Nama Anggota Kelompok 5:
Chintya Ronalisa Dewi (4)
Difa Ashmamillah (8)
Dihlis Intan N.P.U (9)
Feroza Rosalina Devi (18)
Meidiasari Amalia (25)
Ulfa Rosalina (38)
Yuninda Diah Pratiwi (42)
PRESENTASI BIOLOGI
“Golongan Darah
&
Gangguan/Penyakit yang berhubungan
dengan Darah”
3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ
manusia dan hewan
tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin
terjadi serta implikasi pada Salingtemas
(Sains, lingkungan, teknologi, masyarakat).

3.2 Menjelaskan keterkaitan antara
struktur, fungsi dan proses serta
kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada
sistem peredaran darah.
Indikator
Mengetahui Golongan Darah
Menjelaskan berbagai macam Golongan Darah
Menjelaskan sistematika transfusi darah
Mengetahui dan menjelaskan
penyakit/gangguan yang berhubungan dengan
darah.
A.Golongan Darah
1. Pengertian
Golongan Darah
Pengelompokan darah
berdasarkan ada tidaknya antigen (aglutinogen)
dan antibodi (aglutinin).
 Antigen (aglutinogen) : Protein yang masuk
kedalam tubuh yang menimbun di eritrosit.
 Antibodi (aglutinin) : Zat penolak yang terdapat
dalam plasma darah
2. Macam-macam Golongan
Darah
Penggolongan darah pertama kali
diperkenalkan pada tahun 1900 oleh Karl
Landskiner dengan sistem penggolongan ABO yang
dibagi menjadi 4 golongan,
yaitu :
a. Golongan Darah A
Individu dengan golongan darah A memiliki sel
darah merah dengan antigen A di permukaan
membran selnya dan menghasilkan antibodi
terhadap antigen B dalam serum darahnya.
b. Golongan Darah B
Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B
pada permukaan sel darah merahnya dan
menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam
serum darahnya.
c. Golongan Darah AB
Individu dengan golongan darah AB memiliki sel
darah merah dengan antigen A dan B serta tidak
menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B.
d. Golongan Darah O
Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah
tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap
antigen A dan B.
Golongan darah lainnya
• Diego positif yang ditemukan hanya pada Orang
Asia Selatan dan pribumi Amerika.
• Dari sistem MNS didapat golongan darah M, N
dan MN. Berguna untuk tes kesuburan.
• Duffy negatif yang ditemukan di populasi
Afrika.
• Sistem Lutherans yang mendeskripsikan satu set
.
21 antigen.
Dan sistem lainnya meliputi Colton, Kell, Kidd,
Lewis, Landsteiner-Wiener, P, Yt atau Cartwright,
XG, Scianna, Dombrock, Chido/ Rodgers, Kx,
Gerbich, Cromer, Knops, Indian, Ok, Raph dan
JMH.
3. TRANSFUSI DARAH
Proses pemindahan darah dari tubuh
seseorang ke tubuh orang lain.
“Kecocokan Transfusi Darah”

Resipien

Donor
A

A
B
AB
O

B

AB

O
A
B

O

AB

O
A

B

AB

AB

O

“Jadi kesimpulannya Golongan Darah O adalan Pendonor
universal dan golongan AB adalan Resipien Universal”.
Seseorang yang tidak memiliki faktor Rh di permukaan
sel darah merahnya memiliki golongan darah Rh-. Mereka
yang memiliki faktor Rh pada permukaan sel darah merahnya
disebut memiliki golongan darah Rh+.
Kecocokan faktor Rhesus amat penting karena
ketidakcocokan golongan. Misalnya donor dengan Rh+
sedangkan resipiennya Rh- dapat menyebabkan produksi
antibodi terhadap antigen Rh yang mengakibatkan hemolisis.
Hal ini terutama terjadi pada perempuan yang pada atau di
bawah usia melahirkan karena faktor Rh dapat memengaruhi
janin pada saat kehamilan.
Donor
Golongan darah resipien
OO+
A−
A+
B−
B+

