BAB 4
PROKARIOTA
INDIKATOR KETERCAPAIAN BELAJAR
 Dapat menyebutkan ciri, struktur dan klasifikasi bakteri
 Dapat menyebutkan macam bakteri berdasarkan struktur tubuh
 Dapat menyebutkan macam bakteri berdasarkan cara hidup
 Dapat menyebutkan macam bakteri berdasarkan cara reproduksi
 Dapat menyebutkan peranan bakteri bagi kehidupan
CIRI, STRUKTUR DAN KLASIFIKASI BAKTERI
 CIRI BAKTERI (EUBAKTERIA)
 Tidak mempunyai membran inti
 DNA bakteri berupa benang sirkuler (melingkar). DNA
bakteri berfungsi sebagai pengendali sintesis protein
bakteri dan pembawa sifat
 Bersifat mikroskopik, dan dinding sel tersusun dari
peptidoglikon/peptidoglika
 Bersel tunggal (uniseluler), prokariotik, tidak berklorofil.
 Bersifat heterotrof dan beberapa bersifat autotrof.
 Ukuran tubuh 1 - 5 mikron.
 Reproduksi vegetatif dengan membelah diri dan generatif
dengan paraseksual.
 Adaptasi terhadap lingkungan buruk membentuk
endospora
 Bagian sel sebagai penutup sel
 Kapsula: bagian paling luar berupa lendir berfungsi melindungi sel.
 Dinding sel: tersusun atas peptidoglikan yang merupakan polimer besar
atau polisakarida.
 Membran plasma: bagian penutup paling dalam, mengandung enzim
oksida atau enzim respirasi. Fungsinya sama dengan mitokondria pada sel
eukariotik.
 Bagian Sitoplasma
 Berbentuk koloid mengandung butiran-butiran protein, glikogen, dan juga lemak.
 Sel bakteri tidak mengandung organel retikulum endoplasmik, badan golgi,
mitokondria, lisosom, dan sentriol.
 ribosom tersebar dalam sitoplasma.
 Bahan genetik berupa ADN atau kromosom di daerah sitoplasma tidak memiliki
membran inti
STRUKTUR BAKTERI
KLASIFIKASI BAKTERI (BERDASARKAN BENTUK TUBUHNYA)
 Kokus (coccus) bentuk bulat seperti bola,
dibedakan atas:
 Monococcus,tersusun satu-satu. Contoh:
Monococcus gonorhoe.
 Diplococcus,bergandengan dua-dua. Contoh:
Diplococcus pneumoniae.
 Tetracoccus,bergandengan empat-empat.
 Sarcina,bergerombol membentuk kubus. Ex:
Sarcina
 Staphylococcus,bergerombol spt anggur. Contoh:
Staphylococcus aureus.
 Streptococcus, bergandengan membentuk rantai
BASIL (BACILLUS), BATANG (SILINDER)
 Monobacillus, tunggal (satu-satu). Contoh:
Eschericia coli.
 Diplobacillus, bergandengan dua-dua. Contoh:
Salmonella typhosa.
 Streptobacillus, bergandengan membentuk
rantai. Contoh: Azetobacter
 Spiral (spirillum) bentuk spiral
(lengkung), dibedakan atas:
 Vibrio (bentuk koma), lengkung
kurang dari setengah lingkaran.
Contoh: Vibrio cholerae.
 Spiral, lengkung lebih dari
setengah lingkaran. Contoh:
Spirochaeta pallidum.
BENTUK-BENTUK BAKTERI
a. Kokus (bulat); b. Basil (batang); c. Spiral
BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN PADA WAKTU RESPIRASI
 1) Bakteri aerob Bakteri yang memerlukan oksigen
bebas dalam kehidupannya.
 Contoh: Nitrosococcus dan Nitrosomonas.
