HUKUM ISLAM DI INDONESIA 
Oleh : 
Heni Wahyudah 
Anindia D. Larasati 
Amanah Firdausa
PENDAHULUAN
HUKUM 
ISLAM kedudukannya 
Sangat 
Penting 
b 
a 
g 
i 
Hidup 
Orang Muslim
HUKUM 
ISLAM 
Mengatur Memandu 
Seluruh Perbuatan 
Orang Muslim
HUKUM 
ISLAM 
Tolok Ukur 
Kadar 
Identitas 
Ke-Islaman 
Seseorang
AGAMA 
ISLAM 
Terlihat Ditampilkan 
Dari Sisi 
Hukumnya
AJARAN 
ISLAM 
Memiliki 
Peran 
Kedudukan 
Vital, Harus Diketahui 
Dan Diamalkan
Konsep dan Hakikat 
Islam
HUKUM 
Hukm, 
Ahkam (p) 
Hakama 
Bahasa 
Arab
HUKUM 
Ketentuan 
Allah 
Perintah/Larangan 
Berupa: Sebab, Syarat, Penghalang 
Ilmu 
Ushul Al-Fiqh
HUKUM 
ISLAM 
Syari’ah Fiqh
Syari’ah : 
(secara bahasa) 
Jalan Menuju Sumber Air yang 
Tidak Pernah Kering
Syari’ah : 
(secara istilah) 
Keseluruhan Ajaran Islam
Fiqh : 
(secara bahasa) 
Pemahaman yang Mendalam
Fiqh : 
(secara istilah) 
Ilmu yang berisi tentang 
hukum-hukum yang terkait 
dengan perbuatan manusia
Fiqh Syari’ah 
Mengapa ???
Syari’ah: 
Keseluruhan kandungan 
teks-teks Al-Qur’an & As- 
Sunnah yang sudah pasti 
benar 
Karena …
Fiqh : 
Sedangkan … 
Sekumpulan produk hukum 
yang dihasilkan oleh 
pemikiran para ulama, yang 
dalam kenyataannya banyak 
perbedaan 
(tidak memiliki kebenaran 
mutlak, melainkan nisbi)
Istilah Hukum Islam lebih 
dekat pengertiannya pada 
Fiqh 
Sehingga …
Sumber pokok hukum Islam 
itu adalah : 
(mashadir al-ahkam) 
Al-Qur’an dan As-Sunnah
Al-Qur’an : 
Firman ALLAH SWT yang 
pasti benar
As-Sunnah : 
Berasal dari Rasulullah SAW, 
yang sejatinya merupakan 
wahyu dari ALLAH SWT 
Dalam menentukan apa yang 
terbaik bagi manusia
Dalil-dalil Hukum (adillatul 
ahkam) Oleh para Ulama : 
Ijma’ 
Qiyas 
Istihsan 
Al-Maslahah Al-mursalah 
Istishhab 
Shad Dzariah
Ada juga yang menambahkan 
dengan : 
Syar’u Man Qoblan
Sebagian ahli menyebut dalil-dalil 
tersebut dengan : 
Metode-metode Penyimpulan 
Hukum Islam
Sebagian ulama Fiqh membuat 
klasifikasi ruang lingkup Hukum 
Islam : 
‘Ibaadat 
Ahwaal Syakhshiyah 
Mu’aamalah Madaniyah 
Mu’aamalah Maaliyah 
Muraaf’aat 
Ahkaam Dustuuriyah
Setiap Muslim harus menyadari dan 
meyakini sepenuhnya bahwa seluruh 
ajaran & aturan yang terkandung 
dalam hukum Islam adalah nilai dan 
aturan terbaik yang diturunkan 
ALLAH SWT untuk kemaslahatan 
manusia, sehingga wajib ditaati serta 
berusaha istiqomah menjalankannya.
