IDENTITAS 
NASIONAL
Identitas nasional 
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN 
 Dra. Nawang Retno.M.Si
• Mahasiswa dapat memahami identitas 
nasional Indonesia yang mempunyai ciri khas, 
yang membedakannya dengan bangsa yang 
lain
1. Memahami konsep identitas 
nasional serta sejarah munculnya 
nasionalisme di Indonesia 
2. Memahami kemajemukan bangsa 
dan realitas kebangsaan 
3. Menganalisa konsep integrasi 
Nasional 
4. Sikap toleran terhadap perbedaan 
budaya, suku, agama, dan bahasa
Identitas : 
Ciri-ciri, tanda-tanda atau jati diri 
Yang melekat pada seseorang 
Atau sesuatu yang membedakannya 
Dengan yang lain (harfiah) 
Sifat khas yang menerangkan 
Dan sesuai dengan diri pribadi, 
Golongan, kelompok , komunitas, 
dan negara sendiri (terminologi) 
Nasional : 
Identitas yang melekat pada 
Kelompok yang lebih besar, 
Yang diikat oleh kesamaan 
Fisik (budaya, agama, bahasa) 
Dan non fisik (cita-cita, tujuan) 
Identitas Nasional = Identitas Bangsa 
Tindakan kelompok yang diwujudkan dalam bentuk 
Organisasi atau pergerakan yang diberi 
Atribut Nasional (Tim ICCE, 2003) 
Manifestasi nilai bbuuddaayyaa rraattuussaann ssuukkuu –– 
ddiihhiimmppuunn ddllmm ‘‘kkeessaattuuaann IInnddoonneessiiaa’’ mmeennjjaaddii cciirrii kkhhaass 
yygg tteerrcceerrmmiinn ddllmm PPaannccaassiillaa ((SSuummiiaarrnnoo,, 22000066))
PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL 
• Secara terminologis : 
Suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara 
filosofis membedakan bangsa tersebut dengan 
bangsa lain (Kaelan,…) 
Identitas Nasional suatu bangsa TIDAK DAPAT 
DIPISAHKAN dengan jati diri atau kepribadian suatu 
bangsa
Situasi kejiwaan dari kesetiaan 
seseorang 
Secara total yang diabdikan langsung 
Kepada negara dan bangsa 
Sangat efektif digunakan sebagai alat perjuangan 
Merebut kemerdekaan dari cengkeraman kolonial 
Semangat nasionalisme digunakan sebagai metode dan alat identifikasi 
Untuk mengetahui siapa kawan dan siapa lawan 
Tim ICCE, 2003
Situasi kejiwaan dari kesetiaan 
seseorang 
Secara total yang diabdikan langsung 
Kepada negara dan bangsa 
Sangat efektif digunakan sebagai alat perjuangan 
Merebut kemerdekaan dari cengkeraman kolonial 
Semangat nasionalisme digunakan sebagai metode dan alat identifikasi 
Untuk mengetahui siapa kawan dan siapa lawan 
Tim ICCE, 2003
ESENSI PERJUANGAN BANGSA INDONESIA 
Perjuangan Fisik 
Semangat perjuangan 
Kemerdekaan RI 
17 Agustus 1945 
Perjuangan non fisik 
Era Globalisasi 
Tim ICCE (2003)
Bangsa dan Kebangsaan 
• Bangsa :Sekelompok besar manusia yang memiliki 
persamaan nasib dalam proses sejarahnya sehingga 
memiliki persamaan watak atau karakter yang kuat 
untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami 
suatu wilayah tertentu sebagai suatu “kesatuan 
nasional”. 
