GEN DAN EKSPRESI
GEN
SITI MARYAM
ILMU YANG MEMPELAJARI
MAKHLUK HIDUP (biologi)
DILIHAT DARI SUDUT
MOLEKULER
DEFINISI
Replication
Transcription
Reverse
Transcription
Translation
DOGMA SENTRAL
of Molecular Biology
The Central Dogma of Molecular Biology
Transcription Translation
Replication
A
C
U
A
A
G
C
A
G
A
C
U
G
U
A
C
DNA mRNA
protein
Phenotype
Struktur DNA
 Basa :struktur cincin karbon-nitrogen
 Ada dua jenis struktur cincin, yaitu purin
dan pirimidin
 Basa purin : dua cincin ( A dan G) dan
pirimidin : satu cincin (T dan C)
 keduanya dibedakan oleh rantai
samping
Nukleosida : gula pentosa dan basa nitrogen
yang terikat melalui ikatan glikosida
DNA, gula penyusunnya adalah deoksiribosa
DNA, deoksinukleosida: deoksiadenosin ,
deoksiguanosin, deoksitimidin, dan
deoksisitidin
RNA, nukleosida mempunyai ribosa sebagai
komponen gula sehingga disebut
ribonukleosida.
BASA - RIBOSA - FOSFAT
NUKLEOSSIDA
NUKLEOTTIDA
O
H
H
H
H
H
H2C O
O P
O
O-
Basa
O
H
H
H
H
H
H2C O
O P
O
O-
Basa
O
H
H
H
H
H
H2C O
O P
O
O-
Basa
O
5'
3'
5'
3'
5'
3'
Nukleotida
Merupakan ester fosfat
dari nukleosida.
1
2
3
POLIMER NUKLEOTIDA =
ASAM NUKLEAT
NUKLEOTIDA
NUKLEOTIDA
NUKLEOTIDA
NUKLEOTIDA
NUKLEOTIDA
HN
N N
N
O
H2N
Sugar
1
2
3
4
5
6 7
8
9
N
N N
N
NH2
Sugar
2
1
3 4
5
6
7
8
9
Adenine Guanine
Purines
N
N
NH2
O
1
6
5
4
3
2
Sugar
HN
N
CH3
O
O
1
2
3
4
5
6
Sugar
Cytosine Thymine
Pyrimidines
NUCLEOTIDE
ATPADPAMP
STRUKTUR ASAM NUKLEAT
Urutan DNA
 urutan deoksinukleotida dapat dinyatakan
secara sederhana sebagai urutan basa
 ACTTTCAGACC merupakan bagian
urutan basa dari satu gen
 TGGAACCGTAG merupakan bagian
urutan basa dari gen lain yang mengkode
protein yang berbeda
DNA HELIKS GANDA
 Watson dan Crick : struktur DNA dengan
difraksi sinar-X
 DNA tersusun dari dua rantai yang saling
mengelilingi satu sama lain dengan
membentuk heliks ganda (double helix).
 basa-basa nitrogen berada di bagian
dalam dan tulang punggung gula-fosfat
berada di bagian luar
DNA double
helix
Organisasi DNA dalam kromosom
Kromoson prokariot
DNA ini mengandung 4,6 juta ps basa (E Coli)
DNA sirkuler terdapat dlm sel dis nukleoid
Nukleoid DNA : 50 atau lebih domain (loop) yang
terikat pada protein scaffold
Kebanyakan protein pengikat DNA adalah HU,
HLP-1, dan H-NS.
(a)Asosiasi DNA bakteri sirkuler dengan scaffold protein;
(b) molekul DNA ganda sirkuler;
(c) DNA supercoil
Kromosom eukariot
 DNA genom sel eukariot terdapat dalam
inti sel
 Sel manusia mengandung DNA lebih dari
1000 kali dari DNA E. coli (bakteri)
 manusia, mempunyai dua kopi setiap
kromosom, satu diwariskan dari ayah dan
satu diwariskan dari ibu
 Kromosom mengandung DNA dan protein
(kromatin).
