KIMIA ORGANIK 1
Prodi Farmasi
Fakultas Farmasi dan Sains
ALKOHOL
Pertemuan 9
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
PENGERTIAN ALKOHOL
•Alkohol berasal dari bahasa Arab al-
kohl, artinya suatu zat yang mudah
menguap, dapat dididihkan dan
diembunkan.
•Alkohol atau alkanol merupakan
senyawa karbon yang mengandung
gugus hidroksil (-OH) dan mempunyai
rumus CnH2n+1OH
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
TATANAMA ALKOHOL
Menurut IUPAC
a. Alkohol diberi nama seperti alkana tetapi
akhiran –ana diganti –anol. CnH2n+1OH
b. Rantai utama alkohol adalah rantai terpanjang
yang mengikat gugus –OH.
c. Didepan nama alkohol ditulis angka yang
menyatakan letak gugus –OH.
d. Alkohol bercabang, pemberian nomor atom C
dimulai dari ujung yang terdekat dengan atom C
yang mengikat gugus –OH.
e. Contoh: CH3 – CH(OH) – CH2 – CH3 2-butanol
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
JENIS-JENIS ALKOHOL
• Alkohol Primer, adalah alkohol yang gugus -OH
nya terletak pada atom C primer
Rumus umum : R-OH.CONTOH Metanol (CH3-OH
• Alkohol Sekunder, adalah alkohol yang gugus -OH
nya terletak pada atom C sekunder Rumus
umum :R-CH-OH
• R’
• Alkohol Tersier, adalah alkohol yang gugus -OH nya
terletak pada atom C tersier (atom C yang terikat
langsung pada tiga atom C yang lain.
Rumus umum : R’
R’-C-OH
R”
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
POLIALKOHOL
Polialkohol adalah senyawa yang mengandung lebih
dari satu gugus -OH
Beberapa alkohol yang penting antara lain:
1. Etilena glikol ( 1,2-etanadiol)
rumus struktur: CH2OH-CH2OH
2. Gliserol (1,2,3-propanatriol)
rumus struktur: CH2OH-CHOH-CH2OH
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
JENIS ISOMER
Isomer posisi adalah karena dalam mole
kul terdapat perbedaan posisi gugus –OH
Contoh : CH3 - CH(OH) – CH2 – CH3
CH3 - CH2 – CH2 – CH2 OH
Isomeri gugus fungsi alkanol berisomeri dengan
gugus fungsi eter
• Contoh :CH3 –CH2 OH CH3 –O- CH3
• etanol etoksietena /dimetil eter
• Tb.790 C, sifat asam Tb.240 C,sifat
netral lebih reaktif kurang reaktif
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
●Isomeri optik terbentuk jika senyawa
mempunyai atom C asimetrik ( yaitu atom C
yang mengikat 4 atom /gugus yang berbeda)
dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi
●Contoh : 2 – butanol
CH3 – C*H – C2 H5
OH
D- 2-butanol (+13,520 C)
L-2- butanol (-13,520 C)
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
SIFAT-SIFAT ALKOHOL
• Sifat fisis
1. Bersifat polar karena
memiliki gugus –OH.
2. Titik didih tinggi
3. Kelarutan alkohol dalam
air berkurang dengan
bertambah panjangnya
rantai karbon.
4. Kelarutan alkohol dalam
pelarut non polar
bertambah.
5. Mudah terbakar
• Sifat kimia
1. Alkohol kering bereaksi
dengan logam K atau Na
2. Alkohol bereaksi dengan
PCl 3 , PCl5 ,SOCl2 meng
hasilkan alkil halida.
3. Jika direaksikan dengan
H2SO4 pekat
menghasilkan eter,
4. Alkohol dapat bereaksi
dengan berbagai asam
membentuk ester.
