPS RISMAWATI, MAROS
6. BPS RAHMAWATI, MAROS
7. PKM LABAKKANG, PANGKEP
LATAR BELAKANG
Saat lahir banyak perubahan yang akan dialami oleh
bayi yang semula berada pada lingkungan interna ke
lingkungan eksterna.
Saat itu bayi harus mendapat oksigen melalui sstem
sirkulasi pernafasannya sendiri, mendapat nutrisi
oral, mengatur suhu dan melawan setiap penyakit (
Rukiyah 2011 hal 10 ).
RUANG LINGKUP PERMASALAHAN
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir Fisiologi pada
bayi Ny. “M“ dengan BCB/SMK/PBK. Yang
berlangsung tanggal 21 Maret 2012 (dengan
menggunakan pendekatan manajemen kebidanan )
di Rumah Sakit Khadijah III Makassar tahun 2012.
TUJUAN
Tujuan Umum
Agar bayi baru lahir berjalan dengan normal tanpa
ada masalah/komplikasi.
Tujuan khusus
Agar mahasiswi mengetahui dan memahami
tentang tata cara dalam memberikan asuhan
kebidanan pada bayi baru lahir fisiologi.
MANFAAT
Bagi Mahasiswi
Mahasiswi dapat memahami tentang tata cara
dalam memberikan Asuhan Kebidanan pada bayi
baru lahir fisiologi.
 Bagi Institusi
Lebih meningkatkan perawatan pada bayi baru
lahir.
o Bagi Pendidik

DEFINISI

Bayi Baru Lahir Normal adalah bayi
yang lahir dalam presentasi belakang
kepala melalui vagina tanpa memakai
alat, pada usia kehamilan genap 37 –
42 minggu, bengan berat badan lahir
2500-4000 gram, nilai apgar > 7 dan
tanpa cacat bawaan.
 Bayi

baru lahir ialah bayi yang baru
lahir mengalami proses kelahiran
dan harus menyesuaikan diri dari
kehidupan intrauterine ke
ekstrauterine. Beralih dari
ketergantungan mutlak pada Ibu
menuju kemandirian fisiologi
TANDA-TANDA BAHAYA BAYI BARU LAHIR
NORMAL
 Appereance

color ( warna kulit )
seluruh tubuh kemerah-merahan.
 Pulse ( Heart rate ) atau frekuensi
jantung > 100 x/menit.
 Grimace ( reaksi terhadap rangsangan
), menangis, batuk atau bersin.
 Activity ( tonus otot ). Gerakan aktif.
 Respiration ( usaha nafas ).
PENAMPILAN PADA BAYI BARU LAHIR
 Kesadaran

dan reaksi terhadap

sekeliling
 Keaktifan, bayi normal melakukan
gerakan – gerakan tangan yang
simetris pada waktu bangun.
 Simetris Keaktifan
 Muka/wajah bayi tampak ekspresi
 Mulut
PENAMPILAN PADA BAYI BARU LAHIR
 Leher,

dada, abdomen : melihat adanya
cedera akibat persalinan
 Punggung
 Kulit dan kuku
 Kelancaran menghisap dan pencernaan
 Reflex rooting, bayi menoleh kearah benda
yang menyentuh pipi.
 Berat badan sebaiknya tiap hari dipantai
penurunannya
MANAJEMEN BAYI BARU LAHIR
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

9.
10.

Pengaturan Suhu
Resusitasi bayi baru lahir
Inisiasi menyusui dini (IMD)
Pengikatan dan Pemotongan tali Pusat
Perawatan tali pusat
Profilaksis Mata
Pemberian Vitamin K
Pengukuran berat dan panjang lahir
Memandikan Bayi
Pemberian Imunisasi Hepatitis B
ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR FISIOLOGI
PADA BAYI NY. “M” DENGAN BCB/SMK/ SPT PBK
DI RSIA SITTI KHADIJAH III MAKASSAR
TANGGAL 21 MARET 2012
No. Register
 Tanggal Lahir
 Jam
 Tanggal Pengkajian
 Jam
 Nama Pengkaji


:
:
:
:
:
:

00.01.16
21 Maret 2012
08.16 WITA
21 Maret 2012
08.16 WITA
Kelompok IV
A. IDENTITAS
1. Identitas Bayi
 Nama
 Tempat Lahir
Jenis Kelamin
 Anak Ke
 Umur


