Instructional Goal
Tujuan instruksionalumum dari pelatihan
“Pengenalan E-Learning” adalah untuk
membantu peserta memahami konsep e-
learning secara umum serta menerapkannya
untuk perancangan strategi pembelajaran
berbasis e-learning.
3.
Instructional Objectives (TIK)
Setelahmengikuti pelatihan “Pengenalan E-
Learning” ini peserta mampu:
– Menjelaskan definisi e-learning secara umum
– Mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan e-
learning
– Mengidentifikasi teknologi untuk e-learning
– Memahami berbagai strategi pengajaran dengan
e-learning
– Menyusun rancangan pengajaran berbasis e-
learning
4.
What is E-Learning?
•Kumpulan bahan ajar dan instruksi pengajaran
yang dapat diakses kapan saja dan dari mana
saja.
• Diajarkan ke peserta ajar secara elektronik,
baik melalui internet, intranet, CD-ROM,
siaran satelit atau tevelivisi, dll.
5.
Elemen dalam E-Learning
•What: berisi bahan ajar (content) dan cara
pengajaran (instructional methods) yang
membantu proses belajar.
• How: diajarkan secara elektronik (Internet, Siaran
Satelit, dll) dengan cara lisan, tulisan, ilustrasi
(gambar atau foto), animasi, video atau
gabungannya (multimedia).
• Why: membantu peserta ajar mencapai tujuan
pendidikan untuk meningkatkan ketrampilan dan
kinerjanya.
6.
Jenis-jenis Isi BahanAjar
• Fakta: data yang spesifik dan unik. Contoh:
sejarah seni murni.
• Konsep: kategori yang melibatkan contoh-contoh.
Misal: konsep keuangan.
• Prosedur: langkah-langkah yang harus dilakukan
dalam suatu tugas. Contoh: pengolahan data
statistik.
• Principle: tugas yang dilakukan dengan
mengadaptasi guideline. Contoh: teori partikel.
7.
E-Learning Team
• ProjectManager
– Bertanggung jawab atas semua aktivitas
– Menetapkan tahapan yang akan dicapai
– Negosiasi sumber-sumber daya yang dibutuhkan
– Mengkomunikasikan perubahan ke anggota tim
• Instructional Designer
– Identifikasi kebutuhan
– Memilih strategi pembelajaran yang paling tepat
– Merancang materi ajar
– Mengembangkan blueprint materi ajar.
8.
E-Learning Team
• SystemManager
– Memberikan pengarahan dan dukungan teknis
– Menetapkan batasan dan kemamuan teknis yang bisa
diberikan
– Menyediakan akses ke sumber-sumber daya teknis
– Membantu setup sistem (teknologi) e-learning
• Subject Matter Expert
– Membantu menganalisa kebutuhan pembelajaran
– Membantu pengembangan materi ajar
9.
E-Learning Team
• Learners’Manager
– Memberikan masukan untuk mengidentifikasi
kebutuhan serta konten yang dihasilkan
• Legal Counsel
– Memastikan tidak ada persoalan yang berkaitan
dengan hak cipta atas kekayaan intelektual.
• Editor
– Bertanggung jawab pada tata bahasa, konsistensi dan
kejelasan teks yang dipergunakan pada bahan ajar
10.
E-Learning Team
• Programmer
–Mereview blueprint dan memberikan rekomendasi
teknis
– Mengembangkan halaman HTML serta konten-konten
interaktif lainnya.
• Graphic Artist
– Membantuk mengolah desain bahan ajar dan
storyboard ke dalam halaman Web atau konten
interaktif lainnya.
– Merancang gambar dan ilustrasi yang dibutuhkan
untuk pengembangan web dan konten interaktif.
11.
E-Learning Team
• Webmaster
–Mengelola server Web
– Mengestimasi kapasitas server dan kebutuhan
storage untuk mendukung program
– Mengelola user yang mengakses server
• Instructor
– Memberikan pengajaran
– Mengidentifasi persoalan-persoalan yang muncul
12.
Kakas dan TeknologiE-Learning
• Untuk memproduksi konten
• Untuk penyelenggaraan e-learning (host)
• Untuk siswa (learner)
13.