Sejarah Perkembangan 
Hukum Islam di 
Indonesia
Sejarah Perkembangan 
Hukum Islam di Indonesia 
1. Masa Kerajaan Islam 
2. Dinamika pada Masa 
Penjajahan sampai Pra 
Kemerdekaan 
3. Masa Penjajahan Jepang & 
Pra Kemerdekaan
Legislasi Hukum Islam 
dalam Hukum Positif
Penduduk Indonesia 
Bermayoritaskan 
Agama Islam
Tetapi, 
Indonesia Bukan 
Negara Agama
Usaha-usaha untuk 
memperbesar kontribusi 
hukum Islam bagi hukum 
Nasional sudah 
memperoleh hasil & 
diakomodasi pemerintah
BUKTI ???
Politik hukum Orde 
Baru mengakomodasi 
pemberlakuan sebagian 
hukum Islam bagi 
pemeluk-pemeluknya.
Pertama : 
UU No.1 tahun 1974 
tentang Perkawinan
Kedua : 
Isi pasal 2 & pasal 63 UU 
No.1 tahun 1974 & PP 
No.28 tahun1977 
tentang Perwakafan 
Tanah Milik
Ketiga : 
UU No.7 tahun 1989 
tentang Peradilan Agama 
(29 Desember 1989)
Keempat : 
Inpres No.1 tahun 1991 
tentang kompilasi Hukum 
Islamdi Indonesia
Kelima : 
UU No.38 tahun 1999 
tentang Pengelolaan 
Zakat
Keenam : 
UU No.4 tahun 1979 
tentang Kesehjateraan 
Anak
Ketujuh : 
UU No.7 tahun 1992 
tentang Perbankan 
(PP No.72 tahun 1992 
tentang prinsip bagi hasil)
Bagaimana dengan 
Saat Ini ???
Sebagian umat Islam Indonesia 
masih & terus berusaha untuk 
menjaga eksistensi pengamalan 
hukum Islam di tengah -tengah 
masyarakat, juga berusaha agar 
hukum Islam bisa memberikan 
kontribusi lebih bagi materi 
hukum Nasional.
Tiga Alasan yang 
Membuat Optimis Ide 
& Usaha Positivisasi 
Hukum Islam
Pertama : 
Secara historis hukum Islam 
sudah menjadi pedoman & 
dilaksanakan oleh masyarakat 
Islam dalam masa waktu yang 
sudah cukup lama sejak masa-masa 
Kerajaan Islam
Kedua : 
Fakta “Mayoritas Bangsa 
Indonesia adalah Beragama 
Islam”
Ketiga : 
Konstitusi secara tegas & jelas 
memberikan ruang bagi 
masuknya hukum Islam dalam 
system hukum & perundangan 
nasional
Maka, 
Hukum Islam akan benar-benar 
menjadi sumber hukum nasional, 
disamping Pancasila, tanpa tumbuh 
anggapan-anggapan bahwa hukum 
Islam adalah kuno & persatuan serta 
kesatuan bangsa dapat 
dipertahankan
Melembagakan (positivisasi) 
hukum Islam tidak mudah untuk 
diwujudkan karena bangsa 
Indonesia adalah Bangsa yang 
Beragam
Tantangan bagi para ahli hukum 
Islam & tokoh Islam sekarang : 
Bagaimana menjadikan hukum 
Islam sebagai penunjang 
pembangunan dalam kerangka 
sistem hukum Pancasila ???
Ada 3 Faktor Penyebab 
Hukum Islam Masih Memiliki 
Peran Besar dalam Kehidupan 
Bangsa Kita
Pertama: 
Hukum Islam telah turut serta 
menciptakan tata nilai yang mengatur 
kehidupan umat Islam, minimal 
dengan menetapkan apa yang harus 
dianggap baik & buruk, apa yang 
menjadi perintah, anjuran, perkenan & 
larangan agama
Kedua: 
Banyak keputusan hukum & unsur 
yurisprudensial dari hukum Islam 
telah diserap menjadi bagian dari 
hukum positif yang berlaku
Ketiga: 
Golongan yang masih memiliki aspirasi 
teokratis di kalangan umat Islam 
secara penuh masih menjadi slogan 
perjuangan yang masih mempunyai 
appeal cukup besar
Komitmen 
Pengalaman 
Hukum Islam & 
Pengembangannya
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia
Hukum Islam di Indonesia

Hukum Islam di Indonesia