: By Ny “M”
: RSIA Sitti Khadijah III
Makassar
:♀
: III
: 0 hari
2. IDENTITAS ORANG TUA ( IBU DAN AYAH )
Nama
: Ny “M” / Tn”B”
 Umur
: 31 tahun / 34 tahun
 Nikah
: ± 5 tahun
 Suku
: Makassar / Makassar
 Agama
: Islam/ Islam
 Pendidikan : SMA / SMA
 Pekerjaan
: IRT / Pedagang
 Alamat
: JL. Kumala Raya No 3
Makassar

RIWAYAT KEHAMILAN




HPHT tanggal 26 Juni11
HTP tanggal 02 APRIL 2012
Pemeriksaan kehamilan ( ANC ) sebanyak 4 kali di RSIA
Sitti Khadijah III :


1 kali trimester I
 1 kali trimester II
 1 kali trimester III





Imunisasi TT sebanyak 1 kali di RSIA Sitti Khadijah III
selama kehamilannya
Pada tanggal 06 September 2011
Ibu mengatakan selama hamil rajin mengkonsumsi
tablet Fe dan vitamin yang diberikan bidan .
Ibu mengatakan tidak pernah mengalami salah satu dari
9 tanda bahaya dalam kehamilan.
RIWAYAT PERSALINAN SEKARANG
Gestasi 38 minggu 3 hari
 Ibu mengatakan melahirkan tanggal 21 Maret 2012
jam 08.16 WITA
 Jenis persalinan spontan pervaginam dengan PBK,
segera menangis.
 Persalinan di tolong oleh bidan
 Tidak ada penyulit dalam persalinan.
 Perlangsungan :




Kala I
 Kala II
 Kala III
 Kala IV

: ± 6 Jam (Mulai jam 03.00 WITA)
: ± 16 Menit
: ± 15 Menit
: ± 2 Jam
DATA OBJEKTIF














Bayi lahir tanggal : 21 Maret 2012
jam : 08.16 WITA
Bayi lahir dengan :
BBL
: 3300 Gram
PBL
: 47 Cm
LK
: 35 Cm
LD
: 32 Cm
LP
: 31 Cm
LILA
: 10 Cm
JK
: ♀
APGAR SCORE
: 8/10
ASSESSMENT
A. IDENTIFIKASI DIAGNOSA/ MASALAH AKTUAL
: Bayi Ny. “M” dengan
BCB/SMK/SPT PBK



. Diagnosa



DS :
1. HPHT tanggal 26 Juni 2011
2. Ibu mengatakan melahirkan tanggal 21
Maret 2012
3. Ibu mengatakan melahirkan normal
 DO

:
HTP tanggal 02 April 2012
Gestasi 38 minggu 3 hari
Bayi lahir spontan, segera menagis.
BBL : 3300 gram
PBL : 47 cm
TTV :
 Nadi
: 150x/ menit
 Pernapasan
: 42x/ meniit
 Suhu
: 36,4
B. ANTISIPASI DIAGNOSA/ MASALAH
POTENSIAL
 Masalah

Potensial : Antisipasi
terjadinya infeksi tali pusat
 DS : Ibu mengatakan melahirkan
tanggal 21 Maret 2012 jam 08.16
WITA
 DO: Tampak talipusat masih basah,
terbungkus kassa steril.
C. RENCANA TINDAKAN EMERGENCY/
KOLABORASI
Tidak

ada data dan indikasi
perlunya tindakan segera/
kolaborasi.
IV. PLANNING
A. RENCANA TINDAKAN/ INTERVENSI
 Diagnosa Aktual
 Masalah

: BCB/ SMK/ SPT PBK

Aktual :  Masalah Potensial
: Tujuan
:
Tidak terjadi infeksi tali pusat.
 Bayi dapat beradaptasi dengan perubahan
lingkungan dari intra uterine ke ekstra
uterine.


