IBU MSW Assessment Form: Electrical 
IBU MSW ASSESSMENT FORM: 
ELECTRICAL SAWE WORK STANDARD 
PERTANYAAN DASAR GUIDANCE 
1. TERMS AND DEFINITIONS 
Apakah pekerja memiliki pemahaman yang cukup mengenai Electrically Safe Work Condition? 
Detailed Questions: 
- Apa definisi menurut 
Chevron tentang 
“Electrically Safe Work 
Condition”? 
Suatu keadaan dimana konduktor listrik atau bagian sirkuit telah terputus dari sumber 
energi, dikunci dan di tag sesuai dengan standar yang ditetapkan, diuji untuk 
memastikan tidak adanya tegangan, dan dibumikan jika dipandang perlu. 
2. ELECTRICAL SAFE WORK PRACTICE 
Does electrical work conducted in accordance with Chevron requirements? 
1. Apakah system listrik, 
kabel listrik, peralatan 
dan komponen listrik 
telah dikondisikan 
menjadi “electrically 
safe work condition” 
sebelum mulai bekerja 
(mis. Dilepaskan 
energinya, diisolasi, 
dll)? 
Electrical Safe Work Standard: 
Requirement #3 
Semua sistem listrik, kabel listrik, peralatan atau komponen listrik (> 50 volt) 
harus ditempatkan kedalam kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe 
work condition) sebelum personil melakukan pekerjaan bilamana terdapat salah 
satu dari kondisi berikut ini: 
a. Pekerja berada dalam limited approach boundary, untuk perlindungan 
terhadap sengatan listrik. 
b. Seorang pekerja berinteraksi dengan peralatan listrik (seperti merubah 
saklar (switch), menyalakan/mematikan) dimana konduktor atau bagian 
sirkuit tidak terbuka tetapi ada peningkatan risiko cedera dari paparan 
bahaya nyala percikan (arc flash) listrik. 
c. Pengecualian terhadap persyaratan (3.a) dan (3.b) diatas adalah: 
i. Element isolasi yang sesuai dipasang dan dijaga, atau sebuah cara 
pemutusan dioperasikan, dibuka, ditutup, dihapus atau dimasukkan 
untuk mencapai kondisi kerja listrik yang selamat untuk peralatan yang 
terhubung (de-energi) atau 
ii. Untuk mengoperasikan kembali peralatan yang terhubung listrik 
(energize) dari kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe work 
condition) dimana risk assessment yang dilakukan tidak mengidentifikasi 
resiko yang tidak diterima untuk pekerjaan tersebut. 
2. Apakah akses ke lokasi 
pekerjaan listrik 
dibatasi dan lokasi 
kerja diidentifikasi 
secara visual? 
Requirement #20 
Zona kerja yang selamat seperti yang ditentukan oleh limited approach 
boundary atau arc flash boundary, mana yang lebih besar, harus terlihat diberi 
barikade dan ditandai dengan label peringatan. 
Requirement #21 
Tindakan pencegahan (seperti tanda-tanda keselamatan dan tag, barikade, 
attendants, dll) harus tersedia ditempat untuk mencegah atau membatasi masuknya 
pihak yang tidak berwenang ke daerah pekerjaan listrik dimana terdapat konduktor 
atau bagian sirkuit berenergi listrik. 
3. Apakah grounding dan 
bonding diterapkan 
untuk mencegah 
akumulasi dan 
pelepasan listrik statis 
pada saat bekerja? 
Requirement #32 
Grounding harus ada (termasuk peralatan terisolasi) untuk mencegah back-feed 
pada peralatan, termasuk namun tidak terbatas pada: 
a. Switchgear buses. 
b. Feeders dari sub-station. 
c. Bare conductor circuits. 
d. Motor circuits >690 volts, nominal 
Requirement #33 
Generator, portable dan yang menempel pada kendaraan bergerak, yang 
digunakan untuk menyediakan listrik bagi perkakas dan peralatan terhubung 
kabel listrik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 
a. Generators lebih besar 5kW single phase harus memiliki sambungan ke 
bumi (ground). 
b. Hanya stop kontak (plug soket) terpasang pada generator atau kendaraan 
yang harus digunakan untuk memberikan listrik bagi perkakas atau 
Version 1.0 Draft 1 
Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. 
Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx
IBU MSW Assessment Form: Electrical 
PERTANYAAN DASAR GUIDANCE 
peralatan yang terhubung kabel listrik. 
c. Bagian logam dari peralatan yang bukan penghantar arus dan konduktor 
grounding dari stop kontak peralatan harus terikat pada kerangka 
generator. 
d. Kerangka generator yang terpasang pada kendaraan harus terikat rangka 
kendaraan. 
e. Semua konduktor netral harus diikat (bounded) pada kerangka generator. 
4. Apakah pekerjaan 
listrik dilakukan sesuai 
dengan kondisi yang 
tertera di dalam 
permit? 
Requirement #9 
Selalu gunakan izin kerja umum (general permit to work) sesuai dengan IBU Permit to 
Work Procedure ketika melakukan pekerjaan pada peralatan dan/atau komponen 
listrik yang berenergi. 
Requirement #10 
Izin kerja listrik berenergi (Energized Electrical Work Permit) harus digunakan 
ketika melakukan pekerjaan (misalnya pekerjaan fisik seperti mengganti 
sekering, pengencangan baut, dll) di dalam limited approach atau arc flash 
boundary pada konduktor atau bagian sirkuit listrik berenergi yang terbuka dan 
tidak berada dalam kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe work 
condition) dengan pengecualian pekerjaan yang dilakukan oleh seorang 
Qualified Electrical Person sebagai berikut: 
a. Pengujian dan electrical maintenance troubleshooting dimana tidak ada 
perubahan fisik pada peralatan (seperti pengujian untuk tegangan, 
pengujian untuk elemen permisif, dll). 
b. Memasang ground pada peralatan yang dalam berada dalam electrically 
safe condition. 
c. Melakukan operasi switching menggunakan peralatan aliran/kabel hidup 
(live line tools). 
d. Melakukan pengamatan preventive dan prediktive maintenance serta 
termografi inframerah diluar batas restricted approach boundary. 
e. Mengatur ulang batas overload perangkat 
Requirement #15 
Job Safety Analysis (JSA) harus dilakukan oleh Qualified Electrical Person di lapangan 
sesuai dengan IBU Hazard Analysis Procedure sebelum memulai pekerjaan pada atau 
dekat peralatan listrik. 
5. Apakah seluruh izin 
kerja dan analisa 
bahaya (mis. shock & 
arc flash, JSA, dll.) 
didokumentasikan dan 
ada di lokasi kerja 
bersamaan dengan 
dokumen-dokumen 
hyang dibutuhkan 
lainnya? 
6A. Apakah pekerjaan 
listrik dilakukan di 
dalam limited approach 
boundary? (Jika 
‘tidak’, lewati 
pertanyaan 6B & 6C.) 
6B. Apakah hanya qualified 
electrical personnel 
yang bekerja di dalam 
limited approach 
boundary? 
6C. Apakah qualified 
electrical stand-by 
person ada di lokasi 
kerja? 
Requirement #18 
Minimum 2 pekerja diperlukan untuk semua pekerjaan yang mengharuskan 
pekerja masuk kedalam limited approach boundary dimana terdapat bahaya 
kejutan listrik. 
b. Pekerja di dalam limited approach boundary harus seorang Qualified 
Electrical Person dan harus menguji tegangan listrik dengan menggunakan 
sarung tangan karet isolasi yang sesuai tegangan sebelum bekerja pada 
konduktor atau bagian sirkuit yang awalnya berenergi. 
c. Pekerja kedua harus bertindak sebagai seorang Electrical Standby dan 
harus tetap berada diluar limited approach boundary kecuali membantu 
dalam situasi daruruat. 
d. Satu-satunya pengecualian untuk persyaratan ini adalah: 
i. Semua sumber tegangan peralatan > 50 volt telah dibuktikan tidak 
berenergi (de-energized) dan diverifikasi oleh Qualified Electrical Person, 
termasuk kemungkinan back feed sebelum memulai pekerjaan. 
ii. Peralatan yang memiliki perangkat grounding bawaan yang dengan jelas 
terlihat untuk mengkonfirmasikan bahwa grounding telah dipenuhi. 
