JOINT VENTURE 
AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN 1 
Muh. Fadhly Arsani 
12.03.4083
PENGERTIAN JOINT VENTURE 
Joint Venture (JV) tidak banyak berbeda dengan 
persekutuan, yaitu kerja sama beberapa pihak untuk 
menyelenggarakan usaha bersama dalam jangka waktu 
tertentu. Kerja sama tersebut akan berakhir setelah 
tujuan tercapai atau pekerjaan selesai. 
Perbedaan pokok antara joint venture dengan 
persekutuan pada umumnya terletak pada umurnya, 
karena umur joint venture lebih pendek daripada umur 
persekutuan.
Single Venture 
• Pengusahaan suatu pekerjaan yang dilakukan satu 
unit tertentu. 
• Dalam hal ini cukup dengan menggunakan 
pembukuan sederhana yang menggunakan rekening 
tersendiri yg disebut “venture account” mengkredit 
apabila terjadi pendapatan dan mendebetnya 
apabila terjadi biaya atau sering disebut sebagai 
rekening ekploitasi.
PEMBAGIAN LABA JOINT VENTURE 
Laba joint venture merupakan hak para anggota dan akan 
dibagikan kepada para anggota sekutu. 
Metode pembagian labanya diatur dalam perjanjian yang juga 
sama dengan persekutuan, yaitu: 
• Laba dibagi sama 
• Laba dibagi dengan rasio tertentu 
• Laba dibagi sesuai dengan rasio modal 
• Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal dan sisanya 
dibagi menurut cara a, b, atau c 
• Laba dibagi dengan memperhitungkan gaji dan bonus sisanya 
dibagi menurut cara a, b, atau c 
• Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal, gaji, serta 
bonus dan sisanya dibagi menurut cara a, b, atau c
AKUNTANSI JOINT VENTURE 
Pada dasarnya akuntnsi joint venture dapat 
diselenggarakan dengan 2 metode, yaitu: 
Metode akuntansi terpisah 
Metode akuntansi tidak terpisah
Metode Akuntansi Terpisah 
Joint venture menyelenggarakan akuntansi secara tersendiri. 
Dalam hal ini, joint venture menyelenggarakan rekening-rekening 
: 
1) Aktiva 
2) Utang 
3) Modal untuk masing-masing sekutu 
4) Penghasilan 
5) Biaya 
Metode ini, masing-masing sekutu hanya akan mencatat 
investasi sendiri saja. Metode ini biasanya dipakai oleh joint 
venture yang umurnya relatif panjang.
Metode Akuntansi Tidak Terpisah 
Dalam metode ini, joint venture tidak menyelenggarakan 
akuntansi secara tersendiri. Akuntansi terhadap joint venture 
diselenggarakan oleh masing-masing sekutu (partner). Dalam hal 
ini, akuntansinya dapat dibagi menjadi dua yaitu : 
1) Managing Partner 
menyelenggarakan rekening-rekening aktiva, utang, modal, pendapatan, dan biaya. Oleh 
karena akuntansi tersebut dicampur dengan akuntansi perusahaannya sendiri, maka untuk 
membedakannya setiap rekening joint venture diberi tanda tersendiri, yaitu dengan 
penambahan istilah “joint venture” pada setiap rekening. Rekening-rekening yang 
diselenggarakan managing partner meliputi : 
a) Rekening Aktiva-Joint Venture 
b) Rekening Utang-Joint Venture 
c) Rekening sekutu atau partner 
d) Rekening Joint Venture
2) Non- Managing Partner 
Non- managing partner hanya menyelenggarakan 2 macam 
rekening, yaitu : 
a) Rekening Joint Venture 
b) Rekening Sekutu (Partner) 
c) Rekening Managing Partner 
Pendebitan dilakukan apabila terjadi transaksi yang berakibat: 
- Aktiva joint venture bertambah 
- Utang joint venture berkurang dan 
- Modal atau managing partner berkurang 
Pengkreditan dilakukan apabila terjadi transaksi yang berakibat: 
- Aktiva joint venture berkurang 
- Utang joint venture bertambah dan 
- Modal atau managing partner bertambah 
b. Rekening Sekutu non-Managing Partner yang lain.
join venture

join venture

  • 1.
