BY. Angelina A. Sare
Mata Kuliah: Tata Tulis Laporan dan Teknik
Presentasi
  Tujuan instruksional umum:
  Setelah mengikuti pembelajaran, karyasiswa dapat
  membuat laporan dan mempresentasikannya dengan
  baik, didukung oleh peraga interaksi berbasis
  komputer.
  Tujuan Instruksional Khusus:
  Karyasiswa dapat mengetahui tentang laporan laporan
  dan sistematikanya.
Pengertian Laporan
         bentuk karangan yang berisi
       rekaman kegiatan tentang suatu
       yang sedang dikerjakan, digarap,
          diteliti, atau diamati, dan
       mengandung saran-saran untuk
          dilaksanakan. Laporan ini
          disampaikan dengan cara
             seobjektif mungkin.
Syarat-syarat Penulisan Laporan
 mengandung masalah serta pemecahannya ;
 masalah harus merangsang atau menarik perhatian
  pembaca;
 lengkap dan tuntas, artinya membeberkan semua segi
  yang berkaitan dengan masalahnya; dan
 disusun menurut sistem tertentu dan metode tertentu
  sehingga mudah dimengerti dan dipahami.
Ciri-ciri penulisan laporan
1.   Harus bersistematika , bersifat sistematis


                   BAB II         BAB III         BAB IV      BAB V
     BAB I
                LANDASAN        METODE         HASIL DAN   KESIMPULAN
PENDAHULUAN                                                 DAN SARAN
                  TEORI        PENELITIAN     PEMBAHASAN




2. Bahasa: Kalimat Efektif, denotatif
3. logis,
4. Objektif, faktual
5. Teruji.
Fungsi laporan
                          Sebagai syarat
      Sebagai bahan      menempuh Ujian
   pertanggungjawaban   Akhir pada Program
                        Teknik sipil Umum
Tujuan laporan
   Mengenal pasti masalah
   Memberikan maklumat dan fakta
   Menyajikan penyelesaian
   Menyajikan tindakan yang perlu dilakukan
   Membuat kesimpulan
   Menilai sesuatu penyelidikan atau aktiviti
   Membuat rekod sesuatu peristiwa
   Menguraikan sesuatu peristiwa, prosedur, tindakan dll.
     Laporan boleh berbentuk pendek atau panjang dalam format informal
    atau formal
Jenis-jenis Karya Ilmiah
                                        Esai
                       Makalah
  Laporan tugas
 akhir, lap. Kerja                     Kritik
 praktik, lap. Uji
        lab
                     Skripsi, Tesis,
                                       Resensi
                       Disertasi
• Skripsi, karya tulis yang diajukan untuk mencapai gelar
  sarjana atau sarjana muda. Skripsi ditulis berdasarkan
  studi pustaka atau penelitian bacaan, penyelidikan,
  observasi, atau penelitian lapangan sebagai prasyarat
  akademis yang harus ditempuh, dipertahankan dan
  dipertanggungjawabkan oleh penyusun dalam sidang
  ujian.
• mempunyai tingkat pembahasan lebih dalam daripada
  skripsi. Pernyataan-pernyataan dan teori dalam tesis
  didukung oleh argumen-argumen yang lebih kuat, jika
  dibandingkan dengan skripsi. Tesis ditulis dengan
  bimbingan seorang dosen senior yang bertangungjawab
  dalam bidang studi tertentu

 • karangan yang berisi rekaman kegiatan tentang suatu
   yang sedang dikerjakan, digarap, diteliti, atau diamati,
   dan mengandung saran-saran untuk dilaksanakan.
   Laporan ini disampaikan dengan cara seobjektif
   mungkin.



 • ditulis oleh siswa atau mahasiswa sehubungan dengan
   tugas dalam bidang studi tertentu. Makalah dapat
   berupa hasil pembahasan buku atau hasil suatu
   pengamatan.
