RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 21 Jakarta
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Matematika
Materi : Persamaan dan Pertidaksamaan nilai mutlak linear satu
variabel
Waktu : 4 x 45 menit
A. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
KI SPIRITUAL (KI 1) DAN KI SOSIAL (KI 2)
Kompetensi sikap spiritual yang ditumbuh kembangkan melalui keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan
dan kondisi peserta didik, yaitu berkaitan dengan kemampuan menghayati dan
mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sedangkan pada kompetensi Sikap Sosial
berkaitan dengan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, responsive(krit is),
pro-aktif (kreatif) dan percaya diri, serta dapat berkomunikasi dengan baik.
KI PENGETAHUAN (KI 3) KI KETERAMPILAN (KI 4)
KI3:Memahami, menerapkan, dan
menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian,serta
menerapkan pengetahuan procedural
pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
KI 4:Mengolah,menalar,dan menyaji dalam
ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4
3.1 Mengintepretasi persamaan dan
pertidaksamaan nilai mutlak dari
bentuk linear. Satu variabel dengan
persamaan dan pertidaksamaan linear
aljabar lainnya
4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan persamaan dan Pertidaksamaan
nilai mutlak dari bentuk linear satu
variabel
Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1.1. Menunjukkan kalimat matematika terbuka
3.1.2. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel
3.1.3. Terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran pertidaksamaan satu variabel
3.1.4. Menemukan macam-macam konsep pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel
B. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan Discovery Learning yang dipadukan dengan
metode diskusi melalui pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk
mengamati/membaca permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan
hasilnya didepan kelas(literasi), peserta didik dapat menemukkan macam-macam konsep
persamaan nilai mutlak satu variabel dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin
selama proses pembelajaran, bersikap jujur, santun, percaya diri dan pantang
menyerah (Karakter), serta memiliki sikap responsif/berpikir kritis/ dan pro-
aktif/kreatif, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik (4C).
C. Materi Pembelajaran
 Materi Prasayarat
Kalimat terbuka matematika, himpunan penyelesaian linear satu variabel dan
pertidaksamaan linear satu variabel.
 Materi Pokok
Persamaan linear satu variabel dan pertidaksamaan linear satu variabel menggunakan nilai
Mutlak
D. Model/Metode Pembelajaran
 Model Pembelajaran : Discovery learning
 Metode pembelajaran : Penugasan, dikusi kelompok, dan pendekatan scientific
E. Media/Alat
 Alat : lembar kerja peserta didik dan rubrik penilaian
 Media : laptop, papan tulis dan media presentasi LCD
F. Sumber Belajar:
1. Sinaga, Bornok. 2013. Matematika SMA Kelas X Buku Siswa ( hal 45 - 64). Jakarta :
Kementrian Pendidikan Nasional.
2. Sinaga, Bornok. 2013. Matematika SMA Kelas X Buku Guru ( hal 55-80). Jakarta:
Kementrian Pendidikan Nasional.
G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Pendahuluan Fase 1
1. Guru menyiapkan peserta didik untuk siap menerima pelajaran;
 Guru mengucapkan salam dan berdoa sebelum pelajaran
 Peserta didik diabsensi oleh guru
2. Apersepsi
 Peserta didik diajak memecahkan masalah mengenai
bagaimana mendapatkan nilai mutlak negatif dan non negatif.
3. Motivasi
 Guru memberi memberikan gambaran tentang pentingnya
memahami konsep pertidaksamaan nilai mutlak dan
memberikan gambaran tentang aplikasi nilai mutlak di
kehidupan sehari-hari.
4. Peserta didik diberikan penjelasan mengenai tujuan pembelajaran
yang akan dicapai.
KEGIATAN
INTI Stimulation
(stimulasi/pembe
rianrangsangan)
5. Mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan
menggunakan model ubin.
6. Mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan
menyetarakan persamaan dan menyederhanakannya.
7. Mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan
menentukan rumus.
