Oleh:
DR. Ani Cahyadi Maseri, S.Ag, M.Pd
KOMPETENSI DIKLAT:
SETELAH MENGIKUTI KEGIATAN INI, PESERTA
DIHARAPKAN MAMPU:
1. MEMAHAMI TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH;
2. MEMAHAMI BERBAGAI JENIS PENULISAN
KARYA ILMIAH
3. MEMBUAT SALAH SATU TULISAN KARYA
ILMIAH UNTUK DIPUBLIKASIKAN
Semua
orang bisa
menulis
NOTED
Menulis itu mudah, terutama bagi yang mau menulis
Jadi, syarat pertama untuk bisa menulis dan menjadi penulis
adalah kemauan
Jika kemauan belum muncul, padahal tuntutan menghasilkan
karya tulis terus menghantui kita, kita harus memotivasi diri
sendiri
Jadi, syarat kedua untuk jadi penulis adalah kemampuan
memotivasi diri sendiri
Bagaimana cara memotivasi diri sendiri?
Tergantung diri sendiri, tetapi keinginan-keinginan tertentu
sering manjur untuk maksud itu
Misalnya, karena ingin cepat selesai kuliah, namanya dikenal
orang (terkenal), pendapatnya diketahui orang, membuat tulisan
karena masalah seperti itu belum ditulis orang, menanggapi
tulisan, pendapat, atau mereaksi suatu keadaan, menambah
penghasilan, dll
lanjutan…
Lazimnya, orang mempunyai kemauan dan termotivasi karena
memiliki pengetahuan dan kemampuan
Pengetahuan dan kemampuan adalah syarat berikutnya untuk
menjadi penulis
Tetapi, jika kita telah mempunyai kemauan dan motivasi,
pengetahuan dan kemampuan lebih mudah untuk dikembangkan
Pengetahuan dan kemampuan berkaitan dengan isi tulisan, apa yang
diuraikan dalam karyatulis
Namun, ia juga berkaitan dengan cara dan tatacara mengungkapnya
Yang terakhir itu berkaitan dengan kemampuan membahasakan apa
yang ingin diungkapkan dan format penulisan
Jadi, pada intinya, untuk menjadi penulis atau
menghasilkan karya tulis orang harus memiliki kemauan,
motivasi, pengetahuan, dan kemampuan
lanjutan…
Pengetahuan dan kemampuan juga terkait dengan cara
mengungkapkan gagasan: aspek bahasa
Kemampuan mengungkapkan ide dalam bahasa yang benar dan
komunikatif adalah kunci keberhasilan seeseorang untuk menjadi
penulis
Singkatnya, ada dua unsur pengetahuan & kemampuan yang harus
dimiliki: apa yang akan diungkapkan (isi) dan bagaimana cara
mengungkapkan (bentuk)
Aspek isi dan bentuk adalah dua hal yang mendukung eksistensi
sebuah karya tulis; keduanya saling terkait dan saling melengkapi
Tulisan dengan bahasa yang benar jika isi tidak meyakinkan,
orang akan malas membaca karena tidak memberi nilai tambah
Tulisan dengan ide yang bagus, orisinal, dan luas, tetapi jika
bahasanya tidak benar akan kacau (bahasa menunjukkan karakter
penulis)
Berlatih menulis karya ilmiah mesti melibatkan kedua unsur itu
Mengapa perlu menulis karya
ilmiah?
• Merupakan bagian dari kehidupan akademis,
untuk berkomunikasi serta memberdayakan diri
sendiri dan orang lain.
• Mahasiswa sebagai ilmuwan memiliki
tanggungjawab untuk selalu mendalami,
mengembangkan, dan mencari temuan baru dalam
bidang keilmuan.
Apa dan seperti apa karya
ilmiah?
• Berpikir ilmiah: berpikir rasional& empirik
Rasional: mendasarkan pada penalaran
Empirik: mendasarkan pada bukti-bukti faktual
• Berpikir ilmiah: gabungan berpikir rasional dan
empirik
• Proses berpikir ilmiah:
Mengajukan masalah
Merumuskan hipotesis
Menguji hipotesis berdasarkan data
Apa dan seperti apa karya
ilmiah?
• Berpikir ilmiah: berpikir deduktif & berpikir induktif
• Berpikir deduktif: menarik kesimpulan dimulai dari
pernyataan umum menuju pernyataan khusus
berdasarkan penalaran(rasio). Hasil: hipotesis
• Berpikir induktif: kebalikan berpikir deduktif: menarik
kesimpulan dimulai dari pernyataan/fakta-fakta khusus
menuju pernyataan yang bersifat umum berdasarkan
hasil pengamatan di lapangan atau pengalaman
empirik, dengan cara mengolah data (misalnya dengan
statistika) untuk melakukan generalisasi. Hasil:
kesimpulan umum.
JENIS KARYA TULIS ILMIAH
Dapat dilihat dari,
a. Laporan teknik (hasil
survei/eksperimen/partisipasi)
1. Laporan
b. Laporan penelitian (hasil
pengkajian literatur dan
pendekatan empiris)
2. Buku daras (text books) buku untuk
dipelajari
 isinya kumpulan teori suatu
ilmu
A. Status
(siapa yang menulis?)
Tujuan Subjektif
3. kertas kerja
4. makalah
5. Skripsi
6. Tesis
7. Disertasi
B. Tujuan Objektif (isinya apa?)/ Tujuan
praktis
1. Menjelaskan masalah
2. Memberikan penilaian/komentar
3. memberikan saran
4. memberikan sanggahan
5. sebagai pembuktian hipotesis
6. untuk mengajukan rancangan
Komponen Karya Ilmiah
o Latar belakang masalah
o Masalah dan batasannya
o Tujuan dan manfaat
o Metode dan Teknik Analisis
Latar belakang masalah
• Uraian tentang apa yang menjadi
ketertarikan penulis pada objek yang diteliti
atau hal-hal yang menyebabkan perlunya
dilakukan penelitian terhadap masalah yang
muncul.
