5
>>

0

>>

1

>>

2

>>

3

>>

4

>>
4
>>

0

>>

1

>>

2

>>

3

>>

4

>>
3
>>

0

>>

1

>>

2

>>

3

>>

4

>>
2
>>

0

>>

1

>>

2

>>

3

>>

4

>>
1
>>

0

>>

1

>>

2

>>

3

>>

4

>>
PRESS

START
>>

0

>>

1

>>

2

>>

3

>>

4

>>
©2013 IX PC Islamic Junior High School Sewulan Presentation

FISIKA – BUMI SEBAGAI
PLANET
Auliya Zakiyah D.

Eliza Tiara D.

Hanik Ulifatul M

Hanum Qoni’ah

Helmy Nur R.

Idi Nabila
Bumi Sebagai Planet

Bumi merupakan satu-satunya planet dalam sistem
tata surya yang keadaannya sangat mendukung
bagi berlangsungnya kehidupan. Hal ini karena
planet bumi mengandung air dan kaya oksigen.
1. Bentuk Bumi
Bentuk bumi sebenarnya tidak benar-benar bulat,
tetapi agak sedikit lonjong. Diameter bumi jika
diukur dari kutub sampai ke kutub lain lebih
pendek dibandingkan diameternya jika diukur
dari khatulistiwa.
•
•
•
•

Rotasi Bumi

Rotasi bumi: perputaran bumi pada porosnya
Arah rotasi: dari barat ke timur
Bumi berotasi dengan kecepatan 0,5 km/detik.
Periode rotasi (waktu yang diperlukan untuk
melakukan 1 kali putaran: 23 jam 56 menit 4,09
detik. Dibulatkan menjadi 24 jam (1 hari)
• Bumi berotasi tidak tegak, melainkan miring dan
membentuk sudut 23,5º
Akibat Rotasi Bumi
• Bumi menggembung di khatulistiwa dan pepat di
kedua kutubnya
• Terjadinya pergantian siang dan malam
• Terjadinya perbedaan suhu
• Gerak semu harian matahari dan benda-benda
langit lain
• Perubahan arah angin (efek coriolis)
• Perbedaan percepatan gravitasi bumi
• Perbedaan waktu antara belahan bumi yang satu
dengan yang lain
1. Terjadinya siang dan malam serta perbedaan waktu
Bagian bumi yang mendapat sinar matahari akan terjadi
siang, sedang yang tidak terkena sinar mengalami
malam. Perubahan siang dan malam berlangsung
perlahan sehingga daerah-daerah yang berada pada
posisi lebih timur dari daerah lain akan mengalami siang
lebih dahulu.
Terdapat perbedaan waktu
di tempat-tempat yang
berbeda letak meridiannya.
Setiap 1 berbeda 4 menit
atau setiap 15 berbeda 1 jam.

2. Terjadinya gerakan semu harian matahari
Matahari seolah-olah bergerak dari timur ke barat mengitari
bumi, seolah-olah matahari terbit dari sebelah timur dan
terbenam di sebelah barat.
3. Pembelokan arah angin
Angin bertiup dari daerah bertekanan
tinggi ke daerah bertekanan rendah.
Meskipun demikian arah angin tidak
sama persis dengan arah gradient
tekanan, hal ini disebabkan adanya
efek gaya Coriolis pada angin. Gaya
Coriolis adalah gaya semu yang
timbul akibat efek dua gerakan yaitu
gerak rotasi bumi dan gerak benda
relatif terhadap bumi.

4. Pembelokan arus laut
Arus laut pada umumnya di sebabkan oleh angin
yang bertiup dipermukaannya. Seperti halnya arah
angin, arah arus laut juga disimpangkan oleh
adanya rotasi bumi. Arus laut dipaksa membelok
ketika sampi di belahan bumi utara dan belahan
bumi selatan.
5. Peredaran semu harian benda – benda langit.
Benda-benda langit terlihat setiap hari (terutama
malam hari) seolah-olah melintas dari timur ke
barat. Pergerakan ini selanjutnya disebut
pergerakan semu harian benda langit.
Pergerakan ini bukan disebab kan oleh gerakan
benda-benda langit terhadap bumi tetapi
disebabkan adanya rotasi bumi pada porosnya.

