APA YANG DISEBUT DENGAN
RELATIVITAS???
• Semua benda pada dasarnya bersifat relatif terhadap
pengamatnya
• Contoh:
seorang siswa yang sedang duduk di dalam kereta api
yang bergerak, dikatakan diam jika kerangka acuannya
kereta api. Akan tetapi seorang pengamat di luar kereta
api mengatakan siswa itu bergerak dengan kecepatan
yang sama dengan kecepatan kereta api.
• Jadi dapat dikatakan bahwa relatifnya suatu sistem
bergantung pada peninjaunya
PERCOBAAN MICHELSON-MORLEY
Pada abad ke-19 para pakar fisika terpaksa menggunakan
hipotesa keberadaan ether sebagai medium
perambatan gelombang elektromagnetik
Hipotesa Ether : bahwa alam semesta di jagad raya ini banyak
dipenuhi ether yang tidak mempunyai wujud
tetapi dapat menghantarkan perambatan gelombang
·Michelson dan Morley melakukan percobaan untuk mengukur
kelajuan ether dengan alat interferometer.
Kesimpulan hasil percobaan adalah :
1. hipotesa tentang ether tidak benar, jadi ether tidak ada.
2. kecepatan cahaya adalah besaran mutlak tidak tergantung
pada kerangka acuan inersial
TRANSFORMASI GALILEO
Ada dua macam obyek dengan kerangka acuannya
masing-masing.
Obyek O dengan kerangka XYZ dan obyek O' dengan
kerangka X'Y'Z'. O melihat O‘ bergerak dengan
kecepatan V ke arah sumbu X'.
Z
O’
Y’
Z’
Y
X
X’
V
O
TRANSFORMASI GALILEO
Karena sumbu Y sejajar dengan Y'
dan sumbu Z sejajar pula dengan
Z', maka bisa dikatakan Y = Y'
dan Z = Z', sehingga yang perlu
diperhatikan hanyalah sumbu X
dan X'. Menurut Galileo, O
melihat O' bergerak sejauh :
Z
O’
Y’
Z’
Y
X
X’
X
V
O
X' = XX' = X -- VtVt
Sementara jika dibalik, O'
melihat O bergerak sejauh :
X = X'X = X' ++ VtVt
TRANSFORMASI GALILEO
Perhatikan bahwa baik di O
maupun O', waktu t senantiasa
bernilai sama. Inilah yang
dikenal sebagai
"transformasi Galileo ".
Z
O’
Y’
Z’
Y
X
X’
X
V
O
Contoh Soal Transformasi Galileo
• Sebuah kereta api bergerak dengan kelajuan 70
km/jam. Seorang penumpang melemparkan
benda dengan kelajuan 15 km/jam. Tentukan
kelajuan benda terhadap orang yang diam di
tepi rel kereta, jika arah lemparan:
a. searah gerak kereta
b. berlawanan dengan arah gerak kereta
JAWABAN
jawaban
Orang yang diam di tepi rel kereta
Kita pilih sebagai kerangka acuan s dan kereta api
sebagai kerangka acuan s’ yang bergerak
dengan kelajuan v=70 km/jam relatif terhadap
s.
a. Gerak benda searah gerak kereta api
ux’ = 15 km/jam
kelajuan benda relatif terhadap orang yang
diam di tepi rel kereta:
ux = ux’ + v
= 15 + 70 = 85 km/jam
b.b. Gerak berlawanan arah dengan gerak keretaGerak berlawanan arah dengan gerak kereta
apiapi
uuxx’ = -15 km/jam’ = -15 km/jam
kelajuan benda relatif terhadap orang yangkelajuan benda relatif terhadap orang yang
diam di tepi rel kereta:diam di tepi rel kereta:
uuxx = u= uxx’ + v’ + v
= -15 + 70 = 55 km/jam= -15 + 70 = 55 km/jam
Postulat Teori Relativitas Khusus
Einstein:
1. Hukum-hukum Fisika memiliki bentuk
yang sama pada semua kerangka acuan
inersia. Semua gerak adalah relatif.