8. Peserta didik mengerjakan soal-soal dari “Cek Pemahaman“ dalam
buku paket
9. Mengenai pengidentifikasian PLSV.
10. Mengenai penentuan bentuk setara dari PLSV.
11. Mengenai penentuan penyelesaian dari PLSV dengan menutup
suku yang memuat variabel.
12. Peserta didik mengerjakan beberapa soal dari “Kompetensi
Berkembang Melalui Latihan“ dalam buku paket.
13. Mengenai pengidentifikasian apakah suatu kalimat merupakan
kalimat terbuka atau tidak.
14. Mengenai pengidentifikasian bentuk yang merupakan PLSV,
penentuan penyelesaian dari PLSV dengan menutup suku yang
memuat variabel, menggunakan model ubin, menyetarakan
persamaan dan menyederhanakannya, dan dengan menentukan
rumus, kemudian peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas beberapa jawaban soal tersebut.
15. Peserta didik mengerjakan beberapa soal dari “Bekerja Aktif“
dalam buku paket
16. Mengenai penulisan contoh dari persamaan yang memiliki 1 atau
lebih variabel dengan pangkat tertinggi dari variabel ditentukan.
17. Mengenai penulisan suatu rumus dan penentuan variabel dan
bukan variabel dalam rumus tersebut serta penulisan kondisi dalam
kehidupan sehari-hari yang memerlukan rumus tertentu, kemudian
peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban
soal tersebut.
18. Peserta didik mengerjakan beberapa soal “Quiz“ dalam buku paket.
Problem
statement(pertan
yaan/identifikasi
masalah)
Fase 2
1. Pertanyaan terdapat pada separutar masalah yang diamati.
2. Guru memberikan pancingan agar peserta didik menanya dari
pengamatan yang dilakukan.
3. Peserta didik menanya/mendiskusikan (antar peserta didik dalam
satu kelompok atau diluar kelompok, dan/atau guru) tentang
masalah yang diamati.
4. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh
guru mengenai persamaan linear satu variabel (PLSV) dalam
berbagai bentuk dan variabel serta cara menentukan bentuk setara
dan penyelesaian dari PLSV, kemudian antara peserta didik dan
guru mendiskusikan materi tersebut.
Data collection
(pengumpulan
datauntukmenja
wabpertanyaan)
Fase 3
1. Guru berkeliling kesemua kelompok untuk melihat diskusi yang
dilakukan peserta didik, melihat keterlibatan semua peserta didik
dalam kelompok serta mengarahkan jika ada kelompok yang
melenceng dari pekerjaannya.
2. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan mengenai persamaan linear satu variabel
(PLSV) dalam berbagai bentuk dan variabel serta cara menentukan
bentuk setara dan penyelesaian dari PLSV.
3. Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh
dalam buku paket mengenai cara menentukan penyelesaian dari
PLSV dengan menutup suku yang memuat variabel.
4. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada
nilai mutlak pada tabel 2.1
5. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada
nilai mutlak
Verification
(pembuktianatau
mencobadarihasi
lpengolahaninfor
masi )
Fase 4
1. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan
hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain,
menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan serta
mengumpulkan hasil diskusi dari setiap kelompok yang sudah
ditampilkan sampai menemukan definisi 2.1
2. Peserta didik menyimpulkan






0,
0,
xx
xx
x
3. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kata
pujian.
Penutup 1. Peserta didik diminta menyimpulkan tentang bagaimana
memahami dan menghitung nilai mutlak.
2. Dengan bantuan presentasi, guru menayangkan apa yang telah
dipelajari dan disimpulkan/merangkum mengenai nilai mutlak
3. Tugas rumah buku siswa hal
4. Guru memberikan tugas untuk dibaca dirumah tentang persamaan
dan pertidaksamaan linear.
5. Tugas proyek halaman
6. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan
7. Peserta didik membuat rangkuman subbab yang telah dipelajari.
8. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) dari soal-soal
“Kompetensi Berkembang Melalui Latihan” dalam buku paket
yang belum terselesaikan/dibahas di kelas.
