Kondisi Ketenagakerjaan dan
Dampaknya terhadap Pembangunan
ekonomi
Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas
Ekonomi
Universitas Negeri Semarang
2014
Pengertian Tenaga Kerja, Angkatan Kerja
dan Kesempatan Kerja
Tenaga Kerja (man
power) adalah bagian
dari penduduk yang
mampu bekerja dan
menghasilkan, atau
penduduk yang
memasuki usia kerja.
 UU No. 20 tahun 1999 pasal 2 ayat 2 usia >
15 tahun keatas
 Bank Dunia usia antara 15 – 64 tahun
Penduduk
Bukan tenaga
kerja
Bukan angkatan kerja
1. Pelajar dan mahasiswa
2. Pengurus rumah tangga
Angkatan kerja
1. Bekerja
2. Mencari pekerjaan
3. Menganggur
Tenaga kerja
• Angkatan kerja adalah mereka yang
bekerja, mencari pekerjaan atau
menganggur yang sewaktu-waktu siap
untuk bekerja.
• Jumlahnya tergatung dari jumlah
penduduk dan struktur penduduk (jenis
kelamin dan usia).
• Rumus:
Angka ratio
ketergantungan
=
jumlah peduduk
x 100%
jumlah angkatan kerja
• Kesempatan kerja adalah keadaan yang
menggambarkan tersedianya lapangan
kerja di masyarakat atau besarnya
permintaan tenaga kerja di pasar tenaga
kerja (demand for labor force) atau
besarnya lowongan kerja.
Upaya peningkatan kualitas tenaga
kerja
Usaha peningkatan kualitas tenaga kerja bisa
dilakukan oleh:
1) Pemerintah Melakukan program keluarga
berencana, meningkatkan kualitas lulusan sekolah
kejuruan dan transmigrasi serta Pendirian Balai
Latihan Kerja (BLK).
2) Perusahaan Melakukan pelatihan dasar-dasar
manajemen dan pemberian beasiswa bagi
karyawan untuk melanjutkan pendidikan.
3) Individu Perbaikan gizi makanan dan
melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan
formal maupun informal (kursus-kursus).
Macam-macam Tenaga Kerja
a) Tenaga Kerja Terdidik (skilled labour),
contoh: dokter, guru dan semua tenaga
kerja terdidik lainnya.
b) Tenaga Kerja Terlatih (trained labour),
contoh: montir, sopir, penjahit dan tenaga
kerja terlatih lainnya.
c) Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak
Terlatih (unskilled and untrained labour),
contoh: buruh kasar dan kuli.
Sistem Upah
Upah adalah merupakan imbalan atau
balas jasa(kontra prestasi) dari pengusaha
kepada karyawannya atas suatu
pekerjaan atau jasa yang dilakukan yang
dinyatakan dengan uang.
Sistem pengupahan di Indonesia
• Fungsi upah, yaitu :
a)Mampu menjamin kehidupan yang layak.
b)Mencerminkan hasil kerja seseorang.
c) Merupakan insentif untuk mendorong
peningkatan produktifitas kerja.
• Tujuan pemberian upah, yaitu:
a) Menarik karyawan berbakat agar masuk
ke perusahaan tersebut.
b) Mempertahankan karyawan terbaik agar
tidak pindah ke perusahaan lain.
c) Memotivasi karyawan tersebut dalam
bekerja.
Pertimbangan dalam memberikan upah
a. Tingkat Kebersaingan, survey terhadap
perusahaan sejenis
b. Struktur Upah, seberapa pentingnya
pekerjaan
c. Performa Karyawan, hasil kerja atau
performa karyawan
Jenis-jenis Sistem Upah1. Upah berdasarkan waktu per jam, per
minggu, atau per bulan, dihitung
berdasarkan jam kerja.
2. Upah berdasarkan hasil berapa banyak
yang telah dihasilkan individu atau
kelompok.
3. Komisi bayaran yang diterima
berdasarkan presentase hasil penjualan.
4. Bonus upah tambahan selain gaji.
5. Pemberian keuntungan program
pensiun.
Pengangguran
Pengangguran adalah bagian dari angkatan
kerja yang tidak bekerja.
