TUMBUHAN LUMUT
(BRYOPHYTA)
Bryophyta (Yunani, bryon = lumut, phyton = tumbuhan) merupakan
anggota kingdom Plantae (tumbuhan) yang paling sederhana dan
bisa dikatakan sebagai bentuk peralihan antaraThallophyta atau
tumbuhan bertalus (belum memiliki akar, batang, daun sejati)
denganCormophyta atau tumbuhan berkormus (sudah memiliki
akar, batang, daun sejati). Lumut juga dikenal sebagai moss.
Tumbuhan lumut yang membentuk hamparan karpet di hutan
Ciri-Ciri Lumut
1. Berwarna hijau, karena sel-selnya memiliki kloroplas (plastida).
2. Struktur tubuhnya masih sederhana, belum memiliki jaringan
pengangkut.
3. Proses pengangkutan air dan zat mineral di dalam tubuh
berlangsung secara difusi dan dibantu oleh aliran sitoplasma.
4. Hidup di rawa-rawa atau tempat yang lembab.
5. Ukuran tinggi tubuh ± 20 cm.
6. Dinding sel tersusun atas sellulose.
7. Gametangium terdiri atas anteredium dan archegoniom.
8. Daun lumut tersusun atas selapis sel berukuran kecil
mengandung kloroplas seperti jala, kecuali pada ibu tulang
daunnya.
9. Hanya mengalami pertumbuhan primer dengan sebuah sel
pemula berbentuk tetrader.
10. Belum memiliki akar sejati, sehingga menyerap air dan mineral
dalam tanah menggunakan rhizoid.
11. Rhizoid terdiri atas beberapa lapis deretan sel parenkim.
12. Sporofit terdiri atas kapsul dan seta.
13. Sporofit yang ada pada ujung gametofit berwarna hijau dan
memiliki klorofil, sehingga bisa melakukan fotosintesis.
Struktur tubuh
a. Sel penyusun tubuhnya memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa.
b. Batang dan daun pada tumbuhan lumut yang tegak memiliki susunan
yang berbeda – beda
c. Pada tumbuhan lumut belum terdapat floem maupun xylem.
d. Daun lumut umumnya setebal satu lapis sel, Terdapat pertumbuhan
memanjang dan tidak ada pertumbuhan membesar.
e. Rizoid tampak seperti rambut / benang – benang
f. Struktur sporofit (sporogonium) tubuh lumut terdiri atas:
 Vaginula
 Seta atau tangki.
 Apofisis
 Kaliptra atau tudung
 Kolumela
Skema daur hidup lumut
KLASIFIKASI LUMUT
Hepaticopsida Antheroceropsida Bryopsida
(Lumut Hati) (Lumut Tanduk) (Lumut Daun)
PERANAN TUMBUHAN LUMUT
 Marchantia sebagai obat penyality hepar
 Sphagnum sebagai bahan pembalut dan
bahan bakar
 Sebagai media tanaman (pengganti ijuk):
Lumut daun
 Dapat mencegah erosi: Lumut secara
umum

Kelas X materi Lumut (BRYOPHTA)

  • 1.
  • 2.
    Bryophyta (Yunani, bryon= lumut, phyton = tumbuhan) merupakan anggota kingdom Plantae (tumbuhan) yang paling sederhana dan bisa dikatakan sebagai bentuk peralihan antaraThallophyta atau tumbuhan bertalus (belum memiliki akar, batang, daun sejati) denganCormophyta atau tumbuhan berkormus (sudah memiliki akar, batang, daun sejati). Lumut juga dikenal sebagai moss. Tumbuhan lumut yang membentuk hamparan karpet di hutan
  • 3.
    Ciri-Ciri Lumut 1. Berwarnahijau, karena sel-selnya memiliki kloroplas (plastida). 2. Struktur tubuhnya masih sederhana, belum memiliki jaringan pengangkut. 3. Proses pengangkutan air dan zat mineral di dalam tubuh berlangsung secara difusi dan dibantu oleh aliran sitoplasma. 4. Hidup di rawa-rawa atau tempat yang lembab. 5. Ukuran tinggi tubuh ± 20 cm. 6. Dinding sel tersusun atas sellulose. 7. Gametangium terdiri atas anteredium dan archegoniom.
  • 4.
    8. Daun lumuttersusun atas selapis sel berukuran kecil mengandung kloroplas seperti jala, kecuali pada ibu tulang daunnya. 9. Hanya mengalami pertumbuhan primer dengan sebuah sel pemula berbentuk tetrader. 10. Belum memiliki akar sejati, sehingga menyerap air dan mineral dalam tanah menggunakan rhizoid. 11. Rhizoid terdiri atas beberapa lapis deretan sel parenkim. 12. Sporofit terdiri atas kapsul dan seta. 13. Sporofit yang ada pada ujung gametofit berwarna hijau dan memiliki klorofil, sehingga bisa melakukan fotosintesis.
  • 5.
    Struktur tubuh a. Selpenyusun tubuhnya memiliki dinding sel yang terdiri dari selulosa. b. Batang dan daun pada tumbuhan lumut yang tegak memiliki susunan yang berbeda – beda c. Pada tumbuhan lumut belum terdapat floem maupun xylem. d. Daun lumut umumnya setebal satu lapis sel, Terdapat pertumbuhan memanjang dan tidak ada pertumbuhan membesar. e. Rizoid tampak seperti rambut / benang – benang f. Struktur sporofit (sporogonium) tubuh lumut terdiri atas:  Vaginula  Seta atau tangki.  Apofisis  Kaliptra atau tudung  Kolumela
  • 6.
  • 7.
    KLASIFIKASI LUMUT Hepaticopsida AntheroceropsidaBryopsida (Lumut Hati) (Lumut Tanduk) (Lumut Daun)
  • 8.
    PERANAN TUMBUHAN LUMUT Marchantia sebagai obat penyality hepar  Sphagnum sebagai bahan pembalut dan bahan bakar  Sebagai media tanaman (pengganti ijuk): Lumut daun  Dapat mencegah erosi: Lumut secara umum