 2) Bakteri anaerob
 Bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas
dalam kehidupannya. Contoh:
 a) Clostridium tetani (anaerob obligat)
 b) Escherichia coli (anaerob fakultatif)
 c) Salmonella (anaerob fakultatif)
 d) Shigella (anaerob fakultatif)
KLASIFIKASI BAKTERI
BERDASARKAN KEDUDUKAN FLAGELA PADA SELNYA
 Monotrik, berflagel satu pada salah satu ujung.
 Amfitrik, flagel masing-masing satu pada kedua ujung.
 Lofotrik, berflagel banyak di satu ujung.
 Peritrik, berflagel banyak pada semua sisi tubuh.
GRAM STAIN (PEWARNAAN GRAM)
 1884 Christian Joachim Gram, ahli bakteriologi Denmark
menemukan teknik Gram Stain (pewarnaan gram).
 Teknik ini adalah pewarnaan dengan kristal violet atau pewarna
ungu dan kemudian dicuci dengan alkohol atau aseton.
 Bakteri yang warna ungunya tidak luntur disebut bakteri gram
positif. Bakteri gram positif mempunyai dinding sel yang tebal
sehingga pewarna ungu tidak akan larut ketika dicuci dengan
alkohol atau aseton. Banyak menyebabkan penyakit pada
manusia.Ex: Clostridium botulinum , Bacillius subtilis,
Staphylococcus aureus
 Adapun bakteri yang warna ungunya luntur disebut bakteri
gram negatif. Bakteri yang dinding selnya tipis ini selanjutnya
diwarnai dengan safranin atau pewarna merah. Contoh:
Escherichia coli, Vibrio cholerae, Yersina pestis, Neissiria
gonorrhoeae
BAKTERI GRAM NEGATIF
Contoh: gram negatif Escherichia coli
Kapsul
Membran luar
Peptidoglikan
Membran plasma
Sitoplasma
Peptidoglikan
Membran plasma
Sitoplasma
Contoh: gram positif Bacillus subtilis
BAKTERI GRAM POSITIF
NUTRISI BAKTERI
 Bakteri heterotrof, bakteri yang tidak dapat
mensintesis makanannya sendiri. Kebutuhan
makanan tergantung dari mahluk lain. Bakteri
saprofit dan bakteri parasit tergolong bakteri
heterotrof.
 Bakteri autotrof, bakteri yagn dapat mensistesis
makannya sendiri.
 (1) bakteri foto autotrof
 (2) bakteri kemoautotrof.
BAKTERI (BERDASARKAN CARA MENDAPATKAN MAKANAN: AUTOTROF&HETEROTROF)
 Autotrof, menyusun makanan sendiri dengan menggunakan bahan
anorganik
 fotoautotrof (sumber energi dari cahaya)
 Bakteri belerang ungu (bakteriopurpurin) dan bakteri belerang hijau
(bakteroklorofil) menggunakan hidrogen sulfida (H2S) unt energinya.
 Bakteri fotosintetis dapat mengikat N2 menjadi bentuk senyawa misalnya NH3
dan NO3. contoh : Nitrosomonas, Nitrobacter
 kemoautotrof (sumber energi dari hasil reaksi kimia) mampu
membuat karbohidrat dari bahan mentah anorganik, tanpa menggunakan energi
cahaya
 Heterotrof, tidak menyusun makanan sendiri, memanfaatkan bahan organik
jadi yang berasal dari organisme lain
 Bakteri patogen memperoleh makanan dengan cara mengambil senyawa
organik kompleks dari makhluk hidup lain. Mycobacterium tuberculosis
(penyebab TBC)
 Bakteri saprofit memperoleh makanan dari sisa-sisa makhluk hidup yang
telah mati atau limbah, misalnya bakteri yang hidup di tempat sampah,
Escherichia coli.
FAKTOR PENGARUHI PERTUMBUHAN
BAKTERI
 Temperatur 25 – 35oC.
 Kelembaban dan kadar air yang tinggi
 Sinar UV dapat membunuh bakteri.
