PROSES ADAPTASI
FISIOLOGI DALAM
KEHAMILAN
NAMA KELOMPOK 1
1. Karyati
2. Lili Fitriani
3. Lilis Sri Utami
Adaptasi Fisiologi Ibu Hamil
Kehamilan menuntut tubuh ibu
beradaptasi terhadap perubahan-perubahan
yang muncul karena adanya individu lain di
dalam tubuh ibu. kehamilan menyebabkan
terjadinya perubahan-perubahan baik anatomis
maupun fisiologis pada ibu. Pada kehamilan
terjadi adaptasi ibu dalam bentuk fisik dan
psikologis. Berikut ini akan dibahas mengenai
perubahan fisik pada ibu hamil.
Trimester ISistem
Reproduksi
Sistem
Endokrin
Sistem
Kekebalan
Sistem
Perkemihan
Sistem
Pencernaan
Sistem
Kardiovaskuler
Sistem
Muskuloskeletal
Integumen
/ kulit
metabolisme
Sistem
Pernafasan
Sistem
Persyarafan
1. Vagina dan Vulva
Akibat pengaruh hormone estrogen, vagina dan vulva
tampak lebih merah, agak kebiruan (lividae) tanda biru
disebut tanda chadwick. Warna porstio tampak lividae.
2. Servik Uteri
Serviks uteri pada kehamilan juga mengalami
perubahan karena hormone estrogen. Hal ini
mengakibatnya serviks uteri menjadi lunak yang
disebut dengan tanda goodell.
3. Uterus
Uterus akan membesar pada bulan-bulan pertama
dibawah pengaruh hormone estrogen dan
progesterone.
SISTEM REPRODUKSI
4. Ovarium
Pada permulaan kehamilan masih terdapat karpuv luteum
graziditatun, korpus luteum graviditatis berdiameter kira-kira 3
cm, kemudian dia mengecil setelah plasenta terbentuk. Korpus
luteum ini mengeluarkan hormone estrogen dan hormone
progesterone.
5. Payudara / mamae
Mamae akan membesar dan tegang akibat hormone
somatomamotropin, estrogen dan progesterone, akan tetapi
belum mengeluarkan ASI. Estrogen menimbulkan hipertropi sitem
saluran, sedangkan progesterone menambah sel-sel asinus pada
mamae.
Selain itu terbentuk lemak disekitar alvelua-alveolus, sehingga
mamae menjadi lebih besar. Papilla mamae akan membesar, lebih
tegang dan tambah lebih hitam, seperti selurah areola mamae
karena hiperpigmentasi.
SISTEM ENDOKRIN
Berikut perubahan-perubahan hormonal selam kehamilan (dari
trimester 1-trimester 2)
• Estrogen
Produksi estrogen placenta terus naik selama kehamilan dan pada
akhir kehamilan kadarnya kira-kira 100 kali sebelum hamil
• Progesterone
Produksi progesterone lebih banyak dibanding estrogen. Pada akhir
kehamilan produksinya kira-kira 250 mg/hari. Progesterone
menyebabkan tonus otot polos menurun dan juga dieresis.
Progesterone mengakibatkan lemak disimpan dalam jaringan
subkutan di abdomen, punggung dan paha atas. Lemak berfungsi
sebagai cadangan energy baik pada masa hamil maupun menyusui.
• Human Chorionic Gonadotropin (HCG)
Hormone ini dapat terdeteksi beberapa hari setelah pembuahan
dan merupakan dasar tes kehamilan. Puncak sekresinya terjadi
kurang lebih 60 hari stelah konsepsi. Fungsi utamanya adalah
mempertahankan korpus luteum.
• Human Placenta Lactogen (HPL)
Hormone ini diproduksinya terus naik dan pada saat
aterm mencapai 2 gr/hari. Efeknya mirip dengan
hormone pertumbuhan. Ia juga bersifat diabetogenik,
sehingga kebutuhan insulin wanita hamil naik.
• Prolaktin
Produksinya terus meningkat, sebagai akibat kenaikan
sekresi estrogen. Sekresi air susu sendiri dihambat oleh
estrogen di tingkat target organ
• Tiroksin
Kelenjar tiroid mengalami hipertropi dan Tiroksin
mengatur metabolisme
• Insulin
Produksi insulin meningkat sebagai akibat
estrogen,progesterone dan HPL
SISTEM KEKEBALAN
TRAKTUS URINARIUS/
PERKEMIHAN
Pada bulan-bulan pertama
kehamilan kandung kencing
tertekan sehingga sering
timbul sering kencing.
