More Than Solutions...
Grow Fast, Grow More...
Oleh :
Ir. Dian Risdianto, MT. IPP
Deni Bagus EP, ST
Jauhul Amri, STP
MANFAAT BAKTERI PROBIOTIK UNTUK
MENINGKATKAN HASIL TERNAK DAN TANAMAN
BIO TECHNOLOGI
081229320942
KONDISI PERTANIAN KITA
LATAR BELAKANG
Food Quality and Food Safety
Isu pangan bergeser dari
isu kuantitas pangan ke isu
kualitas pangan dan
keamanan pangan. Kedua
isu ini menjadi dasar bagi
pengembangan teknologi
pertanian masa depan.
Keamanan pangan meliputi
menghilangkan/mengurangi
residu bahan-bahan kimia,
herbisida, pestisida,
hormon, dan lain-lain yang
berbahaya bagi kesehatan.
Aman
Sehat
Bergizi
STRUKTUR DAN LAPISAN TANAH
Bahanorganik
5%
Mineral45%
Air25%
Udara25%
MENUJU ERA PERTANIAN ORGANIK
INDONESIA
Pertanian organik adalah sistem
produksi pertanian yang terpadu,
yang mengoptimalkan kesehatan
dan produktivitas agro-ekosistem
secara alami, sehingga mampu
menghasilkan pangan dan serat
yang cukup, berkualitas, dan
berkelanjutan.
Teknologi Pendukung:
Biofertilizer, Biodecomposer,
Biocontrol, Bioremediasi
KETERSEDIAAN BAHAN BAKU
- Hasil samping produksi jamu PT. Sido Muncul
- Berbahan baku lebih dari 130 jenis tanaman
rempah dan obat (herbal)
- Kapasitas 12 – 15 ton/hari
Teknologi Pemupukan Bioorganik
Peningkatan efisiensi penggunaan
pupuk organik/anorganik.
Biofertilizer
Pemanfaatan mikroba tanah
untuk meningkatkan aktivitas
mikroba pelarut hara, penambat
hara, dan perangsang
pertumbuhan tanaman.
HERBAFARM PUPUK BIO
ORGANIK
Herbafarm merupakan pupuk
bio organik yang berasal dari
hasil samping produksi jamu
Sido Muncul yang berbahan
baku tanaman obat dan
rempah-rempah yang
diproduksi melalui Biological
Complex Process (BCP).
• Herba Farm Diformulasikan dari Hasil
Samping Produksi Jamu Yang Berbahan Baku
Tanaman Obat dan Rempah – Rempah
• Herba Farm Diproduksi Melalui Proses
Biological Complex Process ( BCP )
• Herba Farm Diformulasi Secara Khusus
Dengan Diperkaya Mikroba - Mikroba Yang
Menguntungkan,unsur Hara Makro Mikro,
Hormon Pertumbuhan, Asam Amino dan
Phyto Factor/ Unique Growth Factor ( UGF )
PERTANIAN KONVENSIONAL VS ORGANIK
PUPUK ANORGANIK PUPUK BIO-ORGANIK
ORGANIK
KONVENSIONAL
BERLEBIHA
N
• MIKROBA TANAH
BERMANFAAT
• BAHAN ORGANIK
• MEMPERBAIKI SIFAT
FISIK, KIMIA, DAN
BIOLOGI TANAH
1. PENCEMARAN
LINGKUNGAN
2. HIGH COST
3. TIDAK SELALU DIIKUTI
OLEH PENINGKATAN
PRODUKSI
TEKNOLOGI PUPUK BIO-ORGANIK
• MIKROBA PELARUT HARA
(P, K, Ca, Mg)
• PENAMBAT N NON
SIMBIOTIK & SIMBIOTIK
• PEMANTAPAGREGAT
TANAH
• Plant Growth Promoting
Rhizobacteria
• HORMON TANAMAN
• UNSUR HARA TANAMAN
AKTIVITAS
BIOLOGI
TANAH
BIOTEKNOLOGI
JUMLAH TERBATAS
PUPUK
ANORGANIK/
ORGANIK
• Making electricity out of roots from plants
• Micro-organism produce constant electricity
Plant Power
PERANAN MIKROBA
Mikrobia di ujung rambut akar tanaman
Mikroba Plant Growth Promoting Rhizobacteria
di permukaan akar
M
I
K
R
O
B
A
T
A
N
A
H
KANDUNGAN UNSUR HARA HERBAFARM
PUPUK BIO ORGANIK
Unsur Hara Kandungan Satuan
C-Organik 6,93 %
Nitrogen 2,24 %
P2O5 1,91 %
K2O 1,81 %
Seng (Zn) 0,002 %
Tembaga (Cu) 2,49 ppm
Mangan (Mn) 0,003 %
Kobalt (Co) 0,74 ppm
Boron (B) 0,100 %
Molibdenum (Mo) <0,001 %
Besi (Fe) 0,26 %
(Hasil Analisa Laboratorium PT. Sucofindo, 2009)
KANDUNGAN MIKROBIA HERBAFARM
PUPUK BIO ORGANIK
Jenis Mikrobia Populasi Satuan
Azotobacter sp 3,50 x 106 – 108 Sel/ml
Azospirillum sp 1,40 x 107 – 109 Sel/ml
Bakteri pelarut fosfat 2,34 x 105 – 107 Sel/ml
Lactobacillus sp 1,34 x 104 – 106 Sel/ml
Pseudomonas sp 5,35 x 103 – 105 Sel/ml
Bakteri selulolitik 1,12 x 106 – 108 Sel/ml
(Hasil Analisa Laboratorium UGM, 2009)
DIAGRAM ALIR PROSES PEMBUATAN
HERBAFARM
Bahan Baku
Fermentasi I
Fermentasi II
Formulasi
Herbafarm
KEUNGGULAN HERBAFARM
PUPUK BIO ORGANIK
1. Komposisi Unsur Hara Baik Makro Dan Mikro, hormon, Asam Amino
dapat Meningkatkan Produktivitas Tanaman
2. Aktifitas Mikrobanya dapat Mengurai Unsur – Unsur Hara Yang Ada
di Tanah dan Udara Sehingga dapat Mengurangi Penggunaan Pupuk
Kimia Sampai 50 %
3. Memperpendek Usia Panen
4. Meningkatkan kualitas Hasil Panen: Rasa, Kandungan Nutrisi dan
Daya Simpan
5. Memperbaiki Struktur Fisika,kimia Dan Biologi Tanah Secara
Bertahap
6. BioProtectant Didalam Herbafarm Berperan Untuk Meningkatkan
Daya Tahan Tanaman Dari Serangan Hama Dan Penyakit
PERANAN HERBAFARM
Herbafarm menambat N, melarutkan P,
membantu serapan hara tanaman,
memperbaiki sifat fisik, kimia, dan
biologi tanah; dan mengurai residu
bahan kimia di dalam tanah.
Herbafarm memacu pertumbuhan
tanaman.
Herbafarm meningkatkan efisiensi
pemupukan dan produksi tanaman
HERBAFARM GRANUL
• Herbafarm Granul merupakan Produk Pupuk
Bio Organik berbentuk padatan granul yang
terbuat dari bahan organik dan mikroba penting
untuk tanaman yang diformulasi melalui
tahapan fermentasi Biological Complex Process
(BCP). BCP merupakan suatu teknologi proses
untuk menguraikan bahan organik dalam
bentuk senyawa menjadi ion-ion sehingga
dapat langsung diserap oleh tanaman melalui
proses aerasi dan non-aerasi dengan
memanfaatkan peran mikroba. BCP
membutuhkan waktu selama ± 3 minggu.