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
REAKSI - REAKSI
1. Reaksi alkohol kering dengan logam natrium
2C2H5OH + 2Na 2C2H5ONa + H2
Etanol Natrium etanolat
2. Reaksi alkohol dengan fosfortrihalida
3CH3-CH2-OH + PBr3CH3-CH2-Br + H3PO4
Etanol Etil Bromida
3. Reaksi alkohol dengan asam
CH3-OH + CH3COOH CH3 COOCH3 + H2O
4. Reaksi alkohol dengan H2 SO4 ,1800 C
C2H5OH → CH2 – CH2 + H2O
C2H5OH → C2 H5 –O – C 2H5 + H2O (pada 1300 C)
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
Memberikan reaksi yang berbeda oksidator K2 CrO4
KMnO4 , O2 dan Cu panas
1. Alkohol primer, mudah teroksidasi menjadi alkanal,
selanjutnya menjadi asam karboksilat
CH3–CH2–OH→CH3CHO+H2O→CH3 – COOH
2. Alkohol sekunder, mudah teroksidasi membentuk
keton
CH3 – CHOH –CH3 → CH3 – CO –CH3 + H2 O
3. Alkohol tersier tidak mudah teroksidasi karena tidak
memiliki atom H yang terikat pada atom C karbinol
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
KEGUNAAN ALKOHOL
a. Metanol : pelarut, bahan baku pembuatan
aldehida, bahan pencampur spiritus bakar,
dan cairan anti beku pada radiator
b. Etanol : pelarut, desinfektan, zat pewarna,
serat sintetis, pembuatan obat-obatan, dan
bahan bakar
c. Etilena Glikol : pelarut, pelumas, bahan baku
pembuatan serat, dan zat anti beku radiator
d. Gliserol : bahan pemanis, bahan peledak,
bahan komestik, pelembab pada tembakau,
dan bahan pembuatan plastik
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
CONTOH SOAL
Tuliskan rumus struktur dari alkohol yang memiliki
nama seperti berikut:
a. 2,2,3- trimetil-1-pentanol
b. 3,4,5-trimetil-2-heksanol
c. 3-etil-2-metil-1-heksanol
jawab:
a. CH3CH2CH(CH3 )C(CH3 )(CH3 )CH2OH
b. CH3CH(CH3 )CH(CH3 )CH(CH3 )CHOHCH3
c. CH3CH2CH2CH(C2H5 )C(CH3 )CH2OH
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
LATIHAN
1.Tuliskan dan selesaikan reaksi-reaksi berikut
a. etil alkohol + natrium
b. n-propanol + fosfor tribromida
c. metanol + H2SO4 pekat (1300C)
d. n-butanol + H2SO4 pekat (1800C)
e. etanol + asam iodida
2. Buatlah semua isomer dan beri nama:
a. 3-pentanol
b. 2,2 – dimetil –3- heksanol
info@uhamka.ac.i
d
www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaid Uhamk
a
@UhamkaID
TERIMA KASIH

pertemuan ke 9 KO1.pptx

  • 1.
    KIMIA ORGANIK 1 ProdiFarmasi Fakultas Farmasi dan Sains ALKOHOL Pertemuan 9
  • 2.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID PENGERTIAN ALKOHOL •Alkohol berasal dari bahasa Arab al- kohl, artinya suatu zat yang mudah menguap, dapat dididihkan dan diembunkan. •Alkohol atau alkanol merupakan senyawa karbon yang mengandung gugus hidroksil (-OH) dan mempunyai rumus CnH2n+1OH
  • 3.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID TATANAMA ALKOHOL Menurut IUPAC a. Alkohol diberi nama seperti alkana tetapi akhiran –ana diganti –anol. CnH2n+1OH b. Rantai utama alkohol adalah rantai terpanjang yang mengikat gugus –OH. c. Didepan nama alkohol ditulis angka yang menyatakan letak gugus –OH. d. Alkohol bercabang, pemberian nomor atom C dimulai dari ujung yang terdekat dengan atom C yang mengikat gugus –OH. e. Contoh: CH3 – CH(OH) – CH2 – CH3 2-butanol
  • 4.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID JENIS-JENIS ALKOHOL • Alkohol Primer, adalah alkohol yang gugus -OH nya terletak pada atom C primer Rumus umum : R-OH.CONTOH Metanol (CH3-OH • Alkohol Sekunder, adalah alkohol yang gugus -OH nya terletak pada atom C sekunder Rumus umum :R-CH-OH • R’ • Alkohol Tersier, adalah alkohol yang gugus -OH nya terletak pada atom C tersier (atom C yang terikat langsung pada tiga atom C yang lain. Rumus umum : R’ R’-C-OH R”