Sistem pertahanan tubuh
ibu selama kehamilan akan tetap
utuh, kadar immunoglobulin
dalam kehamilan tidak berubah.
Immunoglobulin G atau IgG
merupakan komponen utama
dari immunoglobulin janin di
dalam uterus dan neonatal dini.
IgG merupakan satu-satunya
immunoglobulin yang dapat
menembus placenta sehingga
imunitas pasif, akan di peroleh
oleh bayi. Kekebalan ini dapat
melindungi bayi dari infeksi
selanjutnya.
Perubahan terasa tidak enak di ulu hati disebabkan
karena perubahan posisi lambung dan aliran balik asam
lambung ke esophagus bagian bawah. Produksi asam
lambung menurun. Sering terjadi nausea dari muntah
karena pengaruh HCG, tonus otot-otot traktus digestivus
menurun sehingga motilitas selurus traktus digestivus
juga berkurang. Makanan lebih lama di dalam lambung
dan apa yang dicernakan lebih lama berada dalam usus-
usus. Saliva atau pengeluaran air liur berlebihan dari
biasanya. Rasa mual baik yang sedang maupun berat
dengan atau tanpa terjadinya muntah setiap saat siang
ataupun malam . apabila terjadi pada pagi hari sering
disebut “morning sickness”. Hipersalivasi sering terjadi
sebagai kompensasi dari mual dan muntah yang terjadi
TRAKTUS DIGESTIVUS /PENCERNAAN
Sirkulasi darah ibu dalam kehamilan
dipengaruhi oleh adanya sirkulasi ke placenta,
uterus yang membesar dengan pembuluh-
pembuluh darah yang membesar pula,
mamae dan alat lain yang memang berfungsi
berlebihan dalam kehamilan : volume plasma
maternal mulai meningkat pada saat 10
minggu usia kehamilan dan terus menerus
meningkat sampai 30-34 minggu, sampai ia
mencapai titik maksimum .
SIRKULASI DARAH/ KARDIOVASKULER
Pada trimester pertama tidak banyak
perubahan pada muskuloskeletal. Akibat
peningkatan hormon esterogen dan
progesteron, terjadi relaksasi dari jaringan
ikat, kartilago, dan ligament djuga
meningkatkan cairan synovial. Bersamaan
kedua keadaan tersebut meningkatkan
fleksibelitas dan mobilitas persendian.
Muskuloskeletal
Integumen / Kulit
Perubahan umum yang sering terjadi adalah
peningkatan ketebalan kulit dan lemak sub dermal,
hiperpigmentasi, pertumbuhan rambut dan kuku
percepatan aktifitas kelanjar sebasea, peningkatan
sirkulasi dan aktivitas vasomotor. Jaringan elastik kulit
mudah pecah, menyebabkan strie gravidarum, atau
tanda regangan.
Linea alba pada kehamilan menjadi hitam dikenal
sebagai Linea Grisea. Linie Nigra adalah garis
pigmentasi dari simfisis pubis sampai ke bagian atas
fundus digaris tengah tubuh. Kulit perut juga seolah-
olah retak , warnanya berubah agak hiperemik dan
kebiru-biruan disebut striae albicans.
Metabolisme
Pada kehamilan tahap awal banyak wanita mengeluh
merasa lemah dan letih setelah melakukan aktivitas ringan.
Perasaan ini disebabkan oleh perungkutan aktivitas
metabolik.
1) berat badan indeks masa tubuh
Kenaikan berat badan terlihat pada bulan ketiga.
2) darah dan pembekuan darah
Kehamilan menghasilkan perubahan dalam harga-harga
normal berbagai hasil pemerikasaan laboratorium.
Perubahan itu terjadi karena:
a) Perubahan fungsi endokrin maternal
b) Tumbuhnya plasenta yan berfungsi juga sebagai alat
endokrin
Sistem Pernafasan
Kebutuhan oksigen ibu meningkat sebagai
respon percepatan laju metabolik dan
peningkatan kebutuhan oksigen jaringan uterus
dan payudara. Janin membutuhkan oksigen dan
suatu cara untuk membuang karbondioksida.
Wanita hamil bernafas lebih dalam tetapi
frekuensi napasnya hanya sedikit meningkat.
Peingkatan volume napas satu menit disebut
hiperventilasi kehamilan, yang menyebabkan
konsentrasi karbondioksida di alveoli menurun.
Beberapa wanita mengeluh dipsnu saat istirahat.