Disebut pengangguran jika sedang :
• tidak bekerja, karena tidak mampu bekerja
• mencari pekerjaan
• menunggu panggilan kerja
• mempersiapkan/mendirikan bidang usaha
Lanjutan..
Rumusan menghitung tingkat
pengangguran :
Tingkat
Pengangguran
=
Jumlah Pengangguran
x 100%
Jumlah Angkatan Kerja
Lanjutan..
Contoh: Di sebuah kecamatan, terdapat
sejumlah angkatan kerja sebanyak 1000
orang, sedang jumlah penganggurannya
sebanyak 20% dari jumlah angkatan kerja.
Berdasarkan informasi tersebut, berapakah
tingkat pengangguran di kecamatan itu?
Angkatan kerja : 1000 orang
Pengangguran : 20% * 1000 = 200 orang
Tingkat
pengangguran
= Jumlah
pengangguran
x 100 %
Jumlah angkatan
kerja
= 200 / 1000 x 100 %
= 0,2 x 100 % = 20 %
Jenis dan sebab pengangguran
Pengangguran Normal
Adalah golongan angkatan kerja yang tidak
mendapatkan pekerjaan karena kemampuan
fisik, atau karena tidak mempunyai ketrampilan
dan keahlian yang dibutuhkan perusahaan.
Pengangguran Terselubung (Under
Employment)
Adalah golongan angkatan kerja melakukan
pekerjaan masih dibawah kemampuannya, atau
kemampuannya kurang.
Pengangguran Terbuka (Open Employment)
Adalah golongan angkatan kerja yang tidak
mendapatkan pekerjaan karena sempitnya
lowongan kerja.
Macam-macam pengangguran terbuka :
a) Pengangguran Friksional
b) Pengangguran Struktural
a) Pengangguran Konjungtur (cyclical
unemployment)
b) Pengangguran Voluntary (voluntary
unemployment)
c) Pengangguran Deflasioner (deflationary
unemployment)
d) Pengangguran Teknologi
e) Pengangguran Musiman
Dampak pengangguran1) Dampak Ekonomi,
• Pendapatan nasional turun.
• Standar hidup masyarakat dan kualitas
penduduk turun.
• Keterampilan masyarakat turun akibat
menganggur dan hilang/lupa dengan
keterampilan yang dimiliki.
2) Dampak Sosial,
• Tindak kriminalitas meningkat.
• Kesehatan masyarakat menurun akibat gizi
buruk dan lingkungan kumuh.
3) Dampak Individu dan Keluarga
• Banyak terjadi kasus retaknya hubungan
keluarga,.
• Meningkatnya penyakit kejiwaan.
Cara mengatasi pengangguran
Mengatasi Pengangguran friksional dan
voluntary
• Proyek padat karya
• Kebijakan deregulasi dan debirokrasi untuk
menarik investor
• Transmigrasi untuk membuka lapangan
kerja baru
• Memberikan pinjaman dengan bunga lunak
Lanjutan..
Mengatasi Pengangguran Konjungtural
• Meningkatkan daya beli masyarakat
• Memberi peluang untuk menarik investor
Mengatasi Pengangguran Deflasioner
• Mengadakan pelatihan tenaga kerja
• Menarik investor baru.
Lanjutan..
Mengatasi Pengangguran Struktural
• Mengadakan pelatihan tenaga kerja
• Menyediakan lapangan kerja di sektor
ekonomi lain
• Mendirikan usaha-usaha industri baru
• Mendorong berdirinya usaha-usaha informal
• Mengadakan proyek padat karya
Lanjutan..
Mengatasi Pengangguran Teknologi
• Meningkatkan kualitas sumber daya
manusia mulai usia dini dengan
memperbanyak pendirian sekolah-sekolah
kejuruan yang berbasis pada penerapan
teknologi
• Mengadakan pelatihan tenaga kerja
• Memasukan kurikulum mengenai
pengenalan teknolgi di sekolah-sekolah
umum
Lanjutan..