Requirement #19 
Personil yang bekerja dalam batas limited approach boundary dari paparan konduktor 
dan/atau bagian sirkuit berenergi listrik harus melepaskan semua perhiasan dan 
bahan konduktif lainnya. 
Requirement #20 
Zona kerja yang selamat seperti yang ditentukan oleh limited approach 
Version 1.0 Draft 2 
Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. 
Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx
IBU MSW Assessment Form: Electrical 
PERTANYAAN DASAR GUIDANCE 
boundary atau arc flash boundary, mana yang lebih besar, harus terlihat diberi 
barikade dan ditandai dengan label peringatan. 
7A. Apakah pekerjaan 
listrik dilakukan di 
sekitar atau di bawah 
kabel listrik? (Jika 
‘tidak’, lewati 
pertanyaan 7B.) 
7B. Apakah peralatan 
(termasuk peralatan 
bergerak/ mobile) 
menjaga jarak aman 
minimum dari kabel 
listrik? 
Requirement #25 
Berikut ini persyaratan untuk peralatan bergerak yang digunakan untuk 
pekerjaan listrik (misalnya trucks, cranes, cement pumper, aerial man-lift, dll) 
termasuk, namun tidak terbatas pada: 
a. Boom dan bucket peralatan bergerak harus terisolasi dari listrik, dan diuji 
minimum setiap tahun. 
b. Peralatan bergerak hanya boleh dioperasikan oleh tenaga yang terlatih dan 
berpengalaman dalam penggunaan peralatan. 
c. Peralatan bergerak harus di ground (dibumikan) dengan pengecualian 
bahwa ketika konduktor listrik atau bagian sirkuit yang berhubungan 
dengan kabel listrik diatas kepala (termasuk kemungkinan back feed) telah 
dibumikan (grounded) dari segala arah relatif terhadap peralatan. 
d. Qualified Electrical Person harus membuat barikade di sekitar peralatan 
mobile yang akan dioperasikan dalam radius 3,1 meter (10 kaki) dari 
limited approach boundary. 
e. Spotter khusus harus digunakan saat peralatan dioperasikan didekat kabel 
listrik diatas kepala. 
Requirement #24 
Peralatan, termasuk peralatan mobile (misalnya perancah, crane, bucket truck 
selain untuk pekerjaan listrik, pemompa semen, fork truck, dll) haus menjaga 
jarak clearance minimum terhadap saluran listrik berenergi sesuai Tabel 11 di 
bawah ini: 
Jarak Minimum Clearance Distance pada Tegangan Listrik tertentu 
Tegangan Listrik Jarak Minimum Clearance 
0 – 50 kV 3.1 meter (10 feet) 
51- 200 kV 4.6 meter (15 feet) 
201 – 350 kV 6.1 meter (20 feet) 
351 – 500 kV 7.6 meter (25 feet) 
501 – 750 kV 10.7 meter (35 feet) 
751 – 1000 kV 13.7 meter (45 feet) 
≥ 1001 kV Sesuai yang ditentukan oleh utility 
owner/operator atau professional engineer yang 
terdaftar sebagai Qualified Person dalam bidang 
electrical power transmission and distribution. 
Unknown 6.1 meter (20 feet) 
8. Does Qualified Electrical 
Person use the 
appropriate PPE? 