Sistem Persyarafan
Perubahan fisiologik spesifik akibat kehamilan dapat
terjadi timbulnya gejala neurologis dan neuromaskuler
berikut :
• Lordosis dorsolumbal dapat menyebabkan nyeri akibat
tarikan pada syaraf atau kompresi akar syaraf.
• Edema yang melibatkan syaraf perifer dapat
menyebabkan carpal tunnel syndrome delama trimester
akhir kehamilan. Edema menekan syaraf median
dibawah ligamentum karpalis pergelangan tangan.
• Nyeri kepala akibat ketegangan umum timbul saat ibu
merasa cemas dan tidak pasti tentang kehamilannya.
• Nyeri kepala ringan, rasa ingin pingsan. Ini sering terjadi
pada awal kehamilan.
• Hipokalsemia dapat menyebabkan timbulnya masalah
neurotukular, seperti kram atau tetani.
Sistem Reproduksi
Sistem Pencernaan
Sistem Respirasi
Sistem Kardiovaskuler
Sistem Perkemihan
Sistem Muskuloskeletal
Sistem Integumen
Sistem Endokrin
Kenaikan Berat Badan
Sistem Reproduksi
1. Vulva dan vagina
Karena hormone estrogen dan progresteron terus meningkat dan
terjadi hipervaskularisasi mengakibatkan pembuluh-pembuluh darah
alat genetalia membesar. Peningkatan sensitivitas dapat
meningkatkan keinginan dan bangkitan seksual, khususnya selama
trimester kedua kehamilan. Peningkatan kongesti ditambah relaksasi
dinding pembuluh darah dan uterus yang berat dapat menyebabkan
timbulnya edema dan varises vulva. Edema dan varises biasanya
membaik selama periode pasca partum.
2. Serviks uteri
Konsistensi serviks menjadi lunak dan kelenjar-kelenjar di serviks
akan berfungsi lebih dan akan mengeluarkan sekresi lebih banyak
3. Uterus
Pada kehamilan 16 minggu cavum uteri sama sekali diisi oleh ruang
amnion yang terisi janin dan istimus menjadi bagian korpus uteri.
Bentuk uterus menjadi bulat dan berangsur-angsur berbentuk
lonjong seperti telur, ukurannya kira-kira sebesar kepala bayi atau
tinju orang dewasa. Pada saat ini uterus mulai memasuki rongga
peritoneum.
16 minggu : Fundus uteri kira-kira terletak diantara ½
jarak pusat simphisis
20 minggu : Fundus uteri kira-kira terletak di pinggir
bawah pusat
24 minggu : Fundus uteri berada tepat di pinggir atas
pusat.
4. Ovarium
Pada usia kehamilan 16 minggu, plasenta mulai
terbentuk dan menggantikan fungsi korpus luteum
graviditatum.
5. Payudara/mammae
Pada kehamilan 12 minggu ke atas, dari putting susu
dapat keluar cairan berwarna putih agak jernih disebut
colustrum. Colustrum ini berasal dari asinus yang mulai
bersekresi.
Sistem Pencernaan
Biasanya terjadi konstipasi karena
pengaruh hormone progresteron yang
meningkat. Selain itu perut kembung juga
terjadi karena adanya tekanan uterus yang
membesar dalam rongga perut yang
mendesak organ-organ dalam perut
khususnya saluran pencernaan, usus besar,
kearah atas dan lateral. Wasir (hemorrhoid)
cukup sering pada kehamilan sebagian besar
akibat konstipasi dan naiknya tekanan vena-
vena di bawah uterus termasuk vena
hemorrhoid, panas perut (heart burn)
terjadi karena terjadinya aliran balik asam
gastric ke dalam esophagus bagian bawah.
Sistem Respirasi
Karena adanya
penurunan tekanan
CO2 seorang wanita
hamil sering
mengeluhkan sesak
nafas sehingga
meningkatkan
usaha bernafas
Sistem Kardiovaskuler
Perubahan auskultasi
mengiringi perubahan ukuran
dan posisi jantung. Peningkatan
volume darah dan curah
jantung juga menimbulkan
perubahan hasil auskultasi yang
umum terjadi selama masa
hamil.
Sistem Traktus Urinarius
Kandung kemih
tertekan oleh uterus yang
membesar mulai berkurang,
karena uterus sudah keluar
dari uterus. Pada trimester
kedua ,kandung kemih tertarik
ke atas dan keluar dari panggul
sejati kearah abdomen.