Kritria:

Keadaan umum bayi baik
 TTV dalam batas normal
 Nadi
: 120-160 x/menit
 Pernafasan
: 30-60 x/menit
 Suhu
:36,5 - 37,5
 Bayi tidak mengalami gangguan
metabolisme
 Tidak terdapat tanda-tanda infeksi tali pusat,
yaitu tali pusat merah, bengkak, nyeri, dan
keluar cairan berbau busuk (pus) atau
berdarah

B. IMPLEMENTASI
Tanggal
: 21 Maret 2012 jam 08.30 WITA
 Mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat
bayi
Hasil : Petugas dan klien terhindar dari infeksi
nosokomial
 Mengobservasi TTV pada bayi setiap hari.
Hasil :




Nadi
 Pernafasan
 Suhu

: 150 x/ menit
: 42 x/menit
: 36,4
Menimbang BB setiap hari selama bayi dirawat di
RSIA Sitti Khadijah III
Hasil : 3300 gram
 Memandikan bayi setiap hari
Hasil : Bayi merasa nyaman
 Melakukan perawatan tali pusat setiap hari


Hasil : Tali pusat masih basah dan belum puput, tidak ada
infeksi


Menjaga kehangatan bayi dengan tekhnik bedong
Hasil : Suhu bayi 36,4
Memberikan imunisasi HB 0,5 ml dipaha
anterolateral kanan
 Hasil : Bayi telah mendapatkan imunisasi HB 0
 Memberi HE pada ibu tentang :
 Cara menyusui yang benar
 Pemberian ASI eksklusif
 Perawatan bayi
 Imunisasi
 Hasil : Ibu mengerti penjelasan yang diberikan dan
bersedia melakukannya.

Menimbang BB setiap hari selama bayi dirawat di
RSIA Sitti Khadijah III
Hasil : 3300 gram
 Memandikan bayi setiap hari
Hasil : Bayi merasa nyaman
 Melakukan perawatan tali pusat setiap hari
Hasil : Tali pusat masih basah dan belum puput,
tidak ada infeksi
 Menjaga kehangatan bayi dengan tekhnik bedong
Hasil : Suhu bayi 36,4 „‟C

Memberikan imunisasi HB 0,5 ml dipaha
anterolateral kanan
Hasil : Bayi telah mendapatkan imunisasi HB 0
 Memberi HE pada ibu tentang :
 Cara menyusui yang benar
 Pemberian ASI eksklusif
 Perawatan bayi
 Imunisasi
Hasil : Ibu mengerti penjelasan yang diberikan dan
bersedia melakukannya

C. EVALUASI


Tanggal : 21 Maret 2012 jam 08.50 WITA

1.Bayi dapat beradaptasi dengan perubahan
lingkungan dari intra uterine ke lingkungan ekstra
uterine, ditandai dengan :
 Keadaan umum baik
 TTV dalam batas normal :
 Nadi
: 150 x/menit
 Pernafasan rate
: 42 x/ menit
 Suhu
: 36,4 „‟C


Bayi tidak mengalami gangguan metabolisme

Bayi sudah BAB : mekonium frekuensi 1 kali
 Bayi sudah BAK : frekuensi 3 kali


2. Tali pusat masih basah dan tidak terlihat
adanya tanda-tanda infeksi, seperti
bengkak, merah, nyeri, dan mengeluarkan
pus/ berdarah pada tali pusat.
KESIMPULAN
Adanya kemungkinan terjadi infeksi tali pusat pada
bai Ny. “M “disebabkan karena tali pusat masih
basah dan adanya pemotongann tali pusat yang
mengakibatkan terbukanya jaringan disekitar tali
pusat.
 Setelah diadakan pengkajian, tidak ditemukan
tanda-tanda infeksi disertai dengan keadaan umum
bayi baik dan tanda-tanda vital dalam batas normal





Pada pelaksanaan asuhan kebidanan bayi baru lahir
pada bayi Ny. “ M “mulai dari pengkajian, dirumuskan
diagnosa / masalah aktual, dirumskan diagnosa /
masalah potensial, tindakan segera atau kolaborasi,
rencana asuhan kebidanan, implementasi asuhan
kebidanan sampai pada tahap akhir mengevaluasi hasil
tindakan tidak ditemukan adanya hambatan karena
adanya kerjasama antara klien dan petugas keehatan
sehingga semua tindakan dapat terlaksana dengan
baik.
Pendokumentasian sangat penting dlaksanakan pada
setiap tahap dari proses manajemen kebidanann karena
hal ini merupakan bukti pertangung jawaan bidan
terhadap asuhan kebidanan yang telah diberikan
terhadap klien.
Power point seminar BBL