Herbafarm Granul mengandung :
• Asam humat
• Unsur hara makro dan mikro
• Asam fulvat
• Asam amino
• Bioprotectant
• Hormon tanaman
• Unique Growth Factor (UGF)
• Unsur hara makro-mikro dan,
• Mikrobia tanah
Kandungan Herbafarm Granul
 Kompos yang telah memenuhi syarat lebih
lanjut dapat diolah menjadi pupuk organik
granul
 Kompos diformulasi khusus untuk
meningkatkan unsur hara atau nutrisi yang
dibutuhkan oleh tanaman
 Proses meliputi pengayakan bahan,
pengeringan bahan, penggilingan, formulasi,
pembentukan granul, pengeringan produk,
pengayakan produk, dan pengemasan
Pengeringan
Bahan
Kompos
Penggilingan
Bahan
Pengayakan
Bahan
Formulasi
Granulasi
Pengeringan
Produk
Pengayakan
Produk
HERBAFARM
GRANULAR
Diagram Alir Proses Produksi
Herbafarm Granul
KANDUNGAN HARA HERBAFARM GRANUL
Unsur Hara Satuan Jumlah
C-Organik % 38,04
Nitrogen(N) % 2,39
P2O5 % 2,31
K2O % 2,52
Seng (Zn) ppm 125,80
Tembaga (Cu) ppm 20,40
Mangan (Mn) ppm 252,00
Kobalt (Co) ppm 1,96
Boron (B) ppm 13,10
Molibdenum (Mo) ppm 0,45
Besi (Fe) ppm 7.100,00
KANDUNGAN MIKROBIA HERBAFARM GRANUL
Jenis Mikroorganisme Satuan Jumlah
Azotobacter sp. sel/ml 2,93x106- 2,93x108
Azospirillum sp. sel/ml 1,10x107 - 1,10x109
Bakteri Pelarut Fosfat sel/ml 2,02x105 - 2,02x107
Lactobacillus sp. sel/ml 1,54x105 - 1,54x107
Pseudomonas sp sel/ml 4,93x103 - 4,93x105
Bakteri Selulolitik sel/ml 1,05x106 - 1,05x108
Kelebihan Herbafarm Granul
Herbafarm Granul merupakan formulasi bahan organik berbentuk
padatan sehingga bisa menambah kandungan unsur hara yang ada di
dalam tanah secara langsung. Hal ini dikarenakan pada kondisi bahan
organik cair, peningkatan unsur hara yang berlebihan berdampak negatif
terhadap perkembangan mikroba, lebih jauh menyebabkan kematian.
Herbafarm Granul memperbanyak pori-pori dalam tanah sehingga
meningkatkan ketersediaan oksigen dalam tanah yang berperan dalam
proses metabolisme mikrobia. Ketersediaan udara masuk ke dalam
tanah sehingga meningkatkan laju penyerapan oksigen dan nitrogen
dalam akar sehingga dapat mencukupi kebutuhan oksigen dan nitrogen
tanaman.
Herbafarm Granul bersifat slow release sehingga penyerapan bahan
organiknya secara bertahap, tidak langsung habis. Hal ini dapat
mengefektifkan atau mengefisienkan laju penyerapan bahan makanan
oleh oleh akar tanaman.
Kelebihan Herbafarm Granul
Aplikasi Herbafarm Granul relatif mudah, cukup dibenamkan di dalam
tanah atau ditaburkan di permukaan tanah. Aplikasi Herbafarm Granul
tidak membutuhkan banyak peralatan seperti halnya aplikasi
menggunakan Produk Organik Cair.
Herbafarm Granul memiliki manfaat sinergistik dengan Herbafarm Cair.
Aplikasi Herbafarm Granul dengan Herbafarm Cair akan memberikan
hasil yang sangat signifikan. Dengan aplikasi Herbafarm Granul
bersamaan dengan aplikasi Herbafarm Cair, hasil tanaman lebih terlihat
nyata dan bisa dilakukan murni organik, tanpa penambahan pupuk kimia
sama sekali.
HERBAFARM TERNAK
 Herbafarm Ternak adalah suatu formula yang mengandung
nutrisi/suplemen untuk pertumbuhan serta meningkatkan
sistem imun pada hewan ternak dengan komposisi mengandung
unsur-unsur bio organik, serta essential material yang diperlukan
bagi perkembangan ternak.
 Herbafarm Ternak diformulasi khusus dari bahan-bahan herbal
yang dapat diaplikasikan untuk sebagian besar jenis ternak,
antara lain kerbau, sapi, kuda, kambing, domba, babi, kelinci, dll.
 Herbafarm Ternak juga mengandung zat adatif , yaitu zat yang
mudah menyesuaikan dengan kondisi ternak.
KANDUNGAN NUTRISI HERBAFARM
TERNAK
 Mineral Seimbang : N, P, K, Ca, Mg, Na, S, Fe, Zn, Cu, Mn, I, Co,
Mb, Se, Cr, F. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh, daya
tahan, dan untuk meningkatkan penyerapan protein.
 Asam-asam Amino (Protein) : Sirin, Tyrosin, Histidin, Iso Leusin,
Leusin, Lysin, Metionin, Phenil Alanin, Triptopan, Valin, Arginin,
Threonin. Sebagai makanan bergizi (protein) bagi ternak serta
meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ternak.
KANDUNGAN MIKROBIA PROBIOTIK
HERBAFARM TERNAK
 Lactobacillus sp. merupakan jenis bakteri probiotik. Berhubungan
dengan kemampuanya untuk menghambat bakteri patogen melalui
sekresi senyawa antibakteri seperti asam laktat, peroksida dan
bakteriosin.
 Aspergillus sp. merupakan jenis fungi yang menghasilkan enzim
selulase mencerna pakan berserat sehingga menjadi komponen yang
lebih sederhana.
 Saccharomyces cereviceae merupakan khamir yang tergolong
eurokariot yang berbentuk seperti bulatan lonjong bersifat probiotik.
Jenis mikroba ini mempunyai beberapa enzim yang mempunyai fungsi
penting yaitu intervase, peptidase dan zimase. Pada sapi mikroba ini
meningkatkan produksi susu dan bobot badan.
HASIL ANALISA
MIKROBA
HERBAFARM
TERNAK
KEUNGGULAN HERBAFARM TERNAK
Mempercepat pertumbuhan fisik hewan ternak
Menambah nafsu makan
Memacu enzim pencernaan
Mengefisienkan pemberian pakan
Mengandung mineral-mineral esensial
Mempercepat usia potong hewan ternak
Meningkatkan jumlah produksi telur khusus untuk
hewan ternak petelur
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh hewan ternak
PROSES PRODUKSI HERBAFARM
TERNAK
Persiapan Bahan
Baku
Formulasi
Fermentasi I
Fermentasi II
Filling
Herbafarm
Bahan sumber protein, mineral, media
pengayaan mikroba (gula)
Pengayaan kandungan nutrisi (protein,
mineral, dan ZPT alami)
Pengayaan kandungan mikroba probiotik
(Lactobacillus sp., Aspergillus sp.,
Saccaromyces cereviceae)
HERBAFARM TAMBAK, IKAN DAN
UDANG
Herbafarm Ikan dan Udang merupakan nutrisi/suplemen
untuk pertumbuhan serta meningkatkan sistem imun ikan
dan udang dengan komposisi mengandung unsur-unsur bio
organik, material essential yang bermanfaat untuk
perkembangan ikan dan udang.
Herbafarm Tambak merupakan zat organik dalam bentuk
cair yang bermanfaat untuk pra kondisi lahan tambak untuk
mendukung pertumbuhan ikan dengan komposisi unsur bio
organik dan zat-zat mineral yang dibutuhkan untuk
perkembangan ikan maupun udang tambak, sehingga dapat
meningkatkan produktivitas tambak dan kolam namun juga
mampu mengembalikan keseimbangan dan daya dukung
ekosistem perairan.
KANDUNGAN NUTRISI HERBAFARM
TAMBAK, IKAN DAN UDANG
 Mineral seimbang : untuk meningkatkan metabolisme tubuh,
daya tahan, dan untuk meningkatkan penyerapan protein.
