PERALATAN PROSES
 ELEKTROPLATING
    Abrianto Akuan, Ir., MT.
   Teknik Metalurgi - UNJANI




       Teknik Metalurgi-UNJANI   1
Pembersihan secara mekanik
Tujuan :
   -Menghilangkan Goresan dan Geram
    (menggunkan mesin gerinda/mesin vibrator)
   -Menghaluskan Permukaan
    (dengan proses buffing)




                   Teknik Metalurgi-UNJANI      2
Pembersihan dengan pelarut/solven
Tujuan :
• Membersihkan lemak, minyak, geram dan
  kotoran-kotoran lainnya dengan pelarut organik.

Metoda Pembersihan :
-Vapour degreasing (benda kerja diuapkan
 dengan pelarut dalam keadaan panas.

-Pada temperatur kamar (pelarut organik dengan
 cara diusap)




                     Teknik Metalurgi-UNJANI        3
Pembersihan dengan alkalin/basa/degreassing

•Tujuan : Untuk membersihkan benda kerja dari
  lemak atau minyak yang menempel.
• Pencucian digolongkan dalam dua cara :
1.Dengan cara biasa (alkalin degreasing); benda
kerja direndam dalam larutan alkalin dalam
keadaan panas selama 5-10 menit.
2.Dengan cara elektro (electrolitic degreasing).




  Ultrasonik degreaser   Trichloretilen metal degreasing


                                 Teknik Metalurgi-UNJANI   4
Pembersihan dengan asam/pickling
Tujuan : Untuk membersihkan permukaan
benda kerja dari okksida atau karat secara
kimia melalui perendaman.

Larutan asam yang umumnya digunakan
adalah :
1.Asam chlorid (HCl)
2.Asam sulfat (H2SO4)
3.Asam sulfat dan asam fluorid (HF)



                 Teknik Metalurgi-UNJANI     5
Kondisi operasi yang perlu diperhatikan pada proses
pelapisan logam:

 o   Rapat Arus (Current Density)
     Bilangan yang menyatakan jumlah arus listrik yang
     mengalir perluas unit elektroda

 o   Tegangan Arus (Voltage)
     Umumnya tegangan yang digunakan pada operasi
     lapis listrik adalah 0,5 -12 volt.

 o   Temperatur Larutan

 o   pH Larutan
     Untuk menentukan derajat keasaman suatu larutan
     elektrolit dan dalam operasi lapis listrik.




                       Teknik Metalurgi-UNJANI           6
Proses Pengerjaan Akhir
                 (post treatment)

Benda kerja yang telah dilakukan proses lapis
listrik biasanya :
- Dibilas dan dikeringkan
- Dilakukan pengerjaan lanjut seperti dipasif
  kan/diberi lapis pelindung chromat
  (Chromating).




                                            Oven machine


                  Teknik Metalurgi-UNJANI                  7
Peralatan lapis listrik

1.   Rectifier
2.   Bak Pelapisan
3.   Rak
4.   Barrel
5.   Pemanas (heater)




                Teknik Metalurgi-UNJANI   8
Rectifier
Sebagai sumber arus searah (DC) dan penurun tegangan.




                    Teknik Metalurgi-UNJANI             9
Bak Pelapisan
-   Sebagai penampung larutan electrolit, larutan pencuci dan air
    pembilas.
-   Bahan bak tergantung dari jenis dan kondisi larutan yang
    ditampungnya:
    - Tahan terhadap korosi yang ditimbulkan oleh larutan
    - Tahan terhadap suhu/temperatur larutan
    - Tidak mencemarkan laruran yang ditampungnya.




                         Teknik Metalurgi-UNJANI              10
Rak
Sebagai tempat untuk menggantung benda kerja dan penghantar
arus listrik pada benda kerja.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan rak :
Bentuk, ukuran dan bahan




                      Teknik Metalurgi-UNJANI            11
Barrel
Tempat untuk menampung benda kerja yang akan dilapis dan sebagai
    agitasi larutan.
Umumnya digunakan untuk proses pelapisan produk-produk yang berukuran
    kecil. Misalnya: Baut, mur dan lain-lain.