• Identifikasi topik-topik yang sedang
menjadi kebutuhan.
• Perlu disertakan hasil-hasil penelitian yang
relevan dengan topik/objek yang dipilih.
Masalah dan batasannya
• Uraian secara eksplisit masalah yang akan
dibahas berkaitan dengan fenomena yang
telah diuraikan dalam latar belakang.
• Pembatasan masalah yang akan dibahas
atau diteliti, agar tidak meluas pada aspek-
aspek yang tidak relevan.
• Pembatasan berkaitan dengan keterbatasan
biaya, waktu, dan kemampuan.
Tujuan dan manfaat
Uraian tentang tujuan dan manfaat penelitian
yang dikerjakan, baik secara teoretik maupun
praktis bagi lingkungan akademis serta
masyarakat secara umum.
Metode Pengumpulan Data
 Menggunakan alat ukur, misalnya skala, tes,
atau pengamatan
 Data kualitatif atau kuantitatif
 Instrumen dikembangkan berdasarkan
indikator yang diturunkan dari variabel
Metode dan Teknik Analisis
• Metode adalah cara yang harus
dilaksanakan: deskriptif, komparatif,
eksperimen, sensus, survai, kepustakaan,
dan metode penelitian tindakan kelas
(PTK).
• Tidak semua metode perlu dan relevan
untuk digunakan dalam menganalisis data
penelitian.
Landasan teori
• Menghasilkan hipotesis/berfungsi
mengarahkan pembahasan
• Penelitian perlu memiliki landasan teori
yang kuat.
• Perlu ketelitian dalam menentukan landasan
teori untuk mendukung pembedahan
masalah
Hasil Penelitian dan
Pembahasan
• Bab yang terpenting dalam penelitian
ilmiah.
• Berisi deskripsi dan analisis data serta
interpretasinya secara tuntas.
Penutup
• Berisi simpulan dari hasil penelitian dan
saran.
• Simpulan harus disajikan secara sederhana
dan singkat, agar hasil penelitian dapat
dipahami secara ringkas.
• Saran dilakukannya penelitian lanjutan,
misalnya berkaitan dengan kelemahan atau
hambatan dalam penelitian yang telah
dilakukan.
Daftar Pustaka
• Merupakan bagian yang penting, karena
penelitian ilmiah harus menggunakan
referensi-referensi pendukung.
• Penggunaan referensi tidak dibatasi, sewajar
dan seperlunya saja.
• Tata cara penulisan bibliografi harus
diperhatikan: buku, jurnal, majalah, surat
kabar, internet.
Abstrak
• Untuk makalah, satu atau dua paragraf
• Untuk laporan penelitian, tiga paragraf,
berisi tujuan, metode, dan hasil.
Catatan
• Judul tidak sama dengan topik atau permasalahan.
• Nyatakan permasalahan dalam bentuk kalimat tanya terbuka
(jawabannya penjelasan, bukan ya atau tidak)
• Hindari kata-kata yang tidak baku.
• Simpulan harus berkaitan dengan permasalahan, dengan kata-
kata yang terukur atau pasti.
• Hindari kata“pengaruh”, karena mencakup semua segi dan
memerlukan metode eksperimen.
• Hindari kalimat majemuk yang bertingkat-tingkat, karena dapat
mengaburkan inti kalimat.
Catatan(Lanjutan)
• Gunakan istilah asing dengan benar.
• Buatlah kutipan dengan benar, agar terhindar dari
penjiplakan.
• Jangan lupa membuat daftar gambar dan daftar tabel
• Jangan membuat kalimat tanpa subjek.
• Tuliskan kata asing dengan benar, dengan huruf miring.
• Pendahuluan dan landasan teori jangan sampai
mendominasi laporan
Laporan Penelitian Tindakan
Kelas (PTK)
• Seperti laporan penelitian pada umumnya,
tetapi hasil penelitian merupakan laporan
perkembangan siklus, bukan pengolahan
data kuantitatif.
• Peneliti mendeskripsikan kegiatan
pembelajaran pada setiap siklusnya, dengan
tahap-tahap tindakan seperti perencanaan
tindakan, analisis, refleksi, observasi dan
tindakan, dan seterusnya.
Format Laporan Penelitian
• Halaman Judul
• Halaman Pengesahan
• Abstrak
• KataPengantar
• Daftar Isi
• Daftar Tabel
• Daftar Gambar
• Pendahuluan
• Landasan Teori
• Metode Penelitian
• Hasil Penelitian dan Pembahasan
• Penutup (Kesimpulan dan Implikasi/Saran)
• Daftar Pustaka
• Lampiran (Diberi judul dan nomor halaman)
Format Laporan Penelitian
Eksperimen
 Pembukaan Halaman Judul
 Halaman Pengesahan
 Abstrak
 Kata Pengantar
 Daftar Isi
 Daftar Tabel
 Daftar Gambar
 Pendahuluan
 Landasan Teori
 Isi (Rancangan, Implementasi, dan Pengujian)
 Penutup
 Daftar Pustaka
 Lampiran
Format Artikel Ilmiah
• Judul
• Abstrak
• Pendahuluan
• Kajian Teori
• Metode Penelitian
• Hasil Penelitian dan Pembahasan
• Simpulan
• Daftar Pustaka
Membuat Laporan Sederhana
• Sistimatika Laporan
Hendaknya laporan lengkap, dapat
menjawab semua pertanyaan mengenai :
apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who
), dimana ( where ), kapan ( when ),
bagaimana ( how ).
Sistematika Laporan
• Pendahuluan
 Pada pendahuluan disebutkan tentang :
 Latar belakang kegiatan.