 Histon : protein basa (lisin atau arginin)
sehingga bermuatan positif
 Nukleosom : Kompleks DNA yang mengelilingi
kelompok protein histon
 Setiap partikel inti nukleosom : meng DNA 146
bp, terikat pada kompleks delapan histon
(oktamer histon)

REPLIKASI DNA
 replikasi semikonservatif tangga berpilin
mengalami pembukaan terlebih dahulu
sehingga kedua untai polinukleotida akan
saling terpisah
 replikasi konservatif seluruh tangga
berpilin DNA awal tetap dipertahankan
dan akan mengarahkan pembentukan
tangga berpilin baru
 replikasi dispersif kedua untai polinukleo
tida meng fragmentasi di sejumlah tempat
Replikasi DNA
Replikasi DNA prokariot
 DNA polimerase I E. coli mengkatalisis
penambahan bertahap deoksiribonukleotida
pada ujung 3’ dari rantai DNA:
(DNA)n + dNTP → (DNA)n+1 + PPi
 enzim ini mengenal nukleotida berikutnya pada
cetakan DNA , menambahkan nukleotida
komplementer pada ujung 3’-OH dari primer shg
membentuk ikatan 3’, 5’ fosfodiester dan
membebaskan pirofosfat.
REPLIKASI DNA
Enzim ini akan bekerja dengan syarat
 empat dNTP (dATP, dGTP, dTTP, dan dCTP)
harus ada, ion Mg2+ juga diperlukan;
 cetakan DNA untuk dikopi oleh DNA polimerase;
 primer dengan 3’-OH bebas, tempat enzim
memperpanjangnya.
 DNA polimerase I juga memperbaiki kesalahan
selama sintesis DNA dengan menghilangkan
nukleotida yang salah (aktivitas proof reading).
 selama polimerisasi, jika nukleotida yang
dimasukkan tidak tepat, DNA polimerase I
menghilangkan nukleotida tersebut dengan
menggunakan aktivitas eksonuklease 3’ → 5’.
 DNA polimerase I juga mempunyai aktivitas
eksonuklease 5’ → 3’, : menghilangkan
nukleotida mulai dari ujung 5’ pada rantai
polinukleotida
PEMANJANGAN ASAM NUKLEAT
Garfu reflikasi
Replikasi kromosom sirkuler bakteri.
(a) Replikasi mulai dari tempat awal replikasi (ori) dan
berlangsung dalam dua arah.
(b) gelembung replikasi bergerak mengelilingi kromosom
pada waktu yang bersamaan.
Dua garfu replikasi bertemu dan bergabung.
Dua molekul DNA rantai ganda dihasilkan, masing-masing
mempunyai satu rantai DNA induk (garis tipis) dan satu rantai
DNA baru (garis tebal).
Fragmen Okazaki
DNA heliks ganda terorientasi scr antiparalel
Satu rantai berorientasi 5’ → 3’ dan rantai
komplementernya berorientasi dalam arah
3’ → 5’.
DNA heliks ganda induk akan dibuka pada
garfu replikasi dan DNA yang baru akan
dibuat dari masing-masing rantai cetakan.
DNA polimerase hanya dapat mensintesis DNA
dalam arah 5’ → 3’.
DNA baru yang disintesis secara kontinyu ini
disebut leading strand
Pada cetakan dengan orientasi 5’ → 3’, sintesis
DNA berlangsung secara diskontinyu dalam arah
5’ → 3’ shg terbentuk fragmen-fragmen DNA
pendek ( fragmen Okazaki)
Rantai DNA baru yang dibuat secara diskontinyu
ini disebut lagging strand.
Primer RNA
DNA polimerase tanpa primer.
Primer yang digunakan berupa potongan
RNA pendek (panjangnya kira-kira 5
nukleotida) dan disintesis oleh RNA
polimerase (primase).
Primer RNA yang dibuat oleh primase
kemudian diperpanjang oleh DNA
polimerase III shg terbentuk leading strand
maupun lagging strand.