  • 5.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID POLIALKOHOL Polialkohol adalah senyawa yang mengandung lebih dari satu gugus -OH Beberapa alkohol yang penting antara lain: 1. Etilena glikol ( 1,2-etanadiol) rumus struktur: CH2OH-CH2OH 2. Gliserol (1,2,3-propanatriol) rumus struktur: CH2OH-CHOH-CH2OH
  • 6.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID JENIS ISOMER Isomer posisi adalah karena dalam mole kul terdapat perbedaan posisi gugus –OH Contoh : CH3 - CH(OH) – CH2 – CH3 CH3 - CH2 – CH2 – CH2 OH Isomeri gugus fungsi alkanol berisomeri dengan gugus fungsi eter • Contoh :CH3 –CH2 OH CH3 –O- CH3 • etanol etoksietena /dimetil eter • Tb.790 C, sifat asam Tb.240 C,sifat netral lebih reaktif kurang reaktif
  • 7.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID ●Isomeri optik terbentuk jika senyawa mempunyai atom C asimetrik ( yaitu atom C yang mengikat 4 atom /gugus yang berbeda) dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ●Contoh : 2 – butanol CH3 – C*H – C2 H5 OH D- 2-butanol (+13,520 C) L-2- butanol (-13,520 C)
  • 8.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID SIFAT-SIFAT ALKOHOL • Sifat fisis 1. Bersifat polar karena memiliki gugus –OH. 2. Titik didih tinggi 3. Kelarutan alkohol dalam air berkurang dengan bertambah panjangnya rantai karbon. 4. Kelarutan alkohol dalam pelarut non polar bertambah. 5. Mudah terbakar • Sifat kimia 1. Alkohol kering bereaksi dengan logam K atau Na 2. Alkohol bereaksi dengan PCl 3 , PCl5 ,SOCl2 meng hasilkan alkil halida. 3. Jika direaksikan dengan H2SO4 pekat menghasilkan eter, 4. Alkohol dapat bereaksi dengan berbagai asam membentuk ester.
  • 9.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID REAKSI - REAKSI 1. Reaksi alkohol kering dengan logam natrium 2C2H5OH + 2Na 2C2H5ONa + H2 Etanol Natrium etanolat 2. Reaksi alkohol dengan fosfortrihalida 3CH3-CH2-OH + PBr3CH3-CH2-Br + H3PO4 Etanol Etil Bromida 3. Reaksi alkohol dengan asam CH3-OH + CH3COOH CH3 COOCH3 + H2O 4. Reaksi alkohol dengan H2 SO4 ,1800 C C2H5OH → CH2 – CH2 + H2O C2H5OH → C2 H5 –O – C 2H5 + H2O (pada 1300 C)
  • 10.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID Memberikan reaksi yang berbeda oksidator K2 CrO4 KMnO4 , O2 dan Cu panas 1. Alkohol primer, mudah teroksidasi menjadi alkanal, selanjutnya menjadi asam karboksilat CH3–CH2–OH→CH3CHO+H2O→CH3 – COOH 2. Alkohol sekunder, mudah teroksidasi membentuk keton CH3 – CHOH –CH3 → CH3 – CO –CH3 + H2 O 3. Alkohol tersier tidak mudah teroksidasi karena tidak memiliki atom H yang terikat pada atom C karbinol
  • 11.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID KEGUNAAN ALKOHOL a. Metanol : pelarut, bahan baku pembuatan aldehida, bahan pencampur spiritus bakar, dan cairan anti beku pada radiator b. Etanol : pelarut, desinfektan, zat pewarna, serat sintetis, pembuatan obat-obatan, dan bahan bakar c. Etilena Glikol : pelarut, pelumas, bahan baku pembuatan serat, dan zat anti beku radiator d. Gliserol : bahan pemanis, bahan peledak, bahan komestik, pelembab pada tembakau, dan bahan pembuatan plastik
  • 12.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID CONTOH SOAL Tuliskan rumus struktur dari alkohol yang memiliki nama seperti berikut: a. 2,2,3- trimetil-1-pentanol b. 3,4,5-trimetil-2-heksanol c. 3-etil-2-metil-1-heksanol jawab: a. CH3CH2CH(CH3 )C(CH3 )(CH3 )CH2OH b. CH3CH(CH3 )CH(CH3 )CH(CH3 )CHOHCH3 c. CH3CH2CH2CH(C2H5 )C(CH3 )CH2OH
  • 13.
    info@uhamka.ac.i d www.uhamka.ac.id (021)73944451 uhamkaidUhamk a @UhamkaID LATIHAN 1.Tuliskan dan selesaikan reaksi-reaksi berikut a. etil alkohol + natrium b. n-propanol + fosfor tribromida c. metanol + H2SO4 pekat (1300C) d. n-butanol + H2SO4 pekat (1800C) e. etanol + asam iodida 2. Buatlah semua isomer dan beri nama: a. 3-pentanol b. 2,2 – dimetil –3- heksanol
  • 14.