H. Penilaian, Pembelajaran Remedian dan Pengayaan
1. Teknik penilaian melalui observasi, tulisan, dan penugasan
2. Instrumen penilian (terlampir)
3. Pembelajaran Remedial akan dilaksanakan apabila nilai peserta didik tidak memenuhi
KKM yang ada dan bias dilaksanakan pada saat KBM berlangsung atau bias juga diluar
jam pelajaran tergantung jumlah siswa.
a. Peserta didik yang telah mencapai diatas KKM, diberikan pengayaan
b. Peserta didik yang mencapai nilai KKM sampai dengan 90, akan diberikan
pengayaan sesuai dengan permasalahan untuk mencapai nilai KD (100).
c. Peserta didik yang telah mencapai nilai 90-100, akan diberikan pengayaan dengan
permasalahan terkait penggunaan konsep pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel
atau penggunaan dalam kehidupan sehari-hari.
Jakarta, Juli 2018
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 21 Jakarta, Guru Mata Pelajaran,
F S
NIP ....
1. Definisi Nilai Mutlak
Nilai mutlak adalah jarak antara bilangan itu dengan nol pada garis bilangan real.
Perhatikan garis bilangan berikut. Kita lakukan beberapa percobaan perpindahan posisi
sebagai berikut.
Misalkan xbilangan real, maka didefinisikan
| 𝑥| = {
𝑥 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 ≥ 0
– 𝑥 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 < 0
Dari defisininya, nilai mutlak suatu bilangan itu selalu positif atau nol.
Sedangkan dalam nilai ukur, nilai mutlak dapat dikatakan sebagai jarak (tak berarah).
| 𝑥| = jarak antara x ke titik asal
| 𝑥 − 𝑎| = jarak antara 𝑥 ke 𝑎
Contoh:
1. |3| = 3
2. |0| = 0
3. |−6| = −(−6) = 6
4. |3 − 5| = |−2| = −(−2) = 2
5. |1 − √2| = √2 − 1
2. Menentukan nilai mutlak yang melibatkan bentuk linear satu variabel
Contoh :
1. Tentukan nilai mutlak dari | 𝑥 + 2| untuk 𝑥 bilangan real
Penyelesaian :
| 𝑥 + 2| = 𝑥 + 2 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 + 2 ≥ 0 atau | 𝑥 + 2| = −(𝑥 + 2) 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 + 2 < 0
𝑥 ≥ −2 𝑥 < −2
Materi
LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN
KISI-KISI
Kompetensi Inti
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata
Kompetensi Dasar Indikator No Soal
3.1 Mengintepretasi
persamaan dan
pertidaksamaan nilai
mutlak dari bentuk
linear. Satu variabel
dengan persamaan dan
pertidaksamaan linear
aljabar lainnya
3.1.1.Menunjukkan kalimat matematika terbuka 1
3.1.2.Menentukan himpunan penyelesaian
persamaan linear satu variabel
2
3.1.3.Terlibat secara aktif dalam proses
pembelajaran pertidaksamaan satu variabel
3
3.1.4.Menemukan macam-macam konsep
pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel
4
No Soal Kunci Jawaban Skor
1
Sebuah perusahaan susu UHT
memproduksi susu UHT dalam
berbagai ukuran kemasan.
Salah satunya, kemasan berisi
250 ml susu UHT. Toleransi
volume susu adalah 3 ml.
Penulisan dalam
pertidaksamaan mutlak, adalah
Diketahui : Kemasan susu berisi 250 ml dan
toleransi volume susu adalah 3 ml. 1
Ditanya : Penulisan dalam pertidaksamaan?
