PENGANGGURANKelompok 9
Alfian BadrulIsnan
Hasyim MuhammadAgiel
Ivan Ferdiansyah
Moch. AlwiSyahputra
Itu.....
tidakbekerja sama sekali atau
sedang dalam mencarikerja atau bekerja kurang dari
dua hari selama seminggu sebelum pemecatan dan
berusahauntuk memperoleh pekerjaan.
DEFINISI Menurut
SurveyKeadaan Angkatan Kerja Nasional
• Mereka yang sedang mencari pekerjaan dan saat itu tidak bekerja
• Mereka yang mempersiapkan usaha yaitu suatu kegiatan yang
dilakukan oleh seseorang dalam rangka untuk mempersiapkan
suatu usaha atau pekerjaan yang baru
• Mereka yang tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak
mungkin dalam mendapatkan pekerjaan, hal ini disebut dengan
penganggur putus asa
• Mereka yang telah memiliki pekerjaan, namun belum mulai
bekerja.
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Ciri-Cirinya
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Faktor-Faktor
Penyebabnya
Jenis-Jenis Pengangguran
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Jumlah Jam Kerja
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Jumlah Jam Kerja
• Pengangguran terpaksa (involuntary), adalah seseorang yang bersedia bekerja untuk
suatu pekerjaan tertentu dengan upah tertentu, tetapi sebenarnya pekerjaannya tidak
ada.
• Pengangguran sukarela (voluntary), adalah pengangguran yang disebabkan para
pekerja tidak mau menerima suatu pekerjaan dengan upah yang berlaku di pasar atau
pekerja rela melepas pekerjaannya dengan alasan mungkin memperoleh penghasilan
dari harta kekayaan mereka seperti menyewakan rumah, kendaraan, dan menikmati
warisan.
• Pengangguran bruto, ialah gabungan pengangguran terbuka dengan setengahnya
pengangguran.
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Ciri-Cirinya
Jenis-Jenis Pengangguran
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Jumlah Jam Kerja
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Faktor-Faktor
Penyebabnya
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Faktor-Faktor
Penyebabnya
• Pengangguran friksional, adalah pengangguran yang terjadi karena terdapat sebanyak
dua atau tiga persen dari jumlah tenaga kerja maka perekonomian itu dipandang sudah
mencapai kesempatan kerja penuh. Pengangguran sebanyak dua atau tiga persen
tersebut dinamakan dengan pengangguran friksional.
• Pengangguran siklikal, adalah pengangguran yang terjadi karena adanya kesulitan
temporer dalam mempertemukan pencari kerja dan lowongan kerja, yang disebabkan
dari kondisi geografis, informasi, dan dari proses perekrutan yang panjang.
• Pengangguran struktural, adalah pengangguran yang terjadi karena adanya perubahan
struktur perekonomian yang umumnya negara berusaha dalam mengembangkan
perekonomian dalam pola agraris ke industri.
• Pengangguran teknologi, adalah pengangguran yang terjadi karena penggunaan mesin
dan kemajuan teknologi. Hal ini ditimbulkan dari adanya pergantian negara manusia oleh
mesin-mesin dan bahan kimia.
Jenis-Jenis Pengangguran
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Jumlah Jam Kerja
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Faktor-Faktor
Penyebabnya
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Ciri-Cirinya
Jenis-Jenis
Pengangguran
Berdasarkan
Ciri-Cirinya
• Pengangguran terbuka, adalah pengangguran yang terjadi karena lowongan pekerjaan
yang lebih rendah dan pertambahan tenaga kerja. Akibatnya, perekonomian semakin
banyak jumlah tenaga kerja yang tidak dapat memperoleh pekerjaan.
• Pengangguran tersembunyi, adalah pengangguran yang terjadi karena kelebihan tenaga
kerja yang digunakan. Contohnya iala pelayan restoran yang lebih banyak dari yang
diperlukan dan keluarga petani dengan anggota keluarga yang besar mengerjakan luas
tanah yang sangat kecil.