Mengatasi Pengangguran Musiman
• Mengadakan pelatihan tenaga kerja
• Menginformasikan adanya lowongan kerja
bagi tenaga kerja pengangguran

ketenagakerjaan

  • 1.
    Kondisi Ketenagakerjaan dan Dampaknyaterhadap Pembangunan ekonomi Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang 2014
  • 2.
    Pengertian Tenaga Kerja,Angkatan Kerja dan Kesempatan Kerja Tenaga Kerja (man power) adalah bagian dari penduduk yang mampu bekerja dan menghasilkan, atau penduduk yang memasuki usia kerja.
  • 3.
     UU No.20 tahun 1999 pasal 2 ayat 2 usia > 15 tahun keatas  Bank Dunia usia antara 15 – 64 tahun Penduduk Bukan tenaga kerja Bukan angkatan kerja 1. Pelajar dan mahasiswa 2. Pengurus rumah tangga Angkatan kerja 1. Bekerja 2. Mencari pekerjaan 3. Menganggur Tenaga kerja
  • 4.
    • Angkatan kerjaadalah mereka yang bekerja, mencari pekerjaan atau menganggur yang sewaktu-waktu siap untuk bekerja. • Jumlahnya tergatung dari jumlah penduduk dan struktur penduduk (jenis kelamin dan usia). • Rumus: Angka ratio ketergantungan = jumlah peduduk x 100% jumlah angkatan kerja
  • 5.
    • Kesempatan kerjaadalah keadaan yang menggambarkan tersedianya lapangan kerja di masyarakat atau besarnya permintaan tenaga kerja di pasar tenaga kerja (demand for labor force) atau besarnya lowongan kerja.
  • 6.
    Upaya peningkatan kualitastenaga kerja Usaha peningkatan kualitas tenaga kerja bisa dilakukan oleh: 1) Pemerintah Melakukan program keluarga berencana, meningkatkan kualitas lulusan sekolah kejuruan dan transmigrasi serta Pendirian Balai Latihan Kerja (BLK). 2) Perusahaan Melakukan pelatihan dasar-dasar manajemen dan pemberian beasiswa bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan. 3) Individu Perbaikan gizi makanan dan melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan formal maupun informal (kursus-kursus).
  • 7.
    Macam-macam Tenaga Kerja a)Tenaga Kerja Terdidik (skilled labour), contoh: dokter, guru dan semua tenaga kerja terdidik lainnya. b) Tenaga Kerja Terlatih (trained labour), contoh: montir, sopir, penjahit dan tenaga kerja terlatih lainnya. c) Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih (unskilled and untrained labour), contoh: buruh kasar dan kuli.
  • 8.
    Sistem Upah Upah adalahmerupakan imbalan atau balas jasa(kontra prestasi) dari pengusaha kepada karyawannya atas suatu pekerjaan atau jasa yang dilakukan yang dinyatakan dengan uang.
  • 9.
    Sistem pengupahan diIndonesia • Fungsi upah, yaitu : a)Mampu menjamin kehidupan yang layak. b)Mencerminkan hasil kerja seseorang. c) Merupakan insentif untuk mendorong peningkatan produktifitas kerja. • Tujuan pemberian upah, yaitu: a) Menarik karyawan berbakat agar masuk ke perusahaan tersebut. b) Mempertahankan karyawan terbaik agar tidak pindah ke perusahaan lain. c) Memotivasi karyawan tersebut dalam bekerja.
  • 10.
    Pertimbangan dalam memberikanupah a. Tingkat Kebersaingan, survey terhadap perusahaan sejenis b. Struktur Upah, seberapa pentingnya pekerjaan c. Performa Karyawan, hasil kerja atau performa karyawan
  • 11.
    Jenis-jenis Sistem Upah1.Upah berdasarkan waktu per jam, per minggu, atau per bulan, dihitung berdasarkan jam kerja. 2. Upah berdasarkan hasil berapa banyak yang telah dihasilkan individu atau kelompok. 3. Komisi bayaran yang diterima berdasarkan presentase hasil penjualan. 4. Bonus upah tambahan selain gaji. 5. Pemberian keuntungan program pensiun.
  • 12.
