Dokumen tersebut membahas tentang konflik, termasuk definisi konflik, pandangan-pandangan terhadap konflik, jenis-jenis konflik, proses konflik, dan negosiasi sebagai salah satu cara penyelesaian konflik.
Konflik
Pengertian
Transisidalam
pemikiran konflik
Konflik fungsional
dan disfungsional
Tipe-tipe Konflik
Menciptakan
Konflik Fungsional
Proses Konflik
Negosiasi
3.
Konflik adalah sebuahproses yang dimulai ketika satu
pihak memiliki persepsi bahwa pihak lain telah
mempengaruhi secara neegatif, atau akan
mempengaruhi secara negatif, sesuatu yang menjadi
kepedulian atau kepentingan pihak bersama.
Main Content
Pandangan ini meyakinibahwa semua konflik
berbahaya dan harus dihindari
Konflik dipandang secara negatif dan digunakan
sebagai sinonim istilah-istilah seperti kekerasan,
kerusakan, dan irasionalitas
Dianut banyak orang menyangkut perilaku
kelompok pada tahun 1930-an dan 1940-an
Back
6.
Pandangan hubungan manusia(Human
Relationship) ini berpendapat bahwa konflik adalah
kejadian alamiah dalam semua kelompok atau
organisasi yang wajar saja terjadidan tidak
terhindarkan oleh kelompok manapun
Para pengusungnya berpendapat bahwa konflik tidak
bisa dihapuskan dan bahkan ada saat-saat dimana
konflik baik dan menguntungkan bagi kinerja
kelompok
Mendominasi pada akhir tahun 1940-an hingga
1970-an
Back
7.
Pandangan ini mendorongmunculnya konflik dengan
dasar pemikiran bahwa kelompok yang harmonis
damai, tenang, dan koorporasi biasanya menjadi
statis, apatis serta tidak tanggap terhadap perlunya
perubahan dan inovasi karena itu pandangan ini
adalah memunculkan konflik minimum cukup untuk
menjaga kelompok agar tetap bekerja.
Back
8.
Fungsional
Konflik yangmendukung tujuan kelompok dan
meningkatkan kinerjanya.
Disfungsional
Konflik yang menghambat kinerja kelompok dan
memperlambat kinerjanya.
Main Content
9.
Konflik Tugas (taskconflict)
Konflik atas muatan dan tujuan pekerjaan
Konflik Hubungan (relationship conflict)
Konflik berdasarkan hubungan antarpersonal
Konflik Proses (processs conflict)
Konflik tentang bagaimana pekerjaan dilaksanakan
Main Content
10.
Potensi Pertentangan
danketidakselarasan
Kognisi dan
Personalisasi
Maksud
Perilaku
Akibat
Main Content
11.
Munculnya kondisi-kondisi yangmenciptakan peluang
bagi munculnya konflik
Kondisi-kondisi ini tidak harus langsung mengarah pada
konflik.
Sebab Konflik dikelompokkan dalam tiga katagori umum
adalah
Komunikasi
Struktur
Variabel-variabel pribadi
Back
12.
Konflik yang dipersepsi
Kesadaran oleh satu atau lebih pihak akan adanya
kondisi-kondisi yang menciptakan peluang
munculnya konflik
Konflik yang dirasakan
Keterlibatan emosional dalam sebuah konflik
yang menciptakan kecemasan, ketegangan frustasi,
atau cara bermusuhan
Back
13.
Maksud adalah keputusanuntuk bertindak dengan cara
tertentu.
Lima maksud penanganan konflik yang berhasil
diidentifikasi :
Bersaing (tegas dan tidak kooperatif)
Bekerja sama (tegas dan kooperatif)
Menghindar (tidak tegas dan tidak kooperatif)
Akomodatif (tidak tegas dan kooperatif)
Kompromis (tengah-tengah antara tugas dan
kooperatif
Back
14.
Konflik Terbuka:
Perilakusatu pihak
Reaksi pihak lain
Manajemen Konflik (Conflict Management)
Pemanfaatan teknik-teknik resolusi dan dorongan
(stimulasi) untuk mencapai tingkat konflik yang
diinginkan
Back
15.
Akibat Fungsional
konflikbersifat konstruktif ketika hal tersebut
memperbaiki kualitas keputusan, merangsang
kreatifitas dan inovasi , mendorong minat dan
keingintahuan antar anggota. Konflik menantang
status Quo dan karena itu mendorong diiciptakan
dan dikemukakannya ide-ide baru.
16.
Akibat Disfungsional
Konsekuensidestruktif dari konflik terhadap
kinerja sebuah kelompok atau organisasi salah
satunya adalah pertengkaran tidak terkendali yang
menimbulkan rasa tidak senang, ikatan yang
merenggang, dan akhirnya menuntun kehancuran
kelompok. Diantara kosekuensi yang tidak
diharapkan tersebut terdapat menurunnya
kekompakan kerja kelompok dan yang terparah dapat
mengancam kelangsungan hidup kelompok
Back
17.
Meningkatkan toleransi
Organisasi-organisasiyang tidak mendukung dan
mendorong perbedaan kiranya akan terancam
kelangsungan hidupnya.
Menciptakan konflik fungsional salah satu caranya
adalah dengan memberi penghargaan kepada orang-orang
yang berbeda pendapat dan menghukum orang
yang senang menghindari konflik
Main Content
Negosiasi atau perundinganadalah sebuah proses
dimana 2 pihak atau lebih melakukan pertukaran
barang atau jasa dan berupaya untuk menyepakati
nilai tukarnya
Main Menu
20.
Persiapan dan perencanaan
Penentuan aturan dasar
Klarifikasi dan justifikasi
Tawar Menawar dan Penyelesaian Masalah
Penutupan dan Implementasi
Main Menu
21.
Tawar menawar distributif
Negosiasi yang berusaha membagi sumber daya yang
jumlahnya tetap, situasi menang kalah
Tawar menawar integratif
Negosiasiasi yang mencari satu atau lebih penyelesaian
yang dapat menciptakan solusi win-win atau saling
menguntungkan
Kue tetap
Keyakinan bahwa hanya ada sejumlah barang atau jasa
untuk dibagi diantara para pihak
Main Menu
22.
Peran suasana hatidan sifat kepribadian dalam
negosiasi
Perbedaan Gender dalam Negosiasi
Perbedaan kultur dalam negosiasi
Negosiasi pihak ketiga
Mediator
Arbitrator
Konsiliator
Konsultan
Main Menu