Ir. Budi Hartono, MSc.
Kampus Berbasis e-Learning
www.solusipintar.com
mybdhart@solusipintar.com
Pengantar
• Perkembangan teknologi informasi tidak bisa
dihindari. Institusi pendidikan harus
memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas
proses belajar mengajar di kampus.
• Dalam konteks ini, teknologi informasi dapat
dimanfaatkan untuk mengelola sumber belajar dan
mendukung pembelajaran elektronik.
• Pembelajaran elektronik dapat memperkaya
metode belajar yang ada, dapat diakses secara
massal kapan pun dan di manapun melalui
teknologi internet yang digunakannya.
Definisi e-Learning
• E-Learning sering disebut juga dengan istilah
distance learning, computer based learning atau
online learning.
• Secara umum didefinisikan sebagai bentuk
pembelajaran yang memanfaatkan jaringan untuk
menyampaikan materi dan berinteraksi dengan
pengguna.
• Jaringan dapat berupa LAN/WAN. Perangkat dapat
berupa komputer atau perangkat lain (mobile
device/perangkat elektronik lain). Penyampaiaan
dapat berupa sinkro/a-sinkron.
Mengapa e-Learning
• Riset menunjukkan bahwa pemanfaatan IT berpengaruh
terhadap efektiftas belajar
• CBI (Computer Based Instruction) memberikan perbedaan
0,39 standar deviasi dibandingkan model classroom
• Pemakaian teknologi ITS (Intelligent Tutoring System)
memberikan efektitas sampai 1.05 STD
Alasan Pemanfaatan
• Umumnya lembaga pendidikan ingin memberikan
akses terhadap materi belajar lebih banyak kepada
mahasiswa.
• E-Learning tidak diposisikan untuk mengurangi
biaya dalam proses belajar tetapi lebih pada upaya
untuk pemenuhan pencapaian materi/kompetensi
kepada mahasiswa.
Peran Guru di Era Modern
• As coaches -- in the game of learning
• As counselors -- who motivate students to study and learn
• As learning manager -- who manage the instructional activities of
many students and group simultaneously
• As participants -- by joining themselves in team teaching
• As leaders -- who play bigger roles for student and themselves
• As learners -- who always improve and renew their knowledge
• As authors -- who develop course materials for their students,
instead of relying on outside experts.
Gerstner, Reinventing Education :
Tidak ada yang dapat menggantikan guru, hanya perannya
yang berubah !
Lingkungan Belajar
No Komponen Keterangan
1 Learning Object Materi ajar elektronik yang dibuat oleh Learning Object
Creator. Tiap learning object merepresentasi satu atom
topik yang dikembangkan dengan pendekatan tertentu .
2 Learning Object
Creator
Perangkat lunak untuk mengembangkan materi ajar.
3 Learning Composer Perangkat lunak untuk meng-komposisi sejumlah
learning object dengan sekuens tertentu sehingga
menghasilkan materi ajar aggregate sesuai kebutuhan
pemakai
4 Learning Object
Player
Perangkat lunak untuk menjalankan materi ajar
aggregate pada media tertentu, biasanya berbasis web
5 Learning
Administration
Perangkat lunak untuk mengelola administrasi
pembelajaran seperti registrasi, aktifitas belajar siswa
dan penilaian
• Lingkungan belajar berbasis elektronik dibangun oleh sekumpulan sistem
yang saling mendukung.
• Learning Object (LO) dibuat oleh LO Creator seperti Macromedia Flash
atau MS Powerpoint
• LO Player pada umumnya adalah web browser
• Lingkungan belajar lain difasilitasi oleh Learning Management System
(LMS)
Lingkungan Belajar
L O 2 L O 1
L O 3
a g g r e g a s i L O
L O C r e a t o r
L O P la y e r
L O C o m p o s e r
P r e s e n t a t io n
( B r o w s e r )
L e a r n in g
A d m in is t r a t i o n
L e a r n in g O b je c t M a n a g e m e n t L e a r n in g M a n a g e m e n t
Fungsionalitas LMS
• Student Management and Reporting
• Learning Event and Resource Management and
Reporting
• Online Course Delivery Infrastructure
• Course Authoring Tools
• Skill/Competency Assessment
• Knowledge Bases
• Learner-Centric and Organization Personalization
Student Management
• Registrasi user
• User login
• Definisi grup
• Catatan aktifitas belajar siswa
• Laporan hasil belajar siswa
• Mendukung banyak user (concurrent
connection)
Resource Management
• Katalog kursus
• Set akses kursus
• Registrasi kursus
• Pelaporan kursus
Course Delivery
• Mendukung synchronous online course
(instruktur dan mahasiswa online bersama)
• Mendukung asynchronous online course
(instruktur dan mahasiswa tidak harus
online bersama)
• Fasilitas upload atau download materi ajar
Course Authoring
• Fasilitas penulisan materi kursus
• Fasilitas upload materi standar
• Fasilitas pembuatan tes online
Assessment
• Fasilitas pembuatan dan pengubahan tes
• Fasilitas linking antara tes dengan materi kursus
• Fasilitas pelaporan untuk tiap tes
Knowledge Bases
• Fasilitas pencarian knowledge
• Fasilitas link ke external resources
• Mendukung berbagai format file yang
merepresentasi pengetahuan
Personalization
• Fasilitas pengubahan tata letak/warna/interface
sesuai kehendak user
• Fasilitas pengaturan logo dan sejenisnya untuk
organisasi
Fitur Khusus
• Integrasi data
dengan sistem
akademik yang
sudah terpasang
• Integrasi pada
aspek data
mahasiswa/dosen
dan juga
penilaiannya
Pengembangan Materi Ajar
• Materi ajar terkait dapat dikembangkan sesuai
kebutuhan/peruntukkannya : internal kampus atau
pun komunitas koperasi yang dikelola.
