PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH 
DALAM PPM
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
Langkah-langkah kegiatan dalam PPM, tidak sama antar 
model-model yang ada. 
Semua model akan selalu melibatkan masyarakat: 
sejak awal perencanaan (Model A, Model C) 
sejak pelaksanaan (Model B, Model C) 
Pada umumnya, dalam menerapkan PPM di masyarakat 
sasaran, selalu dimulai dengan perencaanaan di tingkat 
penggagas 
Pelibatan masyarakat berlangsung secara bertahap
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
PPM dapat dilaksanakan: 
Berdasarkan kondisi umum 
Berdasarkan issue khusus 
Secara garis besar, langkah-langkah PPM terdiri atas: 
Tahap perencanaan 
Tahap persiapan petugas 
Tahap persiapan masyarakat 
Penyusunan rencana (rencana kegiatan) 
Pelaksanaan 
Evaluasi (pemantauan dan penilaian) 
Perluasan
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
PPM berdasarkan kondisi umum masyarakat sasaran 
PPM dilaksanakan bukan karena suatu issue spesifik, tetapi 
benar-benar karena adanya masalah yang luas yang 
menyangkut kesejahteraan  kesehatan. 
Pendekatan untuk ini Model A 
Seringkali yang terjadi di lapangan  aspek ekonomi 
PPM berdasarkan issue khusus 
Penggagas sudah memiliki topik khusus yang harus 
diperbaiki dalam masyarakat 
Issu tersebut cukup mendesak atau hasil kesepakatan 
tentang perluasan dari apa yang sudah dilakukan
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
Tahap perencanaan 
Dilakukan oleh penggagas. 
Untuk PPM yang murni Model A & Model C 
Analsisis situasi dan kebutuhan dilakukan dengan sangat 
hati-hati dan rinci 
Rencana pelaksanaan yang disusun di tingkat 
penggagas, tidak terlalu rinci dlam hal bentuk 
operasional, tetapi cukup rinci untuk menentukan biaya 
yang akan dialokasikan 
Rencana operasional  dilakukan di lapangan bersama 
masyarakat. 
Untuk PPM Model B  perencenaan rinci sudah disusun 
oleh penggagas
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
Tahap persiapan petugas 
Kalau rencana umum (model A) maupun spesifik (model 
B) sudah ada, diperlukan untuk menyiapkan petugas 
lapangan: 
 yang bertanggung jawab untuk seluruh proyek 
 yang bertanggung jawab di lokasi 
Persiapan yang diperlukan: 
 pelatihan petugas (kalau petugas belum mendapat 
pelatihan)  Werner: dilakukan di masyarakat 
 Dinamisasi kelompok 
 Pendekatan ke pejabat/lintas sektor 
 Penyiapan lapangan
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
Tahap persiapan sosial 
Pengenalan masyarakat: petugas datang ke masyarakat 
untuk mengenal dan memahami 
Jaringan sosial 
Kelompok-kelompok sosial 
Situasi sosial ekonomi 
Keterlibatan masyarakat masih sedikit 
Pengenalan masalah  keterlibatan masyarakat sudah agak 
besar 
Penyadaran masyarakat  keterlibatn masyarakat sudah 
lebih besar.
PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM 
Penyusunan rencana (rencana kegiatan) 
Aktivitas masyarakat sudah lebih besar daripada aktivitas 
petugas 
Pemantauan dan evaluasi  peran masyarakat lebih besar 
 keikut-sertaan/keterlibatan 
 perkembangan program yang dilaksanakan 
 hasil (keefektivan dan efisiensi) 
Perluasan  masyarakat

Langkah ppm

  • 1.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM
  • 2.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM Langkah-langkah kegiatan dalam PPM, tidak sama antar model-model yang ada. Semua model akan selalu melibatkan masyarakat: sejak awal perencanaan (Model A, Model C) sejak pelaksanaan (Model B, Model C) Pada umumnya, dalam menerapkan PPM di masyarakat sasaran, selalu dimulai dengan perencaanaan di tingkat penggagas Pelibatan masyarakat berlangsung secara bertahap
  • 3.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM PPM dapat dilaksanakan: Berdasarkan kondisi umum Berdasarkan issue khusus Secara garis besar, langkah-langkah PPM terdiri atas: Tahap perencanaan Tahap persiapan petugas Tahap persiapan masyarakat Penyusunan rencana (rencana kegiatan) Pelaksanaan Evaluasi (pemantauan dan penilaian) Perluasan
  • 4.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM PPM berdasarkan kondisi umum masyarakat sasaran PPM dilaksanakan bukan karena suatu issue spesifik, tetapi benar-benar karena adanya masalah yang luas yang menyangkut kesejahteraan  kesehatan. Pendekatan untuk ini Model A Seringkali yang terjadi di lapangan  aspek ekonomi PPM berdasarkan issue khusus Penggagas sudah memiliki topik khusus yang harus diperbaiki dalam masyarakat Issu tersebut cukup mendesak atau hasil kesepakatan tentang perluasan dari apa yang sudah dilakukan
  • 5.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM Tahap perencanaan Dilakukan oleh penggagas. Untuk PPM yang murni Model A & Model C Analsisis situasi dan kebutuhan dilakukan dengan sangat hati-hati dan rinci Rencana pelaksanaan yang disusun di tingkat penggagas, tidak terlalu rinci dlam hal bentuk operasional, tetapi cukup rinci untuk menentukan biaya yang akan dialokasikan Rencana operasional  dilakukan di lapangan bersama masyarakat. Untuk PPM Model B  perencenaan rinci sudah disusun oleh penggagas
  • 6.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM Tahap persiapan petugas Kalau rencana umum (model A) maupun spesifik (model B) sudah ada, diperlukan untuk menyiapkan petugas lapangan:  yang bertanggung jawab untuk seluruh proyek  yang bertanggung jawab di lokasi Persiapan yang diperlukan:  pelatihan petugas (kalau petugas belum mendapat pelatihan)  Werner: dilakukan di masyarakat  Dinamisasi kelompok  Pendekatan ke pejabat/lintas sektor  Penyiapan lapangan
  • 7.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM Tahap persiapan sosial Pengenalan masyarakat: petugas datang ke masyarakat untuk mengenal dan memahami Jaringan sosial Kelompok-kelompok sosial Situasi sosial ekonomi Keterlibatan masyarakat masih sedikit Pengenalan masalah  keterlibatan masyarakat sudah agak besar Penyadaran masyarakat  keterlibatn masyarakat sudah lebih besar.
  • 8.
    PPM LANGKAH-LANGKAH DALAMPPM LANGKAH-LANGKAH DALAM PPM Penyusunan rencana (rencana kegiatan) Aktivitas masyarakat sudah lebih besar daripada aktivitas petugas Pemantauan dan evaluasi  peran masyarakat lebih besar  keikut-sertaan/keterlibatan  perkembangan program yang dilaksanakan  hasil (keefektivan dan efisiensi) Perluasan  masyarakat