Jejak bintang, salah satu
Bukti rotasi bumi
Bumi
Revolusi bumi:
Perputaran bumi
mengelilingi matahari.
Periode revolusi (waktu
yang diperlukan bumi
untuk satu kali
mengelilingi matahari):
365 hari, 6 jam, 9 menit,
10 detik (365,25 hari)
dengan kecepatan 30
km/detik. Arah revolusi
berlawanan dengan arah
jarum jam

Orbit berbentuk elips, membentuk
sebuah bidang yang disebut bidang
ekliptika dan letak matahari tidak tepat di
tengah elips tersebut. Sehingga kedudukan
bumi sekali waktu sangat dekat dan lain
waktu sangat jauh dari matahari. Tempat
terjauh bumi dari mahari disebut
APHELION sedang tempat terdekatnya
disebut PERIHELION
Jarak aphelion sekitar 152.600.000 km,
sedang jarak perihelion sekitar 147.100.000
km.
1.

Hukum Pergerakan
Planet-Planet
Nicholaus Copernicus

Menyatakan bahwa matahari adalah pusat tata surya
(teori heliosentris). Anggota-anggota tata surya yang
lain beredar mengelilingi matahari
2. Hukum 1 Kepler

“Orbit setiap plaet berbentuk elips dan matahari terletak
pada salah satu fokusnya.”

3. Hukum 2 Kepler

“Dalam jangka waktu yang sama garis yang
menghubungkan planet dengan matahari selama
revolusi tersebut akan melewati bidang yang luasnya
sama.”

4. Hukum 3 Kepler

“Kuadrat kala revolusi planet-planet berbanding lurus
dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari matahari.”
Hukum Kepler 1

Hukum Kepler 2

Hukum Kepler 3
Akibat Revolusi Bumi
• Pergeseran matahari antara garis balik utara
dengan garis balik selatan.
• Perubahan lamanya siang dan malam.
• Adanya pergantian musim.
• Terjadinya perbedaan panjang siag dan malam di
belahan bumi utara dan selatan
• Adanya gerak semu tahunan matahari
• Adanya rasi-rasi bintang.
1. Perbedaan lamanya siang dan malam
 Equinox: Pada 21 Maret dan 21 September kedudukan matahari
seolah berada di khatulistiwa. Menyebabkan semua tempat di belahan
bumi utara ataupun selatan mengalami siang dan malam yang lamanya
sama.
 Solstice: Pada 21 Juni, matahari seolah berada pada garis balik utara.
Saat itu kutub utara mendapat sinar matahari 24 jam, dan kutub selatan
malam.
 Solstice: Pada 22 Desember, matahari seolah berada pada garis balik
selatan. Saat itu kutub selatan mendapat sinar matahari 24 jam, dan
kutub utara malam.
2. Perubahan musim
Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu
adalah musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.
21 Maret – 21 Juni

Utara: Semi

-

Selatan: Gugur

21 Juni – 23 September

Utara: Panas -

Selatan: Dingin

23 September – 22Desember

Utara: Gugur -

Selatan: Semi

22 Desember – 21 Maret

Utara: Dingin -

Selatan: Panas
Tahunan Matahari
Pergeseran posisi matahari ke arah
belahan bumi utara (22 Desember – 21
Juni) dan pergeseran posisi matahari
dari belahan bumi utara ke belahan
bumi selatan (21 Juni – 21 Desember )
disebut gerak semu harian matahari.
Disebut demikian karena sebenarnya
matahari tidak bergerak. Gerak itu
akibat revolusi bumi dengan sumbu
rotasi yang miring.