• karangan yang diajukan untuk mencapai
              gelar doktor, yaitu gelar tertinggi yang
Disertasi     diberikan oleh suatu univesitas. Penulisan
              desertasi ini di bawah bimbingan
              promotor atau dosen yang berpangkat
              profesor, dan isinya pembahasan masalah
              yang lebih kompleks dan lebih mendalam
              daripada persoalan dalam tesis.
            • karya tulis yang berisi hasil penimbangan,
              pengulasan, atau penilaian sebuah buku.
              Resensi yang disebut juga timbangan buku
              atau book review sering disampaikan kepada
              sidang pembaca melalui surat kabar atau
              majalah.
            • Kritik sebagai bentuk karangan berisi
              penilaian baik-buruknya suatu karya
              secara objektif. Kritik tidak hanya mencari
              kesalahan atau cacat suatu karya, tetapi
              juga menampilkan kelebihan atau
              keunggulan karya itu seperti adanya.
            • semacam kritik yang lebih bersifat
   Esai       subjektif. Maksudnya apa yang
              dikemukakan dalam esai lebih merupakan
              pendapat pribadi penulisnya.
Jenis-jenis laporan
 Laporan Lab/praktikum
 Laporan PKL
 Laporan Studi Kasus
 Laporan Tugas Akhir
(1) Pemantapan pengetahuan teoretis yang telah dipelajari;
(2) Pengembangan keterampilan menggunakan peralatan-
    peralatan standar laboratorium sains;
(3) Pembinaan sikap ilmiah dalam bekerja di laboratorium
    sains; dan
(4) Pengembangan kemampuan menulis laporan kegiatan
    laboratorium.
Laporan praktikum
   laporan praktikum mesti memenuhi kriteria:
(1) Nalar (logic);
(2) Kejelasan (clarity); dan
(3) Presisi (precision) : ketepatan, ketelitian.
    Dalam kaitan ini kecermatan berbahasa dalam
    menulis laporan sangat penting peranannya, karena
    faktor ini dapat membuat suatu laporan memenuhi
    tiga kriteria tadi
Perlu diingat bahwa sebuah laporan praktikum adalah
   wahana penyampaian pesan dari mahasiswa sebagai
   komunikator kepada pembaca laporan itu (dosen dan
   mahasiswa lain) tentang:
(1) Masalah apa yang diselidiki;
(2) Pengetahuan teoretis apa yang dijadikan landasan
    bagi penetapan prosedur/metode penyelidikan:
(3) Apa yang dilakukan untuk pengumpulan data dan
    informasi;
(4) Data apa yang terkumpul dan temuan apa yang
    dihasilkan dari analisis data;
(5) Pembahasan (diksusi) tentang hasil yang diperoleh,
    khususnya mengenai implikasi temuan
(6) Kesimpulan apa yang dapat ditarik.
laporan praktikum umumnya terdiri atas komponen-komponen:
  (1) Tujuan, yang memaparkan permasalahan apa yang akan
  diselidiki; (2) Teori, yang memaparkan konsep dan prinsip yang
  melandasi penyelidikan yang dilakukan; (3) Alat dan bahan,
  yang merupakan paparan tentang jenis alat dan bahan yang
  dipakai, baik nama maupun ukuran. Apabila alat ukur elektronik
  tertentu dipergunakan, hendaknya disertakan merk dan nomor
  serinya. Bahan kimia perlu dilaporkan dengan konsentrasinya
  (bila larutan) dan kemurniannya (bila zat murni); (3) Prosedur
  percobaan, yang memaparkan tahap-demi tahap yang
  dilakukan; (4) Hasil Percobaan , yang mengungkapkan data
  yang telah ditabulasi, hasil analisis data, baik secara statistik
  maupun tidak, serta temuan-temuan penting percobaan sebagai
  hasil analisis data; (5) Pembahasan, yang mengungkapkan
  rasionalisasi (penjelasan yang masuk akal) terhadap berbagai
  temuan yang menarik, misalnya perbedaan antara prediksi
  teoretis dengan realita yang diamati; (6) Kesimpulan , sebagai
  pernyataan singkat yang mengungkapkan hasil penyelidikan
  secara menyeluruh.
Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu bentuk
emplementasi secara sistematis dan sinkron antara
program pendidikan di kampus dengan program
penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan
kerja secara langsung di dunia kerja untuk mencapai
tingkat keahlian tertentu.
Metode dan teknik penyusunan laporan
1. Metode Penyusunan
 Dalam penyusunan laporan ini penulis menggunakan metode
   deskriptif mengargumentasikan dan memaparkan permasalahan
   secara terperinci sesuai dengan data dan fakta yang ada.
2.Teknik Penyusunan
 Observasi
   Yaitu melaksanakan secara langsung di perusahaan melalui teori yang
   kemudian terapkan dalam bentuk kegiatan atau Praktek Kerja
   Lapangan (PKL) ini.
 Interview
   Yaitu Mengumpulkan data dengan cara melakukan Tanya jawab secara
   langsung, hal ini dilakukan untuk memperoleh suatu informasi yang
   tepat dan jelas yang dibutuhkan di dalam penyusunan laporan.
 Study Literatur
   Dalam hal ini penulis mengumpulkan data dan cara mencari serta
   membaca buku- buku di perpustakaan yang ada kaitannya dengan
   pembahasan masalah.
Perwajahan adalah tata letak unsur-unsur karangan ilmiah
  dan aturan penulisan. Dari perwajahan ini, akan
  dimunculkan tampilan atauformat penulisan karya ilmiah.
  Perwajahan itu meliputi ukuran kertas,
 huruf yang dipakai, spasi, marjin atau tepi batas (pias)

                   4cm



      4cm                        3cm




                    3cm
Huruf yang dipakai adalah times new roman ukuran 12
atau arial ukuran 11 (untuk teks)
Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua
spasi, sedangkan abstrak adalah satu spasi.
Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan
judul bab adalah 14, sedangkan ukuran huruf untuk
nama lembaga 16
Seperti halnya dengan tulisan-tulisan atau
karangan pada umumnya, laporan harus
disampaikan dalam bentuk dan struktur yang
baik. Bentuk lebih banyak dipertalikan dengan
cara pengetikan dan penyusunan, sedangkan
struktur lebih dipertalikan dengan organisasinya:
Pendahuluan dan Isi laporan dapat mendahului
Kesimpulan dan Saran. Bentuk yang kedua dibuat
dengan pertimbangan bahwa yang paling penting bagj
penerima laporan adalah Kesimpulan dan Saran.
Pendahuluan dan Isi Laporan hanya mempunyai
fungsi umum yaitu sebagai bahan ilustrasi atau bahan
penjelasan.
Halaman judul biasanya pertama-tama memuat
pokok atau topik laporan, kedua, orang atau badan
yang akan menerima laporan, ketiga, orang atau
badan yang membuat laporan, dan keempat,
penanggalan laporan. Halaman judul hanya
merupakan suátu label, sebuah etiket pengenal. Sebab
itu jangan mempergunakan judul yang terlalu
panjang. yang hanya akan mengaburkan pokok
persoalan yang akan dilaporkan. Sebuah laporan yang
bersifat rutin atau berkala, tidak memerlukan
halaman judul. Penjelasan mengenai laporan bulanan,
tigabulanan, tahunan, dan sebagainya, sudah
menunjukkan bahwa laporan tersebut merupakan
laporan rutin atau laporan berkala.
Surat penyerahan (letter of transmittal) berfungsi
sebagai Kata Pengantar pada sebuah buku. Sifatnya
dan panjangnya berbeda-beda sesuai dengan tujuan
dan Pada prinsipnya daftar isi laporan sama dengan
daftar isi buku. Daftar isi memuat rekapitulasi dari
semua judul yang ada dalam laporan itu. Dengan
demikian para pembaca atau penerima laporan dapat
segera mengetahui apa isi laporan itu. Pokok-pokok
yang paling penting kedudukannya ditempatkan
semakin ke kiri, sebaliknya semakin berkurang
kepentingannya ditempatkan semakin ke kanan.
