Instalasi Penanganan Air Limbah Industri Tapioka 
Kelompok VIII (Delapan) 
Kelas D – Teknologi Pangan 
Yulia Erlanda 123020172 
Citra Sukma Widowati 123020293 
Dinna Dwi Herliani 123020298 
Reisna Ayuwanda 123020358 
Wulan Marayani 123020362
TAPIOKA 
Tapioka ialah tepung 
yang terbuat dari ketela 
pohon atau sering dikenal 
dengan istilah singkong.
KANDUNGAN SINGKONG 
Dimana umbi tanpa kulit memiliki komposisi 
rata-rata sebagai berikut : 
Air 65%, Pati 32%, Protein 1%, Lemak 0,4%, 
Serat 0,8%, Abu 0,4% 
singkong juga mengandung gula dan dan 
sedikit asam sianida dalam kadar rendah. 
Dimana asam sianida ini berada dalam bentuk 
asam bebas dan sebagian lagi dalam bentuk 
senyawa kimia, yang akan terbebaskan 
selnya dipecah dengan pemanasan.
Diagram Alir Produksi Tapioka
JENIS LIMBAH 
ᴥ Limbah padat, berupa kulit hasil pengupasan 
singkong yang dapat dimanfaatkan untuk 
dijadikan pupuk kompos ataupun makan 
hewan ternak dan juga parutan singkong 
yang sudah diambil sari patinya melalui 
proses pemerasan 
ᴥ limbah cair, berupa air hasil pencucian 
singkong dan perasan singkong yang dapat 
digunakan untuk mengairi sawah sekitar 
pabrik.
KARAKTERISTIK LIMBAH 
• Warna, dimana air limbah dari proses 
pencucian singkong umumnya berwarna putih 
kecoklatan disertai dengan suspensi yang berasal 
dari kotoran-kotoran dan kulit singkong. 
Sedangkan, warna dari proses pemisahan pati 
memiliki warna putih kekuningan. 
• Bau , dimana air limbah tapioka yang masih 
segar biasanya berbau seperti ubi kayu yang 
apabila didiamkan akan memunculkan bau 
menyengat.
• COD (Chemical Oxygen Demand ). COD 
merupakan suatu parameter untuk 
menentukan pencemaran air limbah. COD 
adalah oksigen yang diperlukan untuk 
mengoksidasi bahan-bahan yang dapat 
teroksidasi oleh senyawa oksidator dan 
memiliki kadar yang telah ditetapkan. 
• BOD (Biochemical Oxygen Demand). BOD 
adalah sejumlah oksigen yang dibutuhkan oleh 
bakteri untuk proses metabolisme 
mikroorganisme. BOD5 adalah banyaknya 
oksigen dalam ppm atau miligram per liter 
yang dibutuhkan dalam kondisi khusus untuk 
mengurangi benda organik secara kimiawi.
TUJUAN UTAMA PENGELOLAAN LIMBAH 
Tujuan utama dari 
pengelolaan air limbah 
adalah untuk mengurangi 
limbah fisika, kimia, 
mekanik dan biologi pada 
pemgelolahan tapioka.
PROSES PENGELOLAAN LIMBAH 
Proses mekanik, proses ini terdiri atas penyaringan, pengambilan buih 
yang dihasilkan, pengambangan dan sedimentasi. 
Proses biologi, bertujuan untuk memisahkan bakteri-bakteri patogen 
berada dalam air limbah. 
Proses fisika, bertujuan untuk mensortir krikil, lumpur, 
menghilangkan zat padat, dan memisahkan lemak, serta bertujuan 
untuk mengendapkan 
Proses kimia, digunakan untuk menghilangkan zat – zat kimia yang 
ada pada air limbah seperti menghilangkan beberapa senyawa alami 
dari tapioka yaitu asam sianida.
DIAGRAM ALIR LIMBAH
CARA KERJA DIAGRAM ALIR 
Dimulai dari limbah. Proses penanganan limbah diantaranyanya 
dimulai dari penyaringan, sedimentasi pertama, fermentasi, dan 
sedimentasi lanjutan, yang kemudian hasilnya akan dialirkan 
keperairan alamiah atau sungai. Pada proses sedimentasi pertama, 
akan dihasilkan gasbio oleh generator yang akhirnya akan 
menghasilkan aliran listrik. Sedimentasi pertama dan sedimentasi 
lanjutan juga akan sama-sama menghasilkan pemekatan sludge, yang 
kemudian akan masuk ketahap pengkomposan, lalu masuk ketahap 
penyaringan, pengemasan dan menjadi kompos. Dan kompos yang 
dihasilkan juga akan mengalami pembusukan kembali.