• Pengangguran musiman, ialah pengangguran yang terjadi karena faktor kondisi iklim
yang biasanya disektor pertanian dan perikanan karena pada musim hujan penyadap
karet dan nelayan tidak dapat melakukan pekerjaan dan terpaksa menganggur. Pada
musim kemarau para petani tidak dapat mengerjakan tanahnya
• Pengangguran menganggur, adalah pengangguran yang hanya bekerja satu sampai dua
hari seminggu atau satu sampai empat jam sehari.
• Penduduk yang relatif banyak sedangkan lapangan
kerja sedikit. Yang mengakibatkan, permintaan
tenaga kerja berkurang.
• Pendidikan dan keterampilan yang rendah sehingga
tidak mampu bersaing dan tersisih.
• Angkatan kerja yang tidak memenuhi persyaratan-
persyaratan yang diminta oleh dunia kerja
• Teknologi yang semakin modern belum terimbangi
oleh kemampuan
• Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan
dengan cara melakakukan penghematan-
penghematan, misalnya penerapan rasionalisasi.
• Adanya lapangan kerja yang dipengaruhi oleh
musim
• Terdapat ketidakstabilan perekonomian, politik, dan
kemanan suatu negara.
PenyebabPengangguran
DAMPAK
PENGANGGURAN
DALAM BIDANG EKONOMI
Mengurangi output negara
Apabila di suatu negara tingkat pengganguran tinggi, maka output
yang dihasilkanjuga berkurang
Menurunkan taraf hidup
Apabila tingkat pengangguran tinggi, maka pendapatan perkapita juga
akan rendah sehingga menyebabkan tarafhidup penduduk jUgarendah
Memperlambat proses pembangunan
Turunnya produksi nasional, makapenerimaan pajak jugaakan menurun, dimana pajak
merupakan sumber dana untuk pembangunan, menurunnya penerimaan pajak akan berdampak
pada pembangunan infrastruktur juga akan menurun.
Meningkatkan
TingkatKemiskinan
DAMPAK
PENGANGGURAN
DALAM BIDANG SOSIAL
Masalah jiwa dan
keyakinan
Pengangguran dalam waktu tertentu akan berdampak pada
gangguan kejiwaanbahkansampai tindakanbunuh diri.
Ketentraman keluarga akan
terganggu
Apabila kepala keluarga menganggur dan tidak memiliki penhasilan
untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sehingga timbul pertengkaran
bahkan berujung pada perceraian.
Meningkatnya tindakan
kriminal
DAMPAK
PENGANGGURAN
BAGI INDIVIDU YANG MENGALAMINYA
Dapat mengurangi
kepercayaan diri
pelakunya
Dapatmengurangi akalsehat
pelakunyasepertimelakukan
pencurian,merampoKdan
sebagainya.
Cara Mengatasi Pengangguran
Menggalakan kegiatan ekonomi informal
Kebijakan yang memihak kepada
pengembangan sektor informal, dengan cara
mengembangkan industri rumah tangga
sehingga mampu menyerap tenaga kerja.
Dewasa ini telah ada lembaga pemerintah
yang khusus menangani masalah kegiatan
ekonomi informal yakni Departemen Koperasi
dan UKM. Selain itu dalam pengembangan
sektor informal diperlukan keterpihakan dari
Pemda setempat.
POIN
A
Meningkatkan keterampilan tenaga kerja
Pengembangan sumber daya manusia dengan peningkatan
keterampilan melalui pelatihan bersertifikasi internasional.
Berdasarkan survei tentang kualitas Tenaga Kerja menunjukkan
bahwa ranking Human Development Index Indonesia di Asia
pada tahun 2000 berada di peringkat 110. Sementara negara
lain seperti Vietnam ada diperingkat 109, Filipina (77), Thailand
(69), Malaysia (59), Brunei Darussalam (32), Singapura (25),
Jepang (9). Data ini menunjukkan rendahnya kualitas sumber
daya manusia sehingga peningkatan keterampilan mereka
menjadi sangat perlu dilakukan.
