Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Faraday B
INDUKSI ELEKTRO MAGNETIK
U S
i i = arus induksi
G
Jika sebuah batang magnit permanen di gerakkan mendekati kumparan
ternyata selama gerakan tersebut jarum galvanometer G menyimpang ke
arah tertentu
Fluks magnet yang menembus suatu permukaan:
Bila bervariasi
Hukum Faraday
Besar ggl induksi pada suatu kumparan sama dengan laju perubahan fluks magnet yang
melalaui kumparan terhadap waktu.
B θ
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B
Hukum Lens
Arus dan ggl induksi timbul pada suatu arah yang mencegah terjadinya
perubahan fluks magnet netto yang melalui kumparan.
a i = arus induksi
i F v v = kecepatan gerak penghantar
b
Berdasarkan hukum Lens :
Misal 1: Suatu kumparan berbentuk bujur sangkar dengan sisi 20 cm terdiri
atas 200 lilitan dan mempunyai tahanan total 4 , diletakkan dalam medan
magnet homogen dengan sumbu kumparan medan magnet jika induksi
magnet tersebut berubah secara linear mulai dari 0 hingga 1,6 T selama
selang waktu 0,8s, tentukan besar ggl induksi dan arus induksi selama
perubahan medan tersebut.
A=20 cm x 20 cm = 400 cm2
=0,04 m2
, R=4Ω, N=200 lilitan, ∆B=1,6 T,
∆t=0,8 s
E = ……., i= …….
Selama Perubahan medan :
Fluks magnet :
Ggl induksi pada kumparan.
Arus induksi dalam kumparan
Misal 2: Kawat penghantar PQ yang panjang 20 cm digerakkan dengan kecepatan konstan
10 m/s seperti pada gb. Jika nilai hambatan R = 2 ohm dan arah induksi magnet B masuk
bidang, tentukanlah, P
x x x a Besar induksi magnetik B agar daya yang
R x x v x diserap 2 Watt
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B
x x Q x b Arah arus induksi pada hambatan R
Misal 2 : Suatu loop dengan luas A diletakkan secara dalam medan
magnet homogen tetapi besarnya berubah terhadap waktu secara
eksponensial tentukan ggl induksi yang dihasilkannya
sebagai fungsi waktu dan bandingkan sketsa grafik antara B(t) dan E(t)
Bidang loop B ,
Ggl induksi
1. Sebuah loop bujur sangkar dengan sisi a di letakkan sebanding dengan
kawat lurus sangat panjang di aliri arus i (t).
Jika i(t) = im cos 10t, tentukan :
a. m sebagai fungsi waktu
b. Ggl induksi sebagai fungsi waktu.
b. ggl induksi
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B
2. Sebuah batang penghantar ab panjang l dan massa m bergerak
sepanjang kawat sejajar tanpa gesekan dan melintasi medan magnet B
homogen secara jika pada saat awal batang tersebut bergerak ke
kanan dengan kecepatan Vo, tentukan kecepatan batang, arus induksi
dan ggl induksi sebagai fungsi waktu:
Sehingga:
Transformator (Trafo )
Trafo adalah suatu alat elektromagnetik yang didesain untuk
mentransformasikan arus/tegangan bolak balik dari system primer ke
system yang lain.
Mengubah suatu tegangan/arus bolak-balik ke suatu tegangan/arus bolak
balik yang lain.
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B
ip is
P S S
Tranformator Ideal,
Hubungan E, N dan i : dan
Transfmator tidak ideal :
Efisiensi transformator :
P1 = Pp = E1.i1 P2 = Ps = E2.i2
P = daya (watt)
P = kumparan primer yang menerima energy
S = kumparan sekunder yang memberikan energy
N1 = jumlah lilitan kumparan primer
N2 = jumlah lilitan kumparan sekunder
N1 > N2 Transformator step down , N1 < N2 Transformator Step
up
Generator
Merupakan alat-alat yang bekerja atas dasar induksi electromagnet
Suatu alat yang dapat mengubah energy mekanik menjadi energy
listrik.
Generator AC.