Requirement #5 
Shock and arc flash Hazard Analysis harus dilakukan dan ditinjau oleh Qualified 
Electrical Person untuk mempertimbangkan approach boundary atau boundary lain 
yang ditetapkan oleh persyaratan perudangan yang berlaku, standar Chevron 
dan/atau best practice industri sebelum seorang pekerja mendekati setiap konduktor 
atau bagian rangkaian listrik berenergi yang belum ditempatkan dalam kondisi kerja 
listrik yang selamat. Persyaratan ini mencakup, namun tidak terbatas pada kegiatan 
berikut: 
a. Menempatkan peralatan kedalam kondisi kerja listrik yang selamat 
(electrically safe work condition). 
b. Menghidupkan kembali peralatan untuk kembali beroperasi. 
Requirement #6 
Analisa bahaya shock dan arc flash harus mencakup, tetapi tidak terbatas pada: 
a. Tegangan yang dapat terpapar bagi seorang pekerja. 
b. Hal-hal yang terkait dengan shock and arc flash boundaries. 
c. PPE yang diperlukan oleh orang-orang yang bekerja didalam shock and arc 
flash boundaries. 
Requirement #30 
Personil yang melakukan pekerjaan listrik harus dilengkapi dengan PPE yang sesuai 
dengan standard industry (seperti ANSI, ASTM, NFPA 70E, dll.). 
Version 1.0 Draft 3 
Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. 
Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx
IBU MSW Assessment Form: Electrical 
PERTANYAAN DASAR GUIDANCE 
3. HUMAN PERFORMANCE 
Apakah ada faktor kinerja manusia yang mungkin berpengaruh terhadap kinerja bebas kecelakaan? 
Amati kondisi tenaga kerja dan nilai apakah ada jawaban “ya” untuk pertanyaan 
dibawah ini: 
Faktor Individu 
 Apakah anda merasa stress, terganggu atau khawatir kerana pekerjaan atau 
masalah pribadi? 
 Apakah anda terlalu lelah atau anda memiliki banyak hal yang mengalihkan 
perhatian anda dari tugas yang anda tangani? 
Tuntutan Tugas 
 Apakah prosedur dan instruksi untuk tugas tidak jelas? 
 Apakah tugas membutuhkan konsentrasi tinggi atau multitasking? 
 Apakah tugas membutuhkan lebih banyak waktu dari yang tersedia? 
 Apakah anda mampu melakukan tugas tetapi merasa bahwa anda memerlukan 
panduan lebih lanjut? 
Faktor Organisasi 
 Apakah anda merasa tidak aman tentang kemampuan anda untuk menggunakan 
Stop-Work Authority? 
 Apakah anda merasa tidak jelas tentang peran dan tanggung jawab anda? 
 Apakah anda merasa tidak nyaman berkomunikasi dengan dengan rekan-rekan 
anda dan supervisors? 
 Apakah anda merasa tertekan sehingga berpikir untuk mengambil jalan pintas? 
Pekerjaan Lingkungan 
 Apakah lingkungan (suhu, ventilasi, ruang pergerakan, jalan keluar, pencahayaan 
atau tingkat kebisingan) berbeda dari apa yang diharapkan dan direncanakan? 
 Apakah di lingkungan anda cenderung terdapat gangguan yang tak terduga? 
 Apakah anda bekerja dalam kondisi tak terduga atau terus berubah? 
 Apakah label, tanda-tanda dan tampilannya memadai? 
4. STOP WORK AUTHORITY 
Apakah pekerja memahami tentang SWA dan kondisi-kondisi yang mengharuskan SWA diterapkan? 
Detailed Questions: 
- Apa kondisi dapat 
menyebabkan anda 
untuk menghentikan 
isolasi kegiatan energy 
berbahaya? 
- Harap memberikan 
contoh dari kondisi 
ketika anda melakukan 
SWA? 
- Langkah-langkah apa 
yang akan anda ambil 
dalam melakukan 
SWA? 
- Bisakah anda 
memberitahu/menunju 
kkan contoh 
implementasi SWA? 