Power point seminar BBL

  • 1.
    SEMINAR PKK FISIOLOGII ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR KELOMPOK IV
  • 2.
    KELOMPOK IV 1. RSIASITTI KHADIJAH III, MAKASSAR 2. RSIA SITTI KHADIJAH I, MAKASSAR 3. PKM BARA-BARAYYA, MAKASSAR 4. PKM KASSI-KASSI, MAKASSAR 5. BPS RISMAWATI, MAROS 6. BPS RAHMAWATI, MAROS 7. PKM LABAKKANG, PANGKEP
  • 3.
    LATAR BELAKANG Saat lahirbanyak perubahan yang akan dialami oleh bayi yang semula berada pada lingkungan interna ke lingkungan eksterna. Saat itu bayi harus mendapat oksigen melalui sstem sirkulasi pernafasannya sendiri, mendapat nutrisi oral, mengatur suhu dan melawan setiap penyakit ( Rukiyah 2011 hal 10 ).
  • 4.
    RUANG LINGKUP PERMASALAHAN AsuhanKebidanan Bayi Baru Lahir Fisiologi pada bayi Ny. “M“ dengan BCB/SMK/PBK. Yang berlangsung tanggal 21 Maret 2012 (dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan ) di Rumah Sakit Khadijah III Makassar tahun 2012.
  • 5.
    TUJUAN Tujuan Umum Agar bayibaru lahir berjalan dengan normal tanpa ada masalah/komplikasi. Tujuan khusus Agar mahasiswi mengetahui dan memahami tentang tata cara dalam memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir fisiologi.
  • 6.
    MANFAAT Bagi Mahasiswi Mahasiswi dapatmemahami tentang tata cara dalam memberikan Asuhan Kebidanan pada bayi baru lahir fisiologi.  Bagi Institusi Lebih meningkatkan perawatan pada bayi baru lahir. o Bagi Pendidik 
  • 7.
    DEFINISI Bayi Baru LahirNormal adalah bayi yang lahir dalam presentasi belakang kepala melalui vagina tanpa memakai alat, pada usia kehamilan genap 37 – 42 minggu, bengan berat badan lahir 2500-4000 gram, nilai apgar > 7 dan tanpa cacat bawaan.
  • 8.
     Bayi baru lahirialah bayi yang baru lahir mengalami proses kelahiran dan harus menyesuaikan diri dari kehidupan intrauterine ke ekstrauterine. Beralih dari ketergantungan mutlak pada Ibu menuju kemandirian fisiologi
  • 9.
    TANDA-TANDA BAHAYA BAYIBARU LAHIR NORMAL  Appereance color ( warna kulit ) seluruh tubuh kemerah-merahan.  Pulse ( Heart rate ) atau frekuensi jantung > 100 x/menit.  Grimace ( reaksi terhadap rangsangan ), menangis, batuk atau bersin.  Activity ( tonus otot ). Gerakan aktif.  Respiration ( usaha nafas ).
  • 10.
    PENAMPILAN PADA BAYIBARU LAHIR  Kesadaran dan reaksi terhadap sekeliling  Keaktifan, bayi normal melakukan gerakan – gerakan tangan yang simetris pada waktu bangun.  Simetris Keaktifan  Muka/wajah bayi tampak ekspresi  Mulut
  • 11.
    PENAMPILAN PADA BAYIBARU LAHIR  Leher, dada, abdomen : melihat adanya cedera akibat persalinan  Punggung  Kulit dan kuku  Kelancaran menghisap dan pencernaan  Reflex rooting, bayi menoleh kearah benda yang menyentuh pipi.  Berat badan sebaiknya tiap hari dipantai penurunannya
  • 12.
    MANAJEMEN BAYI BARULAHIR 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Pengaturan Suhu Resusitasi bayi baru lahir Inisiasi menyusui dini (IMD) Pengikatan dan Pemotongan tali Pusat Perawatan tali pusat Profilaksis Mata Pemberian Vitamin K Pengukuran berat dan panjang lahir Memandikan Bayi Pemberian Imunisasi Hepatitis B
  • 13.
    ASUHAN KEBIDANAN BAYIBARU LAHIR FISIOLOGI PADA BAYI NY. “M” DENGAN BCB/SMK/ SPT PBK DI RSIA SITTI KHADIJAH III MAKASSAR TANGGAL 21 MARET 2012