 Dasar hukum kegiatan.
 Apa maksud dan tujuan kegiatan.
 Ruang lingkup isi laporan.
Isi Laporan
• Pada bagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara
lain :
 Jenis kegiatan.
 Tempat dan waktu kegiatan.
 Petugas kegiatan.
 Persiapan dan rencana kegiatan.
 Peserta kegiatan.
 Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu
pelaksanaan, urutan fakta / datanya).
 Kesulitan dan hambatan.
 Hasil kegiatan.
 Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.
Penutup
• Pada kegiatan ini ditulis ucapan terima
kasih kepada yang telah membantu
penyelenggaraan kegiatan itu, dan
permintaan maaf bila ada kekurangan-
kekurangan. Juga dengan maksud apa
laporan itu dibuat.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
Laporan diusahakan agar :
• Singkat dan padat.
• Runtut atau sistimatis.
• Mudah dipahami isinya.
• Isinya lengkap.
• Menarik penyajiannya.
• Berpegangan pada fakta, data dan
persoalannya.
• Tepat pada waktunya.
Lain – lain.
a. Dalam laporan dapat dilampirkan : photo-
photo kegiatan, tanda bukti, surat-surat
keterangan dan sebagainya (copy)
b. Untuk mempermudah penyusunan laporan
sebaiknya tetap mengacu pada proposal yang
pernah diajukan.
c. Memberikan Laporan kegiatan dengan
tembusan kepada satuan/ lembaga yang
terkait.
BAGAIMANA DALAM PENULISAN
MAKALAH ILMIAH
• CIRI – CIRI
= obyektif
= tidak memihak
= berdasarkan fakta
= sistematis
= logis
Kriteria Baik Tidaknya
Makalah
• Signifikansi masalah yang dibahas
• Kejelasan tujuan pembahasan
• Logika pembahasan/kajian
• Ketepatan gagasan penulis dan teori
• pendukung dalam pembahasan
• Kejelasan pengorganisasian
• pembahasan
Sifat dan Jenis Makalah
• Makalah Deduktif (penulisnya didasarkan
pada kajian teoritis/pustaka yg relevan dgn
masalah yg dibahas)
• Makalah Induktif (disusun berdasarkan data
empiris dari lapangan yg relevan dgn masalah
yang dibahas)
• Makalah Campuran (penulisannya
didasarkan pada kajian teoritis digabung dengan
data empiris yang relevan dengan masalah yang
dibahas)
Makalah: Pendek atau Panjang?
• Makalah: karya tulis ilmiah yang dibuat untuk memenuhi tugas
tertentu atau disajikan dalam suatu forum ilmiah, yang
mengkomunikasikan hasil penelitian atau hasil pemikiran
• Jenis: makalah pendek (15-20 hlm.) & makalah panjang (> 20
hlm)
• Makalah pendek “sama” dengan artikel hasil pemikiran, kecuali:
- biasanya tanpa abstrak dan kata kunci
- makalah pendek diberi sampul (cover)
• Anatomi isi makalah panjang:
- Bagian Awal
- Bagian Inti
- Bagian Akhir
Catatan
• Makalah mungkin dibuat atas dasar
LAPORAN PENELITIAN
Judul makalah biasanya berbeda dengan
judul LAPORAN PENELITIAN-nya. Mengapa?
• Struktur makalah mirip dengan struktur
artikel. Justru terbuka peluang untuk
mengembangkan makalah menjadi artikel
(dengan beberapa penyesuaian: judul,
abstrak, kata kunci)
SISTEMATIKA MAKALAH
• BAGIAN AWAL
Halaman sampul, halaman pengesahan, kata
pengantar dan daftar isi, daftar tabel (kalau ada)
• BAGIAN INTI
=PENDAHULUAN
Latar belakang dan Rumusan masalah
=Kajian teori yang relevan
=Pembahasan/analisis
=Penutup/Kesimpulan
• BAGIAN AKHIR
Daftar Rujukan/Pustaka, lampiran (kalau ada)
ISI BAGIAN INTI
• Pendahuluan
Latar belakang masalah
Paparan praktis dan teoritis yg melandasi
perlunya masalah itu ditulis
Sesuatu yg diketahui dari empiris, bahwa
tidak selamanya hal tersebut selalu terjadi
Suatu pertanyaan retoris yg diperkirakan
dapat mengantarkan pembaca pada masalah
yang akan dibahas
ISI BAGIAN INTI ( lanjutan)
• Rumusan masalah (apa yg akan dibahas):
“ Masalah yang dipilih bermanfaat
“ Menarik sesuai minat penulis
“ Penulis menguasai masalahnya
“ Bahan pembahasannya dapat diperoleh
“ Susun rumusan masalahnya secara jelas.
(sesuaikan dengan latar belakang masalahnya)
• Kajian teori (analisis teoritis).
Kemukakan teori atau konsep yang relevan dgn
masalahnya, yang dapat dipakai dasar bahasan
Bagian Inti Lanjutan:
• Analisis dan pembahasan:
- Berdasarkan masalah
- Didukung data empirik
- Didukung kajian pustaka
- Menunjukkan gagasan pemecahan
masalah
• Kesimpulan:
- Menjawab rumusan masalah
- Keterkaitan antar bab
Bagian Akhir
• Daftar Rujukan
- Lengkap
- Sesuai dalam batang tubuh
• Lampiran:
- Pelengkap isi yang relevan
Kerangka Tulisan Karya Ilmiah
Populer
• Berdasarkan urutan kronologis. Susunan
kerangka diatur menurut susunan waktu
kejadian peristiwa yang hendak diuraikan.
• Berdasar urutan lokal. Susunan kerangka
diatur menurut susunan lokal
(ruang/tempat) dari obyek yang hendak
diuraikan.
lanjutan
• Berdasar urutan klimaks. Susunan kerangka
diatur menurut jenjang kepentingannya.