Requirement #11 
Pekerjaan harus dihentikan, bahaya dinilai dan dimitigasi, serta semua permit harus 
divalidasi ulang sebelum memulai kembali pekerjaan ketika, termasuk namun tidak 
terbatas pada: 
a. Unauthorized entry masuk kedalam batas limited approach boundary. 
b. Kegagalan peralatan pengujian (seperti volt meter, dll). 
c. Hasil pengukuran tegangan listrik berada diluar batas kerja yang selamat. 
d. Pemanfaatan penggunaan tools/PPE yang tidak sesuai. 
e. Terjadi incident dan/atau near miss. 
- 
Version 1.0 Draft 4 
Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. 
Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx

Electrical swp relevant 3 indonesia

  • 1.
    IBU MSW AssessmentForm: Electrical IBU MSW ASSESSMENT FORM: ELECTRICAL SAWE WORK STANDARD PERTANYAAN DASAR GUIDANCE 1. TERMS AND DEFINITIONS Apakah pekerja memiliki pemahaman yang cukup mengenai Electrically Safe Work Condition? Detailed Questions: - Apa definisi menurut Chevron tentang “Electrically Safe Work Condition”? Suatu keadaan dimana konduktor listrik atau bagian sirkuit telah terputus dari sumber energi, dikunci dan di tag sesuai dengan standar yang ditetapkan, diuji untuk memastikan tidak adanya tegangan, dan dibumikan jika dipandang perlu. 2. ELECTRICAL SAFE WORK PRACTICE Does electrical work conducted in accordance with Chevron requirements? 1. Apakah system listrik, kabel listrik, peralatan dan komponen listrik telah dikondisikan menjadi “electrically safe work condition” sebelum mulai bekerja (mis. Dilepaskan energinya, diisolasi, dll)? Electrical Safe Work Standard: Requirement #3 Semua sistem listrik, kabel listrik, peralatan atau komponen listrik (> 50 volt) harus ditempatkan kedalam kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe work condition) sebelum personil melakukan pekerjaan bilamana terdapat salah satu dari kondisi berikut ini: a. Pekerja berada dalam limited approach boundary, untuk perlindungan terhadap sengatan listrik. b. Seorang pekerja berinteraksi dengan peralatan listrik (seperti merubah saklar (switch), menyalakan/mematikan) dimana konduktor atau bagian sirkuit tidak terbuka tetapi ada peningkatan risiko cedera dari paparan bahaya nyala percikan (arc flash) listrik. c. Pengecualian terhadap persyaratan (3.a) dan (3.b) diatas adalah: i. Element isolasi yang sesuai dipasang dan dijaga, atau sebuah cara pemutusan dioperasikan, dibuka, ditutup, dihapus atau dimasukkan untuk mencapai kondisi kerja listrik yang selamat untuk peralatan yang terhubung (de-energi) atau ii. Untuk mengoperasikan kembali peralatan yang terhubung listrik (energize) dari kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe work condition) dimana risk assessment yang dilakukan tidak mengidentifikasi resiko yang tidak diterima untuk pekerjaan tersebut. 2. Apakah akses ke lokasi pekerjaan listrik dibatasi dan lokasi kerja diidentifikasi secara visual? Requirement #20 Zona kerja yang selamat seperti yang ditentukan oleh limited approach boundary atau arc flash boundary, mana yang lebih besar, harus terlihat diberi barikade dan ditandai dengan label peringatan. Requirement #21 Tindakan pencegahan (seperti tanda-tanda keselamatan dan tag, barikade, attendants, dll) harus tersedia ditempat untuk mencegah atau membatasi masuknya pihak yang tidak berwenang ke daerah pekerjaan listrik dimana terdapat konduktor atau bagian sirkuit berenergi listrik. 3. Apakah grounding dan bonding diterapkan untuk mencegah akumulasi dan pelepasan listrik statis pada saat bekerja? Requirement #32 Grounding harus ada (termasuk peralatan terisolasi) untuk mencegah back-feed pada peralatan, termasuk namun tidak terbatas pada: a. Switchgear buses. b. Feeders dari sub-station. c. Bare conductor circuits. d. Motor circuits >690 volts, nominal Requirement #33 Generator, portable dan yang menempel pada kendaraan bergerak, yang digunakan untuk menyediakan listrik bagi perkakas dan peralatan terhubung kabel listrik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. Generators lebih besar 5kW single phase harus memiliki sambungan ke bumi (ground). b. Hanya stop kontak (plug soket) terpasang pada generator atau kendaraan yang harus digunakan untuk memberikan listrik bagi perkakas atau Version 1.0 Draft 1 Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx
  • 2.