5’ 3’
Fragmen Okazaki
Leading strand
Lagging strand
Pol III
Pol III
Pol I
Primer RNA
Primase
Helikase
Protein SSB
Molekul DNA
5’
3’ 5’3’
 Replikasi DNA. (a) Primase mengikat pada
rantai cetakan DNA dan (b) mensintesis RNA
primer pendek; (c) DNA polimerase III
memperpanjang RNA primer dengan
mensintesis DNA baru; (d) selama sintesis
lagging strand, fragmen Okazaki dipisahkan
oleh RNA primer; (e) RNA primer sekarang
dihilangkan dan gap diisi dengan DNA oleh DNA
polimerase I (f) menghasilkan fragmen DNA
berdekatan yang kemudian (g) digabungkan
oleh ligase.
Protein pelengkap
 Protein yang diperlukan oleh DNA
polimerase I dan III, primase, dan DNA
ligase untuk aktivitas.
 Agar dapar berlangsung replikasi, kedua
rantai heliks ini harus dibuka oleh DNA
helikase
Replikasi DNA eukariot
Siklus sel
Siklus sel eukariot.
 Fase S lamanya 6-8 jam, G2 adalah fase
di mana sel menyiapkan diri untuk mitosis
dan berakhir selama 2-6 jam Mitosis
sendiri (M) berlangsug singkat hanya kira-
kira 1 jam. Lamanya fase G1 sangat
bervarisasi dan tergantung pada tipe
siklus sel. Sel dapat memasuki fase G0,
(fase istirahat).
Replikasi DNA kromosom eukariot.
Replikasi mulai pada beberapa tempat
awal replikasi dan berlangsung dua arah
pada masing-masing lokasi. Akhirnya
‘mata’ replikasi bergabung bersama untuk
menghasilkan dua molekul DNA, masing-
masing terdiri dari satu rantai DNA induk
(garis tipis) dan rantai DNA yang baru
disintesis (garis tebal).
Multiple replicon
Pada eukariot, replikasi DNA kromosom
terjadi hanya pada fase S dalam siklus sel
 Replikasi setiap molekul DNA linier dalam
kromosom dimulai pada beberapa tempat
awal replikasi (multiple replicon)
Banyaknya tempat awal replikasi yang
pada saat repliasi DNA eukariot menjamin
bahwa DNA kromosom dapat direplikasi
dalam waktu singkat
DNA polimerase
Ada lima DNA polimerase: α, β, γ, δ, dan ε.
DNA polimerase (replikasi) : α dan δ.
Perbaikan DNA : β dan ε
Semua DNA polimerase ini kecuali γ terletak
dalam inti dan γ pada mitokondria.
Leading dan lagging strand
DNA polimerase α mensintesis lagging
strand secara diskontinyu melalui fragmen
Okazaki
DNA polimerase δ mensintesis leading
strand ecara kontinyu
Enzim δ mempunyai aktivitas eksonuklease
3’ → 5’ dan dapat memperbaiki kesalahan
DNA yang sedang disintesis
Replikasi telomer
ujung kromosom (telomer)
Masing-masing telomer mengandung bebe
rapa kopi urutan heksanukleotida berulang
yang kaya G
Transkripsi
 Proses penyalinan kode kode genetik yang
ada pada urutan DNA menjadi molekul RNA.
 Molekul RNA dibedakan : mRNA, tRNA dan
rRNA
 RNA sintesis membutuhkan ensim RNA
polimerase
 Mekanisme dibagi menjadi 3
 Inisiasi
 Elongasi
 Terminasi
The Central Dogma of Molecular Biology
Transcription Translation
Replication
A
C
U
A
A
G
C
A
G
A
C
U
G
U
A
C
DNA mRNA
protein
Phenotype
TRANSKRIPSI
DNA
RNA Polimerase
tRNA (transfer RNA)
rRNA (ribosomal RNA)
mRNA (messenger RNA)
 Sintesis RNA
1.Inisiasi :
•RNA polimerase mengenal sisi spesifik di daerah hulu
(upstream) DNA dari gen yang akan dikopi(promoter)
•kemudian RNA polymer membuka double heliks DNA.