    Pengangguran Pengangguran adalah bagiandari angkatan kerja yang tidak bekerja. Disebut pengangguran jika sedang : • tidak bekerja, karena tidak mampu bekerja • mencari pekerjaan • menunggu panggilan kerja • mempersiapkan/mendirikan bidang usaha
  • 13.
    Lanjutan.. Rumusan menghitung tingkat pengangguran: Tingkat Pengangguran = Jumlah Pengangguran x 100% Jumlah Angkatan Kerja
  • 14.
    Lanjutan.. Contoh: Di sebuahkecamatan, terdapat sejumlah angkatan kerja sebanyak 1000 orang, sedang jumlah penganggurannya sebanyak 20% dari jumlah angkatan kerja. Berdasarkan informasi tersebut, berapakah tingkat pengangguran di kecamatan itu? Angkatan kerja : 1000 orang Pengangguran : 20% * 1000 = 200 orang Tingkat pengangguran = Jumlah pengangguran x 100 % Jumlah angkatan kerja = 200 / 1000 x 100 % = 0,2 x 100 % = 20 %
  • 15.
    Jenis dan sebabpengangguran Pengangguran Normal Adalah golongan angkatan kerja yang tidak mendapatkan pekerjaan karena kemampuan fisik, atau karena tidak mempunyai ketrampilan dan keahlian yang dibutuhkan perusahaan. Pengangguran Terselubung (Under Employment) Adalah golongan angkatan kerja melakukan pekerjaan masih dibawah kemampuannya, atau kemampuannya kurang. Pengangguran Terbuka (Open Employment) Adalah golongan angkatan kerja yang tidak mendapatkan pekerjaan karena sempitnya lowongan kerja.
  • 16.
    Macam-macam pengangguran terbuka: a) Pengangguran Friksional b) Pengangguran Struktural a) Pengangguran Konjungtur (cyclical unemployment) b) Pengangguran Voluntary (voluntary unemployment) c) Pengangguran Deflasioner (deflationary unemployment) d) Pengangguran Teknologi e) Pengangguran Musiman
  • 17.
    Dampak pengangguran1) DampakEkonomi, • Pendapatan nasional turun. • Standar hidup masyarakat dan kualitas penduduk turun. • Keterampilan masyarakat turun akibat menganggur dan hilang/lupa dengan keterampilan yang dimiliki. 2) Dampak Sosial, • Tindak kriminalitas meningkat. • Kesehatan masyarakat menurun akibat gizi buruk dan lingkungan kumuh. 3) Dampak Individu dan Keluarga • Banyak terjadi kasus retaknya hubungan keluarga,. • Meningkatnya penyakit kejiwaan.
  • 18.
    Cara mengatasi pengangguran MengatasiPengangguran friksional dan voluntary • Proyek padat karya • Kebijakan deregulasi dan debirokrasi untuk menarik investor • Transmigrasi untuk membuka lapangan kerja baru • Memberikan pinjaman dengan bunga lunak
  • 19.
    Lanjutan.. Mengatasi Pengangguran Konjungtural •Meningkatkan daya beli masyarakat • Memberi peluang untuk menarik investor Mengatasi Pengangguran Deflasioner • Mengadakan pelatihan tenaga kerja • Menarik investor baru.
  • 20.
    Lanjutan.. Mengatasi Pengangguran Struktural •Mengadakan pelatihan tenaga kerja • Menyediakan lapangan kerja di sektor ekonomi lain • Mendirikan usaha-usaha industri baru • Mendorong berdirinya usaha-usaha informal • Mengadakan proyek padat karya
  • 21.
    Lanjutan.. Mengatasi Pengangguran Teknologi •Meningkatkan kualitas sumber daya manusia mulai usia dini dengan memperbanyak pendirian sekolah-sekolah kejuruan yang berbasis pada penerapan teknologi • Mengadakan pelatihan tenaga kerja • Memasukan kurikulum mengenai pengenalan teknolgi di sekolah-sekolah umum
  • 22.
    Lanjutan.. Mengatasi Pengangguran Musiman •Mengadakan pelatihan tenaga kerja • Menginformasikan adanya lowongan kerja bagi tenaga kerja pengangguran