 Asam Amino : sebagai makanan bergizi bagi udang dan ikan
serta meningkatkan jumlah bakteri penyubur ekosistem
tambak.
 ZPT Alami : Hormon tumbuh bagi plankton sehingga menjamin
ketersediaan pakan alami dan menjaga kestabilan ekosistem.
 Mikroba Probiotik : berguna menguraikan racun dan sampah
organik, meningkatkan daya tahan udang dan ikan, dll.
 Anti bakteria dan anti jamur : memberantas jamur dan bakteri
penyebab berbagai penyakit.
KANDUNGAN MIKROBIA PROBIOTIK
HERBAFARM TAMBAK, IKAN DAN UDANG
Lactobacillus sp, Merupakan jenis bakteri probiotik. Berhubungan dengan
kemampuanya untuk menghambat bakteri patogen melalui sekresi senyawa
antibakteri seperti asam laktat, peroksida dan bakteriosinc
Aspergillus sp, Merupakan jenis fungi yang menghasilkan enzim selulase
mencerna pakan berserat sehingga menjadi komponen yang lebih sederhana
Saccaromyces cereviciae, Merupakan khamir yang tergolong eurokariot
yang berbentuk seperti bulatan lonjong bersifat probiotik. Jenis mikroba ini
mempunyai beberapa enzim yang mempunyai fungsi penting yaitu intervase,
peptidase dan zimase. Pada sapi mikroba ini meningkatkan produksi susu dan
bobot badan.
HASIL ANALISA MIKROBA HERBAFARM
TAMBAK, IKAN DAN UDANG
PROSES PRODUKSI
Persiapan Bahan
Baku
Formulasi
Fermentasi I
Fermentasi II
Filling
Herbafarm
Bahan sumber protein, mineral, media
pengayaan mikroba (gula)
Pengayaan kandungan nutrisi (protein,
mineral, dan ZPT alami)
Pengayaan kandungan mikroba
probiotik (Lactobacillus sp., Aspergillus
sp., Saccaromyces cereviceae)
APLIKASI UNTUK TANAMAN PANGAN
APLIKASI UNTUK TANAMAN PANGAN
Masa Rendam
Benih direndam menggunakan larutan pupuk
Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol
(10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air.
Masa Pengolahan Tanah
Tanah diolah kemudian aplikasikan Herbafarm Granul dengan
dosis 15 Kg per hektar dengan cara ditebar dipermukaan
tanah. Setelah 3 hari aplikasikan Herbafarm dengan dosis
sekitar 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 14 liter
air diaplikasikan untuk lahan seluas 500 m2.
APLIKASI UNTUK TANAMAN PANGAN
Masa Semai
Benih ditabur dilahan semai, ditunggu sampai
bertunas lalu semprotkan larutan pupuk
Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol (30 ml)
Herbafarm ditambahkan 14 liter air.
Masa Tanam
Herbafarm cair dapat diaplikasikan 3 hari setelah tanam dengan cara
dikocor atau disemprot.
Dosis pupuk Herbafarm 2 – 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambahkan
14 liter air, disemprotkan untuk lahan seluas 500 m2.
Penyemprotan dilakukan setiap 1 minggu sekali pada bulan pertama, dan 2
minggu sekali pada bulan kedua.
Kebutuhan Herbafarm 6 botol (6 liter) per hektar.
APLIKASI UNTUK TANAMAN
HORTIKULTURA
APLIKASI UNTUK TANAMAN
HORTIKULTURA
Pengecambahan Biji
- Untuk tanaman/sayuran yang berbiji, biji direndam
menggunakan larutan Herbafarm dengan dosis
2 tutup botol (20 ml) Herbafarm ditambah dengan
5 liter air selama ± 3 jam.
- Biji dikeringkan selama 3 jam dalam ruangan yang
teduh.
- Biji dimasukkan dalam kantong plastik (± 38 x 39 cm) kemudian ditutup
rapat.
- Setelah biji mulai berkecambah, dipindahkan ke lahan persemaian.
- Setelah ± 3 hari kecambah dipindahkan ke polybag.
- Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm
ditambah 1 liter air, disemprotkan untuk 20 polybag.
Persiapan Lahan
- Lahan diolah sebaik mungkin kemudian
diaplikasikan Herbafarm Granul dengan
dosis 15 Kg per hektar dengan cara ditebar
merata dipermukaan tanah.
- Kecambah dipindahkan ke lahan tanam.
- Semprotkan larutan Herbafarm dipermukaan tanah dengan
dosis 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air
untuk lahan seluas 500 m2.
APLIKASI UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA
Pemeliharaan Tanaman
1. Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis dan
jangka waktu sesuai dengan rata-rata usia panen
Tanaman/sayuran sebagai berikut
a. Usia panen tanaman/sayuran < 2 bulan,
semprotkan larutan Herbafarm pada bagian bawah
tanaman dengan dosis 3 tutup botol (30 ml) Herbafarm ditambah
14 liter air untuk lahan seluas 500 m2.
b. Usia panen tanaman/sayuran 2–3 bulan, semprotkan larutan Herbafarm
pada bagian bawah tanaman dengan dosis 4 tutup botol (40 ml)
Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2.
c. Usia panen tanaman/sayuran > 3 bulan, semprotkan larutan Herbafarm
pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5 tutup botol (50 ml)
Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2.
APLIKASI UNTUK TANAMAN
HORTIKULTURA
Pemeliharaan Tanaman
2. Penyemprotan dilakukan setiap 1 minggu
sekali pada bulan pertama, dan 2 minggu
sekali pada bulan kedua.
Contoh tanaman/sayuran berdasarkan
Rata-rata usia panen :
a. Usia panen sayuran < 2 bulan (bayam, kangkung, sawi, dll)
b. Usia panen sayuran 2–3 bulan (tomat, terong, dll)
c. Usia panen sayuran > 3 bulan (bunga kol, kol daun, jagung
manis, dll).
APLIKASI UNTUK TANAMAN
HORTIKULTURA
APLIKASI UNTUK TANAMAN PERKEBUNAN
APLIKASI UNTUK TANAMAN KARET
Persemaian dan Pembibitan
- Siapkankan polybag kecil (± 14 x 22 cm) berisi media tanah
dan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1.
- Lakukan penyiraman air ke polybag sebelum penanaman
kecambah dan selanjutnya pada setiap pagi dan sore setelah
penanaman.
- Buatlah lobang tanam sedalam 3 cm.
- Kecambah dipindahkan ke polybag.
- Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm
ditambah 5 liter air, disemprotkan untuk 20 polybag.
- Buatlah atap persemaian setinggi 2,5 m.
- Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm
ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 2 minggu sekali hingga bibit berumur
3 bulan.
- Setelah bibit berumur 3 bulan dipindahkan kedalam polybag besar (± 40 x 50 cm).
- Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm
ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 1 bulan sekali hingga bibit siap
dipindahkan ke lahan.
APLIKASI UNTUK TANAMAN KARET
Persiapan Lahan
- Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak
dan rumput-rumput liar.
- Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm,
sekitar 2 minggu sebelum bibit ditanam dengan jarak tanam
disesuaikan jenis tanaman.
- Masukkan Herbafarm Granul dengan dosis 30 – 60 kg
per hektar.
- Semprot larutan Herbafarm dengan dosis 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm
ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2.
- Lubang tanam ditutup kembali dan jangan dipadatkan.
Penanaman
- Masukkan bibit ke dalam lubang dengan hati-hati dan buka kantong plastik.
- Lubang ditimbun dengan tanah,sebaiknya jangan dipadatkan agar tidak terjadi
kerusakan.
- Bibit yang tingginya lebih dari 150 cm, daunnya dipotong untuk mengurangi
penguapan.
- Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan.