Kenampakan Rasi
Bintang
Ketika bumi berada disebelah
timur matahari, kita hanya
dapat melihat bintang-bintang
yang berada di sebelah timur
matahari. Ketika bumi berada di
sebelah utara matahari, kita
hanya dapat melihat bintangbintang yang berada di sebelah
utara matahari. Akibat
adanya revolusi bumi,
bintang-bintang yang
nampak dari bumi
selalu berubah.
Bulan Sebagai Satelit
Bumi
• Bulan berbentuk bulat mirip seperti planet. Bentuk

permukaan yang bulat sebenarnya adalah dataran kering dan
tandus, banyak kawah, juga pegunungan dan dataran tinggi.
• Bulan tidak dapat menghasilkan cahayanya sendiri. Cahaya
yang nampak dari bumi hanya hasil dari pantulan cahaya
matahari yang jatuh di permukaannya.
• Jarak bulan ke bumi 384.403 km dan massa bulan 1/81 massa
bumi (massa bulan: 8,1 x 10 22 kg).
• Gravitasi bulan 1/16 kali gaya gravitasi bumi. Diameter bulan
¼ kali diameter bumi.
Bulan tidak punya atmosfer sehingga sering terjadi perubahan
suhu yg sangat drastis, bunyi tidak dapat merambat, tidak ada
siklus air, tidak ada makhluk hidup dan sangat gelap.
Rotasi dan Revolusi Bulan

Bulan mengalami 2 jenis pergerakan terhadap bumi,
yaitu rotasi dan revolusi. Rotasi dan revolusi bulan
berlangsung dalam waktu yang sama. Artinya, tepat
ketika bulan selesai melakukan 1 putaran mengitari
bumi, ia juga selesai melakukan 1 putaran terhadap
porosnya sendiri. Akibatnya, sisi yg menghadap bumi
selalu sama.
Ket: sisi bergaris merah adalah sisi
yang selalu terlihat oleh kita dari
bumi
Gerak Bulan
Bulan melakukan 3 gerakan sekaligus, yaitu
rotasi & revolusi bulan terhadap bumi, dan
gerakan bulan mengelilingi matahari
bersama bumi. Adanya gerakan bulan akan
menyebabkan hal berikut:
1. Pembagian bulan Sideris dan Sinodis
2. Fase-fase bulan
3. Gerhana
4. Pasang surut air laut
1) Pembagian bulan
sideris & Bulan sideris adalah waktu yg
sinodis

dibutuhkan bulan untuk berevolusi
selama 27,33 hari. Karena bulan dan
bumi bersama-sama mengelilingi
matahari, bentuk muka bulan belum
tampak seperti semula karena
walaupun bulan sudah selesai dalam
sekali putaran. Di gambar dapat
dilihat, posisi bulan setelah sideris
(B2) belum sesuai dengan posisi awal
(B1). Pergerakan dari titik B2 ke B3
agar posisinya tepat memerlukan
waktu sekitar 2 hari. Karena itu, fase
bulan baru berikutnya memerlukan
waktu 29,5 hari yg biasa disebut
Bulan Sinodis yang digunakan untuk
dasar penghitungan kalender hijriah.
Fase-fase bulan