• Kebangsaan : Keinginan bersatu dalam mencapai 
tujuan yang didukung oleh persamaan sejarah (Tim 
ICC, 2003)
Cinta Tanah Air yang satu,berbangsa yang satu dan berbahasa yang satu 
Kebangsaan merupakan 
Mekanisme kehidupan kelompok, 
Terdiri dari unsur yang 
Beragam, dengan ciri-ciri 
Persaudaraan, kesetaraan 
Kesetiakawanan, kebersamaan 
Dan kesediaan berkorban 
Dengan kepentingan 
bersama 
Konsep kebangsaan harus terus 
Ditumbuhkan pada masyarakat bangsa 
Dan dikembangkan secara terstruktur 
Yaitu pada tingkat kesadaran, menjadi 
Suatu paham dan mengaktualisasikannya 
Dalam semangat kebangsaan 
Konsep kebangsaan 
BUKAN WARISAN 
Sehingga harus terus dipupuk 
Agar hidup subur dan 
Dievaluasi perkembangannya 
Untuk mengetahui 
penyimpangannya
12
PANCASILA 
sebagai 
Kepribadian dan 
Identitas Nasional 
Peletakan dasar filsafat 
Fase Nasionalisme modern 
SEJARAH BANGSA
SUKU BANGSA (golongan sosial yang khusus 
Yang bersifat askriptif (ada sejak lahir) yang sama 
Coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin 
AGAMA 
KEBUDAYAAN (pengetahuan manusia 
Sebagai makluk sosial) 
BAHASA (dibentuk atas unsur-unsur 
Bunyi ucapan manusia dan digunakan 
Sebagai sarana interaksi antar manusia 
Rahayu, 2007
Bahasa nasional 
Pancasila 
Bendera 
negara 
Lambang 
negara 
Lagu 
kebangsaan 
Konstitusi 
negara 
Semboyan 
negara 
Kebudayaan 
daerah 
Bentuk 
Negara Konsep 
Wawasan 
nusantara 
Winarno, 2006
WHAT HAPPEN WITH MY NATION ??
DULU MSY, BGS, DAN NEG IND:
• Globalisasi 
• Berkurangnya pemahaman sejarah bangsa 
Indonesia 
• Berkurangnya pemahaman wawasan 
nusantara 
• Perilaku lembaga politik 
• Loyalitas primordialisme
UPAYA MRMPRKUAT IDENTITAS 
• Meningkatkan kecintaan thd. Nilai-nilai yang dianut 
Bangsa Indonesia 
• Tidak menutup diri dari globalisasi dengan berbagai 
macam dampaknya 
• Mempertahankan karakter/kepribadian bangsa 
sesuai dengan nilai spiritual bangsa
INTEGRASI NASIONAL 
• Adalah penyatuan bagian-bagian yang berbeda dari suatu masyarakat 
menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat 
yang kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa 
• Integrasi Kebudayaan, artinya penyesuaian antara 2 atau lebih 
kebudayaan 
• Integrasi Sosial, penyatupaduan masy. Yang asalnya berbeda menjadi 1 
kelompok besar dengan melenyapkan perbedaan jati diri masing-masing 
• Pluralisme Kebudayaan, pendekatan heterogenis atau kebhinnekaan 
kebudayaan
• 1. Pelayaran dan perniagaan antar 
pulau (potensi pulau) 
• 2. Timbulnya pusat-pusat kekuasaan 
dan peradaban (kerajaan2) 
• 3. Agama Islam yang dianut oleh 
mayoritas bangsa Indonesia 
• 4. Nasionalisme dan ide-ide dari 
budaya barat (demokrasi, konstitusi,dll)
PERUSAK INTEGRASI 
• Pemerintah pusat tidak berwibawa (KKN, perebutan 
kekuasaan, dll) 
• Pemerintah kurang berhasil menegakkan keadilan 
(ketimpangan pembangunan di Jawa dan luar jawa) 
• Kerusuhan yang berlarut-larut 
• Kurang pemahaman tentang kebhinnekaan (muncul 
organisasi kelompok etnis, agama, politik) 
• Rendahnya pendidikan (mudah terprovokasi)
Remah/makanan sampah pun disantap …..
Kematiannya ditunggu ….
Tak ada air, tak ada ghairah…
Tak ada tenaga untuk belajar…
Makanan yg terlambat datang..
Mengharap Belas Kasihan…
• Kaelan dan Zubaidi. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan 
Tinggi. Paradigma Yogyakarta 
• Rahayu, M. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan. Grasindo. Jakarta. 
