SISTEM EKONOMI INDONESIA Oleh: Abdul Kodir
PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMI INDONESIA Sistem Demokrasi Ekonomi (Orde Baru) Sistem Ekonomi Kerakyatan (Reformasi)
Sistem Demokrasi Ekonomi Sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah.
LANDASAN  Idiil  Pancasila  Konstitusional  UUD 1945
Ciri-Ciri Positif Sistem Ekonomi Demokrasi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan untuk permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat, serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.
Ciri-Ciri Positif Sistem Ekonomi Demokrasi Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.  Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
Ciri-Ciri Negatif hal-hal yang harus dihindarkan. 1) Sistem  free fight liberalism , yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain  2) Sistem etatisme; Negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara. 3) Monopoli; Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok yang merugikan masyarakat
SISTEM EKONOMI KERAKYATAN masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah  enciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.
CIRI-CIRI SISTEM EKONOMI KERAKYATAN Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat. Memerhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai keadilan, kepentingan sosial, dan kualitas hidup. Mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja. Adanya perlindungan hak-hak konsumen dan perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.
PELAKU EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI INDONESIA PELAKU EKONOMI  BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) BADAN USAHA MILIK SWASTA (BUMS) KOPERASI
BUMN Badan Usaha yang modalnya sebagian besar atau seluruhnya dari negara
TUJUAN PEMERINTAH MENDIRIKAN SEBUAH BUMN Memberikan pelayanan kepada masyarakat Menjadi salah satu sumber penerimaan negara Mencegah terjadinya monopoli oleh swasta Memperluas lapangan kerja
BENTUK BUMN Perusahaan Jawatan (PERJAN) Perusahaan Umum (Perum) Persero
PERJAN  Perusahaan negara yang seluruh modalnya berasal dari kekayaan negara dan merupakan bagian dari suatu departemen. Usahanya bersifat pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ciri-ciri perjan Bertujuan untuk melayani kepentingan masyarakat Pemimpin dan karyawannta ditunjuk/diangkat oleh menteri dan berstatus PNS Mendapat fasilitas dari negara Perusahaan ini di bawah suatu departemen dan bertanggung jawab pada menteri Seluruh modal dari APBN
PERUM Perusahaan Negara yang seluruh modalnya dari negara yang telah dipisahkan dari kekayaan negara. Tujuan utama pendirian Perum ialah memberikan pelayanan kepada kepentingan umum sekaligus untuk meraih keuntungan.
Ciriciri dari BUMN yang berbentuk Perum Bertujuan melayani kepentinan umum yang vital tetapi diperbolehkan untuk mencari keuntungan. Modal berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan. Pemimpin dan karyawan berstatus sebagai perusahaan negara atau pegawai negeri. Perum berada di bawah pimpinan dewan direksi.
PT PERSERO Perusahaan negara yang bentuk kepemilikannya berupa saham dan sebagian kecil saham tersebut boleh dijual kepada pihak swasta (< 50 %) Tujuan dari Persero ini adalah untuk meraih keuntungan
Ciri-ciri BUMN yang berbentuk persero Bertujuan mencari keuntungan ( non public utility ) Modal sebagian besar dimiliki oleh pemerintah Dipimpin oleh dewan direksi Tidak mendapat fasilitas negara Pemimpin dan karyawan berstatus karyawan swasta.
PERUSAHAAN DAERAH  Perusahaan yang modalnya seluruh atau sebagian besar dimiliki oleh pemerintah daerah
BUMS Badan Usaha yang modalnya berasal dari perseorangan ataupun kelompok masyarakat
BENTUK BUMS Badan Usaha/perusahaan Perseorangan  Firma (Fa) Persekutuan Komanditer (CV) Perseroan Terbatas (PT)
BADAN USAHA/PERUSAHAAN PERSEORANGAN Badan usaha yang didirikan dan dikelola secara perorangan/seorang diri
Firma (Fa) Badan usaha yang didirikan dan dikelola oleh dua orang atau lebih
Persekutuan Komanditer (CV) Persekutuan antara dua orang atau lebih yang keanggotaannya ada yang bertanggung jawab tidak terbatas (persero) dan ada yang terbatas (komanditer)
Perseroan Terbatas (PT) Perusahaan yang terdiri dua orang atau lebih dengan kepemilikan modalnya berupa saham-saham.