Sistem Muskuloskeletal
Selama trimester kedua
mobilitas persendian akan
berkurang terutama pada
daerah siku dan pergelangan
tangan dengan meningkatnya
retensi cairan pada jaringan
konektif/ jaringan yang
berhubungan disekitarnya.
Sistem Integumen
Akibat peningkatan
hormone esterogen dan
progresteron maka kadar MSH
pun meningkat.
Kenaikan Berat Badan
Kenaikan berat
badan 0,4-0,5 kg perminggu
selama kehamilan.
Sistem Endokrin
Adanya peningkatan hormone
esterogen dan progresteron serta
terhambatnya pembentukan FSH dan
LH.
Sistem
Reproduksi
Sistem
Perkemihan
Sistem
Pernafasan
Kenaikan Berat
Badan
Sirkulasi Darah
Sistem
Muskoloskeletal
Trimester III
Sistem Reproduksi
1. Uterus
Pada trimester III itmus lebih nyata
menjadi bagian korpus uteri dan berkembang
menjadi segmen bawah rahim (SBR). Pada
kehamilan tua karena kontraksi otot-otot
bagian atas uterus, SBR menjadi lebih lebar
dan tipis, tampak bagian nyata antara bagian
atas yang lebih tebal dan segmen bawah yang
lebih tipis.
Batas itu dikenal sebagai lingkaran retraksi fisiologis
dinding uterus, diatas lingkaran ini jauh lebih tebal dari
pada dinding SBR.
• 28 minggu ; fundus uteri kira-kira 3jari diatas pusat 1/3
jarak antara pusat ke prosesus xifoideus (25cm).
• 32minggu: fundus uteri terletak kira-kira antara ½ jarak
pusat dan Prosesus xifoideus (27cm)
• 36 minggu: fundus uteri kira-kira 1 jari di bawah Prosesus
xifoideus (30cm)
• 40 minggu : fundus uteri terletak kira-kira 3 jari di
bawahProsesus xifoideus (33cm)
Setelah minggu ke-28 kontraksi brakton hiks semakin
jelas. Umumnya akan menghilang bila wanita tersebut
melakukan latihan fisik atau berjalan. Pada minggu-minggu
terakhir kehamilan kontraksi semakin kuat sehingga sulit
dibedakan dari kontraksi untuk memulai persalinan.
Sistem Traktus Uranius
Pada akhir kehamilan,
kepala janin mulai turun ke
pintu atas panggul, keluhan
sering kencing akan timbul lagi
karena kandung kencing akan
mulai tertekan kembali.
Sistem Respirasi
Pada 32 minggu ke atas
karena usus-usus tertekan
uterus yang membesar ke arah
diafragma sehingga diafragma
kurang leluasa bergerak
mengakibatkan kebanyakan
wanita hamil mengalami
derajat kesulitan bernafas.
Kenaikan Berat Badan
Terjadi kenaikan berat badan sekitar 5,5 kg,
penambahan BB dari mulai awal kehamilan sampai
akhir kehamilan adalah 11-12 kg.
Sirkulasi Darah
Aliran darah meningkat dengan cepat seiring
pembesaran uterus. Walaupun aliran darah
uterus meningkat 20 kali lipat, ukuran konseptus
meningkat lebih cepat. Akibat lebih banyak
oksigen diambil dari darah uterus selama masa
kehamilan lanjut. Pada kehamilan cukup bulan
yang normal, seperenam volume darah total ibu
berada didalam system pedarahan uterus.
Kecepatan rata-rata aliran darah uterus ialah 500
ml/menit dan konsumsi rata-rata oksigen uterus
gravid ialah 25 ml/menit.
Sistem Muskuloskeletal
Hormone progresteron dan hormone
relaxing menyebabkan relaksasi jaringan ikat
dan otot-otot, hal ini terjadi maksimal pada satu
minggu terakhir kehamilan, proses relaksasi ini
memberikan kesempatan pada panggul untuk
meningkatkan kapasitasnya sebagai persiapan
proses persalinan, tulang pubik melunak
menyerupai tulang sendi, sambungan sendi
sacrococcigus mengendur membuat tulang
coccigis bergeser kea rah belakan sendi panggul
yang tidak stabil, pada ibu hamil ini
menyebabkan sakit pinggang.
Postur tubuh wanita secara bertahap mengalami
perubahan karena janin membesar dalam abdomen
sehingga untuk mengkompensasi penambahan berat ini,
bahu lebih tertarik ke belakang dan tulang lebih
melengkung. Sendi tulang belakang lebih lentur, dan
dapat menyebabkan nyeri punggung pada beberapa
wanita.
