Labioschisis atau celah bibir adalah kelainan bawaan berupa celah pada bibir atas antara mulut dan hidung yang dapat bersifat lengkap atau tidak lengkap, dan dapat terjadi secara unilateral atau bilateral. Penyebabnya meliputi faktor genetik, lingkungan, dan gangguan pada perkembangan embrio, dengan berbagai manifestasi klinis seperti kesulitan menyusu dan gangguan bicara. Penatalaksanaan meliputi teknik operasi yang berbeda dengan tujuan untuk memperbaiki bentuk dan fungsi bibir, serta meminimalkan komplikasi kosmetik dan fungsional.