1
Jawab : | 𝑥 + 250 ≤ 3|
2
2
Tentukan himpunan
penyelesaian dari persamaan di
bawah ini dengan cara yang
mudah.
a. 64 = n + 34
b. 5 – 3p = 9 – p
a. 64 = n + 34
64 – 64 = n + 34 – 64
0 – n = n – 30 – n
- n = - 30
n = 30
b. 5 – 3p = 9 – p
5 − 3𝑝 − 5 = 9 − 𝑝 − 5
−3𝑝 + 𝑝 = −𝑝 + 4 + 𝑝
−2𝑝 = 4
𝑝 = −2
1
1
1
1
1
1
3
Carilah penyelesaian dari
pertidaksamaan berikut,
a. 7k + 3 > 4k – 2
b. 4 – 2(x + 1) < 0
a. 7k + 3 > 4k – 2
7𝑘 + 3 − 3 > 4𝑘 − 2 − 3
7𝑘 − 4𝑘 > 4𝑘 − 5 − 4𝑘
3𝑘 > −5
1
1
𝑘 > −
5
3
b. 4 – 2(x + 1) < 0
4 – 2x – 2 < 0
2 – 2x – 2 < 0 – 2
- 2x < - 2
x > 2
1
1
1
1
1
4
Jika | 𝑥 − 𝑎| = 6 𝑑𝑎𝑛 𝑥 = 10
maka nilai a yang memenuhi
adalah …
Diketahui : | 𝑥 − 𝑎| = 6 𝑑𝑎𝑛 𝑥 = 10 1
Ditanya : Nilai a? 1
Jawab :
x – a = 6
10 – a = 6
a = 4
atau
-x + a = 6
-10 + a = 6
a = 16
Jadi, nilai a adalah 4 atau 16
1
1
1
1
1
Jakarta, Juli 2018
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 21 Jakarta, Guru Mata Pelajaran,
F S
NIP ....
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 21 Jakarta
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : X/1
Mata Pelajaran : Matematika Wajib
Pertemuan : 1
No Waktu Nama
Kejadian/
Perilaku
Butir
Sikap
Pos/
Neg
Tindak
Lanjut
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
Jakarta, Juli 2018
Mengetahui
Kepala SMA Negeri 21 Jakarta, Guru Mata Pelajaran,
F S
NIP ....
PENILAIAN JURNAL HARIAN
Nama Peserta Didik :
Kelas/Semester :
Aspek yang diamati :
No.
Hari/
Tanggal
Kejadian (Observasi) Keterangan
Jakarta, Juli 2017
Guru Mata Pelajaran
S
NIP.

Pertemua 1

  • 1.
    RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SatuanPendidikan : SMA Negeri 21 Jakarta Kelas/Semester : X/1 Mata Pelajaran : Matematika Materi : Persamaan dan Pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variabel Waktu : 4 x 45 menit A. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi KI SPIRITUAL (KI 1) DAN KI SOSIAL (KI 2) Kompetensi sikap spiritual yang ditumbuh kembangkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik, yaitu berkaitan dengan kemampuan menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Sedangkan pada kompetensi Sikap Sosial berkaitan dengan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, responsive(krit is), pro-aktif (kreatif) dan percaya diri, serta dapat berkomunikasi dengan baik. KI PENGETAHUAN (KI 3) KI KETERAMPILAN (KI 4) KI3:Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. KI 4:Mengolah,menalar,dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. KOMPETENSI DASAR DARI KI 3 KOMPETENSI DASAR DARI KI 4 3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear. Satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear aljabar lainnya 4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan Pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear satu variabel Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) 3.1.1. Menunjukkan kalimat matematika terbuka 3.1.2. Menentukan himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel 3.1.3. Terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran pertidaksamaan satu variabel 3.1.4. Menemukan macam-macam konsep pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel
  • 2.