• Winarno, D. 2006. Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan. Bumi 
Aksara. Jakarta 
• Tim ICCE UIN Jakarta. 2003. Pendidikan Kewargaan (Civic Education). 
Jakarta. 
• Siswomihardjo, K.W. 2008. Identitas Nasional Aktualisasi 
Pengembangannya melalui Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila. Makalah.
Identitas nasional

Identitas nasional

  • 1.
  • 2.
    Identitas nasional PENDIDIKANKEWARGANEGARAAN  Dra. Nawang Retno.M.Si
  • 3.
    • Mahasiswa dapatmemahami identitas nasional Indonesia yang mempunyai ciri khas, yang membedakannya dengan bangsa yang lain
  • 4.
    1. Memahami konsepidentitas nasional serta sejarah munculnya nasionalisme di Indonesia 2. Memahami kemajemukan bangsa dan realitas kebangsaan 3. Menganalisa konsep integrasi Nasional 4. Sikap toleran terhadap perbedaan budaya, suku, agama, dan bahasa
  • 5.
    Identitas : Ciri-ciri,tanda-tanda atau jati diri Yang melekat pada seseorang Atau sesuatu yang membedakannya Dengan yang lain (harfiah) Sifat khas yang menerangkan Dan sesuai dengan diri pribadi, Golongan, kelompok , komunitas, dan negara sendiri (terminologi) Nasional : Identitas yang melekat pada Kelompok yang lebih besar, Yang diikat oleh kesamaan Fisik (budaya, agama, bahasa) Dan non fisik (cita-cita, tujuan) Identitas Nasional = Identitas Bangsa Tindakan kelompok yang diwujudkan dalam bentuk Organisasi atau pergerakan yang diberi Atribut Nasional (Tim ICCE, 2003) Manifestasi nilai bbuuddaayyaa rraattuussaann ssuukkuu –– ddiihhiimmppuunn ddllmm ‘‘kkeessaattuuaann IInnddoonneessiiaa’’ mmeennjjaaddii cciirrii kkhhaass yygg tteerrcceerrmmiinn ddllmm PPaannccaassiillaa ((SSuummiiaarrnnoo,, 22000066))
  • 6.
    PENGERTIAN IDENTITAS NASIONAL • Secara terminologis : Suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain (Kaelan,…) Identitas Nasional suatu bangsa TIDAK DAPAT DIPISAHKAN dengan jati diri atau kepribadian suatu bangsa
  • 7.
    Situasi kejiwaan darikesetiaan seseorang Secara total yang diabdikan langsung Kepada negara dan bangsa Sangat efektif digunakan sebagai alat perjuangan Merebut kemerdekaan dari cengkeraman kolonial Semangat nasionalisme digunakan sebagai metode dan alat identifikasi Untuk mengetahui siapa kawan dan siapa lawan Tim ICCE, 2003
  • 8.
    Situasi kejiwaan darikesetiaan seseorang Secara total yang diabdikan langsung Kepada negara dan bangsa Sangat efektif digunakan sebagai alat perjuangan Merebut kemerdekaan dari cengkeraman kolonial Semangat nasionalisme digunakan sebagai metode dan alat identifikasi Untuk mengetahui siapa kawan dan siapa lawan Tim ICCE, 2003
  • 9.
    ESENSI PERJUANGAN BANGSAINDONESIA Perjuangan Fisik Semangat perjuangan Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 Perjuangan non fisik Era Globalisasi Tim ICCE (2003)
  • 10.
    Bangsa dan Kebangsaan • Bangsa :Sekelompok besar manusia yang memiliki persamaan nasib dalam proses sejarahnya sehingga memiliki persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu “kesatuan nasional”. • Kebangsaan : Keinginan bersatu dalam mencapai tujuan yang didukung oleh persamaan sejarah (Tim ICC, 2003)
  • 11.
