Selamat Menyaksikan 
Pengertian Polimer Sejarah Polimer
Polimer/makromolekul adalah
molekul besar yang tersusun
secara berulang dari molekul
molekul kecil yang saling
berikatan.
Polimer pertama kali digunakan oleh
kimiawan dari Swedia, Berzelius
(1833). Nama Polimer diturunkan dari
bahasa Yunani Poly, yang berarti
“banyak” dan mer, yang berarti
“bagian”. Berkembangnya industri
polimer ini diawali ketika Charles
Goodyear dari Amerika Serikat
berhasil menemukan vulkanisasi pada
tahun 1839. Setelah itu berbagai
modifikasi polimer pun mulai
berkembang dari tahun1870 samapi
dengan tahun 1933 .
Polimerisasi Adisi
Adalah reaksi pembentukan polimer dari monomer-monomer
yang berikatan rangkap menjadi ikatan tunggal.
Contoh pembentukan polietilena (polietena) :
CH2 = CH2 + CH2 = CH2  -CH2- CH2- CH2- CH2 (- CH2- CH2-)n
2 momomer dimer polimer
REAKSI PEMBENTUKAN POLIMER
SIFAT – SIFAT POLIMER
 Sifat Thermal / Termol
a. Termoplastik: lunak jika dipanaskan, dan menjadi keras jika didinginkan.
Contoh: plastik untuk kantong botol plastik.
b. Termoset: keras jika dipanaskan. Contoh: melamin.
 Sifat Kelenturan
a. Polimer alam: sukar dicetak sesuai keinginan, mudah menggembung dan
kehilangan kekenyalannya setelah terlalu lama kena bensin atau minyak.
b. Polimer sintetis: mudah dicetak sesuai keinginan.
 Ketahanan terhadap Mikroorganisme
a. Lebih tahan terhadap mikroorganisme (polimer sintetis)
b. Tidak tahan terhadap mikroorganisme (polimer alam)
Misalnya wol, sutra, selulosa.
 Sifat Lainnya
Toksisitasnya
 Daya tahan terhadap air, minyak atau panas
 Daya tembus udara (oksigen)
 Kelenturan
 Transparan
Polimer Linear
Polimer bercabang
Polimer berikatan silang (Cross-linking)
DampakPenanggulangannya
 Barang-barang polimer sintetis seperti belanja
dalam jumlah kecil, misalnya diwarung, selalu
kita akan mendapatkan pembungkus plastik
dan kantong plastik (keresek). Akibatnya,
tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme
dan akan menumpuk dalam bentuk sampah
yang tidak dapat membusuk. Atau
menyumbat saluran air yang menyebabkan
banjir.
Untuk mengurangi pencemaran plastik :
 Kurangi penggunaan plastik
 Sampah plastik harus dipisahkan dengan sampah
organik, sehingga dapat didaur ulang.
 Jangan membuang sampah plastik sembarangan.
 Sampah plastik jangan dibakar.
Untuk menghindari bahaya keracunan akibat penggunaan
plastik :
 Gunakan kemasan makanan yang lebih aman, seperti
gelas.
 Gunakan penciuman, jika makanan/minumam bau plastik
jangan digunakan.
KELOMPOK IV :
RIKA REDIYANTI
YAYU APRIANDA
IQLIMA MOEDARAB
AHMAD FAGIH DJULHIZAH
M.FAHRU ROJI
HILMAN HILMAWAN
BAGAS SETIAWAN
RIKI NURYUSUP
NURYANA
Semoga anda puas dengan
Penjelasan kami :)

Polimer

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Polimer SejarahPolimer Polimer/makromolekul adalah molekul besar yang tersusun secara berulang dari molekul molekul kecil yang saling berikatan. Polimer pertama kali digunakan oleh kimiawan dari Swedia, Berzelius (1833). Nama Polimer diturunkan dari bahasa Yunani Poly, yang berarti “banyak” dan mer, yang berarti “bagian”. Berkembangnya industri polimer ini diawali ketika Charles Goodyear dari Amerika Serikat berhasil menemukan vulkanisasi pada tahun 1839. Setelah itu berbagai modifikasi polimer pun mulai berkembang dari tahun1870 samapi dengan tahun 1933 .
  • 3.
    Polimerisasi Adisi Adalah reaksipembentukan polimer dari monomer-monomer yang berikatan rangkap menjadi ikatan tunggal. Contoh pembentukan polietilena (polietena) : CH2 = CH2 + CH2 = CH2  -CH2- CH2- CH2- CH2 (- CH2- CH2-)n 2 momomer dimer polimer REAKSI PEMBENTUKAN POLIMER
  • 4.
    SIFAT – SIFATPOLIMER  Sifat Thermal / Termol a. Termoplastik: lunak jika dipanaskan, dan menjadi keras jika didinginkan. Contoh: plastik untuk kantong botol plastik. b. Termoset: keras jika dipanaskan. Contoh: melamin.  Sifat Kelenturan a. Polimer alam: sukar dicetak sesuai keinginan, mudah menggembung dan kehilangan kekenyalannya setelah terlalu lama kena bensin atau minyak. b. Polimer sintetis: mudah dicetak sesuai keinginan.  Ketahanan terhadap Mikroorganisme a. Lebih tahan terhadap mikroorganisme (polimer sintetis) b. Tidak tahan terhadap mikroorganisme (polimer alam) Misalnya wol, sutra, selulosa.  Sifat Lainnya Toksisitasnya  Daya tahan terhadap air, minyak atau panas  Daya tembus udara (oksigen)  Kelenturan  Transparan
  • 5.
    Polimer Linear Polimer bercabang Polimerberikatan silang (Cross-linking)
  • 6.
    DampakPenanggulangannya  Barang-barang polimersintetis seperti belanja dalam jumlah kecil, misalnya diwarung, selalu kita akan mendapatkan pembungkus plastik dan kantong plastik (keresek). Akibatnya, tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme dan akan menumpuk dalam bentuk sampah yang tidak dapat membusuk. Atau menyumbat saluran air yang menyebabkan banjir. Untuk mengurangi pencemaran plastik :  Kurangi penggunaan plastik  Sampah plastik harus dipisahkan dengan sampah organik, sehingga dapat didaur ulang.  Jangan membuang sampah plastik sembarangan.  Sampah plastik jangan dibakar. Untuk menghindari bahaya keracunan akibat penggunaan plastik :  Gunakan kemasan makanan yang lebih aman, seperti gelas.  Gunakan penciuman, jika makanan/minumam bau plastik jangan digunakan.
  • 7.
    KELOMPOK IV : RIKAREDIYANTI YAYU APRIANDA IQLIMA MOEDARAB AHMAD FAGIH DJULHIZAH M.FAHRU ROJI HILMAN HILMAWAN BAGAS SETIAWAN RIKI NURYUSUP NURYANA Semoga anda puas dengan Penjelasan kami :)