Kakas dan Teknologiuntuk
Memproduksi Konten E-Learning
• Workstation multimedia
• Jaringan dengan kecepatan sedang
• Website authoring tools
• Course authoring tools
• Multimedia tools
• Help authoring tools
• Video production system
14.
Kakas dan Teknologi
untukPenyelenggaraan E-Learning
• Server (hardware dan server operating
system)
• Broadband Internet Connection
• Webserver Software
• Learning Management System (LMS)
• Online meeting dan collaboration server
• Video conference system
15.
Kakas dan Teknologi
untukSiswa (Learner)
• Multimedia-capable computer
• Internet Connection
• Web Browser
• Help Viewer
16.
16
Learning Management System
•Menawarkan fitur-fitur untuk:
– Pengelolaan matakuliah (course), bahan ajar dan
aktivitas pembelajaran
– Pengelolaan siswa dan aktivitasnya
18.
Fitur-fitur Pengelolaan BahanAjara
dan Aktivitas Pembelajaran
• Learning Resources
• Assignment
• Choice (e.g., for polling)
• Chats
• Forum
• Glossary
• Journal
• Lesson
• Quiz
19.
Fitur Pengelolaan Siswa
•Akses informasi sistwa
• Pembagian siswa ke dalam kelompok
• Pengelolaan pemakai
• Nilai Siswa
• Catatan aktivitas siswa
• Tempat penyimpanan bahan ajar secara
terpusat
20.
Course Authoring Tools
•Membantu membuat, mengorganisasikan serta
mengelola konten course untuk e-learning.
• Course authoring tools yang populer:
– Authorware (macromedia.com)
– DazzlerMax (maxit.com)
– ToolBook (click2learn.com)
– Web Course Builder (readygo.com)
– TrainerSoft 8 (trainersoft.com)
– Quest (mentergy.com)
21.
Web site authoringtools
• Menyederhanakan dan mempermudah proses
pembuatan situs, misal untuk e-learning.
• Contoh-contoh yang populer:
– Dreamweaver (macromedia.com)
– FrontPage (microsoft.com)
– GoLive (www.adobe.com)
– NetObjects Fusion (netobjects.com)
22.
Testing and AssessmentTools
• Mempermudah untuk membuat materi test dan
melaksanakan ujian untuk mengukur efektivitas
pembelajaran.
• Testing Tools yang populer:
– Perception (questionmark.com)
– CourseBuilder for Dreamweaver (macromedia.com)
– Hot Potatoes (halfbakedsoftware.com)
– Quiz Rocket (learningware.com)
– Random Test Generator Pro (hirtlesoftware.com)
23.
Multimedia Tools
• Diperlukanuntuk mengambil (capture), meng-
edit serta menghasilkan berbagai bentuk
media – grafik, animasi, video.
• Multimedia Tools yang populer:
– Director (macromedia.com)
– Flash (macromedia.com)
– LiveMotion (www.adobe.com)
– Producer (microsoft.com)
– LiveStage Professional (totallyhip.com)
24.
Graphics Tools
• Dipakaiuntuk membuat dan mengedit
gambar, foto, grafik, diagram serta icon.
• Graphics Tools yang populer:
– Fireworks (macromedia.com)
– Illustrator (www.adobe.com)
– Paint Shop Pro (jasc.com)
– Photoshop (www.adobe.com)
– Visio (microsoft.com)
25.
Tools Lainnya
• AnimationTools: 3ds max, Animation Applet,
Animation Master, Poser, Cool 3-D, Java Animator
• Audio Tools: Acid Pro, Cool Edit Pro, Multitrack
Studio, Peak, Sonar, Sound Forge
• Video Tools: Movie Maker, Pinnacle Studio,
Premiere, Avid Xpress DV, MovieShaker
• Virtual World Tools: 3D Canvas Pro, SiteSculptor,
AC3D, Dune, trueSpace, Cosmo Worlds, Art of
Illusion, Spazz3D
26.
Tools Lainnya
• ScreenCapture: FullShot, HyperSnap-DX, Snag
It, Snapz Pro X
• Screen Recording: Camtasia, HyperCam, Snapz
Pro X, Windows Media Encoder
• Software Simulation Tools: On Demand,
RADAuthor, RapidBuilder, RoboDemo,
TurboDemo, ViewletBuilder
27.