Postulat pertama diungkapkan karena
tidak adanya kerangka acuan universal
sebagai acuan mutlak dan merupakan
perluasan relativitas Newton untuk
memasukkan tidak hanya hukum-hukum
mekanika tetapi juga hukum fisika
lainnya termasuk listrik dan magnet
2. Laju cahaya c = 3×108
m/s adalah
sama untuk semua pengamat, tidak
tergantung pada gerak cahaya atau pun
pengamat. Postulat kedua memiliki
implikasi yang sangat luas dimana
kecepatan, panjang, waktu, dan massa
benda semuanya bersifat relatif
sehingga relativitas Newton dan
Galileo tidak dapat digunakan.
Transformasi Lorentz
Lorentz memandang bahwa transformasi Galileo
tidaklah cukup mampu menjelaskan apa yang
terjadi pada dunia elektromagnetis dan Lorentz
mengusulkan revisinya. Ia berpegang pada
asumsi bahwa tiap obyek memiliki " waktu
sendiri ". Untuk gambar di atas tadi, waktu bagi
obyek O adalah t sementara waktu bagi O'
adalah t' dimana t tidak lagi sama dengan t'.
Maka persamaan transformasi Galileo
kemudian ditulisnya ulang menjadi :
Transformasi Lorentz
dan :
dengan k sebuah konstanta, yang
tidak dipengaruhi oleh waktu. Inilah
" transformasi Lorentz ".
X' = kX' = k (X(X -- vt)vt)
X = kX = k (X'(X' ++ vt')vt')
Mencari nilai K
Kontraksi Panjang
Seekor macan yang bergerak sebesar 87% dari
kecepatan cahaya, panjangnya hanya terlihat setengahnya
oleh pengamat yang diam
Kontraksi Panjang
Sebuah benda panjangnya l bergerak dengan kecepatan v
terhadap seorang pengamat yang diam, maka panjang
benda yang diamati pengamat tsb adalah :
l’ = panjang benda yg diamati oleh
pengamat yg bergerak
l = panjang benda yg diamati oleh
pengamat yg diam
v = kecepatan pengamat yg bergerak
c = kecepatan cahaya
2
2
1.'
c
v
ll −=
Dilatasi Waktu
Misalnya pengamat yg bergerak dengan kecepatan v
terhadap pengamat yang diam , mengamati 2 kejadian
di suatu titik P. Maka hubungan kedua kejadian itu
menurut pengamat yg diam dan pengamat yg bergerak
dapat dirumuskan :
∆t’ = selang waktu kejadian menurut
pengamat yg bergerak
∆t = selang waktu kejadian menurut
pengamat yg diam
v = kecepatan pengamat yg bergerak
c = kecepatan cahaya
2
2
1
'
c
v
t
t
−
∆
=∆
Massa Relativitas
Jika suatu benda bergerak dengan laju v mendekati
kecepatan cahaya c, maka massanya selalu lebih besar
dari massa diamnya.
m = massa benda yg bergerak dengan
laju v
m0 = massa benda dalam keadaan diam
v = kecepatan benda
c = kecepatan cahaya
Contoh 3 :
Dengan kecepatan berapakah sebuah benda bergerak,
sehingga massanya menjadi 2 kali massa diamnya ?
2
2
0
1
c
v
m
m
−
=
Momentum relativistik
• Momentum linear suatu benda yang bergerak
yang menurut mekanika klasik dapat
dirumuskan
p= m v
Momentum relativistik
• Jika kecepatan benda v suatu saat mendakati
kecepatan cahaya, massa benda akan berubah-
ubah. Pada saat itulah momentum benda disebut
momentum relativistik
Kesetaraan Massa dan Energi
Jika suatu benda yg bermassa m berubah seluruhnya
menjadi energi, maka besarnya energi tsb adalah :
E = energi (Joule)
m = massa benda (kg)
c = kecepatan cahaya
Untuk benda bergerak dg kecepatan mendekati
kecepatan cahaya, energi kinetiknya adalah
mc2
= energi total
m0c2
= energi diam
Ek = energi kinetik
2
0
2
2
2
0
2
1
1
1
cm
c
v
E
cmmcE
k
k












−
−
=
−=
2
mcE =

Materi relatifitas

  • 1.