                           Teknik Metalurgi-UNJANI               12
Pemanas (heater)
    Sebagai pemanas larutan electrolit untuk mendapatkan lapisan
    yang diinginkan.
Jenis Bahan             Penggunaanya
Paduan nickel (monel)   Pada larutan cyanida
                        dan alkalin
Lapisan lead dan        Pada larutan nickel,
paduannya               zinc asam, pembilas
                        dan larutan chromium

Stainlss Steel          Pembilas panas, asam
                        phosphat, asam
                        chromar, pewarna dan
                        lain-lain

Titanium atau silika    Lapisan nickel, chrom,
                        tembaga dan lain-lain


                             Teknik Metalurgi-UNJANI          13
Agitasi dan pengendalian larutan

Agitasi (agitation)

Proses agitasi bertujuan untuk:
-Pengisian kembali ion-ion logam yang berkurang
 didekat katoda atau benda kerja
-Mencegah terjadinya gelembung udara pada
 bagian permukaan benda kerja.
-Menghindari penumpukan unsur-unsur/ion-ion
 logam dalam larutan .


                      Teknik Metalurgi-UNJANI     14
Sistem agitasi dapat dilakukan dengan
                 cara:

1.Agitasi dengan udara
  Menggunakan blower bertekanan rendah.

2. Agitasi dengan cavitasi (ultrasonik)

3.Agitasi dengan cara sirkulasi larutan

4.Agitasi konveksi

5.Agitasi secara mekanik


                     Teknik Metalurgi-UNJANI   15
Pengendalian Larutan
• Dilakukan secara berkala

• Analisa larutan ditentukan oleh beberapa faktor:
    •Kesulitan untuk menentuka unsur yang berkurang
    •Besar/lajunya penguraian /dekomposisi
    •Periode operasi dan jumlah produk yang dilapis.

   • Penyaringan:
     Yaitu suatu proses pemisahan padatan (pengotor) dalam
     larutan dengan cara memasukkan bahan kimia melalui
   suatu
     media yang dapat menahan lajunya padatan.

   •Teknik penyaringan dapat dilakukan dengan dua cara:
   1.Dengan alat penyaring (filtration) langsung
   2.Dengan menggunakan bak penyaring/bak pembantu