•salah satu utas DNA berfungsi sebagai cetakan.
Promoter prokariot menunjukkan urutan –10 dan –35 dan titik awal transkripsi
dinyatakan sebagai +1.
Tahap Transkripsi
TTGACA TATAAT
Tempat mulai
transkripsi
5’ 3’
2. Elongasi :
Enzim RNA polymerase bergerak sepanjang molekul
DNA, membuka double heliks dan merangkai
ribonukleotida ke ujung 3’ dari RNA yang sedang
tumbuh.
Arah transkripsi
Pelipatan kembali
transkripsi
Pembukaan lipatan
DNA cetakan
RNA yang disintesis
5’ppp
Hibrid RNA-DNA
5’
5’
3’
3’
3’
3. Terminasi :
Terjadi pada tempat tertentu. Proses terminasi transkripsi
ditandai dengan terdisosiasinya enzim RNA polymerase
dari DNA dan RNA dilepaskan.
•Bagian dari molekul DNA (gene) terbuka
pilinannya sehingga basa-basanya
terekspos.
•Nukleotida mRNA bebas, di dalam
nukleus berpasangan basa-basanya
dengan satu utas molekul DNA yang telah
terbuka pilinannya.
•mRNA dibuat dengan bantuan RNA polymerase.
Enzim ini menyatukan nukleotida mRNA untuk
membuat utas mRNA.
•Utas mRNA ini bersifat komplementer terhadap DNA
(gen)
•mRNA meninggalkan nukleus menuju sitoplasma
melalui pori nuklear
Transkripsi gen eukariot
 RNA polimerase I terletak dalam inti, mentranskripsi gen
rRNA 28S, 18S, dan 5,8S;
 RNA polimerase II terletak dalam nukleoplasma,
mentranskripsi gen pengkode protein (mRNA) dan
kebanyakan gen small nuclear RNA (snRNA);
 RNA polimerase III juga terletak dalam nukleoplasma.
Enzim ini mentranskripsi gen tRNA, rRNA 5S, satu
snRNA, dan RNA 7S yang diasosiasikan dengan partikel
pengenal signal (signal recognition particle, SRP). SRP
terlibat dalam translokasi protein menyebrangi membran
retikulum endoplasma.
Mekanisme dasar sintesis RNA pada
eukariot sama prokariot
Inisiasi : sisi promoter pada daerah 5’ dari
titik awal transkripsi
RNA polimerisase mengkopi satu rantai,
yaitu rantai antisense (-) dari cetakan DNA
Sintesis RNA terjadi dalam arah 5’→3’
TATAA
TATAA
D
D Pol II
TFIID
TFIIA, TFIIB, TFIIF-RNA polimerase II
D Pol II
TFIIE, TFIIH, TFIIJ
Transkripsi mulai
A B F
EA B F H J
Elongasi dan terminasi
Elongasi rantai RNA berlanjut terus sampai
terminasi terjadi
RNA Polimerase mengakhiri transkripsi
pada jarak yang bervarisasi di daerah hilir
gen
Molekul RNA yang dibuat dari gen
pengkode protein oleh RNA polimerase II
disebut transkrip primer.
 Tanskrip primer : perlu diproses agar
menghasilkan mRNA yang siap untuk
ditranslasi spt penambahan topi (capping),
penambahan ekor poli A (polyadenilation),
dan potong sambung (splicing) RNA.
5
pppNpNp
ppNpNp
G5
ppp5
NpNp
Penghilangan fosfat terminal oleh fosfatase
Pembentukan ikatan 5’5’ trifosfat selama penambahan
residu G terminal
Gugus metil ditambahkan pada G dari S-adenosil metionin
membentuk cap 0
Gugus metil ditambahkan pada ribosa dari nukleotida pertama setelah G
membentuk cap 1 atau pada ribosa dari dua nukleotida setelah G membentuk cap
2
GTP
PPi
GpppNpNp
CH3
GpppNpNp
CH3
CH3
CH3
Poliadenilasi
Ekson 1 GU A AG Ekson 2
Sisi potong
sambung
Sisi potong
sambung
Titik percabangan
Kelompok
pirimidin
Intron
20-50 nukleotida
GU A AG
GU
A AG
P
P
3’OH +
GU
A AG
P
3’OH+
P
P
P
3’-5’
5’
2’

Gen dan ekspresi gen

  • 1.