KOPERASI
Badan usaha yang  beranggotakan orang-orang atau badan hukum   koperasi dengan  melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi ,  sekaligus sebagai  gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas  kekeluargaan . UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Indonesia
PERAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN PERAN PEMERINTAH PELAKU KEGIATAN EKONOMI PENGATUR KEGIATAN EKONOMI
PELAKU KEGIATAN EKONOMI  PRODUSEN  DISTRIBUTOR KONSUMEN  MENDIRIKAN BUMN -MENDIRIKAN BULOG PELAYANAN PENDIDIKAN  PELAYANAN KESEHATAN MEMBELI BARANG DAN JASA UNTUK MENJALANKAN RODA  PEMERINTAHAN
PENGATUR KEGIATAN EKONOMI  SECARA LANGSUNG SECARA TIDAK LANGSUNG
SECARA LANGSUNG KEBIJAKAN MONETER KEBIJAKAN FISKAL  BIDANG KEUANGAN  POLITIK DISKONTO OPERASI PASAR TERBUKA KEBIJAKAN CADANGAN KAS KEBIJAKAN KREDIT SELEKTIF KEBIJAKAN DIBIDANG PERPAJAKAN
SECARA TIDAK LANGSUNG HIMBAUAN/ANJURAN

Sistem Ekonomi Indonesia

  • 1.
    SISTEM EKONOMI INDONESIAOleh: Abdul Kodir
  • 2.
    PERKEMBANGAN SISTEM EKONOMIINDONESIA Sistem Demokrasi Ekonomi (Orde Baru) Sistem Ekonomi Kerakyatan (Reformasi)
  • 3.
    Sistem Demokrasi EkonomiSistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah.
  • 4.
    LANDASAN Idiil Pancasila Konstitusional UUD 1945
  • 5.
    Ciri-Ciri Positif SistemEkonomi Demokrasi Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Sumber-sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan untuk permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat, serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.
  • 6.
    Ciri-Ciri Positif SistemEkonomi Demokrasi Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Hak milik perorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat. Potensi, inisiatif, dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.
  • 7.
    Ciri-Ciri Negatif hal-halyang harus dihindarkan. 1) Sistem free fight liberalism , yaitu sistem persaingan bebas yang saling menghancurkan dan dapat menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain 2) Sistem etatisme; Negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara. 3) Monopoli; Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok yang merugikan masyarakat
  • 8.
    SISTEM EKONOMI KERAKYATANmasyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah enciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.
  • 9.
    CIRI-CIRI SISTEM EKONOMIKERAKYATAN Bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat. Memerhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai keadilan, kepentingan sosial, dan kualitas hidup. Mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja. Adanya perlindungan hak-hak konsumen dan perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat.
  • 10.
    PELAKU EKONOMI DALAMSISTEM EKONOMI INDONESIA PELAKU EKONOMI BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) BADAN USAHA MILIK SWASTA (BUMS) KOPERASI
  • 11.
    BUMN Badan Usahayang modalnya sebagian besar atau seluruhnya dari negara
  • 12.
    TUJUAN PEMERINTAH MENDIRIKANSEBUAH BUMN Memberikan pelayanan kepada masyarakat Menjadi salah satu sumber penerimaan negara Mencegah terjadinya monopoli oleh swasta Memperluas lapangan kerja
  • 13.
    BENTUK BUMN PerusahaanJawatan (PERJAN) Perusahaan Umum (Perum) Persero
  • 14.
    PERJAN Perusahaannegara yang seluruh modalnya berasal dari kekayaan negara dan merupakan bagian dari suatu departemen. Usahanya bersifat pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
  • 15.