Mobilitas sendi sakroiliaka, sakrokoksigeal dan
sendi pubis bertambah besar dan menyebabkan rasa
tidak nyaman di bagian bawah punggung, khususnya
pada akhir kehamilan .selama trimester akhir rasa pegal
,mati rasa dan lemah dialami oleh anggota badan atas
yang disebabkan lordosis yang besar dengan fleksi
anterior leher dan merosotnya lingkar bahu.
Makalah bu frida

Makalah bu frida

  • 1.
  • 2.
    NAMA KELOMPOK 1 1.Karyati 2. Lili Fitriani 3. Lilis Sri Utami
  • 3.
    Adaptasi Fisiologi IbuHamil Kehamilan menuntut tubuh ibu beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang muncul karena adanya individu lain di dalam tubuh ibu. kehamilan menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan baik anatomis maupun fisiologis pada ibu. Pada kehamilan terjadi adaptasi ibu dalam bentuk fisik dan psikologis. Berikut ini akan dibahas mengenai perubahan fisik pada ibu hamil.
  • 5.
  • 6.
    1. Vagina danVulva Akibat pengaruh hormone estrogen, vagina dan vulva tampak lebih merah, agak kebiruan (lividae) tanda biru disebut tanda chadwick. Warna porstio tampak lividae. 2. Servik Uteri Serviks uteri pada kehamilan juga mengalami perubahan karena hormone estrogen. Hal ini mengakibatnya serviks uteri menjadi lunak yang disebut dengan tanda goodell. 3. Uterus Uterus akan membesar pada bulan-bulan pertama dibawah pengaruh hormone estrogen dan progesterone. SISTEM REPRODUKSI
  • 7.
    4. Ovarium Pada permulaankehamilan masih terdapat karpuv luteum graziditatun, korpus luteum graviditatis berdiameter kira-kira 3 cm, kemudian dia mengecil setelah plasenta terbentuk. Korpus luteum ini mengeluarkan hormone estrogen dan hormone progesterone. 5. Payudara / mamae Mamae akan membesar dan tegang akibat hormone somatomamotropin, estrogen dan progesterone, akan tetapi belum mengeluarkan ASI. Estrogen menimbulkan hipertropi sitem saluran, sedangkan progesterone menambah sel-sel asinus pada mamae. Selain itu terbentuk lemak disekitar alvelua-alveolus, sehingga mamae menjadi lebih besar. Papilla mamae akan membesar, lebih tegang dan tambah lebih hitam, seperti selurah areola mamae karena hiperpigmentasi.
  • 8.
    SISTEM ENDOKRIN Berikut perubahan-perubahanhormonal selam kehamilan (dari trimester 1-trimester 2) • Estrogen Produksi estrogen placenta terus naik selama kehamilan dan pada akhir kehamilan kadarnya kira-kira 100 kali sebelum hamil • Progesterone Produksi progesterone lebih banyak dibanding estrogen. Pada akhir kehamilan produksinya kira-kira 250 mg/hari. Progesterone menyebabkan tonus otot polos menurun dan juga dieresis. Progesterone mengakibatkan lemak disimpan dalam jaringan subkutan di abdomen, punggung dan paha atas. Lemak berfungsi sebagai cadangan energy baik pada masa hamil maupun menyusui. • Human Chorionic Gonadotropin (HCG) Hormone ini dapat terdeteksi beberapa hari setelah pembuahan dan merupakan dasar tes kehamilan. Puncak sekresinya terjadi kurang lebih 60 hari stelah konsepsi. Fungsi utamanya adalah mempertahankan korpus luteum.
  • 9.
    • Human PlacentaLactogen (HPL) Hormone ini diproduksinya terus naik dan pada saat aterm mencapai 2 gr/hari. Efeknya mirip dengan hormone pertumbuhan. Ia juga bersifat diabetogenik, sehingga kebutuhan insulin wanita hamil naik. • Prolaktin Produksinya terus meningkat, sebagai akibat kenaikan sekresi estrogen. Sekresi air susu sendiri dihambat oleh estrogen di tingkat target organ • Tiroksin Kelenjar tiroid mengalami hipertropi dan Tiroksin mengatur metabolisme • Insulin Produksi insulin meningkat sebagai akibat estrogen,progesterone dan HPL
  • 10.
