Mata kuliah keperawatan
medikal bedah I
Ca lambung di susun oleh :
Husen ode
M. Khomaini
Iis jamilah
Definisi ca lambung
Ca lambung merupakan neoplasma
maligna yang ditemukan dilambung. Kanker
lambung sering dimulai pada sisi dimana
lapisan lambung meradang.
Etiologi
Penyebab terjadinya Ca lambung banyak hal
contohnya :
 mengkonsumsi makanan yang diawetkan,
 faktor eksogen dalam lingkugan spt bahan
kimia karsinogen.
 rokok, dan
 makanan pedas.
Patofisiologi
Tumor mungkin menginfiltrasi dan
menyebabkan penyempitan lumen yang
paling sering di antrum. Infiltrasi dapat
melebar ke seluruh lambung, menyebabkan
kantong tidak dapat meregang dengan
hilangnya lipatan normal dan lumen yang
sempit
Manispestasi klinis
Gejala awal dari kangker lambung sering tidak nyata
karna kebanyakan tumor ini dikurvatura kecil, yang hanya
sedikit menyebabkan gangguan fungsi lambung.
Beberapa penelitian telah menunjukan bahwa gejala awal
seperti nyeri yang hilang dengan antasida dapat
menyerupai gejala pada pasien ulkus beniakna. Gejala
penyakit progresif meliputi tidak dapat
makan,anoreksia,dispepsia, penurunan berat badan, nyeri
abdomen, konstipasi, anemia, dan mual serta muntah.
Asuhan keperawatan
Pengkajian
1. Identitas
2. Keluhan utama
3. Riwayat penyakit dahulu
Diagnosa
1 . Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari
kebutuhan tubuh b/d anoreksia.
intervensi
• Dx1. Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari
kebutuhan tubuh b/d anoreksia.
•
Tujuan : Setelah diberikan asuhan keperawatan
kebutuhan nutrisi klien terpenuhi.
•
Kriteria hasil :
- Klien akan mempertahankan masukan nutrisi
untuk kebutuhan metabolisme
Intervensi rasional
- Sarankan makanan yang
disukai dan yang ditoleransi
dengan baik oleh pasien, lebih
baik lagi makanan dengan
kandungan tinggi
kalori/protein.
- Makanan yang di toleransi
dengan baik dan tinggi
kandungan kalori maka
proteinnya akan
mempertahankan status
nutrisi selama periode
kebutuhan metabolik yang
meningkat.
Berikan dorongan masukan
cairan yang adekuat, tetapi
batasi cairan pada waktu
makan
-tingkat cairan diperlukan
untuk menghilangkan produk
sampah dan mencegah
dehidrasi
Implementasi
 Menyarankan makanan yang disukai dan yang
ditoleransi dengan baik oleh pasien.
 memberikan dorongan masukan cairan yang
adekuat, tetapi batasi cairan pada waktu makan
EVALUASI
• S : tidak ada
• O : nafsu makan meningkat
• A : masalah teratasi sebagian
• P : lanjutkan intervensi 1 dan 2
Kel. ca lambung

Kel. ca lambung

  • 1.
    Mata kuliah keperawatan medikalbedah I Ca lambung di susun oleh : Husen ode M. Khomaini Iis jamilah
  • 2.
    Definisi ca lambung Calambung merupakan neoplasma maligna yang ditemukan dilambung. Kanker lambung sering dimulai pada sisi dimana lapisan lambung meradang.
  • 3.
    Etiologi Penyebab terjadinya Calambung banyak hal contohnya :  mengkonsumsi makanan yang diawetkan,  faktor eksogen dalam lingkugan spt bahan kimia karsinogen.  rokok, dan  makanan pedas.
  • 4.
    Patofisiologi Tumor mungkin menginfiltrasidan menyebabkan penyempitan lumen yang paling sering di antrum. Infiltrasi dapat melebar ke seluruh lambung, menyebabkan kantong tidak dapat meregang dengan hilangnya lipatan normal dan lumen yang sempit
  • 5.
    Manispestasi klinis Gejala awaldari kangker lambung sering tidak nyata karna kebanyakan tumor ini dikurvatura kecil, yang hanya sedikit menyebabkan gangguan fungsi lambung. Beberapa penelitian telah menunjukan bahwa gejala awal seperti nyeri yang hilang dengan antasida dapat menyerupai gejala pada pasien ulkus beniakna. Gejala penyakit progresif meliputi tidak dapat makan,anoreksia,dispepsia, penurunan berat badan, nyeri abdomen, konstipasi, anemia, dan mual serta muntah.
  • 6.
    Asuhan keperawatan Pengkajian 1. Identitas 2.Keluhan utama 3. Riwayat penyakit dahulu
  • 7.
    Diagnosa 1 . Ketidakseimbangannutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh b/d anoreksia.
  • 8.
    intervensi • Dx1. Ketidakseimbangannutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh b/d anoreksia. • Tujuan : Setelah diberikan asuhan keperawatan kebutuhan nutrisi klien terpenuhi. • Kriteria hasil : - Klien akan mempertahankan masukan nutrisi untuk kebutuhan metabolisme
  • 9.
    Intervensi rasional - Sarankanmakanan yang disukai dan yang ditoleransi dengan baik oleh pasien, lebih baik lagi makanan dengan kandungan tinggi kalori/protein. - Makanan yang di toleransi dengan baik dan tinggi kandungan kalori maka proteinnya akan mempertahankan status nutrisi selama periode kebutuhan metabolik yang meningkat. Berikan dorongan masukan cairan yang adekuat, tetapi batasi cairan pada waktu makan -tingkat cairan diperlukan untuk menghilangkan produk sampah dan mencegah dehidrasi
  • 10.
    Implementasi  Menyarankan makananyang disukai dan yang ditoleransi dengan baik oleh pasien.  memberikan dorongan masukan cairan yang adekuat, tetapi batasi cairan pada waktu makan
  • 11.
    EVALUASI • S :tidak ada • O : nafsu makan meningkat • A : masalah teratasi sebagian • P : lanjutkan intervensi 1 dan 2