 Zat kimia, antibiotik, logam berat dan senyawa-
senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan
mematikan bakteri.
PERANAN BAKTERI DALAM KEHIDUPAN
 Mahluk Pengurai/Saprovor.
Bersama-sama dengan jamur, bakteri berperan sebagai pengurai
mahluk-mahluk yang sudah mati
 Penghasil Antibiotik.
Dari bakteri golongan Actinomycetes (bentuk peralihan antara bakteri
dan jamur) dihasilkan bermacam-macam antibiotik. Misalnya:
Streptomisin >> dari Streptomyces griseus, Kloramfemikol >> dari
Streptomyces venezuelae.
 Penghasil Bahan Pangan.
- Asam cuka >> dari Acetobacter acetil
- Yoghurt >> dari Lactobacillurs bulgaricus
- Sari kelapa/Nata de Coco >> dari Acetobacter xylinum
 Pengikat N2 bebas di udara:
Bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae (tanaman buah polong)
- Rhizobium leguminosarum dan R. radicicola.
Hidup bebas :
- Azotobacter, Rhodospirillum rubrum, Clostridium pasteurianum.
CONTOH PERANAN BAKTERI
REPRODUKSI BAKTERI
 Reproduksi aseksual, dengan pembelahan biner dari satu
bakteri membelah menjadi 2 dan seterusnya.
 Reproduksi paraseksual dengan cara pemindahan materi
genetik dari satu bakteri ke bakteri lain tanpa menghasilkan
zigot (paraseksual)
 Ada 3 cara proses paraseksual, yaitu:
 Transformasi, perpindahan materi genetik atau DNA
 Konjugasi, transfer DNA dari sel bakteri donor ke sel bakteri
penerima melalui ujung pilus..
 Transduksi, pemindahan materi genetik dengan perantaraan
virus
PEMBELAHAN BINER
PERANAN NEGATIF BAKTERI (PATOGEN)
 Pada tumbuhan misalnya:
 Xanthomonas citri >> penyebab kanker batang jeruk.
 Kanker batang kopi disebabkan Agrobacterium
tumefaciens
 Penyakit busuk daun labu disebabkan
Oleh Erwienia tracheipila
PADA HEWAN MISALNYA
 Bacillus antraxis >> penyebab penyakit anthrax pada
hewan ternak.
 Actynomyces bovis >> penyebab penyakit bengkak
pada rahang sapi.
PADA MANUSIA MISALNYA:
 Salmonella thyphosa >> penyebab penyakit tifus
 Mycobacterium tuberculosis >> penyebab penyakit
TBC
 Mycobacterium leprae >> penyebab penyakit lepra
 Treponema pallidum >> penyebab penyakit sifilis
 Shigella dysentriae >> penyebab penyakit disentri
basiler
 Diplococcus pneumoniae >> penyebab penyakit radang
paru-paru
 Vibrio cholera >> penyebab penyakit kolera
KUIS
1
3
4
2
5
6
7
KUIS REPRO
Transformasi Transduksi Konjugasi
Sel bakteri DNA bebas
Kromosom
DNA diambil
oleh sel
Rekombinasi
DNA ke dalam
kromosom
Sel
rekombinan
Bakteriofage
Infeksi fage
Pelepasan fage
Reinfeksi
bakteri
baru
Sel
rekombinan
Sel bakteri pertama
Plasmid
Sel bakteri kedua
Kontak
antara dua
sel;kopi
plasmid
dipindahkan
Dua sel yang
Mengandung
plasmid
 Post tes tentang peranan virus dan bakteri
 Reproduksi
 Peranan bakteri
 Tes evaluasi virus dan bakteri
 Sebutkan 3 peranan virus yang menguntungkan!
 Apa nama virus yang dapat mnyebabkan penyakit berikut
ini?
 Herpes
 Aids
 Tetelo
 Ebola
 Apa ciri umum bakteri?