Ggl induksi yang timbul pada kumparan
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B
Generator DC
Misal 1: Sebuah transformator tsep-down mempunyai effisiensi 80%. Lilitan
primer 1000 lilitan, sedang lilitan sekunder 500 lilitan. Apabila daya yang
diberikan pada primer 2000 watt dengan arus 4 A, hitung
a. Daya pada sekunder b. Kuat arus pada sekunder
Penyelesaian : η=80 %, N1=1000 lltn, N2= 500 lltn, i1=4 A P1= 2000 watt
P2= ………, i2= …….
Soal.
1. Sebuah trafo step-up mengubah tegangan 25 volt menjadi 250 volt. Jika
trafo mempunyai effisiensi 80 % dan kumparan sekuder dihubungkan
dengan beban 250 volt 50 watt, berapakah kuat arus pada kumparan
primer, daya input dan hitung perbandingan jumlah lilitan kumparan
primer dan sekunder.
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B
Misal 2: Sebuah inductor terbuat dari kumparan kawat penghantar dengan
100 lilitan. Jika panjang kumparan 16cm dan luas penampangnya 8cm2
,
hitunglah
a. Induktansi diri kumparan tersebut
b. Induktansi diri kumparan jika kumparan tersebut disisipi antibisi
dengan = 500 o
Penyelesaian;
a.
b. Dengan adanya antibesi ( = 500 o), maka B dan fluks 500 kali
semula
L = 500 . 20 H
= 10000 H
= 0,01 H
Misal 3: Suatu silinder berongga dengan luas penampang luar 8 cm2
dililit
dengan kawat 40 lilitan, kemudian disikat dengan bahan isolator dan dililiti
lagi dengan kawat lain 20 lilitan. Panjang kumparan I 40 cm dan kumparan II
diatur simetri terhadap kumparan I. luas penampang kedua kumparan
dianggap sama dengan penampang silinder.
a. Tentukan induktansi bersama antara kumparan I dan kumparan II
b. Jika kumparan I dialiri arus i1 = 2 cos 100t, hitung ggl induksi pada
kumparan II
c. Jika kumparan Ii dialiri arus i2 = 2 cos 100t, hitung ggl induksi pada
kumparan I
Wiwit Widya Pangestika (201231063) | Hukum Lens B

Listrik7.

  • 1.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Faraday B INDUKSI ELEKTRO MAGNETIK U S i i = arus induksi G Jika sebuah batang magnit permanen di gerakkan mendekati kumparan ternyata selama gerakan tersebut jarum galvanometer G menyimpang ke arah tertentu Fluks magnet yang menembus suatu permukaan: Bila bervariasi Hukum Faraday Besar ggl induksi pada suatu kumparan sama dengan laju perubahan fluks magnet yang melalaui kumparan terhadap waktu. B θ
  • 2.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B Hukum Lens Arus dan ggl induksi timbul pada suatu arah yang mencegah terjadinya perubahan fluks magnet netto yang melalui kumparan. a i = arus induksi i F v v = kecepatan gerak penghantar b Berdasarkan hukum Lens : Misal 1: Suatu kumparan berbentuk bujur sangkar dengan sisi 20 cm terdiri atas 200 lilitan dan mempunyai tahanan total 4 , diletakkan dalam medan magnet homogen dengan sumbu kumparan medan magnet jika induksi magnet tersebut berubah secara linear mulai dari 0 hingga 1,6 T selama selang waktu 0,8s, tentukan besar ggl induksi dan arus induksi selama perubahan medan tersebut. A=20 cm x 20 cm = 400 cm2 =0,04 m2 , R=4Ω, N=200 lilitan, ∆B=1,6 T, ∆t=0,8 s E = ……., i= ……. Selama Perubahan medan : Fluks magnet : Ggl induksi pada kumparan. Arus induksi dalam kumparan Misal 2: Kawat penghantar PQ yang panjang 20 cm digerakkan dengan kecepatan konstan 10 m/s seperti pada gb. Jika nilai hambatan R = 2 ohm dan arah induksi magnet B masuk bidang, tentukanlah, P x x x a Besar induksi magnetik B agar daya yang R x x v x diserap 2 Watt