                         Teknik Metalurgi-UNJANI             16
Teknik Metalurgi-UNJANI   17

Peralatan Elektroplating

  • 1.
    PERALATAN PROSES ELEKTROPLATING Abrianto Akuan, Ir., MT. Teknik Metalurgi - UNJANI Teknik Metalurgi-UNJANI 1
  • 2.
    Pembersihan secara mekanik Tujuan: -Menghilangkan Goresan dan Geram (menggunkan mesin gerinda/mesin vibrator) -Menghaluskan Permukaan (dengan proses buffing) Teknik Metalurgi-UNJANI 2
  • 3.
    Pembersihan dengan pelarut/solven Tujuan: • Membersihkan lemak, minyak, geram dan kotoran-kotoran lainnya dengan pelarut organik. Metoda Pembersihan : -Vapour degreasing (benda kerja diuapkan dengan pelarut dalam keadaan panas. -Pada temperatur kamar (pelarut organik dengan cara diusap) Teknik Metalurgi-UNJANI 3
  • 4.
    Pembersihan dengan alkalin/basa/degreassing •Tujuan: Untuk membersihkan benda kerja dari lemak atau minyak yang menempel. • Pencucian digolongkan dalam dua cara : 1.Dengan cara biasa (alkalin degreasing); benda kerja direndam dalam larutan alkalin dalam keadaan panas selama 5-10 menit. 2.Dengan cara elektro (electrolitic degreasing). Ultrasonik degreaser Trichloretilen metal degreasing Teknik Metalurgi-UNJANI 4
  • 5.
    Pembersihan dengan asam/pickling Tujuan: Untuk membersihkan permukaan benda kerja dari okksida atau karat secara kimia melalui perendaman. Larutan asam yang umumnya digunakan adalah : 1.Asam chlorid (HCl) 2.Asam sulfat (H2SO4) 3.Asam sulfat dan asam fluorid (HF) Teknik Metalurgi-UNJANI 5
  • 6.
    Kondisi operasi yangperlu diperhatikan pada proses pelapisan logam: o Rapat Arus (Current Density) Bilangan yang menyatakan jumlah arus listrik yang mengalir perluas unit elektroda o Tegangan Arus (Voltage) Umumnya tegangan yang digunakan pada operasi lapis listrik adalah 0,5 -12 volt. o Temperatur Larutan o pH Larutan Untuk menentukan derajat keasaman suatu larutan elektrolit dan dalam operasi lapis listrik. Teknik Metalurgi-UNJANI 6
  • 7.
    Proses Pengerjaan Akhir (post treatment) Benda kerja yang telah dilakukan proses lapis listrik biasanya : - Dibilas dan dikeringkan - Dilakukan pengerjaan lanjut seperti dipasif kan/diberi lapis pelindung chromat (Chromating). Oven machine Teknik Metalurgi-UNJANI 7
  • 8.
    Peralatan lapis listrik 1. Rectifier 2. Bak Pelapisan 3. Rak 4. Barrel 5. Pemanas (heater) Teknik Metalurgi-UNJANI 8
  • 9.
    Rectifier Sebagai sumber arussearah (DC) dan penurun tegangan. Teknik Metalurgi-UNJANI 9
  • 10.
    Bak Pelapisan - Sebagai penampung larutan electrolit, larutan pencuci dan air pembilas. - Bahan bak tergantung dari jenis dan kondisi larutan yang ditampungnya: - Tahan terhadap korosi yang ditimbulkan oleh larutan - Tahan terhadap suhu/temperatur larutan - Tidak mencemarkan laruran yang ditampungnya. Teknik Metalurgi-UNJANI 10
  • 11.
    Rak Sebagai tempat untukmenggantung benda kerja dan penghantar arus listrik pada benda kerja. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan rak : Bentuk, ukuran dan bahan Teknik Metalurgi-UNJANI 11
  • 12.
    Barrel Tempat untuk menampungbenda kerja yang akan dilapis dan sebagai agitasi larutan. Umumnya digunakan untuk proses pelapisan produk-produk yang berukuran kecil. Misalnya: Baut, mur dan lain-lain. Teknik Metalurgi-UNJANI 12
  • 13.
    Pemanas (heater) Sebagai pemanas larutan electrolit untuk mendapatkan lapisan yang diinginkan. Jenis Bahan Penggunaanya Paduan nickel (monel) Pada larutan cyanida dan alkalin Lapisan lead dan Pada larutan nickel, paduannya zinc asam, pembilas dan larutan chromium Stainlss Steel Pembilas panas, asam phosphat, asam chromar, pewarna dan lain-lain Titanium atau silika Lapisan nickel, chrom, tembaga dan lain-lain Teknik Metalurgi-UNJANI 13
  • 14.
    Agitasi dan pengendalianlarutan Agitasi (agitation) Proses agitasi bertujuan untuk: -Pengisian kembali ion-ion logam yang berkurang didekat katoda atau benda kerja -Mencegah terjadinya gelembung udara pada bagian permukaan benda kerja. -Menghindari penumpukan unsur-unsur/ion-ion logam dalam larutan . Teknik Metalurgi-UNJANI 14
  • 15.
    Sistem agitasi dapatdilakukan dengan cara: 1.Agitasi dengan udara Menggunakan blower bertekanan rendah. 2. Agitasi dengan cavitasi (ultrasonik) 3.Agitasi dengan cara sirkulasi larutan 4.Agitasi konveksi 5.Agitasi secara mekanik Teknik Metalurgi-UNJANI 15
  • 16.
    Pengendalian Larutan • Dilakukansecara berkala • Analisa larutan ditentukan oleh beberapa faktor: •Kesulitan untuk menentuka unsur yang berkurang •Besar/lajunya penguraian /dekomposisi •Periode operasi dan jumlah produk yang dilapis. • Penyaringan: Yaitu suatu proses pemisahan padatan (pengotor) dalam larutan dengan cara memasukkan bahan kimia melalui suatu media yang dapat menahan lajunya padatan. •Teknik penyaringan dapat dilakukan dengan dua cara: 1.Dengan alat penyaring (filtration) langsung 2.Dengan menggunakan bak penyaring/bak pembantu Teknik Metalurgi-UNJANI 16
  • 17.