  • 2.
    ILMU YANG MEMPELAJARI MAKHLUKHIDUP (biologi) DILIHAT DARI SUDUT MOLEKULER DEFINISI
  • 4.
  • 5.
    The Central Dogmaof Molecular Biology Transcription Translation Replication A C U A A G C A G A C U G U A C DNA mRNA protein Phenotype
  • 6.
    Struktur DNA  Basa:struktur cincin karbon-nitrogen  Ada dua jenis struktur cincin, yaitu purin dan pirimidin  Basa purin : dua cincin ( A dan G) dan pirimidin : satu cincin (T dan C)  keduanya dibedakan oleh rantai samping
  • 8.
    Nukleosida : gulapentosa dan basa nitrogen yang terikat melalui ikatan glikosida DNA, gula penyusunnya adalah deoksiribosa DNA, deoksinukleosida: deoksiadenosin , deoksiguanosin, deoksitimidin, dan deoksisitidin RNA, nukleosida mempunyai ribosa sebagai komponen gula sehingga disebut ribonukleosida.
  • 9.
    BASA - RIBOSA- FOSFAT NUKLEOSSIDA NUKLEOTTIDA
  • 10.
    O H H H H H H2C O O P O O- Basa O H H H H H H2CO O P O O- Basa O H H H H H H2C O O P O O- Basa O 5' 3' 5' 3' 5' 3' Nukleotida Merupakan ester fosfat dari nukleosida.
  • 11.
  • 12.
    POLIMER NUKLEOTIDA = ASAMNUKLEAT NUKLEOTIDA NUKLEOTIDA NUKLEOTIDA NUKLEOTIDA NUKLEOTIDA
  • 13.
    HN N N N O H2N Sugar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 N NN N NH2 Sugar 2 1 3 4 5 6 7 8 9 Adenine Guanine Purines
  • 14.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Urutan DNA  urutandeoksinukleotida dapat dinyatakan secara sederhana sebagai urutan basa  ACTTTCAGACC merupakan bagian urutan basa dari satu gen  TGGAACCGTAG merupakan bagian urutan basa dari gen lain yang mengkode protein yang berbeda
  • 19.
    DNA HELIKS GANDA Watson dan Crick : struktur DNA dengan difraksi sinar-X  DNA tersusun dari dua rantai yang saling mengelilingi satu sama lain dengan membentuk heliks ganda (double helix).  basa-basa nitrogen berada di bagian dalam dan tulang punggung gula-fosfat berada di bagian luar
  • 21.
  • 22.
    Organisasi DNA dalamkromosom Kromoson prokariot DNA ini mengandung 4,6 juta ps basa (E Coli) DNA sirkuler terdapat dlm sel dis nukleoid Nukleoid DNA : 50 atau lebih domain (loop) yang terikat pada protein scaffold Kebanyakan protein pengikat DNA adalah HU, HLP-1, dan H-NS.
  • 23.
    (a)Asosiasi DNA bakterisirkuler dengan scaffold protein; (b) molekul DNA ganda sirkuler; (c) DNA supercoil
  • 24.
    Kromosom eukariot  DNAgenom sel eukariot terdapat dalam inti sel  Sel manusia mengandung DNA lebih dari 1000 kali dari DNA E. coli (bakteri)  manusia, mempunyai dua kopi setiap kromosom, satu diwariskan dari ayah dan satu diwariskan dari ibu  Kromosom mengandung DNA dan protein (kromatin).
  • 25.