AB−
AB+

O-

O+

A−

A+

B−

B+

AB-

AB+
B. Penyakit/gangguan yang
berhubungan dengan darah
Macam-macam penyakit yang
berhubungan dengan darah:
1. Anemia / Penyakit Kurang Darah
suatu kondisi di mana tubuh kita kekurangan darah akibat
kurangnya kandungan hemoglobin dalam darah.
Gejala-gejala Anemia :
Muka Pucat
Gelisah
Lesu
Gelisah
Sakit Kepala
Terkadang Sesak Nafas
Gangguan Mens
Penyebab Umum :
Kekurangan zat besi
Pendarahan Usus
Rendahnya Genetik
Kekurangan Vitamin B12
Kekurangan Asam Folat
Gangguan Sumsum Tulang
Belakang
Cara Pengobatan :
a. Mengkonsumsi suplemen besi
untuk memulihkan
kekurangan sel darah
merah tersebut
b. Selain itu Vitamin B12 juga
diperlukan
Jalan Terakhir jika anemia
sudah mencapai stadium
2. Hemofili / Hemofilia / Penyakit Darah Sulit Beku
suatu penyakit atau kelainan pada darah yang sukar membeku
jika terjadi luka. Hemofili merupakan penyakit turunan.

Tanda dan Gejala :
 Pendarahan Hebat dan berulang tanpa sebab yang jelas.
 Pertama biasanya terjadi pada usia kurang dari 18 bulan setelah
mengalami cedera ringan.
 Mudah Cemas.
 Bila terjadi luka sobek darah akan terus mengalir dan memerlukan
waktu berjam-jam untuk membeku.
Pencegahan :
1) Hindari Trauma
2) Hindari obat-obatan yang mempengaruhi kerja
trombosit yang berfungsi untuk membentuk
sumbatan pada darah
Pengobatan :
Xamtone plus (dari buah manggis kualitas no.1)
Mengandung antioksidan luar biasa yang mampu
membantu menghancurkan semua penyakit.
3. Hipertensi / Penyakit Darah Tinggi
tekanan darah tinggi yang diakibatkan
oleh adanya penyempitan pembuluh darah
dengan sistolis sekitar 140-200 mmHg
serta tekanan diastolisis kurang lebih
antara 90-110 mmHg.
Gejala-gejalanya :
Pusing
Muka Merah
Sakit kepala
Keluar Darah dari hidung secara
tiba-tiba
Tengkuk terasa pegal-pegal
Dampak Hipertensi :
Kerusakan pada ginjal, pendarahan pada
selaput bening (retina mata), pecahnya
pembuluh darah di otak serta terjadinya
kelumpuhan.
Penyebabnya dibagi menjadi 2 yaitu :
H.Primer
Penyebab pastinya belum
diketahui pasti, namun
diduga adanya beberapa
faktor umur,stres,keturunan,lingkungan
& kebiasaan merokok/mengkonsumsi
alkohol
H. Sekunder
Adanya kelainan
pembuluh darah ginjal,gangguan kelenjar
tiroid.
Pencegahan :
Pengaturan pola makan yang baik di sertai
aktivitas yang cukup. Hindari kebiasaan
merokok dan mengkonsumsi alkohol.
Pengobatan non obat :
Dengan olahraga secara
teratur, menerapkan pola pengukuran yang
baik.
4. Hipotensi / Penyakit Darah Rendah
tekanan darah rendah dengan tekanan sistolis di bawah 100 mmHg
(milimeter Hydrargyrum / mili meter air raksa)(Hydrargyrum = air raksa).

Gejala-gejala :
Pusing,sering menguap,penglihatan kurang jelas (kunang-kunang),pingsan yang
berulang.

