PERUM
PERURI
Esa Alfiandika Seaman
Hanni Tri Pratiwi
Menurut PP. No.32 Tahun 2006
Dan beberapa artikel
Pengertian
Sejarah
Pendirian
Tujuan dan
Maksud
Organ
Perusahaan
Kegiatan &
Pengembangan
Usaha
Proses
Pencetakan
Uang RI
Peta
Konsep
Pengertian
Pada pasal 1 disebutkan bahwa;
“Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik
Indonesia (PERUM PERURI), yang selanjutnya
disebut Perusahaan adalah Badan Usaha Milik
Negara sebagaimana diatur dalam Undang-
Undang Nomor 19 Tahun 2003, yang seluruh
modalnya dimiliki negara berupa kekayaan
negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas
saham.”
Pengertian
Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik
Indonesia (PERUM PERURI) adalah Badan
Usaha Milik Negara yang ditugasi untuk
mencetal uang rupiah bagi Indonesia, sesuai
dengan PP No. 32 Tahun 2006. Selain
mencetak uang, juga mencetak produk sekuriti
lainnya, termasuk cetakaan kertas berharga
non uang dan logam non uang bagi.
Sejarah Pendirian
PERUM PERURI didirikan pada tanggal 15
September 1971, dan merupakan gabungan dari
dua Perusahaan yaitu PN. Pertjetakan
Kebajoran atau PN. PERKEBA, dan PN. Artha Yasa.
Pendirian ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah
Nomor : 60 tahun 1971, selanjutnya diubah dengan
Peraturan Pemerintah Nomor: 25 tahun 1982,
kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 34 tahun 2000 dan disempurnakan untuk
terakhir kalinya melalui Peraturan Pemerintah
Nomor 32 tahun 2006.
Tujuan dan Maksud
Pada pasal 8 disebutkan bahwa;
“...melaksanakan dan menunjang program
pemerintah di bidang ekonomi dan
pembangunan nasional pada umumnya dengan
mengadakan usaha di bidang pencetakan uang,
barang dan/atau jasa yang mempunyai nilai
sekuriti tinggi demi keamanan dan kepentingan
negara.”
Organ Perusahaan
Pada pasal 13 disebutkan bahwa;
“Organ Perusahaan adalah Menteri, Direksi dan
Dewan Pengawas.”
Menteri
DireksiDewan
Pengawas
Organ Perusahaan
 Menteri
Pada pasal 1 nomor 6 disebutkan bahwa;
“Menteri adalah menteri yang ditunjuk dan/atau
diberi kuasa untuk mewakili Pemerintah selaku
pemegang saham pada Persero dan pemilik
modal pada Perum dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan.”
Organ Perusahaan
 Direksi
Pada pasal 1 nomor 7 disebutkan bahwa;
“Direksi adalah organ Perusahaan yang
bertanggung jawab atas kepengurusan
Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan
Perusahaan serta mewakili Perusahaan baik di
dalam maupun di luar Pengadilan.”
Organ Perusahaan
 Dewan Pengawas
Pada pasal 1 nomor 8 disebutkan bahwa;
“Dewan Pengawas adalah organ Perusahaan
yang bertugas melakukan pengawasan dan
memberikan nasihat kepada Direksi dalam
menjalankan kegiatan kepengurusan
Perusahaan.”`
Kegiatan dan Pengembangan
Usaha
Perum Peruri diberikan tugas dan wewenang
untuk mencetak lima produk unggulan,
yakni uang Republik Indonesia yang
meliputi uang kertas dan uang
logam, paspor RI, pita cukai, meterai,
dan sertifikat tanah.
Kegiatan dan Pengembangan
Usaha
Perum Peruri juga pernah mendapat
kepercayaan untuk mencetak dokumen-
dokumen sekuriti negara lain atau luar negeri,
diantaranya negara Malaysia, Sri
Lanka dan Nepal.
Proses Percetakan Uang
Republik Indonesia
Secara garis besar, proses pencetakan uang
dimulai;
1. Perencanaan uang yang akan dicetak
2. Pengadaan bahan uang
3. Pencetakan uang
4. Distribusi uang
5. Penarikan dan atau pencabutan uang
Keseluruhan proses ini melibatkan berbagai pihak,
yaitu BI, Peruri, dan pemasok bahan baku uang.