Fase bulan terjadi karena revolusi yang
menyebabkan bentuk bulan yang
menghadap bumi selalu berubah-ubah.
Urut-urutan fase bulan adalah:
Bulan baru – Bulan Sabit – Bulan
separuh – Bulan cembung – Bulan
Purnama – Bulan Cembung (akhir) –
Bulan separuh (akhir) – Bulan sabit
(akhir) – Bulan mati (bulan baru), dst.
Gerhana
1. Gerhana Bulan
Gerhana bulan terjadi apabila terjadi posisi Matahari – Bumi –
Bulan, pada saat bulan purnama. Pada waktu bagian bulan
tertutup oleh umbra (bayangan inti), maka terjadi gerhana bulan
total. Proses bulan berada di dalam penumbra (daerah bayangan
kabur) mencapai 6 jam, sementara proses bulan ketika berada di
bayangan umbra hanya sekitar 40 menit
Gambar gerhana bulan.
2. Gerhana matahari
Gerhana matahari terjadi apabila terjadi posisi Matahari –
Bulan – Bumi dalam 1 garis, atau jika bayangan bulan
menutupi permukaan bumi. Gerhana matahari terjadi saat
bulan berada pada fase bulan baru. Tetapi karena ukuran
bulan lebih kecil dari matahari dan bumi, maka di daerah
berbeda akan melihat penampakan gerhana matahari yang
berbeda pula, yaitu total, sebagian, dan cincin
• Gerhana matahari total (annular eclipse) terlihat pada daerah
yang tertutup daerah umbra, sehingga matahari tak nampak
samasekali. Gerhana ini biasanya hanya muncul 6 menit.
• Gerhana matahari cincin terlihat pada daerah yang terkena
lanjutan bayangan umbra, sehingga matahari terlihat seperti
cincin
• Gerhana matahari sebagian (partial eclipse) terlihat pada
daerah yang berada di antara bayangan umbra dan penumbra,
sehingga matahari hanya terlihat sebagian
•

Gambar gerhana matahari
Pasang Surut Air Laut
Pasang adalah peristiwa naiknya permukaan air
laut, sementara surut adalah peristiwa turunnya
permukaan air laut. Pasang surut air laut
dipengaruhi oleh gravitasi matahari dan bulan.
Pasang air laut dibedakan menjadi 2:
1. Pasang Purnama
2. Pasang Perbani
1. Pasang purnama, terjadi karena pengaruh gravitasi bulan dan
terjadi pada malam hari saat bulan purnama (otomatis matahari,
bumi, bulan segaris). Terlebih jika terjadi gerhana matahari,
maka pasang akan sangat tinggi karena dipengaruhi 2 gravitasi
yang searah
2.Pasang perbani, terjadi
karena gravitasi matahari
dan bulan paling kecil,
yaitu saat posisi
matahari dan bulan tegak
lurus pada fase bulan
perempat pertama dan
ketiga. Pada pasang
perbani, permukaan air
laut turun serendahrendahnya.
Satelit
Satelit merupakan benda langit kecil yang
gerakannya mengelilingi benda langit yang
lebih besar (planet). Satelit dibagi menjadi 2,
yaitu satelit alamiah dan satelit buatan.
Satelit buatan: satelit yang sengaja dibuat
untuk tujuan tertentu. Satelit tsb juga diatur
pada orbit tertentu terhadap bumi.
Jenis-jenis satelit
• Satelit astronomi: satelit yang digunakan untuk mengamati
planet, galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh.
• Satelit komunikasi: satelit buatan yang dipasang di angkasa
untuk telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi
gelombang mikro.
• Satelit pengamat Bumi: satelit yang dirancang khusus untuk
mengamati Bumi dari orbit, seperti satelit reconnaissance
tetapi ditujukan untuk penggunaan non-militer seperti
pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dll.
• Satelit navigasi: satelit yang menggunakan sinyal radio yang
disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan
lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit
navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika
Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia.
• Stasiun angkasa: struktur buatan manusia yang
dirancang sebagai tempat tinggal manusia di luar
angkasa.
• Satelit cuaca: satelit yang diguanakan untuk
mengamati cuaca dan iklim Bumi.
• Satelit miniatur: satelit yang ringan dan kecil.
Klasifikasi baru dibuat untuk mengkategorikan
satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg), satelit
mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg).
• Satelit mata-mata: satelit pengamat Bumi atau satelit
komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau
mata-mata.
• Satelit tenaga surya: satelit yang diusulkan dibuat di
orbit Bumi tinggi yang menggunakan transmisi
tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga
surya kepada antena sangat besar di Bumi yang
dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga
konvensional.
Contoh
Satelit

Pioneer 0. Satelit orbiter pertama yang
diluncurkan untuk mengorbit pada
Bulan tapi tidak berhasil. Satelit ini
diluncurkan pada tanggal 17 Agustus
1958.
Luna 10. Satelit orbiter pertama yang
berhasil mengorbit pada Bulan. Satelit
ini buatan Uni Sovyet.