• Materi ajar untuk internal kampus sesuai dengan
kurikulum yang berlaku
• Materi ajar untuk komunitas koperasi sesuai
dengan konsep pengembangan usaha dan
pengelolaan koperasi.
• Materi ajar dapat berbentuk animasi, slide
presentasi, teks atau pun gambar
Teknologi LMS
• LMS menggunakan Web Server, DBMS Server,
LMS-Engine dengan sejumlah modul
pendukungnya.
• LMS diset agar dapat berjalan dilingkungan internet
atau intranet dengan internet browser sebagai
antarmuka dengan pemakai
• LMS dapat dipasang di lab komputer yang
dirancang untuk mendukung e-learning 
lab e-learning atau dalam sebuah lingkungan
internet.
Skema Jaringan
serverbelajarlokal
Data
siswalokal siswalokal siswalokal siswalokal
Hub
internet
Radiotower
siswaonline
siswaonline
serverbelajarglobal
SKEMAINTRANET SKEMAINTERNET
siswalokal
E-Learning dapat diakses melalui
skema LAN (intranet) atau pun
WAN (internet)
Model Belajar
Blended Model
e - L e a r n in g
F a c e to F a c e
e - L e a r n in g
e - L e a r n in g
F a c e to F a c e
e - L e a r n in g
e - L e a r n in g
F a c e to F a c e
F a c e to F a c e
M o d e l I
P r e - T e s t
M o d e l II M o d e l III
E x a m in a tio n
D e liv e r y
Layanan Kami
• Instalasi Sistem
• Kustomisasi/Penyesuaian Sistem
• Pelatihan Pengguna
• Pengembangan Materi Ajar
• Dukungan Teknis
• Pendampingan
Portal e-Learning
Portal e-Learning
Portal e-Learning
Terima Kasih

e-Learning Campus

  • 1.
    Ir. Budi Hartono,MSc. Kampus Berbasis e-Learning www.solusipintar.com mybdhart@solusipintar.com
  • 2.
    Pengantar • Perkembangan teknologiinformasi tidak bisa dihindari. Institusi pendidikan harus memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kampus. • Dalam konteks ini, teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk mengelola sumber belajar dan mendukung pembelajaran elektronik. • Pembelajaran elektronik dapat memperkaya metode belajar yang ada, dapat diakses secara massal kapan pun dan di manapun melalui teknologi internet yang digunakannya.
  • 3.
    Definisi e-Learning • E-Learningsering disebut juga dengan istilah distance learning, computer based learning atau online learning. • Secara umum didefinisikan sebagai bentuk pembelajaran yang memanfaatkan jaringan untuk menyampaikan materi dan berinteraksi dengan pengguna. • Jaringan dapat berupa LAN/WAN. Perangkat dapat berupa komputer atau perangkat lain (mobile device/perangkat elektronik lain). Penyampaiaan dapat berupa sinkro/a-sinkron.
  • 4.
    Mengapa e-Learning • Risetmenunjukkan bahwa pemanfaatan IT berpengaruh terhadap efektiftas belajar • CBI (Computer Based Instruction) memberikan perbedaan 0,39 standar deviasi dibandingkan model classroom • Pemakaian teknologi ITS (Intelligent Tutoring System) memberikan efektitas sampai 1.05 STD
  • 5.
    Alasan Pemanfaatan • Umumnyalembaga pendidikan ingin memberikan akses terhadap materi belajar lebih banyak kepada mahasiswa. • E-Learning tidak diposisikan untuk mengurangi biaya dalam proses belajar tetapi lebih pada upaya untuk pemenuhan pencapaian materi/kompetensi kepada mahasiswa.
  • 6.
    Peran Guru diEra Modern • As coaches -- in the game of learning • As counselors -- who motivate students to study and learn • As learning manager -- who manage the instructional activities of many students and group simultaneously • As participants -- by joining themselves in team teaching • As leaders -- who play bigger roles for student and themselves • As learners -- who always improve and renew their knowledge • As authors -- who develop course materials for their students, instead of relying on outside experts. Gerstner, Reinventing Education : Tidak ada yang dapat menggantikan guru, hanya perannya yang berubah !
  • 7.
