Pertemuan 1
DATA DAN STRUKTUR DATA
Dosen : Endang Retnoningsih, M.Kom
www.endangretno.com
 Bukan keberuntungan yang
menjadikan Anda bijak, tapi kebijakan
Anda lah yang menjadikan Anda
beruntung 
Overview
- Definisi Data
- Definisi Struktur Data
DEFINISI DATA
Adalah sekumpulan character yang berupa huruf
atau angka yang dapat berdiri sendiri atau dapat pula
membentuk satu kesatuan yang utuh dan belum memiliki
arti secara definitif.
STRUKTUR DATA
•Suatu koleksi atau kelompok data yang dapat
dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi
yang didefinisikan terhadapnya.
STRUKTUR DATA
•Pada garis besarnya, Data dapat dikategorikan
menjadi:
✓ Type Data Sederhana atau Data Sederhana
✓ Struktur Data
STRUKTUR DATA
A. Type Data Sederhana atau Data Sederhana,
terdiri atas :
➢Data Sederhana Tunggal,
misalnya Integer, Real, Boolean dan Character.
➢Data Sederhana Majemuk,
Misalnya: String
STRUKTUR DATA
B. Struktur Data, meliputi :
➢Struktur Data Sederhana,
misalnya Array dan Record
➢Struktur Data Majemuk, terdiri atas :
1. Linier, misalnya : Stack, Queue dan Linear
Linked List.
2. Nonlinier, misalnya : Pohon Biner (Binary Tree),
Pohon Cari Biner (Binary Search Tree), Pohon Cari M-
Way (M-Way Search Tree), General Tree serta Graph.
MANFAAT STRUKTUR DATA
•Pemakaian Struktur Data yang tepat didalam proses
pemrogramman, akan menghasilkan
 Algoritma yang lebih jelas dan tepat sehingga
menjadikan program secara keseluruhan lebih
sederhana.
Type Data Integer
•Type Data Integer
•Yang dimaksud dengan Integer adalah Bilangan
Bulat
•Mis : ...-3,-2,-1,0,1,2,3,....
•Type data Integer tidak mengandung pecahan,
dalam memory komputer sebagai Bilangan Bulat.
Type Data Integer
•Rumusnya adalah :
N <= 2n-1-1
Type data Integer terbagi atas beberapa macam
Type Data Integer
Bilangan Real
•Data numerik yang bukan termasuk integer
•Seperti bilangan pecahan dan bilangan tak rasional,
digolongkan dalam jenis data real.
•Jenis data real ditulis menggunakan titik (atau
koma) desimal.
•Contohnya 3.26 43.00 -131.128, dan sebagainya.
Bilangan Real
•Secara umum untuk bilangan real X, rumusnya
menjadi :
X = M * RE
•M = dijadikan pecahan/mantissa,
•R = radixnya dan
•E = merupakan eksponennya.
Bilangan Real
•Contoh:
•123000 = 0.123 * 106
•Jadi ……
➢Mantissa / pecahan = 0.123
➢Radix = 10
➢Eksponen = 6
Bilangan Real
•Contoh:
•0.00151 = 0.151 * 10-2
•Jadi ……?????
➢Mantissa / pecahan = 0.151
➢Radix = 10
➢Eksponen = -2
Aritmatika Campuran
•Dalam suatu bahasa pemrograman diperbolehkan
memakai cara berhitung dengan aritmetika
campuran
•Nilai-nilai numerik yang berbeda jenisnya dapat
dicampur di dalam suatu ekspresi
•Bilangan integer, bilangan real digunakan secara
bersama
Aritmatika Campuran
•Integer + Real  Konversi Angka
•Konversi tersebut dapat dilaksanakan dengan dua
cara :
1. Melalui pemotongan,
menghilangkan pecahan dari angka real yang
bersangkutan;
2. Melalui pembulatan kepada angka integer yang
terdekat.
Tipe Data Boolean/Logikal
•Suatu variabel boolean atau logikal hanya dapat
berisikan nilai true (1) atau false (0)
•Tabel operator logika
Tipe Data Boolean/Logikal
•Operator relasi logika
Tipe Data Karakter dan String
•Karakter  yang elemennya merupakan aksara
(simbol):
•Contoh: (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,...,X,Y,Z,,?,,*...)
•Karakter meliputi digit numerik, karakter alfabetik,
dan spesial karakter (simbol-simbol lain)
Tipe Data Karakter dan String
Tipe Data Karakter dan String
•String juga digunakan dalam bahasa pemrograman
sebagai nama variabel, nama label serta nama
prosedur.