    SISTEM KEKEBALAN TRAKTUS URINARIUS/ PERKEMIHAN Padabulan-bulan pertama kehamilan kandung kencing tertekan sehingga sering timbul sering kencing. Sistem pertahanan tubuh ibu selama kehamilan akan tetap utuh, kadar immunoglobulin dalam kehamilan tidak berubah. Immunoglobulin G atau IgG merupakan komponen utama dari immunoglobulin janin di dalam uterus dan neonatal dini. IgG merupakan satu-satunya immunoglobulin yang dapat menembus placenta sehingga imunitas pasif, akan di peroleh oleh bayi. Kekebalan ini dapat melindungi bayi dari infeksi selanjutnya.
  • 11.
    Perubahan terasa tidakenak di ulu hati disebabkan karena perubahan posisi lambung dan aliran balik asam lambung ke esophagus bagian bawah. Produksi asam lambung menurun. Sering terjadi nausea dari muntah karena pengaruh HCG, tonus otot-otot traktus digestivus menurun sehingga motilitas selurus traktus digestivus juga berkurang. Makanan lebih lama di dalam lambung dan apa yang dicernakan lebih lama berada dalam usus- usus. Saliva atau pengeluaran air liur berlebihan dari biasanya. Rasa mual baik yang sedang maupun berat dengan atau tanpa terjadinya muntah setiap saat siang ataupun malam . apabila terjadi pada pagi hari sering disebut “morning sickness”. Hipersalivasi sering terjadi sebagai kompensasi dari mual dan muntah yang terjadi TRAKTUS DIGESTIVUS /PENCERNAAN
  • 12.
    Sirkulasi darah ibudalam kehamilan dipengaruhi oleh adanya sirkulasi ke placenta, uterus yang membesar dengan pembuluh- pembuluh darah yang membesar pula, mamae dan alat lain yang memang berfungsi berlebihan dalam kehamilan : volume plasma maternal mulai meningkat pada saat 10 minggu usia kehamilan dan terus menerus meningkat sampai 30-34 minggu, sampai ia mencapai titik maksimum . SIRKULASI DARAH/ KARDIOVASKULER
  • 13.
    Pada trimester pertamatidak banyak perubahan pada muskuloskeletal. Akibat peningkatan hormon esterogen dan progesteron, terjadi relaksasi dari jaringan ikat, kartilago, dan ligament djuga meningkatkan cairan synovial. Bersamaan kedua keadaan tersebut meningkatkan fleksibelitas dan mobilitas persendian. Muskuloskeletal
  • 14.
    Integumen / Kulit Perubahanumum yang sering terjadi adalah peningkatan ketebalan kulit dan lemak sub dermal, hiperpigmentasi, pertumbuhan rambut dan kuku percepatan aktifitas kelanjar sebasea, peningkatan sirkulasi dan aktivitas vasomotor. Jaringan elastik kulit mudah pecah, menyebabkan strie gravidarum, atau tanda regangan. Linea alba pada kehamilan menjadi hitam dikenal sebagai Linea Grisea. Linie Nigra adalah garis pigmentasi dari simfisis pubis sampai ke bagian atas fundus digaris tengah tubuh. Kulit perut juga seolah- olah retak , warnanya berubah agak hiperemik dan kebiru-biruan disebut striae albicans.
  • 15.
    Metabolisme Pada kehamilan tahapawal banyak wanita mengeluh merasa lemah dan letih setelah melakukan aktivitas ringan. Perasaan ini disebabkan oleh perungkutan aktivitas metabolik. 1) berat badan indeks masa tubuh Kenaikan berat badan terlihat pada bulan ketiga. 2) darah dan pembekuan darah Kehamilan menghasilkan perubahan dalam harga-harga normal berbagai hasil pemerikasaan laboratorium. Perubahan itu terjadi karena: a) Perubahan fungsi endokrin maternal b) Tumbuhnya plasenta yan berfungsi juga sebagai alat endokrin
  • 16.
    Sistem Pernafasan Kebutuhan oksigenibu meningkat sebagai respon percepatan laju metabolik dan peningkatan kebutuhan oksigen jaringan uterus dan payudara. Janin membutuhkan oksigen dan suatu cara untuk membuang karbondioksida. Wanita hamil bernafas lebih dalam tetapi frekuensi napasnya hanya sedikit meningkat. Peingkatan volume napas satu menit disebut hiperventilasi kehamilan, yang menyebabkan konsentrasi karbondioksida di alveoli menurun. Beberapa wanita mengeluh dipsnu saat istirahat.
  • 17.