Trends in FundamentalTechnologies
• Computer Power
• Network Speed
• Wireless Communication
• Security and Privacy:
– Encription
– Biometric Identification
– Digital Signatures
– Digital watermarks
– Digital rights management
28.
Technological Trends
• AlwaysOnline
• All Information Online
• All Media Digital
• Rich Media (Audio, Video, Voice Recognition,
Force Feedback, Telepresence)
• Immersive Simulations
• Embedded Systems
29.
Learning Trends
• LifelongLearning
• Global Learning
• Mobile Learners
• Independent Learners
• All Subjects Available Online
Domain Pembelajaran
• Psychomotor
–Membutuhkan latihan dan feedback berulang-
ulang untuk dapat menguasai
– Tidak cocok untuk pembelajaran online
– Contoh: cara memakai lensa kontak
– Indikator
• Apakah memerlukan aktivitas mental dan fisik?
• Apakah menggunakan aksi otot?
• Apakah memerlukan koordinasi antara mata dan
tangan?
37.
Domain Pembelajaran
• Attitudinal
–Pengajaran tentang sikap dibangun berdasarkan
apa yang sudah diketahui oleh siswa
– Tidak tepat untuk pembelajaran online
– Contoh: menumbuhkan kesadaran untuk tidak
merokok di sembarang tempat
– Indikator
• Apakah perubahan sikap menjadi tujuan akhir?
• Apakah perlu waktu untuk dapat mencapainya?
• Apakah sulit diukur dari perilaku?
38.
Domain Pembelajaran
• Cognitive
–Memperbaiki ketrampilan intelektual
– Sangat tepat untuk pembelajaran online
– Contoh: menulis resume
– Indikator: apakah siswa perlu untuk
• Mengingat istilah dan konsep?
• Membedakan item-item?
• Menganalisa dan mensintesa data?
• Mengevaluasi informasi?
• Menyelesaikan persoalan (problem solving)?
39.
Bloom’s Taxonomy tentangObjektif
Pendidikan dalam Domain Kognitif
Evaluation
Synthesis
Analysis
Application
Comprehension
Knowledge
Ill-structured
Highly
structured
40.
Pemilihan Instructional Strategy
•Instructional Strategy: rencana pembelajaran
siswa melalu empat fase pengajaran
(penyampaian materi ajar, latihan terbimbing,
latihan mandiri dan evaluasi)
• Selanjutnya tentukan setiap materi ajar
metode delivery nya (tatap muka di kelas,
videoconference atau web-based)
41.
Bentuk-bentuk Online Learning
•Web-based Training
• Web/Electronic Performance Support System
• Web/Virtual Asynchronous Classroom
• Web/Virtual Synchronous Classroom
42.
Web-based Training
• Tujuan:performance-based training dengan
goal dan objektif yang terukur
• Tipe pembelajaran: well-structured problem
• Peran Fasilitator: manager of instruction
• Metode: Drill and practice, simulasi, reading,
questioning and answering
• Interaksi: Multimedia, hypertext, latihan, e-
mail, list-serv, komunikasi dengan pengajar
43.
Web/Electronic Performance Support
System
•Tujuan: memberikan pengetahuan praktis dan
ketrampilan problem solving
• Tipe Pembelajaran: ill-structured problem
• Peran Fasilitator: organizer of content
• Metode: problem solving, scientific method,
experential method, project method
• Interaksi: multimedia, hypertext, online
module, e-mail, akses ke fasilitator dan
peserta lain.
44.
Web/Virtual Asynchronous Classroom
•Tujuan: menfasilitasi group learning dengan
ketersediaan waktu yang beragam
• Tipe Pembelajaran: Less structure problem
• Peran Fasilitator: Fasilitator group learning
• Metode: Experience tasks, group discussions,
team projects, self-directed learning, discovery
method
• Interaksi: multimedia, hypertext, online module,
e-mail access ke fasilitator dan peserta lain, notes
conferences
45.
Web/Virtual Synchronous Classroom
•Tujuan: group learning dalam waktu yang
bersamaan
• Tipe pembelajaran: ill-structured problems
• Peran Fasilitator: coordinator of learning
experience
• Metode: Dialog dan diskusi, problem solving
dan interaksi maksimum
• Interaksi: video conference, shared
whiteboard, shared application
46.