POIN
B
Mendorong majunya pendidikan,
dengan pendidikan yang
memadai memungkinkan
seseorang untuk memperoleh
kesempatan kerja yang lebih baik.
Dewasa ini sesuai dengan
perintah undang-undang,
pemerintah diamanatkan untuk
mengalokasikan dana APBN
sebesar 20% untuk bidang
pendidikan nasional.
POIN
C
Mendirikan pusat-pusat latihan kerja
Pusat-pusat latihan kerja perlu didirikan
untuk melaksanakan pelatihan tenaga
kerja untuk mengisi formasi yang ada.
POIN
d
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
Pemerintah perlu terus meningkatkan
pertumbuhan ekonomi sehingga akan
memberikan peluang bagi penciptaan
kesempatan kerja.
POIN
e
Mendorong investasi
Pemerintah perlu terus mendorong
masuknya investasi baik dari dalam
negeri maupun luar negeri untuk
menciptakan kesempatan kerja di
Indonesia.
POIN
f
Meningkatkan transmigrasi
Transmigrasi merupakan langkah pemerintah
meratakan jumlah penduduk dari pulau yang
berpenduduk padat ke pulau yang masih jarang
penduduknya serta mengoptimalkan sumber
kekayaan alam yang ada.
POIN
G
Melakukan deregulasi dan debirokrasi
Deregulasi dan debirokrasi di berbagai bidang industri
untuk merangsang timbulnya investasi baru. Deregulasi
artinya adalah perubahan peraturan aturan main
terhadap bidang-bidang tertentu. Deregulasi biasanya
ke arah penyederhanaan peraturan. Debirokrasi artinya
perubahan struktur aparat pemerintah yang menangani
bidang-bidang tertentu. Debirokrasi biasanya ke arah
penyederhanaan jumlah pegawai/lembaga pemerintah
yang menangani suatu urusan tertentu.
POIN
h
Memperluas lapangan kerja
Perluasan kesempatan kerja dengan cara mendirikan
industri-industri baru terutama yang bersifat padat
karya. Dengan adanya era perdagangan bebas secara
regional dan internasional sebenarnya terbuka
lapangan kerja yang semakin luas tidak saja di dalam
negeri juga ke luar negeri. Ini tergantung pada kesiapan
tenaga kerja untuk bersaing secara bebas di pasar
tenaga kerja internasional.
POIN
i
TERIMAKASIH
WASSALAMUALAIKUM WR.WB.

Pengangguran - Ekonomi

  • 1.
    PENGANGGURANKelompok 9 Alfian BadrulIsnan HasyimMuhammadAgiel Ivan Ferdiansyah Moch. AlwiSyahputra
  • 3.
    Itu..... tidakbekerja sama sekaliatau sedang dalam mencarikerja atau bekerja kurang dari dua hari selama seminggu sebelum pemecatan dan berusahauntuk memperoleh pekerjaan.
  • 4.
    DEFINISI Menurut SurveyKeadaan AngkatanKerja Nasional • Mereka yang sedang mencari pekerjaan dan saat itu tidak bekerja • Mereka yang mempersiapkan usaha yaitu suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka untuk mempersiapkan suatu usaha atau pekerjaan yang baru • Mereka yang tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin dalam mendapatkan pekerjaan, hal ini disebut dengan penganggur putus asa • Mereka yang telah memiliki pekerjaan, namun belum mulai bekerja.
  • 5.
  • 6.
    Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Jumlah Jam Kerja •Pengangguran terpaksa (involuntary), adalah seseorang yang bersedia bekerja untuk suatu pekerjaan tertentu dengan upah tertentu, tetapi sebenarnya pekerjaannya tidak ada. • Pengangguran sukarela (voluntary), adalah pengangguran yang disebabkan para pekerja tidak mau menerima suatu pekerjaan dengan upah yang berlaku di pasar atau pekerja rela melepas pekerjaannya dengan alasan mungkin memperoleh penghasilan dari harta kekayaan mereka seperti menyewakan rumah, kendaraan, dan menikmati warisan. • Pengangguran bruto, ialah gabungan pengangguran terbuka dengan setengahnya pengangguran.
  • 7.
  • 8.
    Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Faktor-Faktor Penyebabnya • Pengangguran friksional,adalah pengangguran yang terjadi karena terdapat sebanyak dua atau tiga persen dari jumlah tenaga kerja maka perekonomian itu dipandang sudah mencapai kesempatan kerja penuh. Pengangguran sebanyak dua atau tiga persen tersebut dinamakan dengan pengangguran friksional. • Pengangguran siklikal, adalah pengangguran yang terjadi karena adanya kesulitan temporer dalam mempertemukan pencari kerja dan lowongan kerja, yang disebabkan dari kondisi geografis, informasi, dan dari proses perekrutan yang panjang. • Pengangguran struktural, adalah pengangguran yang terjadi karena adanya perubahan struktur perekonomian yang umumnya negara berusaha dalam mengembangkan perekonomian dalam pola agraris ke industri. • Pengangguran teknologi, adalah pengangguran yang terjadi karena penggunaan mesin dan kemajuan teknologi. Hal ini ditimbulkan dari adanya pergantian negara manusia oleh mesin-mesin dan bahan kimia.
  • 9.
    Jenis-Jenis Pengangguran Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Jumlah JamKerja Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Faktor-Faktor Penyebabnya Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Ciri-Cirinya
  • 10.
    Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Ciri-Cirinya • Pengangguran terbuka,adalah pengangguran yang terjadi karena lowongan pekerjaan yang lebih rendah dan pertambahan tenaga kerja. Akibatnya, perekonomian semakin banyak jumlah tenaga kerja yang tidak dapat memperoleh pekerjaan. • Pengangguran tersembunyi, adalah pengangguran yang terjadi karena kelebihan tenaga kerja yang digunakan. Contohnya iala pelayan restoran yang lebih banyak dari yang diperlukan dan keluarga petani dengan anggota keluarga yang besar mengerjakan luas tanah yang sangat kecil. • Pengangguran musiman, ialah pengangguran yang terjadi karena faktor kondisi iklim yang biasanya disektor pertanian dan perikanan karena pada musim hujan penyadap karet dan nelayan tidak dapat melakukan pekerjaan dan terpaksa menganggur. Pada musim kemarau para petani tidak dapat mengerjakan tanahnya • Pengangguran menganggur, adalah pengangguran yang hanya bekerja satu sampai dua hari seminggu atau satu sampai empat jam sehari.
  • 11.
    • Penduduk yangrelatif banyak sedangkan lapangan kerja sedikit. Yang mengakibatkan, permintaan tenaga kerja berkurang. • Pendidikan dan keterampilan yang rendah sehingga tidak mampu bersaing dan tersisih. • Angkatan kerja yang tidak memenuhi persyaratan- persyaratan yang diminta oleh dunia kerja • Teknologi yang semakin modern belum terimbangi oleh kemampuan • Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan cara melakakukan penghematan- penghematan, misalnya penerapan rasionalisasi. • Adanya lapangan kerja yang dipengaruhi oleh musim • Terdapat ketidakstabilan perekonomian, politik, dan kemanan suatu negara. PenyebabPengangguran
  • 12.
  • 13.
    Mengurangi output negara Apabiladi suatu negara tingkat pengganguran tinggi, maka output yang dihasilkanjuga berkurang
  • 14.
    Menurunkan taraf hidup Apabilatingkat pengangguran tinggi, maka pendapatan perkapita juga akan rendah sehingga menyebabkan tarafhidup penduduk jUgarendah
  • 15.