Penggunaan angka-angka atau huruf-huruf sebagai
penanda tingkatan judul sesuai dengan teksnya, akan
lebih memudahkan pernbaca mengenal struktur
laporan itu.
 sifat topiknya.
Abstrak adalah suatu bagian uraian yang sangat singkat,
jarang lebih panjang dari enam atau delapan baris,
bertujuan untuk menerangkan kepada pembaca-pembaca
aspek-aspek mana yang tercakup dalam sebuah uraian
tanpa berusaha mengatakan apa yang dibicarakan
mengenai aspek-aspek itu. Sebuah abstrak dengan
pengertian ini dapat dibuat untuk sebuah laporan atau
untuk semua jenis tulisan yang lain. Jika ditulis sebagai
suatu bagian dari laporan, maka bagian inilah yang mula-
mula dihadapi pembaca, agar segera ia mengetahui aspek-
aspek mana yang ditulis dalam laporan itu, tanpa
mempersoalkan bagaimana pandangan pe-nulis laporan
mengenai aspek-aspek tersebut. Sesuai dengan sifatnya itu,
abstrak merupakan bagian yang berdiri sendiri. Abstrak-
abstrak semacam ini seringkali muncul dalam penerbitan-
penerbitan khusus, untuk menyampaikan informasi
mengenai suatu masalah kepada para pembaca.
Pengertian ikhtisar, sekurang-kurangnya ikhtisar
dalam hubungan dengan laporan, merupakan suatu
bagian dari tuiisan yang menyampaikan suatu
informasi yang penting dari sebuah laporan dalam
bentuk yang sangat singkat. Walaupun bentuk ikhtisar
itu singkat, narhun tidak sesingkat abstrak. Bila
abstrak hanya menyampaikan aspek-aspek mana saja
yang dikemukakan dalam laporan, maka ikhtisar
memasuk-kan pula informasi mengenai aspek-aspek
itu. Bila perbedaan antara abstrak dan ikhtisar ditinjau
dari unsur-unsur pembentuk terria (lihat bab
mengenai Ringkasan dan Tema) maka abstrak hanya
mengandung topik persoalan, sedangkan ikhtisar
mengandung topik persoalan dan tujuan yang akan
dicapai melalui topik tadi.
Tata Tulis Laporan Dan Teknik Presentasi

Tata Tulis Laporan Dan Teknik Presentasi

  • 1.
  • 2.
    Mata Kuliah: TataTulis Laporan dan Teknik Presentasi Tujuan instruksional umum: Setelah mengikuti pembelajaran, karyasiswa dapat membuat laporan dan mempresentasikannya dengan baik, didukung oleh peraga interaksi berbasis komputer. Tujuan Instruksional Khusus: Karyasiswa dapat mengetahui tentang laporan laporan dan sistematikanya.
  • 3.
    Pengertian Laporan bentuk karangan yang berisi rekaman kegiatan tentang suatu yang sedang dikerjakan, digarap, diteliti, atau diamati, dan mengandung saran-saran untuk dilaksanakan. Laporan ini disampaikan dengan cara seobjektif mungkin.
  • 4.
    Syarat-syarat Penulisan Laporan mengandung masalah serta pemecahannya ;  masalah harus merangsang atau menarik perhatian pembaca;  lengkap dan tuntas, artinya membeberkan semua segi yang berkaitan dengan masalahnya; dan  disusun menurut sistem tertentu dan metode tertentu sehingga mudah dimengerti dan dipahami.
  • 5.
    Ciri-ciri penulisan laporan 1. Harus bersistematika , bersifat sistematis BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB I LANDASAN METODE HASIL DAN KESIMPULAN PENDAHULUAN DAN SARAN TEORI PENELITIAN PEMBAHASAN 2. Bahasa: Kalimat Efektif, denotatif 3. logis, 4. Objektif, faktual 5. Teruji.