Mariner 9. Satelit orbiter pertama yang
berhasil mengorbit pada Planet Mars
Gerhana Bulan
Gerhana Matahari

Fisika bumi sebagai planet

  • 1.
  • 2.
  • 3.
  • 4.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    ©2013 IX PCIslamic Junior High School Sewulan Presentation FISIKA – BUMI SEBAGAI PLANET
  • 8.
    Auliya Zakiyah D. ElizaTiara D. Hanik Ulifatul M Hanum Qoni’ah Helmy Nur R. Idi Nabila
  • 9.
    Bumi Sebagai Planet Bumimerupakan satu-satunya planet dalam sistem tata surya yang keadaannya sangat mendukung bagi berlangsungnya kehidupan. Hal ini karena planet bumi mengandung air dan kaya oksigen. 1. Bentuk Bumi Bentuk bumi sebenarnya tidak benar-benar bulat, tetapi agak sedikit lonjong. Diameter bumi jika diukur dari kutub sampai ke kutub lain lebih pendek dibandingkan diameternya jika diukur dari khatulistiwa.
  • 10.
    • • • • Rotasi Bumi Rotasi bumi:perputaran bumi pada porosnya Arah rotasi: dari barat ke timur Bumi berotasi dengan kecepatan 0,5 km/detik. Periode rotasi (waktu yang diperlukan untuk melakukan 1 kali putaran: 23 jam 56 menit 4,09 detik. Dibulatkan menjadi 24 jam (1 hari) • Bumi berotasi tidak tegak, melainkan miring dan membentuk sudut 23,5º
  • 11.
    Akibat Rotasi Bumi •Bumi menggembung di khatulistiwa dan pepat di kedua kutubnya • Terjadinya pergantian siang dan malam • Terjadinya perbedaan suhu • Gerak semu harian matahari dan benda-benda langit lain • Perubahan arah angin (efek coriolis) • Perbedaan percepatan gravitasi bumi • Perbedaan waktu antara belahan bumi yang satu dengan yang lain
  • 12.
    1. Terjadinya siangdan malam serta perbedaan waktu Bagian bumi yang mendapat sinar matahari akan terjadi siang, sedang yang tidak terkena sinar mengalami malam. Perubahan siang dan malam berlangsung perlahan sehingga daerah-daerah yang berada pada posisi lebih timur dari daerah lain akan mengalami siang lebih dahulu. Terdapat perbedaan waktu di tempat-tempat yang berbeda letak meridiannya. Setiap 1 berbeda 4 menit atau setiap 15 berbeda 1 jam. 2. Terjadinya gerakan semu harian matahari Matahari seolah-olah bergerak dari timur ke barat mengitari bumi, seolah-olah matahari terbit dari sebelah timur dan terbenam di sebelah barat.
  • 13.
    3. Pembelokan arahangin Angin bertiup dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Meskipun demikian arah angin tidak sama persis dengan arah gradient tekanan, hal ini disebabkan adanya efek gaya Coriolis pada angin. Gaya Coriolis adalah gaya semu yang timbul akibat efek dua gerakan yaitu gerak rotasi bumi dan gerak benda relatif terhadap bumi. 4. Pembelokan arus laut Arus laut pada umumnya di sebabkan oleh angin yang bertiup dipermukaannya. Seperti halnya arah angin, arah arus laut juga disimpangkan oleh adanya rotasi bumi. Arus laut dipaksa membelok ketika sampi di belahan bumi utara dan belahan bumi selatan.
  • 14.
    5. Peredaran semuharian benda – benda langit. Benda-benda langit terlihat setiap hari (terutama malam hari) seolah-olah melintas dari timur ke barat. Pergerakan ini selanjutnya disebut pergerakan semu harian benda langit. Pergerakan ini bukan disebab kan oleh gerakan benda-benda langit terhadap bumi tetapi disebabkan adanya rotasi bumi pada porosnya. Jejak bintang, salah satu Bukti rotasi bumi
