KLASIFIKASI BAKTERI
Kelompok 2
1. CHINDY MAIREZA
2. ELSA DWI SAPUTRI
3. FADHILA HUMAIRA
4. NAJWA MUKMINAH
5. SHELMA FIRLY AMADEA
MIKROBIOLOGI DASAR
KLASIFIKASI DAN PENGELOMPOKKAN
BAKTERI
BERDASARKAN BENTUK TUBUH
BERDASARKAN KEDUDUKAN ALAT GERAK
BERDASARKAN PEWARNAAN GRAM
BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN
BERDASARKAN CARA MEMPEROLEH MAKANAN
BERDASARKAN BENTUK TUBUH
BENTUK TUBUH
BAKTERI
KOKUS (BULAT)
BAKTERI
SPIRILIA
BAKTERI BASIL
(BATANG)
BAKTERI KOKUS (BULAT)
a. Monokokus : sel bakteri kokus tunggal
b. Diplokokus : dua sel bakteri kokus berdempetan
c. Tetrakokus : empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi
empat
d. Sarkina : delapan sel bakteri kokus berdempetan berbentuk kubus
e. Streptokokus : leih dari empat sel bakteri kokus
berdempetanmembentuk rantai
f. Stafilokokus : lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti
buah anggur
BAKTERI BASIL (BATANG)
a. Basilus/monobasil : sel bakteri basil tunggal
b. Diplobasil : dua sel bakteri basil berdempetan
c. Streptobasil : sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai
BAKTERI SPIRILIA
a. Spiral : bentuk sel bergelombang
b. Bakteri vibrio : bentuk sel seperti tanda baca koma
c. Bakteri spiroseta : bentuk sel seperti sekrup
BERDASARKAN KEDUDUKAN ALAT GERAK
a. Monotrik : berflagel satu pada salah satu ujung tubuh
bakteri
b. Amfitrik : berflagel masing-masing satu pada kedua
ujung tubuh bakteri
c. Lofotrik : berflagel banyak pada salah satu ujung tubuh
bakteri
d. Peritrik : berflagel banyak pada semua sisi tubuh bakteri
BERDASARKAN PEWARNAAN GRAM
1. BAKTERI GRAM POSITIF
Memiliki dinding sel yang lebih sederhana, banyak mengandung
peptidoglikan.
2. BAKTERI GRAM NEGATIF
Memiliki dinding sel yang lebih kompleks, kandungan peptidoglikan
lebih sedikit.
BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN
1. BAKTERI AEROB
Membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi.
2. BAKTERI ANAEROB
Tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi.
BERDASARKAN CARA MEMPEROLE
MAKANAN
1. AUTOTROF
Bakteri yang dapat menyusun mekanan sendiri dari bahan-bahan
anorganik.
Berdasarkan sumber energi, dibagi 2 :
a. Fotoautotrof (dari cahaya)
b. Kemoautotrof (dari hasil reaksi kimia)
2. HETEROTROF
Bakteri yang tidak dapat menyusun makanan sendiri.
KLASIFIKASI BAKTERI
a. Bakteri fototrofik
Dibedakan dengan kelompok lainnya atas dasar kemampuannya untuk
menggunakan cahaya matahari untuk mendorong pembentukan molekul-
molekul ATP.
b. Bakteri selubung
Mempunyai selubung mencakup semua acteria yang sel-selnya terdapat
didalam suatu struktur yang disebut sheath.
c. Bakteri kuncup
Dapat membentuk kuncup dan bakteri yang mempunyai embelan dan
termasuk kelompok heterogen yang didasarkan atas sifat morfologi.
d. Bakteri spirochaeta
Kelompok bakteri yang mempunyai morfologi yang berlainan. Berbentuk
batang koil yang helical.
e. Bakteri spiral dan lengkung
Berbentuk melengkung, ada yang seperti koma, tetapi sel-selnya tidak
terputar sekitar filament pusat aksial.
f. Bakteri gram negatif
- Bakteri gram negatif yang berbentuk batang dan kokus yang aerobik.
- Batang anaerobik fakultatif gram negatif
- Batang gram negatif anaerobik
- Bakteri gram negatif yang berbentuk bulat dan oval.
- Bakteri gram negatif berbentuk bulat yang anaerob
- Bakteri gram negatif dan kemolitotrofik.
h. Bakteri gram positif yang berbetu bulat
Dalam kelomok ini terkumpul banyak spesies patogenik yang sangat
pentig bagi manusia dan hewan. Semuanya berupa kokus gram positif tetapi
menunjukan perbedaan dalam penataan sel-selnya
i. Batang dan kokus pembentuk endospora
Cirri yang menonjol dari bakteri ini adalah kemampuannya untuk
membentuk endospora
j. Bakteri gram positif yang tidak dapat membentuk spora.
Memiliki laktobacilus yaitu berbentuk batang tidak membentuk
spora yang erat hubungannya dengan susu dan produk susu
k. Bangsa Actinomycetales
Sel bentuk batang memanjang mirip hifa jamur, dan cenderung
bercabang-cabang.
l. Rickettsiae
Adalah parasit interseluler, tidak mempunyai kemampuan
mengadakan reaksi enzimatik untuk menghasilkan sejumlah ATP yang
cukup untuk reproduksinya.
m. chlamydia
Merupakan parasir uniseluler yang obigat yang dapat berkembang
biak deengan perubahan bentuk yang kecil yaitu bentuk dinding kaku
dan tidak bersifat infeksi.
n. mycoplasma
golongan bakteri yang tidak mempunyai dinding sel dan
merupakan jasad yang paling kecil yang dapat mengadakan reprodksi
sendiri.