PENANGANAN LIMBAH INDUSTRI

PENANGANAN LIMBAH INDUSTRI

  • 1.
    Instalasi Penanganan AirLimbah Industri Tapioka Kelompok VIII (Delapan) Kelas D – Teknologi Pangan Yulia Erlanda 123020172 Citra Sukma Widowati 123020293 Dinna Dwi Herliani 123020298 Reisna Ayuwanda 123020358 Wulan Marayani 123020362
  • 2.
    TAPIOKA Tapioka ialahtepung yang terbuat dari ketela pohon atau sering dikenal dengan istilah singkong.
  • 3.
    KANDUNGAN SINGKONG Dimanaumbi tanpa kulit memiliki komposisi rata-rata sebagai berikut : Air 65%, Pati 32%, Protein 1%, Lemak 0,4%, Serat 0,8%, Abu 0,4% singkong juga mengandung gula dan dan sedikit asam sianida dalam kadar rendah. Dimana asam sianida ini berada dalam bentuk asam bebas dan sebagian lagi dalam bentuk senyawa kimia, yang akan terbebaskan selnya dipecah dengan pemanasan.
  • 4.
  • 5.
    JENIS LIMBAH ᴥLimbah padat, berupa kulit hasil pengupasan singkong yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan pupuk kompos ataupun makan hewan ternak dan juga parutan singkong yang sudah diambil sari patinya melalui proses pemerasan ᴥ limbah cair, berupa air hasil pencucian singkong dan perasan singkong yang dapat digunakan untuk mengairi sawah sekitar pabrik.
  • 6.
    KARAKTERISTIK LIMBAH •Warna, dimana air limbah dari proses pencucian singkong umumnya berwarna putih kecoklatan disertai dengan suspensi yang berasal dari kotoran-kotoran dan kulit singkong. Sedangkan, warna dari proses pemisahan pati memiliki warna putih kekuningan. • Bau , dimana air limbah tapioka yang masih segar biasanya berbau seperti ubi kayu yang apabila didiamkan akan memunculkan bau menyengat.
  • 7.
    • COD (ChemicalOxygen Demand ). COD merupakan suatu parameter untuk menentukan pencemaran air limbah. COD adalah oksigen yang diperlukan untuk mengoksidasi bahan-bahan yang dapat teroksidasi oleh senyawa oksidator dan memiliki kadar yang telah ditetapkan. • BOD (Biochemical Oxygen Demand). BOD adalah sejumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bakteri untuk proses metabolisme mikroorganisme. BOD5 adalah banyaknya oksigen dalam ppm atau miligram per liter yang dibutuhkan dalam kondisi khusus untuk mengurangi benda organik secara kimiawi.
  • 8.
    TUJUAN UTAMA PENGELOLAANLIMBAH Tujuan utama dari pengelolaan air limbah adalah untuk mengurangi limbah fisika, kimia, mekanik dan biologi pada pemgelolahan tapioka.
  • 9.
    PROSES PENGELOLAAN LIMBAH Proses mekanik, proses ini terdiri atas penyaringan, pengambilan buih yang dihasilkan, pengambangan dan sedimentasi. Proses biologi, bertujuan untuk memisahkan bakteri-bakteri patogen berada dalam air limbah. Proses fisika, bertujuan untuk mensortir krikil, lumpur, menghilangkan zat padat, dan memisahkan lemak, serta bertujuan untuk mengendapkan Proses kimia, digunakan untuk menghilangkan zat – zat kimia yang ada pada air limbah seperti menghilangkan beberapa senyawa alami dari tapioka yaitu asam sianida.
  • 10.
  • 11.
    CARA KERJA DIAGRAMALIR Dimulai dari limbah. Proses penanganan limbah diantaranyanya dimulai dari penyaringan, sedimentasi pertama, fermentasi, dan sedimentasi lanjutan, yang kemudian hasilnya akan dialirkan keperairan alamiah atau sungai. Pada proses sedimentasi pertama, akan dihasilkan gasbio oleh generator yang akhirnya akan menghasilkan aliran listrik. Sedimentasi pertama dan sedimentasi lanjutan juga akan sama-sama menghasilkan pemekatan sludge, yang kemudian akan masuk ketahap pengkomposan, lalu masuk ketahap penyaringan, pengemasan dan menjadi kompos. Dan kompos yang dihasilkan juga akan mengalami pembusukan kembali.