     Histon :protein basa (lisin atau arginin) sehingga bermuatan positif  Nukleosom : Kompleks DNA yang mengelilingi kelompok protein histon  Setiap partikel inti nukleosom : meng DNA 146 bp, terikat pada kompleks delapan histon (oktamer histon) 
  • 28.
  • 29.
     replikasi semikonservatiftangga berpilin mengalami pembukaan terlebih dahulu sehingga kedua untai polinukleotida akan saling terpisah  replikasi konservatif seluruh tangga berpilin DNA awal tetap dipertahankan dan akan mengarahkan pembentukan tangga berpilin baru  replikasi dispersif kedua untai polinukleo tida meng fragmentasi di sejumlah tempat
  • 31.
    Replikasi DNA Replikasi DNAprokariot  DNA polimerase I E. coli mengkatalisis penambahan bertahap deoksiribonukleotida pada ujung 3’ dari rantai DNA: (DNA)n + dNTP → (DNA)n+1 + PPi  enzim ini mengenal nukleotida berikutnya pada cetakan DNA , menambahkan nukleotida komplementer pada ujung 3’-OH dari primer shg membentuk ikatan 3’, 5’ fosfodiester dan membebaskan pirofosfat.
  • 32.
  • 34.
    Enzim ini akanbekerja dengan syarat  empat dNTP (dATP, dGTP, dTTP, dan dCTP) harus ada, ion Mg2+ juga diperlukan;  cetakan DNA untuk dikopi oleh DNA polimerase;  primer dengan 3’-OH bebas, tempat enzim memperpanjangnya.  DNA polimerase I juga memperbaiki kesalahan selama sintesis DNA dengan menghilangkan nukleotida yang salah (aktivitas proof reading).
  • 35.
     selama polimerisasi,jika nukleotida yang dimasukkan tidak tepat, DNA polimerase I menghilangkan nukleotida tersebut dengan menggunakan aktivitas eksonuklease 3’ → 5’.  DNA polimerase I juga mempunyai aktivitas eksonuklease 5’ → 3’, : menghilangkan nukleotida mulai dari ujung 5’ pada rantai polinukleotida
  • 37.
  • 38.
  • 39.
    Replikasi kromosom sirkulerbakteri. (a) Replikasi mulai dari tempat awal replikasi (ori) dan berlangsung dalam dua arah. (b) gelembung replikasi bergerak mengelilingi kromosom pada waktu yang bersamaan. Dua garfu replikasi bertemu dan bergabung. Dua molekul DNA rantai ganda dihasilkan, masing-masing mempunyai satu rantai DNA induk (garis tipis) dan satu rantai DNA baru (garis tebal).
  • 40.
    Fragmen Okazaki DNA heliksganda terorientasi scr antiparalel Satu rantai berorientasi 5’ → 3’ dan rantai komplementernya berorientasi dalam arah 3’ → 5’. DNA heliks ganda induk akan dibuka pada garfu replikasi dan DNA yang baru akan dibuat dari masing-masing rantai cetakan.
  • 41.
    DNA polimerase hanyadapat mensintesis DNA dalam arah 5’ → 3’. DNA baru yang disintesis secara kontinyu ini disebut leading strand Pada cetakan dengan orientasi 5’ → 3’, sintesis DNA berlangsung secara diskontinyu dalam arah 5’ → 3’ shg terbentuk fragmen-fragmen DNA pendek ( fragmen Okazaki) Rantai DNA baru yang dibuat secara diskontinyu ini disebut lagging strand.
  • 44.
  • 45.
    DNA polimerase tanpaprimer. Primer yang digunakan berupa potongan RNA pendek (panjangnya kira-kira 5 nukleotida) dan disintesis oleh RNA polimerase (primase). Primer RNA yang dibuat oleh primase kemudian diperpanjang oleh DNA polimerase III shg terbentuk leading strand maupun lagging strand.
  • 46.
    5’ 3’ Fragmen Okazaki Leadingstrand Lagging strand Pol III Pol III Pol I Primer RNA Primase Helikase Protein SSB Molekul DNA 5’ 3’ 5’3’
  • 47.