Blended Learning
• Menggabungkandelivery method antara
tatap muka, online dan video conference
dalam pengajaran untuk memaksimalkan
pencapain objective pembelajaran
• Contoh dalam pemasangan lensa kontak :
– Deskripsi prosedur pemasangan dapat diberikan
secara online
– Dalam tatap muka didemonstrasikan cara
pemakaian lensa kontak.
47.
Spectrum of DeliveryMode
One Place,
Same time
Face-to-face
Classroom
Teaching
Multiple Places, Same Time
and Different Time
Anywhere,
Anytime
Pure e-Learning
Distance Learning
Blended Learning
48.
Educational Media andTechnology
Media Technologies
One-way Broadcast Two-way Communication
Synchronous Asynchronous Synchronous Asynchronous
Text books mail
Audio radio Audio cassette telephone,
audioconference
Video TV Video cassette videoconference
Digital
Multimedia
Webcasting,
audio, video
streaming
Website, CD-
ROM, DVDs
Online chat,
instant message
Email,
discussion
forum
49.
What is InstructionalDesign
• Pengembangan sistematik spesifikasi pengajaran
dengan menggunakan learning &instructional theory
untuk mendapatkan pengajaran yang berkualitas
• Keseluruhan proses yang terdiri dari:
– Analisis kebutuhan dan goal pembelajaran
– Pengembangan delivery system untuk mencapai goal
– Evaluation pengajaran dan aktivitas pembelajaran
50.
Instructional Design Process
LangkahI: Analisis
• Goal: gambaran yang jelas akan hasil akhir
yang diinginkan serta apa yang akan dicapai.
• Audience: analisis karakteristik pembelajaran
dan kebutuhan peserta ajar yang ditargetkan.
51.
Instructional Design Process
StepII: Desain dan Pengembangan
• General Topics: daftar topik/informasi/pengetahuan
utama yang diharapkan akan dipelajari oleh peserta
ajar.
• Performance-based Learning Outcome
– Perjelas apa yang sebenarnya siswa akan pelajari
– Beritahu siswa apa yang harus dilakukan untuk
menunjukkan ilmu/ketrampilan yang telah diperoleh
52.
Instructional Design Objectives
•Diarahkan pada pengalaman dan konteks
yang akan memotivasi siswa untuk belajar.
• Mudah untuk dipahami oleh siswa
53.
Designing for InstructionalEvents
• Reception – menunjukkan beragam contoh
masalah yang akan dibahas untuk mendapatkan
perhatian
• Expectancy - berikan pertanyaan dan outline dari
tujuan instruksional khusus
• Retrieval – review materi sebelumnya
• Semantic encoding – berikan studi kasus dan best
practices
• Responding – kumpulkan tugas yang menunjukkan
hasil pemahaman siswa tentang persoalan yang
dipelajari
54.
Tools for InstructionalStrategies
• Conversing, Discussing: e-mail, listservs, discussion
boards, chat
• Mentoring, Questioning, Supporting a Partner: e-
mail; live, synchronous camera(s) for mentor/mentee
to discuss; chat room with white board
• Debating: e-mail, discussion boards, web sites that
showcase controversies or experts with opinions and
theories
Online Course Contents
•Course Home: memberikan informasi umum
tentang mata kuliah
• Unit / Week / Module: breakdown
matakuliah berdasarkan minggu, topik ata
modul kuliah.
• Course Folders: berisikan isi (materi) yang
digunakan oleh pengajar maupun siswa
57.
Online Course Contents:
CourseHome
• Syllabus: berisi tujuan perkuliahan, kriteria penilaian
dan informasi lainnya.
• Staff Introduction: mengandung informasi tentang
pengajar, termasuk nomor telpon dan alamat e-mail
yang bisa dikontak.
• Calendar: optional, menyediakan rangkuman
tanggal-tanggal penting dari aktivitas perkuliahan.
• Introduction: berisi overview pelajaran.
• Objektif: menginformasikan siswa apa yang
seharusnya dapat mereka lakukan setelah mengikuti
perkuliahan.
58.
Online Course Contents:
Unit/Week/Module
•Introduction: provides an overview of the
lesson and recalls prior information.
• Objective: inform the student of what they
will be able to do after the instruction.
• Lecture: the content information of the lesson
is presented here. It may include audio,
graphics and other documents.
59.