APLIKASI UNTUK TANAMAN KARET
Pemeliharaan Tanaman
1. Lakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati
dengan tanaman baru yang seumur dengan tanaman yang mati.
2. Cadangan bibit untuk penyulaman terus dipelihara sampai
dengan umur 3 tahun.
3. Penyiangan gulma dilakukan setiap 1 bulan sekali.
4. Lakukan perawatan dan perbaikan parit pengairan.
5. Siramkan larutan Herbafarm dengan dosis dan jangka waktu sesuai dengan usia
tanaman sebagai berikut :
a. Usia tanaman < 4 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah
tanaman dengan dosis 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air
setiap pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali.
b. Usia tanaman 4 - 8 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah
tanaman dengan dosis 5 – 7 tutup botol (50 – 70ml) Herbafarm ditambah 1 liter
air setiap pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali.
c. Usia tanaman > 8 tahun, siramkan larutan Herbafarm dengan dosis 7 tutup
botol (70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman larutan
Herbafarm dilakukan setiap 6 bulan sekali dan disiramkan di piringan kira-kira 1
meter dari pangkal pohon.
APLIKASI KELAPA SAWIT
Pengecambahan Biji
• Biji kelapa sawit direndam selama 1 hari
menggunakan larutan Herbafarm dengan
dosis 2 tutup botol (20 ml) Herbafarm
ditambah dengan 5 liter air.
• Biji dikeringkan selama 3 jam dalam ruangan
yang teduh.
• Biji dimasukkan dalam kantong plastik
(± 38 x 39 cm), kemudian ditutup rapat.
• Setelah 10-14 hari, biji mulai berkecambah.
• Kecambah yang tumbuh normal, warnanya
kekuning-kuningan, tumbuhnya lurus, bakal
daun dan bakal akarnya berlawanan arah.
APLIKASI KELAPA SAWIT
Persemaian dan Pembibitan
• Siapkankan polybag kecil (± 14 x 22 cm) berisi media tanah dan pupuk kompos dengan
perbandingan 1 : 1.
• Lakukan penyiraman air ke polybag sebelum penanaman kecambah dan selanjutnya pada
setiap pagi dan sore setelah penanaman.
• Buatlah lobang tanam sedalam 3 cm.
• Kecambah dipindahkan ke polybag.
• Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5
liter air, disemprotkan untuk 20 polybag.
• Buatlah naungan persemaian setinggi 2,5 m.
• Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm
ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 2 minggu sekali hingga bibit berumur 3
bulan.
• Setelah bibit berumur 3 bulan dipindahkan kedalam polybag besar (± 40 x 50 cm).
• Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm
ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 1 bulan sekali hingga bibit siap
dipindahkan ke lahan.
APLIKASI KELAPA SAWIT
Persiapan Lahan
- Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak
dan rumput rumput liar.
- Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm, 2
minggu sebelum bibit ditanam dengan jarak 9 x 9 x 9 m
membentuk segitiga sama sisi.
- Masukkan Herbafarm Granul masing-masing 230-240 gr
dan pupuk kompos masing-masing 3 kg untuk tiap lubang.
- Masukkan larutan Herbafarm dengan dosis 10 tutup botol
(100 ml) Herbafarm ditambah 15 liter air untuk 30 lubang.
- Lubang tanam ditutup kembali dan jangan dipadatkan.
APLIKASI KELAPA SAWIT
Penanaman
• Masukkan bibit ke dalam lubang dengan hati-hati dan buka
kantong plastik.
• Lubang ditimbun dengan tanah,sebaiknya jangan diinjak-injak
agar tidak terjadi kerusakan.
• Bibit yang tingginya lebih dari 150 cm, daunnya dipotong untuk
mengurangi penguapan.
• Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan.
• Estimasi jumlah tanaman sawit per hektar ± 125-130 pohon.
APLIKASI KELAPA SAWIT
Pemeliharaan Tanaman
• Lakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru yang
seumur dengan tanaman yang mati.
• Cadangan bibit untuk penyulaman terus dipelihara sampai dengan umur 3 tahun.
• Penyiangan gulma dilakukan setiap 1 bulan sekali.
• Lakukan perawatan dan perbaikan parit drainase.
• Siramkan larutan Herbafarm dengan dosis dan jangka waktu sesuai dengan usia tanaman
sebagai berikut :
- Usia tanaman < 4 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman
dengan dosis 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon.
Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali.
- Usia tanaman 4-8 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman
dengan dosis 5-7 tutup botol (50-70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap
pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali.
- Usia tanaman > 8 tahun, siramkan larutan Herbafarm dengan dosis 7 tutup botol
(70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman dilakukan
setiap 6 bulan sekali dan disiramkan di peringan kira-kira 1 meter dari pangkal
pohon.
APLIKASI KELAPA SAWIT
• Penggunaan pupuk kompos sebaiknya diulang setiap tahun dengan cara
membuat lubang melingkar di tanah dengan jarak sebagai berikut :
- Usia tanaman < 4 tahun, jarak lubang ± 0,5 m dengan lebar ± 20 cm,
membutuhkan 5 kg pupuk kompos.
- Usia tanaman 4-8 tahun, jarak lubang ± 1 m dengan lebar ± 25 cm,
membutuhkan 10 kg pupuk kompos.
- Usia tanaman > 8 tahun, jarak lubang ± 1,5 m dengan lebar ± 20 cm,
membutuhkan 15 kg pupuk kompos.
• Potonglah daun yang sudah tua, agar penyebaran cahaya matahari lebih merata,
mempermudah penyerbukan alami, memudahkan panen dan mengurangi
penguapan.
APLIKASI KELAPA SAWIT
Panen
- Tanaman sawit telah dapat menghasilkan pada
umur 30 bulan setelah tanam.
- Jumlah pohon yang dapat dipanen per hektar
sebanyak 60%.
- Dipilih tandan yang buahnya sudah masak dengan
tanda adanya sejumlah buah merah yang jatuh.
- Cara panen dengan memotong tandan buah.
Pemanenan dilakukan 1 kali seminggu.
Hasil Percobaan pada Kelapa Sawit
di Sangatta, Kalimantan Timur
- Pemilik Ibu Magdalena, Balikpapan-
Kaltim
- Waktu pelaksanaan : Desember 2009 –
Desember 2010
- Waktu panen : Juni – Desember 2010
- Luas lahan 1 hektar
- Jumlah 125 tanaman sawit per hektar
- Usia tanaman sawit 2,5 tahun
Hasil Percobaan pada Kelapa Sawit
di Sangatta, Kalimantan Timur
Keterangan :
D0 = Konvensional
D1 = Herbafarm Granul + Cair
Hasil Percobaan pada Kelapa Sawit
di Sangatta, Kalimantan Timur
Minggu D0 (kg) D1 (kg) rata2 D0 (kg) rata2 D1 (kg)
1 222,0 248,8 3,0 3,3
2 236,3 264,0 3,2 3,5
3 234,0 271,2 3,1 3,6
4 245,3 270,4 3,3 3,6
5 231,0 287,2 3,1 3,8
6 237,0 300,0 3,2 4,0
7 243,0 308,8 3,2 4,1
8 249,0 306,4 3,3 4,1
9 241,5 298,4 3,2 4,0
10 238,5 304,8 3,2 4,1
11 244,5 307,2 3,3 4,1
12 250,5 295,2 3,3 3,9
: : : : :
Hasil Percobaan pada Kelapa Sawit
di Sangatta, Kalimantan Timur
Minggu D0 (kg) D1 (kg) rata2 D0 (kg) rata2 D1 (kg)
: : : : :
13 257,3 296,8 3,4 4,0
14 248,3 296,0 3,3 3,9
15 246,0 304,0 3,3 4,1
16 243,0 324,0 3,2 4,3
17 242,3 329,6 3,2 4,4
18 254,3 328,0 3,4 4,4
19 257,3 338,4 3,4 4,5
20 261,0 345,6 3,5 4,6
21 266,3 340,0 3,6 4,5
22 267,0 335,2 3,6 4,5
23 269,3 347,2 3,6 4,6
24 275,3 357,6 3,7 4,8
5.959,5 7.404,8 3,3 4,1
Hasil Percobaan pada Kelapa Sawit
di Sangatta, Kalimantan Timur
Kesimpulan :
Hasil per hektar selama 6 bulan :
Non Herbafarm = 5.959,5 kg
Berat tandan rata-rata = 3,3 kg
Herbafarm = 7.404,8 kg
Berat tandan rata-rata = 4,1 kg
Terdapat selisih hasil panen 1.445,3 kg (24,25 %)
Dokumentasi
Bersama Bp. Akhmadi-
Kepala Dinas Perkebunan
Sangatta.
