Republik Rakyat Tiongkok, yang diproklamasikan pada 1 Oktober 1949 oleh Mao Zedong, memiliki sistem pemerintahan sosialis dengan Partai Komunis sebagai partai tunggal yang mengendalikan segala aspek kehidupan rakyat. Pemilihan umum diadakan setiap lima tahun untuk memilih wakil rakyat, tetapi semua partai, kecuali Partai Komunis, memiliki pengaruh kecil dan diawasi ketat. Kekuasaan legislatif dan yudikatif ada di bawah pengawasan Kongres Rakyat, yang dominan oleh Partai Komunis, sehingga demokrasi sulit terwujud.