Online Course Contents:
Unit/Week/Module
•Lecture: berisi bahan ajar (text, audio, video, link,
animasi, gambar, dll)
• Threaded Discussion: buat pertanyaan untuk
ditanggapai oleh siswa dan memberi komentar
dari tanggapan siswa lainnya.
• Announcements: media komunikasi ke para siswa
• Readings: daftar bacaan yang berkaitan dengan
topik kuliah.
• Assignments: tugas yang harus dilakukan oleh
siswa untuk setiap materi kuliah.
60.
Online Course Contents:
CourseFolders
• Gradebook: beris nilai-nilai yang diperoleh oleh
siswa
• E-mail: sarana komunikasi antar siswa atau antara
siswa dan pengajar.
• Chat: memungkinkan pengajar untuk
berkomunikasi dengan siswanya secara langsung.
61.
Online Course Contents:
CourseFolders
• Search: pencarian topik-topik kuliah.
• Document: untuk document sharing antara
pengajar dengan siswa.
• Journal: memungkinkan siswa memberikan
komentar dengan apa yang mereka dapat dari
kuliah.
• Webliography: berisi daftar situs (link) yang
terkait dengan topik kuliah.
62.
Online Instruction Pedagogy:
Interactivity
•Manfaat interaksi: motivasi lebih tinggi, retensi material,
adanya sense komunitas, dan pemahaman yang lebih baik.
• Interactivity tips
– Responsif
– Persiapan materi dengan baik sebelum dionlinekan
– Interaksi yang terorganisir
– Spesifik
– Pesan-pesan yang terfokus
– Affective feedback
63.
Gunakan checklist pertanyaanberikut untuk meningkatkan
interaktivity:
• Is syllabus posted by first day of class?
• Do you post a biography with picture of yourself? And ask
students to do the same?
• Are weekly discussion questions posted by the first day of
the week?
• Are discussions open-ended and do they promote
conversation?
• Do students interact with each other in discussions?
• Do you encourage students to ask for help when they
need it?
• Do you use group work for certain tasks?
64.
Gunakan checklist pertanyaanberikut untuk meningkatkan
interaktivity (continued):
• Do you give individual feedback to students?
• Do you communicate your expectations on graded
asssignments?
• Do you give prompt feedback on quizzes?
• Do you give prompt feedback on written assignments?
• Do you use an audio or video clip to preview material
(recorded in your own voice)?
• Do you remind students of class assignments and events?
• When possible, do you use simulations or case studies?
65.
Online Instruction Pedagogy:
Discussion
•Membutuhkan instruksi, struktur, inovasi, petunjuk dan
contoh-contoh.
• Threaded discussions (Asynchronous): pengajar dapat
mewajibkan siswa untuk berpartisipasi dalam diskusi.
• Chats (Synchronous):
– Tentukan periode waktu chatting, misal 20 menit.
– Umumkan topik chatting sebelum dimulai.
– Wajibkan siswa untuk menuliskan nama orang yang sedang
ditanggapi.
– Buat kelompok-kelompok chatting dengan ukuran yang
lebih kecil.
66.
Online Instruction Pedagogy:
Assessment
•Objective tests. Online course tools memiliki have built-in
templates untuk menuliskan objektif test, termasukm
pilihan ganda dan true/false. Dalam kuliah tatap muka,
pengajar dapat mengontrol apakan ujian open/closed
book.
• Hyperinquiry. Aktivitas instruksional tipe Inquiry yang
mensitir informasi dari Internet. Bisa dimasukkan pula
deskripsi tugas, sumber informasi serta proses.
67.
Online Instruction Pedagogy:
Assessment
•Webliography. Mirip dengan bibliography, tetapi
sumbernya dari Web sites.
• Presentation. Siswa mempersiapkan presentasi topik
khusus yang berkaitan dengan mata kuliah. Siswa lainnya
dapat melihat file presentasi.
• Portfolio. Siswa membuat kompilasi materi yang didapat
di akhir kuliah, yang akan direview oleh pengajarnya.
#19 LSM : dosen bisa memindahkan materi kuliah ke situs ini, melakukan aktifitas: bahan kuliah, forum diskusi, assignment tugas, menilai (Multiple choice, short answer), [IL: akan masuk ke kelas Dwi]
High speed access : infrastruktur utk akses