Pembibitan Sawit
Dokumentasi
Pembibitan Sawit
Dokumentasi
Langkah Nyata
Mendukung Indonesia
“Go Organic 2010”
• Email HERBAFARM :
herbafarmsm@yahoo.com
• Telp HERBAFARM TEAM : (0298) 5 2 3 5 1 5

Mater HERBAFARM

  • 1.
    More Than Solutions... GrowFast, Grow More... Oleh : Ir. Dian Risdianto, MT. IPP Deni Bagus EP, ST Jauhul Amri, STP MANFAAT BAKTERI PROBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL TERNAK DAN TANAMAN BIO TECHNOLOGI 081229320942
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    Food Quality andFood Safety Isu pangan bergeser dari isu kuantitas pangan ke isu kualitas pangan dan keamanan pangan. Kedua isu ini menjadi dasar bagi pengembangan teknologi pertanian masa depan. Keamanan pangan meliputi menghilangkan/mengurangi residu bahan-bahan kimia, herbisida, pestisida, hormon, dan lain-lain yang berbahaya bagi kesehatan. Aman Sehat Bergizi
  • 5.
    STRUKTUR DAN LAPISANTANAH Bahanorganik 5% Mineral45% Air25% Udara25%
  • 6.
    MENUJU ERA PERTANIANORGANIK INDONESIA Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang terpadu, yang mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro-ekosistem secara alami, sehingga mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Teknologi Pendukung: Biofertilizer, Biodecomposer, Biocontrol, Bioremediasi
  • 7.
    KETERSEDIAAN BAHAN BAKU -Hasil samping produksi jamu PT. Sido Muncul - Berbahan baku lebih dari 130 jenis tanaman rempah dan obat (herbal) - Kapasitas 12 – 15 ton/hari
  • 8.
    Teknologi Pemupukan Bioorganik Peningkatanefisiensi penggunaan pupuk organik/anorganik. Biofertilizer Pemanfaatan mikroba tanah untuk meningkatkan aktivitas mikroba pelarut hara, penambat hara, dan perangsang pertumbuhan tanaman.
  • 9.
    HERBAFARM PUPUK BIO ORGANIK Herbafarmmerupakan pupuk bio organik yang berasal dari hasil samping produksi jamu Sido Muncul yang berbahan baku tanaman obat dan rempah-rempah yang diproduksi melalui Biological Complex Process (BCP).
  • 10.
    • Herba FarmDiformulasikan dari Hasil Samping Produksi Jamu Yang Berbahan Baku Tanaman Obat dan Rempah – Rempah • Herba Farm Diproduksi Melalui Proses Biological Complex Process ( BCP ) • Herba Farm Diformulasi Secara Khusus Dengan Diperkaya Mikroba - Mikroba Yang Menguntungkan,unsur Hara Makro Mikro, Hormon Pertumbuhan, Asam Amino dan Phyto Factor/ Unique Growth Factor ( UGF )
  • 11.
    PERTANIAN KONVENSIONAL VSORGANIK PUPUK ANORGANIK PUPUK BIO-ORGANIK ORGANIK KONVENSIONAL BERLEBIHA N • MIKROBA TANAH BERMANFAAT • BAHAN ORGANIK • MEMPERBAIKI SIFAT FISIK, KIMIA, DAN BIOLOGI TANAH 1. PENCEMARAN LINGKUNGAN 2. HIGH COST 3. TIDAK SELALU DIIKUTI OLEH PENINGKATAN PRODUKSI
  • 12.
    TEKNOLOGI PUPUK BIO-ORGANIK •MIKROBA PELARUT HARA (P, K, Ca, Mg) • PENAMBAT N NON SIMBIOTIK & SIMBIOTIK • PEMANTAPAGREGAT TANAH • Plant Growth Promoting Rhizobacteria • HORMON TANAMAN • UNSUR HARA TANAMAN AKTIVITAS BIOLOGI TANAH BIOTEKNOLOGI JUMLAH TERBATAS PUPUK ANORGANIK/ ORGANIK
  • 13.
    • Making electricityout of roots from plants • Micro-organism produce constant electricity Plant Power
  • 14.
    PERANAN MIKROBA Mikrobia diujung rambut akar tanaman Mikroba Plant Growth Promoting Rhizobacteria di permukaan akar
  • 15.
  • 16.
    KANDUNGAN UNSUR HARAHERBAFARM PUPUK BIO ORGANIK Unsur Hara Kandungan Satuan C-Organik 6,93 % Nitrogen 2,24 % P2O5 1,91 % K2O 1,81 % Seng (Zn) 0,002 % Tembaga (Cu) 2,49 ppm Mangan (Mn) 0,003 % Kobalt (Co) 0,74 ppm Boron (B) 0,100 % Molibdenum (Mo) <0,001 % Besi (Fe) 0,26 % (Hasil Analisa Laboratorium PT. Sucofindo, 2009)
  • 17.
    KANDUNGAN MIKROBIA HERBAFARM PUPUKBIO ORGANIK Jenis Mikrobia Populasi Satuan Azotobacter sp 3,50 x 106 – 108 Sel/ml Azospirillum sp 1,40 x 107 – 109 Sel/ml Bakteri pelarut fosfat 2,34 x 105 – 107 Sel/ml Lactobacillus sp 1,34 x 104 – 106 Sel/ml Pseudomonas sp 5,35 x 103 – 105 Sel/ml Bakteri selulolitik 1,12 x 106 – 108 Sel/ml (Hasil Analisa Laboratorium UGM, 2009)
  • 18.
    DIAGRAM ALIR PROSESPEMBUATAN HERBAFARM Bahan Baku Fermentasi I Fermentasi II Formulasi Herbafarm
  • 19.
    KEUNGGULAN HERBAFARM PUPUK BIOORGANIK 1. Komposisi Unsur Hara Baik Makro Dan Mikro, hormon, Asam Amino dapat Meningkatkan Produktivitas Tanaman 2. Aktifitas Mikrobanya dapat Mengurai Unsur – Unsur Hara Yang Ada di Tanah dan Udara Sehingga dapat Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Sampai 50 % 3. Memperpendek Usia Panen 4. Meningkatkan kualitas Hasil Panen: Rasa, Kandungan Nutrisi dan Daya Simpan 5. Memperbaiki Struktur Fisika,kimia Dan Biologi Tanah Secara Bertahap 6. BioProtectant Didalam Herbafarm Berperan Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tanaman Dari Serangan Hama Dan Penyakit
  • 20.
    PERANAN HERBAFARM Herbafarm menambatN, melarutkan P, membantu serapan hara tanaman, memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah; dan mengurai residu bahan kimia di dalam tanah. Herbafarm memacu pertumbuhan tanaman. Herbafarm meningkatkan efisiensi pemupukan dan produksi tanaman
  • 25.
    HERBAFARM GRANUL • HerbafarmGranul merupakan Produk Pupuk Bio Organik berbentuk padatan granul yang terbuat dari bahan organik dan mikroba penting untuk tanaman yang diformulasi melalui tahapan fermentasi Biological Complex Process (BCP). BCP merupakan suatu teknologi proses untuk menguraikan bahan organik dalam bentuk senyawa menjadi ion-ion sehingga dapat langsung diserap oleh tanaman melalui proses aerasi dan non-aerasi dengan memanfaatkan peran mikroba. BCP membutuhkan waktu selama ± 3 minggu.