 Berdasarkan cara mencari makan bakteri dibedakan mjd
brp? jelaskan!
 Berdasarkan bentuknya bakteri dibedakan mjd brp?
Sebutkan!
 sebutkan perbedaan dinding bakteri gram negatif dan
positif!
 Sebutkan macam tipe flagel pada bakteri!
Post Test
CONTOH-CONTOH BAKTERI
Streptococcus lactis
(keju)
Salmonella
(racun makanan)
Camphylobacter jejuni
(penyebab diare)
Mycoplasma
(bakteri terkecil)
Thiomargarita
(bakteri terbesar)
Escherichia coli
Vibrio cholerae Clostridium tetani Thiocystis sp.
STRUKTUR DASAR SEL BAKTERI
Sitoplasma
Ribosom
Nukleoid (DNA)
Membran plasma
Dinding sel
Peptidoglikan
Membran luar
Kapsul
STRUKTUR TAMBAHAN
PADA SEL BAKTERI
Flagela.
a. Monotrik
b. Lofotrik
c. Amfitrik
d. peritrik
Pilus Endospora
Endospora yang
sedang berkembang
PEMBELAHAN BINER PADA BAKTERI
Sel induk
Penggandaan
materi genetik
dan pelekukan
dinding sel
Pembentukan
sekat dinding sel
Terbentuk sekat dinding
(pemisahan menjadi dua sel baru)
REKOMBINASI GENETIK
PADA BAKTERI
Transformasi Transduksi Konjugasi
Sel bakteri DNA bebas
Kromosom
DNA diambil
oleh sel
Rekombinasi
DNA ke dalam
kromosom
Sel
rekombinan
Bakteriofage
Infeksi fage
Pelepasan fage
Reinfeksi
bakteri
baru
Sel
rekombinan
Sel bakteri pertama
Plasmid
Sel bakteri kedua
Kontak
antara dua
sel;kopi
plasmid
dipindahkan
Dua sel yang
Mengandung
plasmid
CONTOH CYANOBACTERIA
Anabaena
Gleocapsa Nostoc
PERBEDAAN SEL PROKARIOT DAN SEL
EUKARIOT

Bakteri - Bio SMK

  • 1.
  • 2.
    INDIKATOR KETERCAPAIAN BELAJAR Dapat menyebutkan ciri, struktur dan klasifikasi bakteri  Dapat menyebutkan macam bakteri berdasarkan struktur tubuh  Dapat menyebutkan macam bakteri berdasarkan cara hidup  Dapat menyebutkan macam bakteri berdasarkan cara reproduksi  Dapat menyebutkan peranan bakteri bagi kehidupan
  • 3.
    CIRI, STRUKTUR DANKLASIFIKASI BAKTERI  CIRI BAKTERI (EUBAKTERIA)  Tidak mempunyai membran inti  DNA bakteri berupa benang sirkuler (melingkar). DNA bakteri berfungsi sebagai pengendali sintesis protein bakteri dan pembawa sifat  Bersifat mikroskopik, dan dinding sel tersusun dari peptidoglikon/peptidoglika  Bersel tunggal (uniseluler), prokariotik, tidak berklorofil.  Bersifat heterotrof dan beberapa bersifat autotrof.  Ukuran tubuh 1 - 5 mikron.  Reproduksi vegetatif dengan membelah diri dan generatif dengan paraseksual.  Adaptasi terhadap lingkungan buruk membentuk endospora
  • 4.
     Bagian selsebagai penutup sel  Kapsula: bagian paling luar berupa lendir berfungsi melindungi sel.  Dinding sel: tersusun atas peptidoglikan yang merupakan polimer besar atau polisakarida.  Membran plasma: bagian penutup paling dalam, mengandung enzim oksida atau enzim respirasi. Fungsinya sama dengan mitokondria pada sel eukariotik.  Bagian Sitoplasma  Berbentuk koloid mengandung butiran-butiran protein, glikogen, dan juga lemak.  Sel bakteri tidak mengandung organel retikulum endoplasmik, badan golgi, mitokondria, lisosom, dan sentriol.  ribosom tersebar dalam sitoplasma.  Bahan genetik berupa ADN atau kromosom di daerah sitoplasma tidak memiliki membran inti STRUKTUR BAKTERI
  • 6.