    IBU MSW AssessmentForm: Electrical PERTANYAAN DASAR GUIDANCE peralatan yang terhubung kabel listrik. c. Bagian logam dari peralatan yang bukan penghantar arus dan konduktor grounding dari stop kontak peralatan harus terikat pada kerangka generator. d. Kerangka generator yang terpasang pada kendaraan harus terikat rangka kendaraan. e. Semua konduktor netral harus diikat (bounded) pada kerangka generator. 4. Apakah pekerjaan listrik dilakukan sesuai dengan kondisi yang tertera di dalam permit? Requirement #9 Selalu gunakan izin kerja umum (general permit to work) sesuai dengan IBU Permit to Work Procedure ketika melakukan pekerjaan pada peralatan dan/atau komponen listrik yang berenergi. Requirement #10 Izin kerja listrik berenergi (Energized Electrical Work Permit) harus digunakan ketika melakukan pekerjaan (misalnya pekerjaan fisik seperti mengganti sekering, pengencangan baut, dll) di dalam limited approach atau arc flash boundary pada konduktor atau bagian sirkuit listrik berenergi yang terbuka dan tidak berada dalam kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe work condition) dengan pengecualian pekerjaan yang dilakukan oleh seorang Qualified Electrical Person sebagai berikut: a. Pengujian dan electrical maintenance troubleshooting dimana tidak ada perubahan fisik pada peralatan (seperti pengujian untuk tegangan, pengujian untuk elemen permisif, dll). b. Memasang ground pada peralatan yang dalam berada dalam electrically safe condition. c. Melakukan operasi switching menggunakan peralatan aliran/kabel hidup (live line tools). d. Melakukan pengamatan preventive dan prediktive maintenance serta termografi inframerah diluar batas restricted approach boundary. e. Mengatur ulang batas overload perangkat Requirement #15 Job Safety Analysis (JSA) harus dilakukan oleh Qualified Electrical Person di lapangan sesuai dengan IBU Hazard Analysis Procedure sebelum memulai pekerjaan pada atau dekat peralatan listrik. 5. Apakah seluruh izin kerja dan analisa bahaya (mis. shock & arc flash, JSA, dll.) didokumentasikan dan ada di lokasi kerja bersamaan dengan dokumen-dokumen hyang dibutuhkan lainnya? 6A. Apakah pekerjaan listrik dilakukan di dalam limited approach boundary? (Jika ‘tidak’, lewati pertanyaan 6B & 6C.) 6B. Apakah hanya qualified electrical personnel yang bekerja di dalam limited approach boundary? 6C. Apakah qualified electrical stand-by person ada di lokasi kerja? Requirement #18 Minimum 2 pekerja diperlukan untuk semua pekerjaan yang mengharuskan pekerja masuk kedalam limited approach boundary dimana terdapat bahaya kejutan listrik. b. Pekerja di dalam limited approach boundary harus seorang Qualified Electrical Person dan harus menguji tegangan listrik dengan menggunakan sarung tangan karet isolasi yang sesuai tegangan sebelum bekerja pada konduktor atau bagian sirkuit yang awalnya berenergi. c. Pekerja kedua harus bertindak sebagai seorang Electrical Standby dan harus tetap berada diluar limited approach boundary kecuali membantu dalam situasi daruruat. d. Satu-satunya pengecualian untuk persyaratan ini adalah: i. Semua sumber tegangan peralatan > 50 volt telah dibuktikan tidak berenergi (de-energized) dan diverifikasi oleh Qualified Electrical Person, termasuk kemungkinan back feed sebelum memulai pekerjaan. ii. Peralatan yang memiliki perangkat grounding bawaan yang dengan jelas terlihat untuk mengkonfirmasikan bahwa grounding telah dipenuhi. Requirement #19 Personil yang bekerja dalam batas limited approach boundary dari paparan konduktor dan/atau bagian sirkuit berenergi listrik harus melepaskan semua perhiasan dan bahan konduktif lainnya. Requirement #20 Zona kerja yang selamat seperti yang ditentukan oleh limited approach Version 1.0 Draft 2 Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx
  • 3.