     Replikasi DNA.(a) Primase mengikat pada rantai cetakan DNA dan (b) mensintesis RNA primer pendek; (c) DNA polimerase III memperpanjang RNA primer dengan mensintesis DNA baru; (d) selama sintesis lagging strand, fragmen Okazaki dipisahkan oleh RNA primer; (e) RNA primer sekarang dihilangkan dan gap diisi dengan DNA oleh DNA polimerase I (f) menghasilkan fragmen DNA berdekatan yang kemudian (g) digabungkan oleh ligase.
  • 48.
    Protein pelengkap  Proteinyang diperlukan oleh DNA polimerase I dan III, primase, dan DNA ligase untuk aktivitas.  Agar dapar berlangsung replikasi, kedua rantai heliks ini harus dibuka oleh DNA helikase
  • 50.
  • 51.
    Siklus sel eukariot. Fase S lamanya 6-8 jam, G2 adalah fase di mana sel menyiapkan diri untuk mitosis dan berakhir selama 2-6 jam Mitosis sendiri (M) berlangsug singkat hanya kira- kira 1 jam. Lamanya fase G1 sangat bervarisasi dan tergantung pada tipe siklus sel. Sel dapat memasuki fase G0, (fase istirahat).
  • 53.
    Replikasi DNA kromosomeukariot. Replikasi mulai pada beberapa tempat awal replikasi dan berlangsung dua arah pada masing-masing lokasi. Akhirnya ‘mata’ replikasi bergabung bersama untuk menghasilkan dua molekul DNA, masing- masing terdiri dari satu rantai DNA induk (garis tipis) dan rantai DNA yang baru disintesis (garis tebal).
  • 54.
    Multiple replicon Pada eukariot,replikasi DNA kromosom terjadi hanya pada fase S dalam siklus sel  Replikasi setiap molekul DNA linier dalam kromosom dimulai pada beberapa tempat awal replikasi (multiple replicon) Banyaknya tempat awal replikasi yang pada saat repliasi DNA eukariot menjamin bahwa DNA kromosom dapat direplikasi dalam waktu singkat
  • 55.
    DNA polimerase Ada limaDNA polimerase: α, β, γ, δ, dan ε. DNA polimerase (replikasi) : α dan δ. Perbaikan DNA : β dan ε Semua DNA polimerase ini kecuali γ terletak dalam inti dan γ pada mitokondria.
  • 56.
    Leading dan laggingstrand DNA polimerase α mensintesis lagging strand secara diskontinyu melalui fragmen Okazaki DNA polimerase δ mensintesis leading strand ecara kontinyu Enzim δ mempunyai aktivitas eksonuklease 3’ → 5’ dan dapat memperbaiki kesalahan DNA yang sedang disintesis
  • 57.
    Replikasi telomer ujung kromosom(telomer) Masing-masing telomer mengandung bebe rapa kopi urutan heksanukleotida berulang yang kaya G
  • 58.
    Transkripsi  Proses penyalinankode kode genetik yang ada pada urutan DNA menjadi molekul RNA.  Molekul RNA dibedakan : mRNA, tRNA dan rRNA  RNA sintesis membutuhkan ensim RNA polimerase  Mekanisme dibagi menjadi 3  Inisiasi  Elongasi  Terminasi
  • 59.
    The Central Dogmaof Molecular Biology Transcription Translation Replication A C U A A G C A G A C U G U A C DNA mRNA protein Phenotype
  • 60.
    TRANSKRIPSI DNA RNA Polimerase tRNA (transferRNA) rRNA (ribosomal RNA) mRNA (messenger RNA)  Sintesis RNA
  • 61.
    1.Inisiasi : •RNA polimerasemengenal sisi spesifik di daerah hulu (upstream) DNA dari gen yang akan dikopi(promoter) •kemudian RNA polymer membuka double heliks DNA. •salah satu utas DNA berfungsi sebagai cetakan. Promoter prokariot menunjukkan urutan –10 dan –35 dan titik awal transkripsi dinyatakan sebagai +1. Tahap Transkripsi TTGACA TATAAT Tempat mulai transkripsi 5’ 3’
  • 62.
