STRUKTUR DATA
AYU LESTARI .P
STRUKTUR DATA . . . ???
DEFINISI STRUKTUR DATA
 istilah ilmu komputer, cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di
dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan
secara efisien.
 Dalam teknik pemrograman, berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom
data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) ataupun kolom yang
hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh
pengguna.
 Untuk meningkatkan efisiensi penggunaan memori pada saat program komputer
sedang dijalankan.
 Pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk
pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis.
 Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar
(spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat
(dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang
memanfaatkan struktur data.
TAHAP-TAHAP PEMBUATAN
STRUKTUR DATA:
Spesifikasi
ImplementasiPemrograman
TAHAP-TAHAP PEMBUATAN
STRUKTUR DATA:
 a. Tahap Pertama: Spesifikasi
Pendeskripsian / spesifikasi struktur data menyatakan apa yang dapat dilakukan
struktur data, bukan cara penerapannya. Pendeskripsian ini melibatkan level logic
sehingga dapat digunakan konvensi matematika untuk menyatakan sifat-sifat
struktur data yang dikehendaki.
TAHAP-TAHAP PEMBUATAN
STRUKTUR DATA:
 b. Tahap Kedua: Implementasi
cara penerapan struktur data dengan struktur data yang telah ada.
 c. Tahap Ketiga: Pemrograman
penerjemahan menjadi pernyataan di bahasa pemrograman tertentu
TIPE DATA
jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan
interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan
dalam pemrograman komputer.
SECARA GARIS BESAR TYPE
DATA DAPAT DIKATEGORIKAN
:
type data
sederhana
tunggal
Integer, real,
boolean dan
karakter.
sederhana
majemuk
String
TIPE DATA
 a. Integer (Bilangan Bulat )
Integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun
hexadecimal.
Tipe Data Ukuran Tempat Rentang Nilai
Byte 1 byte 0 s/d +255
Shortint 1 byte -28 s/d +127
Integer 2 bytes -32768 s/d 32767
Word 2 bytes 0 s/d 65535
Longint 4 bytes 2147483648 s/d 2147483647
TIPE DATA
b. Real bilangan yang berisi titik decimal atau jenis bilangan pecahan
Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E menunjukkan
nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar6 byte.
Tipe Data Ukuran Tempat Rentang Nilai
real 6 bytes 2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
single 4 bytes 1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038
double 8 bytes 5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended 10 bytes 3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp 8 bytes -9.2x 1018 s/d 9.2x 1018
TIPE DATA
 c.String
Urutan-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai
data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string ditambah
dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak
disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.
Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :
• Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
• Karakter angka : ‘0’..’9’
• Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
• Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya
TIPE DATA
 d. Boolean
Tipe data boolean terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat
penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk
menentukan alur program.
TIPE STRUKTUR DATA
Tipe struktur data
Struktur data
sederhana
array dan record
Struktur data
majemuk
Linier : Stack,
Queue, serta List
dan Multilist
Non Linier : Pohon
Biner dan Graph
Strukturdatasederhana
sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang
sama dan dinyatakan dengan nama yang sama
(Array)
Tipe data rekaman di gunakan untuk menampung data
yang terdiri dari beberapa tipe yang berbeda (Record)
Struktur data
majemuk
Stack
Queue
List
multilist
linier
Struktur Data Majemuk
 Stack (Tumpukan) list linier yang dikenali elemen puncaknya (top), aturan
penyisipan dan penghapusan elemennya tertentu (penyisipan selalu dilakukan “di
atas” (top), penghapusan selalu dilakukan pada top).
 Queue (Antrian): list linier yang dikenali elemen pertama (head) dan elemen
terakhirnya (tail); Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya disefinisikan
sebagai penyisipan selalu dilakukan setelah elemen terakhir, penghapusan selalu
dilakukan pada elemen pertama; Satu elemen dengan elemen lain dapat diakses
melalui informasi next.
 List Dan Multilist: sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan
tertentu, yang setiap elemennya terdiri dari 2 bagian.
sebuah list linier dikenali dengan (1) elemen pertamanya, biasanya melalui alamat
elemen pertama yang disebut (first); (2) Alamat elemen berikutnya (suksesor), jika kita
mengetahui alamat sebuah elemen, yang dapat diakses melalui field next; (3) Setiap
elemen mempunyai alamat, yaitu tempat elemen disimpan dapat diacu. Untuk
mengacu sebuah elemen, alamat harus terdefinisi. Dengan alamat tersebut informasi
yang tersimpan pada elemen list dapat diakses; (4) Elemen terakhirnya.
Struktur data
majemuk (Non Linier )
GraphPohon Biner
Struktur Data Majemuk (Non
Linier)
 Pohon Biner (Binary tree) himpunan terbatas yang mungkin kosong atau terdiri
dari sebuah simpul yang disebut sebagai akar dan dua buah himpunan lain yang
disjoint yang merupakan pohon biner yang disebut sebagai sub pohon kiri (left)
dan sub pohon kanan (right) dari pohon biner tersebut.
 Graph merupakan keterhubungan tak terbatas antara entitas data. Banyak
entitas-entitas data dalam masalah-masalah nyata secara alamiah memiliki
keterhubungan langsung (adjacency) secara tak terbatas demikian.