  • 6.
    Fungsi laporan Sebagai syarat Sebagai bahan menempuh Ujian pertanggungjawaban Akhir pada Program Teknik sipil Umum
  • 7.
    Tujuan laporan  Mengenal pasti masalah  Memberikan maklumat dan fakta  Menyajikan penyelesaian  Menyajikan tindakan yang perlu dilakukan  Membuat kesimpulan  Menilai sesuatu penyelidikan atau aktiviti  Membuat rekod sesuatu peristiwa  Menguraikan sesuatu peristiwa, prosedur, tindakan dll. Laporan boleh berbentuk pendek atau panjang dalam format informal atau formal
  • 8.
    Jenis-jenis Karya Ilmiah Esai Makalah Laporan tugas akhir, lap. Kerja Kritik praktik, lap. Uji lab Skripsi, Tesis, Resensi Disertasi
  • 9.
    • Skripsi, karyatulis yang diajukan untuk mencapai gelar sarjana atau sarjana muda. Skripsi ditulis berdasarkan studi pustaka atau penelitian bacaan, penyelidikan, observasi, atau penelitian lapangan sebagai prasyarat akademis yang harus ditempuh, dipertahankan dan dipertanggungjawabkan oleh penyusun dalam sidang ujian. • mempunyai tingkat pembahasan lebih dalam daripada skripsi. Pernyataan-pernyataan dan teori dalam tesis didukung oleh argumen-argumen yang lebih kuat, jika dibandingkan dengan skripsi. Tesis ditulis dengan bimbingan seorang dosen senior yang bertangungjawab dalam bidang studi tertentu • karangan yang berisi rekaman kegiatan tentang suatu yang sedang dikerjakan, digarap, diteliti, atau diamati, dan mengandung saran-saran untuk dilaksanakan. Laporan ini disampaikan dengan cara seobjektif mungkin. • ditulis oleh siswa atau mahasiswa sehubungan dengan tugas dalam bidang studi tertentu. Makalah dapat berupa hasil pembahasan buku atau hasil suatu pengamatan.
  • 10.
    • karangan yangdiajukan untuk mencapai gelar doktor, yaitu gelar tertinggi yang Disertasi diberikan oleh suatu univesitas. Penulisan desertasi ini di bawah bimbingan promotor atau dosen yang berpangkat profesor, dan isinya pembahasan masalah yang lebih kompleks dan lebih mendalam daripada persoalan dalam tesis. • karya tulis yang berisi hasil penimbangan, pengulasan, atau penilaian sebuah buku. Resensi yang disebut juga timbangan buku atau book review sering disampaikan kepada sidang pembaca melalui surat kabar atau majalah. • Kritik sebagai bentuk karangan berisi penilaian baik-buruknya suatu karya secara objektif. Kritik tidak hanya mencari kesalahan atau cacat suatu karya, tetapi juga menampilkan kelebihan atau keunggulan karya itu seperti adanya. • semacam kritik yang lebih bersifat Esai subjektif. Maksudnya apa yang dikemukakan dalam esai lebih merupakan pendapat pribadi penulisnya.
  • 11.
    Jenis-jenis laporan  LaporanLab/praktikum  Laporan PKL  Laporan Studi Kasus  Laporan Tugas Akhir (1) Pemantapan pengetahuan teoretis yang telah dipelajari; (2) Pengembangan keterampilan menggunakan peralatan- peralatan standar laboratorium sains; (3) Pembinaan sikap ilmiah dalam bekerja di laboratorium sains; dan (4) Pengembangan kemampuan menulis laporan kegiatan laboratorium.
  • 12.
    Laporan praktikum laporan praktikum mesti memenuhi kriteria: (1) Nalar (logic); (2) Kejelasan (clarity); dan (3) Presisi (precision) : ketepatan, ketelitian. Dalam kaitan ini kecermatan berbahasa dalam menulis laporan sangat penting peranannya, karena faktor ini dapat membuat suatu laporan memenuhi tiga kriteria tadi
  • 13.