    APA YANG DISEBUTDENGAN RELATIVITAS??? • Semua benda pada dasarnya bersifat relatif terhadap pengamatnya • Contoh: seorang siswa yang sedang duduk di dalam kereta api yang bergerak, dikatakan diam jika kerangka acuannya kereta api. Akan tetapi seorang pengamat di luar kereta api mengatakan siswa itu bergerak dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan kereta api. • Jadi dapat dikatakan bahwa relatifnya suatu sistem bergantung pada peninjaunya
  • 2.
    PERCOBAAN MICHELSON-MORLEY Pada abadke-19 para pakar fisika terpaksa menggunakan hipotesa keberadaan ether sebagai medium perambatan gelombang elektromagnetik Hipotesa Ether : bahwa alam semesta di jagad raya ini banyak dipenuhi ether yang tidak mempunyai wujud tetapi dapat menghantarkan perambatan gelombang ·Michelson dan Morley melakukan percobaan untuk mengukur kelajuan ether dengan alat interferometer. Kesimpulan hasil percobaan adalah : 1. hipotesa tentang ether tidak benar, jadi ether tidak ada. 2. kecepatan cahaya adalah besaran mutlak tidak tergantung pada kerangka acuan inersial
  • 3.
    TRANSFORMASI GALILEO Ada duamacam obyek dengan kerangka acuannya masing-masing. Obyek O dengan kerangka XYZ dan obyek O' dengan kerangka X'Y'Z'. O melihat O‘ bergerak dengan kecepatan V ke arah sumbu X'. Z O’ Y’ Z’ Y X X’ V O
  • 4.
    TRANSFORMASI GALILEO Karena sumbuY sejajar dengan Y' dan sumbu Z sejajar pula dengan Z', maka bisa dikatakan Y = Y' dan Z = Z', sehingga yang perlu diperhatikan hanyalah sumbu X dan X'. Menurut Galileo, O melihat O' bergerak sejauh : Z O’ Y’ Z’ Y X X’ X V O X' = XX' = X -- VtVt Sementara jika dibalik, O' melihat O bergerak sejauh : X = X'X = X' ++ VtVt
  • 5.
    TRANSFORMASI GALILEO Perhatikan bahwabaik di O maupun O', waktu t senantiasa bernilai sama. Inilah yang dikenal sebagai "transformasi Galileo ". Z O’ Y’ Z’ Y X X’ X V O
  • 6.
    Contoh Soal TransformasiGalileo • Sebuah kereta api bergerak dengan kelajuan 70 km/jam. Seorang penumpang melemparkan benda dengan kelajuan 15 km/jam. Tentukan kelajuan benda terhadap orang yang diam di tepi rel kereta, jika arah lemparan: a. searah gerak kereta b. berlawanan dengan arah gerak kereta JAWABAN
  • 7.
    jawaban Orang yang diamdi tepi rel kereta Kita pilih sebagai kerangka acuan s dan kereta api sebagai kerangka acuan s’ yang bergerak dengan kelajuan v=70 km/jam relatif terhadap s. a. Gerak benda searah gerak kereta api ux’ = 15 km/jam kelajuan benda relatif terhadap orang yang diam di tepi rel kereta: ux = ux’ + v = 15 + 70 = 85 km/jam
  • 8.
    b.b. Gerak berlawananarah dengan gerak keretaGerak berlawanan arah dengan gerak kereta apiapi uuxx’ = -15 km/jam’ = -15 km/jam kelajuan benda relatif terhadap orang yangkelajuan benda relatif terhadap orang yang diam di tepi rel kereta:diam di tepi rel kereta: uuxx = u= uxx’ + v’ + v = -15 + 70 = 55 km/jam= -15 + 70 = 55 km/jam
  • 9.