    2. Elongasi : EnzimRNA polymerase bergerak sepanjang molekul DNA, membuka double heliks dan merangkai ribonukleotida ke ujung 3’ dari RNA yang sedang tumbuh. Arah transkripsi Pelipatan kembali transkripsi Pembukaan lipatan DNA cetakan RNA yang disintesis 5’ppp Hibrid RNA-DNA 5’ 5’ 3’ 3’ 3’
  • 63.
    3. Terminasi : Terjadipada tempat tertentu. Proses terminasi transkripsi ditandai dengan terdisosiasinya enzim RNA polymerase dari DNA dan RNA dilepaskan.
  • 66.
    •Bagian dari molekulDNA (gene) terbuka pilinannya sehingga basa-basanya terekspos. •Nukleotida mRNA bebas, di dalam nukleus berpasangan basa-basanya dengan satu utas molekul DNA yang telah terbuka pilinannya.
  • 67.
    •mRNA dibuat denganbantuan RNA polymerase. Enzim ini menyatukan nukleotida mRNA untuk membuat utas mRNA. •Utas mRNA ini bersifat komplementer terhadap DNA (gen) •mRNA meninggalkan nukleus menuju sitoplasma melalui pori nuklear
  • 69.
    Transkripsi gen eukariot RNA polimerase I terletak dalam inti, mentranskripsi gen rRNA 28S, 18S, dan 5,8S;  RNA polimerase II terletak dalam nukleoplasma, mentranskripsi gen pengkode protein (mRNA) dan kebanyakan gen small nuclear RNA (snRNA);  RNA polimerase III juga terletak dalam nukleoplasma. Enzim ini mentranskripsi gen tRNA, rRNA 5S, satu snRNA, dan RNA 7S yang diasosiasikan dengan partikel pengenal signal (signal recognition particle, SRP). SRP terlibat dalam translokasi protein menyebrangi membran retikulum endoplasma.
  • 70.
    Mekanisme dasar sintesisRNA pada eukariot sama prokariot Inisiasi : sisi promoter pada daerah 5’ dari titik awal transkripsi RNA polimerisase mengkopi satu rantai, yaitu rantai antisense (-) dari cetakan DNA Sintesis RNA terjadi dalam arah 5’→3’
  • 71.
    TATAA TATAA D D Pol II TFIID TFIIA,TFIIB, TFIIF-RNA polimerase II D Pol II TFIIE, TFIIH, TFIIJ Transkripsi mulai A B F EA B F H J
  • 72.
    Elongasi dan terminasi Elongasirantai RNA berlanjut terus sampai terminasi terjadi RNA Polimerase mengakhiri transkripsi pada jarak yang bervarisasi di daerah hilir gen Molekul RNA yang dibuat dari gen pengkode protein oleh RNA polimerase II disebut transkrip primer.
  • 73.
     Tanskrip primer: perlu diproses agar menghasilkan mRNA yang siap untuk ditranslasi spt penambahan topi (capping), penambahan ekor poli A (polyadenilation), dan potong sambung (splicing) RNA.
  • 74.
    5 pppNpNp ppNpNp G5 ppp5 NpNp Penghilangan fosfat terminaloleh fosfatase Pembentukan ikatan 5’5’ trifosfat selama penambahan residu G terminal Gugus metil ditambahkan pada G dari S-adenosil metionin membentuk cap 0 Gugus metil ditambahkan pada ribosa dari nukleotida pertama setelah G membentuk cap 1 atau pada ribosa dari dua nukleotida setelah G membentuk cap 2 GTP PPi GpppNpNp CH3 GpppNpNp CH3 CH3 CH3
  • 75.
    Poliadenilasi Ekson 1 GUA AG Ekson 2 Sisi potong sambung Sisi potong sambung Titik percabangan Kelompok pirimidin Intron 20-50 nukleotida
  • 76.
    GU A AG GU AAG P P 3’OH + GU A AG P 3’OH+ P P P 3’-5’ 5’ 2’