  • 15.
    Bumi Revolusi bumi: Perputaran bumi mengelilingimatahari. Periode revolusi (waktu yang diperlukan bumi untuk satu kali mengelilingi matahari): 365 hari, 6 jam, 9 menit, 10 detik (365,25 hari) dengan kecepatan 30 km/detik. Arah revolusi berlawanan dengan arah jarum jam Orbit berbentuk elips, membentuk sebuah bidang yang disebut bidang ekliptika dan letak matahari tidak tepat di tengah elips tersebut. Sehingga kedudukan bumi sekali waktu sangat dekat dan lain waktu sangat jauh dari matahari. Tempat terjauh bumi dari mahari disebut APHELION sedang tempat terdekatnya disebut PERIHELION Jarak aphelion sekitar 152.600.000 km, sedang jarak perihelion sekitar 147.100.000 km.
  • 16.
    1. Hukum Pergerakan Planet-Planet Nicholaus Copernicus Menyatakanbahwa matahari adalah pusat tata surya (teori heliosentris). Anggota-anggota tata surya yang lain beredar mengelilingi matahari 2. Hukum 1 Kepler “Orbit setiap plaet berbentuk elips dan matahari terletak pada salah satu fokusnya.” 3. Hukum 2 Kepler “Dalam jangka waktu yang sama garis yang menghubungkan planet dengan matahari selama revolusi tersebut akan melewati bidang yang luasnya sama.” 4. Hukum 3 Kepler “Kuadrat kala revolusi planet-planet berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari matahari.”
  • 17.
    Hukum Kepler 1 HukumKepler 2 Hukum Kepler 3
  • 18.
    Akibat Revolusi Bumi •Pergeseran matahari antara garis balik utara dengan garis balik selatan. • Perubahan lamanya siang dan malam. • Adanya pergantian musim. • Terjadinya perbedaan panjang siag dan malam di belahan bumi utara dan selatan • Adanya gerak semu tahunan matahari • Adanya rasi-rasi bintang.
  • 19.
    1. Perbedaan lamanyasiang dan malam  Equinox: Pada 21 Maret dan 21 September kedudukan matahari seolah berada di khatulistiwa. Menyebabkan semua tempat di belahan bumi utara ataupun selatan mengalami siang dan malam yang lamanya sama.  Solstice: Pada 21 Juni, matahari seolah berada pada garis balik utara. Saat itu kutub utara mendapat sinar matahari 24 jam, dan kutub selatan malam.  Solstice: Pada 22 Desember, matahari seolah berada pada garis balik selatan. Saat itu kutub selatan mendapat sinar matahari 24 jam, dan kutub utara malam. 2. Perubahan musim Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. 21 Maret – 21 Juni Utara: Semi - Selatan: Gugur 21 Juni – 23 September Utara: Panas - Selatan: Dingin 23 September – 22Desember Utara: Gugur - Selatan: Semi 22 Desember – 21 Maret Utara: Dingin - Selatan: Panas
  • 20.
    Tahunan Matahari Pergeseran posisimatahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring. Kenampakan Rasi Bintang Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintangbintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah.
  • 21.