    IBU MSW AssessmentForm: Electrical PERTANYAAN DASAR GUIDANCE boundary atau arc flash boundary, mana yang lebih besar, harus terlihat diberi barikade dan ditandai dengan label peringatan. 7A. Apakah pekerjaan listrik dilakukan di sekitar atau di bawah kabel listrik? (Jika ‘tidak’, lewati pertanyaan 7B.) 7B. Apakah peralatan (termasuk peralatan bergerak/ mobile) menjaga jarak aman minimum dari kabel listrik? Requirement #25 Berikut ini persyaratan untuk peralatan bergerak yang digunakan untuk pekerjaan listrik (misalnya trucks, cranes, cement pumper, aerial man-lift, dll) termasuk, namun tidak terbatas pada: a. Boom dan bucket peralatan bergerak harus terisolasi dari listrik, dan diuji minimum setiap tahun. b. Peralatan bergerak hanya boleh dioperasikan oleh tenaga yang terlatih dan berpengalaman dalam penggunaan peralatan. c. Peralatan bergerak harus di ground (dibumikan) dengan pengecualian bahwa ketika konduktor listrik atau bagian sirkuit yang berhubungan dengan kabel listrik diatas kepala (termasuk kemungkinan back feed) telah dibumikan (grounded) dari segala arah relatif terhadap peralatan. d. Qualified Electrical Person harus membuat barikade di sekitar peralatan mobile yang akan dioperasikan dalam radius 3,1 meter (10 kaki) dari limited approach boundary. e. Spotter khusus harus digunakan saat peralatan dioperasikan didekat kabel listrik diatas kepala. Requirement #24 Peralatan, termasuk peralatan mobile (misalnya perancah, crane, bucket truck selain untuk pekerjaan listrik, pemompa semen, fork truck, dll) haus menjaga jarak clearance minimum terhadap saluran listrik berenergi sesuai Tabel 11 di bawah ini: Jarak Minimum Clearance Distance pada Tegangan Listrik tertentu Tegangan Listrik Jarak Minimum Clearance 0 – 50 kV 3.1 meter (10 feet) 51- 200 kV 4.6 meter (15 feet) 201 – 350 kV 6.1 meter (20 feet) 351 – 500 kV 7.6 meter (25 feet) 501 – 750 kV 10.7 meter (35 feet) 751 – 1000 kV 13.7 meter (45 feet) ≥ 1001 kV Sesuai yang ditentukan oleh utility owner/operator atau professional engineer yang terdaftar sebagai Qualified Person dalam bidang electrical power transmission and distribution. Unknown 6.1 meter (20 feet) 8. Does Qualified Electrical Person use the appropriate PPE? Requirement #5 Shock and arc flash Hazard Analysis harus dilakukan dan ditinjau oleh Qualified Electrical Person untuk mempertimbangkan approach boundary atau boundary lain yang ditetapkan oleh persyaratan perudangan yang berlaku, standar Chevron dan/atau best practice industri sebelum seorang pekerja mendekati setiap konduktor atau bagian rangkaian listrik berenergi yang belum ditempatkan dalam kondisi kerja listrik yang selamat. Persyaratan ini mencakup, namun tidak terbatas pada kegiatan berikut: a. Menempatkan peralatan kedalam kondisi kerja listrik yang selamat (electrically safe work condition). b. Menghidupkan kembali peralatan untuk kembali beroperasi. Requirement #6 Analisa bahaya shock dan arc flash harus mencakup, tetapi tidak terbatas pada: a. Tegangan yang dapat terpapar bagi seorang pekerja. b. Hal-hal yang terkait dengan shock and arc flash boundaries. c. PPE yang diperlukan oleh orang-orang yang bekerja didalam shock and arc flash boundaries. Requirement #30 Personil yang melakukan pekerjaan listrik harus dilengkapi dengan PPE yang sesuai dengan standard industry (seperti ANSI, ASTM, NFPA 70E, dll.). Version 1.0 Draft 3 Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx
  • 4.