  • 26.
    Herbafarm Granul mengandung: • Asam humat • Unsur hara makro dan mikro • Asam fulvat • Asam amino • Bioprotectant • Hormon tanaman • Unique Growth Factor (UGF) • Unsur hara makro-mikro dan, • Mikrobia tanah Kandungan Herbafarm Granul
  • 28.
     Kompos yangtelah memenuhi syarat lebih lanjut dapat diolah menjadi pupuk organik granul  Kompos diformulasi khusus untuk meningkatkan unsur hara atau nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman  Proses meliputi pengayakan bahan, pengeringan bahan, penggilingan, formulasi, pembentukan granul, pengeringan produk, pengayakan produk, dan pengemasan
  • 29.
  • 30.
    KANDUNGAN HARA HERBAFARMGRANUL Unsur Hara Satuan Jumlah C-Organik % 38,04 Nitrogen(N) % 2,39 P2O5 % 2,31 K2O % 2,52 Seng (Zn) ppm 125,80 Tembaga (Cu) ppm 20,40 Mangan (Mn) ppm 252,00 Kobalt (Co) ppm 1,96 Boron (B) ppm 13,10 Molibdenum (Mo) ppm 0,45 Besi (Fe) ppm 7.100,00
  • 31.
    KANDUNGAN MIKROBIA HERBAFARMGRANUL Jenis Mikroorganisme Satuan Jumlah Azotobacter sp. sel/ml 2,93x106- 2,93x108 Azospirillum sp. sel/ml 1,10x107 - 1,10x109 Bakteri Pelarut Fosfat sel/ml 2,02x105 - 2,02x107 Lactobacillus sp. sel/ml 1,54x105 - 1,54x107 Pseudomonas sp sel/ml 4,93x103 - 4,93x105 Bakteri Selulolitik sel/ml 1,05x106 - 1,05x108
  • 32.
    Kelebihan Herbafarm Granul HerbafarmGranul merupakan formulasi bahan organik berbentuk padatan sehingga bisa menambah kandungan unsur hara yang ada di dalam tanah secara langsung. Hal ini dikarenakan pada kondisi bahan organik cair, peningkatan unsur hara yang berlebihan berdampak negatif terhadap perkembangan mikroba, lebih jauh menyebabkan kematian. Herbafarm Granul memperbanyak pori-pori dalam tanah sehingga meningkatkan ketersediaan oksigen dalam tanah yang berperan dalam proses metabolisme mikrobia. Ketersediaan udara masuk ke dalam tanah sehingga meningkatkan laju penyerapan oksigen dan nitrogen dalam akar sehingga dapat mencukupi kebutuhan oksigen dan nitrogen tanaman. Herbafarm Granul bersifat slow release sehingga penyerapan bahan organiknya secara bertahap, tidak langsung habis. Hal ini dapat mengefektifkan atau mengefisienkan laju penyerapan bahan makanan oleh oleh akar tanaman.
  • 33.
    Kelebihan Herbafarm Granul AplikasiHerbafarm Granul relatif mudah, cukup dibenamkan di dalam tanah atau ditaburkan di permukaan tanah. Aplikasi Herbafarm Granul tidak membutuhkan banyak peralatan seperti halnya aplikasi menggunakan Produk Organik Cair. Herbafarm Granul memiliki manfaat sinergistik dengan Herbafarm Cair. Aplikasi Herbafarm Granul dengan Herbafarm Cair akan memberikan hasil yang sangat signifikan. Dengan aplikasi Herbafarm Granul bersamaan dengan aplikasi Herbafarm Cair, hasil tanaman lebih terlihat nyata dan bisa dilakukan murni organik, tanpa penambahan pupuk kimia sama sekali.
  • 36.
    HERBAFARM TERNAK  HerbafarmTernak adalah suatu formula yang mengandung nutrisi/suplemen untuk pertumbuhan serta meningkatkan sistem imun pada hewan ternak dengan komposisi mengandung unsur-unsur bio organik, serta essential material yang diperlukan bagi perkembangan ternak.  Herbafarm Ternak diformulasi khusus dari bahan-bahan herbal yang dapat diaplikasikan untuk sebagian besar jenis ternak, antara lain kerbau, sapi, kuda, kambing, domba, babi, kelinci, dll.  Herbafarm Ternak juga mengandung zat adatif , yaitu zat yang mudah menyesuaikan dengan kondisi ternak.
  • 37.
    KANDUNGAN NUTRISI HERBAFARM TERNAK Mineral Seimbang : N, P, K, Ca, Mg, Na, S, Fe, Zn, Cu, Mn, I, Co, Mb, Se, Cr, F. Untuk meningkatkan metabolisme tubuh, daya tahan, dan untuk meningkatkan penyerapan protein.  Asam-asam Amino (Protein) : Sirin, Tyrosin, Histidin, Iso Leusin, Leusin, Lysin, Metionin, Phenil Alanin, Triptopan, Valin, Arginin, Threonin. Sebagai makanan bergizi (protein) bagi ternak serta meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ternak.
  • 38.
    KANDUNGAN MIKROBIA PROBIOTIK HERBAFARMTERNAK  Lactobacillus sp. merupakan jenis bakteri probiotik. Berhubungan dengan kemampuanya untuk menghambat bakteri patogen melalui sekresi senyawa antibakteri seperti asam laktat, peroksida dan bakteriosin.  Aspergillus sp. merupakan jenis fungi yang menghasilkan enzim selulase mencerna pakan berserat sehingga menjadi komponen yang lebih sederhana.  Saccharomyces cereviceae merupakan khamir yang tergolong eurokariot yang berbentuk seperti bulatan lonjong bersifat probiotik. Jenis mikroba ini mempunyai beberapa enzim yang mempunyai fungsi penting yaitu intervase, peptidase dan zimase. Pada sapi mikroba ini meningkatkan produksi susu dan bobot badan.
  • 39.
  • 40.
    KEUNGGULAN HERBAFARM TERNAK Mempercepatpertumbuhan fisik hewan ternak Menambah nafsu makan Memacu enzim pencernaan Mengefisienkan pemberian pakan Mengandung mineral-mineral esensial Mempercepat usia potong hewan ternak Meningkatkan jumlah produksi telur khusus untuk hewan ternak petelur Meningkatkan sistem kekebalan tubuh hewan ternak
  • 41.
    PROSES PRODUKSI HERBAFARM TERNAK PersiapanBahan Baku Formulasi Fermentasi I Fermentasi II Filling Herbafarm Bahan sumber protein, mineral, media pengayaan mikroba (gula) Pengayaan kandungan nutrisi (protein, mineral, dan ZPT alami) Pengayaan kandungan mikroba probiotik (Lactobacillus sp., Aspergillus sp., Saccaromyces cereviceae)
  • 42.
    HERBAFARM TAMBAK, IKANDAN UDANG Herbafarm Ikan dan Udang merupakan nutrisi/suplemen untuk pertumbuhan serta meningkatkan sistem imun ikan dan udang dengan komposisi mengandung unsur-unsur bio organik, material essential yang bermanfaat untuk perkembangan ikan dan udang. Herbafarm Tambak merupakan zat organik dalam bentuk cair yang bermanfaat untuk pra kondisi lahan tambak untuk mendukung pertumbuhan ikan dengan komposisi unsur bio organik dan zat-zat mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan ikan maupun udang tambak, sehingga dapat meningkatkan produktivitas tambak dan kolam namun juga mampu mengembalikan keseimbangan dan daya dukung ekosistem perairan.
  • 43.