    Perlu diingat bahwasebuah laporan praktikum adalah wahana penyampaian pesan dari mahasiswa sebagai komunikator kepada pembaca laporan itu (dosen dan mahasiswa lain) tentang: (1) Masalah apa yang diselidiki; (2) Pengetahuan teoretis apa yang dijadikan landasan bagi penetapan prosedur/metode penyelidikan: (3) Apa yang dilakukan untuk pengumpulan data dan informasi; (4) Data apa yang terkumpul dan temuan apa yang dihasilkan dari analisis data; (5) Pembahasan (diksusi) tentang hasil yang diperoleh, khususnya mengenai implikasi temuan (6) Kesimpulan apa yang dapat ditarik.
  • 14.
    laporan praktikum umumnyaterdiri atas komponen-komponen: (1) Tujuan, yang memaparkan permasalahan apa yang akan diselidiki; (2) Teori, yang memaparkan konsep dan prinsip yang melandasi penyelidikan yang dilakukan; (3) Alat dan bahan, yang merupakan paparan tentang jenis alat dan bahan yang dipakai, baik nama maupun ukuran. Apabila alat ukur elektronik tertentu dipergunakan, hendaknya disertakan merk dan nomor serinya. Bahan kimia perlu dilaporkan dengan konsentrasinya (bila larutan) dan kemurniannya (bila zat murni); (3) Prosedur percobaan, yang memaparkan tahap-demi tahap yang dilakukan; (4) Hasil Percobaan , yang mengungkapkan data yang telah ditabulasi, hasil analisis data, baik secara statistik maupun tidak, serta temuan-temuan penting percobaan sebagai hasil analisis data; (5) Pembahasan, yang mengungkapkan rasionalisasi (penjelasan yang masuk akal) terhadap berbagai temuan yang menarik, misalnya perbedaan antara prediksi teoretis dengan realita yang diamati; (6) Kesimpulan , sebagai pernyataan singkat yang mengungkapkan hasil penyelidikan secara menyeluruh.
  • 15.
    Praktek Kerja Lapanganadalah salah satu bentuk emplementasi secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di kampus dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara langsung di dunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu.
  • 16.
    Metode dan teknikpenyusunan laporan 1. Metode Penyusunan  Dalam penyusunan laporan ini penulis menggunakan metode deskriptif mengargumentasikan dan memaparkan permasalahan secara terperinci sesuai dengan data dan fakta yang ada. 2.Teknik Penyusunan  Observasi Yaitu melaksanakan secara langsung di perusahaan melalui teori yang kemudian terapkan dalam bentuk kegiatan atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini.  Interview Yaitu Mengumpulkan data dengan cara melakukan Tanya jawab secara langsung, hal ini dilakukan untuk memperoleh suatu informasi yang tepat dan jelas yang dibutuhkan di dalam penyusunan laporan.  Study Literatur Dalam hal ini penulis mengumpulkan data dan cara mencari serta membaca buku- buku di perpustakaan yang ada kaitannya dengan pembahasan masalah.
  • 17.
    Perwajahan adalah tataletak unsur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. Dari perwajahan ini, akan dimunculkan tampilan atauformat penulisan karya ilmiah. Perwajahan itu meliputi ukuran kertas,  huruf yang dipakai, spasi, marjin atau tepi batas (pias)  4cm  4cm 3cm 3cm
  • 18.
    Huruf yang dipakaiadalah times new roman ukuran 12 atau arial ukuran 11 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi, sedangkan abstrak adalah satu spasi. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14, sedangkan ukuran huruf untuk nama lembaga 16
  • 19.