• Berdasar urutan familiaritas. Susunan
kerangka diatur menurut dikenal-tidaknya
bahan yang akan diuraikan.
• Berdasar urutan akseptabilitas. Susunan
kerangka diatur menurut diterima-tidaknya
prinsip yang dikemukakan.
lanjutan
• Berdasar urutan kausal. Susuanan kerangka
diatur menurut hubungan sebab-akibat.
• Berdasar urutan logis. Susunan kerangka
diatur menurut aspek umum dan aspek
khusus.
• Berdasar urutan apresiatif. Susunan
kerangka diatur menurut pemilikan buruk-
baik, untung-rugi, berguna-tidak berguna,
benar-salah, dst.
• Istilah karya ilmiah digunakan untuk sebuah
tulisan yang mendalam sebagai hasil mengkaji
dengan metode ilmiah.
Kerangka Tulisan Karya Ilmiah
Populer
• Berdasarkan urutan kronologis. Susunan
kerangka diatur menurut susunan waktu
kejadian peristiwa yang hendak diuraikan.
• Berdasar urutan lokal. Susunan kerangka
diatur menurut susunan lokal
(ruang/tempat) dari obyek yang hendak
diuraikan.
lanjutan
• Berdasar urutan klimaks. Susunan kerangka
diatur menurut jenjang kepentingannya.
• Berdasar urutan familiaritas. Susunan
kerangka diatur menurut dikenal-tidaknya
bahan yang akan diuraikan.
• Berdasar urutan akseptabilitas. Susunan
kerangka diatur menurut diterima-tidaknya
prinsip yang dikemukakan.
lanjutan
• Berdasar urutan kausal. Susuanan kerangka
diatur menurut hubungan sebab-akibat.
• Berdasar urutan logis. Susunan kerangka
diatur menurut aspek umum dan aspek
khusus.
• Berdasar urutan apresiatif. Susunan
kerangka diatur menurut pemilikan buruk-
baik, untung-rugi, berguna-tidak berguna,
benar-salah, dst.
Apa yang harus dimiliki untuk
Menulis
• Referensi dan pengalaman terhadap
suatu hal yang ingin ditulis
• Memiliki inspirasi dan motivasi
• Memiliki kemampuan, merangkai kata
dengan bahasa yang benar dan menarik,
memberikan argumentasi dan menawarkan
solusi pemecahan
• Konsep yang berisi pilihan-pilihan
Apa yang harus dilakukan dan
apa yang harus dihindari
• Usahakan memahami etika jurnalistik
(contoh tidak menghakimi/trial by the
press)
• Mengangkat persoalan aktual,
kontekstual dan dirasakan masyarakat
luas
• Jujur mengutip sumber (bila ingin
mengambil suatu perbandingan atau ingin
memperteguh argumentasi)
lanjutan
• Usahakan mengenal orang-orang yang
mengelola media (bila penulis bukan
orang yang sudah terkenal) dengan
kata lain ada pendekatan
personal/kedinasan.
• Hindari plagiat/menjiplak karya atau
tulisan orang lain (melanggar HAKI)
• Hindari unsur provokasi dan sebaiknya
menawarkan solusi yang arif dan
menguntungkan semua pihak.
Gambaran Umum tentang Sistematika
Penulisan Artikel di Media Cetak
• Judul harus menggambarkan masalah secara
umum dari tulisan (menarik singkat dan
padat)
• Prolog berisi tentang pandangan yang
dihadapi terhadap suatu permasalahan tulisan
• Analisis dan argumentasi
• Solusi pemecahan masalah
Cara yang dilakukan agar tulisan
termuat di media massa
• Mengirim/mengantarkan langsung tulisan sebaiknya
dilengkapi foto, alamat dan nomor kontak ke redaksi
media, sebaiknya melalui e-mail, flash disk, dan
hindari melalui print out (merepotkan untuk diketik
ulang)
• Harus paham bahwa redaksi memiliki hak
redaksional untuk mengedit dan menyeleksi tapi tidak
mengurangi makna dan esensi tulisan
• Tulisan tidak termuat sebaiknya jangan putus asa,
telusuri penyebabnya.
Berbagai ketentuan menulis di
media massa
• Biasanya media hanya menerima tulisan
yang sesuai dengan visi, misi, dan karakter
media mereka.
• Penggunaan bahasa yang sopan. Sedikit
penguasaan bahasa beserta ejaan yang
disempurnakan mau-tak mau menjadi
prasyarat bagi calon penulis.
lanjutan
• tema yang spesifik dan aktual. Koran harian
mengharamkan tema-tema yang basi,
kecuali tema-tema besar yang bertahan
lama.
• ide tulisan harus asli (orisinal), bukan
jiplakan.
Peluang Pamong Menulis Di
Surat Kabar
• Artikel Opini
• Pojok
• Resensi/Kritik/Review Buku atau Karya
Sastra
• Release Berita*
Contoh Buku: Kumpulan Tulisan
Tulisan Buku Individual/2 orang
Tulisan di Jurnal
Terima Kasih
Selamat Mencoba
Semoga Sukses
Dr. Ani Cahyadi, M.Pd
• Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Antasari/Lektor pada Fakultas
Tarbiyah IAIN Antasari
• Lahir di Karya Jadi (Batola), 30 Agustus 1977
• Pendidikan S1 (PAI), S2 TP UNY, dan S3 TP UNJ
• Jabatan lainnya sekitar masalah penulisan
* Sekretaris Penyunting Jurnal Ilmiah “Khazanah” IAIN Antasari
* Redaktur Kolom Untukmu Guru Kerjasama Ikatan Guru Indonesia (IGI)
Kalsel dengan Radar Banjarmasin
• Kontak:
Hp. O81213805979/085248224248
email: anic_borneo@yahoo.com/anichahyadi@gmail.com

Mengapa hrs menulis

  • 1.