STRUKTUR DATA YANG STANDAR
YANG BIASANYA DIGUNAKAN
DIBIDANG INFORMATIKA
* List linier (Linked List) dan variasinya
* Multilist
* Stack (Tumpukan)
* Queue (Antrian)
* Tree ( Pohon)
* Graph ( Graf )
TERIMA KASIH

struktur data

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    DEFINISI STRUKTUR DATA istilah ilmu komputer, cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.  Dalam teknik pemrograman, berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) ataupun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.
  • 4.
     Untuk meningkatkanefisiensi penggunaan memori pada saat program komputer sedang dijalankan.
  • 5.
     Pengolahan database(misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis.  Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
  • 6.
  • 7.
    TAHAP-TAHAP PEMBUATAN STRUKTUR DATA: a. Tahap Pertama: Spesifikasi Pendeskripsian / spesifikasi struktur data menyatakan apa yang dapat dilakukan struktur data, bukan cara penerapannya. Pendeskripsian ini melibatkan level logic sehingga dapat digunakan konvensi matematika untuk menyatakan sifat-sifat struktur data yang dikehendaki.
  • 8.
    TAHAP-TAHAP PEMBUATAN STRUKTUR DATA: b. Tahap Kedua: Implementasi cara penerapan struktur data dengan struktur data yang telah ada.  c. Tahap Ketiga: Pemrograman penerjemahan menjadi pernyataan di bahasa pemrograman tertentu
  • 9.
    TIPE DATA jenis datayang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer.
  • 10.
    SECARA GARIS BESARTYPE DATA DAPAT DIKATEGORIKAN : type data sederhana tunggal Integer, real, boolean dan karakter. sederhana majemuk String
  • 11.
    TIPE DATA  a.Integer (Bilangan Bulat ) Integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun hexadecimal. Tipe Data Ukuran Tempat Rentang Nilai Byte 1 byte 0 s/d +255 Shortint 1 byte -28 s/d +127 Integer 2 bytes -32768 s/d 32767 Word 2 bytes 0 s/d 65535 Longint 4 bytes 2147483648 s/d 2147483647
  • 12.
    TIPE DATA b. Realbilangan yang berisi titik decimal atau jenis bilangan pecahan Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E menunjukkan nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar6 byte. Tipe Data Ukuran Tempat Rentang Nilai real 6 bytes 2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038 single 4 bytes 1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038 double 8 bytes 5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308 extended 10 bytes 3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932 comp 8 bytes -9.2x 1018 s/d 9.2x 1018
  • 13.
    TIPE DATA  c.String Urutan-urutandari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal. Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter. Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah : • Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’ • Karakter angka : ‘0’..’9’ • Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya • Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya
  • 14.
    TIPE DATA  d.Boolean Tipe data boolean terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan alur program.
  • 15.
    TIPE STRUKTUR DATA Tipestruktur data Struktur data sederhana array dan record Struktur data majemuk Linier : Stack, Queue, serta List dan Multilist Non Linier : Pohon Biner dan Graph
  • 16.
    Strukturdatasederhana sekumpulan variabel yangmemiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama (Array) Tipe data rekaman di gunakan untuk menampung data yang terdiri dari beberapa tipe yang berbeda (Record)
  • 17.
  • 18.
    Struktur Data Majemuk Stack (Tumpukan) list linier yang dikenali elemen puncaknya (top), aturan penyisipan dan penghapusan elemennya tertentu (penyisipan selalu dilakukan “di atas” (top), penghapusan selalu dilakukan pada top).  Queue (Antrian): list linier yang dikenali elemen pertama (head) dan elemen terakhirnya (tail); Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya disefinisikan sebagai penyisipan selalu dilakukan setelah elemen terakhir, penghapusan selalu dilakukan pada elemen pertama; Satu elemen dengan elemen lain dapat diakses melalui informasi next.  List Dan Multilist: sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan tertentu, yang setiap elemennya terdiri dari 2 bagian. sebuah list linier dikenali dengan (1) elemen pertamanya, biasanya melalui alamat elemen pertama yang disebut (first); (2) Alamat elemen berikutnya (suksesor), jika kita mengetahui alamat sebuah elemen, yang dapat diakses melalui field next; (3) Setiap elemen mempunyai alamat, yaitu tempat elemen disimpan dapat diacu. Untuk mengacu sebuah elemen, alamat harus terdefinisi. Dengan alamat tersebut informasi yang tersimpan pada elemen list dapat diakses; (4) Elemen terakhirnya.
  • 19.
    Struktur data majemuk (NonLinier ) GraphPohon Biner
  • 20.
    Struktur Data Majemuk(Non Linier)  Pohon Biner (Binary tree) himpunan terbatas yang mungkin kosong atau terdiri dari sebuah simpul yang disebut sebagai akar dan dua buah himpunan lain yang disjoint yang merupakan pohon biner yang disebut sebagai sub pohon kiri (left) dan sub pohon kanan (right) dari pohon biner tersebut.  Graph merupakan keterhubungan tak terbatas antara entitas data. Banyak entitas-entitas data dalam masalah-masalah nyata secara alamiah memiliki keterhubungan langsung (adjacency) secara tak terbatas demikian.
  • 21.
    STRUKTUR DATA YANGSTANDAR YANG BIASANYA DIGUNAKAN DIBIDANG INFORMATIKA * List linier (Linked List) dan variasinya * Multilist * Stack (Tumpukan) * Queue (Antrian) * Tree ( Pohon) * Graph ( Graf )
  • 22.