    KANDUNGAN NUTRISI HERBAFARM TAMBAK,IKAN DAN UDANG  Mineral seimbang : untuk meningkatkan metabolisme tubuh, daya tahan, dan untuk meningkatkan penyerapan protein.  Asam Amino : sebagai makanan bergizi bagi udang dan ikan serta meningkatkan jumlah bakteri penyubur ekosistem tambak.  ZPT Alami : Hormon tumbuh bagi plankton sehingga menjamin ketersediaan pakan alami dan menjaga kestabilan ekosistem.  Mikroba Probiotik : berguna menguraikan racun dan sampah organik, meningkatkan daya tahan udang dan ikan, dll.  Anti bakteria dan anti jamur : memberantas jamur dan bakteri penyebab berbagai penyakit.
  • 44.
    KANDUNGAN MIKROBIA PROBIOTIK HERBAFARMTAMBAK, IKAN DAN UDANG Lactobacillus sp, Merupakan jenis bakteri probiotik. Berhubungan dengan kemampuanya untuk menghambat bakteri patogen melalui sekresi senyawa antibakteri seperti asam laktat, peroksida dan bakteriosinc Aspergillus sp, Merupakan jenis fungi yang menghasilkan enzim selulase mencerna pakan berserat sehingga menjadi komponen yang lebih sederhana Saccaromyces cereviciae, Merupakan khamir yang tergolong eurokariot yang berbentuk seperti bulatan lonjong bersifat probiotik. Jenis mikroba ini mempunyai beberapa enzim yang mempunyai fungsi penting yaitu intervase, peptidase dan zimase. Pada sapi mikroba ini meningkatkan produksi susu dan bobot badan.
  • 45.
    HASIL ANALISA MIKROBAHERBAFARM TAMBAK, IKAN DAN UDANG
  • 46.
    PROSES PRODUKSI Persiapan Bahan Baku Formulasi FermentasiI Fermentasi II Filling Herbafarm Bahan sumber protein, mineral, media pengayaan mikroba (gula) Pengayaan kandungan nutrisi (protein, mineral, dan ZPT alami) Pengayaan kandungan mikroba probiotik (Lactobacillus sp., Aspergillus sp., Saccaromyces cereviceae)
  • 47.
  • 48.
    APLIKASI UNTUK TANAMANPANGAN Masa Rendam Benih direndam menggunakan larutan pupuk Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air. Masa Pengolahan Tanah Tanah diolah kemudian aplikasikan Herbafarm Granul dengan dosis 15 Kg per hektar dengan cara ditebar dipermukaan tanah. Setelah 3 hari aplikasikan Herbafarm dengan dosis sekitar 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air diaplikasikan untuk lahan seluas 500 m2.
  • 49.
    APLIKASI UNTUK TANAMANPANGAN Masa Semai Benih ditabur dilahan semai, ditunggu sampai bertunas lalu semprotkan larutan pupuk Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol (30 ml) Herbafarm ditambahkan 14 liter air. Masa Tanam Herbafarm cair dapat diaplikasikan 3 hari setelah tanam dengan cara dikocor atau disemprot. Dosis pupuk Herbafarm 2 – 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambahkan 14 liter air, disemprotkan untuk lahan seluas 500 m2. Penyemprotan dilakukan setiap 1 minggu sekali pada bulan pertama, dan 2 minggu sekali pada bulan kedua. Kebutuhan Herbafarm 6 botol (6 liter) per hektar.
  • 50.
  • 51.
    APLIKASI UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA PengecambahanBiji - Untuk tanaman/sayuran yang berbiji, biji direndam menggunakan larutan Herbafarm dengan dosis 2 tutup botol (20 ml) Herbafarm ditambah dengan 5 liter air selama ± 3 jam. - Biji dikeringkan selama 3 jam dalam ruangan yang teduh. - Biji dimasukkan dalam kantong plastik (± 38 x 39 cm) kemudian ditutup rapat. - Setelah biji mulai berkecambah, dipindahkan ke lahan persemaian. - Setelah ± 3 hari kecambah dipindahkan ke polybag. - Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air, disemprotkan untuk 20 polybag.
  • 52.
    Persiapan Lahan - Lahandiolah sebaik mungkin kemudian diaplikasikan Herbafarm Granul dengan dosis 15 Kg per hektar dengan cara ditebar merata dipermukaan tanah. - Kecambah dipindahkan ke lahan tanam. - Semprotkan larutan Herbafarm dipermukaan tanah dengan dosis 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2. APLIKASI UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA
  • 53.
    Pemeliharaan Tanaman 1. Semprotkanlarutan Herbafarm dengan dosis dan jangka waktu sesuai dengan rata-rata usia panen Tanaman/sayuran sebagai berikut a. Usia panen tanaman/sayuran < 2 bulan, semprotkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 3 tutup botol (30 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2. b. Usia panen tanaman/sayuran 2–3 bulan, semprotkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 4 tutup botol (40 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2. c. Usia panen tanaman/sayuran > 3 bulan, semprotkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2. APLIKASI UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA
  • 54.
    Pemeliharaan Tanaman 2. Penyemprotandilakukan setiap 1 minggu sekali pada bulan pertama, dan 2 minggu sekali pada bulan kedua. Contoh tanaman/sayuran berdasarkan Rata-rata usia panen : a. Usia panen sayuran < 2 bulan (bayam, kangkung, sawi, dll) b. Usia panen sayuran 2–3 bulan (tomat, terong, dll) c. Usia panen sayuran > 3 bulan (bunga kol, kol daun, jagung manis, dll). APLIKASI UNTUK TANAMAN HORTIKULTURA
  • 55.
  • 56.
    APLIKASI UNTUK TANAMANKARET Persemaian dan Pembibitan - Siapkankan polybag kecil (± 14 x 22 cm) berisi media tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1. - Lakukan penyiraman air ke polybag sebelum penanaman kecambah dan selanjutnya pada setiap pagi dan sore setelah penanaman. - Buatlah lobang tanam sedalam 3 cm. - Kecambah dipindahkan ke polybag. - Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air, disemprotkan untuk 20 polybag. - Buatlah atap persemaian setinggi 2,5 m. - Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 2 minggu sekali hingga bibit berumur 3 bulan. - Setelah bibit berumur 3 bulan dipindahkan kedalam polybag besar (± 40 x 50 cm). - Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 1 bulan sekali hingga bibit siap dipindahkan ke lahan.
  • 57.
    APLIKASI UNTUK TANAMANKARET Persiapan Lahan - Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak dan rumput-rumput liar. - Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm, sekitar 2 minggu sebelum bibit ditanam dengan jarak tanam disesuaikan jenis tanaman. - Masukkan Herbafarm Granul dengan dosis 30 – 60 kg per hektar. - Semprot larutan Herbafarm dengan dosis 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m2. - Lubang tanam ditutup kembali dan jangan dipadatkan. Penanaman - Masukkan bibit ke dalam lubang dengan hati-hati dan buka kantong plastik. - Lubang ditimbun dengan tanah,sebaiknya jangan dipadatkan agar tidak terjadi kerusakan. - Bibit yang tingginya lebih dari 150 cm, daunnya dipotong untuk mengurangi penguapan. - Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan.
  • 58.
    APLIKASI UNTUK TANAMANKARET Pemeliharaan Tanaman 1. Lakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru yang seumur dengan tanaman yang mati. 2. Cadangan bibit untuk penyulaman terus dipelihara sampai dengan umur 3 tahun. 3. Penyiangan gulma dilakukan setiap 1 bulan sekali. 4. Lakukan perawatan dan perbaikan parit pengairan. 5. Siramkan larutan Herbafarm dengan dosis dan jangka waktu sesuai dengan usia tanaman sebagai berikut : a. Usia tanaman < 4 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali. b. Usia tanaman 4 - 8 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5 – 7 tutup botol (50 – 70ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali. c. Usia tanaman > 8 tahun, siramkan larutan Herbafarm dengan dosis 7 tutup botol (70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman larutan Herbafarm dilakukan setiap 6 bulan sekali dan disiramkan di piringan kira-kira 1 meter dari pangkal pohon.