    Oleh: DR. Ani CahyadiMaseri, S.Ag, M.Pd
  • 2.
    KOMPETENSI DIKLAT: SETELAH MENGIKUTIKEGIATAN INI, PESERTA DIHARAPKAN MAMPU: 1. MEMAHAMI TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH; 2. MEMAHAMI BERBAGAI JENIS PENULISAN KARYA ILMIAH 3. MEMBUAT SALAH SATU TULISAN KARYA ILMIAH UNTUK DIPUBLIKASIKAN
  • 3.
  • 5.
    NOTED Menulis itu mudah,terutama bagi yang mau menulis Jadi, syarat pertama untuk bisa menulis dan menjadi penulis adalah kemauan Jika kemauan belum muncul, padahal tuntutan menghasilkan karya tulis terus menghantui kita, kita harus memotivasi diri sendiri Jadi, syarat kedua untuk jadi penulis adalah kemampuan memotivasi diri sendiri Bagaimana cara memotivasi diri sendiri? Tergantung diri sendiri, tetapi keinginan-keinginan tertentu sering manjur untuk maksud itu Misalnya, karena ingin cepat selesai kuliah, namanya dikenal orang (terkenal), pendapatnya diketahui orang, membuat tulisan karena masalah seperti itu belum ditulis orang, menanggapi tulisan, pendapat, atau mereaksi suatu keadaan, menambah penghasilan, dll
  • 6.
    lanjutan… Lazimnya, orang mempunyaikemauan dan termotivasi karena memiliki pengetahuan dan kemampuan Pengetahuan dan kemampuan adalah syarat berikutnya untuk menjadi penulis Tetapi, jika kita telah mempunyai kemauan dan motivasi, pengetahuan dan kemampuan lebih mudah untuk dikembangkan Pengetahuan dan kemampuan berkaitan dengan isi tulisan, apa yang diuraikan dalam karyatulis Namun, ia juga berkaitan dengan cara dan tatacara mengungkapnya Yang terakhir itu berkaitan dengan kemampuan membahasakan apa yang ingin diungkapkan dan format penulisan Jadi, pada intinya, untuk menjadi penulis atau menghasilkan karya tulis orang harus memiliki kemauan, motivasi, pengetahuan, dan kemampuan
  • 7.
    lanjutan… Pengetahuan dan kemampuanjuga terkait dengan cara mengungkapkan gagasan: aspek bahasa Kemampuan mengungkapkan ide dalam bahasa yang benar dan komunikatif adalah kunci keberhasilan seeseorang untuk menjadi penulis Singkatnya, ada dua unsur pengetahuan & kemampuan yang harus dimiliki: apa yang akan diungkapkan (isi) dan bagaimana cara mengungkapkan (bentuk) Aspek isi dan bentuk adalah dua hal yang mendukung eksistensi sebuah karya tulis; keduanya saling terkait dan saling melengkapi Tulisan dengan bahasa yang benar jika isi tidak meyakinkan, orang akan malas membaca karena tidak memberi nilai tambah Tulisan dengan ide yang bagus, orisinal, dan luas, tetapi jika bahasanya tidak benar akan kacau (bahasa menunjukkan karakter penulis) Berlatih menulis karya ilmiah mesti melibatkan kedua unsur itu
  • 8.
    Mengapa perlu menuliskarya ilmiah? • Merupakan bagian dari kehidupan akademis, untuk berkomunikasi serta memberdayakan diri sendiri dan orang lain. • Mahasiswa sebagai ilmuwan memiliki tanggungjawab untuk selalu mendalami, mengembangkan, dan mencari temuan baru dalam bidang keilmuan.
  • 9.
    Apa dan sepertiapa karya ilmiah? • Berpikir ilmiah: berpikir rasional& empirik Rasional: mendasarkan pada penalaran Empirik: mendasarkan pada bukti-bukti faktual • Berpikir ilmiah: gabungan berpikir rasional dan empirik • Proses berpikir ilmiah: Mengajukan masalah Merumuskan hipotesis Menguji hipotesis berdasarkan data
  • 10.
    Apa dan sepertiapa karya ilmiah? • Berpikir ilmiah: berpikir deduktif & berpikir induktif • Berpikir deduktif: menarik kesimpulan dimulai dari pernyataan umum menuju pernyataan khusus berdasarkan penalaran(rasio). Hasil: hipotesis • Berpikir induktif: kebalikan berpikir deduktif: menarik kesimpulan dimulai dari pernyataan/fakta-fakta khusus menuju pernyataan yang bersifat umum berdasarkan hasil pengamatan di lapangan atau pengalaman empirik, dengan cara mengolah data (misalnya dengan statistika) untuk melakukan generalisasi. Hasil: kesimpulan umum.
  • 11.
    JENIS KARYA TULISILMIAH Dapat dilihat dari, a. Laporan teknik (hasil survei/eksperimen/partisipasi) 1. Laporan b. Laporan penelitian (hasil pengkajian literatur dan pendekatan empiris) 2. Buku daras (text books) buku untuk dipelajari  isinya kumpulan teori suatu ilmu A. Status (siapa yang menulis?) Tujuan Subjektif 3. kertas kerja 4. makalah 5. Skripsi 6. Tesis 7. Disertasi
  • 12.
    B. Tujuan Objektif(isinya apa?)/ Tujuan praktis 1. Menjelaskan masalah 2. Memberikan penilaian/komentar 3. memberikan saran 4. memberikan sanggahan 5. sebagai pembuktian hipotesis 6. untuk mengajukan rancangan
  • 13.
    Komponen Karya Ilmiah oLatar belakang masalah o Masalah dan batasannya o Tujuan dan manfaat o Metode dan Teknik Analisis
  • 14.