Penyebab :
Kurangnya pompaan darah dari jantung.
Pencegahan :
Makan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna hindari tidur yang larut malam,makan
yang memiliki kandungan garam, minum air putih sebanyak mungkin.
Pengobatan :
Xamtone plus (dari buah manggis kualitas no.1)
Mengandung antioksidan luar biasa yang mampu
membantu menghancurkan semua penyakit.
5. Varises / Penyakit Otot Nimbul
pelebaran pada pembuluh vena yang
membuat pembuluh dasar membesar dan terlihat
secara kasat mata yang umumnya terdapat pada
bagian lipatan betis.
Gejala-gejala :
Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, otot
mudah pegal, kaku, panas, sakit di seputar kaki.
Mudah kram.
Muncul pelebaran pembuluh darah rambut
yang mirip jaring laba-laba.
Perubahan warna kulit pada seputar kaki akibat
tidak lancarnya aliran darah.
Kaki bengkak.
Penebalan pembuluh vena luar, misal di betis
bagian belakang tampak urat kebiru-biruan &
berkelok-kelok.
Pe n y e b a b :
Fa k t o r
k e t u r u n a n , k e h a mi l a n , k u
r a n g
g e r a k , me r o k o k , t e r l a l u
b a n y a k b e r d i r i .
C a r a Me n g h i n d a r i :
-S e s u d a h b e r a k t i v i t a s
s e t i a p h a r i , b e r b a r i n g
d e n g a n p o s i s i k a k i d a n
t u n g k a i l e b i h t i n g g i
d a r i j a n t u n g s e l a m a 20
me n i t , U n t u k
me l a n c a r k a n p e r e d a r a n
6. Penyakit Kuning Bayi
kelainan akibat adanya gangguan kerusakan sel-sel darah oleh
aglutinin sang ibu.

Di akibatkan oleh kadar bilirubin dalam darah bayi sudah melewati
batas normal.
Penyebab tingginya kadar bilirubin :
•Bayi baru lahir.
• Fungsi hatinya belum berjalan 100 %.
• Bayi kurang mendapat sinar matahari pagi antara 7.00-8.30.
• Golongan darah bayi dan ibu berbeda (akibat ssang ibu terlalu sering
minum jamu-jamuan)
7. Sklerosis
penyakit kelainan pada pembuluh nadi sistem
transportasi yang menjadi keras.
Virus yang menyebabkan sklerosis

Virus Multiple Sclerosis (MS)

Penyebab : Umur (20-40), keturunan, infeksi (virus), faktor
geografis.

Gejala-gejala :

Mati Rasa (kelemahan pada kedua kaki/salah satu kaki.
Penglihatan tidak jelas.
Kesemutan/nyeri pada bagian tubuh
Kelelahan
Pusing
8. Miokarditis
suatu kelainan akibat terjadinya radang pada otot jantung.

Gejala-gejala :
Demam
Rasa sakit di dada
Rasa sakit di persendian
Kelelahan
Sesak Nafas
Sebab-sebab :
Infeksi Bakteri
Infeksi Jamur
Infeksi Parasit
Infeksi Virus
9. Trombus / Embolus
kelainan yang terdapat pada jantung yang
disebabkan oleh adanya gumpalan di dalam nadi tajuk.

10. Leukimia / Penyakit Kanker Darah
penyakit yang mengakibatkan produksi sel darah
putih tidak terkontrol pada sistem transportasi.
1. Anjar Pangestu
Apa perbedaan golongan darah MNS dan
ABO?
2. Vera Fernanda
Apa yang dimaksud Hemolisis?
3. Syaiful Anwar
Bagaimana cara pengobatan penyakit Varises?
JAWABAN
1. Perbedaanya yaitu, jika golongan darah MNS berguna
untuk tes kesuburan sedangkan golongan darah ABO
merupakan golongan darah secara global dan berlaku
diseluruh dunia.
2. Pecahnya eritrosit sehingga bebas masuk ke plasma
darah.
3. Cara pengobatan Varises :
* Minum jus campuran wortel,seledri dan parsel atau
campuran wortel,bayam dan ketimun yang berkhasiat
memperlancar sirkulasi darah.
* Minum teh herbal yg terbuat dari bunga jeruk
nipis,mint ginko,giloba,dan biji anggur.
Kesimpulan

Golongan Darah terdiri dari golongan darah
A,B,dan O.
Terdapat berbagai macam penyakit yang
dapat menyerang sistem peredaran darah,
oleh karena itu kita harus menjaga pola
makan dan menerapkan pola hidup sehat
agar terhindar dari penyakit tersebut.