    Sistem Persyarafan Perubahan fisiologikspesifik akibat kehamilan dapat terjadi timbulnya gejala neurologis dan neuromaskuler berikut : • Lordosis dorsolumbal dapat menyebabkan nyeri akibat tarikan pada syaraf atau kompresi akar syaraf. • Edema yang melibatkan syaraf perifer dapat menyebabkan carpal tunnel syndrome delama trimester akhir kehamilan. Edema menekan syaraf median dibawah ligamentum karpalis pergelangan tangan. • Nyeri kepala akibat ketegangan umum timbul saat ibu merasa cemas dan tidak pasti tentang kehamilannya. • Nyeri kepala ringan, rasa ingin pingsan. Ini sering terjadi pada awal kehamilan. • Hipokalsemia dapat menyebabkan timbulnya masalah neurotukular, seperti kram atau tetani.
  • 18.
    Sistem Reproduksi Sistem Pencernaan SistemRespirasi Sistem Kardiovaskuler Sistem Perkemihan Sistem Muskuloskeletal Sistem Integumen Sistem Endokrin Kenaikan Berat Badan
  • 19.
    Sistem Reproduksi 1. Vulvadan vagina Karena hormone estrogen dan progresteron terus meningkat dan terjadi hipervaskularisasi mengakibatkan pembuluh-pembuluh darah alat genetalia membesar. Peningkatan sensitivitas dapat meningkatkan keinginan dan bangkitan seksual, khususnya selama trimester kedua kehamilan. Peningkatan kongesti ditambah relaksasi dinding pembuluh darah dan uterus yang berat dapat menyebabkan timbulnya edema dan varises vulva. Edema dan varises biasanya membaik selama periode pasca partum. 2. Serviks uteri Konsistensi serviks menjadi lunak dan kelenjar-kelenjar di serviks akan berfungsi lebih dan akan mengeluarkan sekresi lebih banyak 3. Uterus Pada kehamilan 16 minggu cavum uteri sama sekali diisi oleh ruang amnion yang terisi janin dan istimus menjadi bagian korpus uteri. Bentuk uterus menjadi bulat dan berangsur-angsur berbentuk lonjong seperti telur, ukurannya kira-kira sebesar kepala bayi atau tinju orang dewasa. Pada saat ini uterus mulai memasuki rongga peritoneum.
  • 20.
    16 minggu :Fundus uteri kira-kira terletak diantara ½ jarak pusat simphisis 20 minggu : Fundus uteri kira-kira terletak di pinggir bawah pusat 24 minggu : Fundus uteri berada tepat di pinggir atas pusat. 4. Ovarium Pada usia kehamilan 16 minggu, plasenta mulai terbentuk dan menggantikan fungsi korpus luteum graviditatum. 5. Payudara/mammae Pada kehamilan 12 minggu ke atas, dari putting susu dapat keluar cairan berwarna putih agak jernih disebut colustrum. Colustrum ini berasal dari asinus yang mulai bersekresi.
  • 21.
    Sistem Pencernaan Biasanya terjadikonstipasi karena pengaruh hormone progresteron yang meningkat. Selain itu perut kembung juga terjadi karena adanya tekanan uterus yang membesar dalam rongga perut yang mendesak organ-organ dalam perut khususnya saluran pencernaan, usus besar, kearah atas dan lateral. Wasir (hemorrhoid) cukup sering pada kehamilan sebagian besar akibat konstipasi dan naiknya tekanan vena- vena di bawah uterus termasuk vena hemorrhoid, panas perut (heart burn) terjadi karena terjadinya aliran balik asam gastric ke dalam esophagus bagian bawah. Sistem Respirasi Karena adanya penurunan tekanan CO2 seorang wanita hamil sering mengeluhkan sesak nafas sehingga meningkatkan usaha bernafas
  • 22.
    Sistem Kardiovaskuler Perubahan auskultasi mengiringiperubahan ukuran dan posisi jantung. Peningkatan volume darah dan curah jantung juga menimbulkan perubahan hasil auskultasi yang umum terjadi selama masa hamil. Sistem Traktus Urinarius Kandung kemih tertekan oleh uterus yang membesar mulai berkurang, karena uterus sudah keluar dari uterus. Pada trimester kedua ,kandung kemih tertarik ke atas dan keluar dari panggul sejati kearah abdomen.
  • 23.