    Memperlambat proses pembangunan Turunnyaproduksi nasional, makapenerimaan pajak jugaakan menurun, dimana pajak merupakan sumber dana untuk pembangunan, menurunnya penerimaan pajak akan berdampak pada pembangunan infrastruktur juga akan menurun.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Masalah jiwa dan keyakinan Penganggurandalam waktu tertentu akan berdampak pada gangguan kejiwaanbahkansampai tindakanbunuh diri.
  • 19.
    Ketentraman keluarga akan terganggu Apabilakepala keluarga menganggur dan tidak memiliki penhasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sehingga timbul pertengkaran bahkan berujung pada perceraian.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    Menggalakan kegiatan ekonomiinformal Kebijakan yang memihak kepada pengembangan sektor informal, dengan cara mengembangkan industri rumah tangga sehingga mampu menyerap tenaga kerja. Dewasa ini telah ada lembaga pemerintah yang khusus menangani masalah kegiatan ekonomi informal yakni Departemen Koperasi dan UKM. Selain itu dalam pengembangan sektor informal diperlukan keterpihakan dari Pemda setempat. POIN A
  • 26.
    Meningkatkan keterampilan tenagakerja Pengembangan sumber daya manusia dengan peningkatan keterampilan melalui pelatihan bersertifikasi internasional. Berdasarkan survei tentang kualitas Tenaga Kerja menunjukkan bahwa ranking Human Development Index Indonesia di Asia pada tahun 2000 berada di peringkat 110. Sementara negara lain seperti Vietnam ada diperingkat 109, Filipina (77), Thailand (69), Malaysia (59), Brunei Darussalam (32), Singapura (25), Jepang (9). Data ini menunjukkan rendahnya kualitas sumber daya manusia sehingga peningkatan keterampilan mereka menjadi sangat perlu dilakukan. POIN B
  • 27.
    Mendorong majunya pendidikan, denganpendidikan yang memadai memungkinkan seseorang untuk memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik. Dewasa ini sesuai dengan perintah undang-undang, pemerintah diamanatkan untuk mengalokasikan dana APBN sebesar 20% untuk bidang pendidikan nasional. POIN C
  • 28.
    Mendirikan pusat-pusat latihankerja Pusat-pusat latihan kerja perlu didirikan untuk melaksanakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi yang ada. POIN d
  • 29.
    Meningkatkan pertumbuhan ekonomi Pemerintahperlu terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga akan memberikan peluang bagi penciptaan kesempatan kerja. POIN e
  • 30.
    Mendorong investasi Pemerintah perluterus mendorong masuknya investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk menciptakan kesempatan kerja di Indonesia. POIN f
  • 31.
    Meningkatkan transmigrasi Transmigrasi merupakanlangkah pemerintah meratakan jumlah penduduk dari pulau yang berpenduduk padat ke pulau yang masih jarang penduduknya serta mengoptimalkan sumber kekayaan alam yang ada. POIN G
  • 32.
    Melakukan deregulasi dandebirokrasi Deregulasi dan debirokrasi di berbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru. Deregulasi artinya adalah perubahan peraturan aturan main terhadap bidang-bidang tertentu. Deregulasi biasanya ke arah penyederhanaan peraturan. Debirokrasi artinya perubahan struktur aparat pemerintah yang menangani bidang-bidang tertentu. Debirokrasi biasanya ke arah penyederhanaan jumlah pegawai/lembaga pemerintah yang menangani suatu urusan tertentu. POIN h
  • 33.
    Memperluas lapangan kerja Perluasankesempatan kerja dengan cara mendirikan industri-industri baru terutama yang bersifat padat karya. Dengan adanya era perdagangan bebas secara regional dan internasional sebenarnya terbuka lapangan kerja yang semakin luas tidak saja di dalam negeri juga ke luar negeri. Ini tergantung pada kesiapan tenaga kerja untuk bersaing secara bebas di pasar tenaga kerja internasional. POIN i
  • 34.