    Latar belakang masalah •Uraian tentang apa yang menjadi ketertarikan penulis pada objek yang diteliti atau hal-hal yang menyebabkan perlunya dilakukan penelitian terhadap masalah yang muncul. • Identifikasi topik-topik yang sedang menjadi kebutuhan. • Perlu disertakan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan topik/objek yang dipilih.
  • 15.
    Masalah dan batasannya •Uraian secara eksplisit masalah yang akan dibahas berkaitan dengan fenomena yang telah diuraikan dalam latar belakang. • Pembatasan masalah yang akan dibahas atau diteliti, agar tidak meluas pada aspek- aspek yang tidak relevan. • Pembatasan berkaitan dengan keterbatasan biaya, waktu, dan kemampuan.
  • 16.
    Tujuan dan manfaat Uraiantentang tujuan dan manfaat penelitian yang dikerjakan, baik secara teoretik maupun praktis bagi lingkungan akademis serta masyarakat secara umum.
  • 17.
    Metode Pengumpulan Data Menggunakan alat ukur, misalnya skala, tes, atau pengamatan  Data kualitatif atau kuantitatif  Instrumen dikembangkan berdasarkan indikator yang diturunkan dari variabel
  • 18.
    Metode dan TeknikAnalisis • Metode adalah cara yang harus dilaksanakan: deskriptif, komparatif, eksperimen, sensus, survai, kepustakaan, dan metode penelitian tindakan kelas (PTK). • Tidak semua metode perlu dan relevan untuk digunakan dalam menganalisis data penelitian.
  • 19.
    Landasan teori • Menghasilkanhipotesis/berfungsi mengarahkan pembahasan • Penelitian perlu memiliki landasan teori yang kuat. • Perlu ketelitian dalam menentukan landasan teori untuk mendukung pembedahan masalah
  • 20.
    Hasil Penelitian dan Pembahasan •Bab yang terpenting dalam penelitian ilmiah. • Berisi deskripsi dan analisis data serta interpretasinya secara tuntas.
  • 21.
    Penutup • Berisi simpulandari hasil penelitian dan saran. • Simpulan harus disajikan secara sederhana dan singkat, agar hasil penelitian dapat dipahami secara ringkas. • Saran dilakukannya penelitian lanjutan, misalnya berkaitan dengan kelemahan atau hambatan dalam penelitian yang telah dilakukan.
  • 22.
    Daftar Pustaka • Merupakanbagian yang penting, karena penelitian ilmiah harus menggunakan referensi-referensi pendukung. • Penggunaan referensi tidak dibatasi, sewajar dan seperlunya saja. • Tata cara penulisan bibliografi harus diperhatikan: buku, jurnal, majalah, surat kabar, internet.
  • 23.
    Abstrak • Untuk makalah,satu atau dua paragraf • Untuk laporan penelitian, tiga paragraf, berisi tujuan, metode, dan hasil.
  • 24.
    Catatan • Judul tidaksama dengan topik atau permasalahan. • Nyatakan permasalahan dalam bentuk kalimat tanya terbuka (jawabannya penjelasan, bukan ya atau tidak) • Hindari kata-kata yang tidak baku. • Simpulan harus berkaitan dengan permasalahan, dengan kata- kata yang terukur atau pasti. • Hindari kata“pengaruh”, karena mencakup semua segi dan memerlukan metode eksperimen. • Hindari kalimat majemuk yang bertingkat-tingkat, karena dapat mengaburkan inti kalimat.
  • 25.
    Catatan(Lanjutan) • Gunakan istilahasing dengan benar. • Buatlah kutipan dengan benar, agar terhindar dari penjiplakan. • Jangan lupa membuat daftar gambar dan daftar tabel • Jangan membuat kalimat tanpa subjek. • Tuliskan kata asing dengan benar, dengan huruf miring. • Pendahuluan dan landasan teori jangan sampai mendominasi laporan
  • 26.
    Laporan Penelitian Tindakan Kelas(PTK) • Seperti laporan penelitian pada umumnya, tetapi hasil penelitian merupakan laporan perkembangan siklus, bukan pengolahan data kuantitatif. • Peneliti mendeskripsikan kegiatan pembelajaran pada setiap siklusnya, dengan tahap-tahap tindakan seperti perencanaan tindakan, analisis, refleksi, observasi dan tindakan, dan seterusnya.
  • 27.
    Format Laporan Penelitian •Halaman Judul • Halaman Pengesahan • Abstrak • KataPengantar • Daftar Isi • Daftar Tabel • Daftar Gambar • Pendahuluan • Landasan Teori • Metode Penelitian • Hasil Penelitian dan Pembahasan • Penutup (Kesimpulan dan Implikasi/Saran) • Daftar Pustaka • Lampiran (Diberi judul dan nomor halaman)
  • 28.
    Format Laporan Penelitian Eksperimen Pembukaan Halaman Judul  Halaman Pengesahan  Abstrak  Kata Pengantar  Daftar Isi  Daftar Tabel  Daftar Gambar  Pendahuluan  Landasan Teori  Isi (Rancangan, Implementasi, dan Pengujian)  Penutup  Daftar Pustaka  Lampiran
  • 29.
    Format Artikel Ilmiah •Judul • Abstrak • Pendahuluan • Kajian Teori • Metode Penelitian • Hasil Penelitian dan Pembahasan • Simpulan • Daftar Pustaka
  • 30.
    Membuat Laporan Sederhana •Sistimatika Laporan Hendaknya laporan lengkap, dapat menjawab semua pertanyaan mengenai : apa ( what ), mengapa ( why ), siapa ( Who ), dimana ( where ), kapan ( when ), bagaimana ( how ).
  • 31.