    Cinta Tanah Airyang satu,berbangsa yang satu dan berbahasa yang satu Kebangsaan merupakan Mekanisme kehidupan kelompok, Terdiri dari unsur yang Beragam, dengan ciri-ciri Persaudaraan, kesetaraan Kesetiakawanan, kebersamaan Dan kesediaan berkorban Dengan kepentingan bersama Konsep kebangsaan harus terus Ditumbuhkan pada masyarakat bangsa Dan dikembangkan secara terstruktur Yaitu pada tingkat kesadaran, menjadi Suatu paham dan mengaktualisasikannya Dalam semangat kebangsaan Konsep kebangsaan BUKAN WARISAN Sehingga harus terus dipupuk Agar hidup subur dan Dievaluasi perkembangannya Untuk mengetahui penyimpangannya
  • 12.
  • 13.
    PANCASILA sebagai Kepribadiandan Identitas Nasional Peletakan dasar filsafat Fase Nasionalisme modern SEJARAH BANGSA
  • 14.
    SUKU BANGSA (golongansosial yang khusus Yang bersifat askriptif (ada sejak lahir) yang sama Coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin AGAMA KEBUDAYAAN (pengetahuan manusia Sebagai makluk sosial) BAHASA (dibentuk atas unsur-unsur Bunyi ucapan manusia dan digunakan Sebagai sarana interaksi antar manusia Rahayu, 2007
  • 15.
    Bahasa nasional Pancasila Bendera negara Lambang negara Lagu kebangsaan Konstitusi negara Semboyan negara Kebudayaan daerah Bentuk Negara Konsep Wawasan nusantara Winarno, 2006
  • 16.
    WHAT HAPPEN WITHMY NATION ??
  • 17.
    DULU MSY, BGS,DAN NEG IND:
  • 18.
    • Globalisasi •Berkurangnya pemahaman sejarah bangsa Indonesia • Berkurangnya pemahaman wawasan nusantara • Perilaku lembaga politik • Loyalitas primordialisme
  • 20.
    UPAYA MRMPRKUAT IDENTITAS • Meningkatkan kecintaan thd. Nilai-nilai yang dianut Bangsa Indonesia • Tidak menutup diri dari globalisasi dengan berbagai macam dampaknya • Mempertahankan karakter/kepribadian bangsa sesuai dengan nilai spiritual bangsa
  • 21.
    INTEGRASI NASIONAL •Adalah penyatuan bagian-bagian yang berbeda dari suatu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang lebih utuh atau memadukan masyarakat yang kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa • Integrasi Kebudayaan, artinya penyesuaian antara 2 atau lebih kebudayaan • Integrasi Sosial, penyatupaduan masy. Yang asalnya berbeda menjadi 1 kelompok besar dengan melenyapkan perbedaan jati diri masing-masing • Pluralisme Kebudayaan, pendekatan heterogenis atau kebhinnekaan kebudayaan
  • 22.
    • 1. Pelayarandan perniagaan antar pulau (potensi pulau) • 2. Timbulnya pusat-pusat kekuasaan dan peradaban (kerajaan2) • 3. Agama Islam yang dianut oleh mayoritas bangsa Indonesia • 4. Nasionalisme dan ide-ide dari budaya barat (demokrasi, konstitusi,dll)
  • 23.
    PERUSAK INTEGRASI •Pemerintah pusat tidak berwibawa (KKN, perebutan kekuasaan, dll) • Pemerintah kurang berhasil menegakkan keadilan (ketimpangan pembangunan di Jawa dan luar jawa) • Kerusuhan yang berlarut-larut • Kurang pemahaman tentang kebhinnekaan (muncul organisasi kelompok etnis, agama, politik) • Rendahnya pendidikan (mudah terprovokasi)
  • 25.
  • 26.
  • 27.
    Tak ada air,tak ada ghairah…
  • 28.
    Tak ada tenagauntuk belajar…
  • 29.
  • 30.
  • 31.
    • Kaelan danZubaidi. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Paradigma Yogyakarta • Rahayu, M. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan. Grasindo. Jakarta. • Winarno, D. 2006. Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan. Bumi Aksara. Jakarta • Tim ICCE UIN Jakarta. 2003. Pendidikan Kewargaan (Civic Education). Jakarta. • Siswomihardjo, K.W. 2008. Identitas Nasional Aktualisasi Pengembangannya melalui Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila. Makalah.