    Ciri-ciri perjan Bertujuanuntuk melayani kepentingan masyarakat Pemimpin dan karyawannta ditunjuk/diangkat oleh menteri dan berstatus PNS Mendapat fasilitas dari negara Perusahaan ini di bawah suatu departemen dan bertanggung jawab pada menteri Seluruh modal dari APBN
  • 16.
    PERUM Perusahaan Negarayang seluruh modalnya dari negara yang telah dipisahkan dari kekayaan negara. Tujuan utama pendirian Perum ialah memberikan pelayanan kepada kepentingan umum sekaligus untuk meraih keuntungan.
  • 17.
    Ciriciri dari BUMNyang berbentuk Perum Bertujuan melayani kepentinan umum yang vital tetapi diperbolehkan untuk mencari keuntungan. Modal berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan. Pemimpin dan karyawan berstatus sebagai perusahaan negara atau pegawai negeri. Perum berada di bawah pimpinan dewan direksi.
  • 18.
    PT PERSERO Perusahaannegara yang bentuk kepemilikannya berupa saham dan sebagian kecil saham tersebut boleh dijual kepada pihak swasta (< 50 %) Tujuan dari Persero ini adalah untuk meraih keuntungan
  • 19.
    Ciri-ciri BUMN yangberbentuk persero Bertujuan mencari keuntungan ( non public utility ) Modal sebagian besar dimiliki oleh pemerintah Dipimpin oleh dewan direksi Tidak mendapat fasilitas negara Pemimpin dan karyawan berstatus karyawan swasta.
  • 20.
    PERUSAHAAN DAERAH Perusahaan yang modalnya seluruh atau sebagian besar dimiliki oleh pemerintah daerah
  • 21.
    BUMS Badan Usahayang modalnya berasal dari perseorangan ataupun kelompok masyarakat
  • 22.
    BENTUK BUMS BadanUsaha/perusahaan Perseorangan Firma (Fa) Persekutuan Komanditer (CV) Perseroan Terbatas (PT)
  • 23.
    BADAN USAHA/PERUSAHAAN PERSEORANGANBadan usaha yang didirikan dan dikelola secara perorangan/seorang diri
  • 24.
    Firma (Fa) Badanusaha yang didirikan dan dikelola oleh dua orang atau lebih
  • 25.
    Persekutuan Komanditer (CV)Persekutuan antara dua orang atau lebih yang keanggotaannya ada yang bertanggung jawab tidak terbatas (persero) dan ada yang terbatas (komanditer)
  • 26.
    Perseroan Terbatas (PT)Perusahaan yang terdiri dua orang atau lebih dengan kepemilikan modalnya berupa saham-saham.
  • 27.
  • 28.
    Badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi , sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan . UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Indonesia
  • 29.
    PERAN PEMERINTAH DALAMPEREKONOMIAN PERAN PEMERINTAH PELAKU KEGIATAN EKONOMI PENGATUR KEGIATAN EKONOMI
  • 30.
    PELAKU KEGIATAN EKONOMI PRODUSEN DISTRIBUTOR KONSUMEN MENDIRIKAN BUMN -MENDIRIKAN BULOG PELAYANAN PENDIDIKAN PELAYANAN KESEHATAN MEMBELI BARANG DAN JASA UNTUK MENJALANKAN RODA PEMERINTAHAN
  • 31.
    PENGATUR KEGIATAN EKONOMI SECARA LANGSUNG SECARA TIDAK LANGSUNG
  • 32.
    SECARA LANGSUNG KEBIJAKANMONETER KEBIJAKAN FISKAL BIDANG KEUANGAN POLITIK DISKONTO OPERASI PASAR TERBUKA KEBIJAKAN CADANGAN KAS KEBIJAKAN KREDIT SELEKTIF KEBIJAKAN DIBIDANG PERPAJAKAN
  • 33.
    SECARA TIDAK LANGSUNGHIMBAUAN/ANJURAN