    IBU MSW AssessmentForm: Electrical PERTANYAAN DASAR GUIDANCE 3. HUMAN PERFORMANCE Apakah ada faktor kinerja manusia yang mungkin berpengaruh terhadap kinerja bebas kecelakaan? Amati kondisi tenaga kerja dan nilai apakah ada jawaban “ya” untuk pertanyaan dibawah ini: Faktor Individu  Apakah anda merasa stress, terganggu atau khawatir kerana pekerjaan atau masalah pribadi?  Apakah anda terlalu lelah atau anda memiliki banyak hal yang mengalihkan perhatian anda dari tugas yang anda tangani? Tuntutan Tugas  Apakah prosedur dan instruksi untuk tugas tidak jelas?  Apakah tugas membutuhkan konsentrasi tinggi atau multitasking?  Apakah tugas membutuhkan lebih banyak waktu dari yang tersedia?  Apakah anda mampu melakukan tugas tetapi merasa bahwa anda memerlukan panduan lebih lanjut? Faktor Organisasi  Apakah anda merasa tidak aman tentang kemampuan anda untuk menggunakan Stop-Work Authority?  Apakah anda merasa tidak jelas tentang peran dan tanggung jawab anda?  Apakah anda merasa tidak nyaman berkomunikasi dengan dengan rekan-rekan anda dan supervisors?  Apakah anda merasa tertekan sehingga berpikir untuk mengambil jalan pintas? Pekerjaan Lingkungan  Apakah lingkungan (suhu, ventilasi, ruang pergerakan, jalan keluar, pencahayaan atau tingkat kebisingan) berbeda dari apa yang diharapkan dan direncanakan?  Apakah di lingkungan anda cenderung terdapat gangguan yang tak terduga?  Apakah anda bekerja dalam kondisi tak terduga atau terus berubah?  Apakah label, tanda-tanda dan tampilannya memadai? 4. STOP WORK AUTHORITY Apakah pekerja memahami tentang SWA dan kondisi-kondisi yang mengharuskan SWA diterapkan? Detailed Questions: - Apa kondisi dapat menyebabkan anda untuk menghentikan isolasi kegiatan energy berbahaya? - Harap memberikan contoh dari kondisi ketika anda melakukan SWA? - Langkah-langkah apa yang akan anda ambil dalam melakukan SWA? - Bisakah anda memberitahu/menunju kkan contoh implementasi SWA? Requirement #11 Pekerjaan harus dihentikan, bahaya dinilai dan dimitigasi, serta semua permit harus divalidasi ulang sebelum memulai kembali pekerjaan ketika, termasuk namun tidak terbatas pada: a. Unauthorized entry masuk kedalam batas limited approach boundary. b. Kegagalan peralatan pengujian (seperti volt meter, dll). c. Hasil pengukuran tegangan listrik berada diluar batas kerja yang selamat. d. Pemanfaatan penggunaan tools/PPE yang tidak sesuai. e. Terjadi incident dan/atau near miss. - Version 1.0 Draft 4 Printed 29 August 2014. Uncontrolled when printed. Electrical SWP Relevant 3 Indonesia.docx