    KLASIFIKASI BAKTERI (BERDASARKANBENTUK TUBUHNYA)  Kokus (coccus) bentuk bulat seperti bola, dibedakan atas:  Monococcus,tersusun satu-satu. Contoh: Monococcus gonorhoe.  Diplococcus,bergandengan dua-dua. Contoh: Diplococcus pneumoniae.  Tetracoccus,bergandengan empat-empat.  Sarcina,bergerombol membentuk kubus. Ex: Sarcina  Staphylococcus,bergerombol spt anggur. Contoh: Staphylococcus aureus.  Streptococcus, bergandengan membentuk rantai
  • 7.
    BASIL (BACILLUS), BATANG(SILINDER)  Monobacillus, tunggal (satu-satu). Contoh: Eschericia coli.  Diplobacillus, bergandengan dua-dua. Contoh: Salmonella typhosa.  Streptobacillus, bergandengan membentuk rantai. Contoh: Azetobacter
  • 8.
     Spiral (spirillum)bentuk spiral (lengkung), dibedakan atas:  Vibrio (bentuk koma), lengkung kurang dari setengah lingkaran. Contoh: Vibrio cholerae.  Spiral, lengkung lebih dari setengah lingkaran. Contoh: Spirochaeta pallidum.
  • 10.
    BENTUK-BENTUK BAKTERI a. Kokus(bulat); b. Basil (batang); c. Spiral
  • 11.
    BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGENPADA WAKTU RESPIRASI  1) Bakteri aerob Bakteri yang memerlukan oksigen bebas dalam kehidupannya.  Contoh: Nitrosococcus dan Nitrosomonas.  2) Bakteri anaerob  Bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas dalam kehidupannya. Contoh:  a) Clostridium tetani (anaerob obligat)  b) Escherichia coli (anaerob fakultatif)  c) Salmonella (anaerob fakultatif)  d) Shigella (anaerob fakultatif)
  • 12.
    KLASIFIKASI BAKTERI BERDASARKAN KEDUDUKANFLAGELA PADA SELNYA  Monotrik, berflagel satu pada salah satu ujung.  Amfitrik, flagel masing-masing satu pada kedua ujung.  Lofotrik, berflagel banyak di satu ujung.  Peritrik, berflagel banyak pada semua sisi tubuh.
  • 13.
    GRAM STAIN (PEWARNAANGRAM)  1884 Christian Joachim Gram, ahli bakteriologi Denmark menemukan teknik Gram Stain (pewarnaan gram).  Teknik ini adalah pewarnaan dengan kristal violet atau pewarna ungu dan kemudian dicuci dengan alkohol atau aseton.  Bakteri yang warna ungunya tidak luntur disebut bakteri gram positif. Bakteri gram positif mempunyai dinding sel yang tebal sehingga pewarna ungu tidak akan larut ketika dicuci dengan alkohol atau aseton. Banyak menyebabkan penyakit pada manusia.Ex: Clostridium botulinum , Bacillius subtilis, Staphylococcus aureus  Adapun bakteri yang warna ungunya luntur disebut bakteri gram negatif. Bakteri yang dinding selnya tipis ini selanjutnya diwarnai dengan safranin atau pewarna merah. Contoh: Escherichia coli, Vibrio cholerae, Yersina pestis, Neissiria gonorrhoeae
  • 14.
    BAKTERI GRAM NEGATIF Contoh:gram negatif Escherichia coli Kapsul Membran luar Peptidoglikan Membran plasma Sitoplasma Peptidoglikan Membran plasma Sitoplasma Contoh: gram positif Bacillus subtilis BAKTERI GRAM POSITIF
  • 15.
