Konsep Dasar Routing
S.N.M.P. SIMAMORA | IF-FTID | BDG-2022
 Mekanisme routing bekerja pada layer ke-2 (Internet Layer) TCP/IP yang dilakukan oleh perangkat jaringan yang
disebut: router;
 Router bekerja berdasar algoritma, yang disebut algoritma routing, dan menghubungkan antar jaringan
komputer
 Dasar dari algoritma routing memperoleh cost dengan pendekatan parameter QoS (Quality of Services); yakni
nilai throughput.
 Jika nilai throughput semakin besar, maka kualitas layanan jaringan semakin baik; nilai throughput dirujuk pada
satuan dasar: bit-per-second (bps);
router
switch/hub
host
gateway
Model Lapisan Kompatibiltas OSI layers dan TCP/IP layers
Application
Layer Function
7
Presentation
6
Session
5
Transport
4
Network
3
Data Link
2
Physical
1
Application
Host-to-Host
Internet
Network-Access
Layer
4
3
2
1
router
Prinsip routing pada jaringan:
 Setiap packet-data akan diteruskan (foward) berdasar IP Addres ke perangkat tujuan
 Klasifikasi IP Address oleh router:
 Host Address: alamat perangkat (pengirim atau penerima)
 Broadcast Address: alamat perangkat untuk menebar (spread/broadcast) ke setiap host/workstation yang
dikoordinasikan
 Network Address: alamat jaringan dimana perangkat host/workstation berada; terkelompokan berdasar
subnet mask yang dimiliki/dilabelkan
 Saat packet data bertemu dengan dua cabang saluran/kanal, maka packet-data akan diteruskan pada
saluran/kanal yang memiliki nilai throughput yang besar; yakni nilai cost besar. Pada routing method, nilai
throughput dinyatakan dalam parameter cost
2
1
3
6
4
4
5
6
7
8
3
5
2
1
7
8
1
3
4
 router 
2
1
3
6
4
4
5
6
7
8
3
5
2
1
7
8
1
3
4
 Asumsi: IP Address direpresentasikan dalam nomor di lingkaran, dan
lingkaran adalah router
 Mis: jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?
 Tx: 3; Rx: 6;
 Algoritma:
o Start  3 to 1 bandingkan 3 to 4 bandingkan 3 to 5  jwb: 3 to
1  1 to 2
o 2 to 6 bandingkan 2 to 4  jwb: 2 to 4  bandingkan 4 to 7
bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 7  7 to 6  stop
 Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 3 to 1 to 2 to 4 to 7
to 6;
 Mis: jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?
 Tx: 4; Rx: 5;
 Algoritma:
o Start  4 to 3 bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 3  3 to 5  stop
 Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 4 to 3 to 5;
 Jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?
 Tx: 3; Rx: 6;
 Algoritma:
o Start  3 to 1 bandingkan 3 to 4 bandingkan 3 to 5  jwb: 3 to 1
 1 to 2
o 2 to 6 bandingkan 2 to 4  jwb: 2 to 4  bandingkan 4 to 7
bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 7  7 to 6  stop
 Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 3 to 1 to 2 to 4 to 7
to 6;
 Jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?
 Tx: 4; Rx: 5;
 Algoritma:
o Start  4 to 3 bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 3  3 to 5  stop
 Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 4 to 3 to 5;
Tabel Routing
Daftar Pustaka
 _____Networking Essential 2.0. CISCO Corp. 2000.
 Peterson, L.L., Davie, B.S. Computer Networks: A Systems Approach, Fifth Edition. Morgan Kaufmann. 2012.
 Simamora, S.N.M.P. "Teknologi Wireless Sensor Network: Manfaat dan Terapannya". Koran Bogor-Kita.com. Edisi 9 November
2022.
 Simamora, S.N.M.P. "Internet of Things (IoT) Sebagai Sebuah Pendekatan Praktis Solusi Kebutuhan di Era Digital". Koran
Bekasi. Edisi 10 Mei 2022.
 Simamora, S.N.M.P. "Terapan Embedded-Systems dalam Kebutuhan Praktis". Koran Manado. Edisi 16 Mei 2022.
 Simamora, S.N.M.P. "Cloud Computing: Peran dan Manfaatnya". Galamedia News. Edisi 21 Mei 2022.
 Stallings, W. Data and Computer Communications, Eighth Edition. Pearson Education. 2007. Tanenbaum, A. S., Wetherall, D. J.
Computer Networks, Fifth Edition. Prentice-Hall. 2011.
 Simamora, S.N.M.P. “Perancangan Topologi Dinamis Secara Acak Dalam Mobile Ad- Hoc Network Dengan Pendekatan
Pemodelan”. Jurnal Simetris. Vo.6, No.1. 2015.

M10-jarKomp-1.pdf

  • 1.