Golongan Darah

  • 3.
    Nama Anggota Kelompok5: Chintya Ronalisa Dewi (4) Difa Ashmamillah (8) Dihlis Intan N.P.U (9) Feroza Rosalina Devi (18) Meidiasari Amalia (25) Ulfa Rosalina (38) Yuninda Diah Pratiwi (42)
  • 4.
  • 5.
    3. Menjelaskan strukturdan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasi pada Salingtemas (Sains, lingkungan, teknologi, masyarakat). 3.2 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah.
  • 6.
    Indikator Mengetahui Golongan Darah Menjelaskanberbagai macam Golongan Darah Menjelaskan sistematika transfusi darah Mengetahui dan menjelaskan penyakit/gangguan yang berhubungan dengan darah.
  • 7.
    A.Golongan Darah 1. Pengertian GolonganDarah Pengelompokan darah berdasarkan ada tidaknya antigen (aglutinogen) dan antibodi (aglutinin).  Antigen (aglutinogen) : Protein yang masuk kedalam tubuh yang menimbun di eritrosit.  Antibodi (aglutinin) : Zat penolak yang terdapat dalam plasma darah
  • 8.
    2. Macam-macam Golongan Darah Penggolongandarah pertama kali diperkenalkan pada tahun 1900 oleh Karl Landskiner dengan sistem penggolongan ABO yang dibagi menjadi 4 golongan, yaitu : a. Golongan Darah A Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya.
  • 9.
    b. Golongan DarahB Individu dengan golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merahnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen A dalam serum darahnya. c. Golongan Darah AB Individu dengan golongan darah AB memiliki sel darah merah dengan antigen A dan B serta tidak menghasilkan antibodi terhadap antigen A maupun B. d. Golongan Darah O Individu dengan golongan darah O memiliki sel darah tanpa antigen, tapi memproduksi antibodi terhadap antigen A dan B.
  • 10.
    Golongan darah lainnya •Diego positif yang ditemukan hanya pada Orang Asia Selatan dan pribumi Amerika. • Dari sistem MNS didapat golongan darah M, N dan MN. Berguna untuk tes kesuburan. • Duffy negatif yang ditemukan di populasi Afrika. • Sistem Lutherans yang mendeskripsikan satu set . 21 antigen. Dan sistem lainnya meliputi Colton, Kell, Kidd, Lewis, Landsteiner-Wiener, P, Yt atau Cartwright, XG, Scianna, Dombrock, Chido/ Rodgers, Kx, Gerbich, Cromer, Knops, Indian, Ok, Raph dan JMH.
  • 11.
    3. TRANSFUSI DARAH Prosespemindahan darah dari tubuh seseorang ke tubuh orang lain.
  • 12.
  • 13.
    A B O AB O A B AB AB O “Jadi kesimpulannya GolonganDarah O adalan Pendonor universal dan golongan AB adalan Resipien Universal”.
  • 14.
    Seseorang yang tidakmemiliki faktor Rh di permukaan sel darah merahnya memiliki golongan darah Rh-. Mereka yang memiliki faktor Rh pada permukaan sel darah merahnya disebut memiliki golongan darah Rh+. Kecocokan faktor Rhesus amat penting karena ketidakcocokan golongan. Misalnya donor dengan Rh+ sedangkan resipiennya Rh- dapat menyebabkan produksi antibodi terhadap antigen Rh yang mengakibatkan hemolisis. Hal ini terutama terjadi pada perempuan yang pada atau di bawah usia melahirkan karena faktor Rh dapat memengaruhi janin pada saat kehamilan.
  • 15.
  • 16.
    B. Penyakit/gangguan yang berhubungandengan darah Macam-macam penyakit yang berhubungan dengan darah: 1. Anemia / Penyakit Kurang Darah suatu kondisi di mana tubuh kita kekurangan darah akibat kurangnya kandungan hemoglobin dalam darah.