Sekian
dan
Terima Kasih

PERUM PERURI

  • 1.
    PERUM PERURI Esa Alfiandika Seaman HanniTri Pratiwi Menurut PP. No.32 Tahun 2006 Dan beberapa artikel
  • 2.
  • 3.
    Pengertian Pada pasal 1disebutkan bahwa; “Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERUM PERURI), yang selanjutnya disebut Perusahaan adalah Badan Usaha Milik Negara sebagaimana diatur dalam Undang- Undang Nomor 19 Tahun 2003, yang seluruh modalnya dimiliki negara berupa kekayaan negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham.”
  • 4.
    Pengertian Perusahaan Umum PercetakanUang Republik Indonesia (PERUM PERURI) adalah Badan Usaha Milik Negara yang ditugasi untuk mencetal uang rupiah bagi Indonesia, sesuai dengan PP No. 32 Tahun 2006. Selain mencetak uang, juga mencetak produk sekuriti lainnya, termasuk cetakaan kertas berharga non uang dan logam non uang bagi.
  • 5.
    Sejarah Pendirian PERUM PERURIdidirikan pada tanggal 15 September 1971, dan merupakan gabungan dari dua Perusahaan yaitu PN. Pertjetakan Kebajoran atau PN. PERKEBA, dan PN. Artha Yasa. Pendirian ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor : 60 tahun 1971, selanjutnya diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor: 25 tahun 1982, kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2000 dan disempurnakan untuk terakhir kalinya melalui Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2006.
  • 6.
    Tujuan dan Maksud Padapasal 8 disebutkan bahwa; “...melaksanakan dan menunjang program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya dengan mengadakan usaha di bidang pencetakan uang, barang dan/atau jasa yang mempunyai nilai sekuriti tinggi demi keamanan dan kepentingan negara.”
  • 7.
    Organ Perusahaan Pada pasal13 disebutkan bahwa; “Organ Perusahaan adalah Menteri, Direksi dan Dewan Pengawas.” Menteri DireksiDewan Pengawas
  • 8.
    Organ Perusahaan  Menteri Padapasal 1 nomor 6 disebutkan bahwa; “Menteri adalah menteri yang ditunjuk dan/atau diberi kuasa untuk mewakili Pemerintah selaku pemegang saham pada Persero dan pemilik modal pada Perum dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan.”
  • 9.
    Organ Perusahaan  Direksi Padapasal 1 nomor 7 disebutkan bahwa; “Direksi adalah organ Perusahaan yang bertanggung jawab atas kepengurusan Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan baik di dalam maupun di luar Pengadilan.”
  • 10.
    Organ Perusahaan  DewanPengawas Pada pasal 1 nomor 8 disebutkan bahwa; “Dewan Pengawas adalah organ Perusahaan yang bertugas melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi dalam menjalankan kegiatan kepengurusan Perusahaan.”`
  • 11.
    Kegiatan dan Pengembangan Usaha PerumPeruri diberikan tugas dan wewenang untuk mencetak lima produk unggulan, yakni uang Republik Indonesia yang meliputi uang kertas dan uang logam, paspor RI, pita cukai, meterai, dan sertifikat tanah.
  • 12.
    Kegiatan dan Pengembangan Usaha PerumPeruri juga pernah mendapat kepercayaan untuk mencetak dokumen- dokumen sekuriti negara lain atau luar negeri, diantaranya negara Malaysia, Sri Lanka dan Nepal.
  • 13.
    Proses Percetakan Uang RepublikIndonesia Secara garis besar, proses pencetakan uang dimulai; 1. Perencanaan uang yang akan dicetak 2. Pengadaan bahan uang 3. Pencetakan uang 4. Distribusi uang 5. Penarikan dan atau pencabutan uang Keseluruhan proses ini melibatkan berbagai pihak, yaitu BI, Peruri, dan pemasok bahan baku uang.
  • 14.