    NUTRISI BAKTERI  Bakteriheterotrof, bakteri yang tidak dapat mensintesis makanannya sendiri. Kebutuhan makanan tergantung dari mahluk lain. Bakteri saprofit dan bakteri parasit tergolong bakteri heterotrof.  Bakteri autotrof, bakteri yagn dapat mensistesis makannya sendiri.  (1) bakteri foto autotrof  (2) bakteri kemoautotrof.
  • 16.
    BAKTERI (BERDASARKAN CARAMENDAPATKAN MAKANAN: AUTOTROF&HETEROTROF)  Autotrof, menyusun makanan sendiri dengan menggunakan bahan anorganik  fotoautotrof (sumber energi dari cahaya)  Bakteri belerang ungu (bakteriopurpurin) dan bakteri belerang hijau (bakteroklorofil) menggunakan hidrogen sulfida (H2S) unt energinya.  Bakteri fotosintetis dapat mengikat N2 menjadi bentuk senyawa misalnya NH3 dan NO3. contoh : Nitrosomonas, Nitrobacter  kemoautotrof (sumber energi dari hasil reaksi kimia) mampu membuat karbohidrat dari bahan mentah anorganik, tanpa menggunakan energi cahaya  Heterotrof, tidak menyusun makanan sendiri, memanfaatkan bahan organik jadi yang berasal dari organisme lain  Bakteri patogen memperoleh makanan dengan cara mengambil senyawa organik kompleks dari makhluk hidup lain. Mycobacterium tuberculosis (penyebab TBC)  Bakteri saprofit memperoleh makanan dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati atau limbah, misalnya bakteri yang hidup di tempat sampah, Escherichia coli.
  • 17.
    FAKTOR PENGARUHI PERTUMBUHAN BAKTERI Temperatur 25 – 35oC.  Kelembaban dan kadar air yang tinggi  Sinar UV dapat membunuh bakteri.  Zat kimia, antibiotik, logam berat dan senyawa- senyawa kimia tertentu dapat menghambat bahkan mematikan bakteri.
  • 18.
    PERANAN BAKTERI DALAMKEHIDUPAN  Mahluk Pengurai/Saprovor. Bersama-sama dengan jamur, bakteri berperan sebagai pengurai mahluk-mahluk yang sudah mati  Penghasil Antibiotik. Dari bakteri golongan Actinomycetes (bentuk peralihan antara bakteri dan jamur) dihasilkan bermacam-macam antibiotik. Misalnya: Streptomisin >> dari Streptomyces griseus, Kloramfemikol >> dari Streptomyces venezuelae.  Penghasil Bahan Pangan. - Asam cuka >> dari Acetobacter acetil - Yoghurt >> dari Lactobacillurs bulgaricus - Sari kelapa/Nata de Coco >> dari Acetobacter xylinum  Pengikat N2 bebas di udara: Bersimbiosis dengan tanaman Leguminosae (tanaman buah polong) - Rhizobium leguminosarum dan R. radicicola. Hidup bebas : - Azotobacter, Rhodospirillum rubrum, Clostridium pasteurianum.
  • 19.
  • 20.
    REPRODUKSI BAKTERI  Reproduksiaseksual, dengan pembelahan biner dari satu bakteri membelah menjadi 2 dan seterusnya.  Reproduksi paraseksual dengan cara pemindahan materi genetik dari satu bakteri ke bakteri lain tanpa menghasilkan zigot (paraseksual)  Ada 3 cara proses paraseksual, yaitu:  Transformasi, perpindahan materi genetik atau DNA  Konjugasi, transfer DNA dari sel bakteri donor ke sel bakteri penerima melalui ujung pilus..  Transduksi, pemindahan materi genetik dengan perantaraan virus
  • 21.
  • 23.
