Regenerasi
• Regenerasi merupakan salah satu upaya mahluk
hidup untuk mempertahankan eksistensinya.
• Dapat terjadi pada organisme yang sedang
berkembang yang melengkapi bagian-bagian yang
terlepas/rusak yang disebabkan karena adanya
gangguan fisiologis, kemudian menghasilkan tubuh
yang lengkap.
• Regenerasi pada tumbuhan terbatas pada jaringan
meristematis atau pada jaringan dewasa yang sedang
mengalami perubahan, menjadi jaringan yang
bersifat embrionik.
• Regenerasi dapat terjadi pada tumbuhan tingkat tinggi
dan rendah
• Regenerasi pada tumbuhan tingkat rendah: terjadi
pada tumbuhan Thallophyta dan Bryophyta.
• Pada tumbuhan tinggi, regenerasi ada 3 macam, yaitu:
1. Regenerasi rekonstitusi atau regenerasi awal.
2. Regenerasi restorasi
3. Regenerasi reproduktif atau regenerasi vegetatif.
• 1. Regerasi Rekonstitusi:
terjadi pada daerah jaringan embrionik, prosesnya ada 2 :
1. Rekonstitusi meristematis
2. Rekonstitusi jaringan dewasa.
1. Rekonstitusi meristematis:
Jaringan dapat berregenerasi sempurna.
Contoh:
- Pemotongan pada ujung akar sekitar 0,5 – 0,7 mm (daerah
meristematis), maka dipermukaan luka akan tumbuh
jaringan meristematis sebagai penutup luka, yang akan
membentuk kalus dan akan membentuk akar adventif.
- Pemotongan ujung batang Podostemon ceratophyllum,
maka dipermukaan bekas potongan akan tumbuh
sekelompok sel yang meristematis yang akan tumbuh tunas
adventif.
• Rekonstitusi jaringan dewasa
Peristiwa penyembuhan, karena terjadinya aktifitas
pembelahan sel didekat jaringan yang terpotong. Pembelahan
secara periklinal dengan bagian yang terpotong, akibat adanya
pengaruh hormon luka, menginduksi aktifitas kerja felogen
membentuk jaringan penutup luka (kalus) untuk membentuk
akar atau daun.
Contoh :
- Bagian vena daun yang dipotong-potong, akan membentuk
benang-benang yang akan menghubungkan sel-sel mesofil
yang terpisah.
- Umbi kol yang masih muda, dipotong transversal dari ujung
ke basal, awalnya akan terjadi pembengkakan, namun struktur
umbi akan kembali normal.
• 2. Regenarasi Restorasi
• Merupakan peristiwa perbaikan jaringan atau organ yang
hilang, yang kemudian karena adanya aktivitas jaringan
yang bersifat meristem dekat jaringan rusak tsbt. Dapat
terjadi pada bagian-bagian organ tumbuhan yang
dipotong-potong, karena adanya jaringan penutup luka
akibat aktivitas jaringan kambium yang sifatnya
embrionik akan membentuk kalus dan kemudian akan
membentuk organ baru à dapat dijadikan dasar dalam
perbanyakan vegetatif.
Contoh:
• - Batang dikotil yang dipotong-potong, maka tunas akan
muncul di ujung apikal dan akar di ujung basal dengan
polaritas tertentu, tunas axila akan tumbuh, namun apabila
tunas tidak tumbuh maka akan tumbuh primordia yang
dorman. Bila pemotongan pada batang monokotil, regenerasi
terbatas pada bagian karena tidak mempunyai kambium
meristem interkalar. Atau bagian yang hilangnya saja dan
terbatas pada bagian yang masih muda.
• Regenerasi Restorasi, dapat terjadi pada:
 Akar, membentuk kalus membentuk jaringan embrionik bersifat
meristematis dan akan tumbuh tunas adventif dan muncul floem yang
bukan dari adanya kambium. Munculnya tunas akar dari lapisan
subepidermal batang yang terluka dari tanaman Aristolochia.
 Pada daun sukulen yang dipotong, maka akan muncul tunas adventif.
 Kotiledone yang diisolasi, dengan munculnya akar kotiledone.
 Karangan bunga yang di potong-potong akan membentuk akar atau
tunas adventif.
3. Regenerasi Reproduktif atau regenerasi Vegetatif.
Terjadi secara alami dan mucul tunas pada
bagian vegetatif dan akan menjadi individu baru.
Banyak didapatkan pada tumbuhan rendah. Dan
pada tumbuhan tingkat tinggi terjadi pada tanaman
Kanchoe (cocor bebek).