  • 14.
    No. Register  TanggalLahir  Jam  Tanggal Pengkajian  Jam  Nama Pengkaji  : : : : : : 00.01.16 21 Maret 2012 08.16 WITA 21 Maret 2012 08.16 WITA Kelompok IV
  • 15.
    A. IDENTITAS 1. IdentitasBayi  Nama  Tempat Lahir Jenis Kelamin  Anak Ke  Umur  : By Ny “M” : RSIA Sitti Khadijah III Makassar :♀ : III : 0 hari
  • 16.
    2. IDENTITAS ORANGTUA ( IBU DAN AYAH ) Nama : Ny “M” / Tn”B”  Umur : 31 tahun / 34 tahun  Nikah : ± 5 tahun  Suku : Makassar / Makassar  Agama : Islam/ Islam  Pendidikan : SMA / SMA  Pekerjaan : IRT / Pedagang  Alamat : JL. Kumala Raya No 3 Makassar 
  • 17.
    RIWAYAT KEHAMILAN    HPHT tanggal26 Juni11 HTP tanggal 02 APRIL 2012 Pemeriksaan kehamilan ( ANC ) sebanyak 4 kali di RSIA Sitti Khadijah III :  1 kali trimester I  1 kali trimester II  1 kali trimester III     Imunisasi TT sebanyak 1 kali di RSIA Sitti Khadijah III selama kehamilannya Pada tanggal 06 September 2011 Ibu mengatakan selama hamil rajin mengkonsumsi tablet Fe dan vitamin yang diberikan bidan . Ibu mengatakan tidak pernah mengalami salah satu dari 9 tanda bahaya dalam kehamilan.
  • 18.
    RIWAYAT PERSALINAN SEKARANG Gestasi38 minggu 3 hari  Ibu mengatakan melahirkan tanggal 21 Maret 2012 jam 08.16 WITA  Jenis persalinan spontan pervaginam dengan PBK, segera menangis.  Persalinan di tolong oleh bidan  Tidak ada penyulit dalam persalinan.  Perlangsungan :   Kala I  Kala II  Kala III  Kala IV : ± 6 Jam (Mulai jam 03.00 WITA) : ± 16 Menit : ± 15 Menit : ± 2 Jam
  • 19.
    DATA OBJEKTIF           Bayi lahirtanggal : 21 Maret 2012 jam : 08.16 WITA Bayi lahir dengan : BBL : 3300 Gram PBL : 47 Cm LK : 35 Cm LD : 32 Cm LP : 31 Cm LILA : 10 Cm JK : ♀ APGAR SCORE : 8/10
  • 20.
    ASSESSMENT A. IDENTIFIKASI DIAGNOSA/MASALAH AKTUAL : Bayi Ny. “M” dengan BCB/SMK/SPT PBK  . Diagnosa  DS : 1. HPHT tanggal 26 Juni 2011 2. Ibu mengatakan melahirkan tanggal 21 Maret 2012 3. Ibu mengatakan melahirkan normal
  • 21.
     DO : HTP tanggal02 April 2012 Gestasi 38 minggu 3 hari Bayi lahir spontan, segera menagis. BBL : 3300 gram PBL : 47 cm TTV :  Nadi : 150x/ menit  Pernapasan : 42x/ meniit  Suhu : 36,4
  • 22.
    B. ANTISIPASI DIAGNOSA/MASALAH POTENSIAL  Masalah Potensial : Antisipasi terjadinya infeksi tali pusat  DS : Ibu mengatakan melahirkan tanggal 21 Maret 2012 jam 08.16 WITA  DO: Tampak talipusat masih basah, terbungkus kassa steril.
  • 23.
    C. RENCANA TINDAKANEMERGENCY/ KOLABORASI Tidak ada data dan indikasi perlunya tindakan segera/ kolaborasi.
  • 24.
    IV. PLANNING A. RENCANATINDAKAN/ INTERVENSI  Diagnosa Aktual  Masalah : BCB/ SMK/ SPT PBK Aktual :  Masalah Potensial : Tujuan : Tidak terjadi infeksi tali pusat.  Bayi dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan dari intra uterine ke ekstra uterine.
  • 25.
     Kritria: Keadaan umum bayibaik  TTV dalam batas normal  Nadi : 120-160 x/menit  Pernafasan : 30-60 x/menit  Suhu :36,5 - 37,5  Bayi tidak mengalami gangguan metabolisme  Tidak terdapat tanda-tanda infeksi tali pusat, yaitu tali pusat merah, bengkak, nyeri, dan keluar cairan berbau busuk (pus) atau berdarah 
  • 26.