  • 3.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B x x Q x b Arah arus induksi pada hambatan R Misal 2 : Suatu loop dengan luas A diletakkan secara dalam medan magnet homogen tetapi besarnya berubah terhadap waktu secara eksponensial tentukan ggl induksi yang dihasilkannya sebagai fungsi waktu dan bandingkan sketsa grafik antara B(t) dan E(t) Bidang loop B , Ggl induksi 1. Sebuah loop bujur sangkar dengan sisi a di letakkan sebanding dengan kawat lurus sangat panjang di aliri arus i (t). Jika i(t) = im cos 10t, tentukan : a. m sebagai fungsi waktu b. Ggl induksi sebagai fungsi waktu. b. ggl induksi
  • 4.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B 2. Sebuah batang penghantar ab panjang l dan massa m bergerak sepanjang kawat sejajar tanpa gesekan dan melintasi medan magnet B homogen secara jika pada saat awal batang tersebut bergerak ke kanan dengan kecepatan Vo, tentukan kecepatan batang, arus induksi dan ggl induksi sebagai fungsi waktu: Sehingga: Transformator (Trafo ) Trafo adalah suatu alat elektromagnetik yang didesain untuk mentransformasikan arus/tegangan bolak balik dari system primer ke system yang lain. Mengubah suatu tegangan/arus bolak-balik ke suatu tegangan/arus bolak balik yang lain.
  • 5.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B ip is P S S Tranformator Ideal, Hubungan E, N dan i : dan Transfmator tidak ideal : Efisiensi transformator : P1 = Pp = E1.i1 P2 = Ps = E2.i2 P = daya (watt) P = kumparan primer yang menerima energy S = kumparan sekunder yang memberikan energy N1 = jumlah lilitan kumparan primer N2 = jumlah lilitan kumparan sekunder N1 > N2 Transformator step down , N1 < N2 Transformator Step up Generator Merupakan alat-alat yang bekerja atas dasar induksi electromagnet Suatu alat yang dapat mengubah energy mekanik menjadi energy listrik. Generator AC. Ggl induksi yang timbul pada kumparan
  • 6.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B Generator DC Misal 1: Sebuah transformator tsep-down mempunyai effisiensi 80%. Lilitan primer 1000 lilitan, sedang lilitan sekunder 500 lilitan. Apabila daya yang diberikan pada primer 2000 watt dengan arus 4 A, hitung a. Daya pada sekunder b. Kuat arus pada sekunder Penyelesaian : η=80 %, N1=1000 lltn, N2= 500 lltn, i1=4 A P1= 2000 watt P2= ………, i2= ……. Soal. 1. Sebuah trafo step-up mengubah tegangan 25 volt menjadi 250 volt. Jika trafo mempunyai effisiensi 80 % dan kumparan sekuder dihubungkan dengan beban 250 volt 50 watt, berapakah kuat arus pada kumparan primer, daya input dan hitung perbandingan jumlah lilitan kumparan primer dan sekunder.
  • 7.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B Misal 2: Sebuah inductor terbuat dari kumparan kawat penghantar dengan 100 lilitan. Jika panjang kumparan 16cm dan luas penampangnya 8cm2 , hitunglah a. Induktansi diri kumparan tersebut b. Induktansi diri kumparan jika kumparan tersebut disisipi antibisi dengan = 500 o Penyelesaian; a. b. Dengan adanya antibesi ( = 500 o), maka B dan fluks 500 kali semula L = 500 . 20 H = 10000 H = 0,01 H Misal 3: Suatu silinder berongga dengan luas penampang luar 8 cm2 dililit dengan kawat 40 lilitan, kemudian disikat dengan bahan isolator dan dililiti lagi dengan kawat lain 20 lilitan. Panjang kumparan I 40 cm dan kumparan II diatur simetri terhadap kumparan I. luas penampang kedua kumparan dianggap sama dengan penampang silinder. a. Tentukan induktansi bersama antara kumparan I dan kumparan II b. Jika kumparan I dialiri arus i1 = 2 cos 100t, hitung ggl induksi pada kumparan II c. Jika kumparan Ii dialiri arus i2 = 2 cos 100t, hitung ggl induksi pada kumparan I
  • 8.
    Wiwit Widya Pangestika(201231063) | Hukum Lens B