KLASIFIKASI_BAKTERI_(Kelompok_5)_-_Copy.pptx

  • 1.
    KLASIFIKASI BAKTERI Kelompok 2 1.CHINDY MAIREZA 2. ELSA DWI SAPUTRI 3. FADHILA HUMAIRA 4. NAJWA MUKMINAH 5. SHELMA FIRLY AMADEA MIKROBIOLOGI DASAR
  • 2.
    KLASIFIKASI DAN PENGELOMPOKKAN BAKTERI BERDASARKANBENTUK TUBUH BERDASARKAN KEDUDUKAN ALAT GERAK BERDASARKAN PEWARNAAN GRAM BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN BERDASARKAN CARA MEMPEROLEH MAKANAN
  • 3.
    BERDASARKAN BENTUK TUBUH BENTUKTUBUH BAKTERI KOKUS (BULAT) BAKTERI SPIRILIA BAKTERI BASIL (BATANG)
  • 4.
    BAKTERI KOKUS (BULAT) a.Monokokus : sel bakteri kokus tunggal b. Diplokokus : dua sel bakteri kokus berdempetan c. Tetrakokus : empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat d. Sarkina : delapan sel bakteri kokus berdempetan berbentuk kubus e. Streptokokus : leih dari empat sel bakteri kokus berdempetanmembentuk rantai f. Stafilokokus : lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur
  • 6.
    BAKTERI BASIL (BATANG) a.Basilus/monobasil : sel bakteri basil tunggal b. Diplobasil : dua sel bakteri basil berdempetan c. Streptobasil : sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai
  • 7.
    BAKTERI SPIRILIA a. Spiral: bentuk sel bergelombang b. Bakteri vibrio : bentuk sel seperti tanda baca koma c. Bakteri spiroseta : bentuk sel seperti sekrup
  • 8.
    BERDASARKAN KEDUDUKAN ALATGERAK a. Monotrik : berflagel satu pada salah satu ujung tubuh bakteri b. Amfitrik : berflagel masing-masing satu pada kedua ujung tubuh bakteri c. Lofotrik : berflagel banyak pada salah satu ujung tubuh bakteri d. Peritrik : berflagel banyak pada semua sisi tubuh bakteri
  • 10.
    BERDASARKAN PEWARNAAN GRAM 1.BAKTERI GRAM POSITIF Memiliki dinding sel yang lebih sederhana, banyak mengandung peptidoglikan. 2. BAKTERI GRAM NEGATIF Memiliki dinding sel yang lebih kompleks, kandungan peptidoglikan lebih sedikit.
  • 12.
    BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN 1.BAKTERI AEROB Membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi. 2. BAKTERI ANAEROB Tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi.
  • 13.
    BERDASARKAN CARA MEMPEROLE MAKANAN 1.AUTOTROF Bakteri yang dapat menyusun mekanan sendiri dari bahan-bahan anorganik. Berdasarkan sumber energi, dibagi 2 : a. Fotoautotrof (dari cahaya) b. Kemoautotrof (dari hasil reaksi kimia) 2. HETEROTROF Bakteri yang tidak dapat menyusun makanan sendiri.
  • 14.
    KLASIFIKASI BAKTERI a. Bakterifototrofik Dibedakan dengan kelompok lainnya atas dasar kemampuannya untuk menggunakan cahaya matahari untuk mendorong pembentukan molekul- molekul ATP. b. Bakteri selubung Mempunyai selubung mencakup semua acteria yang sel-selnya terdapat didalam suatu struktur yang disebut sheath.
  • 15.
    c. Bakteri kuncup Dapatmembentuk kuncup dan bakteri yang mempunyai embelan dan termasuk kelompok heterogen yang didasarkan atas sifat morfologi. d. Bakteri spirochaeta Kelompok bakteri yang mempunyai morfologi yang berlainan. Berbentuk batang koil yang helical. e. Bakteri spiral dan lengkung Berbentuk melengkung, ada yang seperti koma, tetapi sel-selnya tidak terputar sekitar filament pusat aksial.
  • 16.
    f. Bakteri gramnegatif - Bakteri gram negatif yang berbentuk batang dan kokus yang aerobik. - Batang anaerobik fakultatif gram negatif - Batang gram negatif anaerobik - Bakteri gram negatif yang berbentuk bulat dan oval. - Bakteri gram negatif berbentuk bulat yang anaerob - Bakteri gram negatif dan kemolitotrofik. h. Bakteri gram positif yang berbetu bulat Dalam kelomok ini terkumpul banyak spesies patogenik yang sangat pentig bagi manusia dan hewan. Semuanya berupa kokus gram positif tetapi menunjukan perbedaan dalam penataan sel-selnya
  • 17.
    i. Batang dankokus pembentuk endospora Cirri yang menonjol dari bakteri ini adalah kemampuannya untuk membentuk endospora j. Bakteri gram positif yang tidak dapat membentuk spora. Memiliki laktobacilus yaitu berbentuk batang tidak membentuk spora yang erat hubungannya dengan susu dan produk susu k. Bangsa Actinomycetales Sel bentuk batang memanjang mirip hifa jamur, dan cenderung bercabang-cabang. l. Rickettsiae Adalah parasit interseluler, tidak mempunyai kemampuan mengadakan reaksi enzimatik untuk menghasilkan sejumlah ATP yang cukup untuk reproduksinya.
  • 18.
    m. chlamydia Merupakan parasiruniseluler yang obigat yang dapat berkembang biak deengan perubahan bentuk yang kecil yaitu bentuk dinding kaku dan tidak bersifat infeksi. n. mycoplasma golongan bakteri yang tidak mempunyai dinding sel dan merupakan jasad yang paling kecil yang dapat mengadakan reprodksi sendiri.