    Lingkungan Belajar No KomponenKeterangan 1 Learning Object Materi ajar elektronik yang dibuat oleh Learning Object Creator. Tiap learning object merepresentasi satu atom topik yang dikembangkan dengan pendekatan tertentu . 2 Learning Object Creator Perangkat lunak untuk mengembangkan materi ajar. 3 Learning Composer Perangkat lunak untuk meng-komposisi sejumlah learning object dengan sekuens tertentu sehingga menghasilkan materi ajar aggregate sesuai kebutuhan pemakai 4 Learning Object Player Perangkat lunak untuk menjalankan materi ajar aggregate pada media tertentu, biasanya berbasis web 5 Learning Administration Perangkat lunak untuk mengelola administrasi pembelajaran seperti registrasi, aktifitas belajar siswa dan penilaian • Lingkungan belajar berbasis elektronik dibangun oleh sekumpulan sistem yang saling mendukung. • Learning Object (LO) dibuat oleh LO Creator seperti Macromedia Flash atau MS Powerpoint • LO Player pada umumnya adalah web browser • Lingkungan belajar lain difasilitasi oleh Learning Management System (LMS)
  • 8.
    Lingkungan Belajar L O2 L O 1 L O 3 a g g r e g a s i L O L O C r e a t o r L O P la y e r L O C o m p o s e r P r e s e n t a t io n ( B r o w s e r ) L e a r n in g A d m in is t r a t i o n L e a r n in g O b je c t M a n a g e m e n t L e a r n in g M a n a g e m e n t
  • 9.
    Fungsionalitas LMS • StudentManagement and Reporting • Learning Event and Resource Management and Reporting • Online Course Delivery Infrastructure • Course Authoring Tools • Skill/Competency Assessment • Knowledge Bases • Learner-Centric and Organization Personalization
  • 10.
    Student Management • Registrasiuser • User login • Definisi grup • Catatan aktifitas belajar siswa • Laporan hasil belajar siswa • Mendukung banyak user (concurrent connection)
  • 11.
    Resource Management • Katalogkursus • Set akses kursus • Registrasi kursus • Pelaporan kursus
  • 12.
    Course Delivery • Mendukungsynchronous online course (instruktur dan mahasiswa online bersama) • Mendukung asynchronous online course (instruktur dan mahasiswa tidak harus online bersama) • Fasilitas upload atau download materi ajar
  • 13.
    Course Authoring • Fasilitaspenulisan materi kursus • Fasilitas upload materi standar • Fasilitas pembuatan tes online
  • 14.
    Assessment • Fasilitas pembuatandan pengubahan tes • Fasilitas linking antara tes dengan materi kursus • Fasilitas pelaporan untuk tiap tes
  • 15.
    Knowledge Bases • Fasilitaspencarian knowledge • Fasilitas link ke external resources • Mendukung berbagai format file yang merepresentasi pengetahuan
  • 16.
    Personalization • Fasilitas pengubahantata letak/warna/interface sesuai kehendak user • Fasilitas pengaturan logo dan sejenisnya untuk organisasi
  • 17.
    Fitur Khusus • Integrasidata dengan sistem akademik yang sudah terpasang • Integrasi pada aspek data mahasiswa/dosen dan juga penilaiannya
  • 18.
    Pengembangan Materi Ajar •Materi ajar terkait dapat dikembangkan sesuai kebutuhan/peruntukkannya : internal kampus atau pun komunitas koperasi yang dikelola. • Materi ajar untuk internal kampus sesuai dengan kurikulum yang berlaku • Materi ajar untuk komunitas koperasi sesuai dengan konsep pengembangan usaha dan pengelolaan koperasi. • Materi ajar dapat berbentuk animasi, slide presentasi, teks atau pun gambar
  • 19.
    Teknologi LMS • LMSmenggunakan Web Server, DBMS Server, LMS-Engine dengan sejumlah modul pendukungnya. • LMS diset agar dapat berjalan dilingkungan internet atau intranet dengan internet browser sebagai antarmuka dengan pemakai • LMS dapat dipasang di lab komputer yang dirancang untuk mendukung e-learning  lab e-learning atau dalam sebuah lingkungan internet.
  • 20.
    Skema Jaringan serverbelajarlokal Data siswalokal siswalokalsiswalokal siswalokal Hub internet Radiotower siswaonline siswaonline serverbelajarglobal SKEMAINTRANET SKEMAINTERNET siswalokal E-Learning dapat diakses melalui skema LAN (intranet) atau pun WAN (internet)
  • 21.
  • 22.
    Blended Model e -L e a r n in g F a c e to F a c e e - L e a r n in g e - L e a r n in g F a c e to F a c e e - L e a r n in g e - L e a r n in g F a c e to F a c e F a c e to F a c e M o d e l I P r e - T e s t M o d e l II M o d e l III E x a m in a tio n D e liv e r y
  • 23.
    Layanan Kami • InstalasiSistem • Kustomisasi/Penyesuaian Sistem • Pelatihan Pengguna • Pengembangan Materi Ajar • Dukungan Teknis • Pendampingan
  • 24.
  • 25.
  • 26.
  • 27.