    Postulat Teori RelativitasKhusus Einstein: 1. Hukum-hukum Fisika memiliki bentuk yang sama pada semua kerangka acuan inersia. Semua gerak adalah relatif. Postulat pertama diungkapkan karena tidak adanya kerangka acuan universal sebagai acuan mutlak dan merupakan perluasan relativitas Newton untuk memasukkan tidak hanya hukum-hukum mekanika tetapi juga hukum fisika lainnya termasuk listrik dan magnet
  • 10.
    2. Laju cahayac = 3×108 m/s adalah sama untuk semua pengamat, tidak tergantung pada gerak cahaya atau pun pengamat. Postulat kedua memiliki implikasi yang sangat luas dimana kecepatan, panjang, waktu, dan massa benda semuanya bersifat relatif sehingga relativitas Newton dan Galileo tidak dapat digunakan.
  • 11.
    Transformasi Lorentz Lorentz memandangbahwa transformasi Galileo tidaklah cukup mampu menjelaskan apa yang terjadi pada dunia elektromagnetis dan Lorentz mengusulkan revisinya. Ia berpegang pada asumsi bahwa tiap obyek memiliki " waktu sendiri ". Untuk gambar di atas tadi, waktu bagi obyek O adalah t sementara waktu bagi O' adalah t' dimana t tidak lagi sama dengan t'. Maka persamaan transformasi Galileo kemudian ditulisnya ulang menjadi :
  • 12.
    Transformasi Lorentz dan : dengank sebuah konstanta, yang tidak dipengaruhi oleh waktu. Inilah " transformasi Lorentz ". X' = kX' = k (X(X -- vt)vt) X = kX = k (X'(X' ++ vt')vt')
  • 13.
  • 14.
    Kontraksi Panjang Seekor macanyang bergerak sebesar 87% dari kecepatan cahaya, panjangnya hanya terlihat setengahnya oleh pengamat yang diam
  • 15.
    Kontraksi Panjang Sebuah bendapanjangnya l bergerak dengan kecepatan v terhadap seorang pengamat yang diam, maka panjang benda yang diamati pengamat tsb adalah : l’ = panjang benda yg diamati oleh pengamat yg bergerak l = panjang benda yg diamati oleh pengamat yg diam v = kecepatan pengamat yg bergerak c = kecepatan cahaya 2 2 1.' c v ll −=
  • 16.
    Dilatasi Waktu Misalnya pengamatyg bergerak dengan kecepatan v terhadap pengamat yang diam , mengamati 2 kejadian di suatu titik P. Maka hubungan kedua kejadian itu menurut pengamat yg diam dan pengamat yg bergerak dapat dirumuskan : ∆t’ = selang waktu kejadian menurut pengamat yg bergerak ∆t = selang waktu kejadian menurut pengamat yg diam v = kecepatan pengamat yg bergerak c = kecepatan cahaya 2 2 1 ' c v t t − ∆ =∆
  • 17.
    Massa Relativitas Jika suatubenda bergerak dengan laju v mendekati kecepatan cahaya c, maka massanya selalu lebih besar dari massa diamnya. m = massa benda yg bergerak dengan laju v m0 = massa benda dalam keadaan diam v = kecepatan benda c = kecepatan cahaya Contoh 3 : Dengan kecepatan berapakah sebuah benda bergerak, sehingga massanya menjadi 2 kali massa diamnya ? 2 2 0 1 c v m m − =
  • 18.
    Momentum relativistik • Momentumlinear suatu benda yang bergerak yang menurut mekanika klasik dapat dirumuskan p= m v
  • 19.
    Momentum relativistik • Jikakecepatan benda v suatu saat mendakati kecepatan cahaya, massa benda akan berubah- ubah. Pada saat itulah momentum benda disebut momentum relativistik
  • 20.
    Kesetaraan Massa danEnergi Jika suatu benda yg bermassa m berubah seluruhnya menjadi energi, maka besarnya energi tsb adalah : E = energi (Joule) m = massa benda (kg) c = kecepatan cahaya Untuk benda bergerak dg kecepatan mendekati kecepatan cahaya, energi kinetiknya adalah mc2 = energi total m0c2 = energi diam Ek = energi kinetik 2 0 2 2 2 0 2 1 1 1 cm c v E cmmcE k k             − − = −= 2 mcE =