REGENERASI-REGENERASI-REGENERASI-REGENERASI.pptx

  • 2.
    Regenerasi • Regenerasi merupakansalah satu upaya mahluk hidup untuk mempertahankan eksistensinya. • Dapat terjadi pada organisme yang sedang berkembang yang melengkapi bagian-bagian yang terlepas/rusak yang disebabkan karena adanya gangguan fisiologis, kemudian menghasilkan tubuh yang lengkap. • Regenerasi pada tumbuhan terbatas pada jaringan meristematis atau pada jaringan dewasa yang sedang mengalami perubahan, menjadi jaringan yang bersifat embrionik.
  • 3.
    • Regenerasi dapatterjadi pada tumbuhan tingkat tinggi dan rendah • Regenerasi pada tumbuhan tingkat rendah: terjadi pada tumbuhan Thallophyta dan Bryophyta. • Pada tumbuhan tinggi, regenerasi ada 3 macam, yaitu: 1. Regenerasi rekonstitusi atau regenerasi awal. 2. Regenerasi restorasi 3. Regenerasi reproduktif atau regenerasi vegetatif.
  • 4.
    • 1. RegerasiRekonstitusi: terjadi pada daerah jaringan embrionik, prosesnya ada 2 : 1. Rekonstitusi meristematis 2. Rekonstitusi jaringan dewasa. 1. Rekonstitusi meristematis: Jaringan dapat berregenerasi sempurna. Contoh: - Pemotongan pada ujung akar sekitar 0,5 – 0,7 mm (daerah meristematis), maka dipermukaan luka akan tumbuh jaringan meristematis sebagai penutup luka, yang akan membentuk kalus dan akan membentuk akar adventif. - Pemotongan ujung batang Podostemon ceratophyllum, maka dipermukaan bekas potongan akan tumbuh sekelompok sel yang meristematis yang akan tumbuh tunas adventif.
  • 5.
    • Rekonstitusi jaringandewasa Peristiwa penyembuhan, karena terjadinya aktifitas pembelahan sel didekat jaringan yang terpotong. Pembelahan secara periklinal dengan bagian yang terpotong, akibat adanya pengaruh hormon luka, menginduksi aktifitas kerja felogen membentuk jaringan penutup luka (kalus) untuk membentuk akar atau daun. Contoh : - Bagian vena daun yang dipotong-potong, akan membentuk benang-benang yang akan menghubungkan sel-sel mesofil yang terpisah. - Umbi kol yang masih muda, dipotong transversal dari ujung ke basal, awalnya akan terjadi pembengkakan, namun struktur umbi akan kembali normal.
  • 6.
    • 2. RegenarasiRestorasi • Merupakan peristiwa perbaikan jaringan atau organ yang hilang, yang kemudian karena adanya aktivitas jaringan yang bersifat meristem dekat jaringan rusak tsbt. Dapat terjadi pada bagian-bagian organ tumbuhan yang dipotong-potong, karena adanya jaringan penutup luka akibat aktivitas jaringan kambium yang sifatnya embrionik akan membentuk kalus dan kemudian akan membentuk organ baru à dapat dijadikan dasar dalam perbanyakan vegetatif.
  • 7.
    Contoh: • - Batangdikotil yang dipotong-potong, maka tunas akan muncul di ujung apikal dan akar di ujung basal dengan polaritas tertentu, tunas axila akan tumbuh, namun apabila tunas tidak tumbuh maka akan tumbuh primordia yang dorman. Bila pemotongan pada batang monokotil, regenerasi terbatas pada bagian karena tidak mempunyai kambium meristem interkalar. Atau bagian yang hilangnya saja dan terbatas pada bagian yang masih muda. • Regenerasi Restorasi, dapat terjadi pada:  Akar, membentuk kalus membentuk jaringan embrionik bersifat meristematis dan akan tumbuh tunas adventif dan muncul floem yang bukan dari adanya kambium. Munculnya tunas akar dari lapisan subepidermal batang yang terluka dari tanaman Aristolochia.  Pada daun sukulen yang dipotong, maka akan muncul tunas adventif.  Kotiledone yang diisolasi, dengan munculnya akar kotiledone.  Karangan bunga yang di potong-potong akan membentuk akar atau tunas adventif.
  • 8.
    3. Regenerasi Reproduktifatau regenerasi Vegetatif. Terjadi secara alami dan mucul tunas pada bagian vegetatif dan akan menjadi individu baru. Banyak didapatkan pada tumbuhan rendah. Dan pada tumbuhan tingkat tinggi terjadi pada tanaman Kanchoe (cocor bebek).