    JOINT VENTURE AKUNTANSIKEUANGAN LANJUTAN 1 Muh. Fadhly Arsani 12.03.4083
  • 2.
    PENGERTIAN JOINT VENTURE Joint Venture (JV) tidak banyak berbeda dengan persekutuan, yaitu kerja sama beberapa pihak untuk menyelenggarakan usaha bersama dalam jangka waktu tertentu. Kerja sama tersebut akan berakhir setelah tujuan tercapai atau pekerjaan selesai. Perbedaan pokok antara joint venture dengan persekutuan pada umumnya terletak pada umurnya, karena umur joint venture lebih pendek daripada umur persekutuan.
  • 3.
    Single Venture •Pengusahaan suatu pekerjaan yang dilakukan satu unit tertentu. • Dalam hal ini cukup dengan menggunakan pembukuan sederhana yang menggunakan rekening tersendiri yg disebut “venture account” mengkredit apabila terjadi pendapatan dan mendebetnya apabila terjadi biaya atau sering disebut sebagai rekening ekploitasi.
  • 4.
    PEMBAGIAN LABA JOINTVENTURE Laba joint venture merupakan hak para anggota dan akan dibagikan kepada para anggota sekutu. Metode pembagian labanya diatur dalam perjanjian yang juga sama dengan persekutuan, yaitu: • Laba dibagi sama • Laba dibagi dengan rasio tertentu • Laba dibagi sesuai dengan rasio modal • Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal dan sisanya dibagi menurut cara a, b, atau c • Laba dibagi dengan memperhitungkan gaji dan bonus sisanya dibagi menurut cara a, b, atau c • Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal, gaji, serta bonus dan sisanya dibagi menurut cara a, b, atau c
  • 5.
    AKUNTANSI JOINT VENTURE Pada dasarnya akuntnsi joint venture dapat diselenggarakan dengan 2 metode, yaitu: Metode akuntansi terpisah Metode akuntansi tidak terpisah
  • 6.
    Metode Akuntansi Terpisah Joint venture menyelenggarakan akuntansi secara tersendiri. Dalam hal ini, joint venture menyelenggarakan rekening-rekening : 1) Aktiva 2) Utang 3) Modal untuk masing-masing sekutu 4) Penghasilan 5) Biaya Metode ini, masing-masing sekutu hanya akan mencatat investasi sendiri saja. Metode ini biasanya dipakai oleh joint venture yang umurnya relatif panjang.
  • 7.
    Metode Akuntansi TidakTerpisah Dalam metode ini, joint venture tidak menyelenggarakan akuntansi secara tersendiri. Akuntansi terhadap joint venture diselenggarakan oleh masing-masing sekutu (partner). Dalam hal ini, akuntansinya dapat dibagi menjadi dua yaitu : 1) Managing Partner menyelenggarakan rekening-rekening aktiva, utang, modal, pendapatan, dan biaya. Oleh karena akuntansi tersebut dicampur dengan akuntansi perusahaannya sendiri, maka untuk membedakannya setiap rekening joint venture diberi tanda tersendiri, yaitu dengan penambahan istilah “joint venture” pada setiap rekening. Rekening-rekening yang diselenggarakan managing partner meliputi : a) Rekening Aktiva-Joint Venture b) Rekening Utang-Joint Venture c) Rekening sekutu atau partner d) Rekening Joint Venture
  • 8.
    2) Non- ManagingPartner Non- managing partner hanya menyelenggarakan 2 macam rekening, yaitu : a) Rekening Joint Venture b) Rekening Sekutu (Partner) c) Rekening Managing Partner Pendebitan dilakukan apabila terjadi transaksi yang berakibat: - Aktiva joint venture bertambah - Utang joint venture berkurang dan - Modal atau managing partner berkurang Pengkreditan dilakukan apabila terjadi transaksi yang berakibat: - Aktiva joint venture berkurang - Utang joint venture bertambah dan - Modal atau managing partner bertambah b. Rekening Sekutu non-Managing Partner yang lain.