  • 17.
    Gejala-gejala Anemia : MukaPucat Gelisah Lesu Gelisah Sakit Kepala Terkadang Sesak Nafas Gangguan Mens
  • 18.
    Penyebab Umum : Kekuranganzat besi Pendarahan Usus Rendahnya Genetik Kekurangan Vitamin B12 Kekurangan Asam Folat Gangguan Sumsum Tulang Belakang
  • 19.
    Cara Pengobatan : a.Mengkonsumsi suplemen besi untuk memulihkan kekurangan sel darah merah tersebut b. Selain itu Vitamin B12 juga diperlukan Jalan Terakhir jika anemia sudah mencapai stadium
  • 20.
    2. Hemofili /Hemofilia / Penyakit Darah Sulit Beku suatu penyakit atau kelainan pada darah yang sukar membeku jika terjadi luka. Hemofili merupakan penyakit turunan. Tanda dan Gejala :  Pendarahan Hebat dan berulang tanpa sebab yang jelas.  Pertama biasanya terjadi pada usia kurang dari 18 bulan setelah mengalami cedera ringan.  Mudah Cemas.  Bila terjadi luka sobek darah akan terus mengalir dan memerlukan waktu berjam-jam untuk membeku.
  • 21.
    Pencegahan : 1) HindariTrauma 2) Hindari obat-obatan yang mempengaruhi kerja trombosit yang berfungsi untuk membentuk sumbatan pada darah Pengobatan : Xamtone plus (dari buah manggis kualitas no.1) Mengandung antioksidan luar biasa yang mampu membantu menghancurkan semua penyakit.
  • 22.
    3. Hipertensi /Penyakit Darah Tinggi tekanan darah tinggi yang diakibatkan oleh adanya penyempitan pembuluh darah dengan sistolis sekitar 140-200 mmHg serta tekanan diastolisis kurang lebih antara 90-110 mmHg.
  • 23.
    Gejala-gejalanya : Pusing Muka Merah Sakitkepala Keluar Darah dari hidung secara tiba-tiba Tengkuk terasa pegal-pegal
  • 24.
    Dampak Hipertensi : Kerusakanpada ginjal, pendarahan pada selaput bening (retina mata), pecahnya pembuluh darah di otak serta terjadinya kelumpuhan. Penyebabnya dibagi menjadi 2 yaitu : H.Primer Penyebab pastinya belum diketahui pasti, namun diduga adanya beberapa faktor umur,stres,keturunan,lingkungan & kebiasaan merokok/mengkonsumsi alkohol
  • 25.
    H. Sekunder Adanya kelainan pembuluhdarah ginjal,gangguan kelenjar tiroid. Pencegahan : Pengaturan pola makan yang baik di sertai aktivitas yang cukup. Hindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi alkohol. Pengobatan non obat : Dengan olahraga secara teratur, menerapkan pola pengukuran yang baik.
  • 26.
    4. Hipotensi /Penyakit Darah Rendah tekanan darah rendah dengan tekanan sistolis di bawah 100 mmHg (milimeter Hydrargyrum / mili meter air raksa)(Hydrargyrum = air raksa). Gejala-gejala : Pusing,sering menguap,penglihatan kurang jelas (kunang-kunang),pingsan yang berulang. Penyebab : Kurangnya pompaan darah dari jantung. Pencegahan : Makan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna hindari tidur yang larut malam,makan yang memiliki kandungan garam, minum air putih sebanyak mungkin.
  • 27.
    Pengobatan : Xamtone plus(dari buah manggis kualitas no.1) Mengandung antioksidan luar biasa yang mampu membantu menghancurkan semua penyakit. 5. Varises / Penyakit Otot Nimbul pelebaran pada pembuluh vena yang membuat pembuluh dasar membesar dan terlihat secara kasat mata yang umumnya terdapat pada bagian lipatan betis.