    Sistem Muskuloskeletal Selama trimesterkedua mobilitas persendian akan berkurang terutama pada daerah siku dan pergelangan tangan dengan meningkatnya retensi cairan pada jaringan konektif/ jaringan yang berhubungan disekitarnya. Sistem Integumen Akibat peningkatan hormone esterogen dan progresteron maka kadar MSH pun meningkat. Kenaikan Berat Badan Kenaikan berat badan 0,4-0,5 kg perminggu selama kehamilan. Sistem Endokrin Adanya peningkatan hormone esterogen dan progresteron serta terhambatnya pembentukan FSH dan LH.
  • 24.
  • 25.
    Sistem Reproduksi 1. Uterus Padatrimester III itmus lebih nyata menjadi bagian korpus uteri dan berkembang menjadi segmen bawah rahim (SBR). Pada kehamilan tua karena kontraksi otot-otot bagian atas uterus, SBR menjadi lebih lebar dan tipis, tampak bagian nyata antara bagian atas yang lebih tebal dan segmen bawah yang lebih tipis.
  • 26.
    Batas itu dikenalsebagai lingkaran retraksi fisiologis dinding uterus, diatas lingkaran ini jauh lebih tebal dari pada dinding SBR. • 28 minggu ; fundus uteri kira-kira 3jari diatas pusat 1/3 jarak antara pusat ke prosesus xifoideus (25cm). • 32minggu: fundus uteri terletak kira-kira antara ½ jarak pusat dan Prosesus xifoideus (27cm) • 36 minggu: fundus uteri kira-kira 1 jari di bawah Prosesus xifoideus (30cm) • 40 minggu : fundus uteri terletak kira-kira 3 jari di bawahProsesus xifoideus (33cm) Setelah minggu ke-28 kontraksi brakton hiks semakin jelas. Umumnya akan menghilang bila wanita tersebut melakukan latihan fisik atau berjalan. Pada minggu-minggu terakhir kehamilan kontraksi semakin kuat sehingga sulit dibedakan dari kontraksi untuk memulai persalinan.
  • 27.
    Sistem Traktus Uranius Padaakhir kehamilan, kepala janin mulai turun ke pintu atas panggul, keluhan sering kencing akan timbul lagi karena kandung kencing akan mulai tertekan kembali. Sistem Respirasi Pada 32 minggu ke atas karena usus-usus tertekan uterus yang membesar ke arah diafragma sehingga diafragma kurang leluasa bergerak mengakibatkan kebanyakan wanita hamil mengalami derajat kesulitan bernafas. Kenaikan Berat Badan Terjadi kenaikan berat badan sekitar 5,5 kg, penambahan BB dari mulai awal kehamilan sampai akhir kehamilan adalah 11-12 kg.
  • 28.
    Sirkulasi Darah Aliran darahmeningkat dengan cepat seiring pembesaran uterus. Walaupun aliran darah uterus meningkat 20 kali lipat, ukuran konseptus meningkat lebih cepat. Akibat lebih banyak oksigen diambil dari darah uterus selama masa kehamilan lanjut. Pada kehamilan cukup bulan yang normal, seperenam volume darah total ibu berada didalam system pedarahan uterus. Kecepatan rata-rata aliran darah uterus ialah 500 ml/menit dan konsumsi rata-rata oksigen uterus gravid ialah 25 ml/menit.
  • 29.
    Sistem Muskuloskeletal Hormone progresterondan hormone relaxing menyebabkan relaksasi jaringan ikat dan otot-otot, hal ini terjadi maksimal pada satu minggu terakhir kehamilan, proses relaksasi ini memberikan kesempatan pada panggul untuk meningkatkan kapasitasnya sebagai persiapan proses persalinan, tulang pubik melunak menyerupai tulang sendi, sambungan sendi sacrococcigus mengendur membuat tulang coccigis bergeser kea rah belakan sendi panggul yang tidak stabil, pada ibu hamil ini menyebabkan sakit pinggang.
  • 30.
    Postur tubuh wanitasecara bertahap mengalami perubahan karena janin membesar dalam abdomen sehingga untuk mengkompensasi penambahan berat ini, bahu lebih tertarik ke belakang dan tulang lebih melengkung. Sendi tulang belakang lebih lentur, dan dapat menyebabkan nyeri punggung pada beberapa wanita. Mobilitas sendi sakroiliaka, sakrokoksigeal dan sendi pubis bertambah besar dan menyebabkan rasa tidak nyaman di bagian bawah punggung, khususnya pada akhir kehamilan .selama trimester akhir rasa pegal ,mati rasa dan lemah dialami oleh anggota badan atas yang disebabkan lordosis yang besar dengan fleksi anterior leher dan merosotnya lingkar bahu.