    Seperti halnya dengantulisan-tulisan atau karangan pada umumnya, laporan harus disampaikan dalam bentuk dan struktur yang baik. Bentuk lebih banyak dipertalikan dengan cara pengetikan dan penyusunan, sedangkan struktur lebih dipertalikan dengan organisasinya: Pendahuluan dan Isi laporan dapat mendahului Kesimpulan dan Saran. Bentuk yang kedua dibuat dengan pertimbangan bahwa yang paling penting bagj penerima laporan adalah Kesimpulan dan Saran. Pendahuluan dan Isi Laporan hanya mempunyai fungsi umum yaitu sebagai bahan ilustrasi atau bahan penjelasan.
  • 20.
    Halaman judul biasanyapertama-tama memuat pokok atau topik laporan, kedua, orang atau badan yang akan menerima laporan, ketiga, orang atau badan yang membuat laporan, dan keempat, penanggalan laporan. Halaman judul hanya merupakan suátu label, sebuah etiket pengenal. Sebab itu jangan mempergunakan judul yang terlalu panjang. yang hanya akan mengaburkan pokok persoalan yang akan dilaporkan. Sebuah laporan yang bersifat rutin atau berkala, tidak memerlukan halaman judul. Penjelasan mengenai laporan bulanan, tigabulanan, tahunan, dan sebagainya, sudah menunjukkan bahwa laporan tersebut merupakan laporan rutin atau laporan berkala.
  • 21.
    Surat penyerahan (letterof transmittal) berfungsi sebagai Kata Pengantar pada sebuah buku. Sifatnya dan panjangnya berbeda-beda sesuai dengan tujuan dan Pada prinsipnya daftar isi laporan sama dengan daftar isi buku. Daftar isi memuat rekapitulasi dari semua judul yang ada dalam laporan itu. Dengan demikian para pembaca atau penerima laporan dapat segera mengetahui apa isi laporan itu. Pokok-pokok yang paling penting kedudukannya ditempatkan semakin ke kiri, sebaliknya semakin berkurang kepentingannya ditempatkan semakin ke kanan. Penggunaan angka-angka atau huruf-huruf sebagai penanda tingkatan judul sesuai dengan teksnya, akan lebih memudahkan pernbaca mengenal struktur laporan itu. sifat topiknya.
  • 22.
    Abstrak adalah suatubagian uraian yang sangat singkat, jarang lebih panjang dari enam atau delapan baris, bertujuan untuk menerangkan kepada pembaca-pembaca aspek-aspek mana yang tercakup dalam sebuah uraian tanpa berusaha mengatakan apa yang dibicarakan mengenai aspek-aspek itu. Sebuah abstrak dengan pengertian ini dapat dibuat untuk sebuah laporan atau untuk semua jenis tulisan yang lain. Jika ditulis sebagai suatu bagian dari laporan, maka bagian inilah yang mula- mula dihadapi pembaca, agar segera ia mengetahui aspek- aspek mana yang ditulis dalam laporan itu, tanpa mempersoalkan bagaimana pandangan pe-nulis laporan mengenai aspek-aspek tersebut. Sesuai dengan sifatnya itu, abstrak merupakan bagian yang berdiri sendiri. Abstrak- abstrak semacam ini seringkali muncul dalam penerbitan- penerbitan khusus, untuk menyampaikan informasi mengenai suatu masalah kepada para pembaca.
  • 23.
    Pengertian ikhtisar, sekurang-kurangnyaikhtisar dalam hubungan dengan laporan, merupakan suatu bagian dari tuiisan yang menyampaikan suatu informasi yang penting dari sebuah laporan dalam bentuk yang sangat singkat. Walaupun bentuk ikhtisar itu singkat, narhun tidak sesingkat abstrak. Bila abstrak hanya menyampaikan aspek-aspek mana saja yang dikemukakan dalam laporan, maka ikhtisar memasuk-kan pula informasi mengenai aspek-aspek itu. Bila perbedaan antara abstrak dan ikhtisar ditinjau dari unsur-unsur pembentuk terria (lihat bab mengenai Ringkasan dan Tema) maka abstrak hanya mengandung topik persoalan, sedangkan ikhtisar mengandung topik persoalan dan tujuan yang akan dicapai melalui topik tadi.