  • 28.
    Gejala-gejala : Mula-mula kakidan tungkai terasa berat, otot mudah pegal, kaku, panas, sakit di seputar kaki. Mudah kram. Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba. Perubahan warna kulit pada seputar kaki akibat tidak lancarnya aliran darah. Kaki bengkak. Penebalan pembuluh vena luar, misal di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan & berkelok-kelok.
  • 29.
    Pe n ye b a b : Fa k t o r k e t u r u n a n , k e h a mi l a n , k u r a n g g e r a k , me r o k o k , t e r l a l u b a n y a k b e r d i r i . C a r a Me n g h i n d a r i : -S e s u d a h b e r a k t i v i t a s s e t i a p h a r i , b e r b a r i n g d e n g a n p o s i s i k a k i d a n t u n g k a i l e b i h t i n g g i d a r i j a n t u n g s e l a m a 20 me n i t , U n t u k me l a n c a r k a n p e r e d a r a n
  • 30.
    6. Penyakit KuningBayi kelainan akibat adanya gangguan kerusakan sel-sel darah oleh aglutinin sang ibu. Di akibatkan oleh kadar bilirubin dalam darah bayi sudah melewati batas normal. Penyebab tingginya kadar bilirubin : •Bayi baru lahir. • Fungsi hatinya belum berjalan 100 %. • Bayi kurang mendapat sinar matahari pagi antara 7.00-8.30. • Golongan darah bayi dan ibu berbeda (akibat ssang ibu terlalu sering minum jamu-jamuan)
  • 31.
    7. Sklerosis penyakit kelainanpada pembuluh nadi sistem transportasi yang menjadi keras. Virus yang menyebabkan sklerosis Virus Multiple Sclerosis (MS) Penyebab : Umur (20-40), keturunan, infeksi (virus), faktor geografis. Gejala-gejala : Mati Rasa (kelemahan pada kedua kaki/salah satu kaki. Penglihatan tidak jelas. Kesemutan/nyeri pada bagian tubuh Kelelahan Pusing
  • 32.
    8. Miokarditis suatu kelainanakibat terjadinya radang pada otot jantung. Gejala-gejala : Demam Rasa sakit di dada Rasa sakit di persendian Kelelahan Sesak Nafas Sebab-sebab : Infeksi Bakteri Infeksi Jamur Infeksi Parasit Infeksi Virus
  • 33.
    9. Trombus /Embolus kelainan yang terdapat pada jantung yang disebabkan oleh adanya gumpalan di dalam nadi tajuk. 10. Leukimia / Penyakit Kanker Darah penyakit yang mengakibatkan produksi sel darah putih tidak terkontrol pada sistem transportasi.
  • 35.
    1. Anjar Pangestu Apaperbedaan golongan darah MNS dan ABO? 2. Vera Fernanda Apa yang dimaksud Hemolisis? 3. Syaiful Anwar Bagaimana cara pengobatan penyakit Varises?
  • 36.
    JAWABAN 1. Perbedaanya yaitu,jika golongan darah MNS berguna untuk tes kesuburan sedangkan golongan darah ABO merupakan golongan darah secara global dan berlaku diseluruh dunia. 2. Pecahnya eritrosit sehingga bebas masuk ke plasma darah. 3. Cara pengobatan Varises : * Minum jus campuran wortel,seledri dan parsel atau campuran wortel,bayam dan ketimun yang berkhasiat memperlancar sirkulasi darah. * Minum teh herbal yg terbuat dari bunga jeruk nipis,mint ginko,giloba,dan biji anggur.
  • 37.
    Kesimpulan Golongan Darah terdiridari golongan darah A,B,dan O. Terdapat berbagai macam penyakit yang dapat menyerang sistem peredaran darah, oleh karena itu kita harus menjaga pola makan dan menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit tersebut.