    Sistematika Laporan • Pendahuluan Pada pendahuluan disebutkan tentang :  Latar belakang kegiatan.  Dasar hukum kegiatan.  Apa maksud dan tujuan kegiatan.  Ruang lingkup isi laporan.
  • 32.
    Isi Laporan • Padabagian ini dimuat segala sesuatu yang ingin dilaporkan antara lain :  Jenis kegiatan.  Tempat dan waktu kegiatan.  Petugas kegiatan.  Persiapan dan rencana kegiatan.  Peserta kegiatan.  Pelaksanaan kegiatan (menurut bidangnya, urutan waktu pelaksanaan, urutan fakta / datanya).  Kesulitan dan hambatan.  Hasil kegiatan.  Kesimpulan dan saran penyempurnaan kegiatan yang akan datang.
  • 33.
    Penutup • Pada kegiatanini ditulis ucapan terima kasih kepada yang telah membantu penyelenggaraan kegiatan itu, dan permintaan maaf bila ada kekurangan- kekurangan. Juga dengan maksud apa laporan itu dibuat.
  • 34.
    Hal-hal yang perludiperhatikan Laporan diusahakan agar : • Singkat dan padat. • Runtut atau sistimatis. • Mudah dipahami isinya. • Isinya lengkap. • Menarik penyajiannya. • Berpegangan pada fakta, data dan persoalannya. • Tepat pada waktunya.
  • 35.
    Lain – lain. a.Dalam laporan dapat dilampirkan : photo- photo kegiatan, tanda bukti, surat-surat keterangan dan sebagainya (copy) b. Untuk mempermudah penyusunan laporan sebaiknya tetap mengacu pada proposal yang pernah diajukan. c. Memberikan Laporan kegiatan dengan tembusan kepada satuan/ lembaga yang terkait.
  • 36.
    BAGAIMANA DALAM PENULISAN MAKALAHILMIAH • CIRI – CIRI = obyektif = tidak memihak = berdasarkan fakta = sistematis = logis
  • 37.
    Kriteria Baik Tidaknya Makalah •Signifikansi masalah yang dibahas • Kejelasan tujuan pembahasan • Logika pembahasan/kajian • Ketepatan gagasan penulis dan teori • pendukung dalam pembahasan • Kejelasan pengorganisasian • pembahasan
  • 38.
    Sifat dan JenisMakalah • Makalah Deduktif (penulisnya didasarkan pada kajian teoritis/pustaka yg relevan dgn masalah yg dibahas) • Makalah Induktif (disusun berdasarkan data empiris dari lapangan yg relevan dgn masalah yang dibahas) • Makalah Campuran (penulisannya didasarkan pada kajian teoritis digabung dengan data empiris yang relevan dengan masalah yang dibahas)
  • 39.
    Makalah: Pendek atauPanjang? • Makalah: karya tulis ilmiah yang dibuat untuk memenuhi tugas tertentu atau disajikan dalam suatu forum ilmiah, yang mengkomunikasikan hasil penelitian atau hasil pemikiran • Jenis: makalah pendek (15-20 hlm.) & makalah panjang (> 20 hlm) • Makalah pendek “sama” dengan artikel hasil pemikiran, kecuali: - biasanya tanpa abstrak dan kata kunci - makalah pendek diberi sampul (cover) • Anatomi isi makalah panjang: - Bagian Awal - Bagian Inti - Bagian Akhir
  • 40.
    Catatan • Makalah mungkindibuat atas dasar LAPORAN PENELITIAN Judul makalah biasanya berbeda dengan judul LAPORAN PENELITIAN-nya. Mengapa? • Struktur makalah mirip dengan struktur artikel. Justru terbuka peluang untuk mengembangkan makalah menjadi artikel (dengan beberapa penyesuaian: judul, abstrak, kata kunci)
  • 41.
    SISTEMATIKA MAKALAH • BAGIANAWAL Halaman sampul, halaman pengesahan, kata pengantar dan daftar isi, daftar tabel (kalau ada) • BAGIAN INTI =PENDAHULUAN Latar belakang dan Rumusan masalah =Kajian teori yang relevan =Pembahasan/analisis =Penutup/Kesimpulan • BAGIAN AKHIR Daftar Rujukan/Pustaka, lampiran (kalau ada)
  • 42.
    ISI BAGIAN INTI •Pendahuluan Latar belakang masalah Paparan praktis dan teoritis yg melandasi perlunya masalah itu ditulis Sesuatu yg diketahui dari empiris, bahwa tidak selamanya hal tersebut selalu terjadi Suatu pertanyaan retoris yg diperkirakan dapat mengantarkan pembaca pada masalah yang akan dibahas
  • 43.
    ISI BAGIAN INTI( lanjutan) • Rumusan masalah (apa yg akan dibahas): “ Masalah yang dipilih bermanfaat “ Menarik sesuai minat penulis “ Penulis menguasai masalahnya “ Bahan pembahasannya dapat diperoleh “ Susun rumusan masalahnya secara jelas. (sesuaikan dengan latar belakang masalahnya) • Kajian teori (analisis teoritis). Kemukakan teori atau konsep yang relevan dgn masalahnya, yang dapat dipakai dasar bahasan
  • 44.
    Bagian Inti Lanjutan: •Analisis dan pembahasan: - Berdasarkan masalah - Didukung data empirik - Didukung kajian pustaka - Menunjukkan gagasan pemecahan masalah • Kesimpulan: - Menjawab rumusan masalah - Keterkaitan antar bab
  • 45.
    Bagian Akhir • DaftarRujukan - Lengkap - Sesuai dalam batang tubuh • Lampiran: - Pelengkap isi yang relevan
  • 46.
    Kerangka Tulisan KaryaIlmiah Populer • Berdasarkan urutan kronologis. Susunan kerangka diatur menurut susunan waktu kejadian peristiwa yang hendak diuraikan. • Berdasar urutan lokal. Susunan kerangka diatur menurut susunan lokal (ruang/tempat) dari obyek yang hendak diuraikan.