    Bulan Sebagai Satelit Bumi •Bulan berbentuk bulat mirip seperti planet. Bentuk permukaan yang bulat sebenarnya adalah dataran kering dan tandus, banyak kawah, juga pegunungan dan dataran tinggi. • Bulan tidak dapat menghasilkan cahayanya sendiri. Cahaya yang nampak dari bumi hanya hasil dari pantulan cahaya matahari yang jatuh di permukaannya. • Jarak bulan ke bumi 384.403 km dan massa bulan 1/81 massa bumi (massa bulan: 8,1 x 10 22 kg). • Gravitasi bulan 1/16 kali gaya gravitasi bumi. Diameter bulan ¼ kali diameter bumi. Bulan tidak punya atmosfer sehingga sering terjadi perubahan suhu yg sangat drastis, bunyi tidak dapat merambat, tidak ada siklus air, tidak ada makhluk hidup dan sangat gelap.
  • 22.
    Rotasi dan RevolusiBulan Bulan mengalami 2 jenis pergerakan terhadap bumi, yaitu rotasi dan revolusi. Rotasi dan revolusi bulan berlangsung dalam waktu yang sama. Artinya, tepat ketika bulan selesai melakukan 1 putaran mengitari bumi, ia juga selesai melakukan 1 putaran terhadap porosnya sendiri. Akibatnya, sisi yg menghadap bumi selalu sama. Ket: sisi bergaris merah adalah sisi yang selalu terlihat oleh kita dari bumi
  • 23.
    Gerak Bulan Bulan melakukan3 gerakan sekaligus, yaitu rotasi & revolusi bulan terhadap bumi, dan gerakan bulan mengelilingi matahari bersama bumi. Adanya gerakan bulan akan menyebabkan hal berikut: 1. Pembagian bulan Sideris dan Sinodis 2. Fase-fase bulan 3. Gerhana 4. Pasang surut air laut
  • 24.
    1) Pembagian bulan sideris& Bulan sideris adalah waktu yg sinodis dibutuhkan bulan untuk berevolusi selama 27,33 hari. Karena bulan dan bumi bersama-sama mengelilingi matahari, bentuk muka bulan belum tampak seperti semula karena walaupun bulan sudah selesai dalam sekali putaran. Di gambar dapat dilihat, posisi bulan setelah sideris (B2) belum sesuai dengan posisi awal (B1). Pergerakan dari titik B2 ke B3 agar posisinya tepat memerlukan waktu sekitar 2 hari. Karena itu, fase bulan baru berikutnya memerlukan waktu 29,5 hari yg biasa disebut Bulan Sinodis yang digunakan untuk dasar penghitungan kalender hijriah.
  • 25.
    Fase-fase bulan Fase bulanterjadi karena revolusi yang menyebabkan bentuk bulan yang menghadap bumi selalu berubah-ubah. Urut-urutan fase bulan adalah: Bulan baru – Bulan Sabit – Bulan separuh – Bulan cembung – Bulan Purnama – Bulan Cembung (akhir) – Bulan separuh (akhir) – Bulan sabit (akhir) – Bulan mati (bulan baru), dst.
  • 26.
    Gerhana 1. Gerhana Bulan Gerhanabulan terjadi apabila terjadi posisi Matahari – Bumi – Bulan, pada saat bulan purnama. Pada waktu bagian bulan tertutup oleh umbra (bayangan inti), maka terjadi gerhana bulan total. Proses bulan berada di dalam penumbra (daerah bayangan kabur) mencapai 6 jam, sementara proses bulan ketika berada di bayangan umbra hanya sekitar 40 menit Gambar gerhana bulan.
  • 27.
    2. Gerhana matahari Gerhanamatahari terjadi apabila terjadi posisi Matahari – Bulan – Bumi dalam 1 garis, atau jika bayangan bulan menutupi permukaan bumi. Gerhana matahari terjadi saat bulan berada pada fase bulan baru. Tetapi karena ukuran bulan lebih kecil dari matahari dan bumi, maka di daerah berbeda akan melihat penampakan gerhana matahari yang berbeda pula, yaitu total, sebagian, dan cincin
  • 28.
