Muh. Fadhly Arsani 
12.03.4083
Pembentukan Persekutuan dapat didefinisikan 
sebagai suatu gabungan atau asosiasi dari dua 
individu atau lebih untuk memiliki dan 
menyelenggarakan suatu usaha secara bersama 
dengan tujuan untuk memperoleh laba. 
Dalam pendirian sebuah perusahaan yang 
merupakan persekutuaan dari dua orang 
atau lebih, harus dimulai dengan setoran 
modal yang berupa kas, aktiva tidak 
berwujud, aktiva tetap.
 Berusaha Bersama-sama (Mutual Agency) 
Setiap anggota merupakan agen dari pada persekutuan 
untuk mencapai tujuan usahanya 
 Jangka waktu terbatas (Limited life) 
Persekutuan tetap ada selama orang-orang (badan-badan) 
yang mengadakan persekutuan itu ada dan 
masing-masing masih tetap menghendakinya. Setiap 
perubahan yang berhubungan dengan maksud mengkahiri 
penjanjian dari para anggota berarti membubarkan 
persekutuan. Penarikan modal atau kaitan seorang 
anggota otomatis membubarkan persekutuan.
 Persekutuan Firma(general partnership) 
Persekutuan yang didirikan atau diadakan untuk 
menjalankan perusahaan dengan menggunakan 
nama bersama dimana semua sekutu bertanggung 
jawab penuh dan biasanya ikut aktif mengelola 
perusahaan. 
 Persekutuan Komanditer(Limited Partnership) 
Bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha 
bersama dimana salah satu atau lebih dari 
anggotanya bertanggung jawab terbatas.
Persekutuan Perdagangan 
Persekutuan yang usaha pokoknya adalah pembuatan, 
pembelian, dan penjualan barang dagangan. 
Persekutuan Jasa-jasa 
Persekutuan yang bertujuan untuk memberikan jasa-jasa 
karena keahliannya, misalnya persekutuan antara akuntan, 
advokat dll. 
Persekutuan Umum 
Persekutuan dimana semua anggotanya dapat bertindak atas 
nama perusahaan dan kepadanya dapat diminta pertanggung 
jawaban atas kewajiban-kewajiban persekutuan. Masing-masing 
anggota disebut sekutu umum.
Persekutuan Terbatas 
Persekutuan dimana aktivitas angota tertentu dibatasi dan 
sebaliknya tanggung jawab masing-masing anggota akan 
dibatasi samapi jumlah tertentu, yang mungkin sejumlah 
investasi yag telah diberikannya. Angota tersebut disebut 
sekutu terbatas. 
Join Stock Companies 
Persekutuan dimana struktur modalnya berupansaham-saham 
yang dapat dipindah tangankan. Perpindahan hak 
atas saham-saham tersebut tidak boleh mengganggu 
kontinuitas usaha persekutuan.
1. Bentuk persekutuan seperti firma lebih mudah 
dalam pendiriannya. 
2. Bentuk persekutuan seperti firma juga lebih mudah 
dalam pembubarannya . 
3. Bentuk persekutuan juga mempunyai kebebebasan 
dan keluwesan dalam menentukan 
bentuk usahanya. 
4. Kebebasan masing-masing sekutu dalam 
pengambilan keputusan. 
5. Persekutuan hanya wajib melaporkan pajaknya 
tetapi bukan pembayar pajaknya karena 
pajaknya berupa pajak penghasilan.
1. Tanggung jawab pribadi sekutu akan hutang 
perusahaan. 
2. Kelangsungan hidup perusahaan biasanya 
terbatas karena ikut ditetukan oleh perjanjian 
dalam pendirian persekutuan. 
3. Kesulitan dalam memindahtangankan 
kepentingan pemilik.
Besarnya investasi dari masing-masing anggota 
Hak dan kewajiban anggota 
Buku-buku catatan dan laporan keuangan 
Pembagian keuntungan 
Hal-hal khusus yang menyangkut masalah 
pembebanan dan penerimaan imbalan jasa tertentu 
diantara para anggota. 