TERIMA KASIH

Pertemuan 1 Data dan Struktur Data

  • 1.
    Pertemuan 1 DATA DANSTRUKTUR DATA Dosen : Endang Retnoningsih, M.Kom www.endangretno.com
  • 2.
     Bukan keberuntunganyang menjadikan Anda bijak, tapi kebijakan Anda lah yang menjadikan Anda beruntung 
  • 3.
    Overview - Definisi Data -Definisi Struktur Data
  • 4.
    DEFINISI DATA Adalah sekumpulancharacter yang berupa huruf atau angka yang dapat berdiri sendiri atau dapat pula membentuk satu kesatuan yang utuh dan belum memiliki arti secara definitif.
  • 5.
    STRUKTUR DATA •Suatu koleksiatau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.
  • 6.
    STRUKTUR DATA •Pada garisbesarnya, Data dapat dikategorikan menjadi: ✓ Type Data Sederhana atau Data Sederhana ✓ Struktur Data
  • 7.
    STRUKTUR DATA A. TypeData Sederhana atau Data Sederhana, terdiri atas : ➢Data Sederhana Tunggal, misalnya Integer, Real, Boolean dan Character. ➢Data Sederhana Majemuk, Misalnya: String
  • 8.
    STRUKTUR DATA B. StrukturData, meliputi : ➢Struktur Data Sederhana, misalnya Array dan Record ➢Struktur Data Majemuk, terdiri atas : 1. Linier, misalnya : Stack, Queue dan Linear Linked List. 2. Nonlinier, misalnya : Pohon Biner (Binary Tree), Pohon Cari Biner (Binary Search Tree), Pohon Cari M- Way (M-Way Search Tree), General Tree serta Graph.
  • 9.
    MANFAAT STRUKTUR DATA •PemakaianStruktur Data yang tepat didalam proses pemrogramman, akan menghasilkan  Algoritma yang lebih jelas dan tepat sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih sederhana.
  • 10.
    Type Data Integer •TypeData Integer •Yang dimaksud dengan Integer adalah Bilangan Bulat •Mis : ...-3,-2,-1,0,1,2,3,.... •Type data Integer tidak mengandung pecahan, dalam memory komputer sebagai Bilangan Bulat.
  • 11.
    Type Data Integer •Rumusnyaadalah : N <= 2n-1-1 Type data Integer terbagi atas beberapa macam
  • 12.
  • 13.
    Bilangan Real •Data numerikyang bukan termasuk integer •Seperti bilangan pecahan dan bilangan tak rasional, digolongkan dalam jenis data real. •Jenis data real ditulis menggunakan titik (atau koma) desimal. •Contohnya 3.26 43.00 -131.128, dan sebagainya.
  • 14.
    Bilangan Real •Secara umumuntuk bilangan real X, rumusnya menjadi : X = M * RE •M = dijadikan pecahan/mantissa, •R = radixnya dan •E = merupakan eksponennya.
  • 15.
    Bilangan Real •Contoh: •123000 =0.123 * 106 •Jadi …… ➢Mantissa / pecahan = 0.123 ➢Radix = 10 ➢Eksponen = 6
  • 16.
    Bilangan Real •Contoh: •0.00151 =0.151 * 10-2 •Jadi ……????? ➢Mantissa / pecahan = 0.151 ➢Radix = 10 ➢Eksponen = -2
  • 17.
    Aritmatika Campuran •Dalam suatubahasa pemrograman diperbolehkan memakai cara berhitung dengan aritmetika campuran •Nilai-nilai numerik yang berbeda jenisnya dapat dicampur di dalam suatu ekspresi •Bilangan integer, bilangan real digunakan secara bersama
  • 18.
    Aritmatika Campuran •Integer +Real  Konversi Angka •Konversi tersebut dapat dilaksanakan dengan dua cara : 1. Melalui pemotongan, menghilangkan pecahan dari angka real yang bersangkutan; 2. Melalui pembulatan kepada angka integer yang terdekat.
  • 19.
    Tipe Data Boolean/Logikal •Suatuvariabel boolean atau logikal hanya dapat berisikan nilai true (1) atau false (0) •Tabel operator logika
  • 20.
  • 21.
    Tipe Data Karakterdan String •Karakter  yang elemennya merupakan aksara (simbol): •Contoh: (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,...,X,Y,Z,,?,,*...) •Karakter meliputi digit numerik, karakter alfabetik, dan spesial karakter (simbol-simbol lain)
  • 22.
  • 23.
    Tipe Data Karakterdan String •String juga digunakan dalam bahasa pemrograman sebagai nama variabel, nama label serta nama prosedur.
  • 24.