  • 59.
    APLIKASI KELAPA SAWIT PengecambahanBiji • Biji kelapa sawit direndam selama 1 hari menggunakan larutan Herbafarm dengan dosis 2 tutup botol (20 ml) Herbafarm ditambah dengan 5 liter air. • Biji dikeringkan selama 3 jam dalam ruangan yang teduh. • Biji dimasukkan dalam kantong plastik (± 38 x 39 cm), kemudian ditutup rapat. • Setelah 10-14 hari, biji mulai berkecambah. • Kecambah yang tumbuh normal, warnanya kekuning-kuningan, tumbuhnya lurus, bakal daun dan bakal akarnya berlawanan arah.
  • 60.
    APLIKASI KELAPA SAWIT Persemaiandan Pembibitan • Siapkankan polybag kecil (± 14 x 22 cm) berisi media tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 1. • Lakukan penyiraman air ke polybag sebelum penanaman kecambah dan selanjutnya pada setiap pagi dan sore setelah penanaman. • Buatlah lobang tanam sedalam 3 cm. • Kecambah dipindahkan ke polybag. • Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air, disemprotkan untuk 20 polybag. • Buatlah naungan persemaian setinggi 2,5 m. • Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 2 minggu sekali hingga bibit berumur 3 bulan. • Setelah bibit berumur 3 bulan dipindahkan kedalam polybag besar (± 40 x 50 cm). • Semprotkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air untuk 10 polybag, setiap 1 bulan sekali hingga bibit siap dipindahkan ke lahan.
  • 61.
    APLIKASI KELAPA SAWIT PersiapanLahan - Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak dan rumput rumput liar. - Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm, 2 minggu sebelum bibit ditanam dengan jarak 9 x 9 x 9 m membentuk segitiga sama sisi. - Masukkan Herbafarm Granul masing-masing 230-240 gr dan pupuk kompos masing-masing 3 kg untuk tiap lubang. - Masukkan larutan Herbafarm dengan dosis 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 15 liter air untuk 30 lubang. - Lubang tanam ditutup kembali dan jangan dipadatkan.
  • 62.
    APLIKASI KELAPA SAWIT Penanaman •Masukkan bibit ke dalam lubang dengan hati-hati dan buka kantong plastik. • Lubang ditimbun dengan tanah,sebaiknya jangan diinjak-injak agar tidak terjadi kerusakan. • Bibit yang tingginya lebih dari 150 cm, daunnya dipotong untuk mengurangi penguapan. • Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan. • Estimasi jumlah tanaman sawit per hektar ± 125-130 pohon.
  • 63.
    APLIKASI KELAPA SAWIT PemeliharaanTanaman • Lakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru yang seumur dengan tanaman yang mati. • Cadangan bibit untuk penyulaman terus dipelihara sampai dengan umur 3 tahun. • Penyiangan gulma dilakukan setiap 1 bulan sekali. • Lakukan perawatan dan perbaikan parit drainase. • Siramkan larutan Herbafarm dengan dosis dan jangka waktu sesuai dengan usia tanaman sebagai berikut : - Usia tanaman < 4 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali. - Usia tanaman 4-8 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5-7 tutup botol (50-70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman dilakukan tiap 3 bulan sekali. - Usia tanaman > 8 tahun, siramkan larutan Herbafarm dengan dosis 7 tutup botol (70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air setiap pohon. Penyiraman dilakukan setiap 6 bulan sekali dan disiramkan di peringan kira-kira 1 meter dari pangkal pohon.
  • 64.
    APLIKASI KELAPA SAWIT •Penggunaan pupuk kompos sebaiknya diulang setiap tahun dengan cara membuat lubang melingkar di tanah dengan jarak sebagai berikut : - Usia tanaman < 4 tahun, jarak lubang ± 0,5 m dengan lebar ± 20 cm, membutuhkan 5 kg pupuk kompos. - Usia tanaman 4-8 tahun, jarak lubang ± 1 m dengan lebar ± 25 cm, membutuhkan 10 kg pupuk kompos. - Usia tanaman > 8 tahun, jarak lubang ± 1,5 m dengan lebar ± 20 cm, membutuhkan 15 kg pupuk kompos. • Potonglah daun yang sudah tua, agar penyebaran cahaya matahari lebih merata, mempermudah penyerbukan alami, memudahkan panen dan mengurangi penguapan.
  • 65.
    APLIKASI KELAPA SAWIT Panen -Tanaman sawit telah dapat menghasilkan pada umur 30 bulan setelah tanam. - Jumlah pohon yang dapat dipanen per hektar sebanyak 60%. - Dipilih tandan yang buahnya sudah masak dengan tanda adanya sejumlah buah merah yang jatuh. - Cara panen dengan memotong tandan buah. Pemanenan dilakukan 1 kali seminggu.
  • 66.
    Hasil Percobaan padaKelapa Sawit di Sangatta, Kalimantan Timur - Pemilik Ibu Magdalena, Balikpapan- Kaltim - Waktu pelaksanaan : Desember 2009 – Desember 2010 - Waktu panen : Juni – Desember 2010 - Luas lahan 1 hektar - Jumlah 125 tanaman sawit per hektar - Usia tanaman sawit 2,5 tahun
  • 67.
    Hasil Percobaan padaKelapa Sawit di Sangatta, Kalimantan Timur Keterangan : D0 = Konvensional D1 = Herbafarm Granul + Cair
  • 68.
    Hasil Percobaan padaKelapa Sawit di Sangatta, Kalimantan Timur Minggu D0 (kg) D1 (kg) rata2 D0 (kg) rata2 D1 (kg) 1 222,0 248,8 3,0 3,3 2 236,3 264,0 3,2 3,5 3 234,0 271,2 3,1 3,6 4 245,3 270,4 3,3 3,6 5 231,0 287,2 3,1 3,8 6 237,0 300,0 3,2 4,0 7 243,0 308,8 3,2 4,1 8 249,0 306,4 3,3 4,1 9 241,5 298,4 3,2 4,0 10 238,5 304,8 3,2 4,1 11 244,5 307,2 3,3 4,1 12 250,5 295,2 3,3 3,9 : : : : :
  • 69.
    Hasil Percobaan padaKelapa Sawit di Sangatta, Kalimantan Timur Minggu D0 (kg) D1 (kg) rata2 D0 (kg) rata2 D1 (kg) : : : : : 13 257,3 296,8 3,4 4,0 14 248,3 296,0 3,3 3,9 15 246,0 304,0 3,3 4,1 16 243,0 324,0 3,2 4,3 17 242,3 329,6 3,2 4,4 18 254,3 328,0 3,4 4,4 19 257,3 338,4 3,4 4,5 20 261,0 345,6 3,5 4,6 21 266,3 340,0 3,6 4,5 22 267,0 335,2 3,6 4,5 23 269,3 347,2 3,6 4,6 24 275,3 357,6 3,7 4,8 5.959,5 7.404,8 3,3 4,1
  • 70.
    Hasil Percobaan padaKelapa Sawit di Sangatta, Kalimantan Timur Kesimpulan : Hasil per hektar selama 6 bulan : Non Herbafarm = 5.959,5 kg Berat tandan rata-rata = 3,3 kg Herbafarm = 7.404,8 kg Berat tandan rata-rata = 4,1 kg Terdapat selisih hasil panen 1.445,3 kg (24,25 %)
  • 71.
    Dokumentasi Bersama Bp. Akhmadi- KepalaDinas Perkebunan Sangatta. Pembibitan Sawit
  • 72.
  • 73.
  • 74.
  • 75.
    • Email HERBAFARM: herbafarmsm@yahoo.com • Telp HERBAFARM TEAM : (0298) 5 2 3 5 1 5