    PERANAN NEGATIF BAKTERI(PATOGEN)  Pada tumbuhan misalnya:  Xanthomonas citri >> penyebab kanker batang jeruk.  Kanker batang kopi disebabkan Agrobacterium tumefaciens  Penyakit busuk daun labu disebabkan Oleh Erwienia tracheipila
  • 24.
    PADA HEWAN MISALNYA Bacillus antraxis >> penyebab penyakit anthrax pada hewan ternak.  Actynomyces bovis >> penyebab penyakit bengkak pada rahang sapi.
  • 25.
    PADA MANUSIA MISALNYA: Salmonella thyphosa >> penyebab penyakit tifus  Mycobacterium tuberculosis >> penyebab penyakit TBC  Mycobacterium leprae >> penyebab penyakit lepra  Treponema pallidum >> penyebab penyakit sifilis  Shigella dysentriae >> penyebab penyakit disentri basiler  Diplococcus pneumoniae >> penyebab penyakit radang paru-paru  Vibrio cholera >> penyebab penyakit kolera
  • 27.
  • 28.
    KUIS REPRO Transformasi TransduksiKonjugasi Sel bakteri DNA bebas Kromosom DNA diambil oleh sel Rekombinasi DNA ke dalam kromosom Sel rekombinan Bakteriofage Infeksi fage Pelepasan fage Reinfeksi bakteri baru Sel rekombinan Sel bakteri pertama Plasmid Sel bakteri kedua Kontak antara dua sel;kopi plasmid dipindahkan Dua sel yang Mengandung plasmid
  • 29.
     Post testentang peranan virus dan bakteri  Reproduksi  Peranan bakteri  Tes evaluasi virus dan bakteri
  • 30.
     Sebutkan 3peranan virus yang menguntungkan!  Apa nama virus yang dapat mnyebabkan penyakit berikut ini?  Herpes  Aids  Tetelo  Ebola  Apa ciri umum bakteri?  Berdasarkan cara mencari makan bakteri dibedakan mjd brp? jelaskan!  Berdasarkan bentuknya bakteri dibedakan mjd brp? Sebutkan!  sebutkan perbedaan dinding bakteri gram negatif dan positif!  Sebutkan macam tipe flagel pada bakteri! Post Test
  • 32.
    CONTOH-CONTOH BAKTERI Streptococcus lactis (keju) Salmonella (racunmakanan) Camphylobacter jejuni (penyebab diare) Mycoplasma (bakteri terkecil) Thiomargarita (bakteri terbesar) Escherichia coli Vibrio cholerae Clostridium tetani Thiocystis sp.
  • 33.
    STRUKTUR DASAR SELBAKTERI Sitoplasma Ribosom Nukleoid (DNA) Membran plasma Dinding sel Peptidoglikan Membran luar Kapsul
  • 35.
    STRUKTUR TAMBAHAN PADA SELBAKTERI Flagela. a. Monotrik b. Lofotrik c. Amfitrik d. peritrik Pilus Endospora Endospora yang sedang berkembang
  • 36.
    PEMBELAHAN BINER PADABAKTERI Sel induk Penggandaan materi genetik dan pelekukan dinding sel Pembentukan sekat dinding sel Terbentuk sekat dinding (pemisahan menjadi dua sel baru)
  • 37.
    REKOMBINASI GENETIK PADA BAKTERI TransformasiTransduksi Konjugasi Sel bakteri DNA bebas Kromosom DNA diambil oleh sel Rekombinasi DNA ke dalam kromosom Sel rekombinan Bakteriofage Infeksi fage Pelepasan fage Reinfeksi bakteri baru Sel rekombinan Sel bakteri pertama Plasmid Sel bakteri kedua Kontak antara dua sel;kopi plasmid dipindahkan Dua sel yang Mengandung plasmid
  • 38.
  • 39.
    PERBEDAAN SEL PROKARIOTDAN SEL EUKARIOT