    B. IMPLEMENTASI Tanggal : 21Maret 2012 jam 08.30 WITA  Mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat bayi Hasil : Petugas dan klien terhindar dari infeksi nosokomial  Mengobservasi TTV pada bayi setiap hari. Hasil :   Nadi  Pernafasan  Suhu : 150 x/ menit : 42 x/menit : 36,4
  • 27.
    Menimbang BB setiaphari selama bayi dirawat di RSIA Sitti Khadijah III Hasil : 3300 gram  Memandikan bayi setiap hari Hasil : Bayi merasa nyaman  Melakukan perawatan tali pusat setiap hari  Hasil : Tali pusat masih basah dan belum puput, tidak ada infeksi  Menjaga kehangatan bayi dengan tekhnik bedong Hasil : Suhu bayi 36,4
  • 28.
    Memberikan imunisasi HB0,5 ml dipaha anterolateral kanan  Hasil : Bayi telah mendapatkan imunisasi HB 0  Memberi HE pada ibu tentang :  Cara menyusui yang benar  Pemberian ASI eksklusif  Perawatan bayi  Imunisasi  Hasil : Ibu mengerti penjelasan yang diberikan dan bersedia melakukannya. 
  • 29.
    Menimbang BB setiaphari selama bayi dirawat di RSIA Sitti Khadijah III Hasil : 3300 gram  Memandikan bayi setiap hari Hasil : Bayi merasa nyaman  Melakukan perawatan tali pusat setiap hari Hasil : Tali pusat masih basah dan belum puput, tidak ada infeksi  Menjaga kehangatan bayi dengan tekhnik bedong Hasil : Suhu bayi 36,4 „‟C 
  • 30.
    Memberikan imunisasi HB0,5 ml dipaha anterolateral kanan Hasil : Bayi telah mendapatkan imunisasi HB 0  Memberi HE pada ibu tentang :  Cara menyusui yang benar  Pemberian ASI eksklusif  Perawatan bayi  Imunisasi Hasil : Ibu mengerti penjelasan yang diberikan dan bersedia melakukannya 
  • 31.
    C. EVALUASI  Tanggal :21 Maret 2012 jam 08.50 WITA 1.Bayi dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan dari intra uterine ke lingkungan ekstra uterine, ditandai dengan :  Keadaan umum baik  TTV dalam batas normal :  Nadi : 150 x/menit  Pernafasan rate : 42 x/ menit  Suhu : 36,4 „‟C
  • 32.
     Bayi tidak mengalamigangguan metabolisme Bayi sudah BAB : mekonium frekuensi 1 kali  Bayi sudah BAK : frekuensi 3 kali  2. Tali pusat masih basah dan tidak terlihat adanya tanda-tanda infeksi, seperti bengkak, merah, nyeri, dan mengeluarkan pus/ berdarah pada tali pusat.
  • 33.
    KESIMPULAN Adanya kemungkinan terjadiinfeksi tali pusat pada bai Ny. “M “disebabkan karena tali pusat masih basah dan adanya pemotongann tali pusat yang mengakibatkan terbukanya jaringan disekitar tali pusat.  Setelah diadakan pengkajian, tidak ditemukan tanda-tanda infeksi disertai dengan keadaan umum bayi baik dan tanda-tanda vital dalam batas normal 
  • 34.
      Pada pelaksanaan asuhankebidanan bayi baru lahir pada bayi Ny. “ M “mulai dari pengkajian, dirumuskan diagnosa / masalah aktual, dirumskan diagnosa / masalah potensial, tindakan segera atau kolaborasi, rencana asuhan kebidanan, implementasi asuhan kebidanan sampai pada tahap akhir mengevaluasi hasil tindakan tidak ditemukan adanya hambatan karena adanya kerjasama antara klien dan petugas keehatan sehingga semua tindakan dapat terlaksana dengan baik. Pendokumentasian sangat penting dlaksanakan pada setiap tahap dari proses manajemen kebidanann karena hal ini merupakan bukti pertangung jawaan bidan terhadap asuhan kebidanan yang telah diberikan terhadap klien.