Penarikan kembali modal yang disetor 
Asuransi jiwa kematian salah satu anggota 
Penyelesaian apabila ada perselisihan diantara 
para anggota dan lain-lain.
pembentukan persekutuan

pembentukan persekutuan

  • 1.
    Muh. Fadhly Arsani 12.03.4083
  • 2.
    Pembentukan Persekutuan dapatdidefinisikan sebagai suatu gabungan atau asosiasi dari dua individu atau lebih untuk memiliki dan menyelenggarakan suatu usaha secara bersama dengan tujuan untuk memperoleh laba. Dalam pendirian sebuah perusahaan yang merupakan persekutuaan dari dua orang atau lebih, harus dimulai dengan setoran modal yang berupa kas, aktiva tidak berwujud, aktiva tetap.
  • 3.
     Berusaha Bersama-sama(Mutual Agency) Setiap anggota merupakan agen dari pada persekutuan untuk mencapai tujuan usahanya  Jangka waktu terbatas (Limited life) Persekutuan tetap ada selama orang-orang (badan-badan) yang mengadakan persekutuan itu ada dan masing-masing masih tetap menghendakinya. Setiap perubahan yang berhubungan dengan maksud mengkahiri penjanjian dari para anggota berarti membubarkan persekutuan. Penarikan modal atau kaitan seorang anggota otomatis membubarkan persekutuan.
  • 4.
     Persekutuan Firma(generalpartnership) Persekutuan yang didirikan atau diadakan untuk menjalankan perusahaan dengan menggunakan nama bersama dimana semua sekutu bertanggung jawab penuh dan biasanya ikut aktif mengelola perusahaan.  Persekutuan Komanditer(Limited Partnership) Bentuk perjanjian kerja sama untuk berusaha bersama dimana salah satu atau lebih dari anggotanya bertanggung jawab terbatas.
  • 5.
    Persekutuan Perdagangan Persekutuanyang usaha pokoknya adalah pembuatan, pembelian, dan penjualan barang dagangan. Persekutuan Jasa-jasa Persekutuan yang bertujuan untuk memberikan jasa-jasa karena keahliannya, misalnya persekutuan antara akuntan, advokat dll. Persekutuan Umum Persekutuan dimana semua anggotanya dapat bertindak atas nama perusahaan dan kepadanya dapat diminta pertanggung jawaban atas kewajiban-kewajiban persekutuan. Masing-masing anggota disebut sekutu umum.
  • 6.
    Persekutuan Terbatas Persekutuandimana aktivitas angota tertentu dibatasi dan sebaliknya tanggung jawab masing-masing anggota akan dibatasi samapi jumlah tertentu, yang mungkin sejumlah investasi yag telah diberikannya. Angota tersebut disebut sekutu terbatas. Join Stock Companies Persekutuan dimana struktur modalnya berupansaham-saham yang dapat dipindah tangankan. Perpindahan hak atas saham-saham tersebut tidak boleh mengganggu kontinuitas usaha persekutuan.
  • 7.
    1. Bentuk persekutuanseperti firma lebih mudah dalam pendiriannya. 2. Bentuk persekutuan seperti firma juga lebih mudah dalam pembubarannya . 3. Bentuk persekutuan juga mempunyai kebebebasan dan keluwesan dalam menentukan bentuk usahanya. 4. Kebebasan masing-masing sekutu dalam pengambilan keputusan. 5. Persekutuan hanya wajib melaporkan pajaknya tetapi bukan pembayar pajaknya karena pajaknya berupa pajak penghasilan.
  • 8.
    1. Tanggung jawabpribadi sekutu akan hutang perusahaan. 2. Kelangsungan hidup perusahaan biasanya terbatas karena ikut ditetukan oleh perjanjian dalam pendirian persekutuan. 3. Kesulitan dalam memindahtangankan kepentingan pemilik.
  • 9.
    Besarnya investasi darimasing-masing anggota Hak dan kewajiban anggota Buku-buku catatan dan laporan keuangan Pembagian keuntungan Hal-hal khusus yang menyangkut masalah pembebanan dan penerimaan imbalan jasa tertentu diantara para anggota. Penarikan kembali modal yang disetor Asuransi jiwa kematian salah satu anggota Penyelesaian apabila ada perselisihan diantara para anggota dan lain-lain.