    Konsep Dasar Routing S.N.M.P.SIMAMORA | IF-FTID | BDG-2022
  • 2.
     Mekanisme routingbekerja pada layer ke-2 (Internet Layer) TCP/IP yang dilakukan oleh perangkat jaringan yang disebut: router;  Router bekerja berdasar algoritma, yang disebut algoritma routing, dan menghubungkan antar jaringan komputer  Dasar dari algoritma routing memperoleh cost dengan pendekatan parameter QoS (Quality of Services); yakni nilai throughput.  Jika nilai throughput semakin besar, maka kualitas layanan jaringan semakin baik; nilai throughput dirujuk pada satuan dasar: bit-per-second (bps); router switch/hub host gateway
  • 3.
    Model Lapisan KompatibiltasOSI layers dan TCP/IP layers Application Layer Function 7 Presentation 6 Session 5 Transport 4 Network 3 Data Link 2 Physical 1 Application Host-to-Host Internet Network-Access Layer 4 3 2 1 router
  • 4.
    Prinsip routing padajaringan:  Setiap packet-data akan diteruskan (foward) berdasar IP Addres ke perangkat tujuan  Klasifikasi IP Address oleh router:  Host Address: alamat perangkat (pengirim atau penerima)  Broadcast Address: alamat perangkat untuk menebar (spread/broadcast) ke setiap host/workstation yang dikoordinasikan  Network Address: alamat jaringan dimana perangkat host/workstation berada; terkelompokan berdasar subnet mask yang dimiliki/dilabelkan  Saat packet data bertemu dengan dua cabang saluran/kanal, maka packet-data akan diteruskan pada saluran/kanal yang memiliki nilai throughput yang besar; yakni nilai cost besar. Pada routing method, nilai throughput dinyatakan dalam parameter cost 2 1 3 6 4 4 5 6 7 8 3 5 2 1 7 8 1 3 4  router 
  • 5.
    2 1 3 6 4 4 5 6 7 8 3 5 2 1 7 8 1 3 4  Asumsi: IPAddress direpresentasikan dalam nomor di lingkaran, dan lingkaran adalah router  Mis: jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?  Tx: 3; Rx: 6;  Algoritma: o Start  3 to 1 bandingkan 3 to 4 bandingkan 3 to 5  jwb: 3 to 1  1 to 2 o 2 to 6 bandingkan 2 to 4  jwb: 2 to 4  bandingkan 4 to 7 bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 7  7 to 6  stop  Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 3 to 1 to 2 to 4 to 7 to 6;  Mis: jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?  Tx: 4; Rx: 5;  Algoritma: o Start  4 to 3 bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 3  3 to 5  stop  Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 4 to 3 to 5;
  • 6.
     Jalur/saluran/kanal manayang dipilih?  Tx: 3; Rx: 6;  Algoritma: o Start  3 to 1 bandingkan 3 to 4 bandingkan 3 to 5  jwb: 3 to 1  1 to 2 o 2 to 6 bandingkan 2 to 4  jwb: 2 to 4  bandingkan 4 to 7 bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 7  7 to 6  stop  Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 3 to 1 to 2 to 4 to 7 to 6;  Jalur/saluran/kanal mana yang dipilih?  Tx: 4; Rx: 5;  Algoritma: o Start  4 to 3 bandingkan 4 to 8  jwb: 4 to 3  3 to 5  stop  Solusi: jalur/saluran/kanal yang dipilih pada rute: 4 to 3 to 5; Tabel Routing
  • 7.
    Daftar Pustaka  _____NetworkingEssential 2.0. CISCO Corp. 2000.  Peterson, L.L., Davie, B.S. Computer Networks: A Systems Approach, Fifth Edition. Morgan Kaufmann. 2012.  Simamora, S.N.M.P. "Teknologi Wireless Sensor Network: Manfaat dan Terapannya". Koran Bogor-Kita.com. Edisi 9 November 2022.  Simamora, S.N.M.P. "Internet of Things (IoT) Sebagai Sebuah Pendekatan Praktis Solusi Kebutuhan di Era Digital". Koran Bekasi. Edisi 10 Mei 2022.  Simamora, S.N.M.P. "Terapan Embedded-Systems dalam Kebutuhan Praktis". Koran Manado. Edisi 16 Mei 2022.  Simamora, S.N.M.P. "Cloud Computing: Peran dan Manfaatnya". Galamedia News. Edisi 21 Mei 2022.  Stallings, W. Data and Computer Communications, Eighth Edition. Pearson Education. 2007. Tanenbaum, A. S., Wetherall, D. J. Computer Networks, Fifth Edition. Prentice-Hall. 2011.  Simamora, S.N.M.P. “Perancangan Topologi Dinamis Secara Acak Dalam Mobile Ad- Hoc Network Dengan Pendekatan Pemodelan”. Jurnal Simetris. Vo.6, No.1. 2015.