    • Gerhana mataharitotal (annular eclipse) terlihat pada daerah yang tertutup daerah umbra, sehingga matahari tak nampak samasekali. Gerhana ini biasanya hanya muncul 6 menit. • Gerhana matahari cincin terlihat pada daerah yang terkena lanjutan bayangan umbra, sehingga matahari terlihat seperti cincin • Gerhana matahari sebagian (partial eclipse) terlihat pada daerah yang berada di antara bayangan umbra dan penumbra, sehingga matahari hanya terlihat sebagian • Gambar gerhana matahari
  • 29.
    Pasang Surut AirLaut Pasang adalah peristiwa naiknya permukaan air laut, sementara surut adalah peristiwa turunnya permukaan air laut. Pasang surut air laut dipengaruhi oleh gravitasi matahari dan bulan. Pasang air laut dibedakan menjadi 2: 1. Pasang Purnama 2. Pasang Perbani
  • 30.
    1. Pasang purnama,terjadi karena pengaruh gravitasi bulan dan terjadi pada malam hari saat bulan purnama (otomatis matahari, bumi, bulan segaris). Terlebih jika terjadi gerhana matahari, maka pasang akan sangat tinggi karena dipengaruhi 2 gravitasi yang searah 2.Pasang perbani, terjadi karena gravitasi matahari dan bulan paling kecil, yaitu saat posisi matahari dan bulan tegak lurus pada fase bulan perempat pertama dan ketiga. Pada pasang perbani, permukaan air laut turun serendahrendahnya.
  • 31.
    Satelit Satelit merupakan bendalangit kecil yang gerakannya mengelilingi benda langit yang lebih besar (planet). Satelit dibagi menjadi 2, yaitu satelit alamiah dan satelit buatan. Satelit buatan: satelit yang sengaja dibuat untuk tujuan tertentu. Satelit tsb juga diatur pada orbit tertentu terhadap bumi.
  • 32.
    Jenis-jenis satelit • Satelitastronomi: satelit yang digunakan untuk mengamati planet, galaksi, dan objek angkasa lainnya yang jauh. • Satelit komunikasi: satelit buatan yang dipasang di angkasa untuk telekomunikasi menggunakan radio pada frekuensi gelombang mikro. • Satelit pengamat Bumi: satelit yang dirancang khusus untuk mengamati Bumi dari orbit, seperti satelit reconnaissance tetapi ditujukan untuk penggunaan non-militer seperti pengamatan lingkungan, meteorologi, pembuatan peta, dll. • Satelit navigasi: satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia.
  • 33.
    • Stasiun angkasa:struktur buatan manusia yang dirancang sebagai tempat tinggal manusia di luar angkasa. • Satelit cuaca: satelit yang diguanakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi. • Satelit miniatur: satelit yang ringan dan kecil. Klasifikasi baru dibuat untuk mengkategorikan satelit-satelit ini: satelit mini (500–200 kg), satelit mikro (di bawah 200 kg), satelit nano (di bawah 10 kg). • Satelit mata-mata: satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata. • Satelit tenaga surya: satelit yang diusulkan dibuat di orbit Bumi tinggi yang menggunakan transmisi tenaga gelombang mikro untuk menyorotkan tenaga surya kepada antena sangat besar di Bumi yang dpaat digunakan untuk menggantikan sumber tenaga konvensional.
  • 34.
    Contoh Satelit Pioneer 0. Satelitorbiter pertama yang diluncurkan untuk mengorbit pada Bulan tapi tidak berhasil. Satelit ini diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 1958. Luna 10. Satelit orbiter pertama yang berhasil mengorbit pada Bulan. Satelit ini buatan Uni Sovyet. Mariner 9. Satelit orbiter pertama yang berhasil mengorbit pada Planet Mars
  • 35.
  • 36.