Motor diesel ditemukan oleh Rudolf Diesel pada tahun 1892 dan mulai dapat dioperasikan pada tahun 1897, dengan tujuan meningkatkan efisiensi pemakaian bahan bakar. Motor diesel memiliki keuntungan seperti hemat bahan bakar dan tenaga lebih besar, namun juga memiliki kerugian seperti suara keras dan komponen yang lebih berat. Proses pembakaran pada motor diesel berbeda dengan motor Otto, di mana bahan bakar terbakar secara otomatis akibat kompresi tinggi tanpa perlu pengapian buatan.