  • 47.
    lanjutan • Berdasar urutanklimaks. Susunan kerangka diatur menurut jenjang kepentingannya. • Berdasar urutan familiaritas. Susunan kerangka diatur menurut dikenal-tidaknya bahan yang akan diuraikan. • Berdasar urutan akseptabilitas. Susunan kerangka diatur menurut diterima-tidaknya prinsip yang dikemukakan.
  • 48.
    lanjutan • Berdasar urutankausal. Susuanan kerangka diatur menurut hubungan sebab-akibat. • Berdasar urutan logis. Susunan kerangka diatur menurut aspek umum dan aspek khusus. • Berdasar urutan apresiatif. Susunan kerangka diatur menurut pemilikan buruk- baik, untung-rugi, berguna-tidak berguna, benar-salah, dst.
  • 49.
    • Istilah karyailmiah digunakan untuk sebuah tulisan yang mendalam sebagai hasil mengkaji dengan metode ilmiah.
  • 50.
    Kerangka Tulisan KaryaIlmiah Populer • Berdasarkan urutan kronologis. Susunan kerangka diatur menurut susunan waktu kejadian peristiwa yang hendak diuraikan. • Berdasar urutan lokal. Susunan kerangka diatur menurut susunan lokal (ruang/tempat) dari obyek yang hendak diuraikan.
  • 51.
    lanjutan • Berdasar urutanklimaks. Susunan kerangka diatur menurut jenjang kepentingannya. • Berdasar urutan familiaritas. Susunan kerangka diatur menurut dikenal-tidaknya bahan yang akan diuraikan. • Berdasar urutan akseptabilitas. Susunan kerangka diatur menurut diterima-tidaknya prinsip yang dikemukakan.
  • 52.
    lanjutan • Berdasar urutankausal. Susuanan kerangka diatur menurut hubungan sebab-akibat. • Berdasar urutan logis. Susunan kerangka diatur menurut aspek umum dan aspek khusus. • Berdasar urutan apresiatif. Susunan kerangka diatur menurut pemilikan buruk- baik, untung-rugi, berguna-tidak berguna, benar-salah, dst.
  • 53.
    Apa yang harusdimiliki untuk Menulis • Referensi dan pengalaman terhadap suatu hal yang ingin ditulis • Memiliki inspirasi dan motivasi • Memiliki kemampuan, merangkai kata dengan bahasa yang benar dan menarik, memberikan argumentasi dan menawarkan solusi pemecahan • Konsep yang berisi pilihan-pilihan
  • 54.
    Apa yang harusdilakukan dan apa yang harus dihindari • Usahakan memahami etika jurnalistik (contoh tidak menghakimi/trial by the press) • Mengangkat persoalan aktual, kontekstual dan dirasakan masyarakat luas • Jujur mengutip sumber (bila ingin mengambil suatu perbandingan atau ingin memperteguh argumentasi)
  • 55.
    lanjutan • Usahakan mengenalorang-orang yang mengelola media (bila penulis bukan orang yang sudah terkenal) dengan kata lain ada pendekatan personal/kedinasan. • Hindari plagiat/menjiplak karya atau tulisan orang lain (melanggar HAKI) • Hindari unsur provokasi dan sebaiknya menawarkan solusi yang arif dan menguntungkan semua pihak.
  • 56.
    Gambaran Umum tentangSistematika Penulisan Artikel di Media Cetak • Judul harus menggambarkan masalah secara umum dari tulisan (menarik singkat dan padat) • Prolog berisi tentang pandangan yang dihadapi terhadap suatu permasalahan tulisan • Analisis dan argumentasi • Solusi pemecahan masalah
  • 57.
    Cara yang dilakukanagar tulisan termuat di media massa • Mengirim/mengantarkan langsung tulisan sebaiknya dilengkapi foto, alamat dan nomor kontak ke redaksi media, sebaiknya melalui e-mail, flash disk, dan hindari melalui print out (merepotkan untuk diketik ulang) • Harus paham bahwa redaksi memiliki hak redaksional untuk mengedit dan menyeleksi tapi tidak mengurangi makna dan esensi tulisan • Tulisan tidak termuat sebaiknya jangan putus asa, telusuri penyebabnya.
  • 58.
    Berbagai ketentuan menulisdi media massa • Biasanya media hanya menerima tulisan yang sesuai dengan visi, misi, dan karakter media mereka. • Penggunaan bahasa yang sopan. Sedikit penguasaan bahasa beserta ejaan yang disempurnakan mau-tak mau menjadi prasyarat bagi calon penulis.
  • 59.
    lanjutan • tema yangspesifik dan aktual. Koran harian mengharamkan tema-tema yang basi, kecuali tema-tema besar yang bertahan lama. • ide tulisan harus asli (orisinal), bukan jiplakan.
  • 60.
    Peluang Pamong MenulisDi Surat Kabar • Artikel Opini • Pojok • Resensi/Kritik/Review Buku atau Karya Sastra • Release Berita*
  • 64.
  • 65.
  • 66.
  • 67.
  • 68.
    Dr. Ani Cahyadi,M.Pd • Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu IAIN Antasari/Lektor pada Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari • Lahir di Karya Jadi (Batola), 30 Agustus 1977 • Pendidikan S1 (PAI), S2 TP UNY, dan S3 TP UNJ • Jabatan lainnya sekitar masalah penulisan * Sekretaris Penyunting Jurnal Ilmiah “Khazanah” IAIN Antasari * Redaktur Kolom Untukmu Guru Kerjasama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kalsel dengan Radar Banjarmasin • Kontak: Hp. O81213805979/085248224248 email: anic_borneo@yahoo.com/anichahyadi@gmail.com