    B. Tujuan Pembelajaran Melaluikegiatan pembelajaran menggunakan Discovery Learning yang dipadukan dengan metode diskusi melalui pendekatan saintifik yang menuntut peserta didik untuk mengamati/membaca permasalahan, menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya didepan kelas(literasi), peserta didik dapat menemukkan macam-macam konsep persamaan nilai mutlak satu variabel dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap jujur, santun, percaya diri dan pantang menyerah (Karakter), serta memiliki sikap responsif/berpikir kritis/ dan pro- aktif/kreatif, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik (4C). C. Materi Pembelajaran  Materi Prasayarat Kalimat terbuka matematika, himpunan penyelesaian linear satu variabel dan pertidaksamaan linear satu variabel.  Materi Pokok Persamaan linear satu variabel dan pertidaksamaan linear satu variabel menggunakan nilai Mutlak D. Model/Metode Pembelajaran  Model Pembelajaran : Discovery learning  Metode pembelajaran : Penugasan, dikusi kelompok, dan pendekatan scientific E. Media/Alat  Alat : lembar kerja peserta didik dan rubrik penilaian  Media : laptop, papan tulis dan media presentasi LCD F. Sumber Belajar: 1. Sinaga, Bornok. 2013. Matematika SMA Kelas X Buku Siswa ( hal 45 - 64). Jakarta : Kementrian Pendidikan Nasional. 2. Sinaga, Bornok. 2013. Matematika SMA Kelas X Buku Guru ( hal 55-80). Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional. G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Deskripsi Kegiatan Pendahuluan Fase 1 1. Guru menyiapkan peserta didik untuk siap menerima pelajaran;  Guru mengucapkan salam dan berdoa sebelum pelajaran  Peserta didik diabsensi oleh guru 2. Apersepsi  Peserta didik diajak memecahkan masalah mengenai bagaimana mendapatkan nilai mutlak negatif dan non negatif. 3. Motivasi
  • 3.
     Guru memberimemberikan gambaran tentang pentingnya memahami konsep pertidaksamaan nilai mutlak dan memberikan gambaran tentang aplikasi nilai mutlak di kehidupan sehari-hari. 4. Peserta didik diberikan penjelasan mengenai tujuan pembelajaran yang akan dicapai. KEGIATAN INTI Stimulation (stimulasi/pembe rianrangsangan) 5. Mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan menggunakan model ubin. 6. Mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan menyetarakan persamaan dan menyederhanakannya. 7. Mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan menentukan rumus. 8. Peserta didik mengerjakan soal-soal dari “Cek Pemahaman“ dalam buku paket 9. Mengenai pengidentifikasian PLSV. 10. Mengenai penentuan bentuk setara dari PLSV. 11. Mengenai penentuan penyelesaian dari PLSV dengan menutup suku yang memuat variabel. 12. Peserta didik mengerjakan beberapa soal dari “Kompetensi Berkembang Melalui Latihan“ dalam buku paket. 13. Mengenai pengidentifikasian apakah suatu kalimat merupakan kalimat terbuka atau tidak. 14. Mengenai pengidentifikasian bentuk yang merupakan PLSV, penentuan penyelesaian dari PLSV dengan menutup suku yang memuat variabel, menggunakan model ubin, menyetarakan persamaan dan menyederhanakannya, dan dengan menentukan rumus, kemudian peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas beberapa jawaban soal tersebut. 15. Peserta didik mengerjakan beberapa soal dari “Bekerja Aktif“ dalam buku paket 16. Mengenai penulisan contoh dari persamaan yang memiliki 1 atau lebih variabel dengan pangkat tertinggi dari variabel ditentukan. 17. Mengenai penulisan suatu rumus dan penentuan variabel dan bukan variabel dalam rumus tersebut serta penulisan kondisi dalam kehidupan sehari-hari yang memerlukan rumus tertentu, kemudian peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal tersebut. 18. Peserta didik mengerjakan beberapa soal “Quiz“ dalam buku paket.
  • 4.
    Problem statement(pertan yaan/identifikasi masalah) Fase 2 1. Pertanyaanterdapat pada separutar masalah yang diamati. 2. Guru memberikan pancingan agar peserta didik menanya dari pengamatan yang dilakukan. 3. Peserta didik menanya/mendiskusikan (antar peserta didik dalam satu kelompok atau diluar kelompok, dan/atau guru) tentang masalah yang diamati. 4. Peserta didik diberikan stimulus berupa pemberian materi oleh guru mengenai persamaan linear satu variabel (PLSV) dalam berbagai bentuk dan variabel serta cara menentukan bentuk setara dan penyelesaian dari PLSV, kemudian antara peserta didik dan guru mendiskusikan materi tersebut. Data collection (pengumpulan datauntukmenja wabpertanyaan) Fase 3 1. Guru berkeliling kesemua kelompok untuk melihat diskusi yang dilakukan peserta didik, melihat keterlibatan semua peserta didik dalam kelompok serta mengarahkan jika ada kelompok yang melenceng dari pekerjaannya. 2. Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan mengenai persamaan linear satu variabel (PLSV) dalam berbagai bentuk dan variabel serta cara menentukan bentuk setara dan penyelesaian dari PLSV. 3. Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket mengenai cara menentukan penyelesaian dari PLSV dengan menutup suku yang memuat variabel. 4. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada nilai mutlak pada tabel 2.1 5. Setiap kelompok mendeskripsikan sifat-sifat yang berlaku pada nilai mutlak Verification (pembuktianatau mencobadarihasi lpengolahaninfor masi ) Fase 4 1. Guru menunjuk salah satu kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan serta mengumpulkan hasil diskusi dari setiap kelompok yang sudah ditampilkan sampai menemukan definisi 2.1 2. Peserta didik menyimpulkan       0, 0, xx xx x 3. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kata pujian. Penutup 1. Peserta didik diminta menyimpulkan tentang bagaimana memahami dan menghitung nilai mutlak.
  • 5.
    2. Dengan bantuanpresentasi, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan/merangkum mengenai nilai mutlak 3. Tugas rumah buku siswa hal 4. Guru memberikan tugas untuk dibaca dirumah tentang persamaan dan pertidaksamaan linear. 5. Tugas proyek halaman 6. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan 7. Peserta didik membuat rangkuman subbab yang telah dipelajari. 8. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) dari soal-soal “Kompetensi Berkembang Melalui Latihan” dalam buku paket yang belum terselesaikan/dibahas di kelas. H. Penilaian, Pembelajaran Remedian dan Pengayaan 1. Teknik penilaian melalui observasi, tulisan, dan penugasan 2. Instrumen penilian (terlampir) 3. Pembelajaran Remedial akan dilaksanakan apabila nilai peserta didik tidak memenuhi KKM yang ada dan bias dilaksanakan pada saat KBM berlangsung atau bias juga diluar jam pelajaran tergantung jumlah siswa. a. Peserta didik yang telah mencapai diatas KKM, diberikan pengayaan b. Peserta didik yang mencapai nilai KKM sampai dengan 90, akan diberikan pengayaan sesuai dengan permasalahan untuk mencapai nilai KD (100). c. Peserta didik yang telah mencapai nilai 90-100, akan diberikan pengayaan dengan permasalahan terkait penggunaan konsep pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel atau penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Jakarta, Juli 2018 Mengetahui Kepala SMA Negeri 21 Jakarta, Guru Mata Pelajaran, F S NIP ....
  • 6.
    1. Definisi NilaiMutlak Nilai mutlak adalah jarak antara bilangan itu dengan nol pada garis bilangan real. Perhatikan garis bilangan berikut. Kita lakukan beberapa percobaan perpindahan posisi sebagai berikut. Misalkan xbilangan real, maka didefinisikan | 𝑥| = { 𝑥 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 ≥ 0 – 𝑥 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 < 0 Dari defisininya, nilai mutlak suatu bilangan itu selalu positif atau nol. Sedangkan dalam nilai ukur, nilai mutlak dapat dikatakan sebagai jarak (tak berarah). | 𝑥| = jarak antara x ke titik asal | 𝑥 − 𝑎| = jarak antara 𝑥 ke 𝑎 Contoh: 1. |3| = 3 2. |0| = 0 3. |−6| = −(−6) = 6 4. |3 − 5| = |−2| = −(−2) = 2 5. |1 − √2| = √2 − 1 2. Menentukan nilai mutlak yang melibatkan bentuk linear satu variabel Contoh : 1. Tentukan nilai mutlak dari | 𝑥 + 2| untuk 𝑥 bilangan real Penyelesaian : | 𝑥 + 2| = 𝑥 + 2 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 + 2 ≥ 0 atau | 𝑥 + 2| = −(𝑥 + 2) 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 + 2 < 0 𝑥 ≥ −2 𝑥 < −2 Materi
  • 7.
    LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN KISI-KISI KompetensiInti KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata Kompetensi Dasar Indikator No Soal 3.1 Mengintepretasi persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak dari bentuk linear. Satu variabel dengan persamaan dan pertidaksamaan linear aljabar lainnya 3.1.1.Menunjukkan kalimat matematika terbuka 1 3.1.2.Menentukan himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel 2 3.1.3.Terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran pertidaksamaan satu variabel 3 3.1.4.Menemukan macam-macam konsep pertidaksamaan nilai mutlak satu variabel 4 No Soal Kunci Jawaban Skor 1 Sebuah perusahaan susu UHT memproduksi susu UHT dalam berbagai ukuran kemasan. Salah satunya, kemasan berisi 250 ml susu UHT. Toleransi volume susu adalah 3 ml. Penulisan dalam pertidaksamaan mutlak, adalah Diketahui : Kemasan susu berisi 250 ml dan toleransi volume susu adalah 3 ml. 1 Ditanya : Penulisan dalam pertidaksamaan? 1 Jawab : | 𝑥 + 250 ≤ 3| 2 2 Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan di bawah ini dengan cara yang mudah. a. 64 = n + 34 b. 5 – 3p = 9 – p a. 64 = n + 34 64 – 64 = n + 34 – 64 0 – n = n – 30 – n - n = - 30 n = 30 b. 5 – 3p = 9 – p 5 − 3𝑝 − 5 = 9 − 𝑝 − 5 −3𝑝 + 𝑝 = −𝑝 + 4 + 𝑝 −2𝑝 = 4 𝑝 = −2 1 1 1 1 1 1 3 Carilah penyelesaian dari pertidaksamaan berikut, a. 7k + 3 > 4k – 2 b. 4 – 2(x + 1) < 0 a. 7k + 3 > 4k – 2 7𝑘 + 3 − 3 > 4𝑘 − 2 − 3 7𝑘 − 4𝑘 > 4𝑘 − 5 − 4𝑘 3𝑘 > −5 1 1
  • 8.
    𝑘 > − 5 3 b.4 – 2(x + 1) < 0 4 – 2x – 2 < 0 2 – 2x – 2 < 0 – 2 - 2x < - 2 x > 2 1 1 1 1 1 4 Jika | 𝑥 − 𝑎| = 6 𝑑𝑎𝑛 𝑥 = 10 maka nilai a yang memenuhi adalah … Diketahui : | 𝑥 − 𝑎| = 6 𝑑𝑎𝑛 𝑥 = 10 1 Ditanya : Nilai a? 1 Jawab : x – a = 6 10 – a = 6 a = 4 atau -x + a = 6 -10 + a = 6 a = 16 Jadi, nilai a adalah 4 atau 16 1 1 1 1 1 Jakarta, Juli 2018 Mengetahui Kepala SMA Negeri 21 Jakarta, Guru Mata Pelajaran, F S NIP ....
  • 9.
    INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP SatuanPendidikan : SMA Negeri 21 Jakarta Tahun Pelajaran : 2017/2018 Kelas/Semester : X/1 Mata Pelajaran : Matematika Wajib Pertemuan : 1 No Waktu Nama Kejadian/ Perilaku Butir Sikap Pos/ Neg Tindak Lanjut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34
  • 10.
    35 36 Jakarta, Juli 2018 Mengetahui KepalaSMA Negeri 21 Jakarta, Guru Mata Pelajaran, F S NIP ....
  • 11.
    PENILAIAN JURNAL HARIAN NamaPeserta Didik : Kelas/Semester : Aspek yang diamati : No. Hari/ Tanggal Kejadian (Observasi